...

bab iv visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi dan

by user

on
Category: Documents
1

views

Report

Comments

Transcript

bab iv visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi dan
BAB IV
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN,
STRATEGI DAN KEBIJAKAN
4.1. Visi Dan Misi Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral
VISI
Memasuki era pembangunan lima tahun ketiga, Dinas Energi dan
Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu perangkat
daerah Provinsi Jawa Tengah memiliki kewajiban untuk turut serta dalam
mewujudkan Visi Pembangunan Jawa Tengah 2013-2018, sebagaimana
yang telah ditetapkan dan tercantum dalam RPJMD Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2013-2018.
Guna
menjadi
mewujudkan
sejahtera
harapan/keinginan
tentunya
diperlukan
Rakyat
kerja
keras
Jawa
Tengah
dari
seluruh
komponen, baik dari pihak pemerintah daerah maupun dari seluruh
lapisan masyarakat yang ada di Provinsi Jawa Tengah untuk dapat
mendayagunakan dan mengoptimalkan segenap potensi sumber daya
alam yang dimiliki dengan tetap mengacu pada prinsip pembangunan
yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Sejalan dengan harapan tersebut, isu strategis pembangunan Dinas
Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah pada periode
2013-2018 terfokus pada Penertiban Pertambangan tanpa Ijin, Cakupan
kajian Cekungan Air Tanah (CAT), Peningkatan Ratio Elektrifikasi,
Peningkatan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan;
serta Upaya
Pencegahan Resiko Bencana Alam Geologi. Isu strategis tersebut pada
dasarnya merupakan respon dari perubahan lingkungan strategis dan
tindak lanjut atas pencapaian pembangunan bidang Energi dan Sumber
73 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Daya Mineral yang telah diupayakan Dinas Energi dan Sumber Daya
Mineral Provinsi Jawa Tengah pada periode sebelumnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, dalam menjawab amanat dan
tantangan diatas, serta dengan mempertimbangkan kedudukan, tugas
dan fungsinya, maka Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi
Jawa
Tengah
tercantum
dengan
pada
memperhatikan
RENSTRA
perencanaan
Kementerian
ESDM
strategis
Tahun
yang
2010-2014
(”terwujudnya ketahanan dan kemandirian energi serta peningkatan nilai
tambah
energi
dan
mineral
yang
berwawasan
lingkungan
untuk
memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat”),
menetapkan Visi 2013-2018 sebagai keadaan yang diinginkan pada
akhir periode perencanaan, yaitu:
VISI DINAS ESDM 2013-2018 :
“MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA MELALUI PENGUATAN
PENGELOLAAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL DAN
KEMANDIRIAN ENERGI”
Masyarakat Sejahtera
Pembangunan
yang
dilaksanakan
pada
sektor
ESDM
diharapkan mampu untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat baik
secara ekonomi maupun sosial. Sejahtera menunjuk ke keadaan yang
baik, kondisi manusia di mana orang-orangnya dalam keadaan tercukupi
kebutuhan energi maupun bahan baku lainnya, sehingga berdampak
pada pengurangan kemiskinan dan pengangguran.
74 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Pengelolaan Energi dan Sumber Daya Mineral
Paradigma baru pembangunan saat ini memberikan porsi
seluas-luasnya
kepada
daerah
dan
masyarakat
untuk
mengelola
kekayaan alamnya guna meningkatkan kesejahteraan rakyat secara
berimbang. Kebijakan alokasi sumber daya mineral adalah langkah awal
dari
implementasi
kewenangan
pengelolaan
sumber daya
mineral.
Provinsi Jawa Tengah memiliki luas wilayah total 32.584 km² atau sekitar
25,04% dari luas pulau Jawa, mempunyai potensi bahan galian tambang
cukup beragam dan potensial untuk dikembangkan. Upaya pengelolaan
pertambangan di wilayah Provinsi Jawa Tengah akan menjadi sangat
penting dan strategis kedudukannya untuk mendukung pembangunan
ekonomi pertambangan maupun infrastruktur untuk Provinsi Jawa
Tengah maupun pasokan bagi wilayah berkembang di sekitarnya.
Alokasi pengelolaan dan pengusahaan sumberdaya mineral
tersebut mempunyai implikasi penting terhadap masyarakat maupun
investasi pertambangan terutama dalam upaya mendukung kelestarian
fungsi lingkungan, kelestarian sumber daya mineral, tataguna lahan,
permasalahan
sosial
dan
budaya.
Kenyataan
bahwa
kegiatan
pertambangan adalah kegiatan yang merubah bentang alam dengan
berbagai kemungkinan dampak yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut.
Kemandirian Energi
Kemandirian Energi di Jawa Tengah diupayakan dengan
mengoptimalkan potensi energi lokal setempat dengan tujuan untuk
mengurangi
kertergantungan
terhadap
pembangunan infrastruktur bidang energi.
energi
fosil,
mendorong
Potensi energi non fosil di
Jawa Tengah sangatlah melimpah, seperti panas bumi, air, surya, biogas,
biomassa, gas rawa untuk dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai
pengganti bahan bakar yang berasal dari energi fosil.
Provinsi Jawa
Tengah bertekad untuk meningkatkan bauran energi menjadi 10,2% dari
75 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
kondisi tahun 2012 sebesar 4,42%. Bauran energi di Jawa Tengah masih
tergantung pada energi fosil,
Terdapat beberapa faktor yang menentukan kemandirian
energi. Salah satunya adalah kemampuan menjamin ketersediaan energi
dengan harga terjangkau. Beberapa rencana pembangunan perpipaan gas
di Jawa Tengah juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan energi
bagi industri dan masyarakat.
Kemandirian energi yang dituju harus dapat mengurangi atau
menanggulangi masalah kemiskinan dimana sumber energi tersebut
dibangun (Pro Poor). Selain itu juga harus dapat memberi peluang
lapangan pekerjaan khususnya untuk masyarakat setempat (Pro Job)
untuk
mendorong
memperhatikan
pertumbuhan
konservasi
dan
ekonomi
(Pro
berkelanjutan
Growth)
serta
lingkungan
(Pro
Environment).
MISI
Upaya mewujudkan Visi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
Provinsi Jawa Tengah 2013-2018 maka perlu ditetapkan misi sebagai
upaya-upaya umum yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi.
Berkaitan dengan penetapan Misi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
Provinsi
Jawa
Tengah
2013-2018,
maka
perlu
diperhatikan
Misi
Pembangunan Jawa Tengah Tahun 2013-2018 yang terkait atau sejalan
dan perlu diaktualisasikan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
Provinsi Jawa Tengah.
Sehubungan dengan hal itu, Dinas Energi dan Sumber Daya
Mineral Provinsi Jawa Tengah menetapkan Misi 2013-2018 sebagai
berikut:
76 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
MISI DINAS ESDM 2013-2018 :
1. Meningkatkan Pengelolaan Pertambangan Dan Air Tanah Melalui
Optimalisasi Pendayagunaan Dengan Mempertimbangkan Azas
Konservasi;
2. Meningkatkan Pengelolaan Dan Pendayagunaan Ketenagalistrikan Dan
Migas, Untuk Menjamin Ketersediaan Energi Melalui Peningkatan
Infrastruktur Dan Diversifikasi Energi;
3. Mengembangkan Potensi Energi Baru Dan Terbarukan Melalui
Optimalisasi Penerapan Teknologi Tepat Guna Secara Mandiri;
4. Meningkatkan Upaya Pencegahan Resiko Bencana Alam Geologi Menuju
Masyarakat Sadar Resiko Bencana Geologi;
5. Meningkatkan Kinerja Pelayanan Publik Yang Profesional Di Bidang
ESDM.
Selain visi dan misi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral juga
merumuskan MOTTO Pelayanan “MINERAL”, untuk meningkatkan etos
kerja sebagai berikut :
1. Mudah, tidak menyulitkan, tidak rumit dan tidak berbelit-belit;
2. Ikhlas, memberikan pelayanan tanpa pamrih;
3. Nyaman, memberikan suasana sejuk dalam pelayanan;
4. Efisien, cepat, tepat dan cermat serta berdaya guna;
5. Ramah, sopan santun dalam memberikan pelayanan;
6. Akuntabel, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan;
7. Legal, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
4.2. Tujuan Dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Energi Dan
Sumber Daya Mineral
Tujuan
merupakan
penjabaran
atau
implementasi
dari
pernyataan Misi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa
Tengah, yaitu sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan dalam
jangka
waktu
5
(lima)
tahunan.
Sedangkan
Sasaran
merupakan
penjabaran dari Tujuan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Daerah
77 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Provinsi Jawa Tengah, yaitu hasil yang akan dicapai secara nyata dalam
rumusan yang lebih spesifik, terinci, dapat diukur dan dapat dicapai,
serta dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan.
Adapun tujuan atas setiap misi yang ditetapkan sebagai langkah
pemfokusan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan
adalah sebagai berikut :
1. Misi-1 ”Meningkatkan Pengelolaan Pertambangan Dan Air Tanah
Melalui Optimalisasi Pendayagunaan Dengan Mempetimbangkan Azas
Konservasi”,
mempunyai
tujuan
optimalisasi
pengelolaan
pemanfaatan pertambangan dan air tanah.
2. Misi-2
”Meningkatkan
Pengelolaan
Dan
Pendayagunaan
Ketenagalistrikan Dan Migas, Untuk Menjamin Ketersediaan Energi
Melalui
Peningkatan
mempunyai
tujuan
Infrastruktur
Dan
optimalisasi
Diversifikasi
pengelolaan
Energi.”,
pemanfaatan
ketenagalistrikan dan migas.
3. Misi-3 ”Mengembangkan Potensi Energi Baru Dan Terbarukan Melalui
Optimalisasi Penerapan Teknologi Tepat Guna Secara Mandiri”,
mempunyai
tujuan
mengoptimalkan
pemanfaatan
Energi
Baru
Terbarukan sebagai energi alternatif.
4. Misi-4 ”Meningkatkan Upaya Pencegahan Resiko Bencana Alam
Geologi
Menuju
Masyarakat
Sadar
Resiko
Bencana
Geologi”,
mempunyai tujuan menurunkan resiko bencana alam geologi.
5. Misi-5 ”Meningkatkan Kinerja Pelayanan Publik Yang Profesional Di
Bidang
ESDM”,
mempunyai
tujuan
meningkatkan
kapasitas
kelembagaan dan SDM bidang ESDM.
78 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Sedangkan sasaran yang akan dicapai oleh Dinas Energi dan
Sumber
Daya
Mineral
Provinsi
Jawa
Tengah
Tahun
2013-2018
berdasarkan rumusan Misi dan Tujuan sebagaimana tersebut diatas
adalah sebagai berikut, yaitu :
Tabel 4.1.
Tabel Misi, Tujuan, Sasaran dan Indikator
MISI
TUJUAN
SASARAN
INDIKATOR SASARAN
Misi-1
Optimalisasi
Terwujudnya
pengelolaan
peningkatan
Meningkatkan
pemanfaatan
produktivitas
Pengelolaan
pertambangan dan pemanfaatan
Pertambangan Dan
air tanah.
pertambangan dan air
Air Tanah Melalui
tanah dan
Optimalisasi
terkendalinya
Pendayagunaan
kerusakan
Dengan
lingkungan
Mempetimbangkan
Azas Konservasi
Persentase
luasan
pertambangan tanpa ijin
yang ditertibkan;
Misi-2
Persentase pemenuhan
kebutuhan BBM Subsidi
dan LPG 3kg untuk
masyarakat (%);
Meningkatkan
Pengelolaan Dan
Pendayagunaan
Ketenagalistrikan
Dan Migas, Untuk
Menjamin
Ketersediaan Energi
Melalui Peningkatan
Infrastruktur Dan
Diversifikasi Energi
Misi -3
Optimalisasi
pengelolaan
pemanfaatan
ketenagalistrikan
dan migas
Mengoptimalkan
pemanfaatan
Mengembangkan
Energi Baru
Potensi Energi Baru
Terbarukan sebagai
Dan
Terbarukan
energi alternatif
Melalui Optimalisasi
Penerapan Teknologi
Tepat Guna Secara
Terwujudnya
pengawasan
distribusi
BBM
bersubsidi dan LPG 3
kg
serta
captive
power.
Peningkatan
Elektrifikasi
Jumlah Peta Tematis
Kontribusi
sektor
pertambangan terhadap
PDRB
Rasio Rasio Elektrifikasi (%).
Terwujudnya
pembangunan
infrastruktur
pemanfaatan EBTKE
setempat bagi
masyarakat miskin
dan terpencil;
Jumlah pembangunan
infrastruktur EBT;
79 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Mandiri
Meningkatkan
Persentase pemanfaatan
pemanfaatan Energi Energi baru Terbarukan
baru
Terbarukan dalam Bauran Energi (%)
dalam Bauran Energi
(%).
Misi-4
Meningkatkan
Upaya Pencegahan
Resiko
Bencana
Alam
Geologi
Menuju
Masyarakat Sadar
Resiko
Bencana
Geologi
Menurunkan resiko
bencana alam
geologi
Misi-5
Meningkatkan
kapasitas
Meningkatkan
kelembagaan dan
Kinerja Pelayanan
SDM bidang ESDM
Publik
Yang
Profesional
Di
Bidang ESDM
Meningkatnya upaya
pencegahan resiko
bencana alam geologi
Persentase upaya
pencegahan resiko
bencana alam geologi
Terwujudnya
peningkatan
kapasitas
kelembagaan dan
SDM bidang ESDM
Tingkat pemenuhan
kebutuhan pelayanan
administrasi
perkantoran
Tabel 4.2
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan SKPD
Target Kinerja Sasaran pada Tahun KeNo
Tujuan
Sasaran
1.
Optimalisasi
pengelolaan
pemanfaatan
pertambangan
dan air tanah
2.
Optimalisasi
pengelolaan
pemanfaatan
ketenagalistrik
an dan migas
1) Terwujudnya
peningkatan
produktivitas
pemanfaatan
pertambangan dan air
tanah dan
terkendalinya
kerusakan lingkungan
2) Terwujudnya
kesesuaian
pemanfaatan
Rencana Umum Tata
Ruang Wilayah
(RUTRW) Provinsi di
sektor ESDM.
(1). Terwujudnya
pengawasan
distribusi BBM
bersubsidi dan LPG 3
kg serta captive
power. (2).
Indikator Sasaran
1
2
3
4
5
1) Persentase
1) 86% 2)
luasan
23
pertambangan
3) 1,13 %
tanpa ijin yang
ditertibkan; 2)
Jumlah peta tematis
bidang geologi; 3)
Kontribusi sektor
pertambangan
terhadap PDRB
1) 86%
2) 21
3) 1,13%
1) 87%
2) 21
3) 1,14%
1) 87%
2) 21
3) 1,14%
1) 87%
2) 21
3) 1,15%
(1). Persentase
pengawasan
distribusi BBM
bersubsidi dan LPG
3 kg serta captive
power; (2). Rasio
(1).
100%;
(2).
87,42%
(1).
100%;
(2).
90,01%
(1).
100%;
(2).
91,40%
(1).
100%;
(2).
92,12%
(1).
100%;
(2).
85,02%
80 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Target Kinerja Sasaran pada Tahun KeNo
Tujuan
Sasaran
Indikator Sasaran
Peningkatan Rasio
Elektrifikasi.
Elektrifikasi.
1
2
3
4
5
3.
Mengoptimalk
an
pemanfaatan
Energi Baru
Terbarukan
sebagai energi
alternatif.
(1). Terwujudnya
pembangunan
infrastruktur
pemanfaatan EBTKE
setempat bagi
masyarakat miskin
dan terpencil; (2).
Meningkatkan
pemanfaatan Energi
baru Terbarukan
dalam Bauran Energi;
(1). Jumlah lokasi
pembangunan
infrastruktur EBT;
(2). Persentase
pemanfaatan Energi
baru Terbarukan
dalam Bauran
Energi
(1). 18
lokasi;
(2).
6,92%
(1). 22
lokasi;
(2).
7,74%
(1). 22
lokasi;
(2).
8,54%
(1). 20
lokasi;
(2).
9,38%
(1). 17
lokasi;
(2).
10,2%
4.
Menurunkan
resiko bencana
alam geologi.
19,33%
23,15%
27,07%
31,06%
Meningkatkan
kapasitas
kelembagaan
dan SDM
bidang ESDM.
Persentase upaya
pencegahan resiko
bencana alam
geologi
Tingkat pemenuhan
kebutuhan untuk
meningkatkan
kapasitas
kelembagaan dan
SDM bidang ESDM.
15,51%
5.
Meningkatnya upaya
pencegahan resiko
bencana alam
geologi.
Terwujudnya
peningkatan kapasitas
kelembagaan dan
SDM bidang ESDM
100%
100%
100%
100%
100%
4.3. Strategi Dan Arah Kebijakan
Strategi merupakan langkah-langkah yang berisikan programprogram indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Dalam hal ini untuk
mencapai Tujuan dan Sasaran dari setiap Misi SKPD, dirumuskan
Strategi sebagai berikut, yaitu :
1. Misi-1 ”Meningkatkan Pengelolaan Pertambangan Dan Air Tanah
Melalui Optimalisasi Pendayagunaan Dengan Mempetimbangkan Azas
Konservasi”, akan ditempuh melalui strategi sebagai berikut :
1). Melakukan perencanaan, penelitian, pelaksanaan dan pengawasan
bidang pertambangan dan air tanah yang berkelanjutan dan
berwawasan lingkungan;
2). Melakukan pengawasan dan pengendalian eksploitasi bidang
pertambangan dan air tanah
81 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
2. Misi-2
”Meningkatkan Pengelolaan Pemanfaatan Ketenagalistrikan
Dan Migas, Untuk Menjamin Ketersediaan Energi Melalui Peningkatan
Infrastruktur Dan Diversifikasi Energi”,
akan ditempuh melalui
strategi sebagai berikut :
1) Melakukan perencanaan, pengkajian, pelaksanaan dan pengawasan
bidang ketenagalistrikan dan migas;
2) Melakukan pembangunan infrastruktur bidang ketenagalistrikan
dan migas.
3. Misi-3 ”Mengembangkan Potensi Energi Baru Terbarukan Dengan
Mengoptimalkan Potensi Energi Setempat Secara Mandiri “, akan
ditempuh melalui strategi sebagai berikut :
1) Melakukan perencanaan, pengkajian, pelaksanaan dan pengawasan
bidang EBTKE;
2) Melakukan pembangunan infrastruktur bidang EBT.
4. Misi-4 “Meningkatkan Upaya Pencegahan Resiko Bencana Alam
Geologi
Menuju Masyarakat Sadar Resiko Bencana Geologi”, akan
ditempuh melalui strategi sebagai berikut :
1) Melakukan mitigasi bencana (sosialisasi, simulasi, dsbnya) pada
masyarakat didaerah rawan bencana geologi;
2) Melakukan penelitian dan pengembangan mitigasi pada daerah
rawan bencana geologi.
5. Misi-5 “Meningkatkan Kinerja Pelayanan Publik Bidang ESDM Yang
Profesional”, akan ditempuh melalui strategi sebagai berikut :
1) Meningkatkan kapasitas kelembagaan melalui peningkatan fungsi
operasional sarana dan prasana SKPD;
2) Kajian
teknis
perundangan
-
undangan
bidang
ESDM
dan
optimalisasi data bidang ESDM serta meningkatkan kapasitas SDM
aparatur
melalui
bimtek,
sosialisasi,
sertifikasi,
dan
melalui
pembinaan dan pendidikan kemasyarakatan bidang ESDM bagi
masyarakat dan pelaku usaha.
82 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Sedangkan
Arah
Kebijakan
dalam
upaya
mencapai
Tujuan,
Sasaran, dan Strategi dari setiap Misi yang selanjutnya akan menjadi
landasan dalam merumuskan arah pelaksanaan program, dirumuskan
sebagai berkut, yaitu :
Tabel 4.3.
Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Keijakan
TUJUAN
SASARAN
STRATEGI
ARAH KEBIJAKAN
Misi 1 :
Meningkatkan Pengelolaan Pertambangan Dan Air Tanah Melalui Optimalisasi Pendayagunaan
Dengan Mempetimbangkan Azas Konservasi.
Optimalisasi pengelolaan
pemanfaatan
pertambangan dan air
tanah
Terwujudnya
peningkatan
produktivitas
pemanfaatan
pertambangan dan
air tanah dan
terkendalinya
kerusakan
lingkungan
Melakukan
perencanaan,
penelitian,
pelaksanaan
dan
pengawasan
bidang
pertambangan
dan air tanah
yang
berkelanjutan
dan
berwawasan
lingkungan
Pengelolaan
pertambangan dan air
tanah dilaksanakan
dengan memperhatikan
keserasian antara
konservasi dan
pendayagunaan, antara
pengelolaan demand
dan pengelolaan supply,
serta antara
pemenuhan
kepentingan jangka
pendek dan
kepentingan jangka
panjang.
Melakukan
pengawasan dan
pengendalian
eksploitasi bidang
pertambangan
dan air tanah
Rehabilitasi dan
Pemulihan Cadangan
Sumber Daya Alam
Bekas Lahan
Eksploitasi
Pertambangan serta
Eksploitasi Air Tanah
Dilaksanakan dengan
Memperhatikan
Pemenuhan Kebutuhan
Jangka Pendek dan
Jangka Panjang
Misi 2 :
Meningkatkan Pengelolaan Dan Pendayagunaan Ketenagalistrikan Dan Migas, Untuk Menjamin
Ketersediaan Energi Melalui Peningkatan Infrastruktur Dan Diversifikasi Energi
83 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Optimalisasi
pengelolaan
pemanfaatan
ketenagalistrikan
migas
Terwujudnya
pengawasan distribusi
BBM bersubsidi dan
dan LPG 3 kg serta captive
power
Peningkatan Rasio
Elektrifikasi
Melakukan
perencanaan,
pengkajian,
pelaksanaan
dan pengawasan
bidang
ketenagalistrikan
dan migas
Pengawasan distribusi
BBM bersubsidi dan
LPG
3kg
lebih
diintensifkan
dengan
fokus pada daerah
nelayan miskin;
Pemanfaatan
ketenagalistrikan untuk
pemenuhan kebutuhan
listrik
masyarakat
dengan fokus pada
upaya
peningkatan
infrastruktur
ketenagalistrikan
di
daerah terpencil.
Misi 3 :
Mengembangkan Potensi Energi Baru Dan Terbarukan Melalui Optimalisasi Penerapan Teknologi
Tepat Guna Secara Mandiri
Mengoptimalkan
pemanfaatan Energi Baru
Terbarukan sebagai energi
alternatif.
Terwujudnya
pembangunan
infrastruktur
pemanfaatan EBTKE
setempat
bagi
masyarakat miskin
dan terpencil;
Melakukan
perencanaan,
pengkajian,
pelaksanaan
dan pengawasan
bidang EBTKE;
Meningkatkan
pemanfaatan Energi
baru
Terbarukan
dalam Bauran Energi
(%).
Melakukan
pembangunan
infrastruktur
bidang EBT
Pendayagunaan potensi
Energi Baru
Terbarukan setempat
untuk pemenuhan
kebutuhan energi,
diprioritaskan pada
pemenuhan kebutuhan
masyarakat terutama di
daerah miskin dan
terpencil.
Misi 4 :
Meningkatkan Upaya Pencegahan Resiko Bencana Alam Geologi Menuju Masyarakat Sadar Resiko
Bencana Geologi
Menurunkan resiko
bencana alam geologi
Meningkatnya upaya
pencegahan resiko
bencana alam geologi
Melakukan
mitigasi bencana
(sosialisasi,
simulasi, dsbnya)
pada masyarakat
didaerah rawan
bencana geologi;
Peningkatan partisipasi
masyarakat
terus
diupayakan pada tahap
pencegahan
bencana
alam geologi terutama
pada wilayah yang
berpenduduk
padat
dan berada pada zona
84 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Melakukan
penelitian dan
pengembangan
mitigasi pada
daerah rawan
bencana geologi.
kerentanan
tanah tinggi.
gerakan
Misi 5 :
Meningkatkan Kinerja Pelayanan Publik Yang Profesional Di Bidang ESDM
Meningkatkan kapasitas Terwujudnya
kelembagaan dan SDM peningkatan
bidang ESDM
kapasitas
kelembagaan
dan
SDM bidang ESDM
Meningkatkan
kapasitas
kelembagaan
melalui
peningkatan
fungsi operasional
sarana
dan
prasana SKPD
Kajian
teknis
perundangan undangan bidang
ESDM
dan
optimalisasi data
bidang
ESDM
serta
meningkatkan
kapasitas SDM
aparatur melalui
bimtek,
sosialisasi,
sertifikasi,
dan
melalui
pembinaan dan
pendidikan
kemasyarakatan
bidang
ESDM
bagi masyarakat
dan
pelaku
usaha.
Mengembangkan
manajemen
sumber
daya
manusia,
kelembagaan
dan
sistem
data
yang
handal, akurat dan
terpecaya
untuk
mendukung kebijakan
administrasi dan teknis
bidang
ESDM
berdasarkan peraturan
perundang - undangan
yang berlaku dalam
mendukung
peningkatan
profesionalisme
pelayanan publik.
85 | RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2018
Fly UP