...

Pemeliharaan Jaringan Jalan Kabupaten

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Pemeliharaan Jaringan Jalan Kabupaten
Pemeliharaan Jaringan Jalan
Kabupaten
Studi Kasus RICA
Kabupaten Manggarai,
Flores, NTT
September 2005
RICA
Rural Investment
Climate Assessment
Infrastruktur Jalan dan Iklim Investasi
Jalan Buruk = Biaya Tinggi bagi Perusahaan
Waktu + Kerusakan Kendaraan +
Biaya Bahan Bakar
Biaya Transportasi
Akses pada Bahan Baku dan Pasar
Akses terhadap Informasi & Teknologi,
serta Daya Saing
Latarbelakang Lokasi
Manggarai, Flores, NTT
• Kabupaten luas dengan jumlah penduduk
relatif kecil (<500,000 jiwa)
• Tingkat kemiskinan 46%
• Pertanian & perkebunan memberikan
kontribusi 70% pada PDRB
• Rendahnya jumlah industri non-pertanian
• Rendahnya PMD maupun PMA
Infrastruktur Jalan di Manggarai
Panjang total: 1.900km,
1500km jalan kabupaten
Anggaran tahunan untuk
pemeliharaan hanya
cukup untuk 20-40 km
67% JALAN KABUPATEN DIKATEGORIKAN
“RUSAK” ATAU “BURUK”
Temuan Utama (1)
Pemerintah Kabupaten Tidak Mampu
Memelihara Kualitas Jaringan Jalan
MENGAPA?
Tanggungjawab pemerintah Kabupaten
Kurangnya wewenang untuk
meningkatkan PAD dari
sektor jalan untuk
pemeliharaan jalan tersebut
Kurangnya alokasi dana untuk jalan; TA 2005
anggaran untuk jalan hanya Rp.16,5 milyar
(5%), sedangkan anggaran rutin mencapai
Rp.140 milyar (65%)
Temuan Utama (2)
Mis-alokasi Anggaran, disebabkan:
‹
‹
‹
‹
Studi Kelayakan yang tidak sesuai standar
Kurangnya keterkaitan studi kelayakan dengan
proses perencanaan partisipatif
Kepentingan politik mengalahkan faktor
kelayakan ekonomi dan sosial dalam penentuan
ruas jalan yang akan dibangun
Pembangunan jalan baru lebih diprioritaskan
daripada pemeliharaan jalan karena tuntutan
masyarakat
Temuan Utama (3)
KORUPSI
Dalam proses pemilihan…
…dalam proses tender
Dalam proses pembangunan …
Alternatif Solusi
Anggaran Administrasi
Kewenangan Pemerintah Kabupaten
untuk Mengelola Pajak/Pungutan
Penggunaan Jalan
Memperhitungkan dan Melaksanakan
Studi Kelayakan yang Komprehensif (dan
memakai hasil studi untuk membuat
keputusan perencanaan masa depan)
Alternatif Solusi
Menciptakan Insentif untuk Kimpraswil
guna Mengurangi Korupsi dalam Proses
Tender, serta Implementasi
dan Monitoring Proyek
Pembangunan Jalan
Alternatif Solusi
Melibatkan Gereja, Media dan
Ornop dalam Perencanaan dan
Penyusunan Anggaran
Menetapkan Pungutan Penggunaan Jalan secara
Lokal untuk Jalan Desa sebagai sumber dana
pemeliharaan jalan
(ini bisa dikelola oleh gereja atau kelompok masyarakat lokal
secara partisipatif dan transparan untuk mengurangi peluang
korupsi)
Alternatif Solusi
Mendorong Partisipasi Publik dalam Pemeliharaan
Rutin
(misalnya menyediakan block grants untuk desa dengan
imbalan di masa depan berbasis kinerja)
Mengembangkan model pembangunan jalan
yang partisipatif; melibatkan komunitasgereja-organisasi masyarakat di desa
Terima Kasih
Fly UP