...

Penentuan Koordinat Titik pada Teknologi Garis dalam Grafika

by user

on
Category: Documents
1

views

Report

Comments

Transcript

Penentuan Koordinat Titik pada Teknologi Garis dalam Grafika
Penentuan Koordinat Titik pada Teknologi Garis
dalam Grafika Komputer
dengan Menggunakan Algoritma Line Equation
Mohammad Sani Suprayogi
Fakultas Teknologi Informasi dan Ko munikasi
Mufadhol
Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi
Universitas Semarang
Semarang
Telp. (024) 6702757
[email protected]
Abstrak - Grafika Komputer atau computer graphics
adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan
dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual)
secara
digital.
Bentuk sederhana
dari grafika
komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian
berkembang
menjadi grafika
komputer 3D.
Pola
penggambaran yang paling sederhana adalah dengan
menggunakan titik pada teknologi garis. Algoritma Line
Equation merupakan salah satu metode untuk menentukan
lokasi koordinat titik pada teknologi garis dalam grafika
komputer dengan cara menentukan nilai gradien garis serta
garis yang berpotongan dengan sumbu Y, sehingga bisa
mengetahui pixel yang akan menyala pada screen
coordinate.
Kata Kunci - line equation, grafika komputer, screen
coordinate
1.PENDAHULUAN
Grafika Komputer atau computer graphics adalah bagian dari
ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan
manipulasi gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana
dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang
kemudian berkembang menjadi grafika komputer
3D,
pemroses atas citra (image processing), dan pengenalan
pola (pattern
recognition).
Grafika komputer
sering
dikenal juga dengan istilah visualisasi data.Perbedaan antara
world coordinate dengan screen coordinate membutuhkan
suatu tampilan yang proporsional dalam merepresentasikan
gambar pada layar penampil. Sistem kerja screen coordinate
yang menggunakan pixel dengan cara mematikan dan
menyalakan satu titik pada lokasi layar penampil memerlukan
suatu metode untuk menentukan lokasi tersebut. Algoritma line
equation merupakan salah satu metode untuk menentukan
posisi pixel sebagai representasi titik untuk membuat suatu
garis pada teknologi garis. Garis akan dimulai dengan titik
awal (x1, y1) dan akan berujung pada titik akhir (x2, y2),
sehingga posisi titik/pixel akan
dapat diketahui dengan
menghitung nilai y dengan cara menghitung gradien (m) serta
JURNAL TRANSFORMATIKA, Volume 12, No. 1, Juli 2014
Universitas Semarang
Semarang
Telp. (024) 6702757
[email protected]
menentukan nilai perpotongan garis dengan sumbu y (b).
Keuntungan menggunakan algoritma dengan metode line
equation adalah tidak perlu menghitung koordinat berdasarkan
persamaan yang lengkap (menggunakan metode offset).
Sedangkan kerugiannya adalah adanya akumulasi
round-off errors, sehingga garis akan melenceng dari garis
lurus, selain
itu
operasi
round-off juga
menghabiskan waktu. Dengan melihat sulitnya perhitungan
dan juga penentuan koordinat objek pada teknologi garis
dalam grafika komputer, maka perlu adanya suatu media
bantu
untuk
mempermudah
perhitungan
dan juga
penentuan koordinat dengan menggunakan metode line
equation.
2. METODE PENELITIAN
2.1 Metode Pengumpulan Data
a. Metode Studi Pustaka
Studi pustaka dilakukan dengan studi literatur atau
membaca buku-buku, Internet, dan catatan-catatan yang
menunjang penelitian penentuan titik pada
grafika
komputer berdasarkan algoritma line equation.
b. Metode Observasi
Observasi adalah teknik dimana
peneliti mengamati
objek atau hal-hal yang diperlukan dalam menghitung
dan menentukan posisi pixel berdasarkan algoritma line
equation.
2.2
Metode Pengembangan Sistem
Prototype paradigma adalah merupakan suatu metode
pendekatan pengembangan atas rekayasa perangkat
lunak,
prototype
paradigma dimulai Dengan
pengumpulan
kebutuhan
dan
perangkat lunak,
mengindentifikasi segala kebutuhan
yang diketahui,
kemudian dilakukan perancangan kilat. Pendekatan
prototype paradigma
melewati
tigaproses, yaitu
pengumpulan kebutuhan, perancangan cepat, dan evaluasi
prototype.
a. Pengumpulan Kebutuhan
Pada fase ini peneliti menentukan tujuan umum suatu
teknologi garis,
menentukan
kebutuhan dalam
perhitungan algoritma
garis yang diperlukan dan
gambaran bagian-bagian yang akan dibutuhkan dalam
24
menentukan posisi pixel berikutnya berdasarkan algoritma
line equation.
b. Perancangan Prototype
Perancangan dilakukan secara cepat dan pada fase ini,
rancangan
mewakili semua aspek software untuk
menentukan
posisi pixel dalam screen
coordinate
berdasarkan pada algoritma line equation, dan rancangan
ini menjadi dasar pembuatan prototype.
c. Evaluasi Prototype
Peneliti mengevaluasi prototype yang sudah dibuat yaitu
hasil perhitungan koordinat titik dengan menggunakan
algoritma line
equation dan
digunakan
untuk
memperjelas posisi pixel dalam suatu software.
Gambar 1 Form Input
Perulangan ketiga proses ini terus berlangsung hingga
semua perkiraan terpenuhi. Prototype dibuat untuk memastikan
perhitungan
dan
untuk
menentukan
posisi titik
dengan benar. Prototype yang dibuat agar dapat digunakan
kembali untuk membangun software lebih mudah dengan
hasil yang sesuai dengan perhitungan, sehingga penentuan lokasi
titik bisa dilakukan lebih cepat berdasarkan algoritma line
equation.
2.3 Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di Fakultas Teknologi Informasi
dan
Komunikasi Universitas
Semarang dengan sasaran
pengguna hasil penelitian ini adalah mahasiswa Teknik
Informatika dengam mata kuliah Grafika Komputer.
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
Proses implementasi algoritma Line Equation
menggunakan bahasa pemrograman PHP ditambah dengan
library PHP-GD untuk menggambar garis. Program yang
dibuat membutuhkan 2 inputan yaitu input titik awal dan
titik akhir dimana nantinyaalgoritma Line Equation akan
membantu dalam pembentukan garis. Proses perhitungan
ditampilkan langkah demi langkah, dengan harapan akan
mempermudah pemahaman terhadap algoritma ini.
Aplikasi
ini dapat diakses
dengan
mudah
melalui alamat URL http://journal.usm.ac.id/garis/lines.php .
Form inputan membutuhkan 2 koordinat yang
berfungsi sebagai penentuan titik awal dan titik akhir.
Adapun implementasi form input dibuat sederhana dan dapat
dilihat pada Gambar 1. Pada form input tersebut, pengguna
diharuskan
mengisi koordinat,
pada contoh
diisikan
koordinat (1,2) dan (-2,-1). Kemudian
untuk memulai
proses perhitungan, selanjutnya adalah menekan menu
Hitung!.
Saat menu Hitung ditekan, maka program akan
memulai proses kalkulasi dengan berdasarkan algoritma Line
Equation yang juga ditampilkan prosesnya untuk memperjelas
proses perhitungannya seperti yang terlihat pada Gambar 2.
Angka yang tertampil pada proses perhitungan itu muncul secara
otomatis berdasarkan data pada variabel yang diinputkan.
Gambar 2 Proses Perhitungan Line Equation
Selanjutnya, setelah diketahui persamaan yang menentukan
posisi garis, maka langkah berikutnya adalah menggambar
garis dengan memanfaatkan library PHP-GD supaya terlihat
posisi garis yang diinginkan. Hal ini dapat terlihat pada Gambar
3 di bawah ini .
Gambar 3 Gambar Grafik Hasil
Adapun
untuk
menangani kelemahan
algoritma
perhitungannya yang tidak mengijinkan inputan dengan
koordinat titik X yang sama, maka diberikan notifikasi
persamaan tidak dapat tercipta akibat nilai X sama, kemudian
gambar grafik akan membantu untuk menjelaskan kesalahan,
seperti yang terlihat pada Gambar 4 .
JURNAL TRANSFORMATIKA, Volume 12, No. 1, Juli 2014
25
Gambar 4. Error Bila Nilai X Sama
4. KESIMPULAN
a. Algoritma line equation
dapat digunakan
untuk
menentukan garis yang berada pada titik awal dan titik
akhir.
b. Algoritma tidak dapat digunakan apabila titik x1 dan x2
bernilai sama.
5.
REFERENSI
[1]
[2]
HUGHES, J. F., FEINER, S. K., FOLEY, J. D.,
AKELEY, K., MCGUIRE, M., DAM, A. V. &
SKLAR, D. F. 2013.
Computer
graphics:
principles and practice, Boston, Addison Wesly.
[3] NUGROHO, E. 2005. Teori dan Praktek Grafika
Komputer, Yogyakarta, Graha Ilmu.
[4] SUTOPO, A. H. 2002.
Pengantar Grafika
Komputer, Yogyakarta, Gava Media.
JURNAL TRANSFORMATIKA, Volume 12, No. 1, Juli 2014
26
JURNAL TRANSFORMATIKA, Volume 12, No. 1, Juli 2014
27
Fly UP