...

MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG PROSPEKTUS

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG PROSPEKTUS
Pada tahun 2012
Tanggal Efektif 28 Agustus 2007
Tanggal Penawaran 1 November 2007
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
PROSPEKTUS
PEMBAHARUAN
Reksa Dana MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG (selanjutnya disebut "MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG") adalah Reksa Dana berbentuk
Kontrak Investasi Kolektif (“KIK”) berdasarkan Undang-Undang No.8 tahun 1995 tentang Pasar Modal (“Undang-Undang Pasar Modal”) beserta peraturan
pelaksanaannya.
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG mempunyai tujuan untuk mendapatkan peningkatan modal melalui suatu model alokasi aset yang fleksibel dan
berorientasi pertumbuhan aset dengan melakukan investasi pada Efek bersifat ekuitas di Indonesia, Efek bersifat utang baik yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia maupun yang dikeluarkan oleh badan hukum atau perusahaan yang masuk dalam kategori layak investasi (investment
grade), yaitu dengan peringkat minimum BBB, B3 atau yang setaradan juga instrumen pasar uang.
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG mempunyai komposisi portofolio minimum 50% (lima puluh per seratus) dan maksimum 75% (tujuh puluh lima
per seratus) pada Efek bersifat ekuitas yang diterbitkan melalui Penawaran Umum dan/atau dicatatkan di Bursa Efek baik di dalam maupun di luar negeri;
serta minimum 5% (lima per seratus) dan maksimum 50% (lima puluh per seratus) pada Efek bersifat utang yang masuk dalam kategori layak investasi
(investment grade), yaitu dengan peringkat minimum BBB, B3 atau yang setara yang diterbitkan melalui Penawaran Umum dan/atau dicatatkan di Bursa Efek
baik di dalam maupun di luar negeri dan/atau diterbitkan oleh Negara Republik Indonesia;serta minimum 5% (lima per seratus) dan maksimum 50% (lima
puluh per seratus) pada instrumen pasar uang yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun dan diterbitkan berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku di Indonesia.
Dalam hal akan berinvestasi pada Efek luar negeri, MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG akan mengacu pada ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku di Indonesia dan hukum negara yang mendasari penerbitan Efek luar negeri tersebut.
PENAWARAN UMUM
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia sebagai Manajer Investasi melakukan Penawaran Umum atas Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG (“Unit Penyertaan”) secara terus-menerus hingga mencapai jumlah sebagai berikut:
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
1.000.000.000 (Satu miliar) Unit Penyertaan
Setiap Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG ditawarkan dengan harga sama dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) awal yaitu sebesar Rp
1.000,- (seribu Rupiah) per Unit Penyertaan pada hari pertama penawaran. Selanjutnya harga pembelian setiap Unit Penyertaan ditetapkan berdasarkan
Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG pada akhir Hari Bursa yang bersangkutan.
Apabila Manajer Investasi menerima pemesanan atau permintaan pembelian MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yang melebihi jumlah maksimum
Penawaran Umum Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG tersebut diatas, maka Manajer Investasi akan menerima permintaan
pembelian Unit Penyertaan tersebut berdasarkan urutan pertama pemesanan atau pembelian Unit Penyertaan, sampai dengan jumlah maksimum
Penawaran Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dapat menjual kembali sebagian atau seluruh Unit Penyertaan yang dimilikinya
kepada Manajer Investasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Prospektus dan dalam Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form. Untuk
setiap pembelian Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG, Pemegang Unit Penyertaan tidak dikenakan biaya pembelian.
Pemegang Unit Penyertaan akan dikenakan biaya-biaya, antara lain biaya pembelian Unit Penyertaan (subscription fee) sebesar maksimum 2 % (dua
persen) dari nilai transaksi pembelian Unit Penyertaan dan biaya penjualan kembali Unit Penyertaan (redemption fee)/Biaya Penjualan Yang Ditangguhkan
(Deferred Sales Charge/”DSC”) sebesar maksimum 2% (dua persen) dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada saat Unit Penyertaan yang bersangkutan dibeli
berdasarkan metode First In First Out (“FIFO”) untuk tahun pertama dan 0% (nol persen) untuk tahun kedua dan seterusnya (dengan memperhatikan
ketentuan dalam Bab IX Prospektus) serta biaya pengalihan investasi (switching fee) sebesar maksimum 2 % (dua persen) dari nilai transaksi pengalihan
investasi. Dalam hal penjualan kembali Unit Penyertaan dilakukan melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana, maka biaya penjualan kembali Unit Penyertaan
(redemption fee)/Biaya Penjualan Yang Ditangguhkan (Deferred Sales Charge/”DSC”) dikenakan sebesar 1,25% (satu koma dua puluh lima persen) dari Nilai
Aktiva Bersih (NAB) pada saat Unit Penyertaan yang bersangkutan dibeli berdasarkan metode First In First Out (“FIFO”) untuk tahun pertama dan 0% (nol
persen) untuk tahun kedua dan seterusnya.
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG menanggung biaya-biaya antara lain imbalan jasa Manajer Investasi maksimum sebesar 2,5% (dua koma lima
per seratus) dan imbalan jasa Bank Kustodian maksimum 0,25% (nol koma dua puluh lima per seratus).
Uraian lengkap mengenai alokasi biaya dapat dilihat pada Bab IX (sembilan) Prospektus.
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG wajib dibubarkan dan harta kekayaannya dilikuidasi apabila terjadi kondisi-kondisi lainnya seperti yang
disebutkan dalam Bab XI (sebelas) tentang Pembubaran dan Likuidasi.
MANAJER INVESTASI
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
Sampoerna Strategic Square, South Tower Lt 31
Jl. Jendral Sudirman Kav 45-46
Jakarta 12930
Telepon: (6221) 2555 2255
Faksimili: (6221) 2555 7676
Website: www.reksadana-manulife.com
BANK KUSTODIAN
THE HONGKONG AND SHANGHAI BANKING
CORPORATION LTD., cabang Jakarta
Menara Mulia, 19th Floor
Jl. Jend Gatot Subroto Kav 9-11
Jakarta 12930
SEBELUM ANDA MEMUTUSKAN UNTUK MEMBELI UNIT PENYERTAAN INI ANDA HARUS TERLEBIH DAHULU MEMPELAJARI ISI PROSPEKTUS
INI KHUSUSNYA BAB IV (EMPAT) MENGENAI TUJUAN DAN KEBIJAKAN INVESTASI, BAB VII (TUJUH) MENGENAI FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG
UTAMA, DAN BAB II (DUA) MENGENAI MANAJER INVESTASI
OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
MELANGGAR HUKUM
Prospektus ini diterbitkan pada 28 Maret 2014
BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NO. 21 TAHUN 2011
TENTANG OTORITAS JASA KEUANGAN
(“UNDANG-UNDANG OJK”)
Dengan berlakunya Undang-undang OJK, sejak tanggal 31 Desember 2012 fungsi, tugas dan
wewenang pengaturan kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal telah beralih dari
BAPEPAM & LK kepada Otoritas Jasa Keuangan, sehingga semua rujukan dan/atau kewajiban
yang harus dipenuhi kepada dan/atau dirujuk kepada kewenangan BAPEPAM & LK dalam
peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjadi kepada Otoritas Jasa Keuangan.
UNTUK DIPERHATIKAN
1.
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG tidak termasuk produk investasi dengan
penjaminan. Sebelum membeli Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG, calon Pemegang Unit Penyertaan harus terlebih dahulu mempelajari dan
memahami Prospektus dan dokumen penawaran lainnya. Isi dari Prospektus dan dokumen
penawaran lainnya bukanlah suatu saran baik dari sisi bisnis, hukum, maupun perpajakan.
Oleh karena itu, calon Pemegang Unit Penyertaan disarankan untuk meminta
pertimbangan atau nasihat dari pihak-pihak yang kompeten sehubungan dengan investasi
dalam MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG. Calon Pemegang Unit Penyertaan harus
menyadari bahwa terdapat kemungkinan Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG akan menanggung risiko sehubungan dengan Unit Penyertaan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yang dipegangnya. Sehubungan dengan
kemungkinan adanya risiko tersebut, apabila dianggap perlu calon Pemegang Unit
Penyertaan dapat meminta pendapat dari pihak-pihak yang berkompeten atas aspek
bisnis, hukum, keuangan, perpajakan, maupun aspek lain yang relevan.
2.
ILUSTRASI DAN/ATAU GRAFIK DAN/ATAU PERKIRAAN YANG TERDAPAT DALAM
PROSPEKTUS YANG MENUNJUKKAN INDIKASI HASIL INVESTASI DARI MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG HANYALAH PERKIRAAN DAN TIDAK ADA KEPASTIAN
ATAU JAMINAN BAHWA PEMEGANG UNIT PENYERTAAN AKAN MEMPEROLEH
HASIL INVESTASI YANG SAMA DI MASA YANG AKAN DATANG, DAN INDIKASI INI
BUKAN MERUPAKAN JANJI ATAU JAMINAN DARI MANAJER INVESTASI ATAS
TARGET HASIL INVESTASI MAUPUN POTENSI HASIL INVESTASI YANG AKAN
DIPEROLEH OLEH PEMEGANG UNIT PENYERTAAN. ILUSTRASI DAN/ATAU GRAFIK
DAN/ATAU PERKIRAAN TERSEBUT AKAN DAPAT BERUBAH SEBAGAI AKIBAT DARI
BERBAGAI FAKTOR, TERMASUK ANTARA LAIN FAKTOR-FAKTOR YANG TELAH
DIUNGKAPKAN DALAM BAB VIII (DELAPAN) TENTANG FAKTOR-FAKTOR RISIKO
YANG UTAMA.
3.
Dengan tetap memperhatikan Kebijakan Investasi MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG dapat berinvestasi dan/atau memiliki aset dalam mata uang
selain Dollar Amerika Serikat. Dalam hal ini maka Nilai Aktiva Bersih (NAB) per Unit
Penyertaan akan mencerminkan dampak dari nilai tukar antara Dollar Amerika Serikat
terhadap mata uang lainnya serta fluktuasi harga Efek dimana MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG berinvestasi.
4.
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia ("Manajer Investasi") adalah perusahaan yang
menjadi bagian dari Manulife Financial Group ("Manulife Group") yang mempunyai kantor
dan kegiatan usaha di berbagai jurisdiksi. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, setiap
kantor Manulife Group, termasuk Manajer Investasi, diwajibkan untuk selalu mentaati
ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku di masing-masing jurisdiksi di mana kantorkantor dari Manulife Group tersebut berada termasuk peraturan dan hukum yang berlaku
bagi Manulife Group secara keseluruhan. Peraturan perundang-undangan tersebut dapat
termasuk, namun tidak terbatas pada, ketentuan hukum dan peraturan perundangundangan mengenai anti pencucian uang, anti terorisme maupun perpajakan.
Dampak dari ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan tersebut dapat, seperti
peraturan dalam hal perpajakan, mensyaratkan pengumpulan dan pengungkapan informasi
nasabah kepada badan perpajakan yang berwenang baik lokal maupun asing atau
mengenakan pemotongan pajak dari nasabah sebagaimana disyaratkan oleh peraturan
perpajakan yang berlaku.
Pengumpulan dan pengungkapan informasi atau pemotongan pajak yang terutang
terhadap nasabah kepada regulator perpajakan dalam hal ini akan dilakukan oleh Manajer
Investasi dari waktu ke waktu dan akan diberikan kepada badan perpajakan yang
berwenang. Manajer Investasi akan selalu menjaga kerahasiaan data nasabah dan
memenuhi ketentuan kerahasiaan nasabah yang berlaku di Indonesia.
Dalam hal Manajer Investasi diwajibkan untuk memberikan data nasabah kepada badan
pemerintah atau perpajakan yang berwenang, Manajer Investasi akan memastikan bahwa
data yang diberikan hanya terbatas pada data yang secara spesifik diminta oleh badan
pemerintah yang berwenang tersebut sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Dalam rangka memenuhi kewajiban hukum dan peraturan perundang-undangan, Manajer
Investasi diwajibkan untuk memperoleh data/informasi mengenai status wajib pajak
nasabah. Dengan demikian, untuk memungkinkan calon nasabah, menjadi pemegang unit
[nama reksadana], nasabah diwajibkan untuk memberikan kepada Manajer Investasi
data/informasi termasuk status nasabah sebagai wajib pajak. Lebih lanjut, nasabah setelah
menjadi pemegang Unit Penyertaan, wajib untuk memberitahukan Manajer Investasi
secara tertulis setiap perubahan data/informasi nasabah termasuk status nasabah sebagai
wajib pajak paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak terdapat perubahan data/informasi
tersebut. Di samping itu, calon nasabah diwajibkan untuk menandatangani surat
pernyataan terpisah yang memungkinkan Manajer Investasi untuk memenuhi ketentuan
hukum dan peraturan perundang-undangan di atas.
3
DAFTAR ISI
Istilah Dan Definisi
5
BAB I
INFORMASI MENGENAl MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
9
BAB II
MANAJER INVESTASI
13
BAB III
BANK KUSTODIAN
15
BAB IV
TUJUAN DAN KEBIJAKAN INVESTASI
16
BAB V
METODE PERHITUNGAN NILAI PASAR WAJAR
18
BAB VI
PERPAJAKAN
21
BAB VII
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG UTAMA
22
BAB VIII
KEADAAN KAHAR (FORCE MAJEURE)
24
BAB IX
IMBALAN JASA DAN ALOKASI BIAYA
25
BAB X
HAK-HAK PEMEGANG UNIT PENYERTAAN
29
BAB XI
PEMBUBARAN DAN LlKUIDASI
31
BAB XII
PENDAPAT AKUNTAN TENTANG LAPORAN KEUANGAN
34
BAB XIII
PERSYARATAN DAN TATA CARA PEMBELIAN UNIT PENYERTAAN
35
BAB XIV PERSYARATAN DAN TATA CARA PENJUALAN KEMBALI
UNIT PENYERTAAN
39
BAB XV
42
PERSYARATAN DAN TATA CARA PENGALIHAN INVESTASI
BAB XVI SKEMA PEMBELIAN DAN PENJUALAN KEMBALI
UNIT PENYERTAAN SERTA PENGALIHAN INVESTASI
44
BAB XVII PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR
PEMESANAN PEMBELIAN UNIT PENYERTAAN/
SUBSCRIPTION FORM
47
4
ISTILAH DAN DEFINISI
1.
REKSA DANA
Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat
pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.
Sesuai Undang-undang Pasar Modal, Reksa Dana dapat berbentuk Perseroan Tertutup
atau Terbuka dan Kontrak Investasi Kolektif. Bentuk hukum Reksa Dana yang ditawarkan
dalam Prospektus ini adalah Kontrak Investasi Kolektif.
2.
KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF
Kontrak Investasi Kolektif (KIK) adalah kontrak antara Manajer Investasi dan Bank
Kustodian yang mengikat Pemegang Unit Penyertaan di mana Manajer Investasi diberi
wewenang untuk mengelola portofolio investasi kolektif dan Bank Kustodian diberi
wewenang untuk melaksanakan Penitipan Kolektif. Reksa Dana berbentuk KIK
menghimpun dana dengan menerbitkan Unit Penyertaan kepada masyarakat pemodal dan
selanjutnya dana tersebut diinvestasikan pada berbagai jenis Efek yang diperdagangkan di
pasar modal dan/atau di pasar uang.
3.
MANAJER INVESTASI
Manajer Investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola Portofolio Efek untuk
nasabahnya atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah.
4.
BANK KUSTODIAN
Bank Kustodian adalah Bank Umum yang mendapat persetujuan OJK untuk
menyelenggarakan kegiatan usaha sebagai Kustodian, yaitu untuk memberikan jasa
penitipan Efek (termasuk Penitipan Kolektif Efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu
pihak yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian) dan harta lain yang berkaitan dengan
Efek serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga dan hak-hak lain, menyelesaikan
transaksi Efekdan mewakili Pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.
5.
EFEK
Efek sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar
Modal beserta peraturan pelaksanaannya yang dapat dibeli oleh Reksa Dana.
6.
PORTOFOLIO EFEK
Portofolio Efek adalah sekumpulan Efek sebagai suatu portofolio MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG.
7.
BUKTI KEPEMILIKAN
Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif menghimpun dana dengan menerbitkan
Unit Penyertaan kepada pemodal.
Unit Penyertaan adalah satuan ukuran yang menunjukkan bagian kepentingan setiap
Pemegang Unit Penyertaan dalam portofolio investasi kolektif.
Dengan demikian Unit Penyertaan merupakan bukti kepesertaan Pemegang
Penyertaan dalam Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif. Bank Kustodian
menerbitkan Surat Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan/Confirmation Statement
berisi jumlah Unit Penyertaan yang dimiliki oleh masing-masing Pemegang
Penyertaan dan berlaku sebagai Bukti Kepemilikan Unit Penyertaan Reksa Dana.
8.
Unit
akan
yang
Unit
NILAI AKTIVA BERSIH (NAB)
NAB adalah nilai pasar yang wajar dari suatu Efek dan kekayaan lain dari Reksa Dana
dikurangi seluruh kewajibannya.
5
Metode Penghitungan NAB Reksa Dana harus dilakukan sesuai dengan Peraturan
BAPEPAM & LK No. IV.C.2 yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM & LK
No. KEP-367/BL/2012 tanggal 9 Juli 2012 tentang Nilai Pasar Wajar Dari Efek Dalam
Portofolio Reksa Dana, dimana perhitungan NAB menggunakan nilai pasar wajar yang
ditentukan oleh Manajer Investasi.
NAB Reksa Dana dihitung dan diumumkan setiap Hari Bursa.
9.
AFILIASI
a.
hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik
secara horisontal maupun vertikal;
b.
hubungan antara satu pihak dengan pegawai, Direktur, atau Komisaris dari pihak
tersebut;
c.
hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana terdapat satu atau lebih anggota
Direksi atau Komisaris yang sama;
d.
hubungan antara perusahaan dengan suatu pihak, baik langsung maupun tidak
langsung, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
e.
hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak
langsung oleh pihak yang sama; atau
f.
hubungan antara perusahaan dan Pemegang saham utama.
10.
BAPEPAM & LK
BAPEPAM & LK adalah Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (dahulu
“BAPEPAM” atau Badan Pengawas Pasar Modal).
Sesuai Undang-Undang OJK, sejak tanggal 31 Desember 2012, fungsi, tugas dan
wewenang pengaturan kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal beralih dari
BAPEPAM & LK ke Otoritas Jasa Keuangan.
11.
EFEKTIF
Efektif adalah terpenuhinya seluruh tata cara dan persyaratan Pernyataan Pendaftaran
Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang
ditetapkan dalam Undang-Undang Pasar Modal dan Peraturan BAPEPAM & LK Nomor :
IX.C.5 yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM & LK Nomor : Kep430/BL/2007 tanggal 19 Desember 2007 tentang Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka
Penawaran Umum Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (“Peraturan
BAPEPAM & LK No. IX.C.5”). Surat pernyataan Efektif Pernyataan Pendaftaran Dalam
Rangka Penawaran Umum Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif akan
dikeluarkan oleh OJK.
12.
FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN UNIT PENYERTAAN/SUBSCRIPTION FORM
Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan/Subscription Form adalah formulir yang
harus diisi, ditandatangani dan diajukan oleh calon Pemegang Unit Penyertaan untuk
membeli Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dan diserahkan
kepada Manajer Investasi atau melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana yang ditunjuk oleh
Manajer Investasi, sesuai tata cara yang berlaku di dalam Prospektus ini.
13.
FORMULIR PENJUALAN KEMBALI/REDEMPTION FORM
Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form adalah suatu formulir yang harus diisi,
ditandatangani dan diajukan oleh Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG untuk menjual kembali Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG yang dimilikinya dan diserahkan secara langsung kepada Manajer Investasi
atau melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana sesuai tata cara yang berlaku di dalam
Prospektus ini.
6
14.
FORMULIR PENGALIHAN/SWITCHING FORM
Formulir Pengalihan/Switching Form adalah formulir yang harus diisi, ditandatangani dan
diajukan oleh Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
untuk mengalihkan/switching investasinya dalam Unit Penyertaan MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG yang dimilikinya ke Reksa Dana lain yang memiliki fasilitas
pengalihan investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi yang sama dan diserahkan
secara langsung kepada Manajer Investasi atau melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana
sesuai tata cara yang berlaku di dalam Prospektus ini.
15.
FORMULIR PROFIL PEMODAL REKSA DANA
Formulir Profil Pemodal Reksa Dana adalah formulir yang disyaratkan untuk diisi oleh
calon Pemegang Unit Penyertaan sebagaimana diharuskan oleh Peraturan BAPEPAM
Nomor: IV.D.2 yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor: Kep20/PM/2004 tanggal 29 April 2004 tentang Profil Pemodal Reksa Dana, yang berisikan
data dan informasi mengenai profil risiko pemodal MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG sebelum melakukan pembelian Unit Penyertaan MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG yang pertama kali di Manajer Investasi atau Agen Penjual Efek
Reksa Dana.
16.
HARI BURSA
Hari Bursa adalah hari diselenggarakannya perdagangan Efek di Bursa Efek di Indonesia,
yaitu Senin sampai dengan Jumat, kecuali hari tersebut merupakan hari libur nasional atau
dinyatakan sebagai hari libur oleh Bursa Efek di Indonesia.
17.
PENAWARAN UMUM
Penawaran Umum adalah kegiatan penawaran Unit Penyertaan MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG yang dilakukan oleh Manajer Investasi untuk menjual Unit
Penyertaan kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam Undang-Undang
Pasar Modal beserta peraturan pelaksanaannya dan Kontrak Investasi Kolektif.
18.
PERNYATAAN PENDAFTARAN
Pernyataan Pendaftaran adalah dokumen yang wajib disampaikan oleh Manajer Investasi
kepada OJK dalam rangka Penawaran Umum Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi
Kolektif yang ditetapkan dalam Undang-undang Pasar Modal dan Peraturan BAPEPAM &
LK No. IX.C.5.
19.
PROSPEKTUS
Prospektus adalah setiap pernyataan yang dicetak atau informasi tertulis yang digunakan
untuk Penawaran Umum Reksa Dana dengan tujuan pemodal membeli Unit Penyertaan
Reksa Dana, kecuali pernyataan atau informasi yang berdasarkan peraturan OJK yang
dinyatakan bukan sebagai Prospektus.
20.
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)
OJK adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang
mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan
penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang OJK.
Sesuai Undang-undang OJK, sejak tanggal 31 Desember 2012, fungsi, tugas dan
wewenang pengaturan kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal beralih dari
BAPEPAM & LK ke OJK.
21.
SURAT KONFIRMASI TRANSAKSI UNIT PENYERTAAN/CONFIRMATION STATEMENT
Surat Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan/Confirmation Statement adalah surat
konfirmasi yang diterbitkan oleh Bank Kustodian yang mengkonfirmasikan telah
dilaksanakannya instruksi pembelian dan/atau penjualan kembali dan/atau pengalihan Unit
Penyertaan oleh Pemegang Unit Penyertaan dan/atau menunjukkan jumlah Unit
Penyertaan yang dimiliki oleh Pemegang Unit Penyertaan dan berlaku sebagai bukti
kepemilikan dalam MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG. Surat Konfirmasi
7
Transaksi Unit Penyertaan/Confirmation Statement, akan disampaikan ke Pemegang Unit
Penyertaan paling lambat 7 (tujuh) Hari Bursa setelah (i) aplikasi pembelian Unit
Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dari Pemegang Unit Penyertaan
telah lengkap dan diterima dengan baik oleh Manajer Investasi dan pembayaran diterima
oleh Bank Kustodian (in good fund and in complete application); (ii) aplikasi penjualan
kembali Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dari Pemegang Unit
Penyertaan telah lengkap dan diterima dengan baik (in complete application) oleh Manajer
Investasi; dan (iii) aplikasi pengalihan Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG dari Pemegang Unit Penyertaan telah lengkap dan diterima dengan baik (in
complete application) oleh Manajer Investasi.
22.
UNDANG-UNDANG PASAR MODAL
Undang-Undang Pasar Modal adalah Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 tahun
1995 tentang Pasar Modal.
23.
AGEN PENJUAL EFEK REKSA DANA
Agen Penjual Efek Reksa Dana adalah pihak yang melakukan penjualan Efek Reksa Dana
berdasarkan kontrak kerja sama dengan Manajer Investasi pengelola Reksa Dana
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
24.
HARI KALENDER
Hari Kalender adalah semua hari dalam 1 (satu) tahun menurut kalender Gregorian tanpa
kecuali, termasuk hari Minggu dan hari libur nasional sebagaimana ditetapkan dari waktu
ke waktu oleh Pemerintah Republik Indonesiadan setiap Hari Kerja biasa, yang karena
keadaan tertentu ditentukan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja
biasa.
25.
HARI KERJA
Hari Kerja adalah hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur umum nasional
yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
26.
UNIT PENYERTAAN
Unit Penyertaan adalah suatu unit yang menunjukkan hak yang dipegang oleh setiap
Pemegang Unit Penyertaan di dalam portofolio investasi kolektif.
27.
BIAYA PENJUALAN YANG DITANGGUHKAN (DEFERRED SALES CHARGE/”DSC”)
Biaya Penjualan yang Ditangguhkan (Deferred Sales Charge/ “DSC”) adalah biaya yang
dikenakan kepada Pemegang Unit Penyertaan pada saat Pemegang Unit Penyertaan
menjual kembali Unit Penyertaannya. Untuk setiap penjualan kembali MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG baik sebagian atau seluruhnya, Pemegang Unit Penyertaan akan
dikenakan Biaya Penjualan yang Ditangguhkan sebesar 1,25% (satu koma dua puluh lima
per seratus) dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) untuk setiap pembelian Unit Penyertaan,
berdasarkan metode First in First Out (“FIFO”) untuk tahun pertamadan 0% (nol per
seratus) untuk tahun kedua dan seterusnya.
8
BAB I
INFORMASI MENGENAl MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
1.1
PEMBENTUKAN MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak
Investasi Kolektif (KIK) sebagaimana termaktub dalam Akta Nomor 2 tanggal 2 Agustus
2007 jis. Akta Nomor 5 tanggal 15 Desember 2008 dibuat di hadapan Sri Hastuti, SH,
notaris di Jakarta, Akta Nomor 13 tanggal 29 Oktober 2012 dibuat di hadapan Siti
Rumondang Bulan Lubis SH., M.Kn, Notaris di Tangerang dan Akta Nomor 23 tanggal 13
Desember 2012 dibuat di hadapan Siti Rumondang Bulan Lubis SH., M.Kn, Notaris di
Tangerang,serta Akta Nomor 37 tanggal 20 Januari 2014 dan Akta No 57 tanggal 28 Maret
2014 kesemuanya dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta
antara PT Manulife Aset Manajemen Indonesia sebagai Manajer Investasi dan The
Hongkong & Shanghai Banking Corporation Ltd, cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
Reksa Dana MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG telah memperoleh pernyataan
efektif dari BAPEPAM & LK melalui surat No. S-4046/Bl/2007 tanggal 28 Agustus 2007.
1.2
PENAWARAN UMUM
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia sebagai Manajer Investasi melakukan Penawaran
Umum atas Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG secara terus
menerus sampai dengan jumlah:
•
1.000.000.000 (Satu miliar) Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
Setiap Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG ditawarkan dengan
harga sama dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) awal yaitu sebesar Rp 1.000,- (seribu
Rupiah) per Unit Penyertaan pada hari pertama penawaran. Selanjutnya harga pembelian
setiap Unit Penyertaan ditetapkan berdasarkan Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG pada akhir Hari Bursa yang bersangkutan.
Apabila Manajer Investasi menerima pemesanan atau permintaan pembelian MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG yang melebihi jumlah maksimum Penawaran Umum Unit
Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG tersebut di atas, maka Manajer
Investasi akan menerima permintaan pembelian Unit Penyertaan tersebut berdasarkan
urutan pertama pemesanan atau pembelian Unit Penyertaan, sampai dengan jumlah
maksimum Penawaran Umum Unit Penyertaaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG.
1.3
MANFAAT BERINVESTASI PADA MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
Dikelola Secara Profesional: MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dikelola oleh
tim manajemen PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. Tim manajemen memiliki akses
yang luas terhadap informasi mengenai pasar Efek dari hasil penelitiannya sendiri ataupun
dari pialang pihak ketiga yang pada umumnya tidak tersedia untuk investor perorangan.
Informasi ini dapat memberikan solusi investasi terdepan yang cocok dengan kebutuhan
pemodal dan memberikan kinerja investasi terbaik bagi Pemegang Unit Penyertaan.
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia memiliki unit jasa konsumen dan administratif
yang kuat. Unit-unit tersebut dilengkapi dengan perangkat lunak dan keras serta sumber
daya manusia yang dapat menjaga data Pemegang Unit Penyertaan dan memproses
transaksi-transaksi.
Kemudahan Pelaporan Pajak dan Status Pajak Khusus: Seluruh kewajiban pajak telah
dipungut dan disetorkan oleh Bank Kustodian. Hal ini berarti bahwa uang tunai yang
diberikan oleh MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG, jika ada, demikian juga dengan
hasil dari penjualan kembali Unit Penyertaan, bukan merupakan subyek pajak apabila
sudah ada di tangan investor. Selain itu juga, investor menerima perlakuan pajak khusus
terhadap pendapatan bunga obligasi (lihat BAB VI (enam) tentang Perpajakan).
9
Kemudahan Administratif: Setelah memilih suatu Reksa Dana yang dikelola oleh PT
Manulife Aset Manajemen Indonesia, pemodal terbebas dari kebutuhan untuk melakukan
penelitian, analisis pasar dan pekerjaan administratif berkaitan dengan berinvestasi.
Likuiditas: Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dapat dijual
kembali atas permintaan pemodal. Pembayaran atas penjualan kembali Unit Penyertaan
akan dilakukan sesegera mungkin paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah Formulir
Penjualan Kembali/Redemption Form diterima oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian,
tanpa mengesampingkan Bab XIV.2 (empat belas butir dua) tentang Pembayaran
Penjualan Kembali Unit Penyertaan.
Pencairan Investasi: Untuk memenuhi kebutuhan likuiditas pemodal, Reksa Dana
berbentuk KIK memungkinkan pemodal mencairkan Unit Penyertaannya dengan
melakukan penjualan kembali Unit Penyertaan yang dimilikinya kepada Manajer Investasi
sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku dalam Kontrak Investasi Kolektif,
Prospektus dan Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form.
1.4
MANAJEMEN MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
(a) Komite Investasi
Komite Investasi akan mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam
menjalankan kebijakan dan strategi investasi sehari-hari sehingga sesuai dengan
tujuan investasi.
Anggota Komite Investasi saat ini terdiri dari:
Michael F. Dommermuth, adalah Komisaris PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
dan Head of Asia, Manulife Asset Management (Asia), bertanggung jawab untuk
mengawasi aktivitas investasi Manulife di seluruh wilayah Asia dan Jepang. Ia bertugas
untuk mengelola aset Manulife yang tumbuh pesat di dalam regional dan memastikan
investasi perusahaan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia merupakan seorang
ahli dalam produk keuangan seperti produk kredit dan pembiayaan dan memiliki
pengetahuan yang luas di industri investasi. Sebelum bergabung dengan Manulife, ia
memegang jabatan Vice President di John Hancock Financial Services, dan
bertanggung jawab pada pengembangan produk baru untuk grup Guaranteed &
Structured Financial Products. Ia menempuh pendidikan Mathematics and
Management Science di Carnegie-Mellon University di Amerika Serikat.
Legowo Kusumonegoro adalah Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen
Indonesia. Legowo memiliki pengalaman lebih dari 23 tahun di industri finansial dan
perbankan, dimana sebelumnya ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT First State
Investments Indonesia, Presiden Direktur PT Bahana TCW Investment Management,
dan mengawali karirnya di Standard Chartered Bank. Ia memiliki izin Wakil Manajer
Investasi dari otoritas Pasar Modal berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM
nomor: KEP-82/PM/IP/WMI/1998 tertanggal 31 Juli 1998. Legowo memperoleh gelar
Magister Sains di bidang Ekonomi dari IPB, Bogor.
Iman Rochmani Oetoyo adalah Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia yang
membawahi Divisi Operasional. Sebelum bergabung dengan PT Manulife Aset
Manajemen Indonesia, Iman menjabat sebagai Direktur Operasional di PT Bahana
TCW Investment Management, Presiden Komisaris di beberapa perusahaan Bahana
Group, bekerja di Standard Chartered Bank dan Bank Jabar pada awal karirnya. Iman
memperoleh izin Wakil Manajer Investasi dari otoritas Pasar Modal berdasarkan Surat
Keputusan Ketua BAPEPAM & LK nomor: KEP-113/BL/WMI/2007 tertanggal 10
Oktober 2007.
Putut Endro Andanawarih adalah Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia,
yang membawahi Divisi Pengembangan Bisnis. Bergelar Master of Business
10
Administration di bidang Ekonomi dari Universitas San Fransisco, Amerika Serikat dan
Sarjana Matematika dari Fakultas MIPA, Institut Teknologi Bandung, Putut memiliki
pengalaman kerja selama lebih dari 20 tahun di bidang pemasaran dan industri
investasi, di antaranya sebagai Direktur di PT First State Investments Indonesia,
Direktur di PT Bahana TCW Investment Management, setelah sebelumnya bekerja di
PT Bank Niaga. Putut memperoleh izin Wakil Manajer Investasi dari otoritas Pasar
Modal berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM No. KEP-37/PM/IP/WMI/1996
tanggal 2 Mei 1996.
Justitia Tripurwasani adalah Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. Beliau
memperoleh gelar Master of Law di Tahun 1998 dari Graduate Program in International
Finance and Law di Boston University School of Law dan Sarjana Hukum dari Fakultas
Hukum Universitas Brawijaya. Sebelum bergabung dengan Manulife Aset Manajemen
Indonesia, Justitia bekerja pada PT J P Morgan Securities Indonesia, Executive
Director of Compliance. Awal kariernya dimulai di Badan Pengawas Pasar Modal sejak
Tahun 1993 - 2005 dan terakhir menjabat sebagai Kepala Bagian Perundangundangan pada Biro Perundang-undangan dan Bantuan Hukum. Pada tahun 2005
sampai dengan 2009, Justitia menduduki posisi sebagai Direktur Surveillance, salah
satu direksi dalam jajaran direksi di Bursa Efek Jakarta yang selanjutnya disebut Bursa
Efek Indonesia. Memperoleh Izin sebagai Wakil Manajer Investasi dari otoritas Pasar
Modal berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM & LK Nomor: Kep21/BL/WMI/2009 tanggal 5 Juni 2009 dan Izin sebagai Wakil Penjamin Emisi Efek dari
otoritas Pasar Modal berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM & LK Nomor:
Kep-19/BL/WPEE/2009 tanggal 3 Juni 2009.
(b) Tim Pengelola Investasi
Tim Pengelola Investasi bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG sehari-hari dengan pengarahan dari Komite Pengawas
Investasi.
Tim Pengelola Investasi saat ini terdiri dari:
N. Alvin Pattisahusiwa adalah Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia yang
membawahi Divisi Investasi dan mengawasi secara langsung pengelolaan produkproduk dan strategi-strategi investasi PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. Alvin
membawa pengalamannya selama sembilan belas tahun di industri investasi, yang
didapatnya selama bekerja di PT BNP Paribas Investment Partners dan PT Batavia
Prosperindo Aset Manajemen, dengan posisi terakhirnya sebagai Director-Head of
Equity serta gelar akademiknya, Master of Management dari IPMI Business School
Jakarta. Dedikasinya atas karirnya telah dibuktikan dengan empat belas penghargaan
yang dianugerahkan atas pencapaiannya mengelola beberapa produk Reksa Dana
sebelum bergabung dengan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. Alvin
memperoleh ijin perorangan sebagai Wakil Manajer Investasi yang dikeluarkan oleh
otoritas Pasar Modal melalui Surat Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor: KEP14/PM/IP/WMI/2000 tanggal 2 Maret 2000.
Katarina Setiawan bergabung dengan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
(MAMI) pada 1 Juli 2013 sebagai Head of Research. Ia memperoleh izin Wakil Manajer
Investasi dari Bapepam-LK pada 30 April 1999 dengan no.: KEP-28/PM/IP/WMI/1999.
Ia telah memiliki pengalaman selama lebih dari 20 tahun di industri keuangan dan
pasar saham. Sebelum bergabung dengan MAMI, Katarina bekerja di Kim Eng
Securities sebagai Research Director. Sebelumnya Katarina bekerja sebagai Director
di IBAS Consulting, Director di Omni Nusantara dan Supervisor Consultant di Arthur
Andersen & Co. Katarina menyandang gelar Master of Business Administration dari
Indiana University di Bloomington, USA.
Kennyarso F. Soejatman adalah Senior Portfolio Manager PT Manulife Aset
Manajemen Indonesia. Pada Oktober 2011, Kenny bergabung dengan PT Manulife
Aset Manajemen Indonesia, membawa pengalamannya selama tiga belas tahun di
industri finansial. Sebelumnya, Kenny adalah Head of Equity Investments di Mandiri
11
Manajemen Investasi setelah menimba pengalaman di ABN Amro Asia Securities, First
State Investments Indonesia, Bahana TCW Investment Management dan The Chase
Manhattan Bank. Ia memiliki gelar MSc dan BSc dari London School of Economics and
Political Science. Kenny telah memperoleh izin sebagai Wakil Manajer Investasi dari
otoritas Pasar Modal berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor KEP171/PM/IP/WMI/2001 tanggal 22 Oktober 2001.
Caroline Rusli, CFA adalah Senior Portfolio Manager PT Manulife Aset Manajemen
Indonesia. Memulai karirnya di PT Panin Sekuritas Tbk dan juga pernah bergabung
dengan PT First State Investment Indonesia. Ia meraih gelar Bachelor of Economics
jurusan Business Administration dari University of Tokyo, Jepang. Caroline telah
memperoleh izin dari otoritas Pasar Modal sebagai Wakil Manajer Investasi
berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor KEP-26/PM/WMI/2005 tanggal
22 Februari 2005.
Ezra Nazula adalah Head of Fixed Income PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
yang bertanggungjawab atas pengelolaan investasi Efek Pendapatan Tetap. Ezra
memulai karir profesionalnya di Chase Global Funds, Boston, Amerika Serikat dan
HSBC Jakarta. Ia pertama kali bergabung dengan PT Manulife Aset Manajemen
Indonesia pada 2003, sebelum memutuskan untuk bergabung dengan AIA dan kembali
ke PT Manulife Aset Manajemen Indonesia pada November 2011. Ezra memiliki gelar
Master of Business Administration yang diperolehnya dari Northeastern University,
Boston dan izin Wakil Manajer Investasi dari otoritas Pasar Modal berdasarkan Surat
Keputusan Ketua BAPEPAM No.KEP-20/PM/WMI/2005 tanggal 15 Februari 2005.
Syuhada Arief adalah Portfolio Manager PT Manulife Aset Manajemen Indonesia.
Dengan gelar Sarjana Matematika dari Institut Teknologi Bandung, Master of Financial
Management dan Master Professional Accounting dari Australian National University,
Arief membawa serta pengalamannya selama bekerja di PT Asuransi Jiwa Manulife
Indonesia, Avrist Insurance sebagai Fund Manager, CIMB-Principal Asset
Management saat ia bergabung dengan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia pada
2012. Arief memiliki izin Wakil Manajer Investasi dari otoritas Pasar Modal berdasarkan
Surat Keputusan Ketua BAPEPAM & LK No.KEP-18/BL/WMI/2010 tanggal 1 Juni
2010.
12
BAB II
MANAJER INVESTASI
2.1
Keterangan Singkat Manajer Investasi
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia didirikan pertama kali dengan nama PT Dharmala
Aset Manajemen sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT
Dharmala Aset Manajemen Nomor 90 tanggal 16 Juli 1996 dibuat di hadapan Paulus
Widodo Sugeng Haryono, SH, notaris di Jakarta yang telah memperoleh pengesahan dari
Menteri
Kehakiman
Republik
Indonesia
dengan
Keputusannya
No.
C28460.HT.01.01.Th.96 tanggal 16 Agustus 1996 dan telah didaftarkan dalam Daftar
Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat di bawah No.
1906/BH.09.05/II/98 tanggal 27 Februari 1998 serta telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 33 tanggal 24 April 1998, Tambahan No. 2212.
PT Dharmala Aset Manajemen kemudian berganti nama menjadi PT Dharmala Manulife
Aset Manajemen dan terakhir kali menjadi PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
sebagaimana dimuat dalam akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Manulife Aset
Manajemen Indonesia No. 5 tanggal 4 November 1998, dibuat di hadapan Paulus Widodo
Sugeng Haryono, SH., notaris di Jakarta , yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-23893.HT.01.04.Th.98
tanggal 6 November 1998 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di Kantor
Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat di bawah No. 1906.2/BH.09.05/XII/1998
tanggal 31 Desember 1998, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
28 tanggal 6 April 1999, Tambahan No. 2069.
Akta tersebut telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan yang terakhir adalah
menyangkut perubahan susunan Dewan Komisaris sebagaimana dimuat dalam Akta
Nomor 59 tanggal 22 Januari 2014, dibuat dihadapan Aryanti Artisari, SH, notaris di
Jakarta, dan telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan surat nomor AHU-AH.01.10-07876 tanggal 4 Maret 2014.
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia adalah bagian dari Manulife Asset Management,
perusahaan Manajer Investasi terkemuka dan independen dalam lingkup Manulife
Financial Group. Manulife Financial Group memiliki kegiatan usaha di bidang asuransi dan
pengelolaan aset. Manulife Asset Management memiliki kantor yang tersebar di berbagai
penjuru dunia dan memiliki lebih dari 325 orang tim investasi (per 31 Desember 2013) yang
berkualitas di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Jepang, Hong Kong, Singapura, Taiwan,
Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina. Manulife Asset Management juga
beroperasi di Australia, Selandia Baru, Brazil dan Uruguay. Selain itu, Manulife Asset
Management juga memiliki perusahaan patungan di bidang aset manajemen yang
berlokasi di Cina, yaitu Manulife TEDA.
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia adalah perusahaan Manajer Investasi yang
memberikan solusi manajemen investasi untuk investor ritel dan investor institusi, baik
dalam bentuk reksa dana maupun kontrak pengelolaan dana (discretionary mandates).
Pada tahun 2013, MAMI meraih penghargaan sebagai Fund House of the Year dari
AsianInvestor.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi pada saat Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris:
Presiden Komisaris
Komisaris
Komisaris Independen
: Donna Kaye Cotter
: Michael F. Dommermuth
: Bacelius Ruru
13
Direksi:
Presiden Direktur
Direktur
Direktur
Direktur
Direktur
2.2
: Legowo Kusumonegoro
: Iman Rochmani Oetoyo
: Putut Endro Andanawarih
: Nurdiaz Alvin Pattisahusiwa
: Justitia Tripurwasani
PENGALAMAN MANAJER INVESTASI
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia memperoleh izin usaha sebagai Manajer Investasi
dari BAPEPAM & LK berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal
Nomor Kep-07/PM/MI/1997 pada tanggal 21 Agustus 1997.
Sampai dengan Desember 2013, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia mengelola 18
(delapan belas) Reksa Dana, yang terdiri dari Reksa Dana pendapatan tetap, saham,
campuran, pasar uang dan syariah dan telah mengelola dana sebesar Rp 44,3 triliun.
2.2
PIHAK YANG TERAFILIASI DENGAN MANAJER INVESTASI
Sepanjang pengetahuan Manajer Investasi, pihak-pihak yang terafiliasi dengan Manajer
Investasi adalah PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.
14
BAB III
BANK KUSTODIAN
3.1
Keterangan Singkat Mengenai Bank Kustodian
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (“HSBC”) telah beroperasi di
Indonesia lebih dari 125 tahun yang merupakan bagian dari HSBC Group. HSBC
merupakan salah satu institusi perbankan dan layanan keuangan intemasional terkemuka
yang memberi layanan perbankan pribadi, komersial, korporasi dan investasi serta
asuransi di manca negara. HSBC Cabang Jakarta menyediakan jasa kustodi berdasarkan
persetujuan dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (“BAPEPAM”) sebagai Bank
Kustodian melalui Surat Keputusan No. KEP-81/PM/1991 tertanggal 27 September 1991.
3.2
Pengalaman Bank Kustodian
HSBC Securities Services (HSS) menyediakan jasa secara terpadu untuk para pemodal
dalam dan luar negeri melalui tiga komponen bisnis yaitu: Corporate Trust and Loan
Agency, Kustodi dan Fund Services. HSS beroperasi di 50 negara dan teritorial sedunia
termasuk Europa, Asia Pasifik, Amerika, Timur Tengah dan Afrika. Sampai dengan tanggal
30 June 2008, HSS menyimpan USD 5.1 (lima koma satu) trilyun untuk aset nasabah
Kustodi dan USD 3.3 (tiga koma tiga) trilyun untuk aset nasabah Fund Services.
HSBC cabang Jakarta telah beroperasi sebagai Bank Kustodian sejak tahun 1989 dengan
memberikan layanan terbaik bagi nasabahnya dan sampai saat ini merupakan salah satu
Bank Kustodian terbesar di Indonesia. Lebih dari 31 % (tiga puluh satu persen) surat
berharga yang dimiliki oleh pemodal asing yang tercatat di Sentral Depository disimpan di
HSBC cabang Jakarta.
Didukung oleh 78 (tujuh puluh delapan) staff yang berdedikasi tinggi, standar pelayanan
yang prima dan penggunaan system yang canggih, HSBC cabang Jakarta dinobatkan
sebagai Bank Kustodian terbaik dengan diperolehnya rating tertinggi dan mendapat
peringkat Top Rated dalam kurun waktu 15 (lima belas) tahun sejak 1994 berdasarkan
survey yang dilaksanakan oleh Global Custodian's Emerging Markets Review.
HSBC Cabang Jakarta juga mendapat predikat sebagai Bank Kustodian terbaik dari The
Asset Asian Award (Asia) pada tahun 1999-2008.
Selain itu, HSBC Cabang Jakarta juga mendapat peringkat teratas dalam survey yang
diadakan oleh majalah Global Investor pada tahun 2006-2009.
3.3
Pihak yang Terafiliasi dengan Bank Kustodian
Pihak/perusahaan yang terafiliasi dengan Bank Kustodian di pasar modal atau yang
bergerak di bidang jasa keuangan di Indonesia adalah PT HSBC Securities Indonesia dan
PT Bank Ekonomi Rahardja Tbk.
15
BAB IV
TUJUAN DAN KEBIJAKAN INVESTASI
4.1
Tujuan Investasi
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG mempunyai tujuan untuk mendapatkan
peningkatan modal melalui suatu model alokasi aset yang fleksibel dan berorientasi
pertumbuhan aset dengan melakukan investasi pada Efek bersifat ekuitas di Indonesia,
Efek bersifat utang baik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia maupun
yang dikeluarkan oleh badan hukum atau perusahaan yang masuk dalam kategori layak
investasi (investment grade), yaitu dengan peringkat minimum BBB, B3 atau yang
setaradan juga instrumen pasar uang.
Perhatian: adanya berbagai macam faktor risiko investasi dan adanya keadaan Force
Majeure, tidak ada jaminan tujuan investasi pasti akan tercapai. Untuk keterangan lebih
lanjut mengenai risiko investasi dapat dilihat pada Bab VII (tujuh) tentang FAKTORFAKTOR RISIKO YANG UTAMA dan BAB VIII (delapan) tentang KEADAAN KAHAR
(FORCE MAJEURE).
4.2
Kebijakan Investasi
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG mempunyai komposisi portofolio minimum
50% (lima puluh per seratus) dan maksimum 75% (tujuh puluh lima per seratus) pada Efek
bersifat ekuitas yang diterbitkan melalui Penawaran Umum dan/atau dicatatkan di Bursa
Efek baik di dalam maupun di luar negeri; serta minimum 5% (lima per seratus) dan
maksimum 50% (lima puluh per seratus) pada Efek bersifat utang yang masuk dalam
kategori layak investasi (investment grade), yaitu dengan peringkat minimum BBB, B3 atau
yang setara yang diterbitkan melalui Penawaran Umum dan/atau dicatatkan di Bursa Efek
baik di dalam maupun di luar negeri dan/atau diterbitkan oleh Negara Republik
Indonesia;serta minimum 5% (lima per seratus) dan maksimum 50% (lima puluh per
seratus) pada instrumen pasar uang yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 (satu)
tahun dan diterbitkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Indonesia.
Dalam hal akan berinvestasi pada Efek luar negeri, MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG akan mengacu pada ketentuan peraturan perundang- undangan yang
berlaku di Indonesia dan hukum negara yang mendasari penerbitan Efek luar negeri
tersebut.
4.3
Pembatasan Investasi
Sesuai dengan peraturan BAPEPAM & LK nomor IV.B.1, yang merupakan Lampiran
Keputusan Ketua BAPEPAM & LK No. Kep-176/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 tentang
Perubahan Peraturan IV.B.1 Tentang Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk
Kontrak Investasi Kolektif, dalam melaksanakan pengelolaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG, Manajer Investasi dilarang melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut ini:
a. membeli Efek yang diperdagangkan di Bursa Efek luar negeri yang informasinya tidak
dapat diakses melalui media massa atau fasilitas internet yang tersedia;
b. membeli Efek yang diperdagangkan di Bursa Efek luar negeri yang informasinya dapat
diakses melalui media massa atau fasilitas internet yang tersedia lebih dari 15% (lima
belas per seratus) dari Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG,
kecuali Efek yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, Emiten dan/atau
Perusahaan Publik berdasarkan peraturan perundang-undangan Pasar Modal di
Indonesia;
c. membeli Efek yang diterbitkan oleh satu perusahaan berbadan hukum Indonesia atau
berbadan hukum asing yang diperdagangkan di Bursa Efek luar negeri lebih dari 5%
(lima per seratus) dari modal disetor perusahaan dimaksud dan lebih dari 10%
16
d.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
l.
m.
n.
o.
p.
q.
r.
s.
(sepuluh per seratus) dari Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG pada setiap saat;
membeli Efek Bersifat Ekuitas yang diterbitkan oleh perusahaan yang telah
mencatatkan Efeknya pada Bursa Efek di Indonesia lebih dari 5% (lima per seratus)
dari modal disetor perusahaan dimaksud; . membeli Efek yang diterbitkan oleh suatu
Pihak lebih dari 10% (sepuluh per seratus) dari Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG pada setiap saat. Pembatasan ini termasuk pemilikan surat
berharga yang dikeluarkan oleh bank-bank tetapi tidak termasuk Sertifikat Bank
Indonesia dan Efek yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan/atau
lembaga keuangan internasional dimana Pemerintah Republik Indonesia menjadi salah
satu anggotanya;
melakukan transaksi lindung nilai atas pembelian Efek yang diperdagangkan di Bursa
Efek luar negeri lebih besar dari nilai Efek yang dibeli;
membeli Efek Beragun Aset lebih dari 10% (sepuluh per seratus) dari Nilai Aktiva
Bersih MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG, dengan ketentuan bahwa setiap
jenis Efek Beragun Aset tidak lebih dari 5% (lima per seratus) dari Nilai Aktiva Bersih
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG;
membeli Efek yang tidak melalui Penawaran Umum dan/atau tidak dicatatkan pada
Bursa Efek di Indonesia, kecuali Efek yang sudah mendapat peringkat dari perusahaan
pemeringkat Efek, Efek pasar uang, Efek sebagaimana dimaksud pada huruf b di
atasdan Efek yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia dan/atau lembaga keuangan
internasional dimana Pemerintah Republik Indonesia menjadi salah satu anggotanya;
membeli Efek yang diterbitkan oleh pihak yang terafiliasi dengan Manajer Investasi
lebih dari 20% (dua puluh per seratus) dari Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG, kecuali hubungan Afiliasi yang terjadi karena Penyertaan
modal pemerintah;
membeli Efek yang diterbitkan oleh Pemegang Unit Penyertaan dan/atau Pihak
terafiliasi dari Pemegang Unit Penyertaan berdasarkan komitmen yang telah disepakati
oleh Manajer Investasi dengan Pemegang Unit Penyertaan dan/atau pihak terafiliasi
dari Pemegang Unit Penyertaan;
terlibat dalam kegiatan selain dari investasi, investasi kembali, atau perdagangan Efek;
terlibat dalam penjualan Efek yang belum dimiliki (short sale);
terlibat dalam pembelian Efek secara margin;
melakukan penerbitan obligasi atau sekuritas kredit;
terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka pendek yang
berkaitan dengan penyelesaian transaksi dan pinjaman tersebut tidak lebih dari 10%
(sepuluh per seratus) dari nilai portofolio MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
pada saat pembelian;
membeli Efek yang sedang ditawarkan dalam Penawaran Umum dimana Perusahaan
Efek yang bertindak sebagai Manajer Investasi menjadi Penjamin Emisi Efek atau
Afiliasi dari Manajer Investasi bertindak sebagai Penjamin Emisi Efek dari Efek
dimaksud kecuali hubungan Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau
Penyertaan modal Pemerintah;
terlibat dalam transaksi bersama atau kontrak bagi hasil dengan Manajer Investasi atau
Afiliasinya;
membeli Efek Beragun Aset yang sedang ditawarkan dalam Penawaran Umum:
1) dimana Manajer Investasinya sama dengan Manajer Investasi MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG;
2) oleh Afiliasi dari Manajer Investasi; dan/atau
3) dimana Manajer Investasi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG terafiliasi
dengan Kreditur Awal Efek Beragun Aset tersebut; dan
membeli Efek Beragun Aset yang tidak ditawarkan melalui Penawaran Umum dan tidak
diperingkat oleh perusahaan Pemeringkat Efek.
Pembatasan investasi-investasi tersebut di atas adalah berdasarkan peraturan-peraturan
yang berlaku pada saat Prospektus ini diterbitkan, dimana pembatasan tersebut dapat
berubah sesuai dengan peraturan OJK yang terkait dengan pengelolaan Reksa Dana
dalam bentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK).
Dalam hal Manajer Investasi bermaksud membeli Efek yang diperdagangkan di Bursa Efek
17
luar negeri, pelaksanaan pembelian Efek tersebut baru dapat dilaksanakan setelah
tercapainya kesepakatan mengenai tata cara pembelian, penjualan, penyimpanan,
pencatatan dan hal-hal lain sehubungan dengan pembelian Efek tersebut antara Manajer
Investasi dan Bank Kustodian.
4.4
Proses Investasi
Manajer Investasi akan melakukan pendekatan secara kolektif terhadap manajemen dana
dimana digunakan, antara lain, model fundamental, kuantitatif dan ekonometrik untuk
menggambarkan struktur portofolio yang memenuhi tujuan portofolio.
4.5
Kebijakan Pembagian Keuntungan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG, akan membukukan kembali keuntungan yang
diperoleh dari dana yang diinvestasikan ke dalam MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG sehingga selanjutnya akan meningkatkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) nya,
namun tidak ada garansi/jaminan mengenai pembagian keuntungan tersebut.
Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yang
membutuhkan uang tunai dapat menjual sebagian atau seluruh Unit Penyertaan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yang dimilikinya sesuai dengan ketentuan
yang berlaku. Hasil penjualan Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
tersebut akan ditransfer dalam mata uang Rupiah ke rekening yang ditunjuk Pemegang
Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
18
BAB V
METODE PERHITUNGAN NILAI PASAR WAJAR
Metode penghitungan nilai pasar wajar Efek dalam portofolio MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG yang digunakan oleh Manajer Investasi adalah sesuai dengan Peraturan BAPEPAM
& LK Nomor IV.C.2.
Peraturan BAPEPAM & LK Nomor IV.C.2 dan Peraturan BAPEPAM & LK Nomor IV.B.1, memuat
antara lain ketentuan sebagai berikut:
1.
Nilai Pasar Wajar dari Efek dalam portofolio Reksa Dana wajib dihitung dan disampaikan
oleh Manajer Investasi kepada Bank Kustodian paling lambat pukul 17.00 WIB (tujuh belas
Waktu Indonesia Barat) setiap Hari Bursa, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Penghitungan Nilai Pasar Wajar dari Efek yang aktif diperdagangkan di Bursa Efek
menggunakan informasi harga perdagangan terakhir atas Efek tersebut di Bursa Efek;
b. Penghitungan Nilai Pasar Wajar dari:
1) Efek yang diperdagangkan di luar Bursa Efek (over the counter);
2) Efek yang tidak aktif diperdagangkan di Bursa Efek;
3) Efek yang diperdagangkan dalam denominasi mata uang asing;
4) Instrumen pasar uang dalam negeri, sebagaimana dimaksud dalam Peraturan
Nomor IV.B.1 tentang Pedoman Pengelolaan Reksa Dana Berbentuk Kontrak
Investasi Kolektif;
5) Efek lain yang transaksinya wajib dilaporkan kepada Penerima Laporan Transaksi
Efek sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Nomor X.M.3 tentang Penerima
Laporan Transaksi Efek;
6) Efek lain yang berdasarkan Keputusan BAPEPAM & LK dapat menjadi Portofolio
Efek Reksa Dana; dan/atau
7) Efek dari perusahaan yang dinyatakan pailit atau kemungkinan besar akan pailit,
atau gagal membayar pokok utang atau bunga dari Efek tersebut,
menggunakan harga pasar wajar yang ditetapkan oleh LPHE sebagai harga acuan
bagi Manajer Investasi.
c. Dalam hal harga perdagangan terakhir Efek di Bursa Efek tidak mencerminkan Nilai
Pasar Wajar pada saat itu, penghitungan Nilai Pasar Wajar dari Efek tersebut
menggunakan harga pasar wajar yang ditetapkan oleh LPHE sebagai harga acuan
bagi Manajer Investasi.
d. Dalam hal LPHE tidak mengeluarkan harga pasar wajar terhadap Efek sebagaimana
dimaksud dalam angka 2 huruf b butir 1) sampai dengan butir 6), dan angka 2 huruf c
dari Peraturan BAPEPAM & LK No. IV.C.2 ini, Manajer Investasi wajib menentukan
Nilai Pasar Wajar dari Efek dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab
berdasarkan metode yang menggunakan asas konservatif dan diterapkan secara
konsisten, dengan mempertimbangkan antara lain:
1) harga perdagangan sebelumnya;
2) harga perbandingan Efek sejenis; dan/atau
3) kondisi fundamental dari penerbit Efek.
e. Dalam hal LPHE tidak mengeluarkan harga pasar wajar terhadap Efek dari
perusahaan yang dinyatakan pailit atau kemungkinan besar akan pailit, atau gagal
membayar pokok utang atau bunga dari Efek tersebut, sebagaimana dimaksud pada
angka 2 huruf b butir 7) dari Peraturan BAPEPAM & LK No. IV.C.2 ini, Manajer
Investasi wajib menghitung Nilai Pasar Wajar dari Efek dengan itikad baik dan penuh
tanggung jawab berdasarkan metode yang menggunakan asas konservatif dan
diterapkan secara konsisten dengan mempertimbangkan:
1) harga perdagangan terakhir Efek tersebut;
2) kecenderungan harga Efek tersebut;
3) tingkat bunga umum sejak perdagangan terakhir (jika berupa Efek Bersifat Utang);
4) informasi material yang diumumkan mengenai Efek tersebut sejak perdagangan
terakhir;
5) perkiraan rasio pendapatan harga (price earning ratio), dibandingkan dengan rasio
pendapatan harga untuk Efek sejenis (jika berupa saham);
6) tingkat bunga pasar dari Efek sejenis pada saat tahun berjalan dengan peringkat
kredit sejenis (jika berupa Efek Bersifat Utang); dan
19
f.
g.
7) harga pasar terakhir dari Efek yang mendasari (jika berupa derivatif atas Efek).
Dalam hal Manajer Investasi menganggap bahwa harga pasar wajar yang ditetapkan
LPHE tidak mencerminkan Nilai Pasar Wajar dari Efek dalam portofolio Reksa Dana
yang wajib dibubarkan karena:
1) diperintahkan oleh OJK sesuai peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
Modal; dan/atau
2) total Nilai Aktiva Bersih kurang dari Rp. 25.000.000.000,00 (dua puluh lima miliar
rupiah) selama 90 (sembilan puluh) hari bursa secara berturut-turut,
Manajer Investasi dapat menghitung sendiri Nilai Pasar Wajar dari Efek tersebut
dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab berdasarkan metode yang
menggunakan asas konservatif dan diterapkan secara konsisten.
Nilai Pasar Wajar dari Efek dalam portofolio Reksa Dana yang diperdagangkan dalam
denominasi mata uang yang berbeda dengan denominasi mata uang Reksa Dana
tersebut, wajib dihitung dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia.
2.
Penghitungan Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana, wajib menggunakan Nilai Pasar Wajar dari
Efek yang ditentukan oleh Manajer Investasi.
3.
Nilai Aktiva Bersih per saham atau Unit Penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aktiva
Bersih pada akhir Hari Bursa yang bersangkutan, setelah penyelesaian pembukuan Reksa
Dana dilaksanakan, tetapi tanpa memperhitungkan peningkatan atau penurunan kekayaan
Reksa Dana karena permohonan pembelian dan/atau pelunasan yang diterima oleh Bank
Kustodian pada hari yang sama.
*)
LPHE (Lembaga Penilaian Harga Efek) adalah Pihak yang telah memperoleh izin usaha dari
OJK untuk melakukan penilaian harga Efek dalam rangka menetapkan harga pasar wajar,
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Nomor V.C.3 yang merupakan Lampiran Keputusan
Ketua BAPEPAM & LK Nomor Kep-183/BL/2009 tanggal 30 Juni 2009 tentang Lembaga
Penilaian Harga Efek.
Manajer Investasi dan Bank Kustodian akan memenuhi ketentuan dalam Peraturan BAPEPAM &
LK Nomor IV.C.2 tersebut di atas, dengan tetap memperhatikan peraturan, kebijakan dan
persetujuan OJK yang mungkin dikeluarkan atau diperoleh kemudian setelah dibuatnya Prospektus
ini.
20
BAB VI
PERPAJAKAN
Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku, penerapan pajak penghasilan (PPh) atas
pendapatan Reksa Dana yang berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, adalah sebagai berikut:
No
1.
2.
Uraian
Perlakuan PPh
Dasar Hukum
Penghasilan Reksa Dana yang berasal
dari :
a. Pembagian uang tunai (dividen)
PPh tarif umum
Pasal 4 (1), UU PPh
b. Bunga Obligasi
PPh final*
Pasal 4 (2) dan Pasal 17 (7) UU PPh
jo. Pasal 2 (1) dan Pasal 3 PP No. 100
tahun 2013
c. Capital Gain / Diskonto Obligasi
PPh final*
Pasal 4 (2) dan Pasal 17 (7) UU PPh
jo. Pasal 2 (1) dan Pasal 3 PP No. 100
tahun 2013
d. Bunga Deposito dan Diskonto
Sertifikat Bank Indonesia
PPh final (20%)
Pasal 4 (2) UU PPh jo. Pasal 2 PP No.
131 tahun 2000 jo. Pasal 3 Keputusan
Menteri Keuangan RI No.
51/KMK.04/2001
e. Capital Gain saham yang
diperdagangkan di bursa
PPh final (0.1%)
Pasal 4 (2) UU PPh jo. PP No. 41
tahun 1994 jo. Pasal 1 PP No. 14
tahun 1997
f. Commercial Paper dan surat
hutang lainnya
PPh tarif umum
Pasal 4 (1) UU PPh
Bagian laba termasuk pelunasan kembali
(redemption)
yang
diterima
atau
diperoleh Pemegang Unit Penyertaan
Kontrak Investasi Kolektif
Bukan objek PPh
Pasal 4 (3) huruf i, UU PPh
* Sesuai dengan Peraturan Pemerintah R.I. Nomor 100 Tahun 2013 (“PP Nomor 100 Tahun
2013”) besarnya Pajak Penghasilan (PPh) atas bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yang
diterima Wajib Pajak Reksa Dana yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan adalah sebagai
berikut:
1) 5% untuk tahun 2014 sampai dengan tahun 2020; dan
2) 10% untuk tahun 2021 dan seterusnya.
Informasi perpajakan tersebut di atas dibuat oleh Manajer Investasi berdasarkan pengetahuan dan
pengertian dari Manajer Investasi atas peraturan perpajakan yang ada sampai dengan Prospektus
ini dibuat. Apabila di kemudian hari terdapat perubahan atau perbedaan interpretasi atas peraturan
perpajakan yang berlaku, maka Manajer Investasi akan menyesuaikan informasi perpajakan di
atas.
Bagi pemodal asing disarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat perpajakan mengenai
perlakuan pajak investasi sebelum membeli Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG.
Dalam hal terdapat pajak yang harus dibayar oleh pemodal sesuai peraturan perundang-undangan
di bidang perpajakan yang berlaku, pemberitahuan kepada pemodal tentang pajak yang harus
dibayar tersebut akan dilakukan dengan mengirimkan surat tercatat kepada pemodal segera
setelah Manajer Investasi mengetahui adanya pajak tersebut yang harus dibayar oleh pemodal.
21
BAB VII
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG UTAMA
Semua investasi, termasuk investasi pada Reksa Dana, mengandung risiko. Meskipun MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG mencoba mengurangi risiko dengan berinvestasi pada portofolio
yang memiliki risiko yang rendah, hal ini tidak menghilangkan seluruh risiko. Tidak ada satu
investasi yang cocok untuk semua pemodal dan calon pemodal harus meminta pendapat
profesional sebelum berinvestasi. Risiko utama yang dapat mempengaruhi kinerja MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG adalah:
a) Risiko Berkurangnya Nilai Unit Penyertaan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG memiliki risiko fluktuasi Nilai Aktiva Bersih. Tidak
ada jaminan bahwa Nilai Aktiva Bersih akan selalu meningkat selama jangka waktu Reksa
Dana. Hal-hal yang dapat mempengaruhi Nilai Aktiva Bersih antara lain naik turunnya harga
saham, Pemerintah Indonesia sebagai penerbit Efek Bersifat Utang, bank dan/atau penerbit
surat berharga dimana MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG berinvestasi dan pihak
lainnya yang berhubungan dengan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG melakukan
wanprestasi (default) dalam memenuhi kewajibannya;
b) Risiko Likuiditas
Kemampuan Manajer Investasi untuk membeli kembali Unit Penyertaan dari pemodal
tergantung pada likuiditas dari portofolio Reksa Dana. Jika pada saat yang bersamaan,
sebagian besar atau seluruh Pemegang Unit Penyertaan melakukan penjualan kembali
(redemption), maka dapat terjadi Manajer Investasi tidak memiliki cadangan dana kas yang
cukup untuk membayar seketika Unit Penyertaan yang dijual kembali. Hal ini dapat
mengakibatkan turunnya Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG karena
portofolio Reksa Dana tersebut harus segera dijual ke pasar dalam jumlah yang besar secara
bersamaan guna memenuhi kebutuhan dana tunai dalam waktu cepat sehingga dapat
mengakibatkan penurunan nilai Efek dalam portofolio.
Dalam kondisi Force Majeure atau kejadian-kejadian (baik yang dapat maupun yang tidak
dapat diperkirakan sebelumnya) di luar kekuasaan Manajer Investasi, maka Manajer Investasi
dapat mengundurkan atau memperpanjang masa pelunasan pembayaran kembali Unit
Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG sampai suatu jangka waktu dimana
Manajer Investasi dapat menjual atau mencairkan Efek dalam portofolio MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG dengan harga pasar dalam rangka melakukan pembayaran kepada
Pemegang MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG, dengan ketentuan penundaan atau
perpanjangan tersebut akan dilakukan setelah Manajer Investasi memberitahukan secara
tertulis terlebih dahulu kepada OJK dan Bank Kustodian. Apabila sebagai akibat dari keadaan
Force Majeure tersebut Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG menjadi
kurang dari Rp 25 miliar, maka MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dapat dibubarkan
dan dilikuidasi dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan dalam Kontrak Investasi Kolektif
(KIK) MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
c) Risiko Perubahan Alokasi Efek dalam Kebijakan Investasi
Dalam hal terjadi penjualan kembali (redemption) saat yang bersamaan oleh sebagian besar
atau seluruh Pemegang Unit Penyertaan, maka dapat terjadi Manajer Investasi tidak memiliki
cadangan dana kas yang cukup untuk membayar seketika Unit Penyertaan yang dijual
kembali. Dalam hal ini Manajer Investasi dapat terpaksa menjual sebagian dari porsi Efek guna
menjaga tingkat likuiditas, yang dapat mengakibatkan berubahnya alokasi Efek sebagaimana
ditetapkan dalam Kebijakan Investasi.
22
d) Risiko Perubahan Kondisi Ekonomi dan Politik
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG menginvestasikan sebagian besar dananya pada
saham, obligasi yang dikeluarkan oleh Negara Republik Indonesia dan instrumen pasar uang.
Perubahan ataupun memburuknya kondisi politik dan perekonomian baik di dalam maupun di
luar negeri, termasuk terjadinya perubahan peraturan yang mempengaruhi perspektif
pendapatan, dapat berpengaruh terhadap harga dari Efek saham, obligasi yang dikeluarkan
oleh Negara Republik Indonesia atau Efek lain yang dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan
di Indonesia sehingga dapat mempengaruhi Nilai Aktiva Bersih (NAB) dari MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG.
e) Risiko Nilai Investasi
Nilai investasi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG sangat bergantung kepada risiko
penerbit efek dan perubahan peraturan perpajakan. Antara lain hal-hal berikut ini akan
mempengaruhi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dalam memberikan perlindungan
nilai investasi:
•
•
•
•
f)
Pembayaran dividen dan/atau kupon obligasi oleh Pemerintah Indonesia sesuai dengan
jadwal
Pembelian kembali saham dan/atau obligasi Negara secara wajib oleh Pemerintah
Indonesia dalam rangka re-profiling
Pembayaran pokok obligasi oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal jatuh tempo
Perubahan peraturan perpajakan
Risiko Perubahan Peraturan Perpajakan
Sesuai peraturan Perpajakan yang berlaku saat ini, baik kupon (bunga) obligasi dan capital
gain dari hasil transaksi obligasi bukan merupakan objek pajak selama lima tahun pertama
sejak Reksa Dana berbentuk KIK menjadi Efektif. Dalam hal peraturan Perpajakan tersebut di
kemudian hari direvisi, seperti bila kupon obligasi kemudian diperlakukan sebagai objek pajak,
maka Tujuan Investasi dari MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yang telah ditetapkan
di depan dapat menjadi tidak terpenuhi karena kondisi, perkiraan dan informasi yang
digunakan Manajer Investasi saat menyusun Tujuan Investasi MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG dan membuat Prospektus ini tidak berlaku (tidak relevan) lagi.
g) Risiko Tingkat Suku Bunga
Perubahan tingkat suku bunga dipasar keuangan dapat menyebabkan kenaikan atau
penurunan harga instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana yang dapat berpengaruh
terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) dari MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
Dalam hal terjadinya salah satu risiko seperti tersebut di atas, termasuk juga bila MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG diundur atau diperpanjang masa pelunasan pembayaran kembali
Unit Penyertaannya akibat terjadinya salah satu dari risiko-risiko dimaksud, yang menyebabkan
Pemegang Unit Penyertaan mengalami kerugian materiil atas investasinya pada MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG, maka baik Manajer Investasi, Agen Penjual Efek Reksa Dana
yang ditunjuk Manajer Investasi maupun Bank Kustodian dibebaskan dari tanggung jawab dan
tidak dapat dituntut atas kerugian tersebut, selama Manajer Investasi, Agen Penjual Efek Reksa
Dana yang ditunjuk Manajer Investasi dan Bank Kustodian telah berusaha dengan kehati-hatian
yang wajar dan itikad baik dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya menurut Kontrak
Investasi Kolektif (KIK) MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
23
BAB VIII
KEADAAN KAHAR (FORCE MAJEURE)
8.1.
Yang dimaksud dengan “Keadaan Kahar” adalah suatu kejadian atau peristiwa di luar
kemampuan wajar suatu pihak sehingga tidak memungkinkan pihak yang bersangkutan
melaksanakan kewajibannya berdasarkan KIK, yang dalam hal ini adalah peristiwa atau
kejadian sebagai berikut:
- Banjir, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran, perang, atau huru-hara di Indonesia yang
mempunyai akibat negatif secara material terhadap kondisi Pasar Modal dan Pasar Uang
yang mengakibatkan Nilai Aktiva Bersih menjadi menurun secara signifikan secara
mendadak (crash); atau
- Kegagalan sistem perdagangan atau penyelesaian transaksi Efek dalam portofolio
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG; atau
- Perdagangan Efek baik di Bursa Efek maupun Over-the-Counter (OTC) dihentikan oleh
instansi yang berwenang; atau
- Terjadi perubahan politik atau ekonomi di Indonesia yang mengakibatkan harga sebagian
besar atau keseluruhan Efek dalam portofolio MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
turun sedemikian besar dan material sifatnya secara mendadak (crash).
8.2.
Tak satu Pihak pun bertanggung jawab atas setiap keterlambatan atau kelalaian dalam
pelaksanaan kewajibannya menurut Prospektus dan Kontrak Investasi Kolektif yang
disebabkan oleh Keadaan Kahar.
8.3.
Dalam hal terjadi Keadaan Kahar, Pihak yang terkena keadaan tersebut wajib
memberitahukan secara tertulis kepada Pihak lainnya dan kepada OJK mengenai Keadaan
Kahar tersebut dan wajib memberitahukannya kepada para Pemegang Unit Penyertaan.
Setiap Pihak dibebaskan dari kewajibannya menurut Prospektus dan Kontrak Investasi
Kolektif selama Keadaan Kahar tersebut mempengaruhi pelaksanaan kewajiban oleh Pihak
itu.
Pihak tersebut wajib memulai kembali pelaksanaan kewajibannya menurut Prospektus dan
Kontrak Investasi Kolektif segera setelah Keadaan Kahar itu berhenti. Kewajiban-kewajiban
lainnya berdasarkan Prospektus dan Kontrak Investasi Kolektif yang tidak terkena oleh
Keadaan Kahar wajib tetap dilaksanakan.
8.4
Manajer Investasi dapat mengundurkan atau memperpanjang jangka waktu pembayaran
pembelian kembali (pelunasan) Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
sampai suatu jangka waktu tertentu dimana Manajer Investasi dapat menjual atau
mencairkan Efek dalam portofolio MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dengan harga
yang wajar, dengan ketentuan bahwa penundaan atau perpanjangan pembayaran pembelian
kembali (pelunasan) Unit Penyertaan tersebut baru dapat dilakukan setelah Manajer
Investasi memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada OJK dan Bank Kustodian.
24
BAB IX
IMBALAN JASA DAN ALOKASI BIAYA
Dalam pengelolaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG terdapat biaya-biaya yang harus
dikeluarkan oleh MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG, Manajer Investasi dan Pemegang
Unit Penyertaan.
9.1
Biaya yang menjadi beban MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG:
-
Imbalan jasa Manajer Investasi yang dihitung secara harian dari Nilai Aktiva Bersih
harian dan dibayarkan setiap bulan sebesar maksimum 2,5% (dua koma lima per
seratus) untuk MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG. Biaya tersebut
diperhitungkan secara harian terhadap Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG berdasarkan 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari per tahun;
-
Imbalan jasa untuk Bank Kustodian yang dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan
sebesar maksimum 0,25% (nol koma dua puluh lima per seratus). Biaya tersebut
diperhitungkan secara harian terhadap Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG berdasarkan 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari per tahun;
-
Biaya transaksi dan registrasi Efek;
-
Biaya rencana dan pembaharuan prospektus yaitu biaya pencetakan dan distribusi
Pembaharuan Prospektus termasuk Laporan Keuangan kepada Pemegang Unit
Penyertaandan biaya pemasangan berita/pemberitahuan di surat kabar mengenai
rencana perubahan Kontrak Investasi Kolektif dan/atau Prospektus (jika ada) dan
perubahan Kontrak Investasi Kolektif, setelah MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG dinyatakan Efektif oleh OJK;
-
Biaya pemasangan berita/pemberitahuan di 1 (satu) surat kabar mengenai rencana dan
perubahan Kontrak Investasi Kolektif dan/atau Prospektus (jika ada), setelah MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG dinyatakan Efektif oleh OJK;
-
Biaya pencetakan dan pengiriman bukti konfirmasi perintah pembelian dari
pemodal/Pemegang Unit Penyertaan dan bukti konfirmasi perintah penjualan kembali
dari Pemegang Unit Penyertaan setelah MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
dinyatakan efektif oleh OJK;
-
Biaya penerbitan dan distribusi Surat Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan/Confirmation
Statement kepada Pemegang Unit Penyertaan setelah MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG dinyatakan Efektif oleh OJK;
-
Biaya-biaya atas jasa auditor yang memeriksa laporan keuangan tahunan setelah
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dinyatakan efektif oleh OJK;
-
Biaya dan pengeluaran dalam hal terjadi keadaan mendesak untuk kepentingan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG; dan
-
Biaya pajak yang berkenaan dengan pembayaran imbalan jasa dan biaya-biaya di atas.
25
9.2
9.3
Biaya yang menjadi beban Manajer Investasi:
-
Biaya persiapan pembentukan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yaitu biaya
pembuatan Kontrak Investasi Kolektif, pencetakan dan penyebaran Prospektus awal dan
penerbitan dokumen-dokumen yang diperlukan, termasuk imbalan jasa Akuntan,
Konsultan Hukum, notaris dan konsultan-konsultan lainnya (jika ada);
-
Biaya administrasi pengelolaan portofolio MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
yaitu biaya telepon, faksimili, fotokopi dan transportasi;
-
Biaya pemasaran termasuk biaya pencetakan brosur dan biaya promosi serta iklan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG;
-
Biaya pencetakan dan distribusi Formulir Profil Pemodal Reksa Dana, Formulir
Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan/Subscription Form, Formulir Penjualan
Kembali/Redemption Form, Formulir Pengalihan/Switching Form serta formulir Surat
Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan/Confirmation Statement;
-
Biaya pemberitahuan secara tertulis kepada Pemegang Unit Penyertaan dalam hal
Manajer Investasi menolak permohonan penjualan kembali dan pelunasan Unit
Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dari Pemegang Unit Penyertaan;
-
Biaya pengumuman di 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang
berperedaran nasional mengenai laporan penghimpunan dana kelolaan MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kerja setelah
Pernyataan Pendaftaran MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG menjadi efektif; dan
-
Imbalan Jasa Konsultan Hukum, Akuntan, notaris dan beban lainnya kepada pihak ketiga
berkenaan dengan pembubaran MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dan
likuidasi atas harta kekayaannya.
Biaya yang menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan:
-
Biaya pembelian Unit Penyertaan (subscription fee) sebesar maksimum 2 % (dua
persen) dari nilai transaksi pembelian Unit Penyertaan yang dikenakan saat Pemegang
Unit Penyertaan melakukan pembelian Unit Penyertaan yang dimilikinya;
-
Biaya penjualan kembali Unit Penyertaan (redemption fee)/Biaya Penjualan Yang
Ditangguhkan (Deferred Sales Charge/”DSC”) sebesar maksimum 2% (dua persen) dari
Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada saat Unit Penyertaan yang bersangkutan dibeli
berdasarkan metode First In First Out (“FIFO”) yang dikenakan saat Pemegang Unit
Penyertaan melakukan penjualan kembali Unit Penyertaan yang bersangkutan untuk
tahun pertama dan 0% (nol persen) untuk tahun kedua dan seterusnya;
Dalam hal penjualan kembali Unit Penyertaan dilakukan melalui Agen Penjual Efek
Reksa Dana, maka biaya penjualan kembali Unit Penyertaan (redemption fee)/Biaya
Penjualan Yang Ditangguhkan (Deffered Sales Charge/”DSC”) dikenakan sebesar 1,25%
(satu koma dua puluh lima persen) dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada saat Unit
Penyertaan yang bersangkutan dibeli berdasarkan metode First In First Out (“FIFO”)
untuk tahun pertama dan 0% (nol persen) untuk tahun kedua dan seterusnya;
-
Biaya pengalihan investasi (switching fee) sebesar maksimum 2 % (dua persen) dari
nilai transaksi pengalihan investasi yang dikenakan saat Pemegang Unit Penyertaan
melakukan pengalihan investasi atas Unit Penyertaan yang dimilikinya;
-
Biaya pemindahbukuan/transfer sehubungan dengan pengembalian sisa uang pembelian
Unit Penyertaan yang ditolak, hasil pencairan seluruh Unit Penyertaan dalam hal
kepemilikan Unit Penyertaan di bawah saldo minimum, hasil penjualan kembali Unit
Penyertaan dan pembagian keuntungan ke rekening yang terdaftar atas nama
Pemegang Unit Penyertaan (jika ada);
26
-
Pajak-pajak yang berkenaan dengan Pemegang Unit Penyertaan (jika ada).
9.4
Biaya Konsultan Hukum, biaya notaris dan/atau biaya Akuntan setelah MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG menjadi efektif menjadi beban Manajer Investasi, Bank Kustodian
dan/atau MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG sesuai dengan pihak yang memperoleh
manfaat atau yang melakukan kesalahan sehingga diperlukan jasa profesi dimaksud.
9.5
Alokasi Biaya dan Imbalan Jasa
Reksa Dana
Biaya
Manajer
Investasi
Biaya
Bank
Kustodian
Biaya
Pembelian
Biaya
Penjualan
Kembali/ Biaya
Penjualan Yang
Ditangguhkan
(Deffered Sales
Charge/”DSC”)*
Biaya
Pengalihan
Investasi
Biaya
Pembukaan
Rekening
MANULIFE
DANA
TUMBUH
BERIMBANG
Maksimal
2,5%
Maksimal
0,25%
Maksimal
2%
Maksimal
2%
Maksimal
2%
Tidak ada
*) Dalam hal penjualan kembali Unit Penyertaan dilakukan melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana,
maka biaya penjualan kembali Unit Penyertaan (redemption fee)/Biaya Penjualan Yang
Ditangguhkan (Deferred Sales Charge/”DSC”) (%) bagi Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG adalah sebagai berikut:
Reksa Dana
MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG
Tahun 1
Tahun 2 dan seterusnya
1,25%
0%
Biaya Penjualan yang Ditangguhkan (Deferred Sales Charge/”DSC”) ini diperkenalkan untuk
memberikan insentif pada investasi jangka panjang.
Para pemodal yang berinvestasi untuk jangka waktu lebih dari 1 (satu) tahun tidak dikenakan
Biaya Penjualan yang Ditangguhkan (Deferred Sales Charge/”DSC”). Pemodal-pemodal ini
memperoleh kesempatan untuk melakukan investasi dan penjualan kembali pada Nilai Aktiva
Bersih (NAB) yang berlaku.
Jika pemodal ingin melakukan pelunasan sebelum jangka waktu satu tahun tersebut, maka
mereka diharuskan untuk membayar Biaya Penjualan yang Ditangguhkan (Deferred Sales
Charge/”DSC”) atas jumlah investasi awal seperti diuraikan dalam tabel di atas.
Biaya didasarkan atas jumlah investasi awal dan metode Pertama Masuk Pertama Keluar
(First In First Out/“FIFO”) akan diterapkan untuk menetapkan Biaya Penjualan yang
Ditangguhkan (Deferred Sales Charge/”DSC”) dalam hal terjadi investasi dan pelunasan
beberapa kali pada satu rekening.
27
Gambaran tentang penerapan Biaya Penjualan yang Ditangguhkan (Deferred Sales
Charge/”DSC”) pada saat penjualan kembali:
Tanggal
Transaksi MDTB
Jumlah (Rp)
NAB
Unit
Saldo Unit
11.000.000,00
15.000.000,00
1.350,00
1.370,00
8.148,15
10.948,91
8.148,15
19.097,06
4-Jan-05
1-Feb-05
Pembelian
Pembelian
3-Mar-05
Pembelian
60.000.000,00
1.400,00
42.857,14
Penjualan kembali 40.000
unit*
63.309.198,43
1.600,00
(40.000,00)
Jumlah yang ditransfer ke rekening Pemodal = Rp 63.309.198,43
2-Nov-05
Catatan:
61.954,20
21.954,20
* Perhitungan penjualan kembali MDTB 2 Nov 05:
Unit
Unit x NAB
(Rp 1.600)
DSC (Rp)
Jumlah (Rp)
Jumlah unit yang dibeli pada 4 Jan ' 05
8.148,15
13.037.037,04
137.500,00
12.899.537,04
Jumlah unit yang dibeli pada 1 Feb ' 05
10.948,91
17.518.248,18
187.500,00
17.330.748,18
Jumlah unit yang dibeli pada 3 Mar 05
20.902,94
33.444.714,78
365.801,57
33.078.913,21
40.000,00
64.000.000,00
690.801,57
63.309.198,43
Keterangan
Perhitungan DSC/Biaya penjualan yang ditangguhkan:
(8.148,15 unit x Rp 1.350) x 1,25% = 137.500,00
(10.948,91 unit x Rp 1.370) x 1,25% = 187.500,00
(20.902,94 unit x Rp 1.400) x 1,25% = 365.801,57
28
BAB X
HAK-HAK PEMEGANG UNIT PENYERTAAN
Pemegang Unit Penyertaan mempunyai hak-hak seperti di bawah ini:
i)
Memperoleh
Keuntungan;
Pembagian
Keuntungan
sesuai
dengan
Kebijakan
Pembagian
Pemegang Unit Penyertaan berhak untuk memperoleh pembagian hasil bersih investasi
sesuai dengan Kebijakan Pembagian Keuntungan sebagaimana dimaksud dalam Bab IV
(empat) butir 4.5 Prospektus ini.
ii)
Menjual Kembali Sebagian Atau Seluruh Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG;
Pemegang Unit Penyertaan berhak untuk menjual kembali sebagian atau seluruh Unit
Penyertaan yang dimilikinya kepada Manajer Investasi sesuai dengan persyaratan dan
ketentuan yang berlaku dalam Prospektus ini tentang Persyaratan dan Tata Cara Penjualan
Kembali Unit Penyertaan dan Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form.
iii)
Memperoleh Hasil Pencairan Penyertaan Akibat Kurang Dari Saldo Minimum
Kepemilikan Unit Penyertaan;
Apabila jumlah kepemilikan Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
yang tersisa kurang dari Saldo Minimum Kepemilikan Unit Penyertaan sesuai dengan yang
dipersyaratkan pada hari penjualan kembali, maka Manajer Investasi berhak untuk menutup
rekening Pemegang Unit Penyertaan tersebut, mencairkan seluruh Unit Penyertaan yang
tersisa berdasarkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada saat penutupan rekening Pemegang Unit
Penyertaan Reksa Dana dan mengembalikan dana hasil pencairan milik Pemegang Unit
Penyertaan tersebut ke rekening yang ditunjuk oleh Pemegang Unit Penyertaan setelah
dikurangi biaya pemindahbukuan/transfer bank, jika ada.
iv)
Memperoleh Bukti Kepemilikan Unit Penyertaan Yaitu Surat Konfirmasi Transaksi Unit
Penyertaan/Confirmation Statement;
Pemegang Unit Pernyataan akan mendapatkan Surat Konfirmasi Transaksi Unit
Penyertaan/Confirmation Statement yang menyatakan jumlah Unit Pernyataan yang dimiliki.
v)
Memperoleh informasi mengenai Nilai Aktiva Bersih harian MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG;
Pemegang Unit Penyertaan berhak untuk memperoleh informasi Nilai Aktiva Bersih harian
setiap Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
vi)
Hak Memperolah Laporan Keuangan Secara Periodik;
Manajer Investasi akan memberikan salinan laporan keuangan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG sekurang-kurangnya sekali dalam 1 (satu) tahun yang akan dimuat di dalam
pembaharuan Prospektus.
vii)
Memperoleh laporan-Iaporan Sebagaimana Dimaksud Dalam Peraturan BAPEPAM &
LK No.X.D.1 yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM & LK Nomor Kep06/PM/2004 tanggal 9 Februari 2004 tentang Laporan Reksa Dana;
Setiap Pemegang Unit berhak untuk memperoleh laporan-laporan sebagaimana dimaksud
dalam peraturan BAPEPAM Nomor: X.D.1 yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua
BAPEPAM Nomor Kep-06/PM/2004 tanggal 9 Februari 2004 tentang Laporan Reksa Dana.
29
viii) Memperoleh Bagian Atas Hasil Likuidasi Secara Proporsional Dengan Kepemilikan
Unit Penyertaan Dalam Hal MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dibubarkan dan
dilikuidasi;
Dalam hal MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dibubarkan dan dilikuidasi maka
Pemegang Unit Penyertaan berhak memperoleh hasil likuidasi secara proporsional sesuai
dengan komposisi kepemilikan Unit Penyertaan.
ix)
Hak untuk mengalihkan investasi antara Reksa Dana yang memiliki pengalihan
investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi;
Pemegang Unit Penyertaan dapat mengalihkan investasinya antara Reksa Dana yang
memiliki pengalihan investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi. Pengalihan dapat
dilakukan dengan mengisi Formulir Pengalihan (Switching Form) yang berisi syarat-syarat
dan ketentuan-ketentuan mengenai pengalihan investasi.
x)
Hak atas pengalihan kepemilikan Unit Penyertaan kepada pihak yang berhak dalam hal
Pemegang Unit Penyertaan meninggal dunia;
Dalam hal Pemegang Unit Penyertaan meninggal dunia, maka pihak yang berhak (ahli waris)
dapat menjadi Pemegang Unit Penyertaan baru dengan ketentuan untuk menyerahkan
secara lengkap dokumen-dokumen pendukung yang membuktikan adanya peralihan hak
tersebut sebagaimana diperlukan kepada Manajer Investasi.
30
BAB XI
PEMBUBARAN DAN LlKUIDASI
11.1
Hal-Hal Yang Menyebabkan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG Wajib
Dibubarkan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG berlaku sejak ditetapkan pernyataan efektif
oleh OJK dan wajib dibubarkan, apabila terjadi salah satu dari hal-hal sebagai berikut:
a. Dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) Hari Bursa, MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG yang Pernyataan Pendaftarannya telah menjadi efektif memiliki dana
kelolaan kurang dari Rp 25.000.000.000,- (dua puluh lima miliar Rupiah); dan/atau
b. Diperintahkan oleh OJK sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang
Pasar Modal; dan/atau
c. Total Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG kurang dari Rp
25.000.000.000,- (dua puluh lima miliar Rupiah) selama 90 (sembilan puluh) Hari Bursa
berturut-turut; dan/atau
d. Manajer Investasi dan Bank Kustodian telah sepakat untuk membubarkan MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG.
11.2
Proses Pembubaran Dan Likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
Dalam hal MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG wajib dibubarkan karena kondisi
sebagaimana dimaksud dalam butir 11.1 huruf a di atas, maka Manajer Investasi wajib:
i) menyampaikan laporan kondisi tersebut kepada OJK dan mengumumkan rencana
pembubaran, likuidasidan pembagian hasil likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG kepada para Pemegang Unit Penyertaan paling kurang dalam 1 (satu)
surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional, paling lambat 2
(dua) Hari Bursa sejak tidak terpenuhinya kondisi dimaksud;
ii) menginstruksikan kapada Bank Kustodian untuk membayarkan dana hasil likuidasi
yang menjadi hak Pemegang Unit Penyertaan dengan ketentuan bahwa
perhitungannya dilakukan secara proporsional dari Nilai Aktiva Bersih pada saat
pembubaran namun tidak boleh lebih kecil dari Nilai Aktiva Bersih awal (harga par) dan
dana tersebut diterima Pemegang Unit Penyertaan paling lambat 7 (tujuh) Hari Bursa
sejak tidak dipenuhinya kondisi dimaksud; dan
iii) membubarkan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dalam jangka waktu paling
lambat 10 (sepuluh) Hari Bursa sejak tidak terpenuhinya kondisi dimaksuddan
menyampaikan laporan hasil pembubaran MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
kepada OJK paling lambat 10 (sepuluh) Hari Bursa sejak MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG dibubarkan.
Dalam hal MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG wajib dibubarkan karena kondisi
sebagaimana dimaksud dalam butir 11.1 huruf b di atas, maka Manajer Investasi wajib:
i) mengumumkan pembubaran, likuidasidan rencana pembagian hasil likuidasi
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG paling kurang dalam 1 (satu) surat kabar
harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional paling lambat 2 (dua) Hari
Bursa sejak diperintahkan OJKdan pada hari yang sama memberitahukan secara
tertulis kepada Bank Kustodian untuk menghentikan perhitungan Nilai Aktiva Bersih
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG;
ii) menginstruksikan kepada Bank Kustodian untuk membayarkan dana hasil likuidasi
yang menjadi hak Pemegang Unit Penyertaan dengan ketentuan bahwa
perhitungannya dilakukan secara proporsional dari Nilai Aktiva Bersih pada saat
pembubaran dan dana tersebut diterima Pemegang Unit Penyertaan paling lambat 7
(tujuh) Hari Bursa sejak diperintahkan pembubaran MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG oleh OJK; dan
31
iii) menyampaikan laporan hasil pembubaran, likuidasidan pembagian hasil likuidasi
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG kepada OJK paling lambat 2 (dua) bulan
sejak diperintahkan pembubaran MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG oleh OJK
dengan dilengkapi pendapat dari Konsultan Hukum dan Akuntan, serta Akta
Pembubaran dan Likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dari notaris.
Dalam hal MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG wajib dibubarkan karena kondisi
sebagaimana dimaksud dalam butir 11.1 huruf c di atas, maka Manajer Investasi wajib:
i) menyampaikan laporan kondisi tersebut kepada OJK dengan dilengkapi kondisi
keuangan terakhir MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dan mengumumkan
kepada para Pemegang Unit Penyertaan rencana pembubaran, likuidasidan
pembagian hasil likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG paling kurang
dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional,
dalam jangka waktu paling lambat 2 (dua) Hari Bursa sejak tidak terpenuhinya kondisi
dimaksud serta pada hari yang sama memberitahukan secara tertulis kepada Bank
Kustodian untuk menghentikan perhitungan Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG;
ii) menginstruksikan kepada Bank Kustodian untuk membayarkan dana hasil likuidasi
yang menjadi hak Pemegang Unit Penyertaan dengan ketentuan bahwa
perhitungannya dilakukan secara proporsional dari Nilai Aktiva Bersih pada saat
likuidasi selesai dilakukan dan dana tersebut diterima Pemegang Unit Penyertaan
paling lambat 7 (tujuh) Hari Bursa sejak likuidasi selesai dilakukan; dan
iii) menyampaikan laporan hasil pembubaran, likuidasidan pembagian hasil likuidasi
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG kepada OJK paling lambat 2 (dua) bulan
Hari Bursa sejak dibubarkan dengan dilengkapi pendapat dari Konsultan Hukum dan
Akuntan, serta Akta Pembubaran dan Likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG dari notaris.
Dalam hal MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG wajib dibubarkan karena kondisi
sebagaimana dimaksud dalam butir 11.1 huruf d di atas, maka Manajer Investasi wajib:
i) menyampaikan kepada OJK dalam jangka waktu paling lambat 2 (dua) Hari Bursa
sejak terjadinya kesepakatan pembubaran MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian dengan melampirkan:
a) kesepakatan pembubaran dan likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian;
b) alasan pembubaran; dan
c) kondisi keuangan terakhir;
dan pada hari yang sama mengumumkan rencana pembubaran, likuidasidan
pembagian hasil likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG kepada para
Pemegang Unit Penyertaan paling kurang dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa
Indonesia yang berperedaran nasional serta memberitahukan secara tertulis kepada
Bank Kustodian untuk menghentikan perhitungan Nilai Aktiva Bersih MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG;
ii) menginstruksikan kepada Bank Kustodian untuk membayarkan dana hasil likuidasi
yang menjadi hak Pemegang Unit Penyertaan dengan ketentuan bahwa
perhitungannya dilakukan secara proporsional dari Nilai Aktiva Bersih pada saat
likuidasi selesai dilakukan dan dana tersebut diterima Pemegang Unit Penyertaan
paling lambat 7 (tujuh) Hari Bursa sejak likuidasi selesai dilakukan; dan
iii) menyampaikan laporan hasil pembubaran, likuidasidan pembagian hasil likuidasi
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG kepada OJK paling lambat 2 (dua) bulan
sejak dibubarkan dengan dilengkapi pendapat dari Konsultan Hukum dan Akuntan,
serta Akta Pembubaran dan Likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dari
notaris.
11.3
Setelah dilakukannya pengumuman rencana pembubaran, likuidasi dan pembagian hasil
likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG, maka Pemegang Unit Penyertaan
tidak dapat melakukan penjualan kembali (pelunasan).
32
11.4
Pembagian Hasil Likuidasi
Manajer Investasi wajib memastikan bahwa hasil dari likuidasi MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG harus dibagi secara proporsional menurut komposisi jumlah Unit
Penyertaan yang dimiliki oleh masing-masing Pemegang Unit Penyertaan.
Dalam hal masih terdapat dana hasil likuidasi yang belum diambil oleh Pemegang Unit
Penyertaan setelah tanggal pembagian hasil likuidasi kepada Pemegang Unit Penyertaan
yang ditetapkan oleh Manajer Investasi, maka :
a. Jika Bank Kustodian telah memberitahukan dana tersebut ke Pemegang Unit
Penyertaan sebanyak 3 (tiga) kali dalam tenggang waktu masing-masing 2 (dua)
minggu serta telah mengumumkannya dalam surat kabar harian yang berperedaran
nasional, maka dana tersebut wajib disimpan dalam rekening giro di Bank Kustodian
untuk kepentingan Pemegang Unit Penyertaan dalam jangka waktu 30 (tiga puluh)
tahun;
b. Setiap biaya yang timbul atas penyimpanan dana tersebut akan dibebankan kepada
rekening giro tersebut; dan
c. Apabila dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) tahun tidak diambil oleh Pemegang Unit
Penyertaan, maka dana tersebut wajib diserahkan oleh Bank Kustodian kepada
Pemerintah Indonesia untuk keperluan pengembangan industri Pasar Modal.
11.5
Dalam hal MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dibubarkan dan dilikuidasi, maka
beban biaya pembubaran dan likuidasi MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
termasuk biaya Konsultan Hukum, Akuntan dan beban lain kepada pihak ketiga menjadi
tanggung jawab dan wajib dibayar Manajer Investasi kepada pihak-pihak yang
bersangkutan.
33
BAB XII
PENDAPAT AKUNTAN TENTANG LAPORAN KEUANGAN
Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Lampiran Laporan Keuangan.
34
BAB XIII
PERSYARATAN DAN TATA CARA PEMBELIAN UNIT PENYERTAAN
13.1
TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN UNIT PENYERTAAN
SEBELUM MELAKUKAN PEMBELIAN, CALON PEMODAL HARUS SUDAH
MEMPELAJARI DAN MENGERTI ISI PROSPEKTUS MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG BESERTA KETENTUAN-KETENTUAN YANG ADA DI DALAMNYA.
Pemesanan pembelian Unit Penyertaan harus dilakukan sesuai dengan ketentuanketentuan serta persyaratan yang tercantum dalam Prospektus dan formulir sehubungan
dengan pemesanan pembelian Unit Penyertaan. Para pemodal harus mengisi formulir
sehubungan dengan pemesanan pembelian Unit Penyertaan dan Formulir Profil Pemodal
Reksadana, Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan/Subscription Form dan
Formulir Profil Pemodal Reksadana MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dapat
diperoleh dari Manajer Investasi atau Agen Penjual Efek Reksa Dana yang ditunjuk oleh
Manajer Investasi.
Dokumen atau Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan/Subscription Form dapat
berupa dokumen fisik maupun dokumen elektronik dengan memperhatikan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku mengenai informasi dan transaksi elektronik. Formulir
pemesanan pembelian Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG,
beserta bukti pembayaran dan fotokopi bukti jati diri tersebut harus disampaikan kepada
Manajer Investasi secara langsung atau melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana yang
ditunjuk oleh Manajer Investasi (jika ada). Untuk mempermudah proses pembelian Unit
Penyertaan dan pembelian selanjutnya Manajer Investasi dapat memproses permohonan
pembelian Unit Penyertaan yang dikirimkan oleh Pemegang Unit Penyertaan melalui
faksimili atau sistem elektronik lainnya dengan dilengkapi dengan bukti pembayaran dan
fotokopi bukti jati diri.
Formulir sehubungan dengan pemesanan pembelian Unit Penyertaan harus dilengkapi
dengan bukti pembayaran, fotokopi Bukti Jati Diri (anggaran dasar serta KTP/Paspor
pejabat yang berwenang untuk badan hukum), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak),
dokumen-dokumen pendukung lainnya sesuai dengan Prinsip Mengenal Nasabah Oleh
Penyedia Jasa Keuangan Di Bidang Pasar Modal sebagaimana diatur dalam Peraturan
BAPEPAM & LK No V.D.10 yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM & LK
Nomor Kep-476/BL/2009 tanggal 23 Desember 2009 (”Peraturan BAPEPAM & LK No.
V.D.10”) dan dokumen-dokumen lain berkaitan dengan data/informasi calon Pemegang
Unit Penyertaan sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan otoritas
yang berwenang di Indonesia, dan atau ketentuan hukum dan peraturan perundangundangan otoritas negara lain yang berlaku, serta ditujukan kepada Manajer Investasi
secara langsung pada saat jam kerja. Formulir profil calon pemegang Unit Penyertaan diisi
dan ditandatangani oleh calon pemegang Unit Penyertaan sebelum melakukan pembelian
Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yang pertama kali (pembelian
awal). Dokumen atau Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan/Subscription Form
dapat berupa dokumen fisik maupun dokumen elektronik dengan memperhatikan
ketentuan perundang-undangan yang berlaku mengenai informasi dan transaksi elektronik.
Formulir pemesanan pembelian Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG, beserta bukti pembayaran dan fotokopi bukti jati diri tersebut harus
disampaikan kepada Manajer Investasi secara langsung atau melalui Agen Penjual Efek
Reksa Dana yang ditunjuk oleh Manajer Investasi (jika ada). Untuk mempermudah proses
pembelian Unit Penyertaan dan pembelian selanjutnya Manajer Investasi dapat
memproses permohonan pembelian Unit Penyertaan yang dikirimkan oleh Pemegang Unit
Penyertaan melalui faksimili atau sistem elektronik lainnya dengan dilengkapi dengan bukti
pembayaran dan fotokopi bukti jati diri.
Dalam hal terdapat keyakinan adanya pelanggaran ketentuan sebagaimana diatur dalam
Peraturan BAPEPAM & LK Nomor V.D.10 dan tidak dilengkapinya dokumen-dokumen
sebagaimana disyaratkan tersebut di atas, Manajer Investasi atau Agen Penjual Efek Reksa
35
Dana yang ditunjuk oleh Manajer Investasi wajib menolak pesanan pembelian Unit
Penyertaan dari calon Pemegang Unit Penyertaan.
Manajer Investasi berhak menolak pemesanan pembelian Unit Penyertaan apabila:
i)
Semua Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan/Subscription Form, tidak diisi
dengan lengkap dan tidak dilengkapi dengan benar; dan
ii) Dokumen-dokumen pendukung sesuai dengan Prinsip Mengenal Nasabah
sebagaimana diatur dalam Peraturan BAPEPAM & LK No. V. D. 10 dan dokumendokumen lainnya sebagaimana disyaratkan di atas, tidak dilengkapi oleh calon
Pemegang Unit Penyertaan; dan
iii) Dana pembelian belum diterima secara “Efektif” (in good fund) di rekening MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG.
Manajer Investasi menunjuk Agen Penjual Efek Reksa Dana yang melakukan penjualan
Efek Reksa Dana berdasarkan kontrak kerja sama dengan Manajer Investasi pengelola
Reksa Dana MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dan untuk menerima Formulir
Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan/Subscription Form MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG dan persyaratan-persyaratan lainnya dari calon pemodal dan Agen Penjual
Efek
Reksa
Dana
menyerahkan
Formulir
Pemesanan
Pembelian
Unit
Penyertaan/Subscription Form MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG tersebut
kepada Manajer Investasi.
13.2
Batas Minimum Pembelian Unit Penyertaan
Minimum pembelian awal dan selanjutnya Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG adalah sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu Rupiah) untuk setiap Pemegang
Unit Penyertaan.
Apabila penjualan Unit Penyertaan dilakukan melalui Agen Penjual Efek
Reksa Dana
yang ditunjuk oleh Manajer Investasi (jika ada) maka dengan pemberitahuan tertulis
sebelumnya kepada Manajer Investasi, Agen Penjual Efek Reksa Dana yang ditunjuk oleh
Manajer Investasi (jika ada) dapat menetapkan batas minimum penjualan Unit Penyertaan
yang lebih tinggi dari batas minimum penjualan Unit Penyertaan sebagaimana disebutkan
diatas.
13.3
Harga Pembelian Unit Penyertaan
Setiap Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG ditawarkan dengan
harga sama dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) awal MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG yaitu sebesar Rp. 1.000,- (seribu Rupiah) setiap Unit Penyertaan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG pada hari pertama penawaran. Selanjutnya
harga Unit Penyertaan ditetapkan berdasarkan Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG pada akhir Hari Bursa dan/atau Hari Kerja yang bersangkutan.
13.4
Pemrosesan Pembelian Unit Penyertaan
Formulir sehubungan dengan pemesanan pembelian Unit Penyertaan beserta bukti
pembayaran yang telah lengkap dan diterima dengan baik serta disetujui oleh Manajer
Investasi sampai dengan pukul 13.00 (tiga belas) Waktu Indonesia Barat dan pembayaran
untuk pembelian tersebut diterima dengan baik (in good fund) oleh Bank Kustodian pada
hari pembelian, akan diproses oleh Bank Kustodian berdasarkan Nilai Aktiva Bersih
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG pada akhir Hari Bursa tersebut.
Formulir sehubungan dengan pemesanan pembelian Unit Penyertaan beserta bukti
pembayaran yang telah lengkap dan diterima dengan baik serta disetujui oleh Manajer
Investasi setelah pukul 13.00 (tiga belas) Waktu Indonesia Barat dan pembayaran untuk
pembelian tersebut diterima dengan baik (in good fund) oleh Bank Kustodian pada hari
yang bersangkutan akan diproses oleh Bank Kustodian berdasarkan Nilai Aktiva Bersih
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG pada akhir Hari Bursa berikutnya.
36
Dalam hal pembelian Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
dilakukan oleh Pemegang Unit Penyertaan secara berkala sesuai dengan ketentuan butir
13.8 Prospektus, maka Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG secara berkala dianggap telah diterima dengan baik oleh
Manajer Investasi atau Agen Penjual Efek Reksa Dana yang ditunjuk oleh Manajer
Investasi (jika ada) pada tanggal yang telah disebutkan di dalam Formulir Pemesanan
Pembelian Unit Penyertaan secara berkala yang pertama kali dan akan diproses oleh Bank
Kustodian berdasarkan Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
pada akhir Hari Bursa diterimanya pembayaran untuk pembelian Unit Penyertaan secara
berkala tersebut dengan baik (in good funds) oleh Bank Kustodian. Apabila tanggal
diterimanya pembayaran untuk pembelian Unit Penyertaan secara berkala tersebut bukan
merupakan Hari Bursa, maka pembelian Unit Penyertaan secara berkala tersebut akan
diproses oleh Bank Kustodian berdasarkan Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG pada Hari Bursa berikutnya. Apabila tanggal yang disebutkan di
dalam Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan secara berkala yang pertama kali
tersebut bukan merupakan Hari Bursa, maka Formulir Pemesanan Pembelian Unit
Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG secara berkala dianggap telah
diterima dengan baik oleh Manajer Investasi atau Agen Penjual Efek Reksa Dana yang
ditunjuk oleh Manajer Investasi (jika ada) pada Hari Bursa berikutnya.
13.5
Syarat Pembayaran
Pembayaran Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dilakukan
dengan pemindahbukuan/transfer telegrafis dalam mata uang Rupiah yang ditujukan
kepada rekening MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yang ada di Bank Kustodian.
Pemindahbukuan atau transfer telegrafis tersebut harus ditujukan ke rekening bank yang
ditunjuk oleh Manajer Investasi yang tertera dalam Prospektus atau ke rekening bank
berikut ini:
Reksa Dana
Bank
Nama Rekening
MANULIFE DANA
TUMBUH
BERIMBANG
HSBC
MANULIFE DANA
TUMBUH
BERIMBANG
Nomor Rekening
001-846831-069
Biaya-biaya yang dikeluarkan atas pemindahbukuan/transfer telegrafis sehubungan
dengan pembayaran tersebut merupakan tanggung jawab calon Pemegang Unit
Penyertaan. Pembayaran dianggap Efektif pada saat dana diterima dengan baik (in good
fund) oleh Bank Kustodian.
13.6
Persetujuan Manajer Investasi
Manajer Investasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan Unit Penyertaan baik
sebagian atau seluruhnya. Bagi pemesanan pembelian Unit Penyertaan yang ditolak
seluruhnya atau sebagian, pembayaran yang telah dilakukan oleh pemesan Unit
Penyertaan akan dikembalikan oleh Manajer Investasi (tanpa bunga) dengan
pemindahbukuan/transfer telegrafis dalam mata uang Rupiah ke rekening yang ditunjuk
oleh Pemegang Unit Penyertaan.
Apabila Manajer Investasi menerima pemesanan atau permintaan pembelian MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG yang melebih jumlah maksimum Penawaran Umum Unit
Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG, maka Manajer Investasi akan
menerima permintaan pembelian Unit Penyertaan tersebut berdasarkan urutan pemesanan
atau pembelian Unit Penyertaan, sampai dengan jumlah maksimum Penawaran Umum
Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
37
13.7
Bukti Konfirmasi Perintah Pembelian Dan Surat Konfirmasi Transaksi Unit
Penyertaan/Confirmation Statement
Manajer Investasi atau Bank Kustodian atau Agen Penjual Efek Reksa Dana yang ditunjuk
oleh Manajer Investasi wajib mengirimkan bukti konfirmasi atas perintah pembelian Unit
Penyertaan dari Pemegang Unit Penyertaan dalam waktu paling lambat 1 (satu) Hari Kerja
setelah diterimanya perintah tersebut dengan ketentuan seluruh pembayaran telah diterima
dan Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan/Subscription Form dari Pemegang
Unit Penyertaan telah lengkap dan diterima dengan baik (in good fund and in complete
application).
Bank
Kustodian
akan
menerbitkan
Surat
Konfirmasi
Transaksi
Unit
Penyertaan/Confirmation Statement yang akan disampaikan kepada Pemegang Unit
Penyertaan paling lambat 7 (tujuh) Hari Bursa setelah Formulir Pemesanan Pembelian Unit
Penyertaan/Subscription Form MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dari Pemegang
Unit Penyertaan telah lengkap dan diterima dengan baik dan disetujui oleh Manajer
Investasi atau Agen Penjual Efek Reksa Dana yang ditunjuk oleh Manajer Investasi dan
pembayaran diterima dengan baik oleh Bank Kustodian (in good fund and in complete
application).
Surat Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan/Confirmation Statement merupakan Bukti
Kepemilikan Unit Penyertaan. Manajer Investasi tidak akan menerbitkan sertifikat sebagai
Bukti Kepemilikan Unit Penyertaan.
13.8
Pembelian Unit Penyertaan Secara Berkala
Calon Pemegang Unit Penyertaan dapat melakukan pembelian Unit Penyertaan MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG secara berkala pada bank-bank yang dapat memfasilitasi
pembelian Unit Peyertaan secara berkala, sepanjang hal tersebut dinyatakan dengan tegas
oleh calon Pemegang Unit Penyertaan tersebut dalam Formulir Pemesanan Pembelian Unit
Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
Manajer Investasi, Bank Kustodian dan Agen Penjual Efek Reksa Dana yang ditunjuk oleh
Manajer Investasi (jika ada) akan menyepakati suatu bentuk Formulir Pemesanan Pembelian
Unit Penyertaan yang akan digunakan untuk pembelian Unit Penyertaan secara berkala
sehingga pembelian Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG secara
berkala tersebut cukup dilakukan dengan mengisi dan menandatangani Formulir Pemesanan
Pembelian Unit Penyertaan pada saat pembelian Unit Penyertaan MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG secara berkala yang pertama kali. Formulir Pemesanan Pembelian
Unit Penyertaan secara berkala sekurang-kurangnya memuat tanggal pembelian Unit
Penyertaan secara berkala, jumlah pembelian Unit Penyertaan secara berkala dan jangka
waktu dilakukannya pembelian Unit Penyertaan secara berkala tersebut.
Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan secara berkala yang pertama kali tersebut
di atas akan diberlakukan juga sebagai Formulir Pemesanan Pembelian unit Penyertaan
yang telah lengkap (in complete application) untuk pembelian-pembelian Unit Penyertaan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG secara berkala berikutnya.
Ketentuan mengenai dokumen-dokumen yang harus dilengkapi dan ditandatangani oleh
Pemegang Unit Penyertaan sebagaimana dimaksud pada butir 13.1 Prospektus yaitu
Formulir Profil Calon Pemegang Unit Penyertaan beserta dokumen-dokumen pendukungnya
sesuai dengan Prinsip Mengenal Nasabah Oleh Penyedia Jasa Keuangan di Bidang Pasar
Modal sebagaimana diatur dalam Peraturan BAPEPAM & LK No. V.D.10., dan dokumendokumen lain berkaitan dengan data/informasi calon Pemegang Unit Penyertaan sesuai
ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan otoritas yang berwenang di
Indonesia, dan atau ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan otoritas negara
lain yang berlaku wajib dilengkapi oleh calon Pemegang Unit Penyertaan sebelum
melakukan pembelian Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yang
pertama kali (pembelian awal).
38
BAB XIV
PERSYARATAN DAN TATA CARA PENJUALAN KEMBALI UNIT PENYERTAAN
14.1
Permohonan Penjualan Kembali Unit Penyertaan
Pemegang Unit Penyertaan dapat menjual kembali sebagian atau seluruh Unit Penyertaan
yang dimilikinya dan Manajer Investasi wajib melakukan pembelian kembali Unit
Penyertaan tersebut. Penjualan kembali Unit Penyertaan oleh Pemegang Unit Penyertaan
dilakukan dengan mengisi Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form yang ditujukan
kepada Manajer Investasi secara langsung atau melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana
yang ditunjuk oleh Manajer Investasi dengan persyaratan yang ditetapkan dalam
Prospektus dan dalam Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form.
Dokumen atau Formulir Penjualan Kembali Unit Penyertaan/Redemption Form dapat
berupa dokumen fisik maupun dokumen elektronik dengan memperhatikan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku mengenai informasi dan transaksi elektronik. Untuk
mempermudah proses penjualan kembali Unit Penyertaan Manajer Investasi dapat
memproses permohonan penjualan kembali Unit Penyertaan yang dikirimkan oleh
Pemegang Unit Penyertaan melalui faksimili atau sistem elektronik lainnya dengan
dilengkapi dengan fotokopi bukti jati diri.
Permohonan penjualan kembali akan diterima dengan baik apabila seluruh kondisi di
bawah ini dipenuhi:
1. Permohonan ini harus dilakukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan serta
persyaratan-persyaratan yang tercantum dalam Prospektus dengan menggunakan
Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form.
2. Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form dilengkapi dengan menyatakan jumlah
unit yang akan dijual kembali.
3. Pihak yang mengajukan Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form adalah Pihak
yang sama dengan pihak yang mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Unit
Penyertaan/Subscription Form.
4. Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form disertai dengan fotokopi bukti identitas
yang sesuai dengan bukti identitas pada saat pembelian Unit Penyertaan oleh
Pemegang Unit Penyertaan.
14.2
Pembayaran Penjualan Kembali Unit Penyertaan
Pengembalian dana hasil penjualan kembali Unit Penyertaan, setelah dipotong biaya
penjualan kembali Unit Penyertaan/Biaya Penjualan Yang Ditangguhkan (Deferred Sales
Charge/”DSC”) bilamana ada, akan dilakukan dengan pemindahbukuan atau ditransfer
dalam mata uang Rupiah ke rekening yang ditunjuk oleh Pemegang Unit Penyertaan.
Setiap penjualan kembali Unit Penyertaan yang diterima oleh Manajer Investasi, Bank
Kustodian akan menyampaikan Surat Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan paling lambat
7 (tujuh) Hari Bursa setelah Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form diterima oleh
Manajer Investasi dan Bank Kustodian.
Pembayaran penjualan kembali Unit Penyertaan sampai dengan 20% (dua puluh per
seratus) dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada hari penjualan kembali dilaksanakan sesegera
mungkin paling lambat 7 (tujuh) Hari Bursa sejak Formulir Penjualan Kembali/Redemption
Form yang lengkap diterima oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Manajer Investasi
tidak bertanggung jawab atas konsekuensi, termasuk tetapi tidak terbatas pada
keterlambatan pada pengiriman dan sistem perbankan.
Dalam hal terjadi Force Majeure sebagaimana dimaksud dalam BAB VIII (delapan) tentang
39
KEADAAN KAHAR (FORCE MAJEURE) maka Manajer Investasi dapat mengundurkan
atau memperpanjang jangka waktu pembayaran penjualan kembali (pelunasan) Unit
Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG sampai suatu jangka waktu
dimana Manajer Investasi dapat menjual atau mencairkan Efek dalam portofolio
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dengan harga yang wajar dalam rangka
memenuhi penjualan kembali Unit Penyertaan dari Pemegang MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG, dengan ketentuan penundaan atau perpanjangan tersebut akan
dilakukan setelah Manajer Investasi memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada
OJK dan Bank Kustodian.
14.3
Harga Penjualan Kembali Unit Penyertaan
Harga penjualan kembali Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
adalah harga setiap Unit Penyertaan pada Hari Bursa yang ditetapkan berdasarkan Nilai
Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG pada akhir Hari Bursa yang
bersangkutan.
14.4
Pemrosesan Penjualan Kembali Unit Penyertaan
Bagi formulir sehubungan dengan penjualan kembali Unit Penyertaan MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG yang telah lengkap dan diterima dengan baik oleh Manajer
Investasi sampai dengan pukul 13.00 (tiga belas) Waktu Indonesia Barat, akan diproses
oleh Bank Kustodian berdasarkan Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG pada akhir Hari Bursa tersebut. Bagi formulir sehubungan dengan penjualan
kembali Unit Penyertaan yang telah lengkap dan diterima dengan baik oleh Manajer
Investasi setelah pukul 13.00 (tiga belas) Waktu Indonesia Barat, akan diproses oleh Bank
Kustodian berdasarkan Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
pada akhir Hari Bursa berikutnya.
14.5
Batas Maksimum Penjualan Kembali
Manajer Investasi berhak membatasi jumlah penjualan kembali Unit Penyertaan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG sampai dengan 20% (dua puluh per seratus)
dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG pada hari
penjualan kembali. Apabila Manajer Investasi menerima atau menyimpan permintaan
penjualan kembali Unit Penyertaan lebih dari 20% (dua puluh per seratus) dari Nilai Aktiva
Bersih (NAB) MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG pada hari penjualan kembali
yang sama, maka pelunasan penjualan kembali kepada para Pemegang Unit Penyertaan
akan dilakukan berdasarkan metode Pertama Masuk Pertama Keluar (First In First
Out/”FIFO”) yang akan dicairkan sesuai dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada tanggal
transaksi dan pencairan untuk sisa permintaan penjualan kembali yang harus dipenuhi
akan dilakukan sesegera mungkin oleh Manajer Investasi dengan mempertimbangkan
kondisi pasar dan akan dibayarkan berdasarkan metode Pertama Masuk Pertama Keluar
(First In First Out/”FIFO”) kepada para Pemegang unit sesuai dengan Nilai Aktiva Bersih
(NAB) pada tanggal transaksi dalam hal sisa permintaan penjualan kembali yang harus
dipenuhi tersebut menjadikan permintaan penjualan kembali melebihi 20% (dua puluh per
seratus) dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG pada
hari penjualan kembali yang sama.
14.6
Saldo Minimum Kepemilikan Unit Penyertaan
Apabila penjualan kembali Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
oleh Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
mengakibatkan saldo kepemilikan Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG yang tersisa kurang dari 100 (seratus) Unit Penyertaan untuk setiap
Pemegang Unit Penyertaan pada hari penjualan kembali, maka Manajer Investasi berhak
melakukan pelunasan atas seluruh Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG tersebut dan menutup Rekening Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE
DANA TUMBUH BERIMBANG tanpa memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari
Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG yang
40
bersangkutan, dengan memperhatikan ketentuan biaya pemindahbukuan (transfer) yang
timbul akibat pembayaran penjualan kembali Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG (jika ada) menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG yang bersangkutan. Dalam hal demikian, Manajer Investasi akan
melakukan pelunasan atas Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
tersebut melalui pemindahbukuan atau mentransfer dalam mata uang Rupiah ke rekening
yang ditunjuk oleh Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
yang bersangkutan, berdasarkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada saat penutupan rekening
Pemegang Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
14.7
Penundaan Penjualan Kembali
Manajer Investasi berhak untuk mengundurkan atau memperpanjang waktu pelunasan
pembayaran kembali Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG sampai
suatu waktu dimana Manajer Investasi dapat menjual atau mencairkan Efek dalam
portofolio MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dengan harga pasar, dengan
ketentuan penundaan atau perpanjangan tersebut dapat dilakukan setelah Manajer
Investasi memberitahukan secara tertulis terlebih dahulu kepada OJK dan Bank Kustodian,
dalam hal terjadi keadaan sebagai berikut:
i)
ii)
iii)
Bursa Efek di mana sebagian besar Portofolio Efek MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG diperdagangkan ditutup; atau
Perdagangan Efek atas sebagian besar Portofolio Efek MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG dihentikan; atau
Keadaan Kahar (Force Majeure) sebagaimana ditetapkan dalam Bab VIII (delapan)
Prospektus ini.
Dalam hal Manajer Investasi melakukan penundaan penjualan kembali, Manajer Investasi
wajib memberitahukan kepada Pemegang Unit Penyertaan, paling lambat 1 (satu) hari
bursa setelah tanggal penundaan penjualan kembali.
14.8
Bukti Konfirmasi Perintah Penjualan Kembali Dan Surat Konfirmasi Transaksi Unit
Penyertaan/Confirmation Statement
Manajer Investasi atau Bank Kustodian atau Agen Penjual Efek Reksa Dana yang ditunjuk
oleh Manajer Investasi atau Bank Kustodian wajib mengirimkan bukti konfirmasi atas
perintah pembelian Unit Penyertaan dari Pemegang Unit Penyertaan dalam waktu paling
lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah diterimanya perintah tersebut dengan ketentuan Formulir
Penjualan Kembali Unit Penyertaan dari Pemegang Unit Penyertaan telah lengkap dan
diterima dengan baik (in complete application).
Bank Kustodian akan menerbitkan Surat Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan yang
menyatakan antara lain jumlah Unit Penyertaan yang dijual kembali dan dimiliki serta Nilai
Aktiva Bersih setiap Unit Penyertaan pada saat Unit Penyertaan dijual kembali yang aan
disampaikan kepada Pemegang Unit Penyertaan paling lambat 7 (tujuh) Hari Bursa setelah
aplikasi penjualan kembali Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG
dari Pemegang Unit Penyertaan diterima dengan baik (in complete application) oleh Bank
Kustodian.
41
BAB XV
PERSYARATAN DAN TATA CARA PENGALIHAN INVESTASI
15.1.
Pengalihan Investasi
Pemegang Unit Penyertaan dapat mengalihkan sebagian atau seluruh investasinya dalam
Unit Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG ke Reksa Dana lainnya yang
memiliki fasilitas pengalihan investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi, demikian juga
sebaliknya.
15.2.
Prosedur Pengalihan Investasi
Pengalihan investasi dilakukan dengan mengisi dan menyampaikan Formulir Pengalihan
Investasi kepada Manajer Investasi. Dokumen atau Formulir Pengalihan Investasi dapat
berupa dokumen fisik maupun dokumen elektronik dengan memperhatikan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku mengenai informasi dan transaksi elektronik. Untuk
mempermudah proses pengalihan
investasi Manajer Investasi dapat memproses
permohonan pengalihan investasi yang dikirimkan oleh Pemegang Unit Penyertaan
melalui faksimili atau sistem elektronik lainnya dengan dilengkapi dengan fotokopi bukti jati
diri.
Pengalihan investasi tersebut harus dilakukan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang
tercantum dalam Kontrak Investasi Kolektif MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG,
Prospektus dan dalam Formulir Pengalihan Investasi Reksa Dana yang bersangkutan.
Pengalihan investasi oleh Pemegang Unit Penyertaan yang dilakukan menyimpang dari
ketentuan-ketentuan dan persyaratan-persyaratan dalam Reksa Dana yang bersangkutan
akan ditolak dan tidak diproses.
15.3.
Pemrosesan Pengalihan Investasi
Pengalihan investasi diproses oleh Manajer Investasi dengan melakukan pembelian
kembali Unit Penyertaan Reksa Dana yang bersangkutan yang dimiliki oleh Pemegang
Unit Penyertaan dan melakukan penjualan Unit Penyertaan Reksa Dana lainnya yang
diinginkan oleh Pemegang Unit Penyertaan.
Formulir Pengalihan Investasi yang telah lengkap dan diterima dengan baik oleh Manajer
Investasi sampai dengan pukul 13.00 WIB (tiga belas Waktu Indonesia Barat), akan
diproses oleh Bank Kustodian berdasarkan Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana yang
bersangkutan pada akhir Hari Bursa yang sama.
Formulir Pengalihan Investasi yang telah lengkap dan diterima dengan baik oleh Manajer
Investasi setelah pukul 13.00 WIB (tiga belas Waktu Indonesia Barat), akan diproses oleh
Bank Kustodian berdasarkan Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana yang bersangkutan pada
akhir Hari Bursa berikutnya.
Diterima atau tidaknya permohonan pengalihan investasi sangat tergantung dari ada atau
tidaknya Unit Penyertaan Reksa Dana yang dituju.
Dana investasi Pemegang Unit Penyertaan yang permohonan pengalihan investasinya
telah diterima oleh Manajer Investasi akan dipindahbukukan oleh Bank Kustodian ke dalam
rekening Reksa Dana yang dituju, sesegera mungkin paling lambat 7 (tujuh) Hari Bursa
terhitung sejak Formulir Pengalihan investasi telah lengkap dan diterima dengan baik oleh
Manajer Investasi.
15.4.
Saldo Minimum Kepemilikan Unit Penyertaan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG tidak membatasi minimum pengalihan investasi
tetapi saldo minimum kepemilikan Unit Penyertaan yang berlaku adalah sama dengan
besarnya Saldo Minimum Kepemilikan Unit Penyertaan Reksa Dana yang bersangkutan.
42
Apabila pengalihan investasi mengakibatkan jumlah kepemilikan Unit Penyertaan yang
tersisa dalam Reksa Dana yang bersangkutan kurang dari Saldo Minimum Kepemilikan
Unit Penyertaan sesuai dengan yang dipersyaratkan pada Hari Bursa pengalihan investasi,
maka Manajer Investasi harus memberitahukan kepada Pemegang Unit Penyertaan untuk
melakukan pengalihan atas seluruh investasi yang tersisa milik Pemegang Unit Penyertaan
dengan mengisi Formulir Pengalihan Investasi untuk seluruh investasi yang tersisa
tersebut.
Ketentuan mengenai saldo minimum kepemilikan Unit Penyertaan MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG berlaku secara akumulatif terhadap pengalihan investasi dari
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG ke Reksa Dana lain yang memiliki fasilitas
pengalihan investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi dan penjualan kembali Unit
Penyertaan MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG.
15.5.
Batas Maksimum Pengalihan Investasi
Manajer Investasi berhak membatasi jumlah pengalihan investasi dari Unit Penyertaan
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG ke Unit Penyertaan Reksa Dana lainnya dalam
1 (satu) Hari Bursa sampai dengan 20% (dua puluh persen) dari total Nilai Aktiva Bersih
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG pada 1 (satu) Hari Bursa sebelum Hari Bursa
diterimanya permohonan pengalihan investasi. Batas maksimum pengalihan investasi dari
Pemegang Unit Penyertaan di atas berlaku akumulatif dengan permohonan penjualan
kembali Unit Penyertaan dari Pemegang Unit Penyertaan (jumlah total permohonan
pengalihan investasi dan penjualan kembali Unit Penyertaan dari Pemegang Unit
Penyertaan). Dalam hal Manajer Investasi menerima atau menyimpan permohonan
pengalihan investasi dari Pemegang Unit Penyertaan dalam 1 (satu) Hari Bursa lebih dari
20% (dua puluh persen) dari total Nilai Aktiva Bersih MANULIFE DANA TUMBUH
BERIMBANG pada 1 (satu) Hari Bursa sebelum Hari Bursa diterimanya permohonan
pengalihan investasi dan Manajer Investasi bermaksud menggunakan haknya untuk
membatasi jumlah pengalihan investasi, maka kelebihan permohonan pengalihan investasi
tersebut oleh Bank Kustodian atas instruksi Manajer Investasi dapat diproses dan
dibukukan serta dianggap sebagai permohonan pengalihan investasi pada Hari Bursa
berikutnya yang ditentukan berdasarkan urutan permohonan (first come first served) di
Manajer Investasi setelah Manajer Investasi memberitahukan keadaan tersebut kepada
Pemegang Unit Penyertaan yang permohonan pengalihan investasinya tidak dapat
diproses pada Hari Bursa diterimanya permohonan pengalihan investasi tersebut dan
memperoleh konfirmasi dari Pemegang Unit Penyertaan bahwa permohonan pengalihan
investasi dapat tetap diproses sebagai permohonan pengalihan investasi pada Hari Bursa
berikutnya yang ditentukan berdasarkan urutan permohonan (first come first served) di
Manajer Investasi.
15.6.
Surat Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan
Bank Kustodian akan menerbitkan Surat Konfirmasi Transaksi Unit Penyertaan yang
menyatakan antara lain jumlah investasi yang dialihkan dan dimiliki serta Nilai Aktiva
Bersih setiap Unit Penyertaan pada saat investasi dialihkan yang akan dikirimkan dalam
waktu paling lambat 7 (tujuh) Hari Bursa setelah aplikasi pengalihan investasi dalam
MANULIFE DANA TUMBUH BERIMBANG dari Pemegang Unit Penyertaan telah lengkap
dan diterima dengan baik (in complete application) oleh Manajer Investasi.
43
BAB XVI
SKEMA PEMBELIAN DAN PENJUALAN KEMBALI UNIT PENYERTAAN
16.1
SKEMA PEMBELIAN UNIT PENYERTAAN
Aktivitas
Mulai
Pemodal
Lakukan transfer ke rekening Reksa Dana
dan serahkan FPPUP, Formulir Profil
Pemodal Reksa Danadan dokumendokumen yang diperlukan ke Manulife AM
Indonesia*
Manulife AM Indonesia
Terima FPPUP, Formulir Profil Pemodal
Reksa Dana, bukti pembayaran + dokumen
yang diperlukan dan periksa kelengkapan
dokumen.*
Manulife AM
Indonesia
Lengkap?
T
Informasikan ke
Pemodal untuk
dilengkapi
Y
Manulife AM
Indonesia
Kirim dokumen ke
Bank Kustodian
Bank Kustodian
Kirim Surat Konfirmasi
Kepemilikan Unit Penyertaan
/Confirmation Statement ke
Pemodal
Selesai
Keterangan:
FPPUP
: Formulir Pemesanan Pembelian Unit Penyertaan/Subscription Form
Manulife AM Indonesia : PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
44
16.2. SKEMA PENJUALAN KEMBALI UNIT PENYERTAAN
Aktivitas
Mulai
Pemodal
Serahkan FPK dan
dokumen-dokumen yang
diperlukan ke Manulife
AM Indonesia
Manulife AM
Indonesia
Terima FPK dari
Pemodal dan Periksa
kelengkapan
pengisian FPK
Lengkap
?
Y
Manulife AM
Indonesia
T
Manulife AM
Indonesia
Informasikan
ke Pemodal
untuk
dilengkapi
Kirim dokumen ke
Bank Kustodian
Bank Kustodian
Terima dokumen, lakukan
pembayaran pada Pemodal dan
kirimkan Surat Konfirmasi
Kepemilikan Unit Penyertaan ke
Pemodal
Bank Kustodian
Kirim Surat Konfirmasi
Transaksi Unit Penyertaan ke
Pemodal
Selesai
Keterangan:
FPK
: Formulir Penjualan Kembali/Redemption Form
Manulife AM Indonesia : PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
45
16.3. Skema Pengalihan Investasi
Aktivitas
Mulai
Pemodal
Serahkan FPI dan
dokumen-dokumen yang
diperlukan ke MAMI /
APERD.
MAMI / APERD
Terima FPI dari
Pemodal dan Periksa
kelengkapan
pengisian FPK
Lengkap
?
MAMI / APERD
T
Y
MAMI
Informasikan ke
Pemodal untuk
dilengkapi
Kirim dokumen ke
Bank Kustodian
Bank Kustodian
Terima dokumen dan melakukan
proses pengalihan sesuai keinginan
Pemodal.
Bank Kustodian
Kirim Surat Konfirmasi
Transaksi Unit Penyertaan ke
Pemodal
Selesai
Keterangan:
FPI
: Formulir Pengalihan Investasi/Switching Form
MAMI
: PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
APERD : Agen Penjual Efek Reksa Dana yang ditunjuk oleh Manajer Investasi (jika ada)
46
BAB XVII
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN
PEMBELIAN UNIT PENYERTAAN/SUBSCRIPTION FORM
17.1
INFORMASI SELANJUTNYA
Pemegang Unit Penyertaan dan calon pemodal bisa mendapatkan informasi lebih lanjut
dengan menghubungi Manajer Investasi pada alamat di bawah ini:
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
Sampoerna Strategic Square, South Tower, Lt. 31
JI. Jendral Sudirman Kav 45 - 46
Jakarta 12930
Tel: (021) 2555 2255
Fax: (021) 2555 7676
E-mail: [email protected]
Website: www.reksadana-manulife.com
17.2
PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN UNIT
PENYERTAAN/SUBSCRIPTION FORM
Prospektus dan formulir-formulir sehubungan dengan pemesanan pembelian Unit
Penyertaan tersedia pada kantor Manajer Investasi dan Agen Penjual Efek Reksa Dana
yang ditunjuk di bawah ini:
Manajer Investasi
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
Sampoerna Strategic Square, South Tower, Lt. 31
JI. Jendral Sudirman Kav 45 - 46
Jakarta 12930
Tel: (021) 2555 2255
Fax: (021) 2555 7676
E-mail: [email protected]
Website: www.reksadana-manulife.com
17.3
PERUBAHAN ALAMAT
Untuk menghindari keterlambatan dalam pengiriman laporan tahunan MANULIFE DANA
TUMBUH BERIMBANG dan informasi lainnya mengenai investasi, Pemegang Unit
Penyertaan diharapkan untuk memberitahu secepatnya perubahan alamat kepada Manajer
Investasi atau Agen Penjual Efek Reksa Dana tempat Pemegang Unit Penyertaan
melakukan pembelian Unit Penyertaan.
17.4
LAIN-LAIN
17.4.1 Bahasa Prospektus
Prospektus ini dilaksanakan dalam bahasa Indonesia.
17.4.2 Hukum yang Berlaku
Kontrak Investasi Kolektif (KIK) dibuat dan tunduk pada hukum dari Negara
Republik Indonesia dan secara khususnya diatur oleh Undang-Undang Pasar
Modal serta peraturan pelaksanaannya. Perbedaan atau sengketa yang mungkin
timbul dalam pelaksanaan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) akan diselesaikan
secara musyawarah (dengan atau tanpa melalui jasa OJK). Apabila musyawarah
tidak dapat tercapai maka perbedaan atau sengketa akan diselesaikan melalui
Badan Arbitrasi Pasar Modal Indonesia (BAPMI).
47
Halaman ini sengaja dikosongkan
48
Fly UP