...

Bekerja Agar Selesai Tepat Waktu

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Bekerja Agar Selesai Tepat Waktu
Bekerja Agar Selesai Tepat Waktu
Pekerjaan yang banyak dan menumpuk, berdampak pada penyelesaian pekerjaan yang tidak selesai
dengan waktu yang ditetapkan. Bagi pekerja adiministrasi, terkadang sangat sulit untuk membendung
atau menolak pekerjaan yang diberikan oleh atasan karena secara tidak langsung tugas administrasi
cukup membantu pekerjaan atasan. Untuk itu penyelesaian pekerjaan yang tepat waktu sangat
diharapkan oleh atasan.
Namun sebagai manusia, seringkali kita memiliki hambatan atau pekerjaan lainnya diluar pekerjaan
kantor yang juga membutuhkan perhatian penuh, sehingga pekerjaan kantor yang seharusnya
dikerjakan dan diselesaikan tepat pada waktunya, menjadi terlambat dan tidak tepat waktu. Alhasil,
atasan menjadi kecewa dan tidak puas dengan pekerjaan kita.
Tentu saja hal ini sangat tidak kita inginkan. Kita selalu berharap bekerja dengan efisien, bekerja
sempurna, dan bekerja tepat waktu. Untuk itu ada beberapa tips yang dapat dicoba agar pekerjaan yang
kita lakukan dapat selesai tepat waktu. Berikut tipsnya:
1. Pahami pekerjaan yang kita hadapi
Cobalah semaksimal mungkin memahami tugas yang diberikan atasan kepada kita. Pahami dengan
benar apa yang harus kita lakukan terhadap tugas tersebut. Hal ini berfungsi untuk meminimalisasi
kesalahan yang bisa terjadi. Dengan memahami dengan benar apa yang harus kita kerjakan, maka
pekerjaan akan semakin ringan karena kita paham tanggung jawab kita. Jika memang tugas yang
diberikan oleh atasan adalah tugas baru yang belum kita pahami, katakan saja terus terang bahwa kita
belum memahaminya dan jangan malu untuk bertanya pada atasan bagaimana cara mengerjakannya
karena bila terjadi kesalahan dalam tugas itu, atasan akan memahami kita dan kita terhindar dari
omelan atasan.
2. Membuat prioritas tugas
Jika tugas menumpuk, jangan pernah mengandalkan ingatan atau catatan sederhana pada kertas.
Buatlah prioritas tugas dengan menyusun tugas yang harus kita kerjakan dari tugas yang paling cepat
harus diselesaikan sampai dengan tugas yang waktu penyelesaiannya tidak terlalu cepat. Atau dapat
juga menyusunnya dari tugas yang paling sulit, hingga tugas yang paling mudah untuk diselesaikan. Atau
juga, dapat menyusun berdasarkan tugas yang paling penting sampai tugas yang kurang penting. Setelah
membuat prioritas, yang perlu dilakukan adalah kita harus konsisten mengerjakannya sesuai dengan
urutan yang sudah kita susun. Jangan menyelesaikan tugas dengan mengacak atau tidak sesuai dengan
susunan pada prioritas karena akan sangat menyulitkan dan merepotkan kita dalam melakukan evaluasi.
3. Menyimpan file tugas dengan rapi
Setelah tugas disusun berdasarkan prioritas, dan setelah tugas selesai dikerjakan, berikutnya kita harus
menyimpan file-file tersebut dengan rapi di komputer. Jangan menggabungkan semua tugas tersebut
dalam satu tempat (biasanya disimpan di “my documents” pada komputer) karena jika atasan kita
meminta file tertentu, kita akan sangat kerepotan karena terlalu banyak file yang kita simpan di my
documents. Selain itu, jika kita menyimpan file tersebut dengan rapi, suatu saat jika atasan atau orang
lain membutuhkan file tersebut dan kita sedang tidak masuk kantor, kita dapat mengatakan lokasi file
yang diminta pada bagian tertentu di computer kita.
4. Lakukan evaluasi dan kroscek
Hal yang juga perlu kita lakukan adalah, melakukan evaluasi atau kroscek. Evaluasi ini berarti melihat
dan mengecek ulang apa yang sudah kita lakukan pada minggu ini. sedangkan kroscek adalah melihat
apakah semua pekerjaan tersebut telah kita selesaikan dengan sempurna. Evaluasi dan kroscek biasanya
dilakukan pada hari jumat atau weekend untuk mengecek pekerjaan yang kita lakukan dalam minggu
tersebut.
5. Minta masukan (feedback) dari atasan untuk menyempurnakan tugas selanjutnya
Setiap telah menyelesaikan tugas yang diberikan atasan, jangan lupa untuk bertanya kepada atasan
mengenai masukan atau feedback dari pekerjaan kita. Ini fungsinya untuk menyempurnakan pekerjaan
kita kedepan dan untuk mengkoreksi kesalahan yang kita lakukan agar tidak terulang. Tapi terkadang,
kita malu atau malas, atau juga atasan terlalu sibuk sehingga meminta masukan atasan menjadi sulit
dilakukan. Intinya sepanjang tidak ada complain dari atasan, kita anggap saja bahwa pekerjaan kita
sudah sempurna dan sudah baik.
Demikian lima tips yang dapat saya sharing kepada pembaca, semoga dapat membantu memberikan
solusi dari kebiasaan kita menunda-nunda pekerjaan dan kita bebas dari tumpukan pekerjaan kita
sehari-hari.
Selamat Mencoba
Fly UP