...

Es meretakkan pipa yang tak digunakan dan menyebabkan

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Es meretakkan pipa yang tak digunakan dan menyebabkan
http://www.aiche.org/CCPS/Publications/Beacon/index.aspx
Pesan bagi karyawan pabrik
Disponsori oleh
Pendukung
CCPS
Oktober 2008
Es meretakkan pipa yang tak digunakan dan menyebabkan kebakaran!
Suatu bagian perpipaan pada sebuah unit pengilangan
tidak digunakan lagi karena suatu modifikasi proses. Pipa
yang tak digunakan ini tidak dihilangkan secara fisik, dan
juga tidak diisolasi dari perpipaan yang aktif dengan
bantuan lempeng terselip. Bagian pipa tersebut hanya
diisolasi dengan menggunakan katup isolasi tertutup.
Bagian perpipaan yang aktif berisi propan cair bertekanan
tinggi dan mengandung sejumlah kecil air yang
terperangkap sebagai fasa air terpisah. Kotoran
menyumbat dudukan dan menyebabkan salah satu katup
isolasi tidak dapat menutup sempurna. Hal ini
menyebabkan propan merembes dari perpipaan yang aktif
ke bagian perpipaan yang tidak digunakan. Air, yang lebih
berat dari propan, terakumulasi pada bagian yang rendah
di dalam perpipaan yang tidak digunakan. Pada musim dingin, air yang terakumulasi dalam perpipaan
yang tidak digunakan ini membeku. Pada saat membeku, air berekspansi dan mengakibatkan retakan
pada pipa yang tidak digunakan. Ketika cuaca menghangat, es meleleh dan propan merembes dari
bagian perpipaan yang aktif melalui katup isolasi yang bocor, kemudian keluar melalui retakan pada
pipa. Akibatnya, terbentuklah awan uap mudah terbakar yang besar yang kemudian terbakar.
Kebakaran mengakibatkan empat orang luka-luka, pengilangan harus dievakuasi dan ditutup selama
dua bulan. Kebakaran juga mengakibatkan kerusakan besar terhadap peralatan dan perpipaan, dan
menyebabkan pelepasan material mudah terbakar lainnya sehingga memperbesar kebakaran. Lebih
dari dua ton klorin juga terlepas dari penyimpanannya sebagai akibat kebakaran.
Tahukah Anda?
• Sangat mudah untuk melupakan peralatan dan perpipaan
yang tidak digunakan terutama apabila sudah tidak
beroperasi selama bertahun-tahun. Peralatan ini mungkin
tidak diinspeksi dan dilupakan dalam prosedur operasi
seperti dalam hal pengosongan kondensat pada titik-titik
terendah atau program perlindungan pembekuan.
• Katup mungkin saja bocor dan tidak dapat digunakan
untuk isolasi positif pada perpipaan dan peralatan.
• Air, tidak seperti material lainnya, berekspansi ketika
membeku. Jika air terisolasi dalam suatu bagian tertutup
dari suatu peralatan, es yang terbentuk karena pembekuan
dapat menyebabkan tekanan yang besar dan mampu
meretakkan pipa dan peralatan.
• Koneksi percabangan pada suatu perpipaan proses
dengan aliran yang sedikit ataupun tidak ada aliran dapat
menyebabkan bahaya akibat akumulasi air pada titik-titik
yang rendah.
Apa yang dapat Anda lakukan?
• Pastikan seluruh modifikasi proses, termasuk
penghilangan peralatan atau perpipaan dari suatu servis,
telah melalui tinjauan manajemen perubahan.
• Pastikan bahwa seluruh peralatan dalam pabrik yang tidak
digunakan secara rutin secara fisik tidak terhubung dengan
peralatan dan perpipaan yang aktif, atau terisolasi secara
positif menggunakan lempeng terselip atau sistem isolasi
lain yang dapat diandalkan.
• Perhitungkan potensi-potensi bahaya akibat akumulasi
material di dalam percabangan-percabangan pipa yang tidak
digunakan secara rutin atau yang memiliki laju alir rendah.
• Bersiaplah untuk cuaca yang beku di musim dingin.
Pastikan seluruh prosedur pabrik untuk musim dingin telah
diikuti untuk mencegah pembekuan peralatan kritis.
Anggota PSID gunakan Pencarian Gratis (Free Search) untuk
kata "Isolated."
Apakah perpipaan dan peralatan yang tidak digunakan telah diputushubungkan atau diisolasi positif?
AIChE © 2008. Hak cipta dilindungi oleh Undang-Undang. Reproduksi untuk kepentingan non-komersial atau untuk maksud-maksud pendidikan
dipersilakan namun reproduksi untuk kepentingan bisnis diluar CCPS dilarang. Kontak ke [email protected] or 212-591-7319
Beacon biasanya tersedia dalam Bahasa Afrika,
Afrika, Arab, Cina,
Cina, Denmark, Belanda,
Belanda, Inggris,
Inggris, Perancis,
Perancis, Jerman,
Jerman, Gujarat, Yahudi,
Yahudi, India, Hungaria,
Hungaria,
Indonesia, Itali,
Itali, Jepang,
Jepang, Korea, Malaysia, Marathi, Persia, Portugis,
Portugis, Rusia,
Rusia, Spanyol,
Spanyol, Swedia,
Swedia, Tamil, Thailand, Turki dan Vietnam.
Alih bahasa oleh IIPS (Indonesia Institute for Process and Safety): Alvin Alfiyansyah.,
Alfiyansyah., Darmawan A.M., Vidya K., Wahyu H.)
Fly UP