...

File

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Description

Transcript

File
37
BAB III
OBJEK DAN METODE PENELITIAN
3. 1
Objek Penelitian
Dalam penyusunan laporan penelitian yang menjadi objek penelitian yaitu
Orbit Mandiri yang berlokasi di Jl.A.Yani 416 Kav. BB 14 - BB 15 Kota Bandung
40272 – Jawa Barat
3.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan
Sejarah perusahaan ini berdiri sejak tahun 2002, yang berlokasi di
di Jl.A.Yani 416 Kav. BB 14 - BB 15 Kota Bandung 40272 – Jawa Barat.
Awalnya Orbit Mandiri adalah perusahaan yang bergerak dibidang
penjualan dan perbaikan Personal Computer.
Seiring dengan pertumbuhan dan pesatnya permintaan pasar akan
notebook di indonesia semakin tinggi Kini Orbit Mandiri juga bergerak
dibidang penjualan notebook untuk dapat mengakomodir dan melayani
kebutuhan pasar yang ada pada saat ini.
3.1.2. Visi dan Misi Perusahaan
Visi dari Orbit Mandiri adalah :
Menjadi
perusahaan
yang
dapat
memberikan
kontribusi
pelayanan yang handal dan professional dengan target kepuasan yang
optimal bagi pelanggan, dan menjadikan notebook sebagai salah satu
38
sarana atau alat yang dapat mempermudah pekerjaan khususnya
bagi kalangan pekerja dan mahasiswa.
3.1.3. Struktur Organisasi Perusahaan
Gambar 3.1 Struktur Organisasi Orbit Mandiri
3.1.4. Deskripsi Tugas
Adapun deskripsi tugas dari masing-masing jabatan tersebut
adalah:
1. Owner
Owner adalah pemiliki saham dan memiliki tanggung jawab
seluruh bagian / fungsional pada suatu perusahaan atau organisasi.
Manajer umum memimpin beberapa unit bidang fungsi pekerjaan yang
mengepalai beberapa atau seluruh bagian dalam perusahaan.
39
2. Bagian Gudang
Bagian gudang adalah bagian yang mengatur dan mendata jumlah
stok barang yang ada di gudang dan membuat laporan data barang yang
digudang ke sekretaris.
3. Kasir
Bertugas untuk melayani pembayaran dan membuat faktur
pembelian .
4. Bagian Teknikal
Mempunyai kewenangan dalam hal pemeliharaan serta perbaikan
segala fasilitas yang berhubungan dengan sistem aplikasi.
5. Bagian Penjualan
a. Melayani pemesanan barang.
b. Melayani penjualan barang
3.2.
Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan suatu mekanisme, teknik atau cara untuk
mencari, memperoleh, mengumpulkan atau mencatat data yang dapat digunakan
untuk keperluan menyusun penelitian. Penyusunan penelitian ini menggunakan
metode pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu mengumpulkan data kemudian
menganalisanya serta memaparkan hasil pengamatan di lapangan.
40
3.2.1. Desain Penelitian
Desain penelitian ini termasuk kedalam penelitian yang bersifat
deskriptif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk
memperoleh ciri-ciri variabel, dimana dalam penelitian ini adalah untuk
memperoleh
gambaran
tentang
kinerja
program
dirancang
dan
diimplementasikan kepada pengguna (user) dalam perusahaan.
3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data
Penelitian yang dilakukan membutuhkan suatu metode yang
digunakan sebagai alat atau sarana pengambilan data-data yang berkaitan.
Metode yang dilakukan adalah sebagai berikut :
3.2.2.1.Sumber Data Primer
Sumber data atau informasi penelitian ini berdasarkan
kepada jenis data yang diperlukan. Data primer yaitu data yang
diperoleh dari responden secara langsung yang dikumpulkan
melalui survey lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan
data tertentu yang dibuat khusus untuk itu. Teknik pengumpulan
data dalam rangka pengumpulan informasi mengenai objek
penelitian ini, yaitu:
1. Metode Observasi.
Peneliti langsung mengunjungi lokasi penelitian ke
perusahaan yang dijadikan objek penelitian yaitu Orbit
Mandiri. Hal ini dilakukan untuk melihat dari dekat
41
masalah-masalah yang berhubungan dengan pokok
bahasan yang diperlukan dalam penelitian ini.
2. Riset Lapangan.
Data-data yang diambil secara langsung pada objek
permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini
adalah melalui:
a. Wawancara (interview) merupakan suatu teknik
pengumpulan data dengan cara bertatap muka
antara pengumpul data dan nara sumber yang
dimaksud.
Wawancara
dilakukan
secara
langsung dengan memberikan beberapa daftar
pertanyaan yang telah disiapkan.
b. Studi Pustaka untuk mengumpulkan berbagai
referensi dari buku-buku yang menunjang dalam
pengolahan
data
yang
didapatkan
dari
perpustakaan universitas maupun perusahaan
yang terkait, dan membaca pada website di
internet yang membahas secara umum mengenai
hal-hal yang berhubungan dengan judul yang
diangkat oleh penulis.
42
3.2.2.2. Sumber Data Sekunder
Jenis data sekunder yaitu data yang didapat dari dokumentasidokumentasi yang ada di perusahaan.
Dilakukan dengan menelaah data sekunder yang digunakan untuk
menunjang, melengkapi dan menyempurnakan data primer, diperoleh dari
dokumentasi perusahaan, kepustakaan, internet, dan data-data dari
perusahaan, serta hasil penelitian sebelumnya yang berhubungan dengan
masalah dalam penelitian ini.
3.2.3. Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem
Metode pendekatan dan pengembangan sistem digunakan untuk
memenuhi kebutuhan pengembangan sistem sehingga sistem yang
dihasilkan akan sesuai dengan yang diharapkan.
3.2.3.1.Metode Pendekatan Sistem
Metode pendekatan sistem yang digunakan oleh penulis adalah
pendekatan terstruktur. Terdapat beberapa alasan penulis menggunakan
pendekatan terstruktur diantaranya adalah mudah dipahami dan mudah
digunakan artinya metode ini mudah dimengerti, selain itu metode
terstruktur telah banyak digunakan dalam pengembangan sistem informasi.
3.2.3.2. Metode Pengembangan Sistem
Metode pengembangan sistem yang digunakan pada penelitian ini adalah
paradigma Waterfall model CLC ( Classic Life Cycle ). Langkah – langkah
43
yang perlu dilakukan pada tahap pengembangan sistem ini adalah sebagai
berikut:
Sistem engineering
Analisis
Desain
Coding
Testing
Maintenance
Tahap-tahap
yang
ada dalam
metodologi
terdiri
:
Gambar 3.2.
Paradigma
Waterfall
model Waterfall
CLC ( Classic
Lifedari
Cycle).
(Sumber : http://referensisisteminformasi.blogspot.com : 12 Mei 2009 )
Tahap-tahap yang ada dalam metodologi Waterfall terdiri dari :
1. System Engineering adalah tahap melakukan pengumpulan data
dan persiapan kebutuhan semua elemen dari sistem.
2. Analysis merupakan tahap menganalisis hal – hal yang diperlukan
dalam
pelaksanaan proyek pembuatan atau pengembangan
perangkat lunak.
3. Design merupakan tahap penerjemah dan keperluan – keperluan
yang telah di analisis ke dalam bentuk yang lebih mudah dan
dimengerti oleh pengguna.
4. Coding merupakan tahap penterjemahan data atau pemecahan
masalah perangkat lunak yang telah dirancang kedalam bahasa
pemrograman yang telah ditentukan.
44
5. Testing merupakan tahap pengujian terhadap program yang telah
dibuat.
6. Maintenance merupakan tahap akhir dimana perangkat lunak yang
telah selesai dibuat, dapat mengalami perubahan sesuai permintaan
dari pengguna.
3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan
Analisis adalah suatu kegiatan awal dalam penyusunan suatu
sistem dimana di dalamnya terdapat proses untuk memahami sistem yang
telah ada, pemeriksaan dan dengan menggunakan informasi yang
diperoleh merekomendasikan pengembangan atau peningkatan sistem
yang berguna bagi tahap berikutnya.
Perancangan
adalah
kegiatan
untuk
menemukan
dan
mengembangkan masukan-masukan yang baru, kumpulan-kumpulan dari
file-file, metode-metode, prosedur dan keluaran dalam pemprosesan suatu
data agar tujuan dari suatu organisasi dapat tercapai. Untuk merancang
sistem, tool / alat bantu yang di pergunakan, yaitu :
1. Flow Map
merupakan bagan yang menggambarkan dan menjelaskan urutan
prosedur-prosedur arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem
dan menggambarkan aliran data atau dokumen dari satu entitas ke
entitas lain.
45
2. Diagram Kontek
Diagram
konteks
merupakan
diagram
yang
dapat
menggambarkan hubungan antara satu sistem dalam suatu
lingkaran,dengan entitas diluar lingkungan sistem.
3. Data Flow Diagram
DFD merupakan case tool untuk menggambarkan desain proses
disertai aliran data (data flow) yang digunakan dalam membangun
sistem informasi. DFD menunjukan bagaimana arsitektur sistem
informasi dibangun karena dapat menjadi panduan(guide) bagi
programmer dalam membuat modul program. Oleh karena itu
proses yang ada dalam DFD cendrung mengaraha ke proses yang
terjadi secara logik.
4. Kamus Data
Kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhankebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Dengan
menggunakan kamus data, analis sistem dapat mendefinisikan
data disistem dengan lengkap. Pada tahap analisis, kamus data
dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara analisis sistem
dengan pemakai sistem tentang data yang mengalir di sistem,
yaitu tentang data yang masuk ke sistem dan tentang informasi
yang dibutuhkan oleh pemakai sistem. Pada tahap perancangan
digunakan untuk merancang input dan merancang laporan-laporan
dan database.
46
5. Perancangan Basis Data
a. Normalisasi
Proses pengelompokan data kedalam bentuk tabel atau relasi
atau file untuk menyatakan entitas dan hubungan mereka
sehingga terwujud satu bentuk database yang mudah unutk
dimodifikasi.
b. Tabel Relasi
Tabel relasi, untuk menggambarkan hubungan antar entitas
luar
dengan
sistem
entitas
relasi
diagram
dengan
menggunakan presepsi yang terdiri dari sekumpulan objek
dasar yaitu entitas dan hubungan antar entitas.
3.2.4. Pengujian Software
Pengujian yang dilakukan dengan black box. Black box adalah
pengujian aspek fundamental sistem tanpa memperhatikan struktur logika
internal perangkat lunak. Metode ini digunakan untuk mengetahui apakah
perangkat lunak berfungsi dengan benar. Pengujian black box merupakan
metode perancangan data uji yang didasarkan pada spesifikasi perangkat
lunak. Data uji dibangkitkan, dieksekusi pada perangkat lunak dan
kemudian keluaran dari perangkat lunak dicek apakah telah sesuai dengan
yang diharapkan.
Pengujian black box berusaha menemukan kesalahan dalam
kategori:
47
1. Fungsi-fungsi yang tidak benar atau hilang.
2. Kesalahan interface.
3. Kesalahan dalam struktur data atau akses database eksternal.
4. Kesalahan kinerja.
5. Inisialisasi dan kesalahan terminasi.
Fly UP