...

pdf - AMIK JTC

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

pdf - AMIK JTC
ANALTSA pEilcARUH FREE CASH FLOW rfrSrDER OW0ERSHT2,
DEBT TO EQUITY RATIO DAfl CROWTH WTENTTAL
TERHADAP DIWDEND PAYOW RATXO
PADA PERUSAHAAT{ PUBLIK DI I]IDONESIA
Oleh : Andi t(artika
Sbff Pengajar STIE Stikubank Semarang
ABSTRil(sI
ini beftujuan untuk membuKikan apakah Free Cash Flow, Insider Orvnership, Debt to
Equtty Ratio, dan Grcur Potential perusahaan dan mempunyai dampak terhadap Deviden yang
dibayarkan kepada pemegan!, sahary yang pada akhirnya mempengaruhi Devidend Payout Ratio
pada perusahaan yang bersangkutan.
Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan tehnik proposive sampling dan ditetapkan
sebanyak t0 perusahaan yang listingnon perbankan di Bursa Efek Jakarta, dengan metode pooling
data sehingga jumlah sample sebanyak 30.
Hasil pereliUan ini menunjul*an bahwa Free Cash Flovrr, Insider Ornership, dan Grow potential
tidak berpengaruh terhadap Devidend Payout Ratio sedangkan Debt to Equrty Ratio berpengaruh
signifikan dan negaWe terhadap Devidend Payout Rato dengan tingkat signifikansi 5 o/o.
Penelitian
Kata Kunci :
fre
Qsh How, Insrder
Wrin
&bt
to Eguity Ratiq Grow Potentia, Dew'dend
Payout Ratio
A
PEilDAHULUAil
Pada era gtobalisasi saat initelah rnengakibartkan semakin meningkatnya minat masyarakat
unfuk melakukan investasi dalam benfuk sham, oblignsi dan surat berharga lainya. Tujuan
utamanla adalah untuk metEhasilkan tdum yarE lebih tinggi dibandinglon dengan investasi
dalam bentuk deposito. Namun demikian tentunya dengan return yang lebih tinggi akan
mendatangkan resiko yang lebih tinggi.
Dalam invesh$ saham, pemegang saham berharap mendapatkan dMden sebagai
Pendapahn dari saham yang dimilikinya, serta pendapatan lainya dapat berupa capibt gain yang
dihasilkan melalui selisih antara harga beli saham dengan harga Jual saham. Pada umumnya,
inveSor mempunyai tujuan untuk meningkatlon kesejahteraan melalui dMden ataupun apibt
gain, @i pemegang saham yang tidak menyukai risiko akan cenderung nenyuloi merdapatkan
deviden daripada capibl gain.
Manajemen sering rnengalami kesulihn untuk memutuskan apakah akan membagikan laba
kepada pemegang saham dalam bentuk devlden ahu menahan laba untuk diinvestasikan kembali
[email protected] proyek-proyek yang rnenguntungkan guna meningkatkan pftumbuhan perumhaan dan
mempertahankan kelangsungan hidupnya di kemldian hari.
Selain untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan, ada motivasi lain yang mendasari
perusahaan untuk tidak membagikan dMden, yaitu kepemitikan manajemen atau insider
ownership. Dengan adanya kepemilikan trnnajenlen dalam suafu perusahan, maka manajemen
akan lebih cenderung untuk meningkatkan keejahteraanya sendiri daripada membagikan dividen.
Selain masalah insider owlership )ang mempengaruhi kebijakan dividen, terdapat juga
berbagai hal yang mempengaruhi kebijakan dividen, antara lain: telsedianla kas, peraturan yang
berlaku, posisi likuiditas perusahaan, kebutuhan pelunasan hutang, tingkat ekspansi perusahaan
dan lainya.
Dari faktor-faKor tersebut, ada yang mempengaruhi pembayaran divtden yang lebih tinggi
dan ada yang sebaliknya,. Oleh karena itu peneliEan terhadap faKor-faKor yang mempengaruhi
divided payout ratio perrtirry bagi investor sebagai faKor pertimbanganya sebelum melakukan
investasi pada perusahaan yang bersangkutan.
Dalam penelitian ini ingin membukfikan apakah fre cash flow, insider ownerchip, debt to
quiU ntio dan growth potentialprduk perusahaan pada suatu perlode akan mempunyai dampak
l
l
terhadap jumlah dividen yang dibayarkan
mempengaruhi dividend
pyout ntiopda
[email protected]
pemegang saham. Yang pada akhimya
periode yang bersangkutan.
Fenelifian ini merupalon replikasi dari penetiUan yang dilakukan oleh Hatta pada tahun
2002 lrarg meneliti tentang faktor-fakbr )ang mempengaruhi kebijalon divtden pada perusahaan
manulaktur yang li#ing di Bursa Efrk lalorta sejak tahun 1993 sampai 1999. perbedaah penetiti.an
ini dengan penelitian sebelumnya tedapat pada variabel yang diuraikan, dimana penutis
ternotirasi untuk menambahkan 2 variabel independen yaitu rariabel Mtr b Equity Ratio daa
Gtuwtr PotentiaL Pertedaan kedua terletak pada sampel yang digunakan, penelitian ini tidak
merggunakan perusahaan manufaktur sehgal sampel, melainkan semua perusahaan yang
tedaftar di Burca Efek Jalorta Non Perbanlon dari tahun 2002 sampaa ZAO4.
Fenulis termoUvasi untuk menambahkan variabel Detr
Equtty Ratio dan @oyvtt
Wential karena penelitian png dilakukan oleh Wrjolukito et al.(2003) menunjukan bahwa
variabel Debt to EqurU Ratio berqngaruh negatif terhadap Dl,idend Papat Ratio dangan
menambah variabel Grovvtt Pobntial sebagai var{abel lndependen berasal dari penelitian
tt ryl
b
perusahaan perbankan.
B. TIII'AUAIT
PUSTAKA DAI{ PE]TGEMBAilGATI HIPOTESIS
1.
Tinjamn Prctaka
Hae (2002) rcng menganalisis tentary faktor-faktor yang mempengaruhi
deviden pda perusahaan manufakh.rryang liditEdi Bursa EfekJakarta.
kebiJakan
pM
Pengujian hipotesis dengan menggunakan model
tinre #ri6 crass @cot?ds, analisis
dilakukan tefiadap 146 perusahaan manufaktur yarE terdaftar di Bursa Efek Jalorta periode 1993
--1999. Hasil penelitian menunjukkan bahua fie cash flcrvhdak beryengaruh signifikan terhadap
Mend pyout nsio
$i Sudari (2002) faryg menganalisis
tentang faKor-faldor yang mempengaruh, diuldend
ry)Put nsio pada industri perbankan yarg listd di Bursa Efek Jakarta. Alat analisis png
dBunakan adalah penguji time sries crw ffiiond & uji asumsi klasik nasil peneiiUan
menunjuld<an bahwa variabel &bt to &uity Rafu temebut tidak nemiliki pengaruh yang
sBnifikan Erhadap Diuidend Payout Ratiogh penrsahaan perbankan di Indonesia.
Handoko (2000) yarg menganalisis tenbng pengaruh agensi cost terhadap kebijakan
dMden perusahaan-penrahaan go public di bursa efek. Ha$! analisis yang digunaXan adahn
penguiian analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rhsriCer wrnet*tip
manunjutdon hubungan yang negatif terhadap Dlvidend PaWt Ratio &n kehadiran rh#r
mnercbip di dalam perusahaan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Divi*N
hWut AAtn
L
Kerangka TeoriUs
Manajemen sering ncngdami kesulitan unkrk memufuskan apakah alon membagilon laba
kepada pemegang saham dalam bentuk dMden atau menahan laba untuk diinvestasikan kembali
kepada prcyek-proyek yang mengunfungkan guna meningkatkan peftumbuhan perusahaan dan
mempelhhankan kelangsungan hidupnp di kemudian hari.
Selain untuk meninglotkan pertumbuhan perusahaan, ada mouvasi lain yang mendasari
psusahaan untuk tidak membagikan dMden, pitu kepemilikan manajemen iAu insi&r
rye6hip. Dengan adanp kepemilikan manalbnren dalam suatu prusahaan, maka manajemen
akan lebih cenderung untuk meningkatlon kejahteraannya sendiri daripada membigikan
dMden.
Selain masalah insi&r owne'rchip lrang mempengaruhi kebijakan dividen, terdapat juga
berbagai hal yang mempengaruhi kebflakan dividen, antara lain z fre ash flow) deft b
atio, gronftt ptential produk perusahaan pada suatu periode png akan berdampak terndOai
iqf]ln dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham. Yang pada akhirnya mempengaruhi
qry
dlvidend pyout ratiopada periode png bersangkutan.
Dari faktor-faKor tersebut, ada yang mempengaruhi pembayaran dividen yang lebih tinggi
dan ada png sebaliknya, oleh karena itu penelifnn terhadap ftktor-faktor yang mempengaruhi
L
INFOKAM Nomor ll / Th. ll / $eotember / 06
dividend payout
ntio
penhng bagi investor sebagai
fakbr pertimbangan sebelum
melakukan
investasi pada perusahaan yang bersangkutan.
3.
Hipoteeis
Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka dirumuskan hipotesis altematif sebagai berikut
Fre Gsh Flowfurprgaruh signifikan terhadap Diuidend payout Ratio.
Insider Ownerchip berpengaruh signiftkan terhadap Diuidend payout Ratio.
Haz
Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap Diuidend payout Ratio
HEr
Ha+
Gro*vth Potential berpengaruh $gniftkan terhadap Diuidend payout Raffo.
I
Har
Free cash Flow, Debt tu
Hits
quW
Ratia, Insrder ownership dan Growth potentbl
secara bersamaan berpengaruh $gnifilon terhadap Dividend Payout Ratio.
C,
METODOLOGIPEI{EIITIAil
1.
Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi adalah jumlah keseluruhan dari unit analisa lang ciri-cirinya akan diduga (Masri
Singarimbun, L995:L52). Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah perusahaan
perusahaan yang listing di Bursa Efek lakarta pada periode 2002 - 20A4.
Pengambilan sampel dilakukan dengan pendekatan pupsive ampling yaitu suatu
rnetode pengambilan sampel non probabilitas yang mengambil obyek penelitian (perusahaan)
dengan kriteria-kriteria teftentu, dimana dapat dilthat pengambilan sampel sebagai berikut (tabel
4.1):
-
Tabel4.1.
Penggolongan Perusahaan yang listing di BEJ
Periode tahun 2002 - 2W4
ilo.
Iumlah
Keterangan
Perusahaan listing non perbankan yang terdapat
di
Bursa
Perusahaan
323
Efek Jakarta (BEI) yang melaporkan laporan keuangan yang
lengkap dan dipublikasikan pada Infunesian
Dirutont
1
Gpibl Market
Perusahaan listing non perbankan yang tidak memiliki
2
(306)
insider ownershio
SubSamnel
Perusahaan lis'ting non perbankan yang tidak memiliki
2
Dividen Payout Ratio (DPR)
Slsa (Samoel Penelitian)
Sumber: Data rekun&ryang diolah
17
{7)
10
Dari tabel 4.L di atas diperoleh sampel penelitian dengan kiteria-kiteria yang telah
ditentukan diperoleh sebanyak 10 perusahaanyatq listing non perbankan di Bursa Efek:ikarta,
dengan metode pooling data (tahun 2002 - ZAM), sehingga jumlah sampel (n) = 30.
2.
Definisi Operasional dan Pengukunn Yariabel
a). Fre Gsh Flow
Fre Cash Flowini mempurryai hubungan yang positif tefiadap diuidend payout
ratiodengan anggapan bahwa semakin banyak fre cash flowyarry dimiliki perusahaan
maka dividen yarg dibayarkan juga alon semakin besar. Slola pengukuran yang
digunakan adalah skala rasio. Skala rasio merupakan skala pengukuran yang
menunjukan kategori, peringkat, jarak dan perbandingan contruct yarg diukur
(Indriantoro dan Supomo, 2002:101). Menurut Handoko, (2002). Rumus Free Cash Ftow
Variabel
adalah sebagai berikut:
I
E
Laba Setelah Pajak
FCF
=
-
dividen + beban penyusutan
ToealAKiw
b). Insifur
Ownership
Ircider Ownedfip adalah percentas saham yang dimiliki oleh manaJer dan direksi pada
perusahaan I pada periode t untuk mr!$.nqmasing perir:de pengamitan (Hamidi,
2003).
Sftala pengukuran yang digunakan adalah skala rasi6,
Dengan rumus:
a*cg{RSr
IO=
TOISHRST
Dimana:
D&Cir
=
TOISHR$I =
Saham yamg dimiliki oleh manaJer dan
t
perusahaan I @a waktru
Tohljumlah saham png dikeluarkan.
direki pada
c). tubtbftutiyRab'o
Debt to equtty ntio
m*ur,a,kern kemampuan perusahaan dalam menyelesaikan
kewajiban-kewaji$nya GrEan menggunakan modai sendiri (Sudarsl 2002). Suatu rasio
yang bertcitan rlengan hsng yang beredar terhadap ikuitas -pemelang saham,
digunakan sebagai ukuran tevenge keuangan. Dan ska6 pengukuran yaig jigunara;
adalah skala rasio.
Dengan rumus:
Total
DEBTTO EQUITY
MTIO =
debt
Tobl Equity
d). Qroydt Potential
Gtaryil| Potential adalah potensi peilumbuhan perusahaan yang diukur dengan rasio
selish total assefr'rylg tahun t dengan to&al aslspada tahuh t-i terrraoapioLl asrer
pada t-l (Sudarsi, zWZ). Slola pengukuran yang digunakan
adalah skala rasio.
Dergan rumus:
Qp
=
Tit-Ht-t
TAt-t
Dimana :
GP =
TAt =
TA t-l =
e),
Growth potential
TotalAsse$tahun
Total Assets
tahun
t
t-l
Diuidend Payout Ratio.
Divided Payout Ratio adalah pengukuran persentase laba yang diperoleh dan
dibayarkan perusahaan sebagai dhriden
lepada pemegang saham ftveygandt et al,
2(fua:799). skata pengukuran yang digunakan adalitr skaJa rasio.
Dengan rumus:
Cash Oividend
Diuidend Hyout Ratio =
Nd Incorne
t
INFOKAM Nomor ll / Th. ll I September / 06
D. AilALISIS
1. StatBtik
DATA DAil PEMBAHASATI
Deskriptif
Penelitian dilakukan dari periode 2OA2 - 2004 pada perusahaan yang lisfr'ng di Bursa Eftk
Jakarta yang melaporkan laporan keuangannya di Bursa EfekJakarta dengan metode pooling dah.
Sampel penelitian sebanyak 10 perusahaan fang listing non perbankan di Bursa Efek
lakarta, dengan metode pooling data (tahun 2AA2 - 2AA4), sehingga jumlah sampel (n) = 30,
dimana nretode yang digunakan adalah putryive ampling laitu suatu metode perryambilan
sampel non probabilitas yang mengambil obyek penelitian (perusahaan) dengan kriteria-kiteria
Ertentu
Statistik deskriptif akan mengemukakan cara-cara penyajian data hasil penelitian.
hnjelasan data disertai derEan nilai minimum, nilai maksimum, mean, varians dan standar
deviasi. Berikut ini statistik deskriptif data penelitian png terdiri dari variabel
Tahl4.2.
Statistik Deskriptif Datadata Penelitian
Periode
- Juni 2004
Variabel
N
?ee Cashflorry
Minimum
Maksimum
Mean
-0.11
o,40
0.01
25.78
0.1928
6.1757
0.9147
0.1923
31.0873
30
lnsider Ownership
30
30
)ebt Eouitv Ratio
3rowth Potential
30
)ividen Pavout Ratio
30
Sumber : Dab sekunder yang
0.15
2.LO
-0.21
4.97
6.22
diolah
67.36
Standard
Deviasi
0.1253
8.1599
0.6282
0.2625
L4.562L
4.2 di atas didapatkan nilai rata-rata pada free cashtTow sebesar
Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata sisa kas setelah digunakan untuk berbagai
keprluan proyek yang telah direncanakan prusahaan, seperti pelunasan hutang, melakukan
investasi, dan lainnya pada perusahaan listing non pefiankan yang diteliU periode 2007 - zAM
Berdasarkan tabel
A,L928a/o.
sebesar A,L928a/ai nilai terendah sebesar -Allo/o dan nilai teftinggi sebesar 0,40a1a.
Nilai rata-rata pada rata-rata pada insider ownerchip sebesar 6,t757o/o. Hal ini
menunjuldon bahwa rata-rab pemegang saham dari pihak manajemen (direKur dan komisaris)
),iang secam aKif ikut dalam pengambilan keputusan perusahaan listing non perbankan tahun 2002
- ZA04 sebesar 6,17570/o; nilai terendah sebesar O,OLo/o dan nilai tertinggi sebesar 25,78o/o.
Nilai rata-rah pada debt to equtty ntio [DER) sebesar 0,9147o/o. Hal ini menunjuklon
bahwa rab-rata kebijakan hutang perumhaan pada perusahaan listing non perbankan yang diteliti
periode 2AAZ - 2004 sebesar 0,9147a/o; nilai terendah sebesar 0,L5o/o dan nilai tertinggi sebesar
7,10o/o.
Nilai rata-rah pada grouvtft potential *besar 0,1923o/o. Hal ini menunjukkan bahwa ratarata rasio potensi pertumbuhan perusahaan pada perusahaan h'sting non perbankan yang diteliti
periode 2W2 - 2004 sebesar 0,L923o/o; nilai terendah sebesar -0,27o/a dan nilai tertinggi sebesar
0,97o/o.
Dan nilai rata-rata pada deviden Wyout ratio sebesar 37,A873o/o. Hal ini menunjukkan
bahwa rah-rata rasio pembayaran deviden yang digunakan untuk menggambarkan kebijakan
dwident pda perusahaan listing non perhnlen yang diteliti periode 2AA2 - 2404 sebesar
31-,0873a/o; nilai terendah sebesar 6,220/o dan nilai tertinggi sebesar 67,360/o.
2,
Pengujian Normalitas Data
- Pengujian distribusi data bertujuan untuk pengujian suatu data penelitian apakah dalam
model statistik, variabel terikat dan variabel bebas berdistribusi normal atau berdistribusi tidak
normal. Distribusi data normal menggunakan statistik parametrik sebagai alat pengujian.
Sdangkan distribusi tidak normal digunakan un&k analisis pengujian statistik non parametrik.
Unfuk mengetahui disribusi data suatu penelitian, salah satu alat yang digunakan adalah
menggunakan uji Kolmogorov Smimov
INFOKAM Nomor tl / Th. ll / September / 06
Berdasarkan pengujian dengan menggunakan
yang dapat dilihat pada tabel 4.3 sebagai berikut:
uji kolmogorov smimov diperoleh output
Tabel4.3.
Data Penelitian
N
Variabel
he Cashflor (K)
lnsider Orunershio fi,)
)effi Eouitv Ratio (X")
3ruflm Pobntial()L)
)ivilen Payout Ratio fi')
Sumfur : Dab *kunds
z btut
Z{Glmogorw
Sminpv
Ket.
o=5%o
30
0.511
30
L_74
30
0.882
30
4.952
30
0.502
yang diolah
1.96
Normal
Normal
Normal
Normal
Normal
1.96
1.96
1.96
1.96
Berdasarkan tabel 4.3 di atas bahwa distuiblsi data penelifnn pada mriabel bebas (trae
Cahflow, Insider Ownerchip Debt Eguity Mio, Growfrt tubntiat sr-lrta Dfyiden Parrytt Rffio)
rnemiliki arEka Z hitung (Kolmogorw Smirnov) < L,% sehingga termasuk data yang UemistriUu$
nonnal dan layak diujilon ke pengujian parameEik (regr€si linier).
3, Pengujian Asumsi Klaeik
Uji Heterockedastisitas
Cara untuk mendeteksinla adalah dengan mra melihat grafik wtter plot anbra nilal,
fediksi variabel terikat (Z-PRED) dengan residualnya (SRESID). Deteksi ada tidakqn
lkfiercskedasti$tas dapat dilakukan dengan nelihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik
sderplot antar SRESID dan ZPRED dimana sumbu Y adalah Y yang telah diprediksi dan sumbu X
adalah residual (Y pred - Y soungguhnp) lrarE hlah disfirdentized, yang dihrnjukan pada gambar
4.1 berikut:
@mbar4.1.
Ha$l Uii Heteroskdastistias dengan Graflk Scater Plot
Scatterplot
Dependent Variable: Deviden Payout Ratio
3
6^
poa1
a
o
d.
1
OO
E'
o
El
N
Eo
o
o
!ta
(n
c
€
Eo
E
o
Eoo
-1
oa
E
Et
s
og
o
oo?.,
.9
ot
o-,
E
CD
ff-o
't.0
1.5
Regression StaruMized Predided Value
Dari ha$l output asumsi heteroskedastisitas dengan grafik scatter plot terlihat bahwa titikmerryebar di atas dan dibawah angka nol pada sumbu Y, maka Udak terjadi
heteroskedastisitas. mengindikasikan bahwa ttdak terdapat gangguan heteroskedastisitas.
titik
4.
Uji Multikolinearitae
Untuk mendeteksi
da
tidaknya multikolirrearitas antar rariable irdependent digunakan
pda table 4.4 berikut :
variance inflaUon factor (VIF). Hasil pengujian multikoleniaritas ditunjukan
L
INFOI(AM Nomor ll / Th. ll / September I 06
Tahl4.4.
Hasil Uji Multikolinieritas
GoefficienG
Unstandardized
Coefficients
Model
'r
a.
B
Standardized
Coefficients
Std- Enor
(uonstant)
46.076
5.900
Free Cashflow
a.M
22.409
InsiderOwnerst
Debt Equity Rat
-.310
-10.428
Growth Potentia
-9,896
)ollinearitv Statistics
t
Beta
Iolerance
Sio.
VIF
7.810
.000
-.073
-.378
.709
_732
1.366
.361
-.174
-.859
.398
.6&4
1.505
4.011
9.559
-"454
-2.600
-1.035
.015
.909
.310
.916
1.100
1.492
-_178
Dependent Variable: Deviden Payout Ratio
Berdasarkan table 4.4 menunjukan bahwa sernua variabel penelitian laitu < 5, maka datadata penelitian d'rgolongkan tidak terdapat gangguan multikolinearftas dalam model regresinya.
5. Uii Autokorelasi
png
Penyimpangan auto korelasi dalam penelitian ini diuji dengan Durbin WaMn
hasilnya ditunjukan pada table 4.5
berikut:
Tabel4.5.
( DW-tefi ),
HasilUji Autokorelasi
tUlodel Summa4P
Adjusted
Model
1
R
_5ffi4
R Souare
.320
R Souare
.211
Std. Enor of
the Estimate
12.93371
Durbin-W
atson
1.853
a- Predictors: (Constant), Growfrr Potential, Debt Equity Ratio, Free
Cashfl ow, lnsider OYvnership
b. DependentVariable: Deviden Payout Ratio
te*(durbin Watson fesd sebesar 1,853 (du = L,739;
Hal ini berarti model regresi di ahs tidak terdapat masalah autokolerasi, karena
Pada peneliUan didapatlon hasil Dw
*du = 2,261).
angka dw test bercda diantara du tabel dan (,Fdu tabel), oleh karena itu rnodel regresi ini
dinyatakan layak untuk dipakai.
6,
Pengujian Hipotesis
Berdasarkan hasil perhitungan regresi menunjukkan bahwa
hanya uariable Debt EquA
Ratia sxara signifikan terbukti berpengaruh tefiadap Deviden Payout Ratio brlgi perusahaan
puHk di BEl, sedangkan tiga variable independent lainnya terbuKi tidak signifikan. Secara rinci
hasil pengujian hipotesis ditunjukan pada tabel4.6 berikut :
INFOI(AM Nomor lt I Th. lt t$eetember/
06
[
Tabel4.5.
Hasil Pengujian Hipottris
Goefficien&
Unstiandardized
Coefficients
Model
itd. Enor
B
Coefficients
;ollinearitu Statistic
t
Beta
VIF
Siq.
.000
olerancr
.709
.398
732
1.366
-.859
664
1.505
-.4ffi
-2.600
.015
909
1.100
-.178
-1.035
.310
916
1.092
(constant)
46.076
5. 900
Free Cashflonr
lnsider Ownen
4.M
22.409
-.310
.361
-.073
-.174
Debt Equity Re -10.4213
Groudtr Potenti -9.896
4.011
9.559
7-810
-374
a.Deperdent Variable: Deviden Payout Ralio
berikut
Berdasarkan hasil yang dihrnjukkan pada table 4.6 maka persElmaan regresinya sebagai
:
Y=
46,076
-
8,494 xr - 0,310 xz- lA,4Zg xg - 9,g96 )k
Kemampuan prediksi dari keempat variabel &rsebut terhadap Deviden
sebesar Zl,l0o/o sebag_aimana dihrnjukkan besamya AdJusted R' sebesar
sisarrya dijelaskan oleh faktor-faktor lain sebin variabel yang diteliu di atas.
hrcut
Ratio adalah
O,ittt.
Sedanglon
7.
Pembahasan
_ Hasil perhitungan diperoleh bahwa Udak da pengaruh png signifikan antara Fnse
Gdrflow (X1) terhadap Divi&n Hyout qafio tY, secaftr parsial. riOa[ aOlnya pengaruh yang
l9nifikan ini mengindilo$kan bahwa faKor Fre Gsttflow dalam perrelitiah i''ni uoaf< oapai
digunakan untuk menjelaskan dan memprdiksi terhadap faktor Diviibnd paput Rafic. Hal ini
dduga karcna perusahaan cenderupg menahan fre Casi flowuntuk hlbhan dalam menghadapi
kri:$s. yang menggulrcang perekonomian Indonesia pada saat ini. Tinggirrya posisi kal pada
perElitian ini tidak berdampak pada peninglotan pembagian keuntungan ylng Aicapai perusahaan,
sefiingga tidak mempengaruhi naik turunnya Ofviden Wout Ratio. Hisil Ini rcnsisten dengan
perrelitian yang dilakukan olefr Hatta (2002) dirnana diperoleh hasil bahwa rre
Ashflow Alak
bepengaruh terhadap DPR Akan tetapi penelitian ini tidak mendukung hasil penelitian yang
daladcan oleh lesica Handoko Qoa4 dimana
Cashflow nerpengirurr sigriinran temioai
_
tu
DPR..
Insider @uneqltip (XJ tidak berpengaruh yang slgnifikan terhadap Diuiden paput Ratb
secara parsial. Tidak adanya pengaruh yarq signiRkan ini menginciikasikan bahwa fakor
Ouunerchipdalam penelitian ini Udak dapat digunakan untuk meiielaskan dan memprediksi
Diuiden Payout Ra&b. Besamya kepemililcan saham oteh piha[ manajemen perusahaan
Ef?gup
(Ittsider @unenhip) tidak mempengaruhi pembagian saham atas keunu.rngan yang dicapai
perusahaan. Hal ini disebabkan lorena meningkahy,a kepmilikan oleh ma-nalemen
linsiAlrl
mengakibatkan fluKuasi biaya agen selalu berubah sepanjang manajer tersebulmengnirapfari
l...iqhteraan yang lebih pada kepuhrsann}ra. Hasil 1ni konsist6n dengan penetitian iang
dilakukan oleh Aruna Wirjolukito, Herman Yanto dan Sandy (2003) bahwa triiAer'Aunersni/i,gi
berpengaruh negatif dan signiftkan terhadap Dividen payoit itatio.
Debt Egurty tutio (ft| berpengaruh $gnifikan terhadap Dividen payout Ratio (y) secaftt
pengaruh yang signifikan dan negatif ini mengindikasikan innwa faktor Debt
Adanya
ryrsial.
penelitian_ini qapa! digunakan untuk menjelaskan dan memprcdiksi terhadap
Ratio
dalam
lqotty
frktq Diffien Payout Ratia. *makin besar rasio hutang (tubt to Eguity Ratio) perusahaan akan
semakin menurunkan penerimaan dMden tDividen Paiout RatO. Dbn sebafikffi, semakin kecit
rasio hutang (@bt to Equity Ratio\ perusahaan don semakin meningka*an penerimaan dividen
$
{*
.
L
b
INFOI(AM Nomor ll / Th. ll I Eeetember / 0G
(Dividen Payout Ratio). Hal
ini
menunjukkan bahwa perusahaan
di
I
Indonesia, khususnya
perusahaan yang menjadi sampel penelitian bahwa rasio hutang (Debt to Equity Ratio) perusahaan
merniliki dampak sistematis yang negatif terhadap keb'fakan diMden. Hasil ini konsisten dengan
pmeliUan yang dilakukan oleh Aruna Wirjolukito, Herman Yanto dan Sandy (2003) bahwa rasio
leverage (DER) berpengaruh signifikan & befiubungan negatif terhadap DpR.
Gtouvttr Potuntial S$ tidak berpengaruh yang signlfikan terhadap DMden Payout Ratio {Y)
s€can parsial. Tidak adanya pengaruh yang signifikan ini mengindikasikan bahwa faktor Groyvflr
Mettialdalam peneliUan ini tidak dapat digunakan untuk menjelaskan dan memprediksi terhadap
faktor Diuiden Payout Ratio. Hasil ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan yang terjadl
pada periode penelitian ini tidak mampu meningkatkan kebijakan pembagian dividen (DPR)
perusahaan. Hasil penelitian ini tidak meMukung hipotesis yang telah ditetapkan bahwa potensi
peftrmbuhan {growtlt potentfall berpengaruh negatif terhadap diuiden paywt ntro. Tehpi secara
teori hufungan antara potensi pertumbuhan dengan dividen payout ntio dapat diterima. Apabila
potensi pe*umbuhan pensahaan makin meningkat maka kemampuan perusahaan unfuk
mernbayar dividen kepada pemegang saham makin terbatas sehingga rasio pembayaran
divldennya semakin rendah. Hasil ini konsisfien dengan penelitian yang dilakukan oleh Sri Sudarsi
(2002) bahwa Growtr Potentialrtdak berpengaruh signifikan terhadap Dividen Payout Ratio.
E.
KESIMPUIAT{ KETERBATASAIT DATI SARATI
1. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah diurail<an sebelumnya maka dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut :
a). llasil pengujian hipotesis secara partial nnnunjuklkan bahwa variabel
Fre
Cashflow,
Insider Ownership,n Growth Potential lidak ada pengaruh yang terhadap Diuiden Payout
Ratio. Trdak adanp pengaruh yang signifikan ini mengindikasikan bahwa faktor Fee
Cashflow,Iinsider Ownerchip dalam penelitian ini tidak dapat digunakan untuk menjelaslon
dan memprediksi terhadap faKor Dividen Payout Ratio. ffiangkan variabel Debt Equity
Ratioberpengaruh signifikan dan negatif tefiadap Diuiden Payout Ratio. Adanya pengaruh
yang signifikan dan negatif ini mengindikasikan bahwa faktor Debt Equity Ratio dalam
penelitian ini dapat digunakan unhrk rnenjelaskan dan memptdiksi terhadap faktor
Dividen Payout Ratio. *makin besar msio hutang (Debt Equity Ratio) prusrrhaan akan
semakin menurunkan penerimaan dMden (Dividen Payout Rabb). Dan sebaliknya, semakin
kecil rasio hutang (Debt EgurU Ratio) perusahaan akan semakin meningkatkan
penerimaan dividen (Diuiden Payout tutio).
b). Hasil pengujian secara bersama-sama menunjukkan bahwa Fre Gshflow; Indider
Ownerchip, Debt Equity Ratio, dan wriabel Grovydr Potential berpengaruh signifikan dan
positif terhadap Dividen Payout Ratio pacr. perusahaan yang listing non perbankan di
Bursa EfekJakarta.
c). Nilai koefisien determinasi (AdjusH R2) sebesar 0,2111atau 2L.10 o/o, hal ini berarti
Dividen Payout Ratio dapat dijelaskan oleh variable Free Cashflow Insider Ownerchip,
fubt Equity Ratiq Growth Potentral sebsar ZL,LAo/o sedangkan simnya dijelaskan oleh
falCor-faktor lain selain variabelyang diteliti diatas.
Keterbatasan
Dalam penelitian initerdapat beberapa keterbatasan, antara lain
:
a). Sampel penelitian tidak dapat mewakili masing-masing jenis industri secara proposional,
sehingga tidak dapat digeneralisir untuk seKor-seKor lain pada perusahaan yang terdaftar
diBEI.
b). Periode penelitian yang digunalon yaitu tiga tahun (periode tahun 2002 - 2004) masih
dirasa terlalu singkat dibandingkan dengan penelitian lainnya.
c). Variabel faktor-faktor yang mempengnruhi Dividen Payout Ratio
dihrrtelsi pada variabel
Free Cashflow; Indider Ownerchig, &bt Equity Ratiq, dan variabel Growth Potential dan
masih banyak variabel lainnya yang belum digunakan yang diduga mempunyai pengaruh
E
terhadap variabel dependen. Misalnya : frrm Size, net organtbtionat capibt,
dan refitm
iHg/t
3.
ut
Saran
Dengan mempertimbangkan [email protected] penelitian yang
sekarang,
dharaplon penelitian yang akan datang melakuton haFhal sebagai'berikue
Pl' SPN yang diteliti sebaiknya metaaryr masing-masing jeniJ industri secara proposional.
b). Faktor-ftktor.yang rnempengaruhi DiviM pawuthbuo trcnaak dipd;; karena ada
faktor-faKor_lain yang juga mempergaruhi Diuident Payout aauo, x$erti pada penelitian
Suhartono Q$Aq menggunakan Net organizational Capibt, pada
deneliiian vtigotutcito
etal.,(2003) menggunakan Firm 9ize, dan pada peneliu'an Suiarsi
izOOz) menggunakan
Cash Pofrtiondan Return on AssB.
DAFTAR PUSTAKA
GhozalL rmam, Aptiksi Arnlisis Muttivariate Dengan Prognm J;qSS Badan penerbit
Universibs
Diponegoro, Semarang 2005.
Gitsnan
u.
Principtes of Manageriat frnarce,10i, ed. Addison, wesley series,2003.
Hamidi, ttlasyhuri : lurnat "Internat hsh Flows, Insider ownership, Invesfirent Oppr&nity,
dan
@pibl *penditure. Sugtu Pgngu.Jial teriradap Hipotesis iucfing order Ain uanageriat",
Jurnal Ekonomi dan gisnis Indonesia, Vol 1& no. 3,2003, Z7t_2gi.
Handoko, Iesica : Jurnal "Pengaruh Agency CosB terfiadap Kebiiatcan Diwden peruslmanPerushaan Go Public di Burx Efek Jalcard', Jumal widfa tvtanalemen dan Akuntansi Vol.
2 no.3, Desember 2A02, pp 1g0-190.
Hatta, Atilta fauhari : Jumal "Fakbr-falcbr_Yang Mempngaruhi Keb[j,akan Deviden
: Inv&igasi
Pengaruh Tori Sbkeholdef , Jurnat Akunbnsi dan Auditinj Indon*ia, Vol. 6 no.
2.
Desember 2002.
Himpunan Pea&,tnn Paar MNal, cetakan kedua. penerbit sinar Grafika, Mei,
2003.
Hnsnan, Suad, DasrdasrTeori tuftofotio danAnatisis&kuribs,edi* keuga, penerbit
Upp AMp
YKNPN, Yogyalofta, 1998.
Indrianto, flur dan Supomo Bambang Mddologi
Penelitian Bisnis Unfuk Akunbnsi dan
Manajemen, Balai penerbit FakulEs Ekonomi, yogql<arta, ZOAZ.
Keown, Artlrur I, Jghn. D-. ttlartiL J.,William Petty, and David F. Scott
of Finance,3d'ed. prentice Hall Intemational, inc,
l'lahadwartha, Putu Anom
Ir,
2000, fuundafrbn
:
"Ptdiffibitig Power of Diuiden policy and Levenge poliry to
Managerial Ownerchip : An Agerny Theory Perspectivd', Jurnal Ekonomi
dan Bisnis
Indonesia, Vo. 1g no. 3, 2003, Zgg-Zgl.
Reilly' F.K and Brown K;C, Investment Analysis Poftafotio ltanagemenfi, 76
l-earning South Western, 2003.
ed, Thomson
Santoso. S, Buku t-atihan fl6S Sbtistik MuttiuartaE, Elex Media Komputindq Jakarta,
2001.
INFOI(AM Nomor ll / Th. l! / Septe,mber / 06
Septiyanti, Ratna
: Jurnal :
"Analisis Hubungan
Dlvidend Payout Ratio derEan Lafu
Akunbnsi W Komlsi C2003.
xMgai
anbra Kepemililan fiham Minoribs &n
Variabel fumoderasl', Simpsium Nasional
Srdarsi, Sri : Jurnal \4nalisis Faktor-kktor pnE Mempengaruhi Diyidend Payout Ratio pda
Industi Perbantan Tang LlsM di fursa Efek Jakard', iumal Bfsnis dan Ekonomi,Yol g
No.
1,
Maret 2002, pp 76-88.
Srhaftono : Jurnal "Pengaruh Insider Orurership, Net Organizational Capital, dan
Resiko Pasar
tefiadap Kebijakan Dividen", [email protected] Bisnis S77E Wdya Wiwaha Yogyakafta, Vo!. 12, no.I,
2A04,4L-56.
Suratman, Adji : lumal z "Pengaruh KebiJ?lan Dividen fugi Nilai Mushan hda Peruslpan
Publk di Indonsia", Jurnal Ekonomi [email protected] Y.A.I, Vol 3 edisiS, 2004.
tf,eVgandt XJ, tfieo D.E and Kimmd P.D,
Inc, Naru York, 2005.
Weygandt
IJ.
A6prng* Principlo,
f , d. John Wiley and Sons,
Xleso D.E and Warfield T,D, hfurmndiate Awunting,11s, ed. John Wley
and Sons,Inc,USA,20M.
Wirjolukito, Aruna, Hermanyanto dan Sandl "Fakfur-faktor Yang Meruplcan Pertimbtryn
dalam Kepufirfin fumfugian Dividen : finpwn Terhadap Teoil Pensinyalan Dlviden @
turusahaan Go Public di Infunxid', Jumal Ekonomi dan Bisnis, No. 2, Agustus 2003, pp
t60.17
r
Fly UP