...

penerapan-teknologi-informasi-dalam-automasi

by user

on
Category: Documents
2

views

Report

Comments

Transcript

penerapan-teknologi-informasi-dalam-automasi
PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA SISTEM OTOMASI
PERPUSTAKAAN DAERAH JAWA TENGAH
Oleh: Emi Tri Mulyani, S.Sos
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditandai dengan kemajuan di
bidang teknologi komunikasi dan informasi saat ini telah maju begitu pesat, sehingga
menempatkan suatu bangsa pada kedudukan sejauh mana bangsa tersebut maju didasarkan
atas seberapa jauh bangsa itu menguasai kedua bidang tersebut di atas. Bangsa Indonesia
merupakan salah satu bangsa yang hidup dalam lingkungan global, maka mau tidak mau juga
harus terlibat dalam maju mundurnya penguasaan Iptek, khususnya untuk kepentingan
bangsa sendiri.
Teknologi Informasi (TI) saat ini telah menyebar hampir di semua bidang, seperti
bidang pemerintahan, perbankan, bisnis, kesehatan, pendidikan, tidak terkecuali di dalam
dunia perpustakaan. Dalam masyarakat maju pengetahuan merupakan sumber daya primer
untuk individu dan publik. Sebagai akibatnya, seseorang harus selektif tentang jenis data dan
informasi yang diproses. karena kamajuan yang paling terlihat dalam penggunaan TI berada
pada proses pengolahan data menjadi informasi yang berkembang begitu cepat dan dilakukan
secara otomatis.
Dengan adanya pengembangan TI, maka masyarakat ini akan menjadi masyarakat
yang berkembang dan masyarakat yang mampu menerima perubahan dari teknologi saat ini.
Dengan berkembanganya teknologi informasi pada saat ini menjadikan masyarakat menjadi
sadar akan keuntungan, penerapan, dan meluasnya penggunaan yang dapat dinikmati dengan
mudah,efisien, dan efektif.
Teknologi informasi khususnya di dalam dunia perpustakaan. Sebagai sarana layanan
informasi kepada masyarakat dalam upaya mendorong tercapainya sebuah perpustakaan,
yang maju secara optimal dalam program pemberdayaan masyarakat. Memudahkan mereka
agar mengetahui contoh dari penerapan teknologi informasi yang kita gunakan sehari-hari
pada saat kita beraktivitas. Serta dapat memberikan wawasan dan pengetahuan yang luas
untuk mereka. Memberikan informasi penerapan TI khususnya yang diterapkan di dalam
perpustakaan, kegiatan yang akan dilakukan didalam penerapan TI di perpustakaan dan
perangkat yang akan digunakan untuk melakukan kegiatan perpustakaan dokumentasi
informasi yang dibutuhkan.
A. Konsep Materi.
Di era globalisasi ini, teknologi informasi tidaklah asing bagi kita. Penyebaran
teknologi yang sangat pesat membuat kita lebih maju dan berkembang dengan adanya
kemajuan iptek. Berbicara mengenai teknologi informasi tersendiri ternyata TI mempunyai
pengertian yang dalam berbagai macam. “Teknologi Informasi adalah istilah umum yang
menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah,
menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi” (Williams dan Stacey C.
Sawyer, 2007 4). Sedangkan menurut sulistyo-basuki “teknologi informasi adalah teknologi
yang digunakan untuk menyimpan, menghasilkan, mengolah, serta menyerbarkan informasi”
(Sulistyo-Basuki, 1993:87). Kemudian menurut Janer Simarta “teknologi informasi mengacu
pada suatu item yang bermacam-macam dan kemampuan yang digunakan dalam pembuatan,
penyimpanan, dan penyebarbaran data serta informasi, komponen utamanya ada tiga, yaitu
komputer, komunikasi, dan keterampilan” (Janer Simarta, 2006:3).
Didalam teknologi informasi, ternyata banyak penerapannya TI di berbagai bidang
tetentu. Namun yang akan dibahas dalam makalah ini yang lebih spesifik yaitu penerapan TI
di dalam dunia perpustakaa. Inilah beberapa penerapan tekonologi informasi di dalam bidang
tertentu dan pada dasarnya teknologi informasi mengalami kemajuan dalam dua arah:
1)Pengembangan produk, yaitu pengembangan perangkat sistem dan konsep konsepnya
(gagasan, prosedur), dengan cakupan aplikasi di segala bidang yang mengharuskan manusia
berhubungan dengan informasi, dilihat dari perangkat yang digunakan.
2) Aplikasi produk dan konsep tersebut. pada sejumlah kegiatan tertentu, antara lain di
bidang industri, keuangan dan perdangan, percetakan, militer, dan
untuk pengelolaan
pekerjaan di kantor. Dalam makalah yang singkat ini, penulis hanya akan membahas
kemajuan teknologi informasi dalam hubungannya dengan aplikasi produk dan konsepkonsepnya, khususnya pada perpustakaan serta pusat dokumentasi dan informasi (Ati Sri,
dkk, 2012:5.1).
Penerapan Teknologi Informasi di Dunia Perpustakaan.
Penerapan Teknologi Informasi di dalam dunia perpustakaan. Perkembangan dunia
perpustakaan dilihat dari segi koleksi data dan dokumen yang disimpan, diawali dari
perpustakaan tradisional yang hanya terdiri dari kumpulan koleksi
tanpa katalog.
Perkembangan yang paling mutakhir adalah munculnyaa perpustakaan digital (digital
library) yang memiliki keunggulan dalam kecepatan pengaksesan karena berorientasi ke data
digital dan media jaringan komputer (internet). Selain itu, dari segi manajemen (teknik
pengelolahan). Dengan semakin kompleksnya koleksi perpustakaan, saat ini muncul
kebutuhan akan penggunaan teknologi informasi untuk otomatisasi business process di
perpustakaan. System informasi yang dikembangkan kemudian terkenal dengan sebutan
system otomasi perpustakaan (library automation sistem) (Romi dalam Supriyanto dan
Ahmad Muhsin, 2008:14).
Salah satu perpustakaan yang kami kunjungi adalah Perpustakaan Daerah Semarang,
perpustakaan ini telah menggunakan otomasi perpustakaan. Otomasi Perpustakaan
merupakan sebuah proses pengelolaan perpustakaan dengan menggunakan bantuan
Teknologi Informasi. Dengan otomasi perpustakaan proses pengolahan data koleksi
perpustakaan menjadi lebih akurat dan cepat untuk ditelusuri kembali. Otomasi Perpustakaan
(Library Automation) juga merupakan pemanfaatan Teknologi Informasi untuk kegiatankegiatan perpustakaan meliputi pengadaan, pengolahan, penyimpanan dan menyebarluaskan
informasi juga mengubah sistem perpustakaan manual menjadi sistem perpustakaan yang
terkomputerisasi.
Otomasi perpustakaan merupakan penerapan Teknologi Informasi di perpustakaan
yang dapat difungsikan dalam berbagai bentuk, diantaranya sebagai berikut:
a.
Teknologi Informasi digunakan sebagai Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan.
Bidang pekerjaan yang dapat diintegrasikan dengan sistem informasi perpustakaan adalah
pengadaan, inventarisasi, katalogisasi, sirkulasi bahan pustaka, pengelolaan anggota, statistik,
dan sebagainya. Fungsi ini sering diistilahkan sebagai bentuk Automasi Perpustkaaan.
b.
Teknologi
Informasi
sebagai
sarana
untuk
menyimpan,
mendapatkan,
dan
menyebarluaskan informasi ilmu pengetahuan dalam format digital. Bentuk penerapan
Teknologi Informasi dalam perpustakaan ini sering dikenal dengan Perpustakaan Digital.
Kedua fungsi penerapan Teknologi Informasi ini dapat terpisah maupun terintegrasi
dalam suatu sistem informasi, tergantung dari kemampuan software yang digunakan, sumber
daya manusia, dan infrastruktur peralatan Teknologi Informasi yang mendukung keduanya
(Ikhwan Arif dalam Supriyanto dan Ahmad Muhsin, 2008: 33-34).
Bidang cakupan otomasi layanan perpustakaan dengan menggunakan Teknologi
Informasi dapat untuk menjelaskan sistem layanan secara otomatis mulai dari:
a.
Usulan koleksi,
b.
Inventarisasi,
c.
Katalogisasi,
d. Sirkulasi, reserve, inter-library loan,
e.
Pengelolaan penerbitan berkala.
f.
Pengelolaan anggota (Supriyanto dan Ahmad Muhsin, 2008:28).
Tujuan penerapan Teknologi Informasi adalah untuk otomasi kerja perpustakaan,
maksudnya: Teknologi Informasi membantu untuk mempercepat pengguna dalam
memperoleh kebutuhan informasi dan membuat sistem agar layanan perpustakaan
tersistematis global (Supriyanto dan Ahmad Muhsin, 2008:23).
Manfaat Otomasi Perpustakaan
Otomasi perpustakaan dengan menerapkan kemajuan Teknologi Informasi akan memberikan
manfaat sebagai berikut:
a.
Mengefisienkan dan mempermudah pekerjaan dalam perpustakaan,
b.
Memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna perpustakaan,
c.
Meningkatkan citra perpustakaan,
d.
Pengembangan infrastruktur nasional, regional dan global (Supriyanto dan Ahmad
Muhsin, 2008:23).
Komponen atau piranti otomasi perpustakaan (Supriyanto dan Ahmad Muhsin,
2008:38-46).
a.Pengguna (user)
Pengguna disini meliputi Pustakawan, staf yang nantinya sebagai operatoratauteknisi serta
para anggota perpustakaan atau pengunjung perpustakaan.
b.Perangkat Keras (Hardware)
Sebuah mesin yang dapat menerima dan mengolah data menjadi informasi secara cepat dan
tepat diperlukan program untuk menjalankannya. Fungsi perangkat keras adalah untuk
mengumpulkan data dan mengkonversinya ke dalam suatu bentuk yang dapat diproses oleh
komputer. Perangkat keras dalam otomasi perpustakaan diantaranya komputer, scanner,
digital camera, dan CD writer. Pengadaan perangkat keras ini perlu disesuaikan dengan
software yang akan digunakan.
Peralatan fisik dari komputer yang dapat kita lihat dan rasakan pada hasil survai salah satu
perpustakaan daerah Semarang.
Gambar komputer
c.Perangkat Lunak (Software).
Perangkat lunak merupakan komponen penting dalam sistem otomasi. Perangkat lunak sering
diartikan sebagai metode atau prosedur untuk mengoperasikan komputer agar sesuai dengan
permintaan baik multi-tasking maupun multi-user. Perangkat lunak (software) untuk sistem
otomasi perpustakaan adalah seperti CDS/ISIS dari UNESCO yang dapat diperoleh secara
gratis melalui internet.
Program-program computer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan
yang dikehendaki
d. Networking/Jaringan
Sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu
kesatuan yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen.
e. Data
Kelompok teratur simbol-simbol yang mewakili kuantitas, fakta, tindakan, benda dan
sebagainya.
f .Manual atau panduan operasional
Penjelasan bagaimana memasang, menyesuaikan, menjalankan suatu perangkat keras atau
perangkat lunak.
g. Proses Digitalisasi
Proses perubahan dari dokumen tercetak menjadi dokumen elektronik yang sering disebut
proses digitalisasi dokumen.
h. Proses Penyimpanan Data
Pada tahap ini dilakukan proses penyimpanan, termasuk di dalamnya adalah pemasukkan
data (data entry), editing, pembuatan indeks, dan klasifikasi berdasarkan subjek dari
dokumen.
i. Proses Temu Kembali informasi
Inti dari proses ini adalah bagaimana kita dapat melakukan pencarian kembali terhadap
dokumen yang telah kita simpan. Menggunakan database yang terintegrasi dengan baik
membuat proses ini lebih fleksibel dan efektif dilakukan, terutama untuk penyimpanan data
skala besar.
j.Internet
Jaringan komputer internasional, dimana ribuan sistem komputer saling berhubungan satu
dengan lainnya.
Kekurang teknologi informasi, yaitu banyak mengeluarkan biaya yang banyak, untuk
menikmati layanan digital secara keseluruhan, maka harus dilakukan penggantian
alat komunikasi seperti telepon, komputer, dan alat-alat penunjang lainnya dari yang
sebelumnya berbasis teknologi analog menjadi teknologi digital, serta jika menggunakan
dengan cara yang tidak benar maka akan menimbulkan dampak yang buruk bagi pengguna,
dan memerlukan ruangan yang besar untuk meletakan alat-alat yang menunjang
perkembangan Teknologi Informasi.
Software Otomasi Perpustakaan di PERDA Semarang.
Penerapan software QALIS untuk membentuk manajemen perpustakaan desain dan
dikembangkan dengan berbagai kemudahan, kecepatan dan keakuratan proses administrasi
perpustakaan. QALIS adalah aplikasi manajemen perpustakaan berbasis web namun belum
terhubung dengan internet atau hanya dapat ditelusur pada jaringan lokal (intranet). QALIS
adalah versi mini dari INSLIS (Integrated Library Information Sistem) Suatu aplikasi
manajemen perpustakaan terintegrasi yang digunakan oleh Perpustakaan Nasional RI. Grup
ini dibuat sebagai media komunikasi antar pengguna QALIS.
Aplikasi teknologi informasi atau cakupan otomasi ini digunakan antara lain untuk :
a.Pemasukaan data bibliografi bahan pustaka.
b. Kartu katalog dan kartu anggota.
c.OPAC adalah sebuah fitur yang digunakan untuk memfasilitasi pengunjung web untuk
mencari catalog koleksi, perpustakaan yang dapat diakses oleh umum. Untuk mencari koleksi
koleksi kita tinggal mengetikan judul buku yang kita cari. Dapat dilakukan dengan kata kunci
judul, pengarang, subjek, nomor klasifikasi, dan sebagainya.
d.Layanan sirkulasi dan pemesan buku.
e.Layanan intenet.
Kekurangan dari sistem otomasi QALIS yaitu pada sistem otomasi QALIS jaringan
masih menggunakan intranet (local) sehingga jika ditelusiri oleh orang luar tidak bisa.
Pentingnya Otomasi Dalam Perpustakaan
a.Memudahkan dalam pembuatan katalog Perpustakaan, yang sebelum pada perpustakaan itu
belum menerapkan otomasi, pada umumnya harus membuat kartu catalog agar pemustaka
dapat menemukan sebuah buku yang diketahui berdasarkan pengarang, judul, atau subjeknya
dan menunjukkan buku yang dimiliki perpustakaan. Rangkaian kegiatan dalam membuat
katalog secara manual banyak menghabiskan tenaga, waktu dan biaya. Penerapan komputer
akan dapat menghemat segalanya proses pembuatan catalog akan lebih mudah, penyajian
buku bagi pemustaka juga akan lebih cepat dan pada giliran akan terjadi efisiensi.
b.Memudahka dalam layanan sirkulasi. Dengan komputer pekejaan peminjaman buku dapat
dilakukan dengan cepat dan mudah yaitu hanya dengan menyorot barcode kartu kemudian
menyorot barcode buku selanjutnya memberikan cap tanggal pengembalian kemudian secara
otomatis akan terjadi transaksi.
c.Memudahkan dalam penelusuran melalui katalog. Otomasi perpustakaan akan memudahkan
pemustaka dalam menelusuri informasi khususnya katalog melalui OPAC, pemustaka dapat
menelusur suatu judul buku secara bersamaan. (Romi dalam Supriyanto dan Ahmad Muhsin,
2008:37).
Sistem otomasi yang digunakan di dalam perpustakaan, seperti pengertiannya
otomasi, manfaat otomasi, tujuan otomasi, cakupan otomasi, piranti dalam otomasi serta
pentingnya otomasi di dalam perpustakaan . Sehingga pada makalah ini akan dibahas tentang
perpustakaan digital yang dapat merubah kamajuan perpustakaan yang dahulunya manual
sekarang menjadi serba otomatis. Oleh sebab itu, makalah ini akan lebih membahas tentang
pentingnya otomasi perpustakaan yang bisa merubah dan menjadi lebih maju lagi dari
perpustakaan yang sebelumnya. Dengan pembahasan di makalah ini dapat kita ketahui dalam
perkembangan otomasi di perpustakaan sangat tergantung dengan pengembangan teknologi
informasi yang dapat mempengaruhi kinerja di dalam perpustakaan. Yang dapat dilihat dari
kinerja perpustakaan yang semakin maju dari tahun ke tahun , serta pada saat mencari sebuah
informasi kita dapat lebih efisien, efektif dan mudah. Dengan demikian teknologi informasi
sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan sehariri-hari yang dapat merubah hidup ini
menjadi cepat dan mudah.
Teknologi informasi sangat berpengaruh di era pada saat ini, serta teknologi informasi
mempunyai fungsi dalam kemajuan yang membantu meningkatkan kualitas hidup saat ini.
Perkembangan itu di buktikan dengan adanya suatu perubahan antara masyarakat yang
mengikuti perkembangan TI dengan baik. Demikian, perkembangan TI adalah era yang tidak
bisa ditolak karena dapat membantu kita dalam kehidupan yang mudah,cepat, efektif, serta
efisien. Teknologi informasi sendiri mempunyai penerapan baik pada bidang pendidikan,
kesehatan, perusahaan, perbankann, bisnis, pemerintahan, serta yang tidak kalah dalam dunia
perkembangan perpustakaan. Sehingga, tidak heran jika teknologi informasi dapat mengubah
hidup kita menjadi lebih mudah dan instan. Tidak lupa pula, teknologi menjadi kebutuhan
pokok masyarakat saat ini yang dicari dan di gemari untuk digunakan dan di manfaatkan dari
hasil perkembangan teknologi itu sendiri. Sama seperti halnya didalam perpustakaan,
perkembangan TI sangat mengubah dan membantu untuk mempercepat pengguna dalam
memperoleh kebutuhan informasi dan membuat sistem agar layanan perpustakaan
tersistematis. Oleh sebab itu TI di perpustakaan merupakan wujud dari suatu perubahan
layanan. Perubahan ini mendorong perpustakaan untuk melakukan modernisasi pelayanan
dan menerapkan TI dalam aktivitasnya seharian.
DAFTAR PUSTAKA
William K Stacey, Sawyer K Brian.2007.Pengenalan Praktis Dunia Komputer dan
Komunikasi.Yogyakarta.(7ndEd):Andi.
Supriyanto Wahyu, Ahmad Muhsin.2008. Teknologi Informasi Perpustakaan.
Yogyakarta:Kanisiua.
Sulistyo-Basuki.1993.Pengantar Ilmu Perpustakaan.Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama.
Simarmata,Janner.2006.Pengenalan Teknologi Komputer dan Informasi.Yogyakarta:Andi.
Ati Sri,Dkk.2012.Dasar-Dasar Informasi:Tangerang Selata.(2ndEd):Universitas Terbuka.
Fly UP