...

Sering Mandi Malam Sebabkan Rematik, Mitos atau Fakta?

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Sering Mandi Malam Sebabkan Rematik, Mitos atau Fakta?
Date
DoS
Page
Type
Size
:
:
:
:
:
25 October 2014
29 October 2014
N/A
News/FC
1 Page
http://health.kompas.com/read/2014/10/25/091648823/Sering.Mandi.Malam.Sebabkan.Rematik.Mitos.atau.Fakta.
Sering Mandi Malam Sebabkan Rematik, Mitos
atau Fakta?
Penulis : Dian Maharani | Sabtu, 25 Oktober 2014 | 09:16 WIB
Shutterstock
Ilustrasi
JAKARTA, KOMPAS.com — Penyakit rematik bisa dialami oleh siapa saja. Rematik merupakan
penyakit yang menyerang persendian. Banyak mitos yang berkembang mengenai penyakit ini. Salah
satunya soal mandi malam hari yang disebut bisa menyebabkan penyakit rematik. Apalagi mandi
malam dengan air dingin.
"Mandi malam enggak masalah. Itu hanya mitos," tegas dokter spesialis penyakit dalam dan
konsultan reumatologi, Handono Kalim, di Jakarta, Jumat (24/10/2014).
Menurut Handono, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa sering mandi
malam hari bisa menyebabkan rematik di kemudian hari. Hanya saja, terkadang mandi malam hari
dan menggunakan air dingin bisa membuat otot kaku. Hal ini pun lumrah dialami seseorang jika tidak
kuat dingin.
Bagaimana jika sudah menderita rematik? Menurut Handono, sebaiknya memang tidak mandi malam
hari jika tubuh terasa linu setelah mandi. Air hangat disarankan untuk mengurangi rasa sakit pada
persendian.
Rematik sendiri banyak macamnya. Ada lebih dari 100 jenis penyakit rematik dengan gejala yang
mirip. Kesalahan diagnosis pun sering terjadi saat menentukan jenis rematik seseorang. Menurut
Handono, banyak yang menduga keluhan nyeri sendi karena asam urat.
Rematik yang cukup parah bisa menyebabkan kaku seperti jari tangan tidak bisa digerakkan. Hal ini
membuat kualitas hidup seseorang menurun. Jika persendian sudah kaku, maka tidak bisa
disembuhkan atau hanya bisa dikontrol.
"Pertama mengalami kerusakan sendi. Lalu ketidakmampuan kerja seperti mengangkat suatu benda,
serta menyebabkan kematian dini," ujar Handono yang juga Ketua Indonesian Rheumatology
Associations (IRA) ini.
Fly UP