...

Roh Orang Mati—Dapatkah Membantu Anda atau Mencelakakan

by user

on
Category: Documents
1

views

Report

Comments

Transcript

Roh Orang Mati—Dapatkah Membantu Anda atau Mencelakakan
Roh
Orang
Mati
Dapatkah
Membantu Anda atau
Mencelakakan Anda?
Apakah
Benar-Benar Ada?
aya dibesarkan di sebuah
desa kecil di propinsi bagian utara,” tutur Dauda
dari Sierra Leone. “Pernah, ketika saya masih kecil, timbul sengketa mengenai tanah antara keluarga saya dan keluarga
lain. Keduanya mengaku mempunyai hak milik atas tanah yang
sama. Untuk membereskan sengketa itu, seorang dukun dipanggil. Ia
memberikan sebuah cermin kepada
seorang pria lain, kemudian menutupi dia dengan selembar kain putih. Segera pria di bawah kain itu
mulai gemetar dan berkeringat.
Ketika ia melihat ke dalam cermin,
ia berseru: ‘Saya melihat seorang
tua mendekat! Ia memakai baju
putih. Perawakannya tinggi dan ia
sudah tua, berambut putih, dan
berjalan agak bungkuk.’
“Ia sedang menggambarkan Kakek! Ia kemudian menjadi histeris
dan berteriak: ‘Jika Anda tidak
percaya apa yang saya katakan,
mari lihat sendiri!’ Tentu, tidak
seorang pun di antara kami berani!
Dukun itu menenangkan dia dengan memercikkan ke atasnya ramuan gaib dari daun-daun dan air,
yang ia taruh dalam sebuah calabash (sejenis melon yang dikeringkan dan digunakan sebagai mangkuk).
“Melalui pria yang melihat di
cermin itu, ‘Kakek’ mengatakan
bahwa tanah itu milik keluarga
kami. Ia memberi tahu nenek saya
bahwa ia dapat mengerjakan tanah itu tanpa khawatir. Keluarga yang satunya menerima keputusan tersebut. Sengketa berhasil
dibereskan.”
“S
Kejadian semacam itu umum dialami di Afrika Barat.
Di sini, sebagaimana halnya di bagian-bagian lain di dunia,
jutaan orang yang tak terhitung jumlahnya percaya bahwa
orang mati pindah ke dunia roh, di mana mereka dapat
mengamati dan mempengaruhi kehidupan orang-orang di
atas bumi. Apakah kepercayaan ini benar? Apakah orang
mati benar-benar masih hidup? Jika ini tidak demikian,
siapa gerangan mereka yang mengaku diri roh orang mati?
Mengetahui jawaban yang benar atas pertanyaan-pertanyaan
ini sangat penting. Itu merupakan soal hidup dan mati.
Isi
4
7
8
11
13
19
23
28
30
Makhluk-Makhluk Roh Tidak Pernah Hidup dan Mati di Bumi
Jutaan Makhluk Roh
Pemberontakan di Dunia Roh
Hantu-Hantu Itu Pembunuh!
Hantu-Hantu Dengan Dusta Menyatakan bahwa
Orang Mati Masih Hidup
Hantu-Hantu Menggerakkan Pemberontakan Melawan Allah
Layani Yehuwa, Bukan Setan
Masa Depan yang Menakjubkan
Firdaus di Bumi
˘ 1991, 2014
Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania
Roh Orang Mati—Dapatkah Membantu Anda atau Mencelakakan Anda?
Apakah Benar-Benar Ada?
Penerbit
Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia
Jakarta, Indonesia
Cetakan November 2015
Publikasi ini tidak diperjualbelikan, dan disediakan sebagai bagian dari pekerjaan
pendidikan Alkitab sedunia yang ditunjang oleh sumbangan sukarela.
Kecuali disebutkan sumbernya, semua kutipan ayat diambil dari
Alkitab Terjemahan Baru, terbitan Lembaga Alkitab Indonesia.
Spirits of the Dead—Can They Help You or Harm You? Do They Really Exist?
Indonesian (sp-IN)
Made in Japan
Dibuat di Jepang
Makhluk-Makhluk Roh
Tidak Pernah Hidup dan Mati di Bumi
akhluk-makhluk roh ada!
Di dalam dunia roh
yang tidak kelihatan, ada
makhluk-makhluk roh
yang baik dan yang jahat. Apakah
makhluk-makhluk tersebut orangorang yang pernah hidup dan mati
di atas bumi?
Bukan, bukan demikian halnya.
Pada waktu seseorang mati, ia tidak pindah ke dunia roh, seperti
yang disangka oleh banyak orang.
Bagaimana kita tahu hal ini? Karena demikianlah yang dikatakan
Alkitab. Alkitab adalah buku berisi kebenaran yang berasal dari
satu-satunya Allah yang benar,
yang nama-Nya adalah Yehuwa.
Yehuwa menciptakan umat manusia; Ia tahu betul apa yang terjadi
atas diri mereka pada waktu mereka mati.—Mazmur 83:19, Klinkert; 2 Timotius 3:16.
Alkitab berkata bahwa Allah
membentuk Adam, pria yang pertama, “dari debu tanah.” (Kejadian
2:7) Allah menempatkan dia di
Firdaus, Taman Eden. Jika Adam
mematuhi hukum Yehuwa, ia tidak akan mati; ia masih akan hidup di atas bumi sampai sekarang.
Akan tetapi ketika Adam melanggar hukum Allah dengan sengaja,
Allah berkata kepadanya: “Engkau [akan] kembali lagi menjadi
tanah, karena dari situlah engkau
diambil; sebab engkau debu dan
M
4
engkau akan kembali menjadi
debu.”—Kejadian 3:19.
Apa artinya hal ini? Nah, di
manakah Adam sebelum Yehuwa menciptakan dia dari debu? Ia
tidak ada di mana-mana. Ia bukan makhluk roh di surga yang
belum lahir. Ia tidak ada. Maka
ketika Yehuwa berkata bahwa
Adam akan “kembali lagi menjadi
tanah,” Ia maksudkan bahwa
Adam akan mati. Ia tidak pindah
ke dunia roh. Pada waktu mati,
Adam berasal dari debu,
kembali kepada debu
Roh Orang Mati
Adam kembali menjadi tidak hidup, tidak ada. Mati adalah tidak
adanya kehidupan.
Namun bagaimana dengan
makhluk-makhluk lain yang telah
mati? Apakah mereka juga tidak
ada? Alkitab menjawab:
“Kedua-duanya [manusia dan
binatang] menuju satu tempat;
kedua-duanya terjadi dari debu
dan kedua-duanya kembali kepada
debu.”—Pengkhotbah 3:20.
“Orang yang mati tak tahu apaapa.”—Pengkhotbah 9:5.
“Baik kasih mereka, maupun
kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang.”—Pengkhotbah 9:6.
“Tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat
dalam dunia orang mati [“Sheol,”
NW; kuburan], ke mana engkau
akan pergi.”—Pengkhotbah 9:10.
“[Manusia] kembali ke tanah;
pada hari itu juga lenyaplah
maksud-maksudnya.”—Mazmur
146:4.
Apakah Anda merasa sulit untuk menyetujui ayat-ayat ini?
Hanya orang hidup dapat
melakukan hal-hal ini
Roh Orang Mati
5
Jika demikian, pikirkanlah hal
ini: Dalam banyak keluarga, lakilaki yang mencari uang untuk memelihara rumah tangganya. Pada
waktu ia mati, keluarganya biasanya mengalami kesukaran. Kadang-kadang istri dan anak-anaknya bahkan tidak memiliki cukup
uang untuk membeli makanan.
Mungkin musuh-musuh dari lakilaki itu akan menyusahkan mereka. Nah, tanyalah pada diri Anda
sendiri: ‘Seandainya laki-laki itu
hidup dalam dunia roh, mengapa ia tidak terus menyediakan
kebutuhan keluarganya? Mengapa
ia tidak melindungi keluarganya
dari orang-orang jahat?’ Alasannya karena ayat-ayat Alkitab benar. Laki-laki itu tidak hidup, tidak sanggup melakukan apapun.
—Mazmur 115:17.
Apakah ini berarti bahwa orang
mati tidak pernah akan hidup
kembali? Bukan, bukan begitu.
Mengenai kebangkitan masih akan
kita bahas. Orang-orang mati tidak tahu apa yang sedang Anda
lakukan. Mereka tidak dapat melihat Anda, mendengar Anda, atau
berbicara kepada Anda. Anda tidak perlu takut terhadap mereka. Mereka tidak dapat membantu
Anda, dan mereka tidak dapat
mencelakakan Anda.—Pengkhotbah 9:4; Yesaya 26:14.
Orang mati tidak dapat
membantu orang yang lapar
atau melindungi
orang yang menderita
6
Roh Orang Mati
Jutaan
Makhluk Roh
lkitab memberi tahu kita
bahwa ada banyak pribadi
roh. Yehuwa sendiri adalah roh.—Yohanes 4:24;
2 Korintus 3:17, 18.
Suatu waktu Yehuwa berada
sendirian di alam semesta. Kemudian Ia mulai menciptakan pribadi-pribadi roh yang disebut malaikat. Mereka lebih berkuasa
dan lebih cerdas daripada manu-
A
Roh Orang Mati
sia. Yehuwa menciptakan banyak
malaikat; Daniel, hamba Allah, dalam suatu penglihatan, melihat ratusan ribu malaikat.—Daniel 7:10;
Ibrani 1:7.
Malaikat-malaikat ini diciptakan
oleh Allah sebelum Ia menciptakan
bumi. (Ayub 38:4-7) Tidak satu
pun di antara mereka adalah orang
yang pernah hidup dan mati di atas
bumi.
Yehuwa, Pribadi roh yang
agung, menciptakan jutaan
pribadi roh
7
Pemberontakan di Dunia Roh
emua makhluk roh yang diciptakan oleh Yehuwa itu
baik. Kemudian satu malaikat menjadi jahat. Ia adalah
Setan si Iblis. Setan ingin agar
orang-orang di atas bumi menyembah Dia dan bukan kepada Yehuwa. Inilah yang terjadi:
Di Taman Eden, ada banyak
pohon yang menghasilkan buahbuah yang lezat. Yehuwa memberi
tahu Adam dan istrinya, Hawa,
bahwa mereka bebas memakan
buah-buah itu. Akan tetapi ada
satu pohon yang Allah katakan
tidak boleh mereka makan buahnya. Ia berkata bahwa jika mereka
memakannya mereka pasti akan
mati.—Kejadian 2:9, 16, 17.
Pada suatu hari Hawa sedang
sendirian ketika seekor ular berbicara kepadanya. Tentu saja, sebenarnya bukan ular itu yang berbicara; Setan si Iblis yang membuat
seolah-olah ular itu yang berbicara. Setan memberi tahu Hawa
bahwa jika ia memakan buah terlarang itu, ia akan menjadi bijaksana seperti Allah. Ia juga berkata
bahwa ia tidak akan mati. Kedua
pernyataan ini adalah dusta. Meskipun begitu, Hawa percaya kepada Setan dan memakan buah itu.
Belakangan, ia memberikannya
kepada Adam, dan Adam juga memakannya.—Kejadian 3:1-6.
Dari kisah yang benar-benar
terjadi ini, kita belajar bahwa Setan adalah pemberontak dan pendusta. Ia memberi tahu Hawa bahwa jika ia tidak patuh kepada
S
8
Allah, ia tidak akan mati. Itu suatu dusta. Ia mati, demikian juga
Adam. Setan tidak mati pada waktu itu, meskipun pada akhirnya
ia akan mati karena ia berdosa.
Namun, sementara itu, ia tetap hidup dan terus menyesatkan umat
manusia. Ia tetap pendusta, dan
ia mencoba membuat orang-orang
Ketika Setan menggunakan ular
untuk berbicara kepada Hawa,
ia ikut dalam pemberontakan
Setan melawan Allah
Roh Orang Mati
melanggar hukum Allah.—Yohanes 8:44.
Malaikat-Malaikat Lain
Memberontak
Malaikat-malaikat yang jahat
datang ke bumi untuk melakukan
perbuatan amoral dengan
wanita-wanita
Belakangan, malaikat-malaikat lain menjadi jahat. Malaikat-malaikat ini memperhatikan
wanita-wanita yang cantik di atas
bumi dan ingin mengadakan hubungan seksual dengan mereka.
Maka mereka datang ke bumi dan
mengenakan tubuh jasmani lakilaki. Kemudian mereka mengambil
wanita-wanita itu bagi diri mereka. Ini bertentangan dengan maksud-tujuan Allah.—Kejadian 6:
1, 2; Yudas 6.
Hal itu juga mengakibatkan
banyak kesulitan bagi umat
manusia. Istri-istri dari malaikat-malaikat ini melahirkan
anak-anak, tetapi bukan anakanak yang normal. Mereka tumbuh menjadi raksasa-raksasa yang
keras dan kejam. Akhirnya bumi
begitu penuh dengan kekerasan
sehingga Yehuwa memutuskan untuk membinasakan orang-orang
yang jahat dengan banjir besar.
Manusia yang selamat dari Air
Bah hanya Nuh yang saleh beserta
keluarganya.—Kejadian 6:4, 11;
7:23.
Malaikat-malaikat yang jahat
kembali ke dunia roh; mereka tidak mati. Tetapi mereka dihukum.
Mereka tidak diizinkan kembali ke
dalam keluarga Allah yang terdiri
dari malaikat-malaikat yang benar. Selain itu, Yehuwa tidak lagi
mengizinkan mereka untuk mengenakan tubuh jasmani. Juga,
mereka pada akhirnya akan mati
dalam penghukuman yang besar.
—2 Petrus 2:4; Yudas 6.
Roh Orang Mati
9
Setan Dicampakkan dari Surga
Pada bagian awal abad kita, terjadi peperangan di surga. Buku
Wahyu dalam Alkitab melukiskan
apa yang terjadi: “Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael
[Kristus Yesus yang telah dibangkitkan] dan malaikat-malaikatnya
[yang baik] berperang melawan
naga itu [Setan], dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya
[yang jahat], tetapi mereka tidak
dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan
naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan
ke bawah; ia dilemparkan ke bumi,
bersama-sama dengan malaikatmalaikatnya [yang jahat].”
Apa hasilnya? Kisah itu melanjutkan: “Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya.”
Malaikat-malaikat yang baik dapat
bersukacita karena Setan dan malaikat-malaikat jahat, atau hantuhantu, tidak ada lagi di surga. Namun bagaimana dengan manusia di
bumi? Alkitab berkata: “Celakalah
kamu, hai bumi dan laut! karena
Iblis telah turun kepadamu, dalam
geramnya yang dahsyat, karena ia
tahu, bahwa waktunya sudah singkat.”—Wahyu 12:7-9, 12.
Ya, Setan dan kaki-tangannya
yang jahat menyesatkan dan mengakibatkan celaka besar ke atas manusia di bumi. Malaikat-malaikat
yang jahat ini disebut hantu-hantu. Mereka adalah musuh-musuh
Allah. Mereka semua jahat. Tidak
ada satu pun yang baik. Mereka
memperdayakan manusia dengan
membuat mereka berpikir bahwa
Alkitab tidak menceritakan kebenaran. Mereka pendusta dan pembunuh.
10
Setan beserta malaikat-malaikatnya yang jahat dicampakkan dari surga
Roh Orang Mati
Hantu-Hantu Itu Pembunuh!
etan dan hantu-hantu selalu
kejam dan berbahaya. Di
masa awal Setan membunuh
ternak dan hamba-hamba milik Ayub yang setia. Kemudian, ia
membunuh kesepuluh anak Ayub
dengan “angin ribut” yang menghancurkan rumah tempat mereka
berada. Setelah itu Setan menimpa
Ayub dengan “barah yang busuk
dari telapak kakinya sampai ke
batu kepalanya.”—Ayub 1:7-19;
2:7.
Pada zaman Yesus, hantu-hantu
membuat beberapa orang menjadi
bisu dan buta. (Matius 9:32, 33;
12:22) Mereka menyiksa seorang
laki-laki dan membuatnya memukuli dirinya dengan batu. (Markus
5:5) Mereka juga membuat seorang
anak laki-laki berteriak, membantingnya ke tanah, dan “membuat
badannya kejang-kejang.”—Lukas
9:42, BIS.
Dewasa ini, Setan dan hantuhantu masih suka membunuh
S
Di masa lalu, hantu-hantu
membuat beberapa orang
menjadi sakit dan beberapa
orang lain menjadi
kejang-kejang
Roh Orang Mati
11
seperti dulu. Sebenarnya, kegiatan mereka yang jahat meningkat
sejak mereka dicampakkan dari
surga. Laporan dari seputar dunia membuktikan kekejaman mereka. Mereka mengganggu beberapa
orang dengan penyakit. Yang lainlain mereka ganggu di malam hari,
membuat mereka tidak bisa tidur
atau memberi mereka mimpi-mimpi
yang seram. Ada yang mereka aniaya secara seksual. Yang lain lagi
mereka buat menjadi gila, membunuh orang lain, atau bunuh diri.
Lintina, yang tinggal di Suriname, menceritakan bahwa ada hantu, atau roh jahat, yang membunuh 16 anggota keluarganya dan
menyiksa dia secara fisik dan mental selama 18 tahun. Dari pengalamannya sendiri ia mengatakan
bahwa hantu-hantu “senang menyiksa sampai mati korban-korban
mereka yang tidak mau patuh.”
Tetapi Yehuwa sanggup melindungi hamba-hamba-Nya dari serangan Setan.—Amsal 18:10.
Hantu-hantu dewasa
ini menyebabkan
beberapa orang menjadi
kejam; orang-orang
lain mereka ganggu
pada malam hari,
memberi mereka
mimpi-mimpi yang
seram
12
Roh Orang Mati
Hantu-Hantu Dengan Dusta Menyatakan
bahwa Orang Mati Masih Hidup
lkitab berkata bahwa Setan
“menyesatkan seluruh dunia.” (Wahyu 12:9) Setan
dan hantu-hantunya tidak
ingin kita percaya akan Firman
Allah, Alkitab. Mereka mencoba membuat orang percaya bahwa orang mati masih hidup di tempat lain dalam dunia roh. Marilah
kita lihat cara mereka melakukan
hal itu.
A
Agama Palsu
Banyak agama mengajarkan
bahwa setiap orang memiliki jiwa
yang pindah ke dunia roh pada
waktu tubuh jasmani mati. Mereka
mengatakan bahwa hanya tubuh
jasmani yang mati tetapi jiwa tidak
mati. Selain itu, mereka menegaskan bahwa jiwa tidak dapat mati,
bahwa jiwa tidak berkematian.
Tetapi Firman Allah tidak mengajarkan hal tersebut. Alkitab memperlihatkan bahwa jiwa adalah
orangnya, bukan sesuatu di dalam
diri seseorang. Misalnya, ketika
menguraikan penciptaan Adam,
Alkitab menyatakan: “[Yehuwa]
Allah membentuk manusia itu dari
debu tanah dan menghembuskan
nafas hidup ke dalam hidungnya;
demikianlah manusia itu menjadi makhluk [“nyawa,” “Klinkert”;
“jiwa,” “NW”] yang hidup.” (Kejadian 2:7) Jadi Adam tidak diberi
jiwa; ia adalah jiwa.
Roh Orang Mati
Manusia, binatang,
ikan, dan burung-burung
—semua adalah jiwa
Based in part on photos produced
by IRIS-EXPORT MEXICHROME
13
Binatang-binatang juga disebut
nyawa atau jiwa.—Kejadian 1:20,
21, 24, 30, Klinkert.
Karena kata “jiwa” di dalam Alkitab berarti orangnya sendiri, kita
tidak usah heran mengetahui bahwa jiwa dapat dan memang mati.
Alkitab mengatakan:
“Jiwa yang berdosa itu juga
akan mati.”—Yehezkiel 18:4,
Klinkert.
“Berkatalah Simson: ‘Biarlah kiranya aku [“jiwaku,” “NW”] mati
bersama-sama orang Filistin ini.’ ”
—Hakim 16:30.
“Manakah yang diperbolehkan
pada hari Sabat, berbuat baik atau
berbuat jahat, menyelamatkan nya14
wa orang [“jiwa,” “NW”] atau
membunuh orang?”—Markus 3:4.
Ayat-ayat lain memperlihatkan
bahwa jiwa dapat dibinasakan (Kejadian 17:14, NW), dipancung dengan pedang (Yosua 10:37, NW),
dicekik (Ayub 7:15, NW), dan ditenggelamkan (Yunus 2:5). Jadi,
jiwa dapat mati.
Jika Anda membaca Alkitab dari
depan sampai belakang, Anda tidak pernah akan menemukan ungkapan “jiwa yang tidak berkematian.” Jiwa dari manusia itu bukan
suatu roh. Ajaran tentang jiwa
yang tidak berkematian bukan
ajaran Alkitab. Itu adalah ajaran
dari Setan dan hantu-hantunya.
Alkitab tidak
memperlihatkan bahwa jiwa
tidak berkematian
Roh Orang Mati
Yehuwa membenci semua dusta
agama.—Amsal 6:16-19; 1 Timotius 4:1, 2.
Cenayang
Cara lain Setan menyesatkan
orang adalah melalui cenayang. Cenayang adalah orang yang dapat
menerima pesan-pesan langsung
dari dunia roh. Sejumlah besar
orang, termasuk para cenayang itu
sendiri, percaya bahwa pesan-pesan
ini datangnya dari roh orang mati.
Akan tetapi seperti telah kita lihat
dari Alkitab, hal ini mustahil.
—Pengkhotbah 9:5, 6, 10.
Kalau begitu, dari siapa pesanpesan ini datang? Dari hantu-hantu
itu sendiri! Hantu-hantu dapat
mengamati orang mati itu pada
waktu ia masih hidup; mereka mengetahui cara orang tersebut berbicara, bagaimana rupanya, apa yang
ia lakukan, dan apa yang ia ketahui. Jadi mudah bagi mereka untuk
meniru orang yang sudah mati.
—1 Samuel 28:3-19.
Hantu-hantu sebenarnya
berpura-pura menjadi roh
dari orang yang sudah mati
Roh Orang Mati
15
Cerita-Cerita Bohong
Cara lain Setan mengembangkan
dusta mengenai orang mati adalah
melalui cerita-cerita bohong. Cerita-cerita ini sering menyimpangkan orang dari kebenaran Alkitab.
—2 Timotius 4:4.
Di Afrika ada banyak dongeng
tentang orang yang terlihat hidup
setelah ia mati. Biasanya penglihatan demikian terjadi jauh dari
tempat orang tersebut dulu hidup.
Akan tetapi tanyalah pada diri sendiri: ‘Apakah kelihatannya masuk
akal bahwa jika seseorang memiliki
kuasa untuk kembali dari kematian, ia akan kembali ke tempat yang
jauh sekali dari keluarga dan teman-temannya?’
16
Juga, apakah ada kemungkinan bahwa orang yang terlihat itu
hanya mirip dengan orang yang
sudah meninggal tersebut? Misalnya, dua rohaniwan Kristen yang
sedang mengabar di daerah pedesaan memperhatikan bahwa ada
seorang tua yang mengikuti mereka selama beberapa jam. Ketika
mereka menanyai dia, mereka
diberi tahu bahwa orang itu mengira salah seorang rohaniwan
adalah abangnya yang telah meninggal beberapa tahun sebelumnya. Tentu saja, ia keliru, namun
ia tidak mau percaya bahwa ia
keliru. Bayangkan cerita yang
belakangan dikisahkan orang tua
itu kepada teman-teman dan tetangganya!
Beberapa orang mengira
telah bertemu dengan orang
yang kembali dari kematian
Roh Orang Mati
Penglihatan, Mimpi, dan
Suara-Suara
Tidak diragukan, Anda mengetahui tentang hal-hal aneh yang dilihat, didengar, atau dimimpikan
orang. Pengalaman-pengalaman adi
manusiawi demikian sering membuat
takut mereka yang mengalaminya.
Marein, yang tinggal di Afrika Barat,
secara teratur mendengar suara dari
neneknya yang telah meninggal yang
memanggilnya pada malam hari. Karena ketakutan, Marein akan berteriak, membangunkan seisi rumahnya.
Akhirnya, ia menjadi gila.
Nah, seandainya orang mati
benar-benar hidup, apakah masuk
akal bahwa mereka akan mengganggu orang yang mereka kasihi? Tentu
tidak. Sumber dari pesan-pesan yang
mencelakakan itu berasal dari hantuhantu.
Tetapi bagaimana tentang pesanpesan yang kelihatannya bermanfaat
dan menghibur? Misalnya, Gbassay,
dari Sierra Leone, sedang sakit. Ia
bermimpi bapaknya yang sudah meninggal datang kepadanya. Ia disuruh pergi ke sebuah pohon, mengambil sehelai daun, mencampurnya
dengan air, dan meminumnya. Sebelum melakukan hal itu ia tidak boleh
berbicara kepada siapa pun. Ia mematuhinya dan menjadi sembuh.
Seorang wanita lain berkata bahwa suaminya datang menjumpai dia
pada malam hari setelah ia meninggal. Ia berkata bahwa suaminya
kelihatan tampan dan memakai baju
bagus.
Hantu-hantu menyesatkan melalui
mimpi, penglihatan, dan
suara-suara
Roh Orang Mati
17
Pesan-pesan dan penglihatan
demikian kelihatannya baik dan
bermanfaat. Apakah itu berasal
dari Allah? Tidak, Yehuwa adalah
“Allah yang benar.” (Mazmur 31:6,
Klinkert) Ia tidak pernah setuju
untuk menipu atau mengelabui
kita. Hanya hantu-hantu yang melakukan hal itu.
Tetapi apakah ada hantu-hantu
yang baik? Tidak. Bahkan meskipun mereka kelihatannya kadangkadang membantu, mereka semua
jahat. Ketika Iblis berbicara kepada
Hawa, ia kelihatan ramah. (Kejadian 3:1) Tetapi apa akibatnya atas
Hawa setelah ia mendengarkan kepadanya dan melakukan apa yang
ia katakan? Hawa mati.
Anda tahu bahwa tidak jarang
ada orang jahat yang ramah kepada
18
mereka yang ingin ia perdayakan
atau tipu. “Gigi putih, hati hitam,”
kata pepatah Afrika. Firman Allah
berkata: “Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.”—2 Korintus
11:14.
Allah tidak lagi menghubungi
orang-orang di bumi melalui mimpi,
penglihatan, atau suara-suara dari
dunia roh. Ia membimbing dan
memberi mereka petunjuk melalui
Alkitab, yang dapat membuat seseorang “diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.”—2 Timotius
3:17.
Maka, ketika Yehuwa memperingatkan kita terhadap tipu daya
Iblis, Ia melakukan hal itu karena
Ia mengasihi kita. Ia tahu bahwa
hantu-hantu adalah musuh yang
berbahaya.
Setan berkata bahwa
Hawa tidak akan mati.
Hawa percaya
kepadanya, tetapi ia
akhirnya mati
Roh Orang Mati
Hantu-Hantu Menggerakkan
Pemberontakan Melawan Allah
etapi mengapa Setan dan
hantu-hantunya begitu giat
memperdayakan orang? Karena mereka ingin kita ikut
serta dalam pemberontakan mereka. Mereka ingin kita menyembah
mereka. Mereka ingin kita mempercayai dusta mereka dan mempraktikkan perkara-perkara yang Yehuwa tidak suka. Banyak di antara
praktik-praktik ini menyangkut
kebiasaan-kebiasaan yang ada hubungannya dengan orang mati.
Kematian orang yang kita kasihi
merupakan pengalaman yang menyakitkan secara emosi, dan adalah
normal dan patut untuk menyatakan perasaan sedih. Setelah kematian Lazarus, temannya, Yesus ‘menangis.’—Yohanes 11:35.
Ada banyak kebiasaan yang berhubungan dengan kematian, dan ini
sangat berbeda-beda di seluruh dunia. Banyak kebiasaan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip
Alkitab. Namun, beberapa praktik
didasarkan atas ide bahwa orang
mati masih hidup dan dapat melihat
orang yang hidup. Jaga malam menunggui jenazah, kesedihan yang
tidak terkendali, dan upacara penguburan yang rumit, semuanya
berakar pada perasaan takut tidak
menyenangkan roh orang mati. Tetapi karena orang mati “tak tahu
apa-apa,” mereka yang mempraktikkan hal-hal demikian mendukung tipu daya Setan.—Pengkhotbah 9:5.
T
Roh Orang Mati
Beberapa kebiasaan didasarkan atas dusta bahwa
orang mati dapat melihat kita
19
Kebiasaan dan upacara lain timbul dari kepercayaan bahwa orang
mati membutuhkan bantuan dari
orang yang masih hidup dan akan
mencelakakan orang yang hidup
jika mereka tidak disenangkan.
Di beberapa negeri pesta dan korban-korban diadakan 40 hari atau
satu tahun setelah kematian seseorang. Ini dianggap akan membantu orang yang sudah meninggal
untuk ‘menyeberang’ ke dunia roh.
Praktik umum lain adalah mempersembahkan makanan dan minuman kepada orang mati.
Hal-hal ini salah karena
mendukung dusta Setan mengenai orang mati. Apakah Yehuwa akan berkenan bila kita ikut
berpartisipasi dalam kebiasaan
yang didasarkan atas pengajaran hantu-hantu? Tidak pernah!
—2 Korintus 6:14-18.
Hamba-hamba Allah yang benar
tidak ikut dalam praktik-praktik
yang mendukung dusta Setan. Sebaliknya, mereka dengan pengasih memusatkan untuk membantu orang yang masih hidup dan
menghibur mereka. Mereka tahu
20
Kebiasaan lain didasarkan atas dusta bahwa orang mati
membutuhkan bantuan kita
Roh Orang Mati
bahwa jika seseorang meninggal,
hanya Yehuwa yang dapat membantu orang itu.—Ayub 14:14, 15.
Spiritisme Dikutuk oleh Allah
Beberapa orang berhubungan
dengan hantu-hantu secara langsung atau melalui seorang perantara. Ini disebut spiritisme.
Voodoo, ilmu gaib, sihir, meramal
nasib, dan bertanya kepada orang
mati, semuanya merupakan bentuk spiritisme.
Alkitab mengutuk hal-hal ini,
dengan berkata: “Di antaramu ja-
Roh Orang Mati
nganlah didapati seorangpun . . .
yang menjadi petenung, seorang
peramal, seorang penelaah, seorang
penyihir, seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk
kepada orang-orang mati. Sebab
setiap orang yang melakukan halhal ini adalah kekejian bagi [Yehuwa].”—Ulangan 18:10-12.
Mengapa Yehuwa begitu tegas memperingatkan kita terhadap
praktik-praktik ini?
Allah melarang hal-hal
buruk ini. Ia menuntut
pembaktian yang eksklusif
kepada Diri-Nya.
—Keluaran 20:5
21
Mereka yang
mempraktikkan spiritisme
sering kali celaka.
Mereka dapat kehilangan
rumah mereka, kebebasan
mereka, bahkan kehidupan
mereka
Demi kesejahteraan kita
sendiri, Yehuwa memperingatkan
kita terhadap semua bentuk spiritisme. Ia mengasihi dan memperhatikan orang-orang, dan Ia
mengetahui bahwa mereka yang
melibatkan diri dengan hantuhantu akan menderita.
Salah seorang di antaranya
adalah Nilda, yang menjadi petenung di Brasil. Hantu-hantu
membuat kehidupannya sengsara.
Ia menceritakan: “Roh-roh . . .
merasuki saya, menyuruh-nyuruh saya. Keadaan saya silih berganti antara sadar dan tidak sa22
dar, dan saya diasingkan karena
problem kejiwaan. Hantu-hantu
begitu menyiksa saya sehingga ini
mempengaruhi saraf saya. Saya
meminum obat penenang dan mulai terus-menerus minum minuman keras dan merokok. Ini berlangsung selama bertahun-tahun.”
Suatu waktu, dengan bantuan
Yehuwa dan Saksi-Saksi-Nya di
bumi, Nilda terlepas dari pengaruh
hantu dan sekarang menjalani kehidupan yang berarti. Ia berkata:
“Saya menganjurkan semua agar
tidak pernah terlibat, satu kali
saja pun tidak, dengan roh-roh
[jahat].”
Roh Orang Mati
Layani Yehuwa, Jangan Setan
K
ita semua mempunyai pilihan. Kita melayani Yehuwa atau kita melayani
Setan beserta hantu-hantunya. Kita tidak dapat melayani
kedua-duanya. Betapa bijaksana
untuk melayani Yehuwa!
Yehuwa Itu Baik
Seperti telah kita lihat, hantuhantu senang mencelakakan dan
memperdayakan orang. Yehuwa tidak begitu. Ia mengasihi umat manusia seperti seorang bapak mengasihi anak-anaknya. Ia adalah
Pemberi “setiap pemberian yang
baik dan setiap anugerah yang
sempurna.” (Yakobus 1:17) Ia tidak
menahan apapun yang baik dari
umat manusia, walaupun dengan
pengorbanan besar di pihak-Nya.
—Efesus 2:4-7.
Pikirkan tentang perkara-perkara yang dilakukan Yesus, Putra
Allah, di atas bumi. Ia membuat
orang bisu berbicara dan memberi
penglihatan kepada yang buta. Ia
menyembuhkan orang yang berpenyakit kusta dan orang lumpuh. Ia
mengusir hantu-hantu dan menyembuhkan segala macam penyakit. Yesus, dengan kuasa Allah,
bahkan membangkitkan orang mati
kepada kehidupan.—Matius 9:3235; 15:30, 31; Lukas 7:11-15.
Sebaliknya dari menceritakan dusta untuk menyesatkan kita, Allah
selalu memberi tahu kebenaran. Ia tidak pernah memperdayakan siapa
pun.—Bilangan 23:19.
Roh Orang Mati
Yesus, Putra Allah, memperlihatkan kasih kepada orang-orang
dengan menyembuhkan penyakit mereka
23
Hindari Praktik-Praktik yang Najis
Sebagaimana sarang laba-laba
menjerat seekor lalat, jutaan orang
dijerat oleh takhayul dan kepalsuan. Mereka takut kepada orang
mati. Mereka takut kepada hantuhantu. Mereka khawatir terhadap
kutukan, pertanda, guna-guna, dan
jimat. Mereka dibelenggu oleh kepercayaan dan tradisi yang didasarkan atas dusta Setan si Iblis. Hamba-hamba Allah tidak dijerat oleh
satu pun di antara perkara-perkara
ini.
Yehuwa jauh lebih berkuasa daripada Setan. Jika Anda melayani
Yehuwa, Ia akan melindungi Anda
dari hantu-hantu. (Yakobus 4:7)
Guna-guna tidak akan mempan
atas diri Anda. Misalnya, di Nigeria, tiga dukun yang kuat memakai
guna-guna untuk membunuh seorang Saksi Yehuwa yang menolak
untuk pergi meninggalkan kota.
24
Ketika guna-guna itu tidak berhasil, salah seorang dari mereka mulai takut, pergi menjumpai Saksi
itu, dan meminta pengampunan.
Jika hantu-hantu mengganggu Anda, Anda dapat meyebutkan
nama Yehuwa dan Ia akan melindungi Anda. (Amsal 18:10) Tetapi
agar Anda mendapat perlindungan
dari Allah, Anda harus sama sekali
melepaskan diri dari semua hal
yang berhubungan dengan spiritisme dan penyembahan hantu-hantu.
Para penyembah Allah di Efesus
purba melakukan hal tersebut. Mereka mengumpulkan semua buku
mantera mereka dan membakarnya.
(Kisah 19:19, 20) Hamba-hamba
Allah dewasa ini harus melakukan
hal yang sama. Buanglah semua jimat, opo-opo, “penawar,” “penangkal,” buku mantera, dan hal-hal
lain apa pun yang ada hubungannya dengan praktik-praktik spiritisme.
Orang-orang di
Efesus
membakar
buku-buku
mantera mereka
Roh Orang Mati
Praktikkan Ibadat yang Benar
Jika Anda ingin menyenangkan Allah, tidak cukup bagi
Anda untuk sekedar meninggalkan
penyembahan palsu dan berhenti
melakukan perkara-perkara yang
jahat. Anda harus dengan aktif
mempraktikkan ibadat yang murni.
Alkitab memperlihatkan apa yang
dituntut:
Pelajarilah Alkitab.
—Yohanes 17:3
Hadiri perhimpunan Kristen.
—Ibrani 10:24, 25
Roh Orang Mati
25
Berdoalah kepada Yehuwa.—Filipi 4:6, 7
Mengabarlah kepada orang-orang lain.—Matius 24:14
Dibaptislah.—Kisah 2:41
26
Roh Orang Mati
Bergabunglah Dengan
Saksi-Saksi Yehuwa
Setan dan hantu-hantu memiliki
umat di atas bumi yang mengajar
dan mempraktikkan perkara-perkara yang salah. Tetapi Yehuwa
juga memiliki suatu umat. Mereka adalah Saksi-Saksi Yehuwa.
(Yesaya 43:10) Di seluruh dunia,
ada lebih dari enam juta Saksi.
Mereka semua berupaya keras untuk melakukan hal-hal yang baik
dan mengajarkan kebenaran kepada
orang-orang. Di kebanyakan negeri, Anda dapat menjumpai mereka di Balai Kerajaan, tempat mereka akan menyambut Anda dengan
hangat.
Pekerjaan mereka adalah membantu orang-orang lain melayani
Allah. Mereka akan mempelajari
Alkitab bersama Anda di rumah
Anda, membantu Anda mempelajari cara menyembah Yehuwa dengan cara yang benar. Anda tidak
usah membayar untuk ini. Para
Saksi senang mengajarkan kebenaran karena mereka mengasihi orangorang dan mereka mengasihi Allah
Yehuwa.
Saksi-Saksi Yehuwa akan
membantu Anda melayani Allah
Roh Orang Mati
27
Masa Depan yang Menakjubkan
aktu yang tersisa bagi
Setan dan hantu-hantunya untuk memperdayakan umat manusia tinggal
sedikit lagi. Yehuwa sudah mencampakkan mereka dari surga.
(Wahyu 12:9) Di masa depan yang
dekat, Allah akan bertindak lagi
terhadap Setan dan hantu-hantunya. Dalam suatu penglihatan
dari Allah, rasul Yohanes berkata: “Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang
anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; ia
menangkap naga, si ular tua itu,
yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu
melemparkannya ke dalam jurang
maut, dan menutup jurang maut itu
dan memeteraikannya di atasnya,
supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu.” (Wahyu
20:1-3) Belakangan, si Iblis dan
hantu-hantunya akan dibinasakan
untuk selama-lamanya.—Wahyu
20:10.
Orang-orang jahat di bumi juga
akan dilenyapkan.—Mazmur 37:9,
10; Lukas 13:5.
W
Tidak lama lagi Setan dan
hantu-hantu akan dinonaktifkan
28
Roh Orang Mati
Orang Mati Akan Hidup Kembali!
Setelah Setan dan hantu-hantu
disingkirkan, Yehuwa akan mengaruniakan banyak berkat ke atas
umat manusia. Anda tentu ingat
bahwa orang mati tidak memiliki
kehidupan, tidak memiliki eksistensi. Yesus membandingkan kematian dengan tidur—tidur nyenyak tanpa mimpi. (Yohanes 11:
11-14) Ia membuat perbandingan
itu karena ia tahu bahwa akan tiba
waktunya manakala mereka yang
tidur dalam kematian akan dibangkitkan kepada kehidupan. Ia berRoh Orang Mati
kata: “Saatnya akan tiba, bahwa
semua orang yang di dalam kuburan [peringatan, NW] akan . . . keluar.”—Yohanes 5:28, 29; bandingkan Kisah 24:15.
Mereka akan dibangkitkan kepada kehidupan di atas bumi ini.
Sebaliknya dari pengumuman bahwa orang telah meninggal, laporanlaporan yang membawa sukacita
akan memberi tahu tentang orangorang yang dihidupkan kembali!
Betapa sukacitanya kelak untuk
menyambut orang-orang yang kita
kasihi keluar dari kuburan!
Orang mati akan kembali
kepada kehidupan di bumi
29
Firdaus di
Bumi
ehuwa akan melenyapkan
sama sekali semua hal buruk yang telah dilakukan
Setan. Yehuwa telah menjadikan Yesus sebagai Raja atas seluruh bumi. Di bawah pemerintahannya, bumi akan dibuat menjadi
firdaus.—Daniel 7:13, 14; Lukas
23:43, NW.
Yehuwa menjanjikan perkaraperkara ini:
BANYAK MAKANAN: “ Tanah
telah memberi hasilnya; Allah,
Allah kita, memberkati kita.”
“Biarlah tanaman gandum berlimpah-limpah di negeri, bergelombang di puncak pegunungan.”
—Mazmur 67:7; 72:16.
TIDAK ADA PERANG LAGI:
“Pergilah, pandanglah pekerjaan
[Yehuwa], yang mengadakan pemusnahan di bumi, yang menghentikan peperangan sampai ke ujung
bumi.”—Mazmur 46:9, 10.
TIDAK ADA ORANG JAHAT:
“Sebab orang-orang yang berbuat
jahat akan dilenyapkan . . . Karena sedikit waktu lagi, maka lenyaplah orang fasik; jika engkau
memperhatikan tempatnya, maka
ia sudah tidak ada lagi.”—Mazmur 37:9, 10.
TIDAK ADA PENYAKIT, KESEDIHAN, ATAU KEMATIAN: “Pada
waktu itu mata orang-orang
buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka.
Y
Pada waktu itu orang lumpuh
akan melompat seperti rusa, dan
mulut orang bisu akan bersoraksorai.”—Yesaya 35:5, 6.
“Ia akan menjadi Allah mereka.
Dan Ia akan menghapus segala air
mata dari mata mereka, dan maut
tidak akan ada lagi; tidak akan
ada lagi perkabungan, atau ratap
tangis, atau dukacita, sebab segala
sesuatu yang lama itu telah berlalu.”—Wahyu 21:3, 4.
Tidak seperti Setan dan hantu-hantunya, Yehuwa tidak pernah berdusta. Segala sesuatu yang
Ia janjikan harus tergenap. (Lukas 1:36, 37) Yehuwa mengasihi
Anda dan ingin agar Anda hidup
di dalam Firdaus yang akan Ia
adakan. Maka hubungilah SaksiSaksi Yehuwa untuk mempelajari
lebih banyak tentang kebenarankebenaran yang menakjubkan yang
terdapat di dalam Firman Allah.
Jika Anda menerapkan kebenaran
di dalam kehidupan Anda, Anda
akan dimerdekakan dari belenggu kepalsuan, takhayul, dan ketidaktahuan. Pada waktunya, Anda
bahkan akan dibebaskan oleh perbudakan kepada dosa dan kematian. Seperti Yesus katakan: “Kamu
akan mengetahui kebenaran, dan
kebenaran itu akan memerdekakan
kamu.”—Yohanes 8:32.
Roh Orang Mati
31
s
sp-IN
150302
Untuk mendapat lebih banyak informasi,
buka www.jw.org/id, atau hubungi Saksi-Saksi Yehuwa.
Fly UP