...

Kajian Kerentanan Pesisir Kab. Lebak, Banten dan

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Kajian Kerentanan Pesisir Kab. Lebak, Banten dan
This page was exported from - BALITBANGKP
Export date: Tue Jul 5 18:05:08 2016 / +0000 GMT
Kajian Kerentanan Pesisir Kab. Lebak, Banten dan Kab. Pesisir Selatan, Sumatera
Barat terhadap Bencana Tsunami
Latar Belakang :
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat permintaan dari Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil,
Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait dengan Program Kegiatan Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) yang telah
berjalan sejak tahun 2012 untuk dilakukan evaluasi teknis melalui kajian ilmiah khususnya pada pengukuran indikator
ketangguhan desa terhadap bencana pesisir. Lokasi penelitian difokuskan pada desa-desa yang menjadi lokasi program PDPT di
Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pesisir Selatan. Selain itu kegiatan ini juga memenuhi surat permintaan bantuan penelitian hutan
pantai untuk mitigasi bencana dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai bahan rekomendasi penanganan
proses abrasi pantai yang terjadi di wilayah pesisir Surantih Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam kegiatan penelitian
di wilayah pesisir Surantih ini juga dijadikan sebagai inisiasi kerjasama penelitian ke depan antara Indonesia dan Republik Rakyat
Tiongkok dimana tim peneliti dari Tiongkok yang terlibat sebagai pengamat juga ikut turun serta dalam kegiatan survei lapangan
dan memberikan bantuan pengolahan dan analisa data terkait dengan proses abrasi pantai yang terjadi saat ini.
Tujuan :
- mempelajari Kerentanan Pesisir di lokasi kegiatan Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) sebagai bahan
rekomendasi evaluasi kegiatan PDPT dalam menilai indikator ketangguhan desa terhadap bencana pesisir.
- Mempelajari proses abrasi pantai di lokasi yang menjadi permintaan kajian Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten
Pesisir Selatan.
Metode :
Secara umum, metoda penelitian ini dimulai dengan studi pustaka yang dilaksanakan secara komprehensif dengan menelusuri
sumber-sumber hasil penelitian seperti jurnal ilmiah, laporan teknis, prosiding dan laporan ? laporan sebagai upaya dalam
mengidentifikasi permasalahan pesisir di Pesisir Selatan dan Lebak dan kondisi terkini kesiapsiagaanya dalam menghadapi bencana
tsunami dan badai laut. Dari hasil studi pustaka tersebut tujuan penelitian dan metoda penelitian lebih dimatangkan lagi berdasarkan
data dan informasi terbaru dan mengedepankan empat aspek, yaitu GIS, oseanografi, lingkungan dan kebencanaan. Selanjutnya,
pengumpulan data dilakukan langsung di lapangan untuk mengambil data primer dan sekunder sebagai bahan analisis dan untuk
proses validasi dan verifikasi potensi sumberdaya pesisir dan faktor-faktor pengancamnya. Setelah hasil analisis didapat, konsultasi
publik dilakukan baik itu dalam bentuk kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dan focus group discussion (FGD). Kegiatan ini
bertujuan untuk mendapatkan masukkan dari berbagai pihak yang akan terlibat baik itu secara langsung maupun tidak langsung
terhadap hasil kegiatan penelitian. Setelah mendapat masukkan dari masyarakat dan ahli, maka data dan informasi terkait kerentanan
dan ketangguhan Pesisir Selatan dan Lebak terhadap bencana tsunami dan badai laut menjadi lebih dapat diandalkan.
Hasil :
Output as PDF file has been powered by [ PUSTAKA BALITBANGKP ] KKP
| Page 1/2 |
This page was exported from - BALITBANGKP
Export date: Tue Jul 5 18:05:08 2016 / +0000 GMT
- Untuk kajian kerentanan pesisir terhadap ketangguhan desa pesisir sampai saat ini masih dalam proses analisa data.
- Proses pantai di wilayah Pesisir Surantih dapat dijelaskan secara ilmiah dan didukung oleh data dan hasil analisis
penginderaan jauh dan
Sistem Informasi Geografis (GIS)
- Dari hasil pemodelan hidrodinamika terlihat beberapa wilayah yang cukup rawan terhadap bencana tsunami yang
ditunjukkan dengan zona rendaman yang tergambar dari hasil simulasi dengan memperhitungkan skenario terburuk yang ada.
Tindak lanjut :
Kegiatan ini mengalami keterlambatan 2 (dua) bulan dikarenakan adanya Inpres No. 4/2014 tentang penghematan Anggaran
sehingga sempat kegiatan penelitian ini dihentikan (dropping) pada bulan Mei dan dilanjutkan kembali pada bulan Juli 2014.
Rencana Forum Grup Discussion (FGD) akan dilaksanakan pada pertengahan Desember 2014 dan diharapkan akhir Desember nanti
Laporan Akhir sudah dapat diselesaikan.
Peneliti Utama
Rizki A Adi, ST
Output as PDF file has been powered by [ PUSTAKA BALITBANGKP ] KKP
| Page 2/2 |
Fly UP