...

Mesin sangrai kopi dan kakao tipe silinder datar berputar -

by user

on
Category: Documents
3

views

Report

Comments

Transcript

Mesin sangrai kopi dan kakao tipe silinder datar berputar -
SNI 7805:2013
Mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao Syarat mutu dan metode uji
ICS 65.060.50
Badan Standardisasi Nasional
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
Standar Nasional Indonesia
Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau
seluruh isi dokumen ini dengan cara dan dalam bentuk apapun serta dilarang mendistribusikan
dokumen ini baik secara elektronik maupun tercetak tanpa izin tertulis dari BSN
BSN
Gd. Manggala Wanabakti
Blok IV, Lt. 3,4,7,10.
Telp. +6221-5747043
Fax. +6221-5747045
Email: [email protected]
www.bsn.go.id
Diterbitkan di Jakarta
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
© BSN 2013
SNI 7805:2013
Daftar isi ................................................................................................................................. i
Prakata .................................................................................................................................. ii
1
Ruang lingkup .................................................................................................................. 1
2
Acuan normatif ................................................................................................................. 1
3
Istilah dan definisi ............................................................................................................ 1
4
Syarat mutu ..................................................................................................................... 4
5
Pengambilan contoh ........................................................................................................ 6
6
Metode uji ........................................................................................................................ 6
7
Syarat lulus uji.................................................................................................................. 9
8
Penandaan .................................................................................................................... 10
Lampiran A (informatif) Format laporan hasil uji (test report)................................................ 11
Lampiran B (informatif) Lembar data pengujian ................................................................... 13
Bibliografi ............................................................................................................................. 15
Gambar 1 - Contoh konstruksi mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao ......................... 4
Tabel 1 - Spesifikasi teknis mesin .......................................................................................... 5
Tabel 2 - Syarat mutu konstruksi mesin ................................................................................. 6
Tabel 3 - Persyaratan unjuk kerja mesin ................................................................................ 6
Tabel 4 - Peralatan untuk menguji mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao ................... 7
Tabel A.1 – Spesifikasi daya penggerak .............................................................................. 11
Tabel B.1 – Persyaratan sifat tampak .................................................................................. 13
Tabel B.2 – Dimensi mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao pasca sangrai................ 13
Tabel B.3 - Kondisi bahan uji ............................................................................................... 14
© BSN 2013
i
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
Daftar isi
SNI 7805:2013
Standar Nasional Indonesia (SNI) Mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao - Syarat mutu
dan metode uji ini disusun dengan tujuan untuk :
1.
Melindungi konsumen dan petani produsen dari kerugian akibat kondisi mesin
pemecah biji dan pemisah kulit kakao yang tidak memenuhi persyaratan.
2.
Mendorong produsen untuk meningkatkan kualitas produknya sesuai dengan
persyaratan standar mutu yang telah ditentukan.
3.
Menunjang efektivitas pemanfaatan mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao di
Indonesia yang sesuai dengan persyaratan standar mutu minimum yang telah
ditentukan.
Standar ini disusun oleh Panitia Teknis 65-04 Sarana dan Prasarana Pertanian dan telah
dibahas dalam rapat teknis dan terakhir disepakati dalam rapat konsensus di Bogor pada
tanggal 29 November 2011 yang dihadiri oleh ketua dan anggota Panitia Teknis 65-04
Sarana dan Prasarana Pertanian dan instansi terkait lainnya.
Standar ini juga telah melalui jajak pendapat pada tanggal 9 Februari 2012 sampai tanggal
8 April 2012 dan disetujui menjadi Rancangan Akhir Standar Nasional Indonesia (RASNI).
© BSN 2013
ii
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
Prakata
SNI 7805:2013
1
Ruang lingkup
Standar ini menetapkan spesifikasi, syarat mutu dan metode uji mesin pemecah biji dan
pemisah kulit kakao pasca sangrai tipe pisau putar.
2
Acuan normatif
SNI 7697:2011, Prosedur pengambilan contoh uji alat dan mesin pertanian.
SNI 2323:2008, Biji kakao.
3
Istilah dan definisi
Untuk tujuan penggunaan standar ini, istilah dan definisi berikut ini digunakan:
3.1
biji kakao
biji tanaman kakao (Theobroma cacao L.) yang berasal dari biji kakao mulia atau biji kakao
lindak
3.2
biji kakao pasca sangrai
biji kakao yang telah mengalami proses penyangraian
3.3
corong keluaran keping biji
komponen mesin yang berfungsi sebagai jalan keluar keping biji
3.4
corong keluaran kulit biji
komponen mesin yang berfungsi sebagai jalan keluar kulit biji
3.5
corong pengumpan (hopper)
komponen mesin yang berfungsi sebagai jalan masuk biji kakao pasca sangrai ke dalam unit
pemecah
3.6
keping biji
biji kakao tanpa kulit
3.7
kapasitas masukan
kemampuan mesin untuk memecah sejumlah bobot biji kakao pasca sangrai selama waktu
operasional
© BSN 2013
1 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
Mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao Syarat mutu dan metode uji
SNI 7805:2013
3.9
kebutuhan daya
besarnya daya yang dibutuhkan untuk mengoperasikan mesin pemecah biji dan pemisah
kulit kakao pasca sangrai
3.10
kipas sentrifugal
komponen mesin yang berfungsi untuk memisahkan serpihan kulit hasil pemecahan dari
bagian keping biji
3.11
kulit (shell)
bagian biji kakao tanpa keping biji
3.12
lebar mesin
jarak antara dua bidang vertikal yang paralel dimana kedua bidang tersebut menyentuh
bagian terluar dari sisi terpendek mesin
3.13
mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao
mesin yang berfungsi untuk memecah biji kakao pasca sangrai dan memisahkan keping biji
dari bagian kulitnya, terdiri atas unit pemecah dan pemisah, motor penggerak, dan rangka
3.14
motor penggerak
bagian mesin yang berfungsi sebagai sumber daya penggerak pengoperasian mesin
pemecah biji dan pemisah kulit kakao pasca sangrai
3.15
panjang mesin
jarak antara dua bidang vertikal yang paralel dimana kedua bidang tersebut menyentuh
bagian terluar dari sisi terpanjang mesin
3.16
pisau putar dan pisau tetap
komponen unit pemecah yang berfungsi untuk memotong biji kakao pasca sangrai
3.17
rangka
bagian mesin yang berfungsi sebagai tempat kedudukan dari unit pemecah biji dan pemisah
kulit serta motor penggerak
3.18
rendemen
perbandingan antara bobot hasil pemecahan dan pemisahan yang keluar dari corong
keluaran keping biji terhadap bobot awal biji kakao pasca sangrai
© BSN 2013
2 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
3.8
kebisingan mesin
tingkatan suara yang ditimbulkan oleh operasi mesin yang diterima oleh pendengaran
operator yang menimbulkan gangguan pada sistem pendengaran
SNI 7805:2013
3.20
saringan
komponen unit pemecah yang berfungsi untuk memastikan hasil pemecahan memiliki
ukuran tertentu
3.21
silinder pemecah
komponen unit pemecah yang dapat berputar dan sebagai tempat kedudukan pisau putar
3.22
sistem transmisi
bagian mesin yang berfungsi untuk meneruskan putaran dari motor penggerak ke unit
pemecah dan pemisah
3.23
slip
perbandingan antara selisih kecepatan putar poros penggerak dari kecepatan putar poros
yang digerakkan
3.24
susut hasil
perbandingan antara bobot biji kakao pasca sangrai yang hilang selama dan akibat proses
pemecahan dan pemisahan
3.25
tinggi mesin
jarak antara dua bidang horisontal yang menyentuh bagian terendah dan tertinggi dari mesin
3.26
unit pemecah
bagian mesin yang berfungsi untuk memecah biji kakao pasca sangrai, terdiri dari rumah
pemecah, silinder pemecah, pisau putar dan pisau diam serta saringan
© BSN 2013
3 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
3.19
rumah pemecah
bagian mesin yang berfungsi sebagai tempat silinder unit pemecah, pisau putar dan pisau
diam
SNI 7805:2013
4.1
Syarat mutu
Konstruksi
Contoh konstruksi mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao dapat dilihat pada Gambar 1.
tampak samping
Keterangan:
1. Corong pengumpan (hopper)
2. Pintu pengumpan
3. Rumah pemecah
4. Pisau putar
5. Pisau tetap
6. Silinder pemecah
7. Rangka
CATATAN :
tampak bekakang
8. Puli dan sabuk karet
9. Motor penggerak
10.Corong keluaran keping biji
11. Kipas sentrifugal
12. Corong keluaran serpihan kulit
13. Saringan (pelat berlubang)
14. Motor penggerak kipas sentrifugal
X adalah panjang mesin, Y adalah lebar mesin, dan Z adalah tinggi mesin
A adalah biji kakao pasca sangrai, dan B adalah pecahan biji kakao
Gambar 1 - Contoh konstruksi mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao
© BSN 2013
4 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
4
SNI 7805:2013
Spesifikasi
Spesifikasi teknis mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao sesuai Tabel 1.
Tabel 1 - Spesifikasi teknis mesin
Parameter
Dimensi Keseluruhan
- Panjang
- Lebar
- Tinggi
Unit pemecah
a. Rumah pemecah
- Panjang
- Lebar
- Tinggi
- Tebal pelat
b. Silinder pemecah
- Diameter
- Tebal pelat
- Kecepatan putaran
c. Pisau putar
- Jumlah pisau putar
- Panjang
- Lebar
- Tebal
d. Pisau tetap
- Jumlah pisau putar
- Panjang
- Lebar
- Tebal
e. Saringan
- Jenis pemisah
- Diameter lubang
- Jarak antar lubang
- Tebal pelat
f. Motor penggerak
- Jenis motor penggerak
- Daya kontinyu/putaran
Unit pemisah
a. Tipe
b. Motor penggerak
- Jenis motor penggerak
- Daya kontinyu/putaran
- Debit aliran udara
Sistem Transmisi
4.3
Satuan
Spesifikasi
mm
mm
mm
950 – 1 500
600 – 850
1 200 – 1 500
mm
mm
mm
mm
500 – 900
60 – 80
500 – 900
2-3
mm
mm
rpm
200 – 300
2-3
500 – 900
buah
mm
mm
mm
6
90 – 110
40 – 55
3-4
buah
mm
mm
mm
1
80 - 100
50 - 70
3–4
mm
mm
mm
pelat berlubang
8 - 10
10 – 15
2-3
kW/(rpm)
Listrik
0,37/(1 440) – 0,74/(1 440)
Kipas sentrifugal
kW/(rpm)
m3/min
Listrik
0,37/(1 440) – 0,74/(1 440)
8,5 - 10
- Puli dan sabuk karet tipe V
Persyaratan bahan dan komponen
Mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao memenuhi syarat mutu komponen sesuai
Tabel 2.
© BSN 2013
5 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
4.2
SNI 7805:2013
Komponen
Corong pengumpan
Corong keluaran keping
biji
Corong keluaran serpihan
kulit
Rangka
Unit pemecah
Rumah
Silinder
Pisau putar
Pisau tetap
Saringan
4.4
Bahan konstruksi
- Pelat aluminium
- Pelat baja karbon rendah
- Pelat aluminium
- Pelat baja karbon rendah
- Pelat aluminium
- Pelat baja karbon rendah
- Baja karbon rendah
Syarat mutu
- Tebal minimum 2 mm
- Tebal minimum 1 mm
- Tebal minimum 2 mm
- Tebal minimum 2 mm
- Tebal minimum 2 mm
- Tebal minimum 2 mm
- Tebal minimum 4 mm
Pelat baja karbon rendah
Pelat baja karbon rendah
Baja karbon rendah diperkeras
Baja karbon rendah diperkeras
- Baja karbon rendah berlubang
- Pelat aluminium berlubang
- Tebal minimum 2 mm
- Tebal minimum 2 mm
- Tebal minimum 3 mm
- Tebal minimum 3 mm
- Tebal minimum 2 mm
- Tebal minimum 2 mm
Persyaratan unjuk kerja
Mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao memenuhi persyaratan unjuk kerja sesuai
Tabel 3.
Tabel 3 - Persyaratan unjuk kerja mesin
Parameter
Kapasitas masukan
Rendemen minimum
Slip maksimum
Kebisingan maksimum
Tingkat kebersihan keping biji minimum
Cemaran asap
Susut hasil maksimum
5
Satuan
Persyaratan
kg/jam
%
%
dB
%
%
80 - 100
80
10
90
90
tidak berbau asap
0,1
Pengambilan contoh
Petugas pengambilan contoh mengambil mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao sesuai
SNI 7697:2011.
6
6.1
Metode uji
Peralatan Uji
Peralatan yang digunakan dalam pengujian mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao
sesuai Tabel 4.
© BSN 2013
6 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
Tabel 2 - Syarat mutu konstruksi mesin
SNI 7805:2013
Peralatan uji
Stopwatch
Tachometer
Timbangan kasar
Timbangan halus
Meteran
Jangka sorong
Sound level meter
Oven pengering biji
6.2
Satuan
Ketelitian
detik
rpm
kg
g
mm
mm
dB
o
C
0,01
0,1
0,1
0,1
1
0,05
0,1
0,1
Bahan uji
Bahan uji yang digunakan adalah biji kakao yang telah disangrai dengan kadar air 2 % - 3 %.
6.3
Uji tampak dan uji verifikasi
Secara visual, mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao harus memenuhi syarat sebagai
berikut:
1. Tidak ada bagian komponen yang tajam sehingga dapat melukai operator
2. Tidak ada kerusakan pada komponen unit pemecah dan pemisah, seperti: retak, penyok,
dan lain-lain.
Uji tampak dilakukan secara visual terhadap mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao
sesuai dengan persyaratan. Uji verifikasi dilakukan dengan cara mencocokkan semua
komponen utama, ukuran utama (dimensi), spesifikasi teknis dan perlengkapan mesin
pemecah biji dan pemisah kulit kakao yang diuji, dibandingkan dengan hal yang tertera pada
Tabel 1.
6.4
Uji unjuk kerja
Uji unjuk kerja dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan mesin pemecah biji dan pemisah
kulit kakao yang dioperasikan pada kondisi tertentu dengan cara mengukur beberapa
parameter uji guna memenuhi persyaratan pada Tabel 3 sebagai berikut :
6.4.1
Kapasitas masukan
Prosedur uji :
1. Siapkan bahan uji berupa biji kakao yang telah disangrai.
2. Catat bobot sejumlah minimal 25% dari kapasitas rancangan (leaflet).
3. Masukkan bahan ke lubang pengumpan bahan ketika mesin siap uji.
4. Catat waktu pengumpanan dalam satuan waktu sampai bahan habis.
Kapasitas masukan mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao pasca sangrai dihitung
dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:
K pi =
mt
t
Keterangan :
Kpi
adalah kapasitas masukan (kg/jam)
mt
adalah bobot biji kakao pasca sangrai yang diumpankan (kg)
© BSN 2013
7 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
Tabel 4 - Peralatan untuk menguji mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao
SNI 7805:2013
adalah waktu yang diperlukan untuk pengumpanan (jam)
6.4.2
Kadar air biji kakao
Prosedur uji sesuai SNI 2323:2008.
6.4.3
Rendemen
Prosedur uji :
1. Siapkan bahan uji berupa biji kakao yang telah disangrai.
2. Catat bobot sejumlah minimal 25% dari kapasitas rancangan (leaflet).
3. Masukkan bahan ke lubang pengumpan bahan ketika mesin siap uji.
4. Catat waktu pengumpanan dalam satuan waktu sampai bahan habis.
5. Catat bobot bahan yang keluar dari corong keluaran keping biji.
Rendemen dihitung dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:
m
R e =100 ´ kkb
mt
Keterangan :
Re
adalah rendemen (%)
mkkb
adalah bobot yang keluar dari corong keluaran keping biji (kg)
mt
adalah bobot biji kakao pasca sangrai yang diumpankan (kg)
6.4.4
Slip
Prosedur uji :
1. Siapkan alat ukur putaran (tachometer).
2. Ukur diameter puli penggerak dan diameter puli yang digerakkan.
3. Catat putaran puli penggerak, dan putaran puli yang digerakkan pada saat mesin
beroperasi dengan menggunakan tachometer pada saat tanpa beban dan dengan
beban.
Slip penerusan putaran dihitung dengan menggunakan persamaan sebagai berikut :
S t = 100 ´
((D1 ´ N1 ) - (D2 ´ N2 ))
D1 ´ N1
Keterangan :
St
adalah slip penerusan putaran (%)
D1
adalah diameter puli penggerak (mm)
D2
adalah diameter puli yang digerakkan (mm)
N1
adalah jumlah putaran puli penggerak tanpa beban (rpm)
N2
adalah jumlah putaran puli yang digerakkan dengan beban (rpm)
6.4.5
Kebisingan
Prosedur uji :
1. Siapkan alat ukur kebisingan.
2. Catat tingkat kebisingan yang terukur dari alat ukur kebisingan yang diletakkan ditelinga
operator pada saat mesin beroperasi.
© BSN 2013
8 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
t
SNI 7805:2013
Tingkat kebersihan keping biji
Prosedur uji :
1. Contoh bahan hasil pemecahan diambil dari corong keluaran keping biji.
2. Pisahkan keping biji dari bagian serpihan kulit dan catat bobot keping bijinya.
Tingkat kebersihan keping biji dihitung dengan menggunakan persamaan sebagai berikut :
m
B = 100 ´ kb
kb
m
kkb
Keterangan :
Bkb
adalah tingkat kebersihan keping biji (%)
mkb
adalah bobot keping biji kakao dari corong keluaran keping biji (kg)
mkkb
adalah bobot yang keluar dari corong keluaran keping biji (kg)
6.4.7
Cemaran asap
Prosedur uji :
1. Contoh bahan diambil dari corong keluaran keping biji.
2. Pisahkan keping biji dari bagian lainnya dan dimasukkan ke dalam wadah yang bersih
serta tidak tercemar oleh bau asing.
3. Tentukan tingkat pencemaran bau asap pada keping biji dengan cara penciuman pada
wadah yang terlindungi yang tidak terpengaruhi oleh lingkungan luar.
6.4.8
Susut hasil
Prosedur uji :
1. Catat bobot biji kakao pasca sangrai yang akan dipecah.
2. Catat bobot keping biji yang keluar dari corong keluaran keping biji.
3. Catat bobot serpihan kulit yang keluar dari corong keluaran serpihan kulit.
Susut hasil dihitung dengan menggunakan persamaan berikut :
(
)
æ mt - mkkb + msk ö
÷
÷
ç
mt
ø
è
S = 100 ´ ç
Keterangan :
S
adalah susut hasil (%)
mt
adalah bobot biji kakao pasca sangrai yang diumpankan (kg)
mkkb
adalah bobot yang keluar dari corong keluaran keping biji (kg)
msk
adalah bobot serpihan kulit yang keluar dari corong keluaran serpihan kulit (kg)
7
Syarat lulus uji
Mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao dinyatakan lulus uji bila sesuai dengan
persyaratan pada Pasal 4.
© BSN 2013
9 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
6.4.6
SNI 7805:2013
Penandaan
Penandaan mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao sebagai berikut:
a. Merek/Logo,
b. Model/Tipe,
c. Nomor seri .
© BSN 2013
10 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
8
SNI 7805:2013
(informatif)
Format laporan hasil uji (test report)
A.1
Format Laporan dan Lembar Data Pengujian
Laporan hasil uji harus meliputi informasi sebagai berikut :
A.1.1
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
Keterangan pengujian
Alat/mesin yang diuji
Merek dagang
Model
Tipe
Negara pembuat
Sumber daya penggerak
Parameter uji
Tanggal pengujian
Nomor surat permohonan
A.1.2
:
:
:
:
:
:
:
:
:
Spesifikasi
Berisi suatu tabel spesifikasi yang dikeluarkan oleh pabrik pembuat.
A.1.3
Konstruksi mesin
Menerangkan bagian-bagian dari mesin, fungsinya serta bahan yang digunakan.
A.1.4
Motor penggerak
Berisi tentang spesifikasi motor penggerak mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao
pasca sangrai.
Tabel A.1 – Spesifikasi daya penggerak
Uraian
a). Jenis
b). Tipe
c). Merek dagang
d). Model
e). Buatan
f). No.seri
g). Daya/rpm
h). Bahan bakar
A.1.5
Spesifikasi
Mekanisme kerja
Menerangkan mekanisme kerja dari mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao pasca
sangrai yang diuji.
© BSN 2013
11 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
Lampiran A
SNI 7805:2013
Sistem penerusan daya
Menjelaskan mengenai sistem penerusan daya yang digunakan mesin pemecah biji dan
pemisah kulit kakao pasca sangrai.
A.2
Metode uji
A.2.1
Peralatan uji
Menjelaskan alat ukur yang digunakan dalam pengujian mesin pemecah biji dan pemisah
kulit kakao pasca sangrai.
A.2.2
Bahan
Menjelaskan bahan yang digunakan dalam pengujian mesin pemecah biji dan pemisah kulit
kakao pasca sangrai.
A.2.4
A.2.4.1
Hasil uji
Uji tampak dan uji verifikasi
Dijelaskan mengenai hasil uji tampak dan uji verifikasi yang meliputi persyaratan sifat
tampak dan beberapa spesifikasi dari dimensi unit pemecah dan pemisah, unit daya
penggerak, dan dimensi alat keseluruhan.
A.2.4.2
Uji unjuk kerja
Dijelaskan mengenai beberapa parameter yang diamati atau diukur dalam uji unjuk kerja
mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao pasca sangrai.
A.2.5
Kesimpulan
Menjelaskan hasil bahasan yang mengacu pada kriteria evaluasi.
© BSN 2013
12 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
A.1.6
SNI 7805:2013
(informatif)
Lembar data pengujian
B.1
Contoh lembar data pengujian mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao
pasca sangrai
B.1.1
Uji sifat tampak dan uji verifikasi
B.1.1.1
Uji tampak meliputi :
Tabel B.1 – Persyaratan sifat tampak
Uraian
Ada
Sifat tampak
Tidak
Keterangan
1. Bagian komponen yang
tajam
2. Kerusakan
B.1.1.2
a.
b.
c.
d.
e.
Uji verifikasi meliputi :
Tipe mesin
Model
No. Seri
Pembuat
Dimensi
:
:
:
:
:
Tabel B.2 – Dimensi mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao pasca sangrai
No.
Uraian
Dimensi (mm)
Lebar
Panjang
1
2
3
Unit keseluruhan alat
Unit pemecah dan pemisah
Unit daya penggerak
f. Sumber daya penggerak
Uji verifikasi sumber daya penggerak meliputi:
1)
2)
3)
4)
5)
6)
Jenis sumber daya penggerak
Tipe
Model
Buatan
Daya
Bahan bakar
© BSN 2013
:
:
:
:
:
:
13 dari 15
(kW)
Tinggi
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
Lampiran B
SNI 7805:2013
Uji unjuk kerja
Uji unjuk kerja meliputi:
a. Tanggal pengujian
b. Lokasi pengujian
:
:
Lokasi pengujian, meliputi:
1) Desa/kampung
2) Kecamatan
3) Kabupaten
4) Propinsi
:
:
:
:
Tabel B.3 - Kondisi bahan uji
Sebelum proses
1. Klon
:
2. Tanggal proses
:
3. Diameter rata-rata
:
4. Rapat curah (bulk density)
:
5. Cemaran asap
:
Kondisi lingkungan uji :
1. Suhu
2. Kelembaban
© BSN 2013
Setelah proses
mm
kg/m3
Bau/tidak berbau
:
:
14 dari 15
°C
%
mm
kg/m3
Bau/tidak berbau
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
B.1.2
SNI 7805:2013
BMPA. 2008. Laporan Hasil Pengujian (test report) : Mesin Pemecah Biji Kakao dan
Pemisah Kulit Biji. Balai Pengujian Mutu Alsintan. Ditjend. PPHP. Departemen Pertanian;
SNI 0119: 2009, Motor Bakar Penyalaan Kompresi Gerak Bolak Balik untuk Kegunaan
Umum - Unjuk Kerja dan Cara Uji;
SNI 04-1224-1989, Motor Induksi Tiga Fase dengan Daya sampai dengan 100 kWh, Cara
Uji;
SNI 07-0722-1989, Baja Canai Panas untuk Konstruksi Umum;
SNI 07-0827-1989, Aluminium dan Paduan Aluminium, Klasifikasi;
SNI 07-0956-1989 Pelat dan Lembaran Aluminium;
SNI 07-1176-1989, Aluminium dan Paduan Aluminium, Cara Uji Tarik;
SNI 07-1579-1989 Baja Karbon dan Baja Paduan Batangan untuk Pengerjaan Dingin;
SNI 07-1580-1989, Baja Lembaran Canai Panas Tahan Korosi Atmosferik untuk Konstruksi
Las;
SNI 2323:2008, Biji Kakao
Widyotomo, S., Sri Mulato, & E. Suharyanto. 2005. Kinerja mesin pemecah biji dan pemisah
kulit kakao pasca sangrai tipe pisau putar. Pelita Perkebunan 21; 184-199.
© BSN 2013
15 dari 15
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di www.bsn.go.id dan tidak untuk di komersialkan”
Bibliografi
Fly UP