...

Membagikan Kabar Baik - Indonesian Global Reach

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Membagikan Kabar Baik - Indonesian Global Reach
Mengandalkan Firman Allah
"Aku tidak mau mengingat Dia dan tidak mau mengucapkan fir :nan lagi
demi nama-Nya," kata nabi Yeremia pada zaman Perjanjian Lama. Pada waktu
putus asa Yeremia mencurahkan hatinya dalam keluhan kepada Tuha.i, "Aku
telah menjadi tertawaan sepanjang hari, semuanya mereka mengolok- olokkan
aku ....
Sebab Firman Tuhan telah menjadi cela dan cemooh bagik J sepanjang hari."
Tetapi sesuatu terjadi atas diri Yeremia. Pesan Tuhan menyala se oerti api
dalam dirinya! Ia berkata, "Aku berlelah-Ielah untuk menahannya te: api aku
tidak sanggup" (Yeremia 20:7-9). Ia mengalami kuasa Firman Allah yang
menghidupkan dia. Lalu ia dapat berkata, "bukankah
firman-Ku seperti api,
demikianlah firman Tuhan, dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu?"
(Yerernia 23:29).
Dalam pelayanan saudara untuk menyampaikan Kabar Baik itu, ingatlah
bahwa Firman Allah adalah seperti api. Api menghanguskan:
Firman Allah
menginsafkan akan dosa dan menghancurkan
kejahatan. Api memancarkan
panas. Firman Allah adalah kebenaran; itu menghangatkan
hati. Firman Allah
seperti palu. Sebuah palu menghancurkan.
Pernahkah saudara menyaksikan
pekerja-pekerja
yang dengan palu besar menghancurkan
batu-batu besar menjadi kepingan kecil-kecil? Firman Allah, laksana sebuah palu, mempunyai kuasa
untuk menghancurkan
hati yang keras. Tetapi ingatlah bahwa Firman-Nya itu
yang menjadi palu - bukan saudara! Belajarlah untuk percaya akan Firman
Allah.
ikhtisar pasal
Firman
Firman
Firman
Firman
Allah
Allah
Allah
Allah
adalah Wewenang Saudara untuk Memenangkan
Jiwa
Memiliki Kuasa Besar
dan Roh Kudus Bekerja Sama
Harus Menjadi Bagian Penting dalam Hidup Saudara
102
tujuan pasal
Sesudah menyelesaikan pasal ini, saudara seharusnya dapat:
• Mengerti peranan Firman dalam menyatakan dosa, menanamkan iman, dan
menghasilkan pertobatan.
• Mengerti keselarasan yang ada antara pekerjaan Roh Kudus dan Firman
Allah.
• Mempergunakan ayat-ayat Kitab Suci dengan lebih efektif dalam usaha
memenangkan jiwa.
I
kegiat.n belajar
1. Bacalah uraian pelajaran ini dan kerjakanlah soal-soalnya. Hafalkan Ayat
Hafalan.
2. Kerjakan soal-soal untuk menguji diri pada akhir pasal dan cocokkan
jawaban saudara dengan teliti.
103
104
MENYAMPAIKAN
KABAR
BAIK
uraian pasal
FIRMAN ALLAH ADALAH
NANGKAN JIWA
Tujuan
WEWENANG
SAUDARA
UNTUI\~MEME-
1. Dalam kata-kata saudara sendiri sokonglah pernyataan bahwa Fir-
man Allah merupakan wewenang saudara untuk memenang kan jiwa.
Alkitab berkata tentang penulis-penulisnya,
"Sebab tidak pernah nubuat
dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orangorang berbicara atas nama Allah" (II Petrus 1:21). Tentu saja gaya penulisan
mereka saling berbeda. Nabi Yesaya menulis dalam gaya puitis yang agung;
penginjil Markus menulis dalam gaya yang terus terang dan penuh semangat,
Tetapi sekalipun penulisnya banyak, tema Alkitab secara keseluruhan mengalir
bersama dalam kesatuan. Rasul Paulus berkata, "Segala tulisan yang diilhamkan
Allah memang bermanfaat
...
untuk mendidik orang dalam kebenaran"
(II Timotius 3:16).
Karena ayat-ayat Kitab Suci diilhamkan atau dinafaskan Allah, maka
mereka memiliki wewenang yang tertinggi. Tidak ada wewenang yang lebih
tinggi dalam dunia ini. Pemazmur berkata tentang Tuhan, "Sebab Kaubuat
nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu" (Mazmur 138:2).
Ada orang yang mengajukan
pertanyaan
seperti ini, Apakah hak saudara
untuk memalingkan orang dari kepercayaan yang satu kepada kepercayaan yang
lain? Atau, atas wewenang apakah saudara menginjili? Banyak pemerintah
menentang
penginjilan.
Lalu apa jawabannya?
Mungkin kita dapat memakai contoh ini. Apabila saudara mengemudi kendaraan dan tiba di lampu merah, saudara tahu bahwa saudara harus berhenti.
Akan tetapi, jika seorang polisi berdiri di persimpangan-persimpangan
mengatur
lalu lintas dan ia mengatakan bahwa saudara boleh meneruskan perjalanan
sekalipun lampunya merah, maka saudara akan melakukannya.
Saud ara akan
menghormati wewenang yang lebih tinggi itu.
Ketika Yesus di bumi ini, la banyak menghabiskan
waktu-Nya untuk
mengajar. Kita membaca bahwa "Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya,
sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa"
(Markus l :22).
Hak untuk menghimbau orang agar berpaling kepada Kristus dalam pertobatan dan iman bersumber dari ajaran Firman Allah. Alkitab merupakan
MENGANDALKAN FIRMAN ALLAH
105
kekuasaan kita yang tak dapat dibantah lagi untuk menginjili. Kita diperintahkan untuk menyebarluaskan Kabar Baik keselamatan. Paulus menulis, "Aku
berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu .... Beritakanlah firman ...
nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran
dan pengajaran" (II Timotius 4:1-2).
I
1 Bacalah Kisah 5: 15-30. Siapa yang diakui oleh Petrus dan rasul-rasul lainnya sebagai kekuasaan tertinggi?
............
.
,
Alkitab bukan saja memberikan kepada kita wewenang untuk
mengumumkan beritanya, tetapi Alkitab adalah kekuasaan itu karena itulah
wahyu Allah sendiri. Karena alasan itulah maka Alkitab itu unik, dan lebih
unggul dari semua buku agama lainnya. Alkitab memberitakan Kabar Baik
keselamatan melalui iman akan Yesus Kristus. Inilah "firman kasih karuniaNya, yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu
bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya" (Kisah
20:32).
Perjanjian Lama
PerJanjian Baru
-
I
I
..........
.~ .
.... .... .
• ......
........
...... ..
-
Kasih karunia dan kebenaran datang
oleh Yesus Kristus
e·
.
._--. ..
..
.
Hukum Taurat datang oleh Musa
Seluruh pesan Alkitab dapat diringkas kan dengan kata-kata ini, "Sebab
hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang
oleh Yesus Kristus" (Yohanes 1:17). Perjanjian Lama mengungkap hukum Allah
yang benar, Perjanjian Baru menggenapi Taurat, serta memancarkan kasih
karunia dan kebenaran melalui Yesus Kristus.
106
MENY AMPAIKAN
KABAR BAIK
2 Ayat Hafalan
Judul: Kasih Allah Dinyatakan
Referensi: Yohanes 1: '18
Teks: Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak
Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakannya.
Hukum yang diberikan Allah berdasarkan kesepuluh hukum utama yang
kita sebut Sepuluh Hukum. Hukum-hukum
ini telah mempengaruhi undangundang dasar banyak negara dalam berabad-abad. Tujuan hukum Taurat ialah
menyadarkan
manusia apa "pelanggaran-pelanggaran"
itu (Galatra 3:19).
Taurat menyatakan dosa, kegagalan manusia, dan hukuman atas dosa.
Kasih karunia, yang datang oleh Yesus Kristus, memberikan pemecahan
untuk soal dosa. Yaitu pribadi dan pekerjaan Yesus. Dalam sejarah la yang
paling terkemuka sebagai satu-satunya Juruselamat dunia. "Dari kepenuhanNya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia" (Yohanes
I: 16).
Apabila saudara menginjili, saudara sedang menyampaikan
kabar buruk
maupun Kabar Baik. Kabar buruk itu berkaitan dengan hukum Taurat: setiap
orang gagal dalam satu atau lain hal memelihara Taurat Allah yang benar dan
adil. Hukuman yang dahsyat menantikan semua orang yang telah berdosa
terhadap Allah. Kabar Baik berhubungan dengan keselamatan dalam Kristus
yang menanggung
hukuman
penuh bagi Hukum demi kita. Kita dapat
diselamatkan oleh rahmat, kasih dan kasih karunia Allah yang ada dalarn diri
Yesus Kristus, Putra-Nya (Efesus 2:4-5). Menginjili dengan jalan berkhotbah,
mengajar, dan menceritakan
Kabar Baik akan menolong orang lam untuk
"mengenal kebenaran"
dan kebenaran akan membebaskan mereka (Yohanes
8:32). Kebenaran mempunyai nada kekuasaan!
3 TUjuan Taurat
ialah menyadarkan
orang akan
• • •
.
MENGANDALKAN FIRMAN ALLAH
107
4 Ajaran Perjanjian Lama dan Baru tumpang tindih di beberapa bidang. Allah
telah menunjukkan kasih-Nya lama sebelum Kristus datang ke dunia. Dalam
Kristus kita melihat penyataan kasih itu dengan sepenuhnya. Namun demikian,
Taurat menyebabkan orang "dikurung sampai iman itu dinyatakan" (Galatia
3:23). TUliskan huruf K di samping kata-kata yang menyatakan hidup di bawah
kasih karunia dan T di samping kata-kata yang menyatakan hidup di bawah
Taurat.
Perbuatan salah
Rahmat
Hidup
Dosa
Kebebasan
Kebenaran
Hukuman
Perhambaan
5 Dalam buku catatan saudara, tuliskan dua alasan yang mendukung kenyataan bahwa Alkitab merupakan kekuasaan kita untuk memenangkan jiwa.
FIRMAN ALLAH MEMILIKI KUASA BESAR
Tujuan 2. Menuliskan lima cara Firman Allah berfungsi dalam memenangkan
jiwa.
Firman Itu Menyatakan Dosa
Bertahun-tahun yang lalu seorang di daratan Cina sedang membaca Roma
pasal pertama dengan suara nyaring. Sekelompok orang duduk mengelilinginya
mendengarkan dengan penuh perhatian, sambil menganggukkan kepala tanda
setuju. Kemudian mereka mulai menundukkan kepala karena malu ketika si
pembaca melanjutkan bacaannya, "Mereka adalah pengumpat, pemfitnah,
pembenci Allah, kurang ajar; congkak dan sombong, pandai dalam kejahatan"
(Roma 1:29-30). Nyatalah orang-orang itu diinsafkan oleh Firman Allah, tetapi
seandainya mereka membaca terus, mereka akan sampai pada kata-kata ini,
" ... dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena
penebusan dalam Kristus Yesus" (Roma 3:24).
Kisah itu dengan jelas menunjukkan mengapa Iblis tidak suka bila manusia
mendengarkan Firman Allah. Apabila orang benar-benar insaf akan dosanya,
ia akan mencari pemecahan - dan dalam Firman Allah terdapat pemecahan
itu juga.
108
MENY AMPAIKAN KABAR BAIK
Firman Menembus Hati
Firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata
dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh,
sendi-sendi dan sumsum: ia sanggup membedakan pertimbangan dan
pikiran hati kita (Ibrani 4: 12).
Efesus 6: 17 menyuruh kita menerima "pedang Roh, yaitu Firman Allah."
Kita dapat melakukan peperangan rohani dengan Firman Allah karena ayatayat Kitab Suci bukan sekedar kata-kata manusia saja - tetapi diilhamkan oleh
Allah. Firman Allah adalah pedang Roh.
Cerita berikut ini menggambarkan kuasa Firman Allah yang dapa. menembus hati. Seorang ateis pergi ke sebuah gereja besar untuk mendengarkan permainan seorang organis terkenal yang datang ke kotanya. Banyak orang
menghadiri kebaktian itu, tetapi si ateis itu bermaksud untuk mendengar musik
organ itu saja. Bilamana pendeta berkhotbah, membaca ayat-ayat Kitab Suci,
atau berdoa, si ateis akan memasukkan jari ke dalam telinganya agar tidak dapat
mendengar.
Kemudian seekor lalat besar hinggap di hidungnya! Ketika ia mengeluarkan
jari dari telinga kanannya untuk mengusir lalat itu, kata-kata Kitab Suci yang
dibaca pada saat itu ialah, "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau
akan selamat" (Kisah 16:31). Cepat-cepat orang itu memasukkan jarmya kembali ke dalam telinganya - tetapi ia tidak dapat menghilangkan apa yang telah
didengarnya. Perkataan itu tetap berkumandang dalarn pikirannya. RDh Kudus
memakai sekelumit Kabar Baik itu untuk berbicara kepada hatinya dan kemudian hari ia bertobat!
Firman Itu Menceritakan Tentang Keselamatan
Berita Alkitab tidak hanya menyatakan dosa dan menembus hati; tetapi
mem beritahukan tentang keselamatan juga. Kita tidak ditinggalk an dalarn
MENGANDALKAN FIRMAN ALLAH
109
keputusasaandengan hanya mengetahuibagian yang gelap saja. Bersyukurlahkepada
Allah untuk Kitab pengharapan yang memberitahukan bagian yang cerah juga!
Di dalam Alkitab terdapat semua kenyataan yang perlu untuk keselamatan
manusia. Beritanya yang menggembirakan hati tidak terdapat dalam karya penulisan manapun juga. Tulisan-tulisan lain mungkin hanya menasihatkan pembaca
agar berusaha untuk memperbaiki diri dan dengan demikian melakukan sesuatu
yang agak baik - tetapi pesannya sangat terbatas. Sebaliknya, Kitab Suci
memberitahukan tentang seorang Juruselamat, yaitu Yesus. Hanya Ia saja yang
mempunyai perkataan hidup yang kekal. Seperti Petrus, kepada siapa lagi kita
dapat pergi untuk memperoleh kata-kata yang demikian (Yohanes 6:68)? Siapa
lagi yang dapat berkata, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan
mempunyainya dalam segala kelimpahan" (Yohanes 10:1O)?
Oleh sebab itu, pokok penting yang dibicarakan Alkitab berpusat pada Yesus
Kristus. "Kitab-Kitab Suci itu memberi kesaksiantentang Aku" (Yohanes 5:39),kata
Yesus. Inti ajaran Alkitab mengenai keselamatan adalah Injil Kristus. Paulus menyingkatkan "kisah terindah yang pernah diceritakan" ini dalam kata-kata berikut:
Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang
telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa
kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa
Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga sesuai dengan Kitab Suci;
bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada
kedua belas murid-Nya (I Korintus 15:3-5).
i
Jadi, Injil adalah kisah Allah mengenai Yesus; Kabar Baik itu adalah tentang
pemberian kasih-Nyakepada dunia (Yohanes3:16).Tidak mengherankan bahwa Paulus berseru, "Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil
adalah kekuatan Allah yang menyelamatkansetiaporang yang percaya" (Roma 1:16).
Firman Membangkitkan Iman
Dalam diri setiap orang terdapat kerinduan akan Allah. Bahkan orang yang
menyatakan bahwa ia seorang agnostis mengalami kerinduan ini. Tuhan telah
memberikan Firman-Nya untuk menciptakan iman yang kita perlukan - iman
kepada Yesus Kristus. Alkitab mengatakan, "Tetapi semua (mujizat) yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak
Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya"
(Yohanes 20:13).
Berita Allah harus datang melalui telinga masuk ke dalam hati, dan kemudian terus ke bibir.
110
MENYAMPAIKAN KABAR BAIK
"Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam
hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan. Sebab jika kamu
mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa
Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan
diselamatkan (Roma 10:8-10).
Telinga harus
mendengar berita
Hati harus
menerima berita
Bibir harus
mengakui be rita
Maukah saudara membagi iman saudara dengan orang lain? Saudara dapat
melakukannya dengan memberitakan Firman Allah kepada mereka. Roma 10:17
mengatakan, "Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman
Kristus." Orang lain perlu mendengarkan berita Allah sebagaimana saudara
sudah mendengarnya. Maka ada kesempatan bagi berita itu untuk memasuki
hati mereka sehingga mereka mempunyai iman untuk percaya dan mengakui
Yesus Kristus sebagai Tuhan.
6 Tuliskan dalam susunan yang benar "jalan"
bangkitkan iman.
Firman Itu Menghasilkan
Firman Allah dalam mem-
Pertobatan
Palma, seorang pemudi, berusia empat belas tahun ketika guru sekolah
Minggunya, yang dirinya sendiri tidak mengerti keselamatan, menyuruh muridmuridnya mulai membaca Alkitab.
"Saya memulai membaca Injil Matius," kata Palma. "Ketika saya membaca
Khotbah di Bukit, keinsafan akan dosa mulai menguasai jiwa saya. Saya menemui
bapak pendeta dan bercerita kepadanya mengenai hal itu. Tetapi jawabannya
hanyalah, 'Apa yang diketahui seorang gadis baik seperti dirimu tentang dosa?
MENGANDALKAN FIRMAN ALLAH
111
Pulanglah dan bermainlah dengan boneka-bonekamu!' Saya tidak menemukan
seorang pun yang dapat menolong saya menemukan Yesus sebagai Juruselamat
saya."
Palma tidak tahu bagaimana caranya menerima Kristus dan pengampunanNya. Selama lima tahun ia memikul beban kerinduan untuk mengenal Tuhan
dan merasa yakin bahwa ia akan masuk surga apabila meninggalkan bumi ini
- tetapi ia tidak tahu bagaimana menemukan-Nya. Pada suatu hari ia mengunjungi sebuah gereja di kota lain. Di gereja itu ia mendengar pendeta berkhotbah tentang pertobatan dan perlunya kelahiran kembali. Dari Firman Tuhan
itu Palma ditunjukkan bagaimana ia dapat diselamatkan, dan melalui Firman
Allah i~ menerima kehidupan rohani.
"Betapa senang saya ketika mengalami pertobatan yang sesungguhnya!"
katanya. Ia menerima baptisan Roh Kudus - suatu pengalaman indah lainnya dalam hidupnya. Di kemudian hari ia pergi ke daratan Cina, Sri Langka,
dan Taiwan sebagai utusan Injil dan melewatkan banyak tahun yang bermanfaat dengan memimpin orang lain ke dalam pengalaman-pengalaman yang sama
seperti yang dialaminya sendiri.
Ayat-ayat Kitab Suci melaksanakan prinsip bahwa hanya hidup saja yang
dapat menghasilkan hidup. Rasul Petrus menulis dalam suratnya bahwa "kamu
telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang
tidak fana, oleh Firman Allah, yang hidup dan yang kekal" (I Petrus 1:23).
Lebih lanjut ia menerangkan, "Inilah firman yang disampaikan Injil kepada
kamu" (Ayat 25). Rasul Yakobus menguatkan kebenaran ini ketika ia menulis
bahwa Allah "telah menjadikan kita oleh firman kebenaran" (Yakobus 1:18).
Firman Allah yang hidup menghasilkan kehidupan rohani melalui kelahiran
baru.
7 Cocokkan gambaran mengenai orang (kiri) dengan apa yang dapat dilakukan
Firman Allah dalam kehidupannya (kanan).
a Rini mengira dirinya cukup baik.
b Daniel memerlukan berita pengharapan.
.... c Yakub tidak mempunyai iman untuk percaya.
.... d Maria berusaha untuk mencegah masuknya
hal-hal rohani.
.... e Paulus ingin diselamatkan.
1) Menghasilkan pertobatan
2) Menyatakan dosa
3) Menembus hati
4) Memberitakan tentang
keselamatan
5) Membangkitkan iman
112
MENYAMPAIKAN
KABAR BAIK
8 Tinjaulah kembali lima cara Firman Allah berfungsi dalam memenangkan
jiwa dan kemudian tuliskan dari ingatan kelimanya dalam buku catatan saudara.
FIRMAN ALLAH DAN ROH KUDUS BEKERJA SAMA
Tujuan
3. Mengenali bahwa Firman AI/ah merupakan a/at Roh Kudus untuk
menghasilkan pertobatan.
"Terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu Firma.l Tuhan"
(Efesus 6:17). Dalam zaman pelayanan Roh Kudus ini, senjata-Nya adalah Firman Allah. Ingatlah bahwa pedang itu menembus hati nurani manusia sampai
ke hatinya (Ibrani 4:12). Firman adalah pedang Roh. Suatu perpaduan yang
hebat bagi musuh-musuh
Tuhan!
Paulus menulis, "Senjata
kami dalam perjuangan
bukanlah
senjata
duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng"
(II Korintus 10:4). Apakah senjatasenjata Allah itu? Berdoa dalam Roh Kudus, memakai Firman Allah, berseru
kepada nama Yesus, dan percaya akan manfaat darah-Nya yang tercurah.
Dengan senjata-senjata
inilah kita "mematahkan
setiap siasat orang dan
merubuhkan
setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan
manusia untuk
menentang
pengenalan
akan Allah. Kami menawan
segala pikiran dan
menaklukkannya
kepada Kristus" (II Korintus 10:4-5).
Apabila terlibat dalam usaha memenangkan jiwa, saudara ikut serta dalam
perang rohani yang besar. Roh-roh jahat, kekuatan-kekuatan
gaib, dan lain
kuasa kegelapan menggenggam manusia dengan cengkeraman yang sangat kuat
dan Iblis melawan orang-orang yang hendak membantu membebaskannya.
Tetapi Tuhan yang saudara percayai adalah pemenang! Ia berkata, ' KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah,
jadikanlah semua bangsa murid-Ku" (Matius 28:18-19).
Dalam semua usaha untuk memenangkan jiwa, saudara harus mengandalkan Roh Kudus dan membiarkan Dia menghidupkan
Firman itu dalarn hati
saudara sehingga saudara dapat mengucapkan kata-kata yang tepat pada saat
yang tepat dan di tempat yang tepat. Berbicaralah dengan kuasa-Nya. lngatlah,
tugas saudara ialah memberitakan
kebenaran Injil. Roh Kudus yang bertanggung jawab untuk menginsafkan
manusia akan kebenaran ini dan menarik
mereka untuk bertcbat. Saudara tidak dapat melakukan pekerjaan- Nya dan
Ia tidak melakukan pekerjaan saudara. Inilah persekutuan antara Roh dan kita
MENGANDALKAN FIRMAN ALLAH
113
yang telah ditetapkan oleh Allah sebagai sarana untuk melaksanakan pekerjaanNya.
Pada hari Penta kosta Petrus, penuh dengan Roh Kudus, memberitakan
Firman dengan penuh kuasa kepada beribu-ribu orang yang berkumpul di jalanjalan Yerusalem (Kisah 2:14-40). Ia mengutip ayat demi ayat dari Perjanjian
Lama. Dari ayat-ayat itu ia berkhotbah tentang Kristus yang disalibkan,
dibangkitkan kembali, dipermuliakan di surga, dan pemberi Roh Kudus. Pada
hari itu Firman itu menjadi bagaikan sebuah palu besar dalam tangan Petrus!
Ia menyampaikan Firman dan Roh Kudus memakainya untuk menginsafkan
hati orang banyak. "Apa jang harus kami perbuat?" tanya mereka.
Petrus menghimbau mereka dengan "banyak perkataan lain" untuk berpaling dari dosa-dosanya dan menerima keselamatan yang disediakan Kristus.
Begitu berkuasa berita itu dan juga himbauan yang disampaikan sehingga
banyak orang percaya dan dibaptis. Sekurang-kurangnya 3000 orang ditambahkan kepada kelompok orang percaya (Kisah 2:41). Kemudian, ketika
pemberitaan Firman itu dilanjutkan, jumlah itu bertambah menjadi 5000 orang
(Kisah 4:4). Firman Allah yang diberitakan dengan kuasa menghasilkan pertobatan sama seperti dalam zaman Alkitab. Kita harus mempercayai Roh Kudus
untuk bekerja dalam hati orang-orang yang mendengar Firman yang kita
sampaikan.
9 Alkitab disebut pedang, tetapi itu bukan pedang kita saja. Itu juga pedang
10 Uraikan dengan kata-kata saudara sendiri bagaimana Roh Kudus bersatu
dengan Firman untuk menghasilkan pertobatan.
FIRMAN ALLAH HARUS MENJADI BAGIAN PENTING DALAM HIDUP
SAUDARA
Tujuan 4. Mengenali pernyataan-pernyataan yang menunjukkan bagaimana
saudara dapat menjadikan Firman Al/ah suatu bagian yang penting
dalam hidup saudara.
"Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara
kamu," demikianlah dorongan rasul Paulus (Kolose 3: 16). Firman itu harus
ME NYAMPAIKAN KABAR BAIK
114
--
--------------------------
rnenjadi sebagian dari hidup dan kesaksian saudara. Ini berarti membaca Alkitab
setiap hari dan merenungkannya. Setelah membaca Alkitab, saudara her daknya
berdoa. Dengan cara ini Allah berbicara kepada saudara melalui Firman-Nya;
kemudian saudara berbicara kepada Tuhan dalam ibadah dan doa. Berbicaralah
juga kepada-Nya mengenai banyak orang yang memerlukan keselamatan, berdoalah bagi mereka masing-masing dengan menyebutkan namanya. Tetaplah
berdoa bagi orang lain, dan jangan hanya barang atau hal. Dengan demikian
bersaksi kepada orang akan menjadi wajar seperti ketika saudara bernafas saja.
Tidak ada yang dapat menggantikan Firman Allah yang sudah tetal) dalam
hati dan pikiran saudara. Setiap pelajaran memberi satu atau dua a) at yang
harus saudara hafalkan yang kita sebut Ayat Hafalan. Ayat berikut mi akan
saudara kenali sebagai ayat yang sebagian telah dipakai dalam pe iajaranpelajaran yang lalu. Saudara akan dapat mempergunakannya dengan lebih
efektif jika saudara menghafalkannya.
11 Ayat Hafalan
Judul: Diselamatkan oleh Rahmat-Nya
Referensi: Titus ::1:5
Teks: Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik
yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan
oleh Roh Kudus.
Apabila saudara mulai menyampaikan Kabar Baik kepada seorang, bercakapcakap mengenai pokok-pokok yang menarik perhatian calon petobat. Kemudian
sewaktu Roh Kudus memimpin saudara, alihkan arah pembicaraan kepada soalsoal rohani. Kuatkan apa yang telah saudara katakan itu dengan sebuah a yat Alkitab. Ayat yang dipilih dengan baik dan diurapi oleh Roh Kudus menambal I wibawa
pada perkataan saudara sendiri. Tetapi jangan mengutip banyak ayat Alkitab
kepada seorang yang kurang memahami agama Kristen. Ketika Yesus melakukan
penginjilan pribadi, jarang sekali ia mengutip ayat-ayat Kitab Suci kepaca orangorang yang tidak tertarik akan hal-hal rohani. Sebaliknya, la memikat perhatian
mereka dengan menemui mereka di bidangnya sendiri atau dengan sesuatu yang
menarik bagi mereka. Kemudian la memimpin mereka kepada kebenaran rohani.
la menjangkau kepala pemungut cukai di kota Yerikho dengan cara ini.
Zakheus adalah seorang pendek yang ingin melihat Yesus, tetapi ia tidak dapat
MENGANDALKAN FIRMAN ALLAH
l1S
mendesak di antara kerumunan orang banyak itu. Jadi ia memanjat sebatang
pohon di mana ia dapat melihat Tuhan sewaktu Ia lewat. Bayangkan keheranannya ketika Yesus berhenti dan memandang ke atas serta berkata, "Zakheus,
segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
....
pr:::;:~
Zakheus turun dari pohon itu secepat-cepatnya. Ini lebih daripada yang
diharapkannya! Bayangkan orang pendek ini dengan penuh sukacita menyambut
Juruselamat yang agung dalam rumahnya! Kesediaannya untuk menyambut
Yesus menyebabkan Yesus berkata, "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada
rumah ini." Setelah mula-mula menunjukkan keramahan kepada Zakheus,
maka Yesus memenangkan dia sebagai seorang pengikut yang setia.
12 Lingkarilah huruf di depan setiap bagian kalimat yang dengan tepat
menyempurnakan kalimat ini. Kita dapat menolong untuk menjadikan Firman
Allah sebagian penting dalam hidup kita jika kita
a) membacanya dengan roh doa.
b) meluangkan waktu untuk memikirkan serta merenungkan apa yang telah kita
baca.
c) menghafal ayat-ayat Kitab Suci.
d) membawa sebuah Alkitab ke gereja.
13 Dalam buku catatan saudara tulislah bidang-bidang yang mana - doa,
belajar, membaca, atau menghafal - yang perlu dikuatkan dalam hidup
saudara. Mintalah Tuhan menolong saudara dan kemudian cobalah untuk
mengatur kembali jadwal harian saudara agar menyediakan lebih banyak waktu
untuk hal-hal rohani.
Dalam unit kedua ini yang berjudul KUASA YANG HAR u.s DITERIMA
- Memperlengkapi Diri! saudara sudah melihat kuasa Allah yang adikodrati
dalam pengalaman pertobatan, dalam pelayanan Roh Kudus, dan dalam Firman Allah. Ia telah menyediakan segala keperluan bagi umat-Nya sehingga
mereka boleh diperlengkapi untuk melaksanakan pekerjaan yang telah
ditentukan-Nya bagi mereka.
ME NYAMPAIKAN KABAR BAIK
-----------------------------
116
soal-soal untuk menguji diri
1 Pilihlah tiga hal dari daftar di bawah ini yang melukiskan Firman Allah.
a) Hidup
d) Benar
b) Dapat berubah
e) Kekal
c) Terbatas
2 Lingkarilah huruf di depan setiap bagian kalimat yang dengan tepat menyempurnakan kalimat berikut. Setiap orang Kristen bertanggung jawab untuk
a) membaca dan merenungkan Firman Allah.
b) menyampaikan Kabar Baik kepada orang lain.
c) menginsafkan orang akan dosa.
d) mengaku Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
3 Dalam pelajaran ini kita telah mempelajari tiga hal dengan mami Firman
Allah dibandingkan. Apakah ketiga hal tersebut?
4 Lingkarilah huruf di depan setiap pernyataan yang BENAR.
a Ajaran Yesus berbeda karena la mengajar dengan penuh kuasa.
b Kasih karunia dan kebenaran datang melalui Yesus Kristus.
c Firman Allah menginsafkan akan dosa, tetapi juga memberikan rarapan.
d Hukum Taurat datang oleh Musa dan iman datang karena memelihar a Taurat.
5 Di depan setiap tindakan yang diberikan (kiri) tuliskan nomor sifat atau hal
(kanan) yang berhubungan dengannya.
a Diberikan oleh Firman Allah
1) Keramahtamahan
b Menunjukkan perbuatan salah kita
2) Wewenang
c Menghasilkan hidup
3) Alkitab
d Yesus menunjukkan kepada Zakheus
4) Taurat
e Kita harus menghafal
5) Kasih karunia
6 "Jalan" apa yang diambil Firman Allah untuk membangun iman yang aktif?
7 Dari ingatan tuliskan dalam buku catatan saudara atau sebutlah um uk orang
lain Ayat Hafalan yang saudara pelajari. Jangan lupa menyertakan judul,
referensi, dan teksnya.
Jikalau saudara mempelajari buku ini sebagai pengikut kursus suratmenyurat dengan Lembaga Kursus Tertulis Internasional, sebelum melanjutkan dengan Pasal 7 kerjakanlah Catatan Siswa untuk Unit H Kembalikan Catatan Siswa itu kepada pengasuh LKTI untuk diperiksa. Alamat
kantornya terdapat pada halaman terakhir Catatan Siswa.
MENGANDALKAN FIRMAN ALLAH
117
jawaban pertanyaan dalam uraian pasal
1 Allah.
8 Firman Allah menyatakan dosa, menembus hati, memberitahukan tentang
keselamatan, membangkitkan iman, dan menghasilkan pertobatan.
2 Tanpa melihat kartu saudara, seharusnya saudara dapat mengutip ketiga
bagian Ayat Hafalan, Yohanes 1:18.
9 Pedang Roh.
3 Perbuatan salah (atau dosa).
10 Jawaban saudara sendiri. Saya akan menjawab begini: Firman itu mengan-
dung berita yang dijadikan nyata oleh Roh Kudus kepada hati manusia.
4 Di bawah Taurat: Perbuatan salah, Dosa, Hukuman, Perhambaan.
Di bawah Kasih Karunia: Kebenaran, Hidup, Rahmat, Kebebasan.
11 Tanpa melihat kartu, seharusnya saudara dapat mengutip ketiga bagian
dari Ayat Hafalan, Titus 3:5.
5 Jawaban saudara sendiri. Saya akan menjawab begini: Alkitab diilhamkan
oleh Allah dan karenanya mewakili kekuasaan yang tertinggi, dan Alkitab
memberitahukan berita keselamatan.
12 a) membacanya dengan roh doa.
b) meluangkan waktu untuk memikirkan serta merenungkan apa yang telah
kita baca.
c) menghafal ayat-ayat Kitab Suci.
(d tidak) membawa Alkitab ... kita dapat membiasakan diri membawa
Alkitab tanpa meluangkan waktu untuk mempelajari Alkitab secara
pribadi.)
6 Telinga, hati, dan bibir (atau mulut).
13 Jawaban saudara sendiri.
7 a
b
c
d
e
2) Menyatakan dosa
4) Memberitahukan tentang keselamatan
5) Membangkitkan iman
3) Menembus hati
1) Menghasilkan pertobatan
M[(i)O~ ~
PEKERJAAN YANG HARUS
DILAKUKAN Melibatkan Diri
Fly UP