...

Ingat, dengan adanya revolusi teknologi di internet, semuanya bisa

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Ingat, dengan adanya revolusi teknologi di internet, semuanya bisa
Coba bayangkan, tiap kali saya
berangkat kerja dari daerah Jakarta
Barat ke Kuningan, saya harus
menempuhnya selama 1.5 jam.
Apabila kita hitung pulang-pergi
kantor, satu hari kita menghabiskan
waktu 3 jam di jalan raya.
Apabila satu minggu masuk 5x hari
kerja, maka saya akan berada di jalan
15 jam (3jam x 5 hari). Nah, apabila
satu bulan ada 4 minggu,
saya akan berada di jalan 60
jam! Perlu diingat, 60 jam
adalah hitungan minimum, karena ada juga yang macet di
perjalanan sampai 2 jam…
mendapatkan jawabannya. Yaitu, saya
harus menjadi seorang Entrepreneur
(Wiraswasta). Dengan menjadi seorang Entrepreneur, saya sudah
tentu dapat mengontrol waktu, atau
istilahnya “I am the Master of Time”.
Saya mempunyai hak memilih untuk
jam berapa berangkat ke kantor, atau
bahkan tidak usah mempunyai kantor
sama sekali.
Mengacu hitungan jam
masuk kerja di human resources, 1 minggu kerja
adalah 40 jam atau ekuivalen dengan 8 jam sehari.
Berarti apabila kita membuang waktu 60 jam selama
1 bulan, itu berarti kita membuang hari kerja kita selama
11/2 minggu.
Karena background saya
di keuangan (banking dan
insurance) maka saya coba
untuk me-analisanya dengan
“Opportunity Costs” untuk
mendapatkan uang tambahan, yang tentu jumlahnya
sangat lumayan untuk menambah gaji saya… Apabila
memikirkan hal ini, saya hanya
bisa tercenung saja….
Boss” (saya mengeluarkan Boss saya).
Banyak teman-teman mengatakan
saya super nekat. Karena pas itu karir
berada di puncak, mempunyai gaji dan
bonus tinggi, serta fasilitas yang bisa
membuat beberapa orang iri hati dibuatnya.
Waktu
keluar
dari
korporasi,
saya juga tidak mempunyai jaring
kehidupan yang sudah mantap. Saya
baru saja meniti bisnis 2
tahun sebelumnya di bidang
pendidikan dan masih pada
kategori sangat awal. Sehingga, kehidupan sehari
hari yang tadinya bisa dikatakan mewah, saya harus
mengencangkan ikat pinggang hidup jadi pas pas an
saja.
Ingat, dengan adanya revolusi
teknologi di internet, semuanya
bisa diatur secara virtual. Ternyata
“Waktu” benar benar berharga,
dan tidak heran ada pepatah
mengatakan “Time is Money”.
Saya mulai berpikir, begitu
banyak waktu terbuang
secara percuma di jalan yang sesungguhnya bisa saya pakai untuk
kepentingan pribadi, seperti halnya
menimba ilmu, main bersama anak
atau bepergian dengan keluarga. Ah,
suatu impian yang terus me-imingimingin saya terus. Tapi bagaimana
caranya supaya saya bisa mendapatkan hal ini semuanya?
Menjelang akhir tahun 2005, saya
Ingat, dengan adanya revolusi teknologi
di internet, semuanya bisa diatur secara
virtual. Ternyata “Waktu” benar benar
berharga, dan tidak heran ada pepatah
mengatakan “Time is Money”.
Meski harus melepaskan jabatan dan
status yang cukup tinggi pada waktu
itu (Direktur Operasi sebuah perusahan
Asuransi Asing), saya melakukan hal
yang sangat berat, yaitu “I fired my
Tapi siapa takut? Begitulah
apa yang ada di benak
saya… Saya akan lebih takut
lagi apabila tidak mempunyai
waktu
untuk
memulai
bisnis dan tiba-tiba sudah
menjelang umur pensiun
55 tahun (pada waktu saya
keluar dari perusahaan,
umur saya 42 tahun). Dan
benar sekali, ternyata rasa
takut itu biasanya hanyalah
ada di pikiran kita saja.
Setelah menjalaninya, saya
sekarang adalah seorang
Entrepreneur dan tidak lagi
harus ber-macet ria di jalan
protokol Jakarta. Tiap pagi
saya bisa melakukan hobby
saya
yaitu
berolahraga
berenang ataupun fitness. Saya tidak
usah bangun sebelum ayam berkokok,
tetapi bisa bangun lebih siang juga.
Pokoknya, saya menemukan surga
dalam pengaturan “Waktu” setelah
saya menjadi seorang Entrepreneur”.
Bagaimana dengan Anda? Apakah
anda akan tetap bermacet ria di jalan
Jakarta sehingga membuang waktu
anda? Andalah yang memilih…..
Edisi Februari
27
Fly UP