...

Presentasi di Pusat Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Presentasi di Pusat Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan
KAJIAN
KEBUTUHAN SISTEM INFORMASI
DALAM RANGKA
IMPLEMENTASI LAPAN
SEBAGAI
BADAN REGISTER NASIONAL
BENDA ANTARIKSA
PKPP 2012
D
E
F
I
N
I
S
I
Benda Antariksa
• Benda buatan manusia dan benda alamiah di
antariksa.
• Obyek yang diluncurkan keantariksa (objects
launched into outer space )
• Obyek dan obyek antariksa (object and space
object )
• Bukan benda antariksa yang diluncurkan
keantariksa (non-space objects launched into
outer space )
• Obyek antariksa bukan buatan manusia (non
man-made space objects )
• Wahana antariksa (space vehicles )
• Pesawat antariksa (spacecraft )
• Obyek yang ditempatkan atau dibangun pada
benda-benda langit (object landed or
constructed on a celestial body )
• Benda antariksa dan bagian-bagiannya (space
object and pharaphernalia )
• Obyek yang tidak berfungsi lagi dan limbah
(non functional object and debris).
P
E
N
D
A
F
T
A
R
A
N
B
E
N
D
A
A
N
T
A
R
I
K
S
A
Ketentuan ITU
• Berkaitan dengan penggunaan slot orbit dan frekuensi
• Secara nasional telah diatur dalam UU Telekomunikasi
dan Penyiaran
• Secara nasional ditangani oleh Kominfo
Registration Convention (UNOOSA)
• Berkaitan dengan tanggung jawab negara dalam
kegiatan keantariksaan
• Sudah diratifikasi oleh Indonesia tetapi belum ada
aturan hukum yang mengatur secara nasional
• Belum ada lembaga yang menangani secara nasional
Protocol Space Asset (UNIDROIT)
• Berkaitan dengan perjanjian penjaminan benda
antariksa sebagai aset ekonomi
• Belum diratifikasi oleh Indonesia sehingga belum ada
aturan hukum yang mengatur secara nasional
• Belum ada lembaga yang menangani secara nasional
L
A
T
A
R
B
E
L
A
K
A
N
G
Negara bertanggung jawab atas kegiatan antariksa
nasionalnya (Space Treaty, 1967)
Ratifikasi Registration Convention 1975
Belum ada lembaga nasional yang menangani pendaftaran
benda antariksa ke United Nations Office for Outer Space
Affairs (UN-OOSA)
Surat persetujuan dari Ditjen Postel Kemkominfo agar
LAPAN menjadi pelaksana pendaftaran benda antariksa
nasional
Persiapan transformasi LAPAN dari litbang menjadi
litbang+regulator kegiatan keantariksaan nasional
P
E
R
M
A
S
A
L
A
H
A
N
Peraturan, kelembagaan,
mekanisme pendaftaran dan sistem
informasi seperti apa yang
dibutuhkan untuk mendukung
implementasi LAPAN sebagai
Badan Register Nasional Benda
Antariksa
&
Mengkaji kebutuhan
sistem informasi
berdasarkan
peraturan,
kelembagaan, dan
mekanisme
pendaftaran yang
diperlukan dalam
rangka implementasi
LAPAN sebagai
Badan Register
Nasional Benda
Antariksa
Sasaran
S
A
S
A
R
A
N
Tujuan
T
U
J
U
A
N
Terumuskannya
kebutuhan sistem
informasi berdasarkan
peraturan,
kelembagaan, dan
mekanisme
pendaftaran yang
diperlukan dalam
rangka implementasi
LAPAN sebagai
Badan Register
Nasional Benda
Antariksa
M
E
T
O
D
E
Ketentuan
Registration
Convention
Ketentuan
Internasional
Lainnya Yg Terkait
Pendaftaran Benda
Antariksa
Kebutuhan
•Peraturan
•Kelembagaan
•Mekanisme
Ketentuan Nasional
Lainnya Yg Terkait
Pendaftaran Benda
Antariksa
Praktek
Pendaftaran Slot
Orbit & Frekuensi di
Kemkominfo
Praktek Pendaftaran
Benda Antariksa di
Negara Lain
Kebutuhan Sistem
Informasi
D
A
T
A
Data Primer
• Data Pemanfaatan
Satelit dari Lembaga
Litbang (LAPAN
Bandung, Pusat
Teknologi Satelit)
• Data Hukum Antariksa
Internasional dari
Perguruan Tinggi
(UNPAD)
• Data Praktek Registrasi
Satelit Indonesia dari
Regulator Satelit
Komunikasi (Kominfo)
• Data Praktek Registrasi
Satelit Indonesia dari
Operator Satelit
Komunikasi (Telkom)
Data Sekunder
• Data dari literatur dan
internet
J
A
D
U
A
L
No.
Rencana Kegiatan
1
1
Pengumpulan data
Data Pemanfaatan Satelit dari Lembaga Litbang
(LAPAN Bandung, Pusat Teknologi Satelit)
Data Hukum Antariksa Internasional dari
Perguruan Tinggi (UNPAD)
Data Praktek Registrasi Satelit Indonesia dari
Regulator Satelit Komunikasi (Kominfo)
Data Praktek Registrasi Satelit Indonesia dari
Operator Satelit Komunikasi (Telkom)
2
Pengolahan data
Pokok2 Ketentuan Registration Convention
Ketentuan Internasional Lainnya Yg Terkait
Pendaftaran Benda Antariksa
Praktek Pendaftaran Benda Antariksa di Negara
Lain
Ketentuan Nasional Lainnya Yg Terkait
Pendaftaran Benda Antariksa
Praktek Pendaftaran Slot Orbit & Frekuensi di
Kemkominfo
3
Analisa data
Kebutuhan Peraturan, Kelembagaan dan
Mekanisme pendaftaran
Kebutuhan Sistem Informasi
4
PenyusunanLaporan
2
3
Bulan
4
5
6
7
8
H
A
S
I
L
S
E
M
E
N
T
A
R
A
Kewajiban negara berdasarkan
registration convention
• Adanya sistem pendaftaran benda antariksa
nasional dan melaporkan pendaftaran tersebut
kepada Sekretaris Jenderal PBB
• Penetapkan pihak yang harus melakukan
pendaftaran pada peluncuran bersama
• Informasi catatan pendaftaran bersifat terbuka
untuk diakses secara penuh
• Informasi yang harus disampaikan : nama Negara
peluncur; tanda-tanda dan nomor registrasi ;
tanggal dan wilayah atau lokasi peluncuran;
parameter dasar orbit yang meliputi “nodal
period”, “apogee”, dan “perigee”; fungsi umum
dari benda antariksa yang bersangkutan;
informasi lain yang diperlukan yang disampaikan
secara berkala; dan informasi dalam hal benda
angkasa tersebut sudah tidak berfungsi
• Kerjasama mengidentifikasi benda antariksa yang
menimbulkan kerugian
H
A
S
I
L
S
E
M
E
N
T
A
R
A
Pendaftaran berdasarkan ketentuan
ITU melalui Kominfo
• Pendaftaran ke ITU hanya bisa dilakukan oleh
regulator slot orbit dan frekuensi di masingmasing negara
• Pendaftaran dilakukan mengunakan aplikasi
khusus (menggunakan dokumen elektronik) tetapi
tidak bersifat online/real time
• Regulator di masing2 negara berfungsi sebagai
fasilitator registrasi ke ITU dan validator frekuensi
yang digunakan secara terestrial
• Biaya dikenakan pada setiap terjadi perubahan
data pendaftaran
• Lama waktu pendaftaran tidak bisa ditentukan,
tergantung banyaknya pihak yang berkepentingan
dengan slot orbit/frekuensi yang diminta
• Pendaftaran ke ITU ditangani oleh bagian
penataan frekuensi di Kominfo
• Pendaftaran frekuensi terestrial ditangani oleh
bagian operasional Kominfo
H
A
S
I
L
S
E
M
E
N
T
A
R
A
Praktek Registration Convention di
Negara China
• Pendaftaran ditangani oleh Commission of
Science Technology and Industry for National
Defense (COSTIND)
• Pendaftaran ke UNOOSA dilakukan oleh
COSTIND melalui Kementrian Luar Negeri
• COSTIND juga menangani masalah perijinan
kegiatan keantariksaan terutama peluncuran
benda antariksa
• Ijin penggunaan frekuensi dikeluarkan oleh
kementrian industri informatika
Fly UP