...

MEKANISME ADAPTASI TANAMAN TERHADAP CEKAMAN

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

MEKANISME ADAPTASI TANAMAN TERHADAP CEKAMAN
MEKANISME ADAPTASI TANAMAN TERHADAP CEKAMAN
ORGANISME PENYEBAB PENYAKIT
Abstrak
Tanaman memiliki kemampuan adaptasi terhadap faktor
lingkungan yang mencekamnnya.
Tanaman yang dibudidayakan
merupakan tanaman yang perlu diperhatikan mengenai faktor
lingkungannya dengan tujuan tanaman ini dapat memberikan hasil yang
besar. Faktor luar yang dapat menurunkan hasil yaitu salah satunya
Organisme Pengganggu Tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh cekaman OPT disekitar pertanaman tanaman
budidaya terhadap kemampuan tanaman untuk mentolerirnya dan juga
untuk mengetahui mekanisme tanaman untuk menstimulus kekebalan
tubuh terhadap kapasitas OPT tertentu.
Kata Kunci : cekaman OPT, tanaman budidaya
A. Pendahuluan
Tanaman selalu beradaptasi dengan lingkungan untuk tumbuh dan
berkembang. Tanaman budidaya yang diambil hasil produksinya harus
selalu diperhatikan mengenai lingkungan sekitar tanaman tersebut tumbuh.
Adanya gangguan pada habitatnya, maka akan menyebabkan hasil
produksi yang menurun. Gangguan yang sering terjadi yaitu adanya OPT
(Organism Pengganggu Tanaman).
Dalam bidang pertanian OPT ini
memang memberikan dampak terhadap hasil yang cukup signifikan.
Penggunaan pestisida memang sudah dikurangi, sehingga mulai mencari
solusi dalam menekan OPT ini dengan cara-cara organic. Salah satunya
yaitu penggunaan mikroorganisme yang bersifat antagonis terhadap
patogen penyakit.
Cekaman pada tanaman memang telah banyak diteliti, baik
mengenai cekaman air, kekeringan, suhu, cahaya maupun herbivore.
Namun belum banyak cekaman yang dilakukan oleh organisme penyebab
penyakit tanaman. Adanya organism penyebab penyakit pada kapasitas
tertentu di suatu daerah sekitar pertanaman, pasti akan mengganggu
pertumbuhan tanaman.
Perlu diketahui batasan kapasitas organism
penyebab penyakit tanaman yang mampu membuat tanaman menjadi
stress, dan kapasitas OPT saat tanaman ini mampu mentolerirnya. Pada
prinsipnya, setiap tumbuhan memiliki kisaran tertentu terhadap faktor
lingkungannya. Prinsip tersebut dinyatakan sebagai Hukum Toleransi
Shelford, yang berbunyi “Setiap organisme mempunyai suatu minimum
dan maksimum ekologis, yang merupakan batas bawah dan batas atas dari
kisaran toleransi organisme itu terhadap kondisi factor lingkungannya”
(Darmawan, 2005).
Adanya bahaya dari luar tubuh tanaman, dapat membuat tanaman
“membangunkan” system kekebalannya, yang akhirnya akan mampu
mentolerir adanya OPT disekitar lingkungan hidupnya. Jika tanaman akan
mampu bertahan dalam lingkungan yang tercekam, maka tanaman tersebut
memiliki tingkat resistensi terhadap cekaman (Lambers et all, 1998).
Tanaman mampu bertahan dengan adanya OPT, maka tanaman tersebut
resisten terhadap OPT tersebut.
Sehingga dapat digunakan sebagai
tanaman unggul yang resisten terhadap OPT tertentu.
B. Tujuan Penelitian
Mengetahui pengaruh cekaman OPT disekitar pertanaman tanaman
budidaya terhadap kemampuan tanaman untuk mentolerirnya.
Mengetahui mekanisme tanaman untuk menstimulus kekebalan
tubuh terhadap kapasitas OPT tertentu.
C. Metodologi Penelitian
Pertama yang perlu dilakukan yaitu : memetakan lahan pertanian
yang memberikan hasil produksi yang berlimpah, sedang, dan hasil
pertanian yang menurun (tanaman belum ditentukan).
Kedua yaitu mengidentifikasi OPT yang hidup pada masingmasing lahan pertanian tersebut dan mengetahui populasinya (jenis OPT
belum ditentukan).
Ketiga mengetahui respon tanaman terhadap adanya populasi OPT
di lahan pertanian tersebut.
Keempat yang perlu dilakukan yaitu : melakukan eksperimen skala
rumah kaca untuk mengetahui pada kapasitas OPT yang dapat membuat
tanaman dapat bertoleransi.
DAFTAR PUSTAKA
Lambers, H., F. Stuart Chapin, Thijs L. Pons, Plant Physiological Ecology. New
York: Spiringer, 1998.
Darmawan, Agus., Ekologi Hewan, Malang: UM Press, 2005.
Fly UP