...

PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk DAN

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk DAN
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013/
31 DECEMBER 2014 AND 2013
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
Daftar Isi
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2014 AND 2013
Halaman/
Page
Table of Contents
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian....................
1-5
…...Consolidated Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian .......
6-7
Consolidated Statements of Comprehensive
.…..…..….…...…..……………………………Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian ............. ..
8-9
…..Consolidated Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian................................
10 - 11
…….…….Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan
Konsolidasian .............................................................
12 - 190
Notes to the Consolidated Financial
……….……….………………………..… Statements
Lampiran/
Attachment
Informasi Keuangan Tambahan ................................
1-4
………………Supplementary Financial Information
**************************
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Catatan/
Notes
2014
2013
ASET
ASSETS
Kas
4
11,435,686
10,089,927
Cash
Giro pada Bank Indonesia
5
24,597,538
23,130,059
Current accounts with Bank
Indonesia
4,497,429
4,103,838
Giro pada bank lain
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai
(1,589)
6
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai
(1,709)
4,495,840
4,102,129
14,529,531
23,474,807
(2,109)
7
Efek-efek
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai
(2,105)
14,527,422
23,472,702
12,743,298
8,527,597
(5,002)
8,58
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai
14
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai
(14,435)
12,738,296
8,513,162
6,237,356
1,896,556
-
-
6,237,356
1,896,556
2,302,372
3,422,363
(1,061)
9
Tagihan akseptasi
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai
(5,484)
2,301,311
3,416,879
12,531,441
11,548,946
(64,622)
10
Tagihan derivatif
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai
11
(70,093)
12,466,819
11,478,853
165,093
177,839
-
-
165,093
177,839
Current accounts with other banks
Less: Allowance for impairment
losses
Placements with other banks
and Bank Indonesia
Less: Allowance for impairment
losses
Marketable securities
Less: Allowance for impairment
losses
Securities purchased
under agreements to resell
Less: Allowance for impairment
losses
Bills and other receivables
Less: Allowance for impairment
losses
Acceptances receivables
Less: Allowance for impairment
losses
Derivatives receivables
Less: Allowance for impairment
losses
The accompanying notes to the consolidated financial
statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 1 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Catatan/
Notes
2014
2013
ASET (lanjutan)
ASSETS (continued)
Pinjaman yang diberikan
- Pihak berelasi
- Pihak ketiga
Total pinjaman yang diberikan
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai
32,750,252
217,887,591
277,622,281
250,637,843
(6,970,295)
12,44b
Obligasi Pemerintah
setelah penyesuaian
amortisasi diskonto dan premi
36,821,492
240,800,789
270,651,986
(6,880,036)
Loans
Related parties Third parties Total loans
Less: Allowance for impairment
losses
243,757,807
13,58
43,829,797
44,884,492
Government bonds
adjusted for amortization
of discount and premium
Pajak dibayar dimuka
27a
1,436,609
816,858
Prepaid taxes
Beban dibayar dimuka
15
1,392,242
1,221,123
Prepaid expenses
62,141
61,501
(24,707)
(21,994)
Equity investments
Less: Allowance for impairment
losses
16
37,434
39,507
17
3,369,915
3,156,891
12,509,791
(6,287,741)
11,181,236
(5,667,667)
18
6,222,050
5,513,569
27d
668,314
986,462
Deferred tax assets - net
416,573,708
386,654,815
TOTAL ASSETS
Penyertaan saham
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai
Aset lain-lain - neto
Aset tetap
Dikurangi: Akumulasi penyusutan
Aset pajak tangguhan - neto
TOTAL ASET
Other assets - net
Fixed assets
Less: Accumulated depreciation
The accompanying notes to the consolidated financial
statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 2 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Catatan/
Notes
2014
2013
LIABILITAS, DANA SYIRKAH
TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS
Liabilitas segera
LIABILITIES
19
Simpanan nasabah
- Pihak berelasi
- Pihak ketiga
Total simpanan nasabah
20,44c,58
Simpanan dari bank lain
- Pihak berelasi
- Pihak ketiga
Total simpanan dari bank lain
21,44e,58
1,813,065
1,759,870
Obligations due immediately
39,005,406
261,259,403
40,888,709
241,851,245
Deposits from customers
Related parties Third parties -
300,264,809
282,739,954
Total deposits from customers
366,655
2,035,216
43,535
2,773,906
Deposits from other banks
Related parties Third parties -
2,401,871
2,817,441
Total deposits from other banks
Liabilitas derivatif
11
661,609
1,181,732
Derivatives payable
Efek-efek yang dijual
dengan janji dibeli kembali
22
2,491,931
-
Securities sold under
agreements to repurchase
Liabilitas akseptasi
23
6,468,603
6,198,972
Acceptances payable
Beban yang masih harus dibayar
24
659,592
482,905
Accrued expenses
291,314
26,249
286,915
37,042
Taxes payable
Corporate income tax Other taxes Total taxes payable
Utang pajak
- Pajak penghasilan badan
- Pajak lainnya
Total utang pajak
27b
317,563
323,957
Imbalan kerja
41
3,393,307
3,149,697
Employee benefits
Penyisihan
25
87,230
104,092
Provisions
Liabilitas lain-lain
26
5,218,778
5,707,851
Other liabilities
Efek-efek yang diterbitkan
28
6,158,031
6,036,533
Securities issued
Pinjaman yang diterima
29
11,212,265
18,950,523
Borrowings
341,148,654
329,453,527
TOTAL LIABILITIES
TOTAL LIABILITAS
The accompanying notes to the consolidated financial
statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 3 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Catatan/
Notes
2014
2013
DANA SYIRKAH TEMPORER
Simpanan nasabah
Tabungan Mudharabah
- Pihak berelasi
- Pihak ketiga
TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
30,58
Deposits from customers
Mudharabah saving deposits
Related parties Third parties -
5,622
4,803,565
5,270
4,275,585
4,809,187
4,280,855
Total Mudharabah saving deposits
714
8,818,720
163,648
4,705,738
Mudharabah time deposits
Related parties Third parties -
8,819,434
4,869,386
Total Mudharabah time deposits
13,628,621
9,150,241
Total deposits from customers
67,884
-
Deposits from other banks
Mudharabah saving deposits
Related parties Third parties -
67,884
-
Total Mudharabah saving deposits
707,241
100
367,442
Mudharabah time deposits
Related parties Third parties -
Total deposito Mudharabah
707,241
367,542
Total Mudharabah time deposits
Total simpanan dari bank lain
775,125
367,542
Total deposits from other banks
14,403,746
9,517,783
TOTAL TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Total tabungan Mudharabah
Deposito Mudharabah
- Pihak berelasi
- Pihak ketiga
31,58
Total deposito Mudharabah
Total simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
Tabungan Mudharabah
- Pihak berelasi
- Pihak ketiga
30,58
Total tabungan Mudharabah
Deposito Mudharabah
- Pihak berelasi
- Pihak ketiga
31,58
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER
The accompanying notes to the consolidated financial
statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 4 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Catatan/
Notes
2014
2013
EKUITAS
EQUITY
Ekuitas diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Equity attributable to equity holders
of the parent entity
Modal saham:
- Seri A Dwiwarna - nilai nominal
Rp7.500 per saham
(dalam Rupiah penuh)
- Seri B - nilai nominal
Rp7.500 per saham
(dalam Rupiah penuh)
- Seri C - nilai nominal
Rp375 per saham
(dalam Rupiah penuh)
Share capital:
Class A Dwiwarna Rp7,500 par value per share
(in full Rupiah amount)
Class B - Rp7,500 par value per share
(in full Rupiah amount)
Class C - Rp375 par value per share
(in full Rupiah amount)
Modal dasar:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham
- Seri B - 289.341.866 saham
- Seri C - 34.213.162.660 saham
Authorized:
Class A Dwiwarna - 1 share Class B - 289,341,866 shares Class C - 34,213,162,660 shares -
Modal ditempatkan dan disetor penuh:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham
- Seri B - 289.341.866 saham
- Seri C - 18.359.314.591 saham
32
9,054,807
9,054,807
Issued and fully paid:
Class A Dwiwarna - 1 share Class B - 289,341,866 shares Class C - 18,359,314,591 shares -
Tambahan modal disetor
32
14,568,468
14,568,468
Additional paid-in capital
Transaksi dengan kepentingan
nonpengendali
1i
2,256,999
Rugi yang belum direalisasi atas efekefek dan Obligasi Pemerintah
dalam kelompok tersedia untuk
dijual, setelah pajak
8,13
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan dalam
mata uang asing
Bagian efektif atas perubahan nilai
wajar instrumen derivatif yang
memenuhi lindung nilai arus kas
Saldo laba
Sudah ditentukan penggunaannya
Cadangan umum dan wajib
Cadangan khusus
Tidak ditentukan penggunaannya
(1,944,698)
(62,862)
Transactions with non-controlling
interest
(2,933,465)
Unrealized losses on availablefor-sale marketable securities
and Government Bonds,
net of tax
58,038
11
34
35
Total saldo laba
Total ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
TOTAL EKUITAS
TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH
TEMPORER DAN EKUITAS
4,944
-
(43,492)
Exchange difference on
translation of foreign currency
financial statements
Effective portion on fair value changes
on derivatives instruments qualified
as cash flow hedge
Retained earnings
Appropriated
General and legal reserves
Specific reserves
Unappropriated
2,778,412
3,909,726
28,390,021
2,778,412
2,868,474
21,364,949
35,078,159
27,011,835
Total retained earnings
59,071,773
47,600,235
Total equity attributable to
equity holders of
the parent entity
1,949,535
83,270
Non-controlling interest
61,021,308
47,683,505
TOTAL EQUITY
416,573,708
386,654,815
TOTAL LIABILITIES, TEMPORARY
SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
The accompanying notes to the consolidated financial
statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 5 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/
Notes
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
2013
PENDAPATAN BUNGA
DAN PENDAPATAN SYARIAH
36
33,364,942
26,450,708
BEBAN BUNGA
DAN BEBAN SYARIAH
37
(10,988,641)
(7,392,427)
INTEREST EXPENSE
AND SHARIA EXPENSE
22,376,301
19,058,281
INTEREST INCOME AND
SHARIA INCOME - NET
5,027,135
3,999,960
OTHER OPERATING INCOME
Other fee and commission
1,856,400
1,475,506
2,137,692
1,582,106
416,830
39,566
Recovery of assets written off
Insurance premium income
Gain from financial assets
held for trading
481,741
692,645
765,099
496,747
530,731
654,102
Gain on sale of financial assets
classified as available for sale
and held for trading
Foreign exchange gains - net
Others
10,715,356
9,440,904
TOTAL OTHER OPERATING
INCOME
(3,641,992)
(2,707,694)
ALLOWANCE FOR
IMPAIRMENT LOSSES
(6,781,041)
(5,090,784)
(1,343,033)
(844,804)
(586,875)
(1,456,837)
(6,083,876)
(4,539,699)
(1,088,021)
(935,349)
(509,222)
(1,416,521)
OTHER OPERATING
EXPENSES
Salaries and employees’ benefits
General and administrative
Underwriting insurance
Promotion expense
Guarantee premium
Others
(16,103,374)
(14,572,688)
TOTAL OTHER OPERATING
EXPENSES
13,346,291
11,218,803
OPERATING INCOME
178,019
59,362
NON-OPERATING
INCOME - NET
LABA SEBELUM BEBAN
PAJAK
13,524,310
11,278,165
INCOME BEFORE
TAX EXPENSE
Beban Pajak
Kini
Tangguhan
(2,686,458)
(8,473)
(2,182,964)
(37,260)
Tax expense
Current
Deferred
(2,694,931)
(2,220,224)
Total tax expense
10,829,379
9,057,941
PENDAPATAN BUNGA DAN
PENDAPATAN SYARIAH - NETO
PENDAPATAN
OPERASIONAL LAINNYA
Provisi dan komisi lainnya
Penerimaan kembali aset
yang telah dihapusbukukan
Pendapatan premi asuransi
Keuntungan dari aset keuangan
yang dimiliki untuk diperdagangkan
Keuntungan dari penjualan
aset keuangan yang diklasifikasikan
tersedia untuk dijual dan
dimiliki untuk diperdagangkan
Laba selisih kurs - neto
Lain-lain
TOTAL PENDAPATAN
OPERASIONAL LAINNYA
PEMBENTUKAN
CADANGAN KERUGIAN
PENURUNAN NILAI
BEBAN OPERASIONAL
LAINNYA
Gaji dan tunjangan
Umum dan administrasi
Underwriting asuransi
Beban promosi
Premi penjaminan
Lain-lain
6,7,8,9,10
12,16,17,25b
38,41
40
39
TOTAL BEBAN OPERASIONAL
LAINNYA
LABA OPERASIONAL
PENDAPATAN BUKAN
OPERASIONAL – NETO
Total beban pajak
27c
LABA TAHUN BERJALAN
INTEREST INCOME
AND SHARIA INCOME
INCOME FOR THE YEAR
The accompanying notes to the consolidated financial
statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 6 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
Catatan/
Notes
LABA TAHUN BERJALAN
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
2013
10,829,379
PENDAPATAN KOMPREHENSIF
LAIN:
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan dalam
mata uang asing
53,094
Bagian efektif atas perubahan nilai
wajar instrumen derivatif yang
memenuhi lindung nilai arus kas
43,492
Perubahan nilai wajar
efek-efek dan
Obligasi Pemerintah
tersedia untuk dijual - neto
1,303,397
Pajak penghasilan terkait dengan
komponen pendapatan
komprehensif lainnya
(314,630)
9,057,941
(68,058)
57,756
(3,504,731)
700,946
(KERUGIAN)/PENDAPATAN
KOMPREHENSIF LAIN TAHUN
BERJALAN SETELAH PAJAK
1,085,353
(2,814,087)
TOTAL LABA KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN
11,914,732
6,243,854
LABA TAHUN BERJALAN
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
INCOME FOR THE YEAR
OTHER COMPREHENSIVE
INCOME:
Exchange rate differences from
translation of foreign currency
financial statements
Effective portion on fair value
changes from derivative instruments
qualified as cash flow hedge
Net changes in fair
value of available-for-sale
marketable securities and
Government Bonds
Income tax relating to
components of other
comprehensive income
OTHER COMPREHENSIVE
(LOSS)/INCOME FOR THE YEAR
AFTER TAXES
TOTAL COMPREHENSIVE
INCOME FOR THE YEAR
INCOME FOR THE YEAR
ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
10,782,628
46,751
9,054,345
3,596
TOTAL
10,829,379
9,057,941
LABA KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Equity holders of the parent entity
Non-controlling interest
TOTAL
TOTAL COMPREHENSIVE
INCOME FOR THE YEAR
ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
11,867,981
46,751
6,240,258
3,596
TOTAL
11,914,732
6,243,854
TOTAL
486
BASIC AND DILUTED EARNINGS
PER SHARE ATTRIBUTABLE
TO EQUITY HOLDERS
OF THE PARENT ENTITY
(IN FULL RUPIAH AMOUNT)
LABA PER SAHAM DASAR DAN
DILUSIAN DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK ENTITAS INDUK
(DALAM RUPIAH PENUH)
42
578
Equity holders of the parent entity
Non-controlling interest
The accompanying notes to the consolidated financial
statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 7 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Transaksi
dengan
kepentingan
nonpengendali/
Transactions
with
non-controlling
interest
Modal
ditempatkan
dan disetor
penuh/
Issued and
fully paid-up
capital
Tambahan
modal disetor/
Additional
paid-in capital
9,054,807
14,568,468
8,11,13
-
-
-
33,35
-
-
Dividen tunai
33
-
Transaksi dengan kepentingan nonpengendali
1i
Catatan/
Notes
Saldo per 31 Desember 2013
Laba komprehensif untuk tahun berjalan
Pembentukan cadangan khusus
Saldo per 31 Desember 2014
(62,862)
Laba/(rugi) yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
dalam kelompok
tersedia
untuk dijual
neto setelah
pajak/
Unrealized
gains
(losses)
on availablefor-sale
securities
and Government
Bonds,
net of tax
(2,933,465)
Bagian efektif
atas perubahan
nilai wajar
instrumen
derivatif yang
memenuhi
lindung nilai
arus kas/
Effective
portion on fair
value changes
of derivative
instruments
qualified as
cash flow
hedge
Selisih
kurs karena
penjabaran
laporan
keuangan
dalam mata
uang asing/
Exchange
difference on
translation of
foreign
currency
financial
statements
Saldo laba *)/Retained earnings *)
Dicadangkan/Appropriated
Cadangan
khusus/
Specific
reserves
Tidak
dicadangkan/
Unappropriated
Total ekuitas
pemilik entitas
induk/Total equity
owners of parent
Kepentingan
nonpengendali atas
kekayaan neto
Entitas Anak/
Non-controlling
interest of the net
assets of
Subsidiaries
2,778,412
2,868,474
21,364,949
47,600,235
83,270
47,683,505
10,782,628
11,867,981
46,751
11,914,732
-
-
-
Cadangan
umum
dan wajib/
General
and legal
reserves
Total ekuitas/
Total equity
4,944
(43,492)
988,767
53,094
43,492
-
-
-
-
-
-
-
1,041,252
(1,041,252)
-
-
-
-
-
-
-
(2,716,304)
-
-
2,319,861
-
-
-
-
-
-
2,319,861
1,819,514
4,139,375
Transactions with non-controlling interest
9,054,807
14,568,468
2,256,999
58,038
-
2,778,412
3,909,726
28,390,021
59,071,773
1,949,535
61,021,308
Balance as of 31 December 2014
(1,944,698)
*) Saldo rugi sebesar Rp58.905.232 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor, laba yang belum direalisasi atas efek-efek dalam kelompok
tersedia untuk dijual, cadangan penilaian kembali aset, cadangan khusus dan cadangan umum dan wajib pada saat kuasi-reorganisasi BNI pada
tanggal 30 Juni 2003 (lihat Catatan 1e).
*)
(2,716,304)
-
(2,716,304)
Balance as of 31 December 2013
Comprehensive income for the year
Appropriation for specific reserves
Cash dividends
Accumulated losses of Rp58,905,232 has been eliminated against additional paid-in capital, unrealized gains on available-for-sale securities,
assets revaluation reserves, specific reserves and general and legal reserves during BNI’s quasi-reorganization as of 30 June 2003 (refer to
Note 1e).
The accompanying notes to the consolidated financial statements
form an integral part of these consolidated financial statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 8 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan/
Notes
Saldo per 31 Desember 2012
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Modal
ditempatkan
dan disetor
penuh/
Issued and
fully paid-up
capital
Tambahan
modal disetor/
Additional
paid-in capital
9,054,807
14,568,468
Transaksi
dengan
kepentingan
nonpengendali/
Transactions
with
non-controlling
interest
(62,862)
Laba/(rugi) yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
dalam kelompok
tersedia
untuk dijual
neto setelah
pajak/
Unrealized
gains
(losses)
on availablefor-sale
securities
and Government
Bonds,
net of tax
(129,680)
Selisih
kurs karena
penjabaran
laporan
keuangan
dalam mata
uang asing/
Exchange
difference on
translation of
foreign
currency
financial
statements
Saldo laba *)/Retained earnings *)
Dicadangkan/Appropriated
Cadangan
khusus/
Specific
reserves
Tidak
dicadangkan/
Unappropriated
Total ekuitas
pemilik entitas
induk/Total equity
owners of parent
Kepentingan
nonpengendali atas
kekayaan neto
Entitas Anak/
Non-controlling
interest of the net
assets of
Subsidiaries
2,426,105
2,163,168
15,481,263
43,473,023
52,268
43,525,291
9,054,345
6,240,258
3,596
6,243,854
Comprehensive income for the year
-
-
-
Appropriation for general and legal reserves
Cadangan
umum
dan wajib/
General
and legal
reserves
73,002
(101,248)
(68,058)
57,756
-
-
Total ekuitas/
Total equity
Balance as of 31 December 2012
Laba komprehensif untuk tahun berjalan
8,11,13
-
-
-
Pembentukan cadangan umum dan wajib
33,34
-
-
-
-
-
-
352,307
-
Pembentukan cadangan khusus
33,35
-
-
-
-
-
-
-
704,615
(704,615)
-
-
-
Appropriation for specific reserves
Pembentukan/(pembalikan) cadangan
cabang luar negeri
35
-
-
-
-
-
-
-
691
107
798
-
798
Appropriation/(reversal)of overseas branch
legal reserves
Dividen tunai
33
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
9,054,807
14,568,468
(62,862)
4,944
(43,492)
2,778,412
Pendapatan dari Entitas Anak yang dapat
diatribusikan untuk kepentingan nonpengendali
Saldo per 31 Desember 2013
(2,803,785)
Bagian efektif
atas perubahan
nilai wajar
instrumen
derivatif yang
memenuhi
lindung nilai
arus kas/
Effective
portion on fair
value changes
of derivative
instruments
qualified as
cash flow
hedge
(2,933,465)
*) Saldo rugi sebesar Rp58.905.232 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor, laba yang belum direalisasi atas efek-efek dalam kelompok
tersedia untuk dijual, cadangan penilaian kembali aset, cadangan khusus dan cadangan umum dan wajib pada saat kuasi-reorganisasi BNI pada
tanggal 30 Juni 2003 (lihat Catatan 1e).
(352,307)
(2,113,844)
2,868,474
*)
(2,113,844)
-
(2,113,844 )
Cash dividends
-
-
27,406
27,406
Income of Subsidiaries attributable to
non-controlling interest
21,364,949
47,600,235
83,270
47,683,505
Balance as of 31 December 2013
Accumulated losses of Rp58,905,232 has been eliminated against additional paid-in capital, unrealized gains on available-for-sale securities,
assets revaluation reserves, specific reserves and general and legal reserves during BNI’s quasi-reorganization as of 30 June 2003 (refer to
Note 1e).
The accompanying notes to the consolidated financial statements
form an integral part of these consolidated financial statements.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 9 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan bunga dan pendapatan syariah
Beban bunga dan beban syariah
yang dibayar
Pendapatan operasional lainnya
Beban operasional lainnya
Pendapatan bukan operasional - bersih
Pembayaran pajak penghasilan
Arus kas sebelum perubahan dalam
aset dan liabilitas operasi
2013
33,051,566
26,153,994
(10,670,290)
10,382,871
(19,187,680)
174,502
(3,301,810)
(7,336,357)
9,388,349
(15,598,666)
53,382
(2,888,385)
CASH FLOWS FROM
OPERATING ACTIVITIES
Interest and sharia income received
Interest expense and sharia
expenses paid
Other operating income
Other operating expenses
Non-operating income - net
Payment of income tax
10,449,159
9,772,317
Cash flows before changes in
operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Penurunan/(kenaikan) aset operasi:
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia
Efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang diukur
pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Pinjaman yang diberikan
Tagihan akseptasi
Beban dibayar di muka
Aset lain-lain
Changes in operating assets and liabilities:
Decrease/(increase) in operating assets:
Placements with other banks and
101,932
Bank Indonesia
(4,340,800)
1,119,991
(26,984,438)
(982,495)
(171,119)
100,352
(1,896,556)
(580,052)
(49,895,538)
(1,377,371)
(167,301)
451,855
Kenaikan/(penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera
Simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
Beban yang masih harus dibayar
Imbalan kerja
Liabilitas akseptasi
Utang pajak
Liabilitas lain-lain
53,195
17,524,855
(415,570)
176,687
391,195
269,631
(10,793)
(55,926)
(965,727)
32,170,445
(246,698)
(44,457)
136,911
1,574,471
(498)
863,358
4,885,963
2,245,347
(1,411,705)
(1,208,552)
Kenaikan dana syirkah temporer
Kas neto digunakan untuk
kegiatan operasi
954,360
(610,370)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian efek-efek yang tersedia
untuk dijual dan dimiliki
hingga jatuh tempo - neto
Penjualan/(pembelian) Obligasi
Pemerintah - neto
Penambahan aset tetap
Hasil penjualan aset tetap
Penambahan penyertaan pada
PT Bank Mizuho Indonesia
(6,903,202)
Net cash used in
operating activities
(19,460)
(10,672,557)
Net cash used in
investing activities
(2,728,605)
(2,572,021)
1,679,794
(1,366,269)
9,048
(6,523,159)
(1,582,456)
24,539
(2,406,032)
Increase in temporary syirkah funds
CASH FLOWS FROM INVESTING
ACTIVITIES
Purchases of marketable
securities available-for-sale and
held-to-maturity- net
Sales/(purchases) of available-for-sale
Government Bonds - net
Acquisition of fixed assets
Proceeds from sale of fixed assets
Increase investment in
PT Bank Mizuho Indonesia
-
Kas neto digunakan untuk
aktivitas investasi
Marketable securities and
Government Bond at fair value
through profit or loss
Securities purchased under
agreement to resell
Bills and other receivables
Loans/financing
Acceptances receivable
Prepaid expense
Other assets
Increase/(decrease) in operating
liabilities:
Obligations due immediately
Deposits from customers
Deposits from other banks
Accrued expense
Employee benefits
Acceptances payable
Taxes payable
Other liabilities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 10 - Page
The accompanying notes to the consolidated financial
statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
Kenaikan efek-efek yang dijual
dengan janji dibeli kembali
Kenaikan efek-efek yang diterbitkan
(Penurunan)/kenaikan pinjaman yang diterima
2013
2,491,931
(7,738,258)
1,267,723
10,200,761
-
630,000
CASH FLOWS FROM FINANCING
ACTIVITIES
Increase in securities sold
under agreements to repurchase
Increase in securities issued
(Decrease)/increase in borrowings
Advance payment from
Sumitomo Life
Payment of corporate action
expenses over the acquisition
of BNI Life’s share by Sumitomo Life
Receipt of remaining acquisition value of
BNI’ Life’s shares by Sumitomo Life
Payment of dividends
Uang muka diterima dari Sumitomo Life
Pembayaran beban corporate action
atas akuisisi saham BNI Life oleh
Sumitomo Life
Penerimaan sisa nilai akuisisi
saham BNI Life oleh Sumitomo Life
Pembayaran dividen
3,570,000
(2,716,304)
(2,113,844)
Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh
dari kegiatan pendanaan
(4,454,107)
9,984,640
Net cash (used in)/provided from
financing activities
PENURUNAN NETO
KAS DAN SETARA KAS
(7,470,509)
(7,591,119)
NET DECREASE IN
CASH AND CASH EQUIVALENTS
61,060,610
68,618,532
(61,476)
KAS DAN SETARA KAS PADA
AWAL TAHUN
Pengaruh perubahan kurs
mata uang asing
-
33,197
CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT BEGINNING OF YEAR
Effect of foreign currencies
exchange rate changes
61,060,610
CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT END OF YEAR
(78,095)
KAS DAN SETARA KAS PADA
AKHIR TAHUN
53,512,006
KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI:
Kas
11,435,686
10,089,927
COMPONENTS OF CASH AND
CASH EQUIVALENTS:
Cash
Giro pada Bank Indonesia
24,597,538
23,130,059
Current accounts with Bank Indonesia
4,497,429
4,103,838
Current accounts with other banks
23,338,334
Placements with other banks and
Bank Indonesia - maturing
within three months from
acquisition date
-
398,452
Certificates of Bank Indonesia - maturing
within three months from
acquisition date
53,512,006
61,060,610
Total cash and cash equivalents
Giro pada bank lain
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia - jangka waktu
jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak
tanggal perolehan
12,981,353
Sertifikat Bank Indonesia - jangka waktu
jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak
tanggal perolehan
Total kas dan setara kas
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
Halaman - 11 - Page
The accompanying notes to the consolidated financial
statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM
a.
1.
Pendirian Bank
GENERAL INFORMATION
a.
Establishment of the Bank
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(“BNI” atau “Bank”) pada awalnya didirikan di
Indonesia sebagai bank sentral dengan nama
“Bank
Negara
Indonesia”
berdasarkan
Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang No. 2 tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946.
Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang
No. 17 tahun 1968, BNI ditetapkan menjadi
“Bank Negara Indonesia 1946”, dan statusnya
menjadi Bank Umum Milik Negara.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(“BNI" or “Bank”) was originally established in
Indonesia as the central bank under the name
“Bank
Negara
Indonesia”
based
on
Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of
1946 dated 5 July 1946. Subsequently, by
virtue of Law No. 17 of 1968, BNI became
“Bank Negara Indonesia 1946”, and changed
its status to a state-owned commercial bank.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19
tahun 1992, tanggal 29 April 1992, telah
dilakukan penyesuaian bentuk hukum BNI
menjadi perusahaan perseroan terbatas
(Persero). Penyesuaian bentuk hukum menjadi
Persero, dinyatakan dalam Akta No. 131,
tanggal 31 Juli 1992, dibuat di hadapan
Muhani Salim, S.H., yang telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 73 tanggal 11 September 1992 Tambahan
No. 1A.
Based on Government Regulation No. 19 of
1992, dated 29 April 1992, BNI changed its
legal status to a limited liability corporation
(Persero). The change in legal status to
become a limited liability corporation was
covered by notarial deed No. 131, dated
31 July 1992 of Muhani Salim, S.H., and was
published in Supplement No. 1A of the State
Gazette No. 73 dated 11 September 1992.
Untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang
No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007
tentang Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar
BNI
telah
dilakukan
penyesuaian.
Penyesuaian tersebut dinyatakan dalam Akta
No. 46 tanggal 13 Juni 2008 yang dibuat di
hadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris di
Jakarta, berdasarkan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 28 Mei
2008 dan telah mendapat persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan
No. AHU-AH.01.02-50609 tanggal 12 Agustus
2008 dan telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 103 tanggal
23 Desember 2008 Tambahan No. 29015.
In compliance with the Indonesian Limited
Liability Company Law No. 40 Year 2007
dated 16 August 2007, BNI’s Articles of
Association has been amended. The
amendment was covered by notarial deed No.
46 dated 13 June 2008 of Fathiah Helmi, S.H.,
a notary in Jakarta, as approved in the
Extraordinary General Shareholders’ Meeting
on 28 May 2008 and approved by the Ministry
of Laws and Human Rights of the Republic of
Indonesia, in its decision letter No. AHUAH.01.02-50609 dated 12 August 2008 and
published in Supplement No. 29015 of the
State Gazette No. 103 dated 23 December
2008.
Perubahan terakhir Anggaran Dasar BNI
dilakukan antara lain tentang penyusunan
kembali seluruh Anggaran Dasar sesuai
dengan Akta No. 48 tanggal 28 Maret 2013
Notaris Fathiah Helmi, S.H. telah mendapat
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia, dengan
surat keputusan No. AHU-AH.01.10-19549
tanggal 21 Mei 2013 dan telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 25 tanggal 28 Maret 2014 Tambahan
Berita Negara No. 2102/L.
The latest amendment of BNI’s Articles of
Association was made regarding, among other
matters, realignment of the entire Articles of
Association based on notarial deed No. 48
dated 28 March 2013 of Fathiah Helmi, S.H.
and approved by the Ministry of Laws and
Human Rights of the Republic of Indonesia, in
its decision letter No. AHU-AH.01.10-19549
dated 21 May 2013 and published in
Supplement No. 2102/L of the State Gazette
No. 25 dated 28 March 2014.
Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar BNI,
ruang lingkup kegiatan BNI adalah melakukan
usaha di bidang perbankan umum.
According to Article 3 of BNI’s Articles of
Association, BNI’s scope of activity is to
engage in general banking services.
Halaman - 12 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
b.
1.
Penawaran Umum Perdana Saham
GENERAL INFORMATION (continued)
b.
On 28 October 1996, BNI undertook an initial
public offering of 1,085,032,000 Class B
shares with a par value per share of Rp500
(full amount) and offering price per share of
Rp850 (full amount) to the public in Indonesia.
The shares began trading on the Jakarta and
Surabaya
Stock
Exchanges
(currently
Indonesia Stock Exchange or IDX) on
25 November 1996.
Pada tanggal 28 Oktober 1996, BNI
melakukan penawaran umum perdana atas
1.085.032.000 saham Seri B dengan nilai
nominal sebesar Rp500 (nilai penuh) setiap
saham dan harga penawaran setiap saham
sebesar Rp850 (nilai penuh) kepada
masyarakat di Indonesia. Saham yang
ditawarkan tersebut mulai diperdagangkan di
Bursa Efek Jakarta dan Surabaya (sekarang
Bursa Efek Indonesia atau BEI) pada tanggal
25 November 1996.
c.
Penawaran Umum Saham Terbatas I
c.
Rekapitalisasi
Limited Public Offering I
On 30 June 1999, BNI undertook a Limited
Public Offering I (“LPO I”) through the
issuance
of
pre-emptive
rights
of
151,904,480,000 Class C shares with a par
value per share of Rp25 (full amount). Each
holder of 1 share was entitled to buy 35 new
shares for Rp347.58 (full amount) per share.
As a result of LPO I, BNI increased its capital
by 683,916,500 Class C shares to the public
on 21 July 1999 and the LPO I listed in the
Jakarta and Surabaya Stock Exchanges
(currently IDX). On 7 April 2000 and 30 June
2000, BNI also issued 151,220,563,500 Class
C shares to the Government of Indonesia
through the recapitalization program under the
Government Regulation No. 52 year 1999.
Pada tanggal 30 Juni 1999, BNI melakukan
Penawaran Umum Terbatas I dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) sebanyak 151.904.480.000
saham Seri C dengan nilai nominal sebesar
Rp25 (nilai penuh) setiap saham. Setiap
pemegang 1 saham lama berhak membeli 35
saham baru dengan harga Rp347,58 (nilai
penuh) setiap saham. Dari penawaran umum
ini, BNI meningkatkan modal sahamnya
sebanyak 683.916.500 lembar saham Seri C
yang diterbitkan kepada masyarakat umum
pada tanggal 21 Juli 1999 dan terdaftar di
Bursa Efek Jakarta dan Surabaya (sekarang
BEI). BNI juga menerbitkan 151.220.563.500
lembar saham Seri C kepada Pemerintah
Indonesia pada tanggal 7 April 2000 dan 30
Juni 2000 melalui program rekapitalisasi
berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 52
tahun 1999.
d.
Initial Public Offering (IPO)
d.
Pada tanggal 30 Maret 2000, Menteri
Keuangan menyetujui rekapitalisasi BNI
sebesar Rp61,8 triliun, yang meningkat
sebesar Rp9 triliun dibandingkan dengan
jumlah yang ditetapkan dalam Peraturan
Pemerintah No. 52 tahun 1999. Sehubungan
dengan peningkatan rekapitalisasi tersebut,
yang telah disetujui melalui Peraturan
Pemerintah No. 32 tahun 2000, BNI
menerbitkan tambahan saham Seri C
sebanyak 44.946.404.500 saham tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu.
Halaman - 13 - Page
Recapitalization
On 30 March 2000, the Ministry of Finance
approved BNI’s recapitalization amounting to
Rp61.8 trillion, which was Rp9 trillion higher
than the amount stated in the Government
Regulation No. 52 year 1999. In connection
with the increase in the recapitalization
amount, which was approved in the
Government Regulation No. 32 year 2000, BNI
issued additional 44,946,404,500 Class C
shares without pre-emptive rights.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
d.
1.
Rekapitalisasi (lanjutan)
GENERAL INFORMATION (continued)
d.
On 20 July 2001, BNI’s capital was reduced by
1,965,701,500 Class C shares in connection
with the refund of excess recapitalization funds
to the Government of Indonesia. The refund
was approved by the shareholders at the
Extraordinary General Shareholders’ Meeting
held on 25 June 2001.
Pada tanggal 20 Juli 2001, modal saham BNI
berkurang sebanyak 1.965.701.500 saham
Seri C sehubungan dengan pengembalian
kelebihan
dana
rekapitalisasi
kepada
Pemerintah Indonesia. Pengembalian tersebut
telah disetujui oleh pemegang saham dalam
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
pada tanggal 25 Juni 2001.
e.
Kuasi-reorganisasi
Recapitalization (continued)
e.
Quasi-reorganisation
Untuk menghilangkan konsekuensi negatif
karena dibebani dengan saldo rugi, BNI
melakukan
kuasi-reorganisasi
sesuai
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (“RUPS-LB”) tanggal 15 Desember
2003.
In order for BNI to eliminate the negative
consequences of being burdened by
accumulated losses, BNI undertook quasireorganisation
as
approved
in
the
Extraordinary General Shareholders’ Meeting
(“RUPS-LB”) on 15 December 2003.
Penyesuaian kuasi-reorganisasi yang telah
dibukukan pada tanggal 30 Juni 2003 adalah
sebagai berikut:
The quasi-reorganisation adjustments which
were booked on 30 June 2003 are as follows:
Akumulasi kerugian
Cadangan umum dan wajib
Cadangan khusus
Selisih penilaian kembali aktiva tetap
Laba yang belum direalisasi atas efek-efek
dalam kelompok tersedia untuk dijual
Kenaikan penliaian kembali nilai wajar
aktiva bersih
Tambahan modal disetor
(58,905,232)
432,952
382,541
1,190,598
58,660
2,472,634
54,367,847
Accumulated losses
General and legal reserve
Specific reserve
Fixed assets revaluation reserve
Unrealize gain on available for
sale securities
Revaluation uplift in the fair value
of net assets
Additional paid in capital
-
BNI’s Articles of Association were amended to
reflect the changes in additional paid-in capital
as a result of quasi-reorganisation, based on
notarial deed of Agung Prihatin, S.H., No. 42
dated 30 December 2003 which was approved
by the Ministry of Law and Human Rights of
the Republic of Indonesia in its decision letter
No.
C-29647.HT.01.07.TH.2003
dated
19 December 2003 and was published in the
State Gazette No. 1152, Supplement No. 9
dated 30 January 2004.
Anggaran Dasar BNI telah mengalami
perubahan sehubungan dengan perubahan
tambahan modal disetor karena adanya kuasireorganisasi sesuai dengan akta notaris Agung
Prihatin, S.H., No. 42 tanggal 30 Desember
2003 dan telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No. C29647.HT.01.07.TH.2003
tanggal
19
Desember 2003 dan diumumkan pada Berita
Negara Republik Indonesia No. 1152 tanggal
30 Januari 2004, Tambahan No. 9.
f.
Penawaran Umum Saham Terbatas II
f.
Pada tanggal 30 Juli 2007, pada Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),
Pemegang Saham telah memutuskan untuk
melakukan Penawaran Umum Terbatas II
kepada para pemegang saham dalam rangka
penerbitan
sampai
dengan
sejumlah
1.992.253.110 saham Seri C baru dengan nilai
nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar
saham.
Halaman - 14 - Page
Limited Public Offering II
On 30 July 2007, the Extraordinary General
Shareholders’ Meeting approved the issuance
up to 1,992,253,110 new Class C shares
through Limited Public Offering II with a par
value per share of Rp375 (full amount).
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
f.
g.
Penawaran
(lanjutan)
Umum
Saham
1.
Terbatas
II
GENERAL INFORMATION (continued)
f.
Setiap pemegang 20 saham lama yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
Saham BNI pada tanggal 9 Agustus 2007
pukul
16.00
WIB
mempunyai
3 HMETD, dimana setiap 1 HMETD
memberikan hak kepada pemegangnya untuk
membeli sebanyak 1 saham baru dengan
harga pelaksanaan Rp2.025 (nilai penuh)
setiap saham. Dari Penawaran Umum
Terbatas II, BNI mendapatkan tambahan
modal disetor sebesar Rp747.094 dan
tambahan agio saham sebesar Rp3.287.218
dan biaya emisi penerbitan saham sebesar
Rp195.280.
Each owner of 20 old shares whose name was
registered in the List of Shareholders of BNI as
of 9 August 2007 at 16.00 WIB was entitled to
3 pre-emptive rights where each right entitles
the owner to buy a new share at the price of
Rp2,025 (full amount) per share. From the
Limited Public Offering II, BNI raised
Rp747,094 additional share capital and
Rp3,287,218 additional paid-in capital and
Rp195,280 shares issuance cost.
Perdagangan perdana dilaksanakan pada
tanggal 13 Agustus 2007 di Bursa Efek Jakarta
dan Bursa Efek Surabaya (sekarang BEI).
The initial trading took place on 13 August
2007 at the Jakarta Stock Exchange and
Surabaya Stock Exchange (currently IDX).
Penawaran Umum Saham Terbatas III
g.
Organisasi dan Struktur Manajemen
Limited Public Offering III
On 25 November 2010, at the Extraordinary
General
Shareholders’
Meeting,
the
shareholders decided, among other matters,
to increase the issued and paid-up capital
through limited public offering with preemptive right (LPO III) to shareholders for the
issuance of 3,374,715,948 new Class C
shares with a par value per share of Rp375
(full amount). Such pre-emptive rights can be
traded inside and outside the Indonesia Stock
Exchange (IDX) starting 10 December 2010
until 16 December 2010, with consideration to
the existing capital market regulation. From
the LPO III, BNI obtained Rp1,265,519
additional share capital and Rp8,950,869
additional paid-in capital, net of shares
issuance cost.
Pada tanggal 25 November 2010, dalam Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB),
Pemegang
Saham
telah
memutuskan antara lain untuk menyetujui
peningkatan modal ditempatkan dan disetor
Perseroan melalui
Penawaran Umum
Terbatas III (PUT III) dengan penerbitan
HMETD sebesar 3.374.715.948 saham Seri C
baru dengan nilai nominal Rp375 (nilai penuh)
setiap lembar saham. HMETD tersebut dapat
diperdagangkan di dalam dan di luar Bursa
Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal 10
Desember 2010 sampai dengan 16 Desember
2010, dengan memperhatikan ketentuan yang
berlaku di bidang pasar modal. Dari PUT III
tersebut, BNI mendapatkan tambahan modal
disetor sebesar Rp1.265.519 dan tambahan
agio saham, bersih setelah dikurangkan
dengan biaya emisi penerbitan saham,
sebesar Rp8.950.869.
h.
Limited Public Offering II (continued)
h.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BNI
pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013
yang ditetapkan berdasarkan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS) Tahunan BNI
tanggal 12 Mei 2010 yang dinyatakan dengan
Akta Notarial No. 14 tanggal 19 Juli 2010,
berdasarkan RUPS Tahunan BNI tanggal 18
April 2012 yang dinyatakan dengan Akta
Notarial No. 53 tanggal 18 April 2012,
berdasarkan RUPS Tahunan BNI tanggal 28
Maret 2013 yang dinyatakan dengan Akta
Notarial No.7 tanggal 8 November 2013 dan
Akta Notarial No. 34 tanggal 29 November
2013 dan berdasarkan RUPS Tahunan BNI
tanggal 1 April 2014 yang dinyatakan dengan
Akta Notarial No. 42 tanggal 24 September
2014 adalah sebagai berikut:
Halaman - 15 - Page
Organizational and Management Structure
The composition
of
the
Boards
of
Commissioners and Directors of BNI as of
31 December 2014 and 2013 in which based
on BNI’s Annual Stockholders’ General
Meeting held on 12 May 2010, as stated under
the Notarial Deed No. 14 dated 19 July 2010,
based on BNI’s Annual Stockholders’ General
Meeting held on 18 April 2012, as stated
under the Notarial Deed No. 53 dated 18 April
2012, based on BNI’s Annual Stockholders’
General Meeting held on 28 March 2013, as
stated under the Notarial Deed No. 7 dated 8
November 2013 and Notarial Deed No. 34
dated 29 November 2013 and based on BNI’s
Annual Stockholders’ General Meeting Held
on 1 April 2014, as stated under the Notarial
Deed No. 42 dated 24 September 2014 are as
follows:
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
h.
Organisasi
(lanjutan)
dan
1.
Struktur
GENERAL INFORMATION (continued)
Manajemen
h.
Organizational and Management Structure
(continued)
2014
2013
Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Komisaris
Independen
Wakil Komisaris Utama
Komisaris Independen
Komisaris Independen
Komisaris Independen
Komisaris
Komisaris
Komisaris
Peter B. Stok
Tirta Hidayat
Fero Poerbonegoro
Achil R. Djayadiningrat
B.S. Kusmuljono
Daniel Theodore Sparringa
A. Pandu Djajanto
Kiagus Ahmad Badaruddin
Peter B. Stok
Tirta Hidayat
Fero Poerbonegoro
Achil R. Djayadiningrat
B.S. Kusmuljono
Daniel Theodore Sparringa
A. Pandu Djajanto
-
Board of Commissioners
President Commissioner/
Independent Commissioner
Vice President Commissioner
Independent Commissioner
Independent Commissioner
Independent Commissioner
Commissioner
Commissioner
Commissioner
Direksi
Direktur Utama
Wakil Direktur Utama
Direktur
Direktur
Direktur
Direktur
Direktur
Direktur
Direktur
Direktur
Gatot M. Suwondo
Felia Salim
Darmadi Sutanto
Krishna R. Suparto
Adi Setianto
Yap Tjay Soen
Honggo Widjojo Kangmasto
Ahdi Jumhari Luddin
Suwoko Singoastro
Sutanto
Gatot M. Suwondo
Felia Salim
Darmadi Sutanto
Krishna R. Suparto
Adi Setianto
Yap Tjay Soen
Honggo Widjojo Kangmasto
Ahdi Jumhari Luddin
Suwoko Singoastro
Sutanto
Board of Directors
President Director
Vice President Director
Director
Director
Director
Director
Director
Director
Director
Director
Achil R. Djayadiningrat
Bambang Hendrajatin
Tubagus Chairul Amachi
Achil R. Djayadiningrat
Bambang Hendrajatin
Darminto
Komite Audit*)
Ketua
Anggota
Anggota
*)
*)
Pembentukan Komite Audit Bank telah dilakukan sesuai
dengan peraturan Bapepam dan LK No. IX.I.5 tanggal 24
September 2004.
Audit Committee*)
Chairman
Member
Member
The formation of Audit Committee is in accordance with
Bapepam and LK rule No. IX.I.5 dated 24 September
2004.
Susunan pengurus Dewan Komisaris dan
Direksi telah mendapat persetujuan Otoritas
Jasa Keuangan (”OJK”, dahulu Bank
Indonesia).
The composition
of
the
Boards
of
Commissioners and Directors was approved
by Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”, previously
Bank Indonesia).
Sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 55,
Direksi dan Dewan Komisaris menerima
program insentif pengganti ManagementEmployee Stock Ownership Plan (MESOP).
As disclosed in Note 55, the Boards of
Directors and Commissioners participate in an
incentive program for Management-Employee
Stock Ownership Plan (MESOP).
Jumlah pegawai BNI adalah sebagai berikut
(tidak diaudit):
The number of employees of BNI are as
follows (unaudited):
Tetap/
Permanent
2014
2013
Tidak tetap/
Non-permanent
23,189
22,477
3,347
3,623
Kantor pusat BNI berlokasi di Jl. Jend.
Sudirman Kav. 1, Jakarta. Pada tanggal
31 Desember 2014, BNI memiliki 168 kantor
cabang, 912 kantor layanan serta 644 outlet
lainnya (2013: 168 kantor cabang, 912 kantor
layanan serta 592 outlet lainnya) (tidak
diaudit). Selain itu, jaringan BNI juga meliputi 4
kantor cabang luar negeri yaitu Singapura,
Hong Kong, Tokyo dan London serta 1 kantor
perwakilan di New York.
Halaman - 16 - Page
Total
26,536
26,100
2014
2013
BNI’s head office is located at Jl. Jend.
Sudirman Kav. 1, Jakarta. As of 31 December
2014, BNI has 168 domestic branches, 912
sub-branches and 644 other outlets (2013: 168
domestic branches, 912 sub-branches and
592 other outlets) (unaudited). In addition,
BNI’s network also includes 4 overseas
branches located in Singapore, Hong Kong,
Tokyo and London and 1 agency in New York.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
i.
1.
GENERAL INFORMATION (continued)
Entitas Anak
i.
BNI has direct ownership in the following
Subsidiaries:
BNI mempunyai kepemilikan langsung pada
Entitas Anak berikut:
Nama Perusahaan/
Company Name
PT BNI Life Insurance
PT BNI Multifinance
PT BNI Securities dan
Entitas Anak/and
Subsidiary
BNI Remittance Ltd.
PT Bank BNI Syariah
Kegiatan Usaha/
Business Activity
Asuransi jiwa/
Life insurance
Pembiayaan/
Financing
Tahun Mulai
Beroperasi
Komersial/
Year Started
Commercial
Operations
Subsidiaries
Persentase Kepemilikan/
Percentage of Ownership
2014
2013
Total Aset/
Total Assets
2014
2013
1997
60.00%
99.99%
8,083,848
3,928,135
1983
99.98%
99.98%
147,248
152,939
Sekuritas/Securities
1995
75.00%
75.00%
682,769
453,872
Jasa keuangan/
Financing services
Perbankan/Banking
1998
2010
100.00%
99.90%
100.00%
99.90%
4,893
19,487,991
4,537
14,752,267
Semua Entitas Anak BNI berkedudukan di
Jakarta, kecuali BNI Remittance Ltd.
berkedudukan di Hong Kong.
All of the Subsidiaries of BNI are domiciled in
Jakarta, except for BNI Remittance Ltd. which
is domiciled in Hong Kong.
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”)
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”)
BNI Life didirikan dengan nama PT Asuransi
Jiwasraya berdasarkan Akta Notaris No. 24
tanggal 28 November 1996. Pada tanggal 26
November 2004, PT Asuransi Jiwasraya telah
mengubah nama menjadi PT BNI Life
Insurance.
BNI Life was founded under the name
PT Asuransi Jiwasraya based on Notarial
Deed No. 24 dated 28 November 1996. On 26
November 2004, PT Asuransi Jiwasraya
changed its name to PT BNI Life Insurance.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar BNI
Life, ruang lingkup kegiatan BNI Life adalah
menjalankan usaha-usaha dalam bidang
asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa
dengan prinsip syariah. BNI Life memperoleh
izin usaha sebagai perusahaan asuransi jiwa
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
Republik Indonesia No. Kep-305/KMK.01
7/1997 tanggal 7 Juli 1997.
In accordance with article 3 of BNI Life’s
Articles of Association, the scope of BNI Life’s
activities is to engage in life insurance
business including life insurance business
under sharia principle. BNI Life obtained its
operating license as a life insurance company
based on the Ministry of Finance of the
Republic of Indonesia Decree No. Kep305/KMK.017/1997 dated 7 July 1997.
Pada bulan Desember 2007, BNI telah
meningkatkan penyertaannya pada BNI Life
dari 59,78% menjadi 69,11%.
In December 2007, BNI increased its
investment in BNI Life from 59.78% to 69.11%.
Pada tanggal 29 Juli 2008, BNI memberikan
pinjaman subordinasi kepada BNI Life sebesar
Rp50.000 yang dapat dikonversikan menjadi
modal saham. Pada tahun 2008, BNI juga
memberikan tambahan setoran modal kepada
BNI Life sebesar Rp50.000.
On 29 July 2008, BNI granted subordinated
loan to BNI Life amounting to Rp50,000 which
can be converted to capital stock. In 2008, BNI
also injected additional paid-up capital to BNI
Life amounting to Rp50,000.
Pada
bulan
Januari
2009,
pinjaman
subordinasi tersebut dikonversikan menjadi
modal
saham
yang
secara
efektif
meningkatkan investasi BNI dari 69,11%
menjadi 85,11%. Tambahan investasi telah
diaktakan dengan Akta Notaris Fathiah Helmi,
S.H., No. 3 tanggal 6 Januari 2009 dan
telah mendapat persetujuan dari Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia
dalam
Surat
Keputusan
No. AHU.07779.AH.01.02.Tahun 2009 tanggal
16 Maret 2009.
In January 2009, the subordinated loan was
converted to capital stock which effectively
increased BNI’s investment from 69.11% to
85.11%. The additional investment was
notarized by Notarial Deed No.3 dated
6 January 2009 of Fathiah Helmi, S.H., and
has been approved by the Ministry of Laws
and Human Right of the Republic of
Indonesia in its
Decision
Letter
No. AHU.07779.AH.01.02.Tahun 2009 dated
16 March 2009.
Halaman - 17 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
i.
1.
Entitas Anak (lanjutan)
GENERAL INFORMATION (continued)
i.
Subsidiaries (continued)
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) (lanjutan)
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) (continued)
Pada 9 Desember 2011, BNI meningkatkan
investasi yang dimiliki pada BNI Life senilai
Rp149.999 yang meningkatkan kepemilikan
BNI dari 85,11% menjadi 91,52%.
On 9 December 2011, BNI increased its
investment in BNI Life by Rp149,999 which
increased BNI’s ownership from 85.11% to
91.52%.
Pada bulan September 2012 BNI mengakuisisi
8,47% saham yang dimiliki oleh kepentingan
nonpengendali dengan imbalan pembelian
sebesar Rp93.330. Saat ini BNI memiliki
99,99% modal saham BNI Life. Selisih antara
nilai pembayaran dan nilai buku BNI Life pada
tanggal transaksi sebesar Rp62.862 disajikan
dalam ekuitas sebagai akun “Transaksi
dengan kepentingan nonpengendali”.
In September 2012, BNI acquired 8.47% of
shares owned by a non-controlling interest for
a purchase consideration of Rp93,330. BNI
now holds 99.99% of the equity share capital
of BNI Life. The difference between the
consideration paid and the book value of BNI
Life at the transaction date amounted to
Rp62,862 was presented in equity as
“Transactions with non-controlling interest”.
Pada tahun 2013, BNI mengumumkan
kemitraan strategis dengan Sumitomo Life
Insurance
Company
(“Sumitomo Life”).
Kemitraan strategis
ini dilakukan melalui
akuisisi 40% saham BNI Life oleh Sumitomo
Life senilai Rp4,2 trilliun. Transaksi ini akan
berlaku efektif setelah mendapat persetujuan
dari pihak yang berwenang.
In 2013, BNI announced a new strategic
partnership with Sumitomo Life Insurance
Company (“Sumitomo Life”).The new strategic
partnersip is through acquisition of 40% shares
of BNI Life by Sumitomo Life amounted to
Rp4.2 trillion.This transaction will become
effective after receiving approval from the
authority.
Pada tanggal 4 Desember 2013, BNI Life telah
menerima uang muka sebesar 15% dari nilai
akuisisi saham atau ekuivalen sebesar
Rp630.000 dan dicatat sebagai liabilitas lainlain.
On 4 December 2013, BNI Life has received
advance payment of 15% from the total shares
value or equivalent to Rp630,000 and
recorded as other liabilities.
Pada tanggal 11 Maret 2014, BNI Life telah
menerima persetujuan dari OJK mengenai
Persetujuan Rencana Perubahan Kepemilikan
Saham melalui surat No. S-20/D.05/2014.
Pada tanggal 27 Maret 2014, sisa nilai akuisisi
saham sebesar Rp3.570.000 telah disetor
penuh
oleh
Sumitomo
Life.
Seluruh
penerimaan dari Sumitomo Life setelah
dikurangi dengan biaya transaksi dicatat di
dalam akun “transaksi dengan kepentingan
nonpengendali”.
On 11 March 2014, BNI Life has received
approval from OJK, concerning the changes of
share ownership plan No.S-20/D.05/2014. On
27 March 2014, the remaining acquisition
value amounting to Rp3,570,000 has been
fully paid by Sumitomo Life. The total cash
received from Sumitomo Life after deducting
with transaction cost is recorded as
“transactions with non-controlling interest”.
Pada tanggal 3 April 2014, akuisisi ini telah
diselesaikan dan diaktakan dengan Akta
Notaris No.7 dan telah mendapatkan
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. AHU.01557.40.21.2014 tanggal
29 April 2014. Akuisisi ini mengakibatkan
kepemilikan saham BNI di BNI Life terdilusi
dari sebelumnya 99,99% menjadi 60%.
On 3 April 2014, the acquisition has been
completed and finalised by Notarial Deed No.7
and was approved by the Ministry of Law and
Human Rights of the Republic of Indonesia in
Decree No. AHU.01557.40.21.2014 dated
29 April 2014. This acquisition diluted BNI’s
ownership in BNI Life from 99.99% to 60%.
Halaman - 18 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
i.
1.
Entitas Anak (lanjutan)
GENERAL INFORMATION (continued)
i.
Subsidiaries (continued)
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) (lanjutan)
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) (continued)
Kantor pusat BNI Life berlokasi di BNI Life
Tower, The Land Mark Center Lantai 21 Jl.
Jenderal Sudirman No. 1, Jakarta 12910. Pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, BNI Life
memiliki 19 kantor pemasaran dan 23 kantor
pemasaran mandiri yang tersebar di beberapa
kota di Indonesia dan memiliki karyawan
sebanyak
586
orang
pada
tanggal
31 Desember 2014 (2013: 492 karyawan)
(tidak diaudit).
BNI Life head office is located in BNI Life
Tower, The Land Mark Center 21st Jl.
Jenderal Sudirman No. 1, Jakarta 12910. As of
31 December 2014 and 2013, BNI Life has 19
marketing offices and 23 personal marketing
offices located in various cities in Indonesia
and has 586 employees as of 31 December
2014 (2013: 492 employees) (unaudited).
PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”)
PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”)
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar BNI
Multifinance,
ruang
lingkup
kegiatan
Perusahaan adalah menjalankan kegiatan
dalam bidang sewa pembiayaan, pembiayaan
konsumen dan anjak piutang.
In accordance with Article 3 of BNI
Multifinance’s Articles of Association, the
scope of the Company’s activities involves
finance leases, consumer financing and
factoring.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham
tanggal 19 Juni 2008, yang telah diaktakan
dengan Akta Notaris Ariani Lakhsmijati
Rachim, S.H., No. 20 tanggal 23 Desember
2008, pemegang saham telah memberikan
persetujuan atas rencana kuasi-reorganisasi
BNI Multifinance per tanggal 31 Juli 2008 yang
efektif berlaku sejak tanggal 7 Juli 2008.
In the General Shareholders’ Meeting on
19 June 2008, as covered in the Notarial Deed
No. 20 dated 23 December 2008 of Ariani
Lakhsmijati Rachim, S.H., the shareholders
approved the planned quasi-reorganization of
BNI Multifinance as of 31 July 2008 which
became effective on 7 July 2008.
Berikut adalah mutasi saldo tambahan modal
disetor yang terjadi sebelum dan setelah
kuasi-reorganisasi:
The following are the movements of additional
paid-in capital that occurred before and after
quasi-reorganization:
Tambahan modal disetor/
Additional paid-in capital
Saldo per 31 Juli 2008
(sebelum kuasi-reorganisasi)
Penurunan nilai nominal saham
Eliminasi dalam rangka kuasi-reorganisasi
Koreksi atas pajak tangguhan
Selisih penilaian kembali aset dan liabilitas
Saldo defisit
Saldo per 31 Juli 2008
(setelah kuasi-reorganisasi)
(15,208)
(1,473)
(370,033)
Balance as of 31 July 2008
(before the quasi-reorganization)
Decrease in par value of shares
Elimination related to quasi-reorganization
Correction of deferred tax
Revaluation of assets and liabilities
Deficit
1,225
Balance as of 31 July 2008
(after the quasi-reorganization)
387,939
Sesuai keputusan pemegang saham BNI
Multifinance tanggal 7 Juni 2013, telah
disetujui penambahan penyertaan BNI di BNI
Multifinace dengan mengkonversi pinjaman
subordinasi menjadi penyertaan sebesar
Rp75.000.
In accordance with decisions of BNI
Multifinance’s shareholders on 7 June 2013, it
was approved to increase BNI’s investment in
BNI Multifinance by converting subordinated
loans into equity amounting to Rp75,000.
Atas konversi pinjaman subordinasi tersebut
menyebabkan penyertaan BNI pada BNI
Multifinance menjadi sebesar Rp95.414
(1.908.279.707 lembar saham dengan nilai
nominal Rp50 (nilai penuh) per lembar saham).
As a result of the above subordinated loans
conversion, BNI’s
investment
in
BNI
Multifinance
becoming
Rp95,414
(1,908,279,707 shares with a nominal value of
Rp50 (full amount) per share).
Halaman - 19 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
i.
1.
Entitas Anak (lanjutan)
GENERAL INFORMATION (continued)
i.
Subsidiaries (continued)
PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”)
(lanjutan)
PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”)
(continued)
Kantor pusat BNI Multifinance berlokasi di
Gedung BNI Life Insurance, lantai 5, Jl. Aipda
KS. Tubun No. 67, Jakarta 10260. Pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, BNI
Multifinance memiliki 9 outlet cabang tersebar
di beberapa kota di Indonesia dan memiliki
karyawan sebanyak 88 orang pada tanggal
31 Desember 2014 (2013: 88 karyawan) (tidak
diaudit).
BNI Multifinance head office is located in
th
Gedung BNI Life Insurance, 5 floor, Jl. Aipda
KS. Tubun No. 67, Jakarta 10260. As of
31 December 2014 and 2013, BNI Multifinance
has 9 counters located in various cities in
Indonesia and has 88 employees as of
31 December 2014 (2013: 88 employees)
(unaudited).
PT BNI Securities (“BNI Securities”) dan
Entitas Anak
PT BNI Securities (“BNI Securities”) and
Subsidiary
BNI Securities didirikan berdasarkan akta
notaris No. 22 tanggal 12 April 1995 dari
Koesbiono Sarmanhadi, S.H., di Jakarta. Akta
tersebut kemudian diubah dengan akta No. 39
dari notaris yang sama tanggal 3 Mei 1995.
Akta pendirian dan perubahannya disahkan
oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dalam
Surat
Keputusan
No.
C26278.HT.01.01.Th.95 tanggal 19 Mei 1995,
serta diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 55 tanggal 11 Juli
1995, Tambahan No. 5804.
BNI Securities was established by virtue of
notarial deed No. 22 dated 12 April 1995 of
Koesbiono Sarmanhadi, S.H., in Jakarta. The
deed was amended by notarial deed No. 39
dated 3 May 1995 of the same notary. The
deeds of establishment and amendment
thereon were approved by the Decision Letter
of the Ministry of Justice of the Republic of
Indonesia No. C2-6278.HT.01.01.Th.95 dated
19 May 1995 and was published in
Supplement No. 5804 of the State Gazette No.
55 dated 11 July 1995.
Berdasarkan Pasal 3 dari Anggaran Dasar BNI
Securities, ruang lingkup kegiatan usahanya
meliputi
perdagangan
efek,
termasuk
didalamnya bertindak sebagai penjamin dan
penasehat investasi dan kegiatan lain yang
berhubungan dengan kegiatan tersebut
dengan memperhatikan peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK), dahulu Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (Bapepam dan LK) dan peraturan
perundang-undangan lain yang berlaku.
In accordance with Article 3 of BNI Securities’
Articles of Association, the scope of its
business activities comprises securities
trading, including underwriting and advisory
investment and other related activities allowed
by Financial Service Authority (OJK),
previously the Capital Market and Financial
Institutions Supervisory Agency (Bapepam and
LK) and other regulations.
Kantor pusat BNI Securities berlokasi di
Sudirman Plaza Indofood Tower, lantai 16, Jl.
Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta 12910,
Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 2014
dan 2013, BNI Securities memiliki 60 outlet
cabang yang tersebar di beberapa kota di
Indonesia dan memiliki karyawan sebanyak
278 orang pada tanggal 31 Desember 2014
(2013: 279 karyawan) (tidak diaudit).
BNI Securities head office is located in
th
Sudirman Plaza Indofood Tower, 16 floor, Jl.
Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta 12910,
Indonesia. As of 31 December 2014 and 2013,
BNI Securities has 60 counters located in
various cities in Indonesia and has 278
employees as of 31 December 2014 (2013:
279 employees) (unaudited).
Pada bulan Juli 2011, SBI Securities Co. Ltd.
memberikan dana untuk penanaman modal di
BNI Securities yang mengurangi kepemilikan
BNI di BNI Securities dari 99,85% menjadi
75%.
In July 2011, SBI Securities Co. Ltd. made an
equity investment in BNI Securities which
reduced BNI ownership in BNI Securities from
99.85% to 75%.
Halaman - 20 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
i.
1.
Entitas Anak (lanjutan)
GENERAL INFORMATION (continued)
i.
Subsidiaries (continued)
PT BNI Securities (“BNI Securities”) dan
Entitas Anak (lanjutan)
PT BNI Securities (“BNI Securities”) and
Subsidiary (continued)
BNI Securities memiliki 99,90% dari jumlah
saham PT BNI Asset Management (“BNI Asset
Management”), entitas anak yang didirikan
tanggal 28 Maret 2011 dan bergerak di bidang
manajemen dan penasehat investasi.
BNI Securities owns 99.90% of the total share
capital of PT BNI Asset Management (“BNI
Asset Management”), a subsidiary established
on 28 March 2011 and engaged in investment
management and advisory activities.
BNI Asset Management merupakan hasil
pemekaran usaha (spin-off) Divisi Manajemen
Investasi BNI Securities. Proses pendiriannya
telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa BNI Securities tanggal
1 Maret 2011. Pemekaran usaha tersebut
dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan
Bapepam dan LK No. V.D.11 sebagai
lampiran dalam surat keputusan Ketua
Bapepam dan LK No. Kep-480/BL/2009
tentang Pedoman Pelaksanaan Fungsi-fungsi
Manajer Investasi.
BNI Asset Management was established from
the spin-off of the Investment Management
Division of BNI Securities. The spin-off was
approved during BNI Securities Shareholders’
Extraordinary General Meeting dated 1 March
2011. The spin-off was conducted in
accordance with Bapepam and LK Regulation
No. V.D.11 as attached in the decree of the
Chairman of Bapepam and LK No. Kep480/BL/2009 regarding the Guidelines for
Investment Manager’s Functions.
BNI
Remittance
Nakertrans)
BNI Remittance
Nakertrans)
Ltd.
(dahulu
BNI
Ltd.
(formerly
BNI
BNI telah menambah modalnya sebesar
HKD7.434.944 (nilai penuh) setara dengan
Rp10.000 pada tanggal 11 Juni 2009 yang
dicatat menggunakan metode biaya. Kantor
pusat BNI Remittance Ltd berada di Causeway
Bay, Hong Kong dan memiliki karyawan
sebanyak 7 orang pada tanggal 31 Desember
2014 dan 2013 (tidak diaudit).
On 11 June 2009 BNI increased its capital by
HKD7,434,944 (full amount) equivalent to
Rp10,000, which was recorded using the cost
method. The main office of BNI Remittance
Ltd is located in Causeway Bay, Hong Kong
and has 7 employees as of 31 December 2014
and 2013 (unaudited).
PT Bank BNI Syariah (“BNI Syariah”)
PT Bank BNI Syariah (“BNI Syariah”)
BNI Syariah didirikan dengan Akta Pendirian
Nomor 160 tanggal 22 Maret 2010 yang dibuat
di hadapan Aulia Taufani, S.H., sebagai
Pengganti Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta.
Akta Pendirian tersebut telah memperoleh
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat No. AHU-15574.AH.01.01.Tahun 2010
tanggal 25 Maret 2010.
BNI Syariah was established based on
Establishment Deed No. 160 dated 22 March
2010 which was notarized by Aulia Taufani,
S.H., as the substitute of Sutjipto, S.H., notary
in Jakarta. The Establishment Deed was
approved by the Ministry of Laws and Human
Rights of the Republic of Indonesia through
Letter No. AHU-15574.AH.01.01.Tahun 2010
dated 25 March 2010.
BNI Syariah adalah bank umum syariah yang
merupakan hasil pemekaran usaha (spin-off)
Unit Usaha Syariah BNI (“UUS BNI”). Proses
pendiriannya telah disetujui oleh Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa BNI tanggal 5
Oktober 2009 sesuai akta No. 37 Notaris
Fathiah Helmi, S.H. Pemekaran usaha
dilakukan dengan mengacu kepada PBI
No.11/10/PBI/2009 tentang Unit Usaha
Syariah dengan cara mendirikan bank umum
syariah baru.
BNI Syariah is a general sharia bank as a
result of the spin-off of the Sharia Business
Unit of BNI (“UUS BNI”). The establishment
process was approved at the Stockholders’
Extraordinary General Meeting of BNI held on
5 October 2009 in accordance with the deed
No. 37 of Notary Fathiah Helmi, S.H. The
separation was made with reference to PBI
No. 11/10/PBI/2009 regarding Sharia Business
Unit by establishing a new general sharia
bank.
Halaman - 21 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
INFORMASI UMUM (lanjutan)
i.
1.
Entitas Anak (lanjutan)
GENERAL INFORMATION (continued)
i.
Subsidiaries (continued)
PT Bank BNI Syariah (“BNI Syariah”)
(lanjutan)
PT Bank BNI Syariah (“BNI Syariah”)
(continued)
Pemberitahuan atas rancangan spin-off
kepada karyawan, nasabah dan pihak ketiga
telah diumumkan di surat kabar nasional pada
tanggal 12 Agustus 2009 sedangkan
pemberitahuan atas rencana pengalihan hak
dan liabilitas UUS BNI telah diumumkan di
surat kabar nasional pada tanggal 15 Februari
2010. Pendirian tersebut dilakukan dengan izin
Bank Indonesia melalui dua tahap yaitu
persetujuan izin prinsip usaha dan izin usaha.
Pada tanggal 8 Februari 2010 BNI Syariah
telah mendapatkan izin prinsip dari Bank
Indonesia untuk melaksanakan pemisahan
UUS
Bank
BNI
berdasarkan
surat
No. 12/2/DpG/Dpbs. Pemisahan UUS BNI
dilakukan dengan Akta Pemisahan Nomor 159
tanggal 22 Maret 2010 yang dibuat di hadapan
Aulia Taufani, S.H. sebagai pengganti Sutjipto,
S.H., notaris di Jakarta.
The announcement to the employees, debtors
and third parties regarding the planned spin-off
was made through a national newspaper on 12
August 2009 while the announcement
regarding the transfer of the rights and
obligations of UUS BNI was made through a
national newspaper on 15 February 2010. The
establishment was approved by Bank
Indonesia in two stages, which are the
approval of the business license in principle
and the business license. On 8 February 2010,
BNI Syariah received its license in principle
from Bank Indonesia to conduct the separation
of UUS BNI based on Bank Indonesia letter
No. 12/2/DpG.Dpbs. The separation of UUS
BNI was made under Separation Deed
No. 159 dated 22 March 2010 which was
notarized by Aulia Taufani, S.H., as the
substitute of Sutjipto, S.H., notary in Jakarta.
Pada tanggal 21 Mei 2010, BNI Syariah
memperoleh izin usaha dari Bank Indonesia,
berdasarkan Keputusan Gubernur Bank
Indonesia No. 12/41/KEP.GBI/2010 tentang
Pemberian Izin Usaha PT Bank BNI Syariah.
Selanjutnya pemisahan terjadi secara efektif
pada tanggal 19 Juni 2010, yakni saat pertama
kalinya BNI Syariah melakukan kegiatan
usaha, sebagaimana yang dilaporkan kepada
Bank Indonesia dengan surat No. Dir/1/03
tanggal 19 Juni 2010 perihal Laporan
Pelaksanaan Pembukaan Bank Umum Syariah
Hasil Pemisahan.
On 21 May 2010, BNI Syariah received its
business license from Bank Indonesia, based
on
the
Decision
Letter
No.
12/41/
KEP.GBI/2010 of the Governor of Bank
Indonesia regarding the approval of the
business license of PT Bank BNI Syariah. The
separation became effective on 19 June 2010,
in which BNI Syariah started its operational
activity, as reported to Bank Indonesia under
letter No. Dir/1/03 dated 19 June 2010
regarding the Report on the Implementation of
the Opening of General Sharia Bank Resulting
from the Spin-Off.
BNI Syariah menjalankan operasional sebagai
bank devisa sejak tanggal 9 Juli 2010
berdasarkan
Salinan
Surat
Keputusan
Deputi
Gubernur
Bank
Indonesia
No. 12/5/KEP.DpG/2010 tertanggal 9 Juli
2010.
BNI Syariah started its operational activities as
a foreign exchange bank on 9 July 2010 based
on the Copy of the Decision Letter
No. 12/5/KEP.DpG/2010 of the Governor of
Bank Indonesia dated 9 July 2010.
Sehubungan dengan telah beroperasinya BNI
Syariah, maka Bank Indonesia pada tanggal
27 Agustus 2010 mencabut izin usaha UUS
Bank BNI melalui keputusan Deputi Gubernur
Bank
Indonesia
No.12/7/KEP.DpG/2010
tentang pencabutan izin usaha Unit Usaha
Syariah PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk.
As BNI Syariah has commenced its
operations, UUS BNI’s business license was
revoked pursuant to the Decision Letter
No.12/7/KEP.DpG/2010
of
the
Deputy
Governor of Bank Indonesia dated 27 August
2010 regarding the revocation of the business
license of the Sharia Business Unit of PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Halaman - 22 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
INFORMASI UMUM (lanjutan)
i.
2.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
1.
Entitas Anak (lanjutan)
GENERAL INFORMATION (continued)
i.
Subsidiaries (continued)
PT Bank BNI Syariah (“BNI Syariah”)
(lanjutan)
PT Bank BNI Syariah (“BNI Syariah”)
(continued)
Berdasarkan Keputusan Para Pemegang
Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa BNI Syariah
pada tanggal 18 September 2014 sesuai
dengan Akta Notarial No. 53, BNI dan BNI Life
masing-masing menambah modal ditempatkan
dan
disetor
penuh
sebesar
Rp500.000.000.000
(nilai
penuh)
dan
Rp500.000.000 (nilai penuh), secara tunai
dengan mengeluarkan saham dari modal
dasar sejumlah 500.500 lembar saham
dengan nilai nominal Rp1.000.000 (nilai
penuh) per saham.
Based on Decision from Shareholders as a
replacement
of
Extraordinary
General
Shareholders’ Meeting of BNI Syariah dated
18 September 2014 in accordance with
Notarial Deed No. 53, BNI and BNI Life have
increased the issued and fully paid capital
amounted to Rp500,000,000,000 (full amount)
and Rp500,000,000 (full amount), respectively,
in cash through the issuance of shares from
authorized capital amounted to 500,500
shares with nominal value of Rp 1,000,000 (full
amount) per share.
Penambahan
modal
saham
ini
telah
mendapatkan
persetujuan
dari
OJK
berdasarkan Surat OJK melalui Pelaksana
Harian (Plh) Kepala Departemen Pengawasan
Bank I No. S-67/PB.31/2014 tanggal 25
Agustus 2014 perihal Persetujuan Tambahan
Penyertaan Modal oleh BNI dan BNI Life pada
BNI Syariah.
The additional share capital has been
approved by OJK based on OJK Letter
through Daily Executive Bank Supervision
Department I No. S-67/PB.31/2014 dated 25
August 2014, regarding the Approval of
Additional Capital from BNI and BNI Life on
BNI Syariah.
Penambahan setoran modal ini telah
mendapat persetujuan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan
Surat
Keputusan
No.
AHU06781.40.21.2014
Perihal
Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
BNI Syariah.
This additional capital has been approved by
Ministry of Laws and Human Right of the
Republic of Indonesia in Decision Letter No.
AHU-06781.40.21.2014
regarding
The
Acceptance
of
Notification
on
the
Amendement of BNI Syariah’s Articles of
Association.
Kantor pusat BNI Syariah berlokasi di Gedung
Tempo Pavillion 1, Jl. HR Rasuna Said Kav,
11, Kuningan, Jakarta 12950. Pada tanggal
31 Desember 2014 dan 2013, BNI Syariah
memiliki 49 kantor cabang dan 95 kantor
cabang pembantu yang tersebar di beberapa
kota di Indonesia dan memiliki karyawan
sebanyak
4.137
orang
pada
tanggal
31 Desember 2014 (2013: 3.841 karyawan)
(tidak diaudit).
BNI Syariah’s head office is located in Gedung
Tempo Pavillion 1, Jl. HR Rasuna Said
Kav. 11, Kuningan, Jakarta 12950. As of
31 December 2014 and 2013, BNI Syariah has
49 branches and 95 sub-branches located in
various cities in Indonesia and has 4,137
employees as of 31 December 2014 (2013:
3,841 employees) (unaudited).
IKHTISAR
PENTING
KEBIJAKAN
AKUNTANSI
YANG
2.
SUMMARY
POLICIES
OF
SIGNIFICANT
ACCOUNTING
Laporan keuangan konsolidasian BNI dan Entitas
Anak (“Grup”) ini diselesaikan dan diotorisasi untuk
terbit oleh Direksi pada tanggal 22 Januari 2015.
The consolidated financial statements of BNI and
Subsidiaries (“Group”) were completed and
authorised for issuance by the Board of Directors
on 22 January 2015.
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan
dalam
penyusunan
laporan
keuangan
konsolidasian BNI dan Entitas Anak (“Grup”)
adalah seperti dijabarkan dibawah ini:
The principal accounting policies adopted in
preparing the consolidated financial statements of
BNI and Subsidiaries (“Group”) are set out below:
Halaman - 23 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
a.
Dasar penyusunan
konsolidasian
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
laporan
YANG
keuangan
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
a.
ACCOUNTING
Basis of preparation of the consolidated
financial statements
Laporan keuangan konsolidasian disusun
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia, dan Peraturan Bapepam dan LK
No. VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua
Bapepam dan LK No. KEP-347/BL/2012
tanggal 25 Juni 2012 tentang “Pedoman
Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.
The consolidated financial statements have
been prepared in accordance with Indonesian
Financial
Accounting
Standards,
and
Bapepam and LK regulation No. VIII.G.7
Attachment of the Chairman of Bapepam and
LK’s decree No. KEP-347/BL/2012 dated
25 June 2012, “Guidelines for Financial
Statements Presentation and Disclosure for
Issuer or Public Companies”.
Entitas Anak, BNI Syariah, yang beroperasi
dalam bidang perbankan dengan prinsip
syariah menyajikan laporan keuangan sesuai
dengan prinsip akuntansi syariah sesuai
dengan PSAK No. 101 “Penyajian Laporan
Keuangan
Syariah”,
PSAK
No.
102
“Akuntansi Murabahah”, PSAK No. 105
“Akuntansi Mudharabah”, PSAK No. 106
“Akuntansi
Musyarakah”,
PSAK
No. 107 “Akuntansi Ijarah” dan PSAK No. 110
“Akuntansi Sukuk”, Pedoman Akuntansi
Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) 2003
dan standar akuntansi keuangan lain yang
ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia.
A Subsidiary, BNI Syariah, which is engaged
in sharia banking presents financial statements
in conformity with sharia accounting principles
in accordance with SFAS No. 101,
"Presentation
of
Sharia
Financial
Statements",SFAS No. 102 "Accounting for
Murabahah", SFAS No. 105 "Accounting for
Mudharabah”, SFAS No. 106 "Accounting for
Musyarakah", SFAS No. 107 "Accounting for
Ijarah" and SFAS No. 110 “Accounting for
Sukuk”, Accounting Guidelines for Indonesian
Sharia Banking (PAPSI) 2003 and other
Statements of Financial Accounting Standards
established by the Indonesian Institute of
Accountants.
Laporan keuangan konsolidasian telah
disajikan berdasarkan nilai historis, kecuali
disebutkan lain, dan disusun dengan dasar
akrual, kecuali bagi hasil dari pembiayaan
Mudharabah dan musyarakah dan laporan
arus kas konsolidasian.
The consolidated financial statements have
been prepared on a historical cost basis,
unless otherwise stated, and under the accrual
basis of accounting, except for profit sharing
for Mudharabah and musyarakah financing
and consolidated statements of cash flows.
Laporan arus kas konsolidasian disusun
dengan menggunakan metode langsung
dengan mengelompokkan arus kas dalam
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada
Bank Indonesia dan giro pada bank lain,
penempatan pada bank lain dan Sertifikat
Bank Indonesia yang jatuh tempo dalam
waktu 3 bulan atau kurang sejak tanggal
perolehan, sepanjang tidak
digunakan
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima
serta tidak dibatasi penggunaannya.
The consolidated statements of cash flows are
prepared in the direct method with cash flows
classified into operating, investing and
financing activities. Cash and cash equivalents
consist of cash, current accounts with Bank
Indonesia and current accounts with other
banks, placements with other banks and
Certificates of Bank Indonesia maturing within
3 months from the date of acquisition, provided
they are not pledged as collateral for
borrowings nor restricted.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam
laporan keuangan konsolidasian adalah mata
uang Rupiah (Rp). Angka-angka yang
disajikan
dalam
laporan
keuangan
konsolidasian, kecuali bila dinyatakan secara
khusus, adalah dibulatkan dalam jutaan
Rupiah.
The reporting currency used for the
consolidated financial statements is the
Indonesian Rupiah (Rp). Unless otherwise
stated, all figures presented in the
consolidated financial statements are rounded
off to millions of Rupiah.
Halaman - 24 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
b.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
Standar dan interpretasi
efektif pada tahun 2014
yang
YANG
berlaku
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
b.
Standards and interpretations effective in
2014
Berikut ini adalah interpretasi standar
akuntansi yang berlaku efektif sejak 1 Januari
2014:
The followings are new interpretations of
accounting standards that became effective
starting 1 January 2014:
-
-
-
ISAK 27 "Pengalihan aset dari pelanggan"
ISAK 28 "Pengakhiran liabilitas keuangan
dengan instrumen ekuitas"
ISAK 29 "Biaya pengupasan lapisan
tanah dalam tahap produksi pada
tambang terbuka"
-
Aset dan liabilitas keuangan
(i)
IFAS 27 “Transfer assets from customer”
IFAS 28 “Extinguishing financial liabilities
with equity instrument”
IFAS 29 “Stripping cost in the production
phase of surface mine”
There is no impact of the revision and
withdrawal of accounting standard above
which relevant and significant to the Group.
Tidak ada dampak atas perubahan dan
pencabutan standar akuntansi di atas yang
relevan dan signifikan terhadap Grup.
c.
ACCOUNTING
c.
Financial assets and liabilities
(i)
Klasifikasi
Classification
Grup
mengklasifikasikan
aset
keuangannya
berdasarkan
kategori
sebagai berikut pada saat pengakuan
awal:
The Group classifies its financial assets in
the following categories at initial
recognition:


Financial assets at fair value through
profit or loss, which has 2 (two) subclassifications, i.e. financial assets
designated as such upon initial
recognition and financial assets held
for trading;


Loans and receivables;
Held-to-maturity financial assets;

Available-for-sale financial assets.



Aset keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laporan laba rugi, yang
memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, yaitu
aset keuangan yang ditetapkan
demikian pada saat pengakuan awal
dan
aset
keuangan
yang
diklasifikasikan dalam kelompok yang
diperdagangkan;
Pinjaman yang diberikan dan piutang;
Aset keuangan dimiliki hingga jatuh
tempo;
Aset keuangan tersedia untuk dijual.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke
dalam kategori sebagai berikut pada saat
pengakuan awal :
Financial liabilities are classified into the
following categories at initial recognition :


Liabilities at fair value through profit or
loss, which has 2 (two) subclassifications, i.e. those designated
as such upon initial recognition and
those classified as held for trading;

Other financial liabilities.

Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laporan laba rugi,
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi,
yaitu
liabilitas
keuangan
yang
ditetapkan
demikian
pada
saat
pengakuan
awal
dan
liabilitas
keuangan yang telah diklasifikasikan
dalam kelompok diperdagangkan;
Liabilitas keuangan lain.
Halaman - 25 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
(i)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
Financial assets and liabilities (continued)
(i)
Klasifikasi (lanjutan)
ACCOUNTING
Classification (continued)
Aset dan liabilitas keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laporan laba rugi
Financial assets and liabilities at fair value
through profit or loss
Kelompok aset dan liabilitas diukur pada
nilai wajar melalui laporan laba rugi
adalah aset dan liabilitas keuangan
dimiliki untuk diperdagangkan yang
diperoleh atau dimiliki Grup terutama
untuk tujuan dijual atau dibeli kembali
dalam waktu dekat, atau dimiliki sebagai
bagian dari portofolio instrumen keuangan
tertentu yang dikelola bersama untuk
memperoleh laba jangka pendek atau
position taking.
The sub-classification of financial assets
and liabilities at fair value through profit or
loss consists of financial assets and
liabilities held for trading which the Group
acquires or incurs principally for the
purpose of selling or repurchasing in the
near term, or holds as part of a portfolio
that is managed together for short-term
profit or position taking.
Derivatif
juga
dikategorikan
dalam
kelompok ini, kecuali derivatif yang
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai
efektif. Aset dan liabilitas dalam kelompok
ini dicatat pada nilai wajar dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian dengan
keuntungan atau kerugian diakui pada
laporan laba rugi.
Derivatives are also categorised under
this sub-classification unless they are
designated
as
effective
hedging
instruments.
Assets
and
liabilities
classified under this category are carried
at fair value in the consolidated
statements of financial position, with any
gains or losses being recognized in the
profit or loss.
Pinjaman yang diberikan dan piutang
Loans and receivables
Pinjaman yang diberikan dan piutang
adalah aset keuangan non derivatif
dengan pembayaran tetap atau telah
ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi
di pasar aktif, kecuali:
Loans and receivables are non-derivative
financial assets with fixed or determinable
payments that are not quoted in an active
market, other than:


those that the Group intends to sell
immediately or in the short term,
which are classified as held for
trading, and those that the Group
upon initial recognition designates as
of fair value through profit or loss;

those that the Group upon initial
recognition designates as availablefor-sale investments; or
those for which the Group may not
recover substantially all of its initial
investment, other than because of
loans and receivables deterioration,
which shall be classified as availablefor-sale.


yang dimaksudkan oleh Grup untuk
dijual segera dalam waktu dekat, yang
diklasifikasikan
dalam
kelompok
diperdagangkan, serta yang pada
saat pengakuan awal ditetapkan
sebagai diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi;
yang pada saat pengakuan awal
ditetapkan dalam kelompok investasi
tersedia untuk dijual; atau
dalam hal Grup mungkin tidak akan
memperoleh kembali investasi awal
secara substansial kecuali yang
disebabkan oleh penurunan kualitas
pinjaman yang diberikan dan piutang,
yang diklasifikasikan dalam kelompok
tersedia untuk dijual.
Halaman - 26 - Page

PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
(i)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
Financial assets and liabilities (continued)
(i)
Klasifikasi (lanjutan)
ACCOUNTING
Classification (continued)
Aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo
Held-to-maturity financial assets
Investasi dimiliki hingga jatuh tempo terdiri
dari aset keuangan non derivatif dengan
pembayaran tetap atau telah ditentukan
dan jatuh temponya telah ditetapkan
dimana Grup mempunyai intensi positif
dan kemampuan untuk memiliki aset
keuangan tersebut hingga jatuh tempo.
Investasi yang dimiliki untuk periode yang
tidak dapat ditentukan tidak dikategorikan
dalam klasifikasi ini.
Held-to-maturity investments consist of
quoted non-derivative financial assets with
fixed or determinable payments and fixed
maturity that the Group has the positive
intention and ability to hold to maturity.
Investments intended to be held for an
undetermined period are not included in
this classification.
Aset keuangan tersedia untuk dijual
Available-for-sale-financial assets
Kategori tersedia untuk dijual terdiri dari
aset keuangan non derivatif yang
ditentukan sebagai tersedia untuk dijual
atau tidak diklasifikasikan sebagai salah
satu dari kategori aset keuangan lain.
Setelah pengukuran awal, investasi
tersedia untuk dijual diukur menggunakan
nilai wajar dengan keuntungan atau
kerugian
diakui
pada
laba
rugi
komprehensif (yang merupakan bagian
dari ekuitas) sampai dengan investasi
dihentikan pengakuannya atau sampai
investasi
dinyatakan
mengalami
penurunan nilai dimana akumulasi laba
atau rugi sebelumnya dilaporkan dalam
ekuitas dilaporkan dalam laporan laba
rugi.
The available-for-sale category consists of
non-derivative financial assets that are
designated as available-for-sale or are not
classified in one of the other categories of
financial assets. After initial recognition,
available-for-sale
investments
are
measured at fair value with gains or
losses being recognized in other
comprehensive income (as part of equity)
until the investment is derecognized or
until the investment is determined to be
impaired at which time the cumulative
gain or loss previously reported in equity
is included in the profit or loss.
Pendapatan bunga dihitung menggunakan
suku bunga efektif dan keuntungan atau
kerugian yang timbul akibat dari
perubahan nilai tukar dari investasi
tersedia untuk dijual diakui pada laporan
laba rugi.
Interest income is calculated using the
effective interest method and foreign
exchange gains or losses of available-forsale investments are recognized in the
profit or loss.
Liabilitas keuangan lain
Other financial liabilities
Liabilitas keuangan lainnya merupakan
liabilitas keuangan yang tidak dimiliki
untuk dijual atau ditentukan sebagai nilai
wajar melalui laporan laba rugi saat
pengakuan liabilitas.
Other financial liabilities pertain to
financial liabilities that are not held for
trading nor designated as fair value
through profit or loss upon recognition of
the liability.
Halaman - 27 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
2.
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
(i)
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
Financial assets and liabilities (continued)
(i)
Klasifikasi (lanjutan)
Kategori yang didefinisikan
oleh PSAK 55 (Revisi 2011)/
Category as defined by SFAS 55 (Revised 2011)
ACCOUNTING
Classification (continued)
Golongan
(ditentukan oleh Grup)/
Class
(as determined by the Group)
Subgolongan/
Subclasses
Efek-efek/Marketable securities
Aset keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba
rugi/ Financial assets at fair
value through profit or loss
Aset keuangan dalam kelompok
diperdagangkan/Financial
assets held for trading
Kas/Cash
Obligasi Pemerintah/ Government
Bonds
Tagihan derivatif - Tidak terkait
lindung nilai/Derivative
receivables – Non hedging
related
Kas pada vendor/Cash in vendor
Giro pada Bank Indonesia/Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain/Current accounts with other banks
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia/Placements with other
banks and Bank Indonesia
Pinjaman yang diberikan dan
piutang/Loans and
receivables
Aset keuangan/
Financial assets
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali/Securities purchased
under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/Bills and other receivables
Tagihan akseptasi/Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan/Loans
Piutang lain-lain/Other receivables
Aset lain-lain/Other assets
Piutang bunga/Interest receivables
Lain-lain/Others
Aset keuangan dimiliki hingga
jatuh tempo /Held-to-maturity
investments
Aset keuangan tersedia untuk
dijual/Available-for-sale
financial assets
Derivatif lindung nilai/Hedging
derivatives
Efek-efek/Marketable securities
Obligasi Pemerintah/Government Bonds
Efek-efek/Marketable securities
Obligasi Pemerintah/Government Bonds
Penyertaan saham/Equity investments
Lindung nilai atas nilai arus
kas/Hedging instruments in
cash flow hedges
Halaman - 28 - Page
Tagihan derivatif - Terkait lindung
nilai atas arus kas/Derivative
receivables - Hedging
instruments in cash flow hedges
related
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
2.
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
(i)
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
Financial assets and liabilities (continued)
(i)
Klasifikasi (lanjutan)
Kategori yang didefinisikan
oleh PSAK 55 (Revisi 2011)/
Category as defined by SFAS 55 (Revised 2011)
Liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi/Financial
liabilities at fair value through
profit or loss
ACCOUNTING
Classification (continued)
Golongan
(ditentukan oleh Grup)/
Class
(as determined by the Group)
Liabilitas keuangan dalam
kelompok diperdagangkan/
Financial liabilities held for
trading
Subgolongan/
Subclasses
Liabilitas derivatif - Tidak terkait
lindung nilai/Derivative payables
- Non hedging related
Liabilitas segera/Obligation due immediately
Simpanan nasabah/Deposits from customers
Simpanan dari bank lain/Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali/Securities sold under
agreements to repurchase
Liabilitas
keuangan/
Financial
liabilities
Liabilitas keuangan yang
diukur dengan biaya
perolehan
diamortisasi/Financial
liabilities at amortised cost
Liabilitas akseptasi/Acceptance payables
Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Setoran jaminan/Security deposit
Utang bunga/Interest payable
Liabilitas lain-lain/Other liabilities
Utang nasabah/Payable to
customers
Lain-lain/Others
Efek-efek yang diterbitkan/Marketable securities issued
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Derivatif lindung nilai/Hedging
derivatives
Kontrak jaminan
keuangan/
Financial
guarantee
contract
Lindung nilai atas nilai arus
kas/Hedging instruments in
cash flow hedges
Letters of credit yang tidak dapat dibatalkan/Irrevocable letters of credit
Garansi yang diberikan/Guarantees issued
Standby letters of credit
Halaman - 29 - Page
Liabilitas derivatif - Terkait lindung
nilai atas arus kas/Derivative
payabless - Hedging instruments
in cash flow hedges related
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(ii) Initial recognition
(ii) Pengakuan awal
a.
Pembelian atau penjualan aset
keuangan
yang
memerlukan
penyerahan aset dalam kurun waktu
yang telah ditetapkan oleh peraturan
dan kebiasaan yang berlaku di pasar
(pembelian secara reguler) diakui
pada tanggal perdagangan, yaitu
tanggal Grup berkomitmen untuk
membeli atau menjual aset.
a.
Purchase or sale of financial assets
that requires delivery of assets within
a time frame established by
regulation or convention in the market
(regular purchases) is recognized on
the trade date, i.e., the date that the
Group commits to purchase or sell
the assets.
b.
Aset
keuangan
dan
liabilitas
keuangan pada awalnya diukur pada
nilai wajarnya. Dalam hal aset
keuangan atau liabilitas keuangan
tidak diklasifikasikan sebagai nilai
wajar melalui laporan laba rugi, nilai
wajar tersebut ditambah biaya
transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung. Pengukuran aset
keuangan dan liabilitas keuangan
setelah pengakuan awal tergantung
pada klasifikasinya.
b.
Financial
assets
and
financial
liabilities are initially recognized at fair
value. For those financial assets or
financial liabilities not classified as
fair value through profit or loss, the
fair value is added with directly
attributable transaction costs. The
subsequent measurement of financial
assets
and
financial
liabilities
depends on their classification.
Grup, pada pengakuan awal, dapat
menetapkan aset keuangan dan liabilitas
keuangan tertentu sebagai nilai wajar
melalui laporan laba rugi (opsi nilai wajar).
Selanjutnya, penetapan ini dapat diubah
menjadi pinjaman yang diberikan dan
piutang apabila memenuhi ketentuan
sebagai pinjaman yang diberikan serta
terdapat intensi dan kemampuan memiliki
untuk masa mendatang yang dapat
diperkirakan atau hingga jatuh tempo.
Opsi nilai wajar dapat digunakan hanya
bila memenuhi ketetapan sebagai berikut:
The Group, upon initial recognition, may
designate certain financial assets and
liabilities, at fair value through profit or
loss (fair value option). Subsequently, this
designation can be changed into loans
and receivables if they meet the terms of
the loans and there is intention and ability
to hold for the foreseeable future or until
maturity. The fair value option is only
applied when the following conditions are
met:


the application of the fair value option
reduces or eliminates an accounting
mismatch that would otherwise arise;
or

the financial assets and liabilities are
part of a portfolio of financial
instruments, the risks of which are
managed and reported to key
management on a fair value basis; or

the financial assets and liabilities
consist of a host contract and an
embedded derivative that must be
bifurcated, but unable to measure the
embedded derivative separately.


penetapan sebagai opsi nilai wajar
mengurangi
atau
mengeliminasi
ketidak-konsistenan pengukuran dan
pengakuan (accounting mismatch)
yang dapat timbul; atau
aset keuangan dan liabilitas keuangan
merupakan bagian dari portofolio
instrumen keuangan yang risikonya
dikelola dan dilaporkan kepada
manajemen kunci berdasarkan nilai
wajar; atau
aset keuangan dan liabilitas keuangan
terdiri dari kontrak utama dan derivatif
melekat yang harus dipisahkan, tetapi
tidak dapat mengukur derivatif
melekat secara terpisah.
Halaman - 30 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok tersedia
untuk dijual dan aset keuangan dan
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laporan laba rugi diukur
pada nilai wajarnya.
Available-for-sale financial assets and
financial assets and liabilities held at fair
value through profit or loss are measured
at fair value.
Pinjaman yang diberikan dan piutang
serta aset keuangan dimiliki hingga jatuh
tempo dan liabilitas keuangan lainnya
diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
Loans and receivables and held-tomaturity financial assets and other
financial liabilities are measured at
amortized cost using the effective interest
rate method.
(iv) Derecognition
(iv) Penghentian pengakuan
a.
Aset
keuangan
pengakuannya jika:
dihentikan
a.
Financial assets are derecognized
when:
-
Hak kontraktual atas arus kas
yang berasal dari aset keuangan
tersebut berakhir; atau
-
the contractual rights to receive
cash flows from the financial
assets have expired; or
-
Grup telah mentransfer haknya
untuk menerima arus kas yang
berasal dari aset tersebut atau
menanggung liabilitas untuk
membayarkan arus kas yang
diterima tersebut secara penuh
tanpa penundaan berarti kepada
pihak
ketiga
dibawah
kesepakatan pelepasan, dan
antara
(a)
Grup
telah
mentransfer secara substansial
seluruh risiko dan manfaat atas
aset, atau (b) Grup tidak
mentransfer
maupun
tidak
memiliki
secara
substansial
seluruh risiko dan manfaat atas
aset, tetapi telah mentransfer
kendali atas aset.
-
the Group has transferred its
rights to receive cash flows from
the asset or has assumed an
obligation to pay the received
cash flow in full without material
delay to a third party under a
‘pass-through’ arrangement; and
either (a) the Group has
transferred substantially all the
risks and rewards of the asset, or
(b) the Group has neither
transferred
nor
retained
substantially all the risks and
rewards of the asset, but has
transferred control of the asset.
Ketika Grup telah mentransfer hak
untuk menerima arus kas dari aset
atau telah memasuki kesepakatan
pelepasan dan tidak mentransfer
serta tidak mempertahankan secara
substansial
seluruh
risiko
dan
manfaat atas aset atau tidak
mentransfer kendali atas aset, aset
diakui sebesar keterlibatan Grup yang
berkelanjutan atas aset tersebut.
Halaman - 31 - Page
When the Group has transferred its
rights to receive cash flows from an
asset or has entered into a passthrough arrangement and has neither
transferred nor retained substantially
all the risks and rewards of the asset
nor transferred control of the asset,
the asset is recognized to the extent
of the Group’s continuing involvement
in the asset.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
Financial assets and liabilities (continued)
(iv) Derecognition (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan)
a.
Aset
keuangan
dihentikan
pengakuannya jika: (lanjutan)
a.
Liabilitas
keuangan
dihentikan
pengakuannya jika liabilitas yang
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan
atau dibatalkan atau kadaluarsa.
Financial assets are derecognized
when: (continued)
Loans are written off when there is no
realistic prospect of collection in the
near future or the normal relationship
between the Group and the
borrowers have ceased to exist.
When a loan is deemed uncollectible,
it is written off against the related
allowance for impairment losses.
Pinjaman
yang
diberikan
dihapusbukukan ketika tidak terdapat
prospek yang realistis mengenai
pengembalian
pinjaman
atau
hubungan normal antara Grup dan
debitur telah berakhir. Pinjaman yang
tidak
dapat
dilunasi
tersebut
dihapusbukukan dengan mendebit
cadangan kerugian penurunan nilai.
b.
ACCOUNTING
b.
Financial liabilities are derecognized
when the obligation under the liability
is discharged or cancelled or expired.
Where an existing financial liability is
replaced by another liability from the
same lender on substantially different
terms, or the terms of an existing
liability are substantially modified,
such an exchange or modification is
treated as derecognition of the
original liability and the recognition of
a new liability, and the difference in
the respective carrying amounts is
recognized in the profit or loss.
Jika suatu liabilitas keuangan yang
ada digantikan dengan liabilitas yang
lain oleh pemberi pinjaman yang
sama pada keadaan yang secara
substansial
berbeda,
atau
berdasarkan suatu liabilitas yang ada
yang secara substansial telah diubah,
maka pertukaran atau modifikasi
tersebut
diperlakukan
sebagai
penghentian pengakuan liabilitas
awal dan pengakuan liabilitas baru,
dan perbedaan nilai tercatat masingmasing diakui dalam laporan laba
rugi.
(v) Income and expense recognition
(v) Pengakuan pendapatan dan beban
a.
Pendapatan dan beban bunga atas
aset tersedia untuk dijual serta aset
keuangan dan liabilitas keuangan
yang dicatat berdasarkan biaya
perolehan diamortisasi, diakui pada
laporan
laba
rugi
dengan
menggunakan metode suku bunga
efektif.
a.
Interest income and expense on
available-for-sale assets and financial
assets and liabilities measured at
amortized cost, are recognized in the
profit or loss using the effective
interest rate method.
b.
Keuntungan dan kerugian yang timbul
dari perubahan nilai wajar aset
keuangan dan liabilitas keuangan
yang diklasifikasikan sebagai diukur
pada nilai wajar melalui laporan laba
rugi diakui pada laporan laba rugi.
b.
Gains and losses arising from
changes in the fair value of the
financial
assets
and
liabilities
classified as fair value through profit
or loss are included in the profit or
loss.
Halaman - 32 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
(v) Pengakuan
(lanjutan)
b.
pendapatan
dan
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
beban
Financial assets and liabilities (continued)
(v) Income
and
(continued)
b.
(lanjutan)
ACCOUNTING
expense
recognition
(continued)
Keuntungan dan kerugian yang timbul
dari perubahan nilai wajar atas aset
keuangan yang diklasifikasikan dalam
kelompok tersedia untuk dijual diakui
secara langsung dalam laporan laba
rugi komprehensif (merupakan bagian
dari ekuitas) sampai aset keuangan
tersebut dihentikan pengakuannya
atau adanya penurunan nilai, kecuali
keuntungan atau kerugian akibat
perubahan nilai tukar untuk instrumen
utang.
Gains and losses arising from
changes in the fair value of availablefor-sale financial assets other than
foreign exchange gains or losses on
debt instrument are recognized
directly in other comprehensive
income (as part of equity), until the
financial asset is derecognized or
impaired.
Pada saat aset keuangan dihentikan
pengakuannya
atau
dilakukan
penurunan nilai, keuntungan atau
kerugian kumulatif yang sebelumnya
diakui dalam ekuitas harus diakui
pada laporan laba rugi.
When
a
financial
asset
is
derecognized or impaired, the
cumulative gains or losses previously
recognized in equity are recognized
in profit or loss.
(vi) Reclassification of financial assets
(vi) Reklasifikasi aset keuangan
Aset keuangan yang tidak lagi dimiliki
untuk tujuan penjualan atau pembelian
kembali aset keuangan dalam waktu
dekat
(jika
aset
keuangan
tidak
disyaratkan untuk diklasifikasikan sebagai
diperdagangkan pada saat pengakuan
awal) dapat direklasifikasikan ke pinjaman
yang diberikan dan piutang jika memenuhi
definisi pinjaman yang diberikan dan
piutang dan entitas memiliki intensi dan
kemampuan memiliki aset keuangan
untuk masa mendatang yang dapat
diperkirakan atau hingga jatuh tempo.
Financial assets that are no longer-held
for the purpose of selling or repurchasing
in the near term (and have not been
required to be classified as held for
trading at initial recognition) could be
reclassified as loans and receivables if
they meet the definition of loans and
receivables and the Group has the
intention and ability to hold the financial
assets for foreseable future or until
maturity date.
Grup tidak boleh mengklasifikasikan aset
keuangan sebagai investasi dimiliki
hingga jatuh tempo, jika dalam tahun
berjalan atau dalam kurun waktu 2 tahun
sebelumnya,
telah
menjual
atau
mereklasifikasi investasi dimiliki hingga
jatuh tempo dalam jumlah yang lebih dari
jumlah yang tidak signifikan sebelum jatuh
tempo (lebih dari jumlah yang tidak
signifikan dibandingkan dengan jumlah
nilai investasi dimiliki hingga jatuh tempo),
kecuali penjualan atau reklasifikasi
tersebut dimana:
The Group cannot classify any financial
assets as held-to-maturity investments, if
the entity has, during the current financial
year or during the 2 preceding financial
years, sold or reclassified a significant
amount of held-to-maturity investments
before maturity (more than insignificant in
relation to the total amount of held-tomaturity investments) other than sales or
reclassifications that:
Halaman - 33 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan)
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(vi) Reclassification
(continued)
of
financial
assets
a.
dilakukan ketika aset keuangan
sudah mendekati jatuh tempo atau
tanggal pembelian kembali di mana
perubahan suku bunga tidak akan
berpengaruh
secara
signifikan
terhadap nilai wajar aset keuangan
tersebut;
a.
are so close to maturity or the
financial asset’s repurchase date that
changes in the market rate of interest
would not have a significant effect on
the financial asset’s fair value;
b.
terjadi
setelah
Grup
telah
memperoleh
secara
substansial
seluruh jumlah pokok aset keuangan
tersebut sesuai jadwal pembayaran
atau
Grup
telah
memperoleh
pelunasan dipercepat; atau
b.
occur after the Group has collected
substantially all of the original
principal of the financial assets
through scheduled payments or
prepayments; or
c.
terkait dengan kejadian tertentu yang
berada di luar kendali Grup, tidak
berulang, dan tidak dapat diantisipasi
secara wajar oleh Grup.
c.
are attributable to an isolated event
that is beyond the Group’s control, is
non-recurring and could not have
been reasonably anticipated by the
Group.
Reklasifikasi aset keuangan dari kelompok
dimiliki hingga jatuh tempo ke kelompok
tersedia untuk dijual dicatat sebesar nilai
wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang
belum direalisasi tetap dilaporkan dalam
komponen ekuitas sampai aset keuangan
tersebut dihentikan pengakuannya, dan
pada saat itu keuntungan atau kerugian
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam
ekuitas harus diakui sebagai laba/rugi
tahun berjalan.
Reclassifications of financial assets from
held-to-maturity classification to availablefor-sale are recorded at fair value. The
unrealized gains or losses are recorded in
equity section until the financial assets are
derecognized, at which time the
accumulative gain or loss previously
recognized in equity shall be recognized
as current year profit/loss.
Reklasifikasi aset keuangan dari kelompok
tersedia untuk dijual ke kelompok dimiliki
hingga jatuh tempo dicatat pada nilai
tercatat. Keuntungan atau kerugian yang
belum direalisasi harus diamortisasi
menggunakan suku bunga efektif sampai
dengan tanggal jatuh tempo instrumen
tersebut.
Reclassification of financial assets from
available-for-sale
to
held-to-maturity
classification are recorded at carrying
amount. The unrealized gains or losses
are amortised by using effective interest
rate up to the maturity date of that
instrument.
(vii) Offsetting
(vii) Saling hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan
saling hapus buku dan nilai netonya
disajikan dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian jika, dan hanya jika Grup
memiliki hak yang berkekuatan hukum
untuk melakukan saling hapus atas jumlah
yang telah diakui tersebut dan adanya
maksud untuk menyelesaikan secara neto
atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan
liabilitasnya
secara
simultan.
Halaman - 34 - Page
Financial assets and liabilities are set off
and the net amount is presented in the
consolidated statements of financial
position when, and only when, the Group
has a legal right to set off the amounts
and intends either to settle on a net basis
or to realize the asset and settle the
liability simultaneously.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(vii) Offsetting (continued)
(vii) Saling hapus (lanjutan)
Pendapatan dan beban disajikan dalam
jumlah neto hanya jika diperkenankan
oleh standar akuntansi.
Income and expenses are presented on a
net basis only when permitted by the
accounting standards.
(viii) Amortized cost measurement
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi
Biaya perolehan diamortisasi dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan adalah
jumlah aset keuangan atau liabilitas
keuangan yang diukur pada saat
pengakuan awal dikurangi pembayaran
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi
amortisasi
kumulatif
menggunakan
metode suku bunga efektif yang dihitung
dari selisih antara nilai pengakuan awal
dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi
penurunan nilai.
The amortized cost of a financial asset or
liability is the amount at which the
financial asset or liability is measured at
initial
recognition,
minus
principal
repayments, plus or minus the cumulative
amortization using the effective interest
rate method of any difference between the
initial amount recognized and the maturity
amount, minus any reduction for
impairment.
(ix) Fair value measurement
(ix) Pengukuran nilai wajar
Nilai wajar adalah nilai dimana suatu aset
dapat dipertukarkan, atau suatu liabilitas
dapat diselesaikan, diantara para pihak
yang memahami dan berkeinginan untuk
melakukan transaksi yang wajar pada
tanggal pengukuran.
Fair value is the amount for which an
asset could be exchanged, or a liability
settled, between knowledgeable, willing
parties in an arm’s length transaction on
the measurement date.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar
dari
suatu
instrumen
dengan
menggunakan harga kuotasi di pasar aktif
untuk instrumen terkait. Suatu pasar
dianggap
aktif
bila
harga
yang
dikuotasikan tersedia sewaktu-waktu dari
bursa, pedagang efek (dealer), perantara
efek (broker), kelompok industri, badan
pengawas (pricing service or regulatory
agency), dan merupakan transaksi pasar
aktual dan teratur terjadi yang dilakukan
secara wajar. Nilai wajar dapat diperoleh
dari Interdealer Market Association (IDMA)
atau harga pasar atau harga yang
diberikan oleh broker (quoted price) dari
Bloomberg atau Reuters pada tanggal
pengukuran.
When available, the Group measures the
fair value of an instrument using quoted
prices in an active market for that
instrument. A market is regarded as active
if quoted prices are readily and regularly
available from an exchange, dealer,
broker, industry group, pricing service or
regulatory agency and those prices
represent actual and regularly occurring
market transaction on an arm’s length
basis. The fair value can be obtained from
IDMA’s (Interdealer Market Association)
quoted market prices or broker’s quoted
price from Bloomberg or Reuters on the
measurement date.
Jika pasar untuk instrumen keuangan
tidak aktif, Grup menetapkan nilai wajar
dengan menggunakan teknik penilaian.
If a market for a financial instrument is not
active, the Group establishes fair value
using a valuation technique.
Halaman - 35 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Fair value measurement (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan)
Grup menggunakan beberapa teknik
penilaian yang digunakan secara umum
untuk menentukan nilai wajar dari
instrumen keuangan dengan tingkat
kompleksitas yang rendah, seperti opsi
nilai tukar dan swap mata uang. Input
yang digunakan dalam teknik penilaian
untuk instrumen keuangan di atas adalah
data pasar yang diobservasi.
The Group uses widely recognized
valuation models for determining fair
values of financial instruments of lower
complexity, such as exchange value
options and currency swaps. For these
financial instruments, inputs into models
are generally market-observable.
Untuk instrumen yang lebih kompleks,
Grup menggunakan model penilaian
internal,
yang
pada
umumnya
berdasarkan teknik dan metode penilaian
yang umumnya diakui sebagai standar
industri.
Model
penilaian
terutama
digunakan untuk menilai kontrak derivatif
yang ditransaksikan melalui pasar overthe-counter, unlisted debt securities
(termasuk surat utang dengan derivatif
melekat) dan instrumen utang lainnya
yang pasarnya tidak aktif.
For more complex instruments, the Group
uses internally developed models, which
are usually based on valuation methods
and techniques generally recognized as
standard within the industry. Valuation
models are used primarily to value
derivatives transacted in the over-thecounter market, unlisted debt securities
(including
those
with
embedded
derivatives) and other debt instruments for
which markets were or have become
illiquid.
Untuk instrumen keuangan yang tidak
mempunyai harga pasar, estimasi atas
nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan
mengacu pada nilai wajar instrumen lain
yang substansinya sama atau dihitung
berdasarkan arus kas yang diharapkan
terhadap aset neto efek-efek tersebut.
For financial instruments with no quoted
market price, a reasonable estimate of the
fair value is determined by reference to
the fair value of another instrument which
substantially has the same characteristics
or calculated based on the expected cash
flows of the underlying net asset base of
the marketable securities.
Hasil dari suatu teknik penilaian
merupakan
sebuah
estimasi
atau
perkiraan dari suatu nilai yang tidak dapat
ditentukan dengan pasti, dan teknik
penilaian yang digunakan mungkin tidak
dapat menggambarkan seluruh faktor
yang relevan atas posisi yang dimiliki
Grup.
Dengan
demikian,
penilaian
disesuaikan dengan faktor tambahan
seperti model risk, risiko likuiditas dan
risiko kredit counterparty. Berdasarkan
kebijakan teknik penilaian nilai wajar,
pengendalian
dan
prosedur
yang
diterapkan, manajemen berkeyakinan
bahwa penyesuaian atas penilaian
tersebut di atas diperlukan dan dianggap
tepat untuk menyajikan secara wajar nilai
dari instrumen keuangan yang diukur
berdasarkan nilai wajar dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian. Data
harga dan parameter yang digunakan
didalam prosedur pengukuran pada
umumnya telah di-review dan disesuaikan
jika
diperlukan,
khususnya
untuk
perkembangan atas pasar terkini.
The output of a valuation technique is an
estimation or approximation of a value
that cannot be determined with certainty,
and the valuation technique employed
may not fully reflect all factors relevant to
the positions that the Group holds.
Valuations are therefore adjusted, with
additional factors such as model risk,
liquidity risk and counterparty credit risk.
Based on the established fair value
valuation
technique
policy,
related
controls
and
procedures
applied,
management believes that these valuation
adjustments
are
necessary
and
considered appropriate to fairly state the
values of financial instruments measured
at fair value in the consolidated
statements of financial position. Price data
and parameters used in the measurement
procedures
applied
are
generally
reviewed and adjusted, if necessary,
particularly in view of the current market
developments.
Halaman - 36 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Fair value measurement (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan)
Pada saat nilai wajar dari unlisted equity
instruments tidak dapat ditentukan dengan
handal, instrumen tersebut dinilai sebesar
biaya
perolehan
dikurangi
dengan
penurunan nilai. Nilai wajar atas pinjaman
yang diberikan dan piutang, serta liabilitas
kepada bank dan nasabah ditentukan
menggunakan nilai berdasarkan arus kas
kontraktual, dengan mempertimbangkan
kualitas kredit, likuiditas dan biaya.
In cases when the fair value of unlisted
equity instruments cannot be determined
reliably, the instruments are carried at
cost less impairment value. The fair value
for loans and receivables as well as
liabilities to banks and customers are
determined using a present value model
on the basis of contractually agreed cash
flows, taking into account credit quality,
liquidity and costs.
Aset
keuangan
diukur
dengan
menggunakan harga penawaran; liabilitas
keuangan diukur menggunakan harga
permintaan. Jika Grup memiliki posisi aset
dan liabilitas konsolidasian dimana risiko
pasarnya saling hapus, maka Grup dapat
menggunakan nilai tengah dari pasar
sebagai dasar untuk menentukan nilai
wajar posisi risiko yang saling hapus
tersebut dan menerapkan penyesuaian
tersebut terhadap harga penawaran atau
harga permintaan terhadap posisi terbuka
neto (net open position), mana yang lebih
tepat.
Financial assets are measured at bid
price; financial liabilities are measured at
ask price. Where the Group has
consolidated
assets
and
liabilities
positions with off-setting market risk,
middle market prices can be used to
measure the off-setting risk positions and
bid or ask price adjustment is applied to
the net open positions as appropriate.
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas
aset keuangan
(x) Allowance for impairment
financial assets
losses
on
Pada setiap tanggal laporan posisi
keuangan, Grup mengevaluasi apakah
terdapat bukti obyektif bahwa aset
keuangan yang tidak dicatat pada nilai
wajar melalui laporan laba rugi telah
mengalami
penurunan
nilai.
Aset
keuangan mengalami penurunan nilai jika
bukti obyektif menunjukkan bahwa
peristiwa yang merugikan telah terjadi
setelah pengakuan awal aset keuangan,
dan peristiwa tersebut berdampak pada
arus kas masa datang atas aset keuangan
yang dapat diestimasi secara handal.
At each statement of financial position
date, the Group assesses whether there is
objective evidence that financial assets
not carried at fair value through profit or
loss are impaired. Financial assets are
impaired
when
objective
evidence
demonstrates that loss event has
occurred after the initial recognition of the
asset, and that the loss event has an
impact on the future cash flows on the
asset that can be estimated reliably.
Kriteria yang digunakan oleh Grup untuk
menentukan bukti obyektif dari penurunan
nilai adalah sebagai berikut:
The criterias used by the Group to
determine that there is objective evidence
of impairment include:
a) kesulitan keuangan signifikan yang
dialami penerbit atau pihak peminjam;
a) significant financial difficulty of the
issuer or obligor;
Halaman - 37 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas
aset keuangan (lanjutan)
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(x) Allowance for impairment
financial assets (continued)
losses
on
b) pelanggaran kontrak, seperti terjadinya
wanprestasi
atau
tunggakan
pembayaran pokok atau bunga;
c) pihak pemberi pinjaman, dengan
alasan
ekonomi
atau
hukum
sehubungan
dengan
kesulitan
keuangan
yang
dialami
pihak
peminjam, memberikan keringanan
(konsesi) pada pihak peminjam yang
tidak mungkin diberikan jika pihak
peminjam tidak mengalami kesulitan
tersebut;
d) terdapat kemungkinan bahwa pihak
peminjam akan dinyatakan pailit atau
melakukan reorganisasi keuangan
lainnya;
e) hilangnya pasar aktif dari aset
keuangan akibat kesulitan keuangan;
atau
f) data
yang
dapat
diobservasi
mengindikasikan adanya penurunan
yang dapat diukur atas estimasi arus
kas masa datang dari kelompok aset
keuangan sejak pengakuan awal aset
dimaksud, meskipun penurunannya
belum dapat diidentifikasi terhadap
aset keuangan secara individual dalam
kelompok aset tersebut, termasuk:
b) a breach of contract, such as a default
or delinquency in interest or principal
payments;
c) the lender, for economic or legal
reasons relating to the borrower’s
financial difficulty, grants the borrower
a concession that the lender would not
otherwise consider;
1) memburuknya status pembayaran
pihak peminjam dalam kelompok
tersebut; dan
2) kondisi ekonomi nasional atau lokal
yang
berkorelasi
dengan
wanprestasi atas aset dalam
kelompok tersebut.
1) adverse changes in the payment
status of borrowers in the portfolio;
and
2) national
or
local
economic
conditions that correlate with
defaults on the assets in the
portfolio.
Estimasi
periode
antara
terjadinya
peristiwa dan teridentifikasinya kerugian
ditentukan oleh manajemen untuk setiap
portofolio
yang
diidentifikasi.
Pada
umumnya, periode tersebut bervariasi
antara 3 sampai 12 bulan, untuk kasus
tertentu diperlukan periode yang lebih
lama.
The estimated period between the
occurrence of the event and identification
of loss is determined by management for
each identified portfolio. In general, the
periods used vary between 3 to 12
months; in exceptional cases, longer
periods are warranted.
Halaman - 38 - Page
d) it becomes probable that the borrower
will enter into bankruptcy or other
financial reorganisation;
e) the disappearance of an active market
for that financial asset because of
financial difficulties; or
f) observable data indicating that there is
a measurable decrease in the
estimated future cash flows from a
portfolio of financial assets since the
initial recognition of those assets,
although the decrease has yet been
identified individually in the portfolio,
including:
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas
aset keuangan (lanjutan)
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(x) Allowance for impairment
financial assets (continued)
losses
on
Grup pertama kali menentukan apakah
aset
keuangan
signifikan
secara
individual.
Apabila
aset
keuangan
signifikan secara individual, maka Grup
akan menentukan apakah terdapat bukti
obyektif penurunan nilai secara individual
atas
aset
keuangan.
Jika
Grup
menentukan tidak terdapat bukti obyektif
mengenai penurunan nilai atas aset
keuangan yang dinilai secara individual,
terlepas aset keuangan tersebut signifikan
atau tidak, maka Grup memasukkan aset
tersebut ke dalam kelompok aset
keuangan yang memiliki karakteristik
risiko kredit yang serupa dan menilai
penurunan nilai kelompok tersebut secara
kolektif. Aset keuangan yang penurunan
nilainya dilakukan secara individual, dan
untuk itu kerugian penurunan nilai telah
diakui atau tetap diakui, tidak termasuk
dalam penilaian penurunan nilai secara
kolektif.
The Group first assesses whether the
financial asset is individually significant. If
the financial asset considered individually
significant, the Group will determines
whether there is an objective evidence of
impairment exist or not. If the Group
determines that no objective evidence of
impairment exists for an individually
assessed
financial
asset,
whether
significant or not, it includes the asset in a
group of financial assets with similar credit
risk characteristics and collectively
assesses them for impairment. Financial
assets that are individually assessed for
impairment and for which an impairment
loss is or continues to be recognized are
not included in a collective assessment of
impairment.
A) Aset
keuangan
yang
dicatat
berdasarkan
biaya
perolehan
diamortisasi
A) Financial assets carried at amortised
cost
Perhitungan penurunan nilai secara
individu
Individual impairment calculation
Bank menetapkan pinjaman yang
diberikan yang harus dievaluasi
penurunan nilainya secara individual,
jika memenuhi salah satu kriteria di
bawah ini:
The Bank determines that loans
should be evaluated for impairment
through individual evaluation if one of
the following criterias is met:
1. Pinjaman yang diberikan yang
secara individual memiliki nilai
signifikan dan memiliki bukti
obyektif penurunan nilai; atau
2. Pinjaman yang diberikan yang
direstrukturisasi
yang
secara
individual memiliki nilai signifikan.
1. Loans which individually have
significant value and objective
evidence of impairment; or
Berdasarkan kriteria di atas, Bank
melakukan penilaian secara individual
untuk: (a) Pinjaman yang diberikan
dalam segmen pasar korporasi dan
usaha menengah dengan kolektibilitas
kurang lancar, diragukan dan macet;
atau (b) Pinjaman yang diberikan
dalam segmen pasar korporasi dan
usaha
menengah
yang
direstrukturisasi.
Based on the above criterias, the Bank
performs individual assessment for: (a)
Corporate and middle loans which
collectibility classified as substandard,
doubtful and loss; or (b) Restructured
corporate and middle loans.
Halaman - 39 - Page
2. Restructured
loans
which
individually have significant value.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas
aset keuangan (lanjutan)
A) Aset
keuangan
yang
dicatat
berdasarkan
biaya
perolehan
diamortisasi (lanjutan)
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(x) Allowance for impairment
financial assets (continued)
losses
on
A) Financial assets carried at amortised
cost (continued)
Perhitungan penurunan nilai secara
individual (lanjutan)
Individual
impairment
(continued)
Jumlah kerugian penurunan nilai
diukur berdasarkan selisih antara nilai
tercatat aset keuangan dengan nilai
kini dari estimasi arus kas masa
datang
(tanpa
memperhitungkan
kerugian penurunan nilai dimasa
datang yang belum terjadi) yang
didiskontokan menggunakan tingkat
suku bunga efektif awal dari aset
keuangan tersebut. Nilai tercatat aset
tersebut dikurangi melalui akun
cadangan kerugian penurunan nilai
dan beban kerugian diakui pada
laporan laba rugi. Jika pinjaman yang
diberikan atau aset keuangan dimiliki
hingga jatuh tempo memiliki suku
bunga variabel, maka tingkat diskonto
yang digunakan untuk mengukur
setiap kerugian penurunan nilai adalah
suku bunga efektif yang berlaku yang
ditetapkan dalam kontrak.
The amount of impairment loss is
measured as the difference between
the asset’s carrying amount and the
present value of estimated future cash
flows (excluding future credit losses
that have not been incurred)
discounted at the financial asset’s
original effective interest rate. The
carrying amount of the asset is
reduced through the use of an
allowance for impairment loss account
and the amount of the loss is
recognised in the profit or loss. If a
loan or held-to-maturity financial
assets has a variable interest rate, the
discount rate for measuring any
impairment loss is the current effective
interest rate determined under the
contract.
Jika persyaratan pinjaman yang
diberikan, piutang atau efek-efek yang
dimiliki hingga jatuh tempo dinegosiasi
ulang atau dimodifikasi karena debitur
atau penerbit mengalami kesulitan
keuangan, maka penurunan nilai
diukur dengan suku bunga efektif awal
yang digunakan sebelum persyaratan
diubah.
If the terms of the loans, receivables or
held-to-maturity marketable securities
are renegotiated or otherwise modified
because of financial difficulties of the
borrower or issuer, impairment is
measured using the original effective
interest rate before the modification of
terms.
Perhitungan nilai kini dari estimasi arus
kas masa datang atas aset keuangan
dengan agunan mencerminkan arus
kas yang dapat dihasilkan dari
pengambilalihan agunan dikurangi
biaya-biaya untuk memperoleh dan
menjual agunan, terlepas apakah
pengambilalihan tersebut berpeluang
terjadi atau tidak.
The calculation of the present value of
the estimated future cash flows of a
collateralised financial asset reflects
the cash flows that may result from
foreclosure less costs for obtaining
and selling the collateral, whether or
not foreclosure is probable.
Halaman - 40 - Page
calculation
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas
aset keuangan (lanjutan)
A) Aset
keuangan
yang
dicatat
berdasarkan
biaya
perolehan
diamortisasi (lanjutan)
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(x) Allowance for impairment
financial assets (continued)
losses
on
A) Financial assets carried at amortised
cost (continued)
Perhitungan penurunan nilai secara
kolektif
Collective impairment calculation
Bank menetapkan pinjaman yang
diberikan yang harus dievaluasi
penurunan nilainya secara kolektif, jika
memenuhi salah satu kriteria di bawah
ini:
The Bank determines loans to be
evaluated for impairment through
collective evaluation if one of the
following criterias is met:
1. Pinjaman yang diberikan yang
secara individual memiliki nilai tidak
signifikan;
2. Pinjaman yang diberikan yang
secara individual memiliki nilai
signifikan namun tidak memiliki
bukti obyektif penurunan nilai; atau
3. Pinjaman yang diberikan yang
direstrukturisasi
yang
secara
individual memiliki nilai tidak
signifikan.
1. Loans which individually
insignificant value;
Berdasarkan kriteria di atas, penilaian
secara kolektif dilakukan untuk: (a)
Pinjaman yang diberikan dalam
segmen pasar korporasi dan usaha
menengah dengan kolektibilitas lancar
dan dalam perhatian khusus serta
tidak
direstrukturisasi;
atau
(b)
Pinjaman yang diberikan dalam
segmen pasar usaha kecil dan
konsumen.
Based on the above criterias, the Bank
performs collective assessment for: (a)
Corporate and middle loans which
collectibility classified as current and
special mention, and have never been
restructured; or (b) Retail and
consumer loans.
Cadangan kerugian penurunan nilai
atas pinjaman yang diberikan yang
dinilai
secara
kolektif
dihitung
berdasarkan pengalaman kerugian
historis. Pengalaman kerugian historis
disesuaikan menggunakan dasar data
yang
dapat
diobservasi
untuk
mencerminkan efek dari kondisi saat
ini terhadap Bank dan menghilangkan
efek dari masa lalu yang sudah tidak
berlaku saat ini. Pinjaman yang
diberikan dikelompokan berdasarkan
karakteristik risiko kredit yang sama
antara lain dengan mempertimbangkan
segmentasi dan tunggakan debitur.
Calculation
of
allowance
for
impairment lossess on loans are
collectively evaluated on the basis of
historical loss experience. Historical
loss experience is adjusted on the
basis of current observable data to
reflect the effects of current conditions
affecting the Bank and to remove the
effects of conditions in the historical
period that do not currently exist.
Financial assets are grouped on the
basis
of
similar
credit
risk
characteristics by considering the
segmentation and past due status of
the debtors, among others.
Halaman - 41 - Page
have
2. Loans which individually have
significant value but there is no
objective evidence of impairment;
or
3. Restructured
loans
which
individually have insignificant value.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas
aset keuangan (lanjutan)
A) Aset
keuangan
yang
dicatat
berdasarkan
biaya
perolehan
diamortisasi (lanjutan)
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(x) Allowance for impairment
financial assets (continued)
losses
on
A) Financial assets carried at amortised
cost (continued)
Perhitungan penurunan nilai secara
kolektif (lanjutan)
Collective
impairment
(continued)
Bank menggunakan metode analisis
model statistik seperti, migration
analysis method dan roll rates analysis
method, untuk menilai cadangan
kerugian penurunan nilai.
The Bank applies statistical model
analysis method, which are migration
analysis and roll rate analysis
methods, to assess the allowance for
impairment losses.
Bank menerapkan roll rate method
untuk pinjaman kartu kredit dengan
menggunakan data historis selama 3
tahun dalam menghitung Probability of
Default (PD) dan Loss Given Default
(LGD). Untuk pinjaman selain kartu
kredit, Bank menerapkan migration
analysis
method
dengan
menggunakan data historis selama 5
tahun dalam menghitung PD dan LGD.
The Bank applies roll rate method for
credit card loans using 3 years
historical data to compute the
Probability of Default (PD) and Loss
Given Default (LGD). For loans other
than credit card loans, the Bank
applies migration analysis method
using 5 years historical data to
compute the PD and LGD.
Grup menggunakan nilai wajar agunan
sebagai dasar arus kas masa datang
apabila memenuhi salah satu kondisi
berikut:
1. Kredit bersifat collateral dependent,
yaitu jika pelunasan kredit hanya
bersumber dari agunan; atau
2. Pengambilalihan
agunan
kemungkinan besar terjadi dan
didukung dengan perjanjian legal
pengikatan agunan.
The Group uses the fair value of
collateral as the basis for future cash
flow if one of the following conditions is
met:
1. Loans are collateral dependent, i.e.
if the source of loans repayment is
only from the collateral; or
2. Foreclosure of collateral is most
likely to occur and supported by
legally
binding
collateral
agreement.
Sebagai panduan praktis, Grup dapat
mengukur
penurunan
nilai
berdasarkan nilai wajar instrumen
dengan menggunakan harga pasar
yang dapat diobservasi. Kerugian yang
terjadi diakui pada laporan laba rugi
dan dicatat pada akun cadangan
kerugian penurunan nilai sebagai
pengurang terhadap aset keuangan
yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi. Pendapatan bunga atas
aset keuangan yang mengalami
penurunan nilai tetap diakui atas dasar
suku bunga yang digunakan untuk
mendiskonto arus kas masa datang
dalam
pengukuran
kerugian
penurunan nilai.
As a practical guideline, the Group
may measure impairment on the basis
of an instrument’s fair value using an
observable market price. Losses are
recognized in the profit or loss and
reflected
in
an
allowance
for
impairment losses account against
financial assets carried at amortised
cost. Interest income on the impaired
financial assets continues to be
recognized using the rate of interest
used to discount the future cash flows
for the purpose of measuring the
impairment loss.
Halaman - 42 - Page
calculation
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas
aset keuangan (lanjutan)
ACCOUNTING
Financial assets and liabilities (continued)
(x) Allowance for impairment
financial assets (continued)
losses
on
A) Aset
keuangan
yang
dicatat
berdasarkan
biaya
perolehan
diamortisasi (lanjutan)
A) Financial assets carried at amortised
cost (continued)
Ketika peristiwa yang terjadi setelah
penurunan nilai menyebabkan jumlah
kerugian penurunan nilai berkurang,
kerugian
penurunan
nilai
yang
sebelumnya diakui harus dipulihkan
dan pemulihan tersebut diakui pada
laporan laba rugi.
When a subsequent event causes the
amount of impairment loss to
decrease,
the
impairment
loss
previously recognized is reversed
through profit or loss.
B) Aset keuangan yang tersedia untuk
dijual
B) Financial
assets
available-for–sale
classified
as
Untuk aset keuangan yang tersedia
untuk dijual, pada setiap tanggal
laporan
posisi
keuangan,
Bank
mengevaluasi apakah terdapat bukti
obyektif bahwa aset keuangan atau
kelompok aset keuangan mengalami
penurunan nilai.
For financial assets classified as
available-for-sale, the Bank assesses
at each statement of financial position
date whether there is an objective
evidence that a financial asset or a
group of financial assets is impaired.
Dalam hal instrumen ekuitas yang
diklasifikasikan sebagai aset keuangan
yang tersedia untuk dijual, penurunan
yang signifikan atau penurunan jangka
panjang atas nilai wajar investasi, di
bawah biaya perolehannya merupakan
bukti obyektif terjadinya penurunan
nilai dan menyebabkan pengakuan
kerugian penurunan nilai. Kerugian
penurunan nilai atas efek-efek yang
tersedia untuk dijual diakui dengan
mengeluarkan kerugian kumulatif yang
telah diakui secara langsung dalam
ekuitas ke dalam laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian.
In the case of equity instruments
classified as available-for-sale financial
assets, a significant or prolonged
decline in the fair value of the security
below its cost is an objective evidence
of impairment resulting in the
recognition of an impairment loss.
Impairment losses on available-forsale
marketable
securities
are
recognized
by
transferring
the
cumulative loss that has been
recognized directly in equity to the
consolidated
statements
of
comprehensive income.
Jika pada periode berikutnya, nilai
wajar
instrumen
utang
yang
diklasifikasikan
dalam
kelompok
tersedia untuk dijual meningkat dan
peningkatan tersebut dapat secara
obyektif dihubungkan dengan peristiwa
yang terjadi setelah pengakuan
kerugian nilai pada laporan laba rugi,
maka
kerugian
penurunan
nilai
tersebut harus dipulihkan dan diakui
pada periode terjadinya.
If in a subsequent period, the fair value
of debt instrument classified as
available-for-sale securities increases
and the increase can be objectively
related to an event occurring after the
impairment loss was recognized in
profit or loss, the impairment loss is
reversed and recognized in the period
it occurred.
Halaman - 43 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
c.
Financial assets and liabilities (continued)
(x) Allowance for impairment
financial assets (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas
aset keuangan (lanjutan)
C) Recoveries
assets
C) Penerimaan
kembali
atas
aset
keuangan yang telah dihapusbukukan
d.
ACCOUNTING
of
losses
written-off
on
financial
Ketika pinjaman yang diberikan tidak
tertagih, pinjaman yang diberikan
tersebut
dihapus
buku
dengan
menjurnal balik cadangan kerugian
penurunan nilai. Pinjaman yang
diberikan tersebut dapat dihapus buku
setelah
semua
prosedur
yang
diperlukan telah dilakukan dan jumlah
kerugian telah ditentukan.
When a loan is uncollectible, it is
written off against the related
allowance for impairment loss. Such
loans are written off after all the
necessary procedures have been
completed and the amount of the loss
has been determined.
Penerimaan
kembali
atas
aset
keuangan yang telah dihapusbukukan,
pada tahun berjalan dikreditkan dengan
menyesuaikan
akun
cadangan
kerugian penurunan nilai. Penerimaan
kembali atas pinjaman yang diberikan
yang telah dihapusbukukan pada tahun
sebelumnya
dicatat
sebagai
pendapatan operasional selain bunga.
The recoveries of written-off financial
assets in the current year are credited
by adjusting the allowance for
impairment
losses
accounts.
Recoveries of written-off financial
assets from previous years are
recorded as operational income other
than interest income.
Prinsip konsolidasian
d.
Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi
laporan keuangan BNI beserta seluruh
Entitas Anak yang berada di bawah
pengendalian BNI.
The consolidated financial statements include
the financial statements of BNI and all its
Subsidiaries that are controlled by BNI.
Dalam hal pengendalian terhadap Entitas
Anak dimulai atau diakhiri dalam suatu tahun
berjalan, maka hasil usaha Entitas Anak yang
diperhitungkan ke dalam laporan keuangan
konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat
pengendalian tersebut mulai diperoleh atau
hingga saat pengendalian itu berakhir.
Where Subsidiaries either began or ceased to
be controlled during the year, the results of
operations of those Subsidiaries are included
in the consolidated financial statements only
from the date that the control has commenced
or up to the date that the control has ceased.
Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk
entitas bertujuan khusus) dimana Grup
memiliki kekuasaan untuk mengatur kebijakan
keuangan dan operasional atas entitas anak,
biasanya melalui kepemilikan lebih dari
setengah hak suara. Keberadaan dan dampak
dari hak suara potensial yang saat ini dapat
dilaksanakan atau dikonversi, dipertimbangkan
ketika menilai apakah Grup mengendalikan
entitas lain. Grup juga menilai keberadaan
pengendalian ketika Grup tidak memiliki lebih
dari 50% hak suara namun dapat mengatur
kebijakan keuangan dan operasional secara
de-facto. Pengendalian de-facto dapat timbul
ketika jumlah hak suara yang dimiliki Grup,
secara relatif terhadap jumlah dan penyebaran
kepemilikan hak suara pemegang saham lain
memberikan
Grup
kemampuan
untuk
mengendalikan kebijakan keuangan dan
operasi, serta kebijakan lainnya.
Subsidiaries are all entities (including special
purpose entities) over which the Group has the
power to govern the financial and operating
policies
generally
accompanying
a
shareholding of more than one half of the
voting rights. The existence and effect of
potential voting rights that are currently
exercisable or convertible are considered
when assessing whether the Group controls
another entity. The Group also assesses
existence of control where it does not have
more than 50% of the voting power but is able
to govern the financial and operating policies
by virtue of de-facto control. De-facto control
may arise in circumstances where the size of
the Group’s voting rights relative to the size
and dispersion of holdings of other
shareholders give the Group the power to
govern the financial, operating and other
policies.
Halaman - 44 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
d.
e.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Prinsip konsolidasian (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
d.
ACCOUNTING
Principles of consolidation (continued)
Seluruh saldo dan transaksi termasuk
keuntungan/kerugian yang belum direalisasi
antara BNI dan Entitas Anak yang signifikan
dieliminasi untuk mencerminkan posisi
keuangan dan hasil usaha konsolidasian BNI
dan Entitas Anak sebagai satu kesatuan
usaha.
All significant balances and transactions,
including unrealized gains/losses among BNI
and Subsidiaries are eliminated to reflect the
consolidated financial position and results of
operations of BNI and its Subsidiaries as a
single entity.
Laporan keuangan konsolidasian disusun
dengan menggunakan kebijakan akuntansi
yang sama untuk peristiwa dan transaksi
sejenis dalam kondisi yang sama. Apabila
laporan
keuangan
Entitas
Anak
menggunakan kebijakan akuntansi yang
berbeda dari kebijakan akuntansi yang
digunakan
dalam
laporan
keuangan
konsolidasian, maka dilakukan penyesuaian
yang diperlukan terhadap laporan keuangan
Entitas Anak tersebut.
The consolidated financial statements are
prepared using uniform accounting policies for
transactions
and
events
in
similar
circumstances. If the Subsidiaries’ financial
statements use accounting policies different
from those adopted in the consolidated
financial statements, appropriate adjustments
are made to the Subsidiaries’ financial
statements.
Kepentingan nonpengendali disajikan di
ekuitas dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian dan dinyatakan sebesar
proporsi pemegang saham nonpengendali
atas laba tahun berjalan dan ekuitas. Entitas
Anak tersebut sesuai dengan persentase
kepemilikan pemegang saham nonpengendali
pada Entitas Anak tersebut.
The non-controlling interest is presented in the
equity of the consolidated statements of
financial position and represents the noncontrolling stockholders’ proportionate share in
the income for the year and equity of the
Subsidiaries based on the percentage of
ownership of the non-controlling stockholders
in the Subsidiaries.
Transaksi dalam mata uang asing dan
penjabaran
e.
Foreign
currency
translations
transactions
Transaksi dalam mata uang asing
Transactions
currencies
BNI dan Entitas Anak yang berdomisili di
Indonesia menyelenggarakan pembukuannya
dalam mata uang Rupiah, kecuali untuk BNI
Remittance yang pembukuan akuntansinya
dilakukan dalam Dollar Amerika Serikat.
Transaksi-transaksi dalam mata uang selain
Rupiah yang terjadi di sepanjang tahun
dicatat dengan nilai kurs yang berlaku pada
saat terjadinya transaksi yang bersangkutan.
BNI and its Subsidiaries domiciled in
Indonesia maintain their accounting records
in Rupiah, except for BNI Remittance which
its accounting records is maintained in United
States Dollar. Transactions during the year
involving currencies other than Rupiah are
recorded at the rates of exchange prevailing
at the time the transactions were made.
Penjabaran aset dan liabilitas dalam mata
uang asing
Translation
of
assets
and
denominated in foreign currencies
Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah
dengan menggunakan kurs Reuters pada
pukul 16:00 WIB. Keuntungan atau kerugian
yang timbul sebagai akibat dari penjabaran
aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing dicatat dalam laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian tahun berjalan.
At statement of financial position date, all
monetary assets and liabilities denominated
in foreign currencies are translated to Rupiah
using the Reuters spot rate at 16:00 Western
Indonesian Time (WIB). The resulting gains
or losses from the translation of monetary
assets and liabilities in foreign currencies are
recognized in the consolidated statements of
comprehensive income for the current year.
Halaman - 45 - Page
denominated
in
and
foreign
liabilities
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
e.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Transaksi dalam mata uang asing dan
penjabaran (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
e.
ACCOUNTING
Foreign
currency
transactions
translations (continued)
and
Penjabaran aset dan liabilitas dalam mata
uang asing (lanjutan)
Translation
of
assets
and
liabilities
denominated in foreign currencies (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013,
kurs mata uang asing yang digunakan untuk
penjabaran mata uang asing terhadap Rupiah
adalah sebagai berikut (dalam Rupiah
penuh):
As of 31 December 2014 and 2013, the
foreign currency exchange rates used for
translation of foreign currencies to Rupiah are
as follows (amounts in full Rupiah):
2014
1 Pound Sterling Inggris
1 Euro
1 Dolar Amerika Serikat
1 Dolar Hong Kong
1 Yen Jepang
2013
19,288
15,053
12,385
1,597
104
20,111
16,759
12,170
1,570
116
British Pound Sterling 1
Euro 1
United States Dollar 1
Hong Kong Dollar 1
Japanese Yen 1
Penjabaran laporan keuangan sehubungan
dengan konsolidasian laporan cabang BNI
yang berkedudukan di luar negeri
Translation of financial statements relating to
consolidation of BNI branches domiciled
outside of Indonesia
Cabang BNI yang berkedudukan di luar
negeri menyelenggarakan pembukuannya
dalam
mata
uang
negara
tempat
kedudukannya.
BNI’s branches domiciled outside of
Indonesia maintain their accounting records
in their respective domestic currencies.
Untuk
tujuan
konsolidasian,
laporan
keuangan cabang BNI tersebut dijabarkan ke
dalam mata uang Rupiah dengan cara
sebagai berikut:
For consolidation purposes, the financial
statements of such branches domiciled
outside of Indonesia are translated into
Rupiah as follows:

Saldo
akun-akun
aset,
liabilitas,
komitmen dan kontinjensi dijabarkan
dengan menggunakan kurs spot Reuters
jam 16:00 WIB pada tanggal laporan
posisi keuangan;

Assets, liabilities, commitments and
contingencies accounts are translated
using the Reuters spot rates at 16:00
WIB at the statement of financial position
date;

Saldo akun-akun laba rugi setiap
bulannya
dijabarkan
dengan
menggunakan kurs spot Reuters jam
16:00 WIB rata-rata untuk bulan yang
bersangkutan.
Saldo
untuk
tahun
berjalan
merupakan
jumlah
dari
penjabaran bulanan tersebut;

Revenues and expenses accounts are
translated on a monthly basis using the
average month-end Reuters spot rate at
16:00 WIB. The balances for the year
represent the sum of those monthly
translations;

Akun
ekuitas
dijabarkan
menggunakan kurs historis; dan
dengan

Equity accounts are recorded using the
historical rates; and

Selisih yang timbul sebagai akibat dari
penjabaran ini disajikan di laporan posisi
keuangan konsolidasian sebagai bagian
dari ekuitas pada akun "Selisih Kurs
karena Penjabaran Laporan Keuangan
dalam Mata Uang Asing".

Differences arising from translation are
presented in the consolidated statements
of financial position balance as part of
equity under "Exchange Difference on
Translation of Foreign Currency Financial
Statements".
Halaman - 46 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
f.
g.
h.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Giro pada bank lain dan Bank Indonesia
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
f.
ACCOUNTING
Current accounts with other banks and
Bank Indonesia
Giro pada bank lain dan Bank Indonesia
diklasifikasikan sebagai pinjaman yang
diberikan dan piutang. Giro pada bank lain
dan Bank Indonesia dinyatakan sebesar
biaya perolehan diamortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai.
The current accounts with other banks and
Bank Indonesia are classified as loans and
receivables. Current accounts with other
banks and Bank Indonesia are stated at
amortized cost using the effective interest
rate method less allowance for impairment
losses.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Entitas Anak yang menjalankan kegiatan
usaha dengan prinsip syariah, giro pada Bank
Indonesia dan bank lain dinyatakan sebesar
saldo giro dikurangi dengan cadangan
kerugian penurunan nilai.
Subsidiary that engages in sharia banking
presents current accounts with Bank
Indonesia and other banks at their
outstanding balance net of allowance for
impairment losses.
Penempatan pada bank lain dan Bank
Indonesia
g.
Placements with other banks and Bank
Indonesia
Penempatan pada bank lain dan Bank
Indonesia terdiri dari Fasilitas Simpanan Bank
Indonesia (FASBI), call money dan deposito
berjangka.
Placements with other banks and Bank
Indonesia consist of Bank Indonesia Deposit
Facility (FASBI), call money and time deposits.
Penempatan pada bank lain dan Bank
Indonesia diklasifikasikan sebagai pinjaman
yang diberikan dan piutang. Penempatan pada
bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan
diamortisasi menggunakan metode suku
bunga efektif dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai.
Placements with other banks and Bank
Indonesia are classified as loans and
receivables. Placements with other banks are
stated at amortized cost using the effective
interest rate method less allowance for
impairment losses.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Efek-efek dan Obligasi Pemerintah
h.
Efek-efek yang dimiliki terdiri dari Sertifikat
Bank Indonesia (SBI), tagihan tresuri asing,
unit penyertaan reksa dana, obligasi dan
instrumen utang lainnya yang diperdagangkan
di pasar uang dan pasar modal.
Halaman - 47 - Page
Marketable
Bonds
securities
and
Government
Marketable securities consist of Certificates of
Bank Indonesia (SBI), foreign treasury bills,
mutual fund units, bonds and other debt
instruments traded in the money market and
stock exchanges.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
h.
i.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Efek-efek dan Obligasi Pemerintah (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
h.
Marketable securities
Bonds (continued)
and
ACCOUNTING
Government
Obligasi Pemerintah terdiri dari Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah yang diterbitkan
kepada BNI dan bank lainnya berkaitan
dengan program rekapitalisasi Pemerintah dan
obligasi lainnya yang diterbitkan oleh
Pemerintah Indonesia dan negara lainnya
yang tidak berkaitan dengan program
rekapitalisasi yang diperoleh melalui pasar
perdana dan sekunder.
Government Bonds consist of Government
Recapitalization Bonds issued to BNI and
other banks with respect to the recapitalization
program of the Government and other bonds
issued by the Government of Indonesia and
other countries, that are not related to the
recapitalization program, acquired through the
primary and secondary markets.
Pada saat pengakuan awal, efek-efek dan
Obligasi Pemerintah dicatat sesuai dengan
kategorinya yaitu aset keuangan tersedia
untuk dijual, aset keuangan dimiliki hingga
jatuh tempo atau nilai wajar melalui laporan
laba rugi serta disajikan sebesar nilai wajarnya
At initial recognition, the securities and
Government Bonds are recorded according to
their category, i.e., available-for-sale financial
assets, held-to-maturity financial assets or at
fair value through profit or loss and initially
measured at fair value
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji
dijual/dibeli kembali
i.
Securities
purchased/sold
agreements to resell/repurchase
under
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual
kembali diklasifikasikan sebagai pinjaman
yang diberikan dan piutang.
Securities purchased under agreements to
resell are classified as loans and receivables.
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual
kembali disajikan sebagai aset dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian sebesar jumlah
penjualan
kembali
dikurangi
dengan
pendapatan bunga yang belum diamortisasi
dan cadangan kerugian penurunan nilai.
Selisih antara harga beli dan harga jual
kembali diperlakukan sebagai pendapatan
bunga yang ditangguhkan, dan diakui sebagai
pendapatan selama periode sejak efek-efek
tersebut dibeli hingga dijual menggunakan
suku bunga efektif.
Securities purchased under agreements to
resell are presented as assets in the
consolidated statements of financial position,
at the resale price net of unamortized interest
income and allowance for impairment losses.
The difference between the purchase price
and the resale price is treated as unearned
interest income, and recognized as income
over the period starting from when those
securities are purchased until they are sold
using effective interest rate method.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
Securities sold under agreements to
repurchase are classified as financial
liabilities measured at amortized cost.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam
laporan
posisi
keuangan
konsolidasian
sebesar jumlah pembelian kembali, dikurangi
dengan bunga dibayar di muka yang belum
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan
harga beli kembali diperlakukan sebagai
bunga dibayar di muka dan diakui sebagai
beban bunga selama jangka waktu sejak efekefek tersebut dijual hingga dibeli kembali
menggunakan metode suku bunga efektif.
Securities sold under agreements to
repurchase are presented as liabilities in the
consolidated statements of financial position,
at the repurchase price, net of unamortized
prepaid interest. The difference between the
selling price and the repurchase price is
treated as prepaid interest and recognized as
interest expense over the period starting
from when those securities are sold until they
are repurchased using effective interest rate
method.
Halaman - 48 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
i.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji
dijual/dibeli kembali (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
i.
k.
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Securities
purchased/sold
under
agreements to resell/repurchase (continued)
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
j.
ACCOUNTING
j.
Bills and other receivables
Wesel ekspor dan tagihan lainnya terdiri atas
tagihan dari Letters of Credit dan Surat Kredit
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) kepada
eksportir.
Bills and other receivables consist of
receivables from Letters of Credit and
Domestic Documentary Letters of Credit to
exporters.
Wesel ekspor dan tagihan lainnya dicatat pada
biaya perolehan diamortisasi setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai.
Bills and other receivables are stated at
amortized cost less allowance for impairment
losses.
Wesel
ekspor
dan
diklasifikasikan sebagai
diberikan dan piutang.
tagihan
lainnya
pinjaman
yang
Bills and other receivables are classified as
loans and receivables.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Instrumen keuangan derivatif
k.
Derivative financial instruments
Dalam melakukan usaha bisnisnya, BNI
melakukan transaksi instrumen keuangan
derivatif seperti kontrak berjangka mata uang
asing, swap mata uang asing, swap atas suku
bunga, dan transaksi spot untuk mengelola
eksposur pada risiko pasar seperti risiko mata
uang dan risiko tingkat suku bunga.
In the normal course of its business, BNI
enters into transactions involving derivative
financial instruments such as foreign currency
forward contracts, foreign currency swaps,
interest rate swaps, and spot transactions to
manage exposures on market risks, such as
currency risk and interest rate risks.
Instrumen keuangan derivatif diakui di laporan
posisi keuangan konsolidasian pada nilai wajar
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai.
Setiap kenaikan nilai wajar kontrak derivatif
dicatat sebagai aset apabila memiliki nilai
wajar positif dan sebagai liabilitas apabila
memiliki nilai wajar negatif.
Derivative financial instruments are recognized
in the consolidated statements of financial
position at fair value less allowances for
impairment losses. Each increase in fair value
derivative contract is carried as asset when the
fair value is positive and as liability when the
fair value is negative.
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan
sebagai aset dan liabilitas keuangan yang
ditentukan sebagai pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi.
Derivatives receivable and payable are
classified as financial assets and liabilities
designated as fair value through profit or loss.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari
perubahan nilai wajar diakui dalam laporan
laba rugi konsolidasian.
Gains or losses resulting from fair value
changes are recognized in the consolidated
profit or loss.
Halaman - 49 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
k.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Instrumen keuangan derivatif (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
k.
ACCOUNTING
Derivative financial instruments (continued)
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan
berdasarkan diskonto arus kas dan model
penentu harga atau harga yang diberikan oleh
broker (quoted price) atas instrumen lainnya
yang memiliki karakteristik serupa.
The fair value of derivative instruments is
determined based on discounted cash flows
and pricing models or quoted prices from
brokers of other instruments with similar
characteristics.
Akuntansi Lindung Nilai
Hedge Accounting
Bank menerapkan akuntansi lindung nilai
untuk beberapa transaksi derivatif ketika
memenuhi kriteria dibawah ini:
The Bank applies hedge accounting on certain
derivative transactions when it meets the
specified criterias below:
1.
Pada awal hubungan lindung nilai, Bank
secara
formal
mendokumentasikan
hubungan antara item yang dilindung nilai
dengan instrumen lindung nilainya, jenis
risiko, tujuan dan strategi dalam
melaksanakan
lindung
nilai
serta
metodologi yang digunakan untuk menilai
keefektifan lindung nilai tersebut.
1.
At the beginning of a hedge relationship,
the Bank formally documents the
relationship between the hedged item and
the hedging instrument, including the
nature of the risk, the objective and
strategy for undertaking the hedge and
the method that will be used to assess
hedging effectiveness;
2.
Selanjutnya, pada awal hubungan lindung
nilai,
penilaian
dilakukan
untuk
meyakinkan bahwa instrumen lindung nilai
tersebut diharapkan untuk sangat efektif
untuk mencapai saling-hapus perubahan
atas nilai wajar atau arus kas yang terkait
dengan risiko yang dilindungnilaikan.
Lindung nilai dinilai setiap kuartal. Lindung
nilai diharapkan menjadi sangat efektif jika
perubahan nilai wajar atau arus kas dari
item yang dilindungnilaikan terkait dengan
risiko yang dilindungnilaikan saling hapus
dengan perubahan nilai wajar atau arus
kas dari instrumen lindung nilai, dalam
kisaran 80% sampai dengan 125%
selama periode lindung nilai. Pada situasi
dimana item yang dilindung nilai
merupakan suatu prakiraan transaksi,
Bank
akan
mengevaluasi
apakah
transaksi tersebut memiliki kemungkinan
terjadi yang tinggi dan menimbulkan
paparan variasi arus kas yang akan pasti
mempengaruhi
laporan
laba
rugi
komprehensif konsolidasian.
2.
Subsequently, an assessment is done to
ensure that the hedging instrument is
expected to be highly effective in
achieving offsetting changes in fair value
or cash flows attributable to the hedged
risk. Hedges are assessed quarterly. A
hedge is expected to be highly effective if
the changes in the fair value or cash flows
of the hedged item attributable to the
hedged risk are offset by changes in the
fair value or cash flows of the hedging
instrument in a range of 80% to 125%
during the period for which the hedge is
designated. In the situation where the
hedged item is a forecasted transaction,
the Bank will make an assessment
whether the transaction has high
probability of occurrence and presents an
exposure to variation in cash flows that
definitely will affect the consolidated
statements of comprehensive income.
Keuntungan atau kerugian dari kontrak
derivatif disajikan dalam laporan keuangan
berdasarkan tujuan Bank atas rancangan
transaksi pada saat akuisisi, yaitu sebagai
berikut:
Halaman - 50 - Page
Gains or losses on derivative contracts are
presented in the financial statements based on
the purpose of the Bank on the designated
transaction upon acquisition, which are as
follows:
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
k.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Instrumen keuangan derivatif (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
k.
Derivative financial instruments (continued)
Akuntansi Lindung Nilai (lanjutan)
Hedge Accounting (continued)
1.
1.
Lindung nilai atas nilai wajar
2.
Lindung nilai atas arus kas
Lindung nilai atas investasi neto pada
kegiatan operasi luar negeri
3.
Tidak ditujukan sebagai instrumen lindung
nilai
A hedge of a net investment in a foreign
operation
Gain or loss on a hedging derivative
instrument in a hedge of a net investment
in a foreign operation is reported as part
of the equity to the extent it is effective as
a hedge.
Keuntungan atau kerugian atas kontrak
derivatif yang ditujukan sebagai lindung
nilai atas investasi neto pada kegiatan
operasi luar negeri dilaporkan sebagai
bagian dari ekuitas sepanjang transaksi
tersebut dianggap efektif sebagai suatu
transaksi lindung nilai.
4.
Cash flow hedge
The effective portion of the gains or losses
on a derivative contract designated and
qualified as a cash flow hedging
instrument is reported as part of equity.
The effect of the hedge ineffectiveness is
recognized in profit or loss.
Bagian yang efektif dari keuntungan atau
kerugian atas suatu kontrak derivatif yang
ditujukan sebagai instrumen lindung nilai
atas arus kas dilaporkan sebagai ekuitas.
Bagian yang tidak efektif dari lindung nilai
diakui di dalam laporan laba rugi.
3.
Fair value hedge
Gains or losses on the derivative
contract designated and meet the
requirements of fair value hedge, and the
gains or losses on the revaluation of
hedged
assets
or
liabilities
are
recognized in profit or loss in the same
accounting period. Gains or losses
arising from such revaluations may be
offset. Any difference that arises
representing the effect of hedge
ineffectiveness is recognized in profit or
loss.
Keuntungan atau kerugian dari suatu
kontrak derivatif yang ditujukan dan
memenuhi syarat sebagai instrumen
lindung nilai atas nilai wajar, dan
keuntungan atau kerugian atas revaluasi
lindung nilai aset atau liabilitas, diakui
sebagai laba atau rugi yang dapat saling
hapus dalam periode akuntansi yang
sama. Setiap selisih yang terjadi yang
menunjukkan
akibat
ketidakefektifan
lindung nilai secara langsung diakui di
dalam laporan laba rugi.
2.
ACCOUNTING
4.
Not designated as a hedging instrument
Keuntungan atau kerugian dari kontrak
derivatif yang tidak ditujukan sebagai
instrumen lindung nilai (atau kontrak
derivatif yang tidak memenuhi persyaratan
sebagai instrumen lindung nilai) diakui di
dalam laporan laba rugi.
Gain or loss on a derivative contract not
designated as a hedging instrument (or
derivative contract that does not qualify as
a hedging instrument) is recognized
immediately in profit or loss.
Kontrak berjangka mata uang asing, swap
mata uang asing dan cross currency swap dan
tingkat suku bunga swap dilakukan untuk
tujuan pendanaan dan perdagangan. Interest
rate swap dilakukan untuk tujuan lindung nilai
pinjaman yang diterima dan dicatat dalam
hedge accounting.
Foreign currency forward contracts, foreign
currency swaps, and cross currency and
interest rate swaps are for funding and trading
purposes. Interest rate swap is for hedging the
interest on borrowings and is accounted for
under hedge accounting.
Halaman - 51 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
l.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Pinjaman yang diberikan
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
l.
ACCOUNTING
Loans
Pinjaman yang diberikan adalah penyediaan
uang atau tagihan yang dapat disetarakan
dengan itu, berdasarkan persetujuan atau
kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur
yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang
dan bunganya setelah jangka waktu tertentu,
dan tagihan yang berasal dari fasilitas trade
finance yang telah jatuh tempo yang belum
diselesaikan dalam waktu 15 hari.
Loans represent funds provided or receivables
that can be considered as equivalents there of,
based on agreements or financing contracts
with borrowers, where borrowers are required
to repay their debts with interest after a
specified period, and matured trade finance
facilities which have not been settled within 15
days.
Pinjaman yang diberikan diklasifikasikan
sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang.
Loans are classified as loans and receivables.
Pinjaman yang diberikan pada awalnya diukur
pada nilai wajar ditambah dengan biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung dan biaya tambahan untuk
memperoleh aset keuangan tersebut, dan
setelah pengakuan awal diukur pada biaya
perolehan diamortisasi menggunakan metode
suku bunga efektif dikurangi dengan cadangan
kerugian penurunan nilai.
Loans are initially measured at fair value plus
transaction costs that are directly attributable
and additional costs to obtain financial assets,
and after initial recognition are measured at
amortized cost based on the effective interest
rate method less allowance for impairment
losses.
Pinjaman sindikasi dan pinjaman penerusan
dicatat sesuai dengan porsi pinjaman yang
risikonya ditanggung oleh Grup.
Syndicated loans and channeling loans are
recorded according to the proportion of risks
borne by the Group.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Restrukturisasi kredit
Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi
persyaratan kredit, konversi kredit menjadi
saham atau instrumen keuangan lainnya
dan/atau kombinasi dari keduanya.
Loan restructuring may involve a modification
of the terms of the loans, conversion of loans
into equity or other financial instruments
and/or a combination of both.
Untuk restrukturisasi kredit bermasalah
dengan cara konversi kredit yang diberikan
menjadi saham atau instrumen keuangan
lainnya, kerugian dari restrukturisasi kredit
diakui hanya apabila nilai wajar penyertaan
saham atau instrumen keuangan yang diterima
dikurangi estimasi biaya untuk menjualnya,
adalah kurang dari nilai tercatat kredit yang
diberikan.
For non performing loan restructuring which
involves a conversion of loans into equity or
other financial instruments, a loss on loan
restructuring is recognized only if the fair
value of the equity or other financial
instruments received, reduced by estimated
costs to sell the equity or other financial
instruments, is less than the carrying value of
the loan.
Halaman - 52 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
l.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Pinjaman yang diberikan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
l.
ACCOUNTING
Loans (continued)
Pinjaman berdasarkan prinsip syariah
Sharia financing
Pinjaman yang diberikan meliputi pembiayaan
syariah yang terutama terdiri dari piutang
syariah,
pembiayaan
Mudharabah
dan
pembiayaan musyarakah.
Loans include sharia financing, which
consists mainly of sharia receivables,
Mudharabah financing and musyarakah
financing.
Piutang syariah adalah tagihan yang timbul
dari transaksi berdasarkan akad-akad ijarah,
murabahah, dan qardh.
Sharia receivables arise from transactions
based on ijarah, murabahah, and qardh
agreements.
Ijarah adalah sewa menyewa atas suatu
barang dan/atau jasa antara pemilik objek
sewa termasuk kepemilikan hak pakai atas
objek
sewa
dengan
penyewa
untuk
mendapatkan imbalan atas objek sewa yang
disewakan. Ijarah muntahiyah bittamlik adalah
sewa menyewa antara pemilik objek sewa dan
penyewa untuk mendapatkan imbalan atas
obyek sewa yang disewakan dengan opsi
perpindahan hak milik objek sewa baik dengan
jual beli atau pemberian (hibah) pada saat
tertentu sesuai akad sewa.
Ijarah is a leasing arrangement of goods
and/or services between the owner of a leased
object (lessor) and lessee including the right to
use the leased object, for the purpose of
obtaining a return on the leased object. Ijarah
muntahiyah bittamlik is a leasing arrangement
between the lessor and lessee to obtain profit
on the leased object being leased with an
option to transfer ownership of the leased
object through purchase/sale or giving (hibah)
at certain time according to the lease
agreement (akad).
Murabahah adalah transaksi penjualan barang
dengan menyatakan harga perolehan dan
keuntungan (marjin) yang disepakati oleh
penjual dan pembeli.
Murabahah is sales transaction for goods that
provides the purchase price and margin
agreed by both buyer and seller.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada
nilai bersih yang dapat direalisasi ditambah
dengan
biaya
transaksi
yang
dapat
diatribusikan secara langsung dan biaya
tambahan untuk memperoleh aset keuangan
tersebut, dan setelah pengakuan awal diukur
pada
biaya
perolehan
diamortisasi
menggunakan metode tingkat imbal hasil
efektif dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai.
Murabahah receivables are initially measured
at net realizable value plus transaction costs
that are directly attributable and additional
costs to obtain financial assets, and after initial
recognition are measured at amortized cost
based on effective rate of return method less
allowance for impairment losses.
Pinjaman qardh adalah pinjam meminjam
dana tanpa imbalan yang diperjanjikan dengan
kewajiban pihak peminjam mengembalikan
pokok pinjaman secara sekaligus atau cicilan
dalam jangka waktu tertentu. Pinjaman qardh
meliputi hawalah dan rahn.
Funds of qardh is borrowing funds without an
agreed commitment of benefits where the
borrower is obligated to repay the principal
simultaneously or in installments in certain
periods. Funds of qardh consists of hawalah
and rahn.
Hawalah merupakan akad pemindahan utang
piutang nasabah kepada Bank dan atas
transaksi ini Bank mendapat ujrah (imbalan)
dan diakui pada saat diterima.
Hawalah is a transfer of debt from the indebted
parties (customers) to the Bank and for this
transaction the Bank obtained an ujrah (fee)
and is recognised upon receipt.
Halaman - 53 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
l.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Pinjaman yang diberikan (lanjutan)
Pinjaman
(lanjutan)
berdasarkan
prinsip
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
l.
syariah
ACCOUNTING
Loans (continued)
Sharia financing (continued)
Rahn merupakan transaksi menggadaikan
barang atau harta dari nasabah kepada Bank
dengan uang sebagai gantinya. Barang atau
harta yang digadaikan tersebut dinilai sesuai
harga pasar dikurangi persentase tertentu dan
sebagai imbalannya Bank mendapatkan ujrah
(imbalan) dan diakui berdasarkan basis akrual.
Rahn is the pawn of goods or assets from
customers to the Bank with the money as
compensation. Goods or assets being pawned
are valued in accordance with the market price
less a certain percentage and in exchange for
the Bank to obtain ujrah (benefits) and are
recognised based on accrual basis.
Pinjaman qardh diakui sebesar jumlah dana
yang dipinjamkan pada saat terjadinya.
Kelebihan penerimaan dari pinjaman atas
qardh
yang
dilunasi
diakui
sebagai
pendapatan pada saat terjadinya. Pinjaman
qardh disajikan sebesar saldonya dikurangi
penyisihan kerugian. Bank menetapkan
penyisihan kerugian qardh berdasarkan
penelaahan atas masing-masing saldo.
Funds of qardh is recognised at the amount
lent at the transaction date. Any excess
amount paid by the borrower in repaying a
qardh is recognised as revenue upon
realization. Funds of qardh is stated at its
outstanding balance less allowance for
possible losses. The Bank provides allowance
for possible losses on qardh based on the
review quality of the individual outstanding
balances.
Pembiayaan Mudharabah adalah penanaman
dana dari pemilik dana (shahibul maal) kepada
pengelola dana (mudharib) untuk melakukan
kegiatan
usaha
tertentu,
dengan
menggunakan bagi laba (profit sharing) atau
metode bagi hasil usaha (gross profit margin)
antara kedua belah pihak berdasarkan nisbah
yang telah disepakati sebelumnya. Bank
mengenakan bagi hasil berdasarkan metode
bagi hasil usaha (gross profit margin).
Mudharabah financing is investment of funds
from the owner of funds (shahibul maal) to the
fund manager (mudharib) to conduct certain
business activity, with profit sharing or net
revenue sharing method between the two
parties based on a mutually agreed
predetermined ratio. The Bank uses profit
sharing scheme based on gross profit margin
method.
Pembiayaan Mudharabah dinyatakan sebesar
saldo
pembiayaan
dikurangi
dengan
penyisihan kerugian. Bank menetapkan
penyisihan kerugian sesuai dengan kualitas
pembiayaan berdasarkan penelaahan atas
masing-masing saldo pembiayaan. Apabila
sebagian pembiayaan Mudharabah hilang
sebelum dimulainya usaha karena adanya
kerusakan atau sebab lainnya tanpa adanya
kelalaian atau kesalahan pihak pengelola
dana, maka rugi tersebut mengurangi saldo
pembiayaan Mudharabah dan diakui sebagai
kerugian Bank. Apabila sebagian pembiayaan
Mudharabah hilang setelah dimulainya usaha
tanpa adanya kelalaian atau kesalahan
pengelola
dana,
maka
rugi
tersebut
diperhitungkan pada saat bagi hasil. Kerugian
pembiayaan Mudharabah akibat kelalaian atau
kesalahan pengelola dana dibebankan pada
pengelola dana dan tidak mengurangi saldo
pembiayaan Mudharabah.
Mudharabah financing is stated at the
outstanding balance, net of allowance for
possible losses. The Bank provides allowance
for possible losses based on the financing
quality as determined by a review of each
account. In the event that a portion of the
Mudharabah financing is lost prior to the start
of operations due to damage or any other
reasons without negligence or error on the part
of the fund manager, the loss shall be
deducted from Mudharabah financing balance
and shall be recognised as a loss by the Bank.
If part of financing is lost after the
commencement
of
business
without
negligence or fault of the fund manager, such
loss is calculated during profit sharing. Loss on
Mudharabah financing due to negligence or
error on the part of the fund manager is
charged to the fund manager and not
deducted from the Mudharabah financing
balance.
Halaman - 54 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
l.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Pinjaman yang diberikan (lanjutan)
Pinjaman
(lanjutan)
berdasarkan
prinsip
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
l.
ACCOUNTING
Loans (continued)
Sharia financing (continued)
syariah
Pembiayaan
musyarakah
adalah
akad
kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk
suatu usaha tertentu, dimana masing-masing
pihak memberikan kontribusi dana dengan
ketentuan
bahwa
keuntungan
dibagi
berdasarkan
kesepakatan,
sedangkan
kerugian berdasarkan porsi kontribusi dana.
Dana tersebut meliputi kas atau aset non-kas
yang diperkenankan oleh syariah.
Musyarakah financing is an agreement
between two or more parties for a particular
business, in which each party contributes
funds provided that the profits are divided
according to the agreement, while losses are
based on the portion of fund contributions. The
fund consists of cash or non-cash assets
allowed by sharia.
Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar
saldo pembiayaan dikurangi dengan saldo
penyisihan kerugian. Bank menetapkan
penyisihan kerugian sesuai dengan kualitas
pembiayaan berdasarkan penelaahan atas
masing-masing saldo pembiayaan.
Musyarakah financing is stated at outstanding
balance, net of allowance for possible losses.
The Bank provides allowance for possible
losses based on the financing quality as
determined by a review of each account.
m. Kontrak jaminan keuangan
m. Financial guarantee contracts
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak
yang mengharuskan penerbit untuk melakukan
pembayaran yang ditetapkan untuk mengganti
uang pemegang kontrak atas kerugian yang
terjadi karena debitur tertentu gagal untuk
melakukan pembayaran pada saat jatuh
tempo, sesuai dengan ketentuan dari
instrumen hutang. Jaminan keuangan tersebut
diberikan
kepada
bank-bank,
lembaga
keuangan dan badan-badan lainnya atas
nama debitur untuk menjamin kredit dan
fasilitas-fasilitas perbankan lainnya.
Financial guarantee contracts are contracts
that require the issuer to make specified
payments to reimburse the holder for a loss
incurred because a specified debtor defaulted
to make payments when due, in accordance
with the terms of a debt instrument. Such
financial guarantees are given to banks,
financial institutions and other institutions on
behalf of customers to secure loans and other
banking facilities.
Jaminan keuangan awalnya diakui dalam
laporan keuangan sebesar nilai wajar pada
tanggal jaminan diberikan. Nilai wajar dari
jaminan keuangan pada saat dimulainya
transaksi pada umumnya sama dengan provisi
yang diterima untuk jaminan diberikan dengan
syarat dan kondisi normal dan nilai wajar awal
diamortisasi
sepanjang
umur
jaminan
keuangan.
Financial guarantees are initially recognised in
the financial statements at fair value on the
date the guarantee was given. The fair value
of a financial guarantee at inception is likely to
equal the premium received because all
guarantees are agreed on arm’s length terms
and the initial fair value is amortised over the
life of the financial guarantees.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan
keuangan dicatat pada nilai yang lebih tinggi
antara nilai wajar amortisasi dengan present
value atas pembayaran kewajiban yang
diharapkan akan terjadi (ketika pembayaran
atas jaminan menjadi probable).
Subsequently they are measured at the higher
of amortised amount and the present value of
any expected payment (when a payment
under the guarantee has become probable).
Cadangan kerugian penurunan nilai atas
kontrak jaminan keuangan yang memiliki risiko
kredit dihitung berdasarkan kerugian historis.
Allowances for impairment on financial
guarantee contracts with credit risk are
calculated based on historical experience.
Halaman - 55 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
n.
o.
p.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Tagihan dan liabilitas akseptasi
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
n.
ACCOUNTING
Acceptances receivable and payable
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai
pinjaman yang diberikan dan piutang. Liabilitas
akseptasi diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan lainnya.
Acceptances receivable are classified as
loans and receivables. Acceptances payable
are classified as other financial liabilities.
Tagihan dan liabilitas akseptasi dinyatakan
sebesar biaya perolehan diamortisasi. Tagihan
akseptasi
disajikan
setelah
dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai.
Acceptances receivable and payable are
stated at amortized cost. Acceptances
receivable are stated net of allowance for
impairment losses.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Penyertaan saham
o.
Equity investments
Penyertaan saham merupakan penanaman
dana dalam bentuk saham pada perusahaan
non-publik yang bergerak di bidang jasa
keuangan untuk tujuan jangka panjang.
Equity investments represent investments in
the form of shares of stock, in non-public
companies engaged in financial services held
for long-term purposes.
Investasi dimana BNI mempunyai persentase
kepemilikan 20% sampai dengan 50% dicatat
dengan metode ekuitas. Dengan metode
ekuitas, investasi dicatat sebesar biaya
perolehan dan disesuaikan dengan bagian BNI
atas laba atau rugi neto perusahaan asosiasi
sesuai dengan jumlah persentase kepemilikan
dan dikurangi dengan penerimaan dividen
sejak tanggal perolehan.
Investments in which BNI has an ownership
interest of 20% to 50% are recorded based on
the equity method. Under equity method,
investments are stated at cost and adjusted for
BNI’s share in net income or losses of the
associated
companies
based
on
its
percentage of ownership and reduced by
dividends received since the date of
acquisition.
Investasi dengan persentase kepemilikan
dibawah 20% dan tidak memiliki pengaruh
yang signifikan dicatat dengan metode biaya
dikurangi
dengan
cadangan
kerugian
penurunan nilai.
Investments with an ownership interest below
20% and have no significant influence are
carried at cost reduced by an allowance for
impairment losses.
Penyertaan saham dengan metode biaya
terdiri dari efek ekuitas tanpa harga kuotasi
yang nilai wajarnya tidak dapat diukur secara
handal, diklasifikasikan sebagai investasi
tersedia untuk dijual dan diukur dengan
menggunakan biaya perolehan dikurangi
dengan penurunan nilai.
Equity investments at cost method consist of
unquoted equity shares whose fair value can
not be reliably measured, are classified as
available-for-sale investments and are carried
at cost less impairment.
Aset tetap dan penyusutan
p.
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk
biaya penggantian bagian aset tetap saat
biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria
pengakuan.
Halaman - 56 - Page
Fixed assets and depreciation
Fixed assets are stated at cost less
accumulated depreciation and impairment
loss. Cost includes the replacement cost of a
part of the fixed assets when the expenditure
meets the criteria for recognition.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
p.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
2.
Aset tetap dan penyusutan (lanjutan)
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
p.
ACCOUNTING
Fixed assets and depreciation (continued)
Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan
yang
tidak
memenuhi
kriteria
untuk
dikapitalisasi diakui dalam laporan laba rugi
pada saat terjadinya. Pada setiap akhir tahun
buku, nilai residu, umur manfaat, dan metode
penyusutan ditelaah kembali dan jika sesuai
dengan
keadaan,
disesuaikan
secara
prospektif.
All maintenance and repair costs which do not
fulfill the capitalization criteria, are recognized
in profit or loss upon occurrence. At each
financial year end, the assets’ residual values,
useful lives and methods of depreciation are
reviewed, and adjusted prospectively as
appropriate.
Semua aset tetap kecuali tanah, disusutkan
berdasarkan metode garis lurus selama
estimasi masa manfaat aset tersebut sebagai
berikut:
All fixed assets, except land, are depreciated
using the straight-line method over their
expected useful lives as follows:
Tahun/Years
Bangunan
Kendaraan bermotor dan
perlengkapan kantor
15
Buildings
5
Motor vehicles and office equipment
Perlengkapan kantor terdiri dari perabotan dan
perlengkapan, instalasi, Anjungan Tunai
Mandiri (ATM), perangkat lunak dan perangkat
keras komputer, peralatan komunikasi dan
peralatan kantor lainnya.
Office equipment consists of furniture and
fixtures,
installation,
Automatic
Teller
Machines (ATM), computer software and
hardware, communication and other office
equipment.
Semua biaya yang terjadi sehubungan dengan
perolehan hak atas tanah, diakui sebagai
biaya perolehan hak atas tanah. Biaya
pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah
diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian
dari biaya perolehan aset tanah. Biaya
pengurusan perpanjangan atau pembaruan
legal hak atas tanah diakui sebagai aset tak
berwujud dan diamortisasi sepanjang umur
hukum hak atau umur ekonomis tanah, mana
yang lebih pendek.
All costs incurred in connection with the
acquisition of land right are recognized as the
acquisition cost of land right. The legal cost
incurred when the land was first acquired is
recognized as part of the acquisition cost of
land right. Extension or renewal of the
maintenance cost of legal rights over land is
recognized as an intangible asset and
amortized over the life of legal rights or
economic life of the land, whichever is shorter.
Hak atas tanah tidak disusutkan kecuali
terdapat
bukti
sebaliknya
yang
mengindikasikan bahwa perpanjangan atau
pembaruan hak atas tanah kemungkinan
besar atau pasti tidak diperoleh.
Land right is not depreciated unless there is
contrary evidence indicating that the extension
or renewal of land right is likely or definitely not
obtainable.
Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang
dapat diperoleh kembali, yang ditentukan
sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto
dan nilai yang dipakai.
When the carrying amount of an asset is
greater than its estimated recoverable amount,
it is written down to its recoverable amount,
which is determined as the higher of the net
selling price or value in use.
Halaman - 57 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
p.
q.
r.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Aset tetap dan penyusutan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
p.
ACCOUNTING
Fixed assets and depreciation (continued)
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau
dijual, maka nilai perolehan dan akumulasi
penyusutannya dihapuskan dari akun tersebut.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui
dalam laporan laba rugi.
When fixed assets are retired or disposed of,
their costs and the related accumulated
depreciation are derecognized from the
accounts. Any resulting gain or loss is
recognized in profit or loss.
Akumulasi biaya konstruksi aset tetap
dikapitalisasi dan dicatat sebagai “Aset dalam
Penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke
akun aset tetap yang terkait pada saat proses
konstruksi atau pemasangan telah selesai.
The accumulated costs of construction of fixed
assets are capitalized and recognized as
“Assets Under Construction”. These costs are
reclassified to the related fixed asset account
when the construction or installation is
completed.
Agunan yang diambil alih
q.
Foreclosed collaterals
Agunan yang diambil alih disajikan dalam akun
“Aset Lain-lain”.
Foreclosed collaterals are included in the
“Other Assets” account.
Agunan yang diambil alih diakui sebesar nilai
neto yang dapat direalisasi. Nilai neto yang
dapat direalisasi adalah nilai wajar agunan
yang diambil alih dikurangi dengan estimasi
biaya untuk menjual agunan tersebut. Selisih
lebih saldo kredit di atas nilai neto yang dapat
direalisasi dari agunan yang diambil alih
dibebankan ke dalam akun cadangan kerugian
penurunan nilai aset. Selisih antara nilai
agunan yang diambil alih dengan hasil
penjualan diakui sebagai keuntungan atau
kerugian pada saat penjualan.
Foreclosed collaterals are stated at net
realizable value. Net realizable value is the fair
value of the foreclosed collaterals less the
estimated costs to sell the assets. The excess
of loan receivable over the net realizable value
of the foreclosed collateral is charged to
allowance for impairment losses. The
difference between the recorded amount of the
foreclosed collateral and the proceeds from
the sale of such collateral is recorded as a
gain or loss at the time of sale.
Beban-beban
yang
berkaitan
dengan
pemeliharaan agunan yang diambil alih
dibebankan dalam laporan laba rugi pada saat
terjadinya.
Maintenance and repair costs related to
foreclosed collaterals are charged as an
expense in profit or loss when incurred.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat
permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi
untuk mengakui penurunan tersebut dan
kerugiannya dibebankan dalam laporan laba
rugi.
If there is permanent decline in value, the
carrying amount of foreclosed collaterals is
written down to recognise such permanent
decline in value. Any such write-down is
recognized in profit or loss.
Liabilitas segera
r.
Obligations due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat liabilitas
kepada masyarakat maupun kepada bank lain
timbul.
Obligations due immediately are recorded at
the time obligations to public customers or
other banks arise.
Akun ini diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan lain dan dihitung berdasarkan biaya
perolehan diamortisasi.
This account is classified as other financial
liabilities and is measured at amortized cost.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Halaman - 58 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
s.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Simpanan nasabah
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
s.
ACCOUNTING
Deposits from customers
Giro merupakan simpanan nasabah di BNI dan
Entitas Anak yang bergerak di bidang
perbankan yang dapat digunakan sebagai alat
pembayaran, yang penarikannya dapat
dilakukan setiap saat melalui cek, kartu
Anjungan Tunai Mandiri (ATM), atau dengan
cara pemindahbukuan dengan bilyet giro atau
sarana perintah pembayaran lainnya.
Current accounts represent deposits of
customers in BNI and a Subsidiary engaged in
banking that may be used as instruments of
payment, and which may be withdrawn at any
time by cheque, Automatic Teller Machine
card (ATM) or other orders of payments or
transfers.
Tabungan merupakan simpanan nasabah di
BNI dan Entitas Anak yang bergerak di bidang
perbankan yang penarikannya hanya dapat
dilakukan melalui counter dan Anjungan Tunai
Mandiri
(ATM)
atau
dengan
cara
pemindahbukuan melalui SMS Banking,
Phone Banking dan Internet Banking jika
memenuhi persyaratan yang disepakati, tetapi
penarikan tidak dapat dilaksanakan dengan
menggunakan cek atau instrumen setara
lainnya.
Savings account represent deposits of
customers in BNI and a Subsidiary engaged in
banking that may only be withdrawn over the
counter and via ATMs or funds transfers by
SMS Banking, Phone Banking and Internet
Banking when certain agreed conditions are
met, but which may not be withdrawn by
cheque or other equivalent instruments.
Deposito berjangka merupakan simpanan
nasabah di BNI dan Entitas Anak yang
bergerak
di
bidang
perbankan
yang
penarikannya hanya dapat dilakukan pada
waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara
nasabah dengan BNI dan Entitas Anak yang
bergerak di bidang perbankan.
Time deposits represent customer’s deposits
in BNI and a Subsidiary engaged in banking
that may be withdrawn at a certain time based
on the agreement between the depositor and
BNI and a Subsidiary engaged in banking.
Termasuk di dalam simpanan adalah
simpanan syariah yang terdiri dari giro wadiah.
Giro wadiah merupakan giro wadiah yad adhdhamanah yakni titipan dana pihak lain dimana
pemilik dana mendapatkan bonus berdasarkan
kebijakan BNI Syariah. Giro wadiah dicatat
sebesar nilai titipan pemegang giro wadiah.
Deposits include sharia deposits consist of
wadiah deposit. Wadiah deposit is a wadiah
yad adh-dhamanah deposits in which the
depositor is entitled to receive bonus income
based on the policy of BNI Syariah. Wadiah
demand deposits are stated at the amount
payable to customers.
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai
liabilitas keuangan lain yang diukur dengan
biaya perolehan diamortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif kecuali simpanan
syariah yang dinyatakan sebesar nilai liabilitas
BNI Syariah kepada nasabah. Biaya tambahan
yang dapat diatribusikan secara langsung
dengan
perolehan
simpanan
nasabah
dikurangkan dari jumlah simpanan yang
diterima.
Deposits from customers are classified as
other financial liabilities which are measured at
amortized cost using effective interest rate
method except sharia deposits which is stated
at the amount payable by BNI Syariah to
customers.
Incremental
costs
directly
attributable to the acquisition of deposits from
customers are deducted from the amount of
deposits.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Halaman - 59 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
t.
u.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Simpanan dari bank lain
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
t.
ACCOUNTING
Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas
terhadap bank lain baik lokal maupun luar
negeri, dalam bentuk giro, inter-bank call
money dengan periode jatuh tempo menurut
perjanjian kurang dari atau 90 hari, deposito
berjangka, dan sertifikat deposito.
Deposits from other banks represent liabilities
to local and overseas banks, in the form of
current accounts, inter-bank call money with
original maturities of 90 days or less, time
deposits and certificates of deposits.
Di dalam simpanan dari bank lain termasuk
simpanan syariah dalam bentuk giro wadiah.
Deposits from other banks include sharia
deposits in the form of wadiah demand
deposits.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif
kecuali simpanan syariah yang dinyatakan
sebesar nilai liabilitas BNI Syariah kepada
nasabah. Biaya tambahan yang dapat
diatribusikan
secara
langsung
dengan
perolehan
simpanan
dari
bank
lain
dikurangkan dari jumlah simpanan yang
diterima.
Deposits from other banks are classified as
other financial liabilities which are measured at
amortised cost using effective interest rate
method except sharia deposits which is stated
at the amounts payable by BNI Syariah to the
customers.
Incremental
costs
directly
attributable to the acquisition of deposits from
other banks are deducted from the amount of
deposits.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Efek-efek yang diterbitkan
u.
Securities issued
Efek-efek yang diterbitkan terdiri dari obligasi
yang diterbitkan oleh Grup.
Securities issued consist of bonds issued by
the Group.
Efek-efek yang diterbitkan diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya
tambahan yang dapat diatribusikan secara
langsung dengan penerbitan efek dikurangkan
dari jumlah efek-efek yang diterbitkan.
Securities issued are classified as other
financial liabilities which are measured at
amortized cost. Incremental costs directly
attributable to the issuance of marketable
securities are deducted from the amount of
securities issued.
Obligasi yang diterbitkan dicatat sebesar nilai
nominal dikurangi saldo diskonto yang belum
diamortisasi.
Biaya-biaya
yang
terjadi
sehubungan dengan penerbitan obligasi
dicatat sebagai pengurang hasil emisi dan
diamortisasi selama jangka waktu obligasi
dengan menggunakan metode suku bunga
efektif.
Bonds issued are presented at nominal value
net of unamortized discount. Costs incurred
related to the bond issuance are presented as
deduction from the proceeds of bonds issued
and amortized over the term of the bonds
using the effective interest rate method.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
Halaman - 60 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
v.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Pinjaman yang diterima
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
v.
ACCOUNTING
Borrowings
Pinjaman diterima merupakan dana yang
diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau
pihak lain dengan liabilitas pembayaran
kembali sesuai dengan persyaratan perjanjian
pinjaman.
Borrowings are funds received from other
bank, Bank Indonesia or other parties with
payment obligation based on borrowings
agreement.
Pinjaman diterima diakui sebesar nilai wajar
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar
biaya
perolehan
diamortisasi
dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan adanya diskonto atau premi
terkait dengan pengakuan awal pinjaman
diterima dan biaya transaksi merupakan
bagian tidak terpisahkan dari metode suku
bunga efektif.
Borrowings are initially recognized at fair value
and subsequently measured at amortized cost
using the effective interest rate method.
Amortized cost is calculated by taking into
account any discount or premium related to
the initial recognition of borrowings and
transaction costs are an integral part of the
effective interest rate method.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi
atas aset dan liabilitas keuangan.
Refer to Note 2c for the accounting policies of
financial assets and liabilities.
w. Dana syirkah temporer
w. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer merupakan investasi
dengan akad Mudharabah mutlaqah, yaitu
pemilik dana (shahibul maal) memberikan
kebebasan
kepada
pengelola
dana
(mudharib/BNI Syariah) dalam pengelolaan
investasinya dengan keuntungan dibagikan
sesuai kesepakatan. Dana syirkah temporer
terdiri dari tabungan Mudharabah dan deposito
Mudharabah.
Temporary
syirkah
funds
represent
investments from other parties conducted on
the basis Mudharabah mutlaqah contract in
which the owners of the funds (shahibul maal)
grant freedom to the fund manager (mudharib/
BNI Syariah) in the management of their
investments with profit distributed based on
the contract. Temporary syirkah funds consist
of
Mudharabah
saving
deposits
and
Mudharabah time deposits
Tabungan Mudharabah merupakan investasi
yang bisa ditarik kapan saja (on call) atau
sesuai dengan persyaratan tertentu yang
disepakati. Tabungan Mudharabah dinyatakan
sebesar saldo tabungan nasabah di BNI
Syariah.
Mudharabah saving deposits represent
investment which could be withdrawn anytime
(on call) or can be withdrawn based on certain
agreed terms. Mudharabah saving deposits
are stated based on the customer’s saving
deposits balance.
Deposito Mudharabah merupakan investasi
yang hanya bisa ditarik pada waktu tertentu
sesuai dengan perjanjian antara pemegang
deposito Mudharabah dengan BNI Syariah.
Deposito Mudharabah dinyatakan sebesar nilai
nominal sesuai dengan perjanjian antara
pemegang deposito dengan BNI Syariah.
Mudharabah
time
deposits
represent
investment that can only be withdrawn at a
certain time based on the agreement between
the customer and BNI Syariah. Mudharabah
time deposits are stated at nominal amount as
agreed between the deposit holder and BNI
Syariah.
Halaman - 61 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
w. Dana syirkah temporer (lanjutan)
x.
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
ACCOUNTING
w. Temporary syirkah funds (continued)
Dana
syirkah
temporer
tidak
dapat
digolongkan sebagai kewajiban. Hal ini karena
BNI Syariah tidak berkewajiban untuk
mengembalikan jumlah dana awal dari pemilik
dana kecuali akibat kelalaian atau wanprestasi
ketika mengalami kerugian. Di sisi lain dana
syirkah temporer tidak dapat digolongkan
sebagai ekuitas karena mempunyai waktu
jatuh tempo dan pemilik dana tidak
mempunyai hak kepemilikan yang sama
dengan pemegang saham seperti hak voting
dan hak atas realisasi keuntungan yang
berasal dari aset lancar dan aset non-investasi
(current and other non-investment accounts).
Temporary syirkah fund cannot be classified
as liability. This was due to the BNI Syariah
does not have any liability to return the initial
fund to the owners, except for losses due to
BNI Syariah’s management negligence or
default of loss is incurred. On the other hand,
temporary syirkah fund cannot be classified as
shareholders’ equity, because of the maturity
period and the depositors do not have the
same rights as the shareholders’ such as
voting rights and the rights of realised gain
from current assets and other non-investment
accounts.
Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan
imbalan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang
ditetapkan.
The owner of temporary syirkah funds receives
a return from the profit sharing based on a
predetermined ratio.
Pendapatan
bunga
dan
pendapatan
syariah, beban bunga dan beban syariah
x.
Interest income and sharia income, interest
expense and sharia expense
Pendapatan dan beban bunga untuk semua
instrumen keuangan yang dikenakan suku
bunga diakui pada laporan laba rugi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Interest income and expense for all interestbearing financial instruments are recognized in
profit or loss using the effective interest rate
method.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang
secara
tepat
mendiskontokan
estimasi
pembayaran atau penerimaan kas di masa
datang selama perkiraan umur dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika
lebih tepat, digunakan periode yang lebih
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat neto
dari instrumen keuangan atau liabilitas
keuangan. Pada saat menghitung suku bunga
efektif, Bank mengestimasi arus kas di masa
datang dengan mempertimbangkan seluruh
persyaratan kontraktual dalam instrumen
keuangan
tersebut,
tetapi
tidak
mempertimbangkan kerugian kredit di masa
mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh
komisi, provisi, dan bentuk lain diterima oleh
para pihak dalam kontrak yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif, biaya transaksi, dan seluruh premi atau
diskon lainnya.
The effective interest rate is the rate that
exactly discounts the estimated future cash
payments or receipts through the expected life
of the financial assets and financial liabilities
(or, where appropriate, a shorter period) to the
carrying amount of the financial asset or
financial liability. When calculating the effective
interest rate, the Bank estimates future cash
flows considering all contractual terms of the
financial instrument but not future credit
losses.
This
calculation
includes
all
commissions, fees, and other forms received
by the parties in the contract are an integral
part of the effective interest rate, transaction
costs, and all other premiums or discounts.
Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau
bunganya telah lewat 90 hari atau lebih
setelah jatuh tempo, atau kredit yang
pembayarannya secara tepat waktu diragukan,
secara umum diklasifikasikan sebagai kredit
yang mengalami penurunan nilai (impairment)
dan pendapatan bunga yang sudah diakui
tetapi belum ditagih akan dibatalkan pada saat
kredit diklasifikasikan sebagai kredit yang
mengalami penurunan nilai.
Loans for which the principal or interest has
been past due for 90 days or more, or where
reasonable doubt exists as to its timely
collection, are generally classified as impaired
loans. Interest accrued but not yet collected is
reversed when a loan is classified as impaired
loan.
Halaman - 62 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
x.
y.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Pendapatan
bunga
dan
pendapatan
syariah, beban bunga dan beban syariah
(lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
x.
ACCOUNTING
Interest income and sharia income, interest
expense and sharia expense (continued)
Jika aset keuangan atau kelompok aset
keuangan serupa telah diturunkan nilainya
sebagai akibat kerugian penurunan nilai, maka
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya
diakui berdasarkan suku bunga efektif yang
digunakan untuk mendiskonto arus kas masa
datang dalam menghitung kerugian penurunan
nilai.
If a financial asset or group of similar financial
assets’ value has diminished as a result of
impairment
losses,
interest
income
subsequently obtained is recognized based on
the effective interest rate used to discount
future cash flows in calculating impairment
losses.
Pendapatan dan beban bunga termasuk
pendapatan dan beban syariah. Pendapatan
syariah terdiri dari marjin murabahah,
pendapatan ijarah (sewa), bagi hasil
pembiayaan Mudharabah dan musyarakah
serta pendapatan qardh. Beban syariah terdiri
dari beban bagi hasil Mudharabah dan beban
bonus wadiah.
Interest income and expense include sharia
income and expense. Sharia income
represents profit from murabahah margin,
lease income from ijarah, profit sharing from
Mudharabah and musyarakah financing and
income from qardh. Sharia expenses consist
of Mudharabah profit sharing expenses and
wadiah bonus expenses.
Marjin murabahah dan pendapatan ijarah
diakui selama periode akad berdasarkan
konsep akrual. Pendapatan bagi hasil
pembiayaan Mudharabah dan musyarakah
diakui pada saat diterima atau dalam periode
terjadinya hak bagi hasil sesuai porsi bagi hasil
(nisbah) yang disepakati. Pendapatan dari
transaksi qardh diakui pada saat diterima.
Murabahah margin and ijarah income are
recognized over the period of the agreement
based on accrual basis. Mudharabah and
musyarakah income is recognized when cash
is received or in a period where the right of
revenue sharing is due based on agreed
portion (nisbah). Qardh income is recognized
upon receipt.
Beban syariah merupakan bagi hasil untuk
dana pihak ketiga dengan menggunakan
prinsip bagi hasil berdasarkan porsi bagi hasil
(nisbah) yang telah disepakati sebelumnya
yang didasarkan pada prinsip Mudharabah
mutlaqah.
Sharia expense represents revenue sharing
for third party fund using the revenue sharing
principle based on pre-determined nisbah in
accordance with Mudharabah mutlaqah
principle.
Pendapatan provisi dan komisi
y.
Fees and commission income
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan
langsung dengan kegiatan pinjaman, atau
pendapatan
provisi
dan
komisi
yang
berhubungan dengan jangka waktu tertentu,
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu
kontrak menggunakan metode suku bunga
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari
pendapatan bunga pada laporan laba rugi.
Fees and commissions directly related to
lending activities, or fee and commission
income which relates to a specific period, is
amortized over the term of contract using the
effective interest rate method and classified as
part of interest income in profit or loss.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit
atau suatu jangka waktu diakui sebagai
pendapatan pada saat terjadinya transaksi
sebagai pendapatan operasional lainnya.
Fees and commissions income which are not
related to lending activities or a specific period
are recognised as revenues on the transaction
date as other operating income.
Halaman - 63 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
z.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
2.
Kontrak asuransi
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
z.
ACCOUNTING
Insurance contract
Kontrak asuransi adalah kontrak yang
diterbitkan oleh perusahaan asuransi dimana
pada saat penerbitan polis perusahaan
asuransi menerima risiko asuransi yang
signifikan dari pemegang polis.
Insurance contract is contract issued by
insurance company which accepts significant
insurance risk from policyholder upon the
issuance of the policy.
Risiko asuransi adalah kemungkinan untuk
membayar manfaat yang signifikan kepada
pemegang polis apabila suatu kejadian yang
diasuransikan terjadi dibandingkan dengan
manfaat minimum yang akan dibayarkan
apabila risiko yang diasuransikan tidak terjadi.
Significant insurance risk is the possibility of
paying significantly more benefit to the
policyholder upon the occurrence of insured
event compared to the minimum benefit
payable in a scenario where the insured event
does not occur.
BNI Life mendefinisikan risiko asuransi yang
signifikan sebagai kemungkinan membayar
manfaat pada saat terjadinya suatu kejadian
yang diasuransikan, yang setidaknya 10%
lebih besar dari manfaat yang dibayarkan jika
kejadian yang diasuransikan tidak terjadi. Jika
suatu kontrak asuransi tidak mengandung
risiko asuransi yang signifikan, maka kontrak
tersebut diklasifikasikan sebagai kontrak
investasi. Ketika sebuah kontrak telah
diklasifikasi
sebagai
kontrak
asuransi,
reklasifikasi terhadap kontrak tersebut tidak
dapat dilakukan kecuali ketentuan perjanjian
kemudian diamandemen.
BNI Life defines significant insurance risk as
the possibility of having to pay benefits on the
occurance of an insured event of at least 10%
more than the benefits payable if the insured
event did not occur. If the insurance contract
does not contains significant insurance risk,
the contract will be deemed as an investment
contract. Once a contract has been classified
as an insurance contract, no reclassification is
subsequently performed unless the terms of
the agreement are later amended.
BNI Life menerbitkan kontrak asuransi untuk
produk asuransi tradisional dan produk
asuransi yang dikaitkan dengan investasi.
Kedua jenis produk ini mempunyai risiko
asuransi yang signifikan.
BNI Life issues insurance contracts for
traditional insurance product and investment
linked insurance product. Both of these
products, have significant insurance risk.
Produk-produk
dari
BNI
Life
dibagi
berdasarkan kategori utama sebagai berikut:
BNI Life’s products may be divided into the
following main categories:
Tipe polis/Policy type
Produk Tradisional/
Traditional Products
Deskripsi manfaat/
Description of benefits
Produk yang memberikan
perlindungan untuk menutupi risiko
kematian, kecelakaan, penyakit
kritis, dan kesehatan dari
pemegang polis. Jumlah uang
pertanggungan akan dibayarkan
pada saat terjadinya risiko yang
ditanggung/Products which
provide protection to cover the risk
of death, accident, critical illness,
and health of the insured. The
basic sum insured will be paid
upon the occurance of the risks
covered.
Liabilitas kontrak asuransi/
Insurance contract
liabilities
Merupakan kontrak asuransi
karena manfaat dasar yang
akan dibayarkan lebih dari
10% pada saat manfaat
dibayarkan atau jatuh
tempo/This product is an
insurance contract because
the basic of benefits that will
be paid are more than 10%
when the benefit is paid or
matured.
Halaman - 64 - Page
Liabilitas kontrak
investasi/
Investment contract
liabilities
Tidak relevan
dikarenakan kontrak
ini pada umumnya
mengandung risiko
asuransi yang
signifikan/Not
applicable, as this
contract is generally
contain significant
insurance risk.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
z.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
2.
Kontrak asuransi (lanjutan)
z.
Deskripsi manfaat/
Description of benefits
Tipe polis/Policy type
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
Produk asuransi yang
dikaitkan dengan
investasi/Investment
linked insurance products
Produk yang memberikan manfaat
untuk risiko kematian dari uang
pertanggungan dan akumulasi nilai
tunai yang berasal dari
pengembangan premi yang
dibayar/Products which provide
benefit to cover the risk of death,
from sum insured and
accumulated cash value from
investment yield from paid
premium.
Produk asuransi yang
dikaitkan dengan
investasi ini adalah
produk unit link atau
produk link/Investment
linked insurance products
are unit-linked or link
products.
Nilai dana investasi akan dihitung
berdasarkan tingkat pengembalian
investasi yang diterima dari aset
dasar tergantung dari tipe fund
yang dipilih oleh pemegang
polis/The investment fund value
will be measured based on the
yield of return from the underlying
assets depend on the fund type
which is chosen by the
policyholders.
ACCOUNTING
Insurance contract (continued)
Liabilitas kontrak asuransi/
Insurance contract
liabilities
Merupakan kontrak asuransi
karena manfaat dasar yang
akan dibayarkan lebih dari
10% pada saat manfaat
dibayarkan atau jatuh
tempo/This product is an
insurance contract because
the basic of benefits that will
be paid are more than 10%
when the benefit is paid or
matured.
Liabilitas kontrak
investasi/
Investment contract
liabilities
Tidak relevan
dikarenakan kontrak ini
pada umumnya
mengandung risiko
asuransi yang
signifikan/Not
applicable as such
contracts generally
contain significant
insurance risk.
BNI Life memisahkan komponen deposit dari
kontrak unit link seperti yang syaratkan oleh
PSAK 62 hanya jika kondisi-kondisi dibawah
ini terpenuhi:
BNI Life unbundles the deposit component of
unit-linked contract as required by PSAK 62
only when both of the following conditions are
met:
-
-
-
BNI Life dapat mengukur komponen
“deposit” secara terpisah (termasuk opsi
penyerahan
melekat,
yaitu
tanpa
memperhitungkan komponen “asuransi”);
dan
Kebijakan akuntansi BNI Life tidak
mensyaratkan untuk mengakui semua hak
dan kewajiban yang timbul dari komponen
“deposit”.
-
BNI Life can measure separately the
“deposit” component (including any
embedded surrender option, i.e. without
taking into account the “insurance”
component); and
BNI Life’s accounting policies do not
otherwise require to recognise all
obligations and rights arising from the
“deposit” component.
Karena hanya kondisi pertama di atas
terpenuhi, maka BNI Life tidak memisahkan
komponen deposit dari kontrak unit link.
Since only the first conditions above is met,
therefore BNI Life does not unbundles the
deposit component of unit-linked contract.
Pengujian kecukupan liabilitas
Liability adequacy tests
Untuk asuransi jiwa, liabilitas kepada
pemegang polis khususnya kewajiban untuk
klaim masa depan diuji untuk menentukan
apakah liabilitas tersebut cukup untuk
menutupi semua arus kas keluar di masa
depan termasuk semua manfaat yang dijamin
dan manfaat tambahan yang dijamin, manfaat
partisipasi yang tidak dijamin (jika ada), semua
biaya untuk penerbitan polis dan pemeliharaan
polis, serta mencerminkan arus kas masuk
masa depan, yaitu premi yang diterima di
masa depan.
For life insurance, the liabilities to policyholder
in particular the liabilities for future claim is
tested to determine whether they are sufficient
to cover all related future cash out flow include
all benefit guaranteed and guaranteed
embedded additional benefit, non-guaranteed
participation benefit feature (if any), all the
expense for policies issuance and maintaining
the policies, as well as reflecting the future
cash inflow, i.e. premium receipt in the future.
Halaman - 65 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
z.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Kontrak asuransi (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
z.
ACCOUNTING
Insurance contract (continued)
Pengujian kecukupan liabilitas (lanjutan)
Liability adequacy tests (continued)
Liabilitas dihitung berdasarkan diskonto dari
arus kas untuk semua arus kas yang terkait
yaitu arus kas keluar dan arus kas masuk
seperti yang disebutkan di atas dengan
menggunakan seperangkat asumsi aktuaria
berdasarkan estimasi terbaik terkini yang
ditetapkan oleh aktuaris BNI Life, termasuk
asumsi mortalitas/morbiditas, lapse, biaya dan
inflasi serta marjin atas risiko pemburukan.
The liabilities are calculated based on
discounted cash flow basis for all related cash
flows i.e. both of cash outflows and cash
inflows as mentioned above using a set of
most
recent
best
estimate
actuarial
assumptions which is set by the BNI Life’s
actuary,
covering
assumptions
on
mortality/morbidity, lapse, expense and
inflation as well as margin for adverse
deviation.
BNI Life menerapkan metode Gross Premium
Reserve dalam perhitungan cadangan premi
atas manfaat polis masa depan kepada
pemegang polis dengan menggunakan asumsi
aktuaria berdasarkan asumsi estimasi terbaik
dan marjin atas risiko pemburukan, sehingga
pengujian kecukupan liabilitas tidak diperlukan
lagi.
BNI Life applies the Gross Premium Reserve
method to calculate the policy holder liabilities
based on actuarial assumptions which is
based on best estimate assumptions and
margin for adverse deviation, therefore, the
liability adequacy testing is no longer required.
Pengakuan pendapatan premi
Premium income recognition
Pendapatan premi kontrak jangka pendek
diakui sebagai pendapatan selama periode
risiko sesuai dengan proporsi jumlah proteksi
asuransi yang diberikan. Pendapatan premi
kontrak jangka panjang diakui sebagai
pendapatan pada saat polis jatuh tempo.
Premium income from short duration insurance
contracts is recognised as revenue over the
period of risk coverage in proportion to the
amounts of insurance protection provided.
Premium income from long duration contracts
are recognised as revenue when the policy is
due.
Sejak tanggal 1 Januari 2014, BNI Life
mengubah kebijakan akuntansi sehubungan
dengan metode perhitungan premi yang belum
merupakan pendapatan yang sebelumnya
menggunakan metode agregat dengan
persentase tertentu menjadi metode amortisasi
harian. Oleh karena dampak atas perubahan
ini tidak material terhadap laporan laba rugi
tahun sebelumnya, maka dampak perubahan
ini dibebankan pada laporan laba rugi tahun
berjalan. Penyajian kembali laporan keuangan
tahun sebelumnya tidak diperlukan.
Since 1 January 2014, BNI Life changed its
accounting policy in relation to its unearned
premium income calculation method which was
previously using the aggregate method with
certain percentage into daily amortisation
method. Since the impact of this change to the
prior year’s statement of income is immaterial,
the impact of this change is directly charged to
the current year’s statement of income. No
restatement of the prior years’ financial
statements is considered necessary.
Premi yang belum merupakan pendapatan
hanya diterapkan terhadap premi yang
mempunyai risiko (asuransi jangka warsa,
kecelakaan diri dan kesehatan) yang
diperbaharui setiap tahunnya.
Unearned premiums only apply for premiums
that have yearly renewable term which have
risk component only (term life, personal
accident, and health insurance).
Halaman - 66 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
z.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Kontrak asuransi (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
z.
ACCOUNTING
Insurance contract (continued)
Pengakuan pendapatan premi (lanjutan)
Premium income recognition (continued)
Kenaikan (penurunan) premi yang belum
merupakan pendapatan diakui dalam laporan
laba rugi tahun berjalan.
Increase (decrease) in unearned premiums is
recognised in the current year’s profit or loss.
Pendapatan premi yang diterima sebelum
jatuh tempo polis dicatat sebagai titipan premi
di laporan posisi keuangan.
Premium income received before the due date
of the respective policies are reported as
premium deposits in the statement of financial
position.
Ujrah/fee yang diterima oleh BNI Life diakui
sebagai pendapatan dalam laporan laba rugi.
Ujrah/fee received by BNI Life is recognised as
income in profit or loss.
Reasuransi
Reinsurance
BNI Life mereasuransikan sebagian porsi
risikonya kepada perusahaan reasuransi.
Jumlah premi yang dibayar atau porsi premi
atas transaksi reasuransi prospektif diakui
sesuai dengan proporsi jumlah proteksi
reasuransi yang diterima.
BNI Life reinsures a portion of its risk with
reinsurance companies. The amount of
premium paid or portion of premium from
prospective reinsurance transactions is
recognised over the reinsurance contract in
proportion with the protection received.
Aset reasuransi termasuk saldo yang
diharapkan dibayarkan oleh perusahaan
reasuransi untuk ceded liabilitas manfaat polis
masa depan, ceded estimasi liabilitas klaim,
dan ceded premi yang belum merupakan
pendapatan. Jumlah manfaat yang ditanggung
oleh reasuradur diperkirakan secara konsisten
sesuai dengan liabilitas yang terkait dengan
polis reasuransi.
Reinsurance assets include balances expected
to be recovered from reinsurance companies
for ceded liabilities for future policy benefits,
ceded estimated claim liabilities and ceded
unearned premiums. Amounts recoverable
from reinsurers are estimated in a manner
consistent with the liability associated with the
reinsured policy.
BNI Life menyajikan aset reasuransi secara
terpisah sebagai aset atas liabilitas manfaat
polis masa depan, premi yang belum
merupakan pendapatan dan estimasi liabilitas
klaim.
BNI Life present separately reinsurance assets
as assets of liabilities for future policy benefits,
unearned premiums and estimated claim
liabilities.
Jika aset reasuransi mengalami penurunan
nilai, BNI Life mengurangi nilai tercatat dan
mengakui kerugian penurunan nilai tersebut
dalam laporan laba rugi komprehensif. Aset
reasuransi mengalami penurunan nilai jika ada
bukti obyektif, sebagai akibat dari suatu
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal
aset reasuransi, bahwa BNI Life tidak dapat
menerima seluruh jumlah di bawah syaratsyarat kontrak, dan dampak pada jumlah yang
akan diterima dari reasuradur dapat diukur
secara andal.
If a reinsurance asset is impaired, BNI Life
reduces the carrying amount accordingly and
recognises that impairment loss in the
statements of comprehensive income. A
reinsurance asset is impaired if there is
objective evidence, as a result of an event that
occurred after initial recognition of the
reinsurance asset, that BNI Life may not
receive all amounts due to it under the terms of
the contract, and the impact on the amounts
that BNI Life will receive from the reinsurer can
be reliably measured.
Halaman - 67 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
z.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Kontrak asuransi (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
z.
ACCOUNTING
Insurance contract (continued)
Klaim dan manfaat polis
Claims and policy benefits
Klaim dan manfaat polis terdiri dari klaim yang
telah diselesaikan, klaim dalam proses
penyelesaian dan estimasi atas klaim yang
telah terjadi namun belum dilaporkan (IBNR).
Klaim dan manfaat polis diakui sebagai beban
pada
saat
terjadinya
liabilitas
untuk
memberikan proteksi. Klaim reasuransi yang
diperoleh dari BNI Life reasuradur diakui dan
dicatat sebagai pengurang klaim dan manfaat
polis pada periode yang sama dengan periode
pengakuan klaim dan manfaat polis.
Claims and policy benefits consist of settled
claims, claims that are still in process of
completion and estimated of claims incurred
but not yet reported (IBNR). Claims and policy
benefits are recognised as expenses when the
liabilities to cover claims are incurred.
Reinsurance
claims
recoveries
from
reinsurance companies are recognised and
recorded as deduction from claims and policy
benefits consistent in the same period with the
claims and policys benefits recognition.
Total klaim dalam penyelesaian, termasuk
klaim yang telah terjadi namun belum
dilaporkan, dinyatakan berdasarkan estimasi
menggunakan teknik perhitungan teknis oleh
aktuaris yang dilaporkan sebagai bagian dari
”Estimasi liabilitas klaim”. Perubahan dalam
estimasi liabilitas klaim, sebagai hasil dari
evaluasi lebih lanjut dan perbedaan antara
estimasi klaim dengan klaim yang dibayarkan,
diakui sebagai biaya tambahan atau
pengurang biaya pada periode terjadinya
perubahan.
Total claims in process, including claims
incurred but not yet reported, are stated at
estimated amounts determined based on the
actuarial technical insurance calculations
which is reported as part of “Estimated claim
liabilities” in the statements of financial
position. Changes in estimated claim liabilities
as a result of further evaluation and the
difference between estimated claims and paid
claims are recognised as addition to or
deduction from expenses in the period the
changes occurred.
Liabilitas manfaat polis masa depan
Liabilities for future policy benefits
Liabilitas
manfaat
polis
masa
depan
merupakan nilai sekarang estimasi manfaat
polis masa depan yang akan dibayarkan
kepada pemegang polis atau ahli warisnya
dikurangi dengan nilai sekarang dari estimasi
premi masa depan yang akan diterima dari
pemegang polis dan diakui pada saat
pengakuan pendapatan premi. Liabilitas
manfaat polis masa depan ditentukan dan
dihitung dengan menggunakan rumus tertentu
oleh aktuaris BNI Life atau aktuaris
independen yang terdaftar.
The liabilities for future policy benefits
represent the present value of estimated future
policy benefits to be paid to policyholders or
their heirs less present value of estimated
future premiums to be received from the
policyholders and recognised consistenly with
the recognition of premium income.The
liabilities for future policy benefits are
determined and computed based on certain
formula by BNI Life’s actuary or registered
independent actuary.
BNI Life menghitung liabilitas manfaat polis
masa depan dengan menggunakan metode
Gross Premium Reserve yang mencerminkan
nilai kini estimasi pembayaran seluruh manfaat
yang diperjanjikan termasuk seluruh opsi yang
disediakan, nilai kini estimasi seluruh biaya
yang dikeluarkan dan penerimaan premi di
masa depan.
BNI Life calculates the liability for future policy
benefits using Gross Premium Reserve
method that reflects the present value of
estimated payments of all the guaranteed
benefits including all the embedded options
available, the present value of all estimated
handling costs incurred and the future
premium receipt.
Halaman - 68 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
z.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
Kontrak asuransi (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
z.
ACCOUNTING
Insurance contract (continued)
Liabilitas manfaat polis masa depan (lanjutan)
Liabilities for future policy benefits (continued)
Kenaikan (penurunan) liabilitas manfaat polis
masa depan diakui dalam laporan laba rugi
tahun berjalan.
Increase (decrease) for future policy benefits is
recognised in the current year’s profit or loss.
Untuk produk unit link, liabilitas kepada
pemegang unit link diakui pada saat
penerimaan dana dikonversi menjadi unit
setelah dikurangi biaya-biaya dan akan
bertambah atau berkurang sesuai dengan nilai
aset bersih efektif yang berlaku.
For unit-linked products, the liability to unitlinked policyholders is recognised at the time
the funds received are converted into units, net
of related expenses and will increase or
decrease in accordance with effective net
asset value.
Penerimaan dana dari nasabah untuk produk
unit link non syariah diakui sebagai
pendapatan premi bruto di laporan laba rugi.
Liabilitas kepada pemegang polis unit link
diakui di laporan posisi keuangan yang
termasuk di dalam liabilitas manfaat polis
masa depan sebesar jumlah yang diterima
setelah dikurangi dengan bagian premi yang
merupakan pendapatan BNI Life, disertai
dengan pengakuan kenaikan liabilitas kepada
pemegang polis unit link di laporan laba rugi.
Funds received from customers for non-sharia
unit-linked products are recognised as gross
premiums income in the statement of income.
Liabilities to unit-linked policyholders are
recognised in the statements of financial
position which is included in the liabilities for
future policy benefits for the amount received
net of the portion of premium representing BNI
Life’s revenue, with corresponding profit or loss
recognition for the increase in liabilities to unitlinked policyholders.
Setiap bunga, keuntungan atau kerugian dari
kenaikan atau penurunan nilai pasar investasi
dicatat sebagai pendapatan atau beban,
disertai dengan pengakuan kenaikan atau
penurunan liabilitas manfaat polis masa depan
di laporan laba rugi dan liabilitas manfaat polis
masa depan di laporan posisi keuangan.
Any interest, gain or loss due to increases or
decreases in market value of investments are
recorded as income or expense, with a
corresponding recognition of increase or
decrease liabilities for future policy benefits in
the profit or loss and liabilities for future policy
benefits in the statement of financial position.
Penerimaan dana dari nasabah untuk produk
unit link syariah diakui sebagai pendapatan
premi bruto di laporan laba rugi sebesar
bagian premi yang merupakan pendapatan
BNI Life dan liabilitas manfaat polis masa
depan di laporan posisi keuangan sebesar
jumlah yang diterima setelah dikurangi bagian
fee untuk BNI Life dalam rangka mengelola
pendapatan dari produk unit link.
Funds received from customers for sharia unitlinked products is recognised as gross
premium income in the statement of income
amounted to premium representing BNI Life’s
revenue and liabilities for future policy benefits
in the statements of financial position for the
amount received net of the portion
representing BNI Life’s fees in managing the
unit-linked product revenue.
aa. Perpajakan
aa. Taxation
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak
tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba
rugi konsolidasian, kecuali jika pajak tersebut
terkait dengan transaksi atau kejadian yang
langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini,
pajak tersebut masing-masing diakui dalam
pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.
Halaman - 69 - Page
The tax expense comprises current and
deferred tax. Tax is recognised in the
consolidated statement of income, except to
the extent that it relates to items recognised
directly in equity. In this case, the tax is also
recognised in other comprehensive income or
directly in equity, respectively.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
aa. Perpajakan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
ACCOUNTING
aa. Taxation (continued)
Manajemen Grup mengevaluasi secara
periodik implementasi terhadap peraturan
perpajakan yang berlaku terutama yang
memerlukan interpretasi lebih lanjut mengenai
pelaksanaannya termasuk juga evaluasi
terhadap surat ketetapan pajak yang diterima
dari kantor pajak. Lebih lanjut, manajemen
membentuk cadangan, jika dianggap perlu
berdasarkan jumlah yang diestimasikan akan
dibayarkan ke kantor pajak.
Group’s management periodically evaluates
the
implementation
of
prevailing
tax
regulations especially those that are subject to
further interpretation on its implementation,
including evaluation on tax assessment letters
received from tax authorities. Where
appropriate,
management
establishes
provisions based on the amounts expected to
be paid to the tax authorities.
BNI dan Entitas Anak menerapkan metode
liabilitas laporan posisi keuangan (balance
sheet liability method) untuk menentukan
beban pajak penghasilan. Menurut metode
liabilitas laporan posisi keuangan, aset dan
utang pajak tangguhan diakui untuk semua
perbedaan temporer antara nilai aset dan
liabilitas yang tercatat di laporan posisi
keuangan dengan dasar pengenaan pajak
atas aset dan liabilitas tersebut pada setiap
tanggal
pelaporan.
Metode
ini
juga
mensyaratkan adanya pengakuan manfaat
pajak di masa datang yang belum digunakan
apabila besar kemungkinan bahwa manfaat
tersebut dapat direalisasikan di masa yang
akan datang.
The balance sheet liability method is applied to
determine income tax expense in BNI and
Subsidiaries. Under the balance sheet liability
method, deferred tax assets and liabilities are
recognised for all temporary differences arising
between the tax base of assets and liabilities
and their carrying amount in the consolidated
statement of financial position at each
reporting date. This method also requires the
recognition of future tax benefits, to the extent
that realisation of such benefits is probable.
Pajak
tangguhan
dihitung
dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku atau
secara substansial diberlakukan pada periode
dimana aset tersebut akan direalisasi atau
liabilitas
tersebut
akan
diselesaikan.
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas
pajak tangguhan yang disebabkan oleh
perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun
berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi
yang sebelumnya telah langsung dibebankan
atau dikreditkan ke ekuitas.
Currently enacted or substantially enacted tax
rates at the time deferred tax assets will be
realised or deferred tax liabilities will be settled
are used in the determination of deferred
income tax. The changes to the carrying value
of deferred tax assets and liabilities due to the
changes of tax rates are charged in the current
year, except for transactions which previously
have been directly charged or credited to
shareholders’ equity.
Koreksi atas liabilitas pajak diakui pada saat
surat ketetapan pajak diterima, atau apabila
diajukan keberatan dan/atau banding, maka
koreksi diakui pada saat keputusan atas
keberatan dan/atau banding tersebut diterima.
Manajemen
juga
dapat
membentuk
pencadangan terhadap liabilitas pajak dimasa
depan sebesar jumlah yang diestimasikan
akan dibayarkan ke kantor pajak jika
berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian terdapat risiko
pajak yang probable. Asumsi dan estimasi
yang
digunakan
dalam
perhitungan
pembentukan cadangan tersebut memiliki
unsur ketidakpastian.
Corrections to taxation obligations are
recorded when an assessment is received or,
if appealed against, when the result of the
appeal is determined. Management provides
provision for future tax liability at the amount
that will be payable to the tax office on
probable tax exposure, based on assessment
as of the date of consolidated statement of
financial position. Assumptions and estimation
used in the provisioning calculation may
involve element of uncertainty.
Halaman - 70 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
aa. Perpajakan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
ACCOUNTING
aa. Taxation (continued)
The estimated corporate income tax of BNI
and Subsidiaries is calculated for each
company as a separate legal entity. Current
tax assets and current tax liabilities for
different legal entities can not be set-off in the
consolidated financial statements. Corporate
tax payables and other tax payables of BNI
and Subsidiaries are presented as “Taxes
payable” in the consolidated statement of
financial position. Deferred tax assets are
presented net of deferred tax liabilities in the
consolidated statements of financial position.
Taksiran pajak penghasilan BNI dan Entitas
Anak
dihitung
untuk
masing-masing
perusahaan sebagai badan hukum terpisah.
Aset pajak kini (current tax assets) dan
liabilitas pajak kini (current tax liabilities) untuk
badan
hukum
yang
berbeda
tidak
disalinghapuskan dalam laporan keuangan
konsolidasian. Utang pajak penghasilan badan
dan utang pajak lainnya BNI dan Entitas Anak
disajikan sebagai “Utang pajak” di laporan
posisi keuangan konsolidasian. Aset pajak
tangguhan disajikan bersih setelah dikurangi
dengan liabilitas pajak tangguhan di laporan
posisi keuangan konsolidasian.
ab. Imbalan kerja
ab. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek
Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat
terutang kepada karyawan.
Short-term employee benefits are recognised
when they accrue to the employees.
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja
lainnya
Pension
benefits
employment
BNI memiliki program pensiun imbalan pasti
dan iuran pasti.
BNI has defined benefit
contribution pension plans.
Program pensiun imbalan pasti adalah
program pensiun yang menetapkan jumlah
imbalan pensiun yang akan diterima oleh
karyawan pada saat pensiun, yang biasanya
tergantung pada satu faktor atau lebih, seperti
umur, masa kerja, dan jumlah kompensasi.
Program ini dikelola oleh Dana Pensiun PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“Dana
Pensiun”).
A defined benefit pension plan is a pension
plan that defines an amount of pension that
will be received by the employee on becoming
entitled to a pension, which usually depends
on one or more factors such as age, years of
service and compensation. This plan is
managed by Dana Pensiun PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (“Dana Pensiun”).
Program pensiun iuran pasti adalah program
pensiun dimana Perseroan akan membayar
iuran tetap kepada sebuah entitas yang
terpisah (dana pensiun) dan tidak memiliki
liabilitas hukum atau konstruktif untuk
membayar kontribusi lebih lanjut. Program ini
dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga
Keuangan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (“DPLK”).
A defined contribution plan is a pension plan
under which the Company pays fixed
contributions into a separate entity (pension
fund) and has no legal or constructive
obligation to pay further contributions. This
plan is managed by Dana Pensiun Lembaga
Keuangan PT Bank Negara Indonesia
(Persero)Tbk (“DPLK”).
BNI diharuskan menyediakan imbalan pensiun
minimum yang diatur dalam UU No. 13/2003,
yang merupakan liabilitas imbalan pasti. Jika
imbalan
pensiun
sesuai
dengan
UU
No. 13/2003 lebih besar, selisih tersebut diakui
sebagai bagian dari liabilitas imbalan pensiun.
BNI is required to provide minimum pension
benefits as stipulated in the Law No. 13/2003
which represents an underlying defined benefit
obligation. If the pension benefits based on
Law No. 13/2003 are higher, the difference is
recorded as part of the overall pension
benefits obligation.
Karena UU Ketenagakerjaan menentukan
rumus tertentu untuk menghitung jumlah
minimal imbalan pensiun, pada dasarnya
program
pensiun
berdasarkan
UU
Ketenagakerjaan adalah program imbalan
pasti.
Since the Labor Law sets the formula for
determining the minimum amount of benefits,
in substance pension plans under the Labor
Law represent defined benefit plans.
Halaman - 71 - Page
dan
other
and
postdefined
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
ab. Imbalan kerja dan dana pensiun (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
ACCOUNTING
ab. Employee benefits
(continued)
pension
and
plan
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja
lainnya (lanjutan)
Pension
benefits
and
other
employment benefits (continued)
Liabilitas imbalan pensiun tersebut merupakan
nilai kini liabilitas imbalan pasti pada tanggal
laporan posisi keuangan dikurangi dengan nilai
wajar aset program yang berasal dari program
pensiun yang ada. Liabilitas imbalan pasti
dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen
dengan menggunakan metode projected unit
credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti
ditentukan dengan mendiskontokan estimasi
arus kas di masa depan dengan menggunakan
tingkat bunga obligasi pemerintah dalam mata
uang Rupiah sesuai dengan mata uang
dimana imbalan tersebut akan dibayarkan dan
yang memiliki jangka waktu yang sama dengan
liabilitas imbalan pensiun yang bersangkutan.
The pension benefit obligation is the present
value of the defined benefit obligation at the
statements of financial position date less the
fair value of plan assets from existing pension
program. The defined benefit obligation is
calculated annually by an independent
actuarist using the projected unit credit
method. The present value of the defined
benefit obligation is determined by discounting
the estimated future cash outflows using
interest rates of government bonds that are
denominated in Rupiah in which the benefits
will be paid and that have terms to maturity
similar to the related pension obligation.
Keuntungan/(kerugian) aktuarial yang timbul
dari penyesuaian dan perubahan dalam
asumsi-asumsi aktuarial diakui bila kumulatif
bersih keuntungan/(kerugian) aktuarial pada
akhir pelaporan periode lalu melebihi atas nilai
yang lebih antara 10% dari nilai wajar aset
program pada tanggal tersebut atau 10% dari
nilai kini liabilitas imbalan pada tanggal
tersebut (sebelum dikurangi aset program).
Jumlah atas keuntungan/(kerugian) yang
diakui pada laporan laba rugi adalah sebesar
kelebihan ditentukan di atas dibagi dengan
perkiraan rata-rata sisa tahun jasa karyawan.
Actuarial
gains/(losses)
arising
from
experience adjustments and changes in
actuarial assumptions are recognised if the net
cumulative
unrecognized
actuarial
gains/(losses) at the end of the previous period
exceeded the greater between 10% of the fair
value of plan assets or 10% of the present
value of the benefit obligations at the date
(before deducting plan assets). The amount of
actuarial gains/(losses) to be recognized in the
profit or loss is the excess determined above
divided by the expected average remaining
service years of employees.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung di
laporan laba rugi, kecuali perubahan terhadap
program pensiun tersebut mensyaratkan
karyawan tersebut untuk bekerja selama
periode waktu tertentu. Dalam hal ini, biaya
jasa lalu akan diamortisasi secara garis lurus
sepanjang periode tersebut.
Past service costs are recognised immediately
in the profit or loss, unless the changes to the
pension plan are conditional on the employees
remaining in service for a specified period of
time. In this case, the past service costs are
amortised on a straight line basis over that
period.
Grup juga memberikan imbalan pasca kerja
lainnya, seperti uang penghargaan dan uang
pisah. Imbalan berupa uang penghargaan
diberikan apabila karyawan bekerja hingga
mencapai usia pensiun. Sedangkan imbalan
berupa uang pisah, dibayarkan kepada
karyawan yang mengundurkan diri secara
sukarela, setelah memenuhi minimal masa
kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan
menggunakan metodologi yang sama dengan
metodologi yang digunakan dalam perhitungan
program pensiun imbalan pasti.
The Group also provides other postemployment benefits, such as service pay and
separation pay. The service pay benefit vests
when the employees reach their retirement
age. The separation pay benefit is paid to
employees in the case of voluntary
resignation, subject to a minimum number of
years of service. These benefits have been
accounted for using the same methodology as
for the defined benefit pension plan.
Halaman - 72 - Page
post-
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
ab. Imbalan kerja dan dana pensiun (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
ACCOUNTING
ab. Employee benefits
(continued)
pension
and
plan
Imbalan jangka panjang lainnya
Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti
berimbalan jangka panjang, imbalan cacat
permanen dan penghargaan jubilee dihitung
dengan menggunakan metode projected unit
credit dan didiskontokan ke nilai kini.
Other long-term employee benefits such as
long service leave,permanent disability benefit
and jubilee awards are calculated using the
projected unit credit method and discounted to
present value.
ac. Laba per saham dasar
ac. Basic earnings per share
Basic earnings per share is computed by
dividing income for the year available to
shareholders of ordinary shares (residual
income) by the weighted average number of
ordinary shares outstanding during the current
year.
Laba per saham dasar dihitung dengan
membagi laba tahun berjalan yang tersedia
bagi pemegang saham biasa (laba residual)
dengan jumlah rata-rata tertimbang lembar
saham biasa yang beredar selama tahun
berjalan.
ad. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
ad. Transactions with related parties
BNI dan Entitas Anak melakukan transaksi
dengan pihak - pihak berelasi seperti yang
didefinisikan dalam PSAK 7 tentang
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi” dan
Peraturan
Bapepam-LK
No.
KEP347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang
“Pedoman Penyajian dan Pengungkapan
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan
Publik” yang didefinisikan antara lain:
BNI and Subsidiaries enter into transactions
with parties which are defined as related
parties in accordance with Statement of
Financial Accounting Standards (SFAS)
No. 7 regarding “Related Party Disclosures”
and Regulation of the Capital Market
Supervisory Board and Financial Institution
(Bapepam-LK)
No.
KEP-347/BL/2012
regarding
“Guidelines
for
Financial
Statements Presentation and Disclosure of
Issuers or Public Companies”, which are
defined, among others, as:
(i)
(i)
(ii)
(iii)
(iv)
(v)
(vi)
entities under the control of BNI and
Subsidiaries;
(ii) associated companies;
(iii) investors with voting rights that gives
them significant influence;
perusahaan di bawah pengendalian BNI
dan Entitas Anak;
perusahaan asosiasi;
investor yang memiliki hak suara, yang
memberikan investor tersebut suatu
pengaruh yang signifikan;
perusahaan di bawah pengendalian
investor yang dijelaskan dalam Catatan iii
di atas;
karyawan
kunci
dan
anggota
keluarganya; dan
entitas yang dikendalikan, dikendalikan
bersama
atau
dipengaruhi
secara
signifikan oleh Pemerintah yaitu Menteri
Keuangan atau Pemerintah Daerah yang
merupakan pemegang saham dari
entitas.
(iv) entities controlled by investors under
Note iii above;
(v)
key employees and family members;
and
(vi) entity that is controlled, jointly controlled
or
significantly
influenced
by
Government, which is defined as the
Minister of Finance or Provincial
Government who has share ownership
in the entity.
All significant transactions with related parties
have been disclosed in Note 44.
Semua transaksi signifikan dengan pihakpihak berelasi, telah diungkapkan pada
Catatan 44.
ae. Dividen
ae. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang
saham diakui sebagai liabilitas dalam laporan
keuangan konsolidasian pada periode ketika
dividen tersebut disetujui oleh para pemegang
saham.
Halaman - 73 - Page
Dividend distribution to the shareholders is
recognized as a liability in the consolidated
financial statements in the period in which the
dividends are approved by the shareholders.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
af. Pelaporan segmen
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
ACCOUNTING
af. Segment reporting
BNI dan Entitas Anak menentukan dan
menyajikan segmen operasi berdasarkan
informasi yang secara internal diberikan
kepada pengambil keputusan operasional.
BNI and its Subsidiaries determine and
present operating segments based on the
information that is internally provided to the
chief operating decision maker.
Grup mengidentifikasikan segmen operasi
sebagai suatu komponen dari entitas:
The Group defines an operating segment as a
component of an entity:
a)
a)
that engages in business activities from
which it may earn revenues and incur
expenses (including revenues and
expenses relating to transactions with
other components of the same entity);
b)
whose operating results are reviewed
regularly by the entity’s chief operating
decision maker to make decisions about
resources to be allocated to the segment
and assess its performance; and
c)
for which discrete financial information is
available.
b)
c)
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang
mana memperoleh pendapatan dan
menimbulkan
beban
(termasuk
pendapatan dan beban terkait dengan
transaksi dengan komponen lain dari
entitas yang sama);
hasil operasinya dikaji ulang secara
reguler oleh pengambil keputusan
operasional untuk membuat keputusan
tentang sumber daya yang dialokasikan
pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; dan
tersedia informasi keuangan yang dapat
dipisahkan.
The Group discloses its operating segments
based on operating segments that consist of
Corporate, Commercial and Small, Consumer
and Retail, Treasury and Financial Institution,
Head Office and Subsidiaries.
Grup
mengungkapkan
segmen
operasionalnya berdasarkan segmen usaha
yang meliputi Korporasi, Komersial dan Kecil,
Konsumer dan Ritel, Tresuri dan Institusi
Keuangan, Kantor Pusat dan Entitas Anak.
ag. Biaya emisi penerbitan saham
ag. Shares issuance costs
Biaya-biaya
emisi
efek
yang
terjadi
sehubungan dengan penawaran saham
kepada masyarakat (termasuk penerbitan hak
memesan efek terlebih dahulu) dikurangkan
langsung dari hasil emisi dan disajikan
sebagai pengurang pada akun “Tambahan
Modal Disetor - Neto”, sebagai bagian dari
Ekuitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Costs related to the public offering of shares
(including pre-emptive rights issue) are
deducted from the proceeds and presented as
a deduction of “Additional Paid-In Capital Net” account, under Equity section in the
consolidated statements of financial position.
ah. Program Pengganti Rencana Kepemilikan
Saham Manajemen dan Karyawan (MESOP)
ah. Management
and
Employee
Stock
Ownership Plan (MESOP) Replacement
Program
BNI memberikan insentif jangka panjang
berupa Program Pengganti MESOP kepada
Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai
Senior sebagai bentuk apresiasi atas
pencapaian kinerja Bank.
BNI gives long term incentive in the form of
Management and Employee Stock Ownership
Plan (MESOP) Replacement Program to
Board of Directors, Commissioners and senior
employees as an appreciation for the Bank’s
performance.
BNI dalam melaksanakan program insentif
pengganti MESOP ini mengacu pada
peraturan OJK, dahulu Bapepam dan LK
yang berlaku dan PSAK No. 53 (Revisi 2010),
“Pembayaran Berbasis Saham”.
BNI, in implementing the MESOP replacement
incentive program, refers to the prevailing
OJK, previously Bapepam and LK regulation
and SFAS No. 53 (Revised 2010), “Sharebased Payment”.
Halaman - 74 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
3.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
ACCOUNTING
ah. Program Pengganti Rencana Kepemilikan
Saham Manajemen dan Karyawan (MESOP)
(lanjutan)
ah. Management
and
Employee
Stock
Ownership Plan (MESOP) Replacement
Program (continued)
Nilai wajar saham yang diberikan diakui
sebagai beban dan dengan peningkatan pada
ekuitas (equity settled). Jumlah beban diakui
selama periode vesting, yaitu periode dimana
seluruh kondisi vesting tertentu telah
terpenuhi.
The fair value of the shares is recognised as
an expense with a corresponding increase in
equity (equity settled). The total expense is
recognised over the vesting period, which is
the period over which all of the specified
vesting conditions are to be satisfied.
Setiap akhir periode pelaporan, BNI merevisi
estimasi jumlah opsi yang diharapkan vest
berdasarkan syarat jasa. Selisih antara
estimasi revisian dengan jumlah estimasi
sebelumnya, jika ada, diakui dalam laporan
laba rugi, dengan penyesuaian pada sisi
ekuitas.
At the end of each reporting period, BNI
revises its estimates of the number of options
that are expected to vest based on the
nonmarket vesting conditions. It recognises
the impact of the revision to original estimates,
if any, in profit or loss, with a corresponding
adjustment to equity.
PENGGUNAAN
ESTIMASI
DAN
PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
3.
USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AND JUDGMENTS
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam
rangka
penyusunan
laporan
keuangan
konsolidasian dimana dibutuhkan pertimbangan
manajemen dalam menentukan metodologi yang
tepat untuk penilaian aset dan liabilitas.
Certain estimates and assumptions are made in the
preparation
of
the
consolidated
financial
statements. These often require management
judgement in determining the appropriate
methodology for valuation of assets and liabilities.
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan
liabilitas atas tahun keuangan satu tahun
kedepan. Semua estimasi dan asumsi yang
diharuskan oleh PSAK adalah estimasi terbaik
yang didasarkan pada standar yang berlaku.
Estimasi dan pertimbangan dievaluasi secara
terus menerus dan berdasarkan pengalaman
masa lalu dan faktor-faktor lain termasuk harapan
atas kejadian yang akan datang.
Management makes estimates and assumptions
that affect the reported amounts of assets and
liabilities within the next financial year. All estimates
and assumptions required in conformity with SFAS
are best estimates undertaken in accordance with
the applicable standard. Estimates and judgements
are evaluated on a continuous basis, and are
based on past experiences and other factors,
including expectations with regard to future events.
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat
berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen
atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang
timbul mungkin berbeda dengan estimasi dan
asumsi semula.
Although these estimates and assumption are
based on management’s best knowledge of current
events and activities, actual result may differ from
those estimates and assumptions.
Sumber utama ketidakpastian estimasi:
Key sources of estimation uncertainty:
a.
a.
Cadangan kerugian penurunan nilai aset
keuangan
Kondisi spesifik counterparty yang mengalami
penurunan
nilai
dalam
pembentukan
cadangan kerugian atas aset keuangan
dievaluasi secara individu berdasarkan
estimasi terbaik manajemen atas nilai kini
arus kas yang diharapkan akan diterima.
Dalam mengestimasi arus kas tersebut,
manajemen membuat pertimbangan tentang
situasi keuangan counterparty dan nilai
realisasi bersih dari setiap agunan. Setiap
aset yang mengalami penurunan nilai dinilai
sesuai dengan manfaat yang ada, dan
strategi penyelesaian serta estimasi arus kas
yang diperkirakan dapat diterima.
Halaman - 75 - Page
Allowances for impairment losses of financial
assets
In the calculation of allowance for impairment
losses of financial assets, the specific
condition of impaired counterparty is
individually evaluated based on management's
best estimate of the present value of the
expected cash flows to be received. In
estimating these cash flows, management
makes judgements about the counterparty's
financial situation and the net realizable value
of any underlying collateral. Each impaired
asset is assessed on its merits, and the
workout strategy and estimated cash flows
considered recoverable.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
3.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PENGGUNAAN
ESTIMASI
DAN
PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
(lanjutan)
3.
USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)
Key sources of estimation uncertainty (continued)
a.
a.
Cadangan kerugian penurunan nilai aset
keuangan (lanjutan)
Collectively assessed impairment allowances
cover credit losses inherent in portfolios of
financial assets with similar economic
characteristics when there is objective
evidence to suggest that they contain impaired
financial assets, but the individual impaired
items cannot yet be identified. In assessing the
need for collective allowances, management
considers factors such as credit quality and
type of product. In order to estimate the
required allowance, assumptions are made to
define the way inherent losses are modelled
and to determine the required input
parameters, based on historical experiences
and current economic conditions. The
accuracy of the allowances depends on how
well these estimate future cash flows for
specific counterparty allowances and the
model assumptions and parameters used in
determining collective allowances.
Perhitungan cadangan penurunan nilai
kolektif meliputi kerugian kredit yang melekat
dalam portofolio aset keuangan dengan
karakteristik ekonomi yang sama ketika
terdapat bukti objektif penurunan nilai
terganggu, tetapi penurunan nilai secara
individu belum dapat diidentifikasi. Dalam
menilai kebutuhan untuk cadangan kolektif,
manajemen mempertimbangkan faktor-faktor
seperti kualitas kredit dan jenis produk. Guna
membuat estimasi cadangan yang diperlukan,
manajemen
membuat
asumsi
untuk
menentukan kerugian yang melekat, dan
untuk menentukan parameter input yang
diperlukan, berdasarkan pengalaman masa
lalu dan kondisi ekonomi saat ini. Keakuratan
penyisihan tergantung pada seberapa baik
estimasi arus kas masa depan untuk
cadangan counterparty tertentu dan asumsi
model dan parameter yang digunakan dalam
menentukan cadangan kolektif.
b.
Menentukan nilai wajar instrumen keuangan
Allowances for impairment losses of financial
assets (continued)
b.
Determining fair values of financial instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan
dan liabilitas yang tidak mempunyai harga
pasar, Grup menggunakan teknik penilaian
seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2c.
Untuk instrumen keuangan yang jarang
diperdagangkan dan memiliki informasi harga
yang terbatas, nilai wajar menjadi kurang
objektif dan membutuhkan berbagai tingkat
penilaian
tergantung
pada
likuiditas,
konsentrasi, faktor ketidakpastian pasar,
asumsi harga dan risiko lainnya.
In determining the fair value for financial
assets and financial liabilities for which there is
no observable market price, the Group uses
the valuation techniques as described in Note
2c. For financial instruments that are traded
infrequently and a lack of price transparency,
fair value is less objective and requires varying
degrees of judgement depending on liquidity,
concentration, uncertainty of market factors,
pricing assumptions and other risks affecting
the specific instrument.
Masukan (input) untuk model ini berasal dari
data pasar yang bisa diamati. Bila data pasar
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia,
Manajemen mempertimbangkan masukan dan
asumsi diperlukan untuk menentukan nilai
wajar. Pertimbangan tersebut mencakup
feedback model atas likuiditas volatilitas untuk
transaksi derivatif dan tingkat diskonto yang
berjangka waktu panjang, tingkat pelunasan
dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar.
The input for this model comes from
observable market data. When observable
market data are not available, management
considers necessary inputs and assumptions
to determine the fair value. The above
considerations include liquidity and volatility
feedback model for derivative transactions and
long term discount rate, the level of early
payment and the level of default assumption.
Halaman - 76 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
3.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PENGGUNAAN
ESTIMASI
DAN
PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
(lanjutan)
3.
USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan)
Key sources of estimation uncertainty (continued)
c.
c.
d.
Imbalan kerja karyawan
Present value atas imbalan kerja karyawan
tergantung dari banyaknya faktor yang
dipertimbangkan oleh aktuaris berdasarkan
beberapa asumsi. Perubahan atas asumsiasumsi tersebut akan mempengaruhi carrying
amount atas imbalan kerja karyawan.
The present value of the employee benefit
obligations depends on a number of factors
that are determined on an actuarial basis using
a number of assumptions. Any changes in
these assumptions will impact the carrying
amount of employee benefit obligations.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan
biaya atau pendapatan untuk imbalan kerja
termasuk tingkat diskonto. Grup menentukan
tingkat diskonto yang tepat pada setiap akhir
tahun. Ini merupakan tingkat suku bunga
yang digunakan untuk menentukan present
value atas arus kas masa depan yang
diestimasi akan digunakan untuk membayar
imbalan kerja. Dalam menentukan tingkat
diskonto
yang
tepat,
Grup
mempertimbangkan tingkat suku bunga atas
Obligasi Pemerintah yang mempunyai jatuh
tempo yang menyerupai jangka waktu
imbalan kerja karyawan.
The assumptions used in determining the net
cost (income) for employee benefits include
the discount rate. The Group determines the
appropriate discount rate at the end of each
year. This is the interest rate that should be
used to determine the present value of
estimated future cash outflows expected to be
required to settle the pension obligations. In
determining the appropriate discount rate, the
Group considers the interest rates of
Government Bonds that have terms to maturity
approximating the terms of the related
employee benefit liability.
Asumsi kunci liabilitas pensiun
sebagian ditentukan berdasarkan
pasar saat ini.
Other key assumptions for pension obligations
are partly based on current market conditions.
lainnya
kondisi
Pertimbangan signifikan diperlukan dalam
menentukan provisi perpajakan
d.
Liabilitas asuransi untuk kontrak asuransi
Significant
judgement
is
required
determining the provision for taxes
in
Group provides for tax provision based on
estimates whether the additional taxes will be
due. Where the final tax outcome of these
matters is different from the amounts that were
initially recorded, such differences will impact
the profit/loss.
Grup
menentukan
provisi
perpajakan
berdasarkan estimasi atas kemungkinan
adanya tambahan beban pajak. Jika hasil
akhir dari hal ini berbeda dengan jumlah yang
dicatat semula, maka perbedaan tersebut
akan berdampak terhadap laba/rugi.
e.
Employee benefit
e.
Cadangan teknis Entitas Anak dicatat di
laporan
posisi
keuangan
konsolidasian
sebagai bagian dari “Liabilitas lain-lain”
berdasarkan perhitungan teknis asuransi
dengan
menggunakan
asumsi-asumsi
aktuarial yaitu asumsi estimasi terbaik dan
marjin atas risiko pemburukan. Termasuk
dalam cadangan teknis adalah liabilitas
manfaat polis masa depan, estimasi liabilitas
klaim, premi yang belum merupakan
pendapatan dan liabilitas kepada pemegang
unit-link. Sejak 1 Januari 2013, Entitas Anak
telah menggunakan metode Gross Premium
Reserve yang menghitung liabilitas manfaat
polis masa depan berdasarkan asumsi
estimasi terbaik dan marjin atas risiko
pemburukan.
Halaman - 77 - Page
Insurance liabilities on insurance contracts
Technical reserves of the Subsidiary recorded
in the consolidated statement of financial
position as part of “Other liabilities” are
calculated based on insurance technical
calculation using certain actuarial assumptions
which are based on best estimate assumptions
and margin for adverse risk. Included in the
technical reserves are liability for future policy
benefits, estimated claim liabilities, unearned
premium income and liability to unit-linked
holders. Since 1 January 2013, the Subsidiary
uses Gross Premium Reserve method in
calculating liability for future policy benefits
which are based on best estimate assumptions
and margin for adverse risk.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
4.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
KAS
4.
CASH
2014
Rupiah
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat
Dolar Singapura
Euro
Ringgit Malaysia
Yen Jepang
Dolar Hong Kong
Real Arab Saudi
Dolar Australia
Pound Sterling Inggris
Yuan Cina
Brunei Dollar
Thailand Baht
Dolar Kanada
Franc Swiss
South Korean Won
United Arab Emirates Dirham
Total
2013
10,852,909
9,441,613
Rupiah
406,066
102,090
17,733
14,824
11,535
9,839
8,307
7,482
2,981
772
316
295
202
150
97
88
414,198
60,739
21,195
21,434
9,796
7,183
103,351
7,633
1,322
475
202
132
124
330
64
136
Foreign currencies
United States Dollar
Singapore Dollar
Euro
Malaysian Ringgit
Japanese Yen
Hong Kong Dollar
Saudi Arabian Real
Australian Dollar
Great Britain Pound Sterling
Chinese Yuan
Brunei Dollar
Thailand Baht
Canadian Dollar
Swiss Franc
South Korean Won
United Arab Emirates Dirham
582,777
648,314
11,435,686
10,089,927
The Rupiah balance includes cash in ATMs
(Automatic Teller Machines) of Rp3,472,407 and
Rp2,627,365 as of 31 December 2014 and 2013,
respectively.
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang
pada mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri)
sejumlah Rp3.472.407 dan Rp2.627.365 masingmasing pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
5.
GIRO PADA BANK INDONESIA
Total
5.
CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
2014
2013
Rupiah
Dolar Amerika Serikat
21,490,067
3,107,471
18,893,000
4,237,059
Rupiah
United States Dollar
Total
24,597,538
23,130,059
Total
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib
Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah dalam
kegiatannya sebagai bank umum dan syariah,
serta GWM dalam mata uang asing dalam
kegiatannya melakukan transaksi mata uang asing.
The Bank is required to maintain minimum
statutory reserves (GWM) in Rupiah for
conventional and sharia banking and statutory
reserves in foreign currencies for foreign exchange
transactions.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Giro
Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai dengan
Peraturan
Bank
Indonesia
(PBI)
No. 13/10/PBI/2011 tanggal 9 Februari 2011 yang
telah diubah dengan PBI No. 15/15/PBI/2013
tanggal 24 Desember 2013 tentang Perubahan
atas PBI No. 13/10/PBI/2011 tentang Giro Wajib
Minimum Bank Umum pada Bank Indonesia (BI)
dalam Rupiah dan valuta asing yang masingmasing sebesar:
As of 31 December 2014 and 2013, the Bank’s
Minimum Statutory Reserve complies with Bank
Indonesia (BI) Regulation No. 13/10/PBI/2011
dated 9 February 2011 which has been amended
with BI Regulation No. 15/15/PBI/2013 dated
24 December 2013 regarding the changes of BI
regulation
No.
13/10/PBI/2011
concerning
Minimum Statutory Reserve of Commercial Banks
with BI in Rupiah and foreign currency which are as
follows:
Halaman - 78 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
5.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
GIRO PADA BANK INDONESIA (lanjutan)
5.
CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
(continued)
2014
2013
Rupiah
- GWM Primer
8.00%
8.00%
- GWM Sekunder
Mata uang asing
4.00%
8.00%
4.00%
8.00%
Rupiah
Primary Minimum Statutory Reserve Secondary Minimum Statutory Reserve
Foreign Currencies
GWM Primer adalah simpanan minimum yang
wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo
Rekening Giro pada Bank Indonesia. GWM
Sekunder adalah cadangan minimum yang wajib
dipelihara oleh Bank berupa SBI, Surat Utang
Negara (SUN), Surat Berharga Syariah Negara
(SBSN) dan/atau excess reserve yang merupakan
kelebihan saldo Rekening Giro Rupiah Bank dari
GWM Primer dan GWM Loan to Deposit Ratio
(LDR). GWM LDR adalah tambahan simpanan
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam
bentuk saldo Rekening Giro pada Bank Indonesia,
jika LDR Bank dibawah minimum LDR target Bank
Indonesia (78%) atau jika diatas maksimum LDR
target BI (92%) dan Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum (KPMM) Bank lebih kecil dari KPMM
Insentif BI sebesar 14%.
Primary Minimum Statutory Reserve is a minimum
reserve that should be maintained by the Bank in
Current Accounts with Bank Indonesia. Secondary
Minimum Statutory Reserve is the minimum
reserves that should be maintained by the Bank,
comprised of Certificates of Bank Indonesia (SBI),
Government Debenture Debt (SUN), Sharia
Government Securities (SBSN), and/or excess
reserve which represent the excess reserve of the
Bank’s Current Accounts in Rupiah over the
Primary Minimum Statutory Reserve and the
Minimum Statutory Reserve on Loan to Deposit
Ratio (LDR). The Minimum Statutory Reserve on
LDR is the additional reserve that should be
maintained by the Bank in the form of Current
Accounts with Bank Indonesia, if the Bank’s LDR is
below the minimum of LDR targeted by Bank
Indonesia (78%) or if the Bank’s LDR above the
maximum of LDR targeted by BI (92%) and the
Capital Adequacy Ratio (CAR) is below BI
requirement of 14%.
Rasio Giro Wajib Minimum untuk rekening Rupiah
dan mata uang asing (BNI saja) pada tanggal
31 Desember 2014 dan 2013 masing-masing
sebesar:
The ratio of the Minimum Statutory Reserve
requirement (BNI only) for its Rupiah and foreign
currencies accounts as of 31 December 2014 and
2013, are as follows:
Rupiah
- GWM Primer
- GWM Sekunder
- GWM Loan to Deposit Ratio*)
Mata uang asing
2014
2013
8.08%
8.06%
15.23%
15.74%
8.32%
8.14%
*) Tambahan GWM yang dihitung berdasarkan selisih antara LDR
Bank dengan minimum LDR target Bank Indonesia dikali 10%.
Mulai berlaku pada tanggal 1 Maret 2011.
*)
Halaman - 79 - Page
Rupiah
Primary Minimum Statutory Reserve Secondary Minimum Statutory Reserve
Minimum Statutory Reserve on Loan to Deposit Ratio*)
Foreign currencies
The additional minimum reserve is calculated based on the
difference between the Bank’s LDR with the minimum Bank
Indonesia’s LDR target multiply by 10% effective starting
1 March 2011.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
6.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
GIRO PADA BANK LAIN
a.
6.
Berdasarkan mata uang
CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a.
2014
Rupiah
2013
207,508
883,374
Rupiah
1,380,933
992,733
857,094
794,690
138,040
36,416
23,286
20,756
20,755
15,458
6,485
2,335
926
14
1,833,090
141,230
576,038
466,241
96,441
23,030
18,893
15,597
1,987
9,218
29,928
2,302
6,454
15
Foreign currencies
United States Dollar
Euro
Japanese Yen
Singapore Dollar
Hong Kong Dollar
Australian Dollar
Great Britain Pound Sterling
Swiss Franc
Chinese Yuan
Canadian Dollar
United Arab Emirates Dirham
Thailand Baht
Saudi Arabian Real
Malaysian Ringgit
4,289,921
3,220,464
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
4,497,429
4,103,838
Neto
4,495,840
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat
Euro
Yen Jepang
Dolar Singapura
Dolar Hong Kong
Dolar Australia
Pound Sterling Inggris
Swiss Franc
Yuan Cina
Dolar Kanada
United Arab Emirates Dirham
Baht Thailand
Real Arab Saudi
Ringgit Malaysia
b.
(1,589)
Berdasarkan hubungan
(1,709)
Pihak ketiga
Rupiah
Mata uang asing
b.
2013
883,374
3,220,464
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
4,497,429
4,103,838
Neto
4,495,840
(1,589)
(1,709)
Cadangan kerugian penurunan nilai
Third parties
Rupiah
Foreign currencies
Total
Allowance for
impairment losses
4,102,129
c.
Net
By Bank Indonesia collectibility
All current accounts with other banks as of
31 December 2014 and 2013 were classified
as current.
Seluruh giro pada bank lain pada tanggaltanggal 31 Desember 2014 dan 2013
diklasifikasikan lancar.
d.
Net
By relationship
207,508
4,289,921
Berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia
Total
Allowance for
impairment losses
4,102,129
2014
c.
By currency
d.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
adalah sebagai berikut:
Halaman - 80 - Page
Allowance for impairment losses
The movements in the allowance
impairment losses are as follows:
for
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
6.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan)
d.
Cadangan
(lanjutan)
kerugian
penurunan
6.
nilai
CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
d.
2014
for
impairment
losses
2013
Saldo awal
(Pembalikan)/penyisihan selama
tahun berjalan
Penyesuaian karena penjabaran
laporan keuangan
1,709
Saldo akhir
1,589
3,369
-
-
Beginning balance
(Reversal)/allowance
during the year
Foreign exchange translation
adjustment
1,709
Ending balance
(1,660)
(120)
Management believes that the allowance for
impairment losses is adequate.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai di atas
telah memadai.
e.
Allowance
(continued)
Tingkat suku bunga per tahun
e.
Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States Dollar
%
2014
2013
7.
0.01 - 0.22
0.01 - 0.25
PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK
INDONESIA
a.
7.
Berdasarkan jenis dan mata uang
2014
2013
PLACEMENTS WITH
BANK INDONESIA
a.
2014
Rupiah
Bank Indonesia - FASBI
Call Money
Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Danamon
Royal Bank of Scotland, Jakarta
PT Bank Mizuho Jakarta
JP Morgan Chase
PT Bank Sumitomo Mitsui
Hongkong Shanghai Bank Corp
PT Bank DBS Indonesia
Deutsche Bank Jakarta
PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Pembangunan
Daerah Riau
PT Bank Mega Tbk
Standard Chartered Bank Jakarta
PT Bank Rabobank International
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Lain-lain
Deposito berjangka
OTHER
BANKS
AND
By type and currency
2013
1,076,504
8,761,600
535,000
500,000
405,000
295,000
235,000
212,000
200,000
100,000
100,000
100,000
150,000
600,000
300,000
270,000
-
-
280,000
170,000
1,827,975
150,000
250,000
154,000
146,000
300,000
415,000
778,279
5,906,479
12,882,879
Halaman - 81 - Page
478,000
-
Rupiah
Bank Indonesia - FASBI
Call Money
Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Danamon
Royal Bank of Scotland, Jakarta
PT Bank Mizuho Jakarta
JP Morgan Chase
PT Bank Sumitomo Mitsui
Hongkong Shanghai Bank Corp
PT Bank DBS Indonesia
Deutsche Bank Jakarta
PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Pembangunan
Daerah Riau
PT Bank Mega Tbk
Standard Chartered Bank Jakarta
PT Bank Rabobank International
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Others
Time deposits
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
7.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK
INDONESIA (lanjutan)
a.
7.
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
PLACEMENTS WITH OTHER
BANK INDONESIA (continued)
a.
2014
Mata uang asing
Bank Indonesia - FASBI
Call Money
Bank Of Tokyo - Mitsubishi, SGP
PT Bank ANZ Indonesia
Credit Industriell Et Comm, SGP
Bank of New York, NY
Raiffezen Zentrale, Singapore
PT Bank Internasional Indonesia
PT Bank Mega Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia
HSBC Global Market LDN
Emirates Nbd, Singapore
First Gulf Bank, Singapore
PT Bank Pan Indonesia Tbk
HSH Nordbank AG, Singapura
Lain-lain
Deposito berjangka
BANKS
AND
By type and currency (continued)
2013
3,963,200
8,884,100
1,857,750
359,165
309,625
313,960
185,775
185,775
185,775
146,143
144,663
123,850
123,850
24,770
278,635
420,116
121,700
243,400
124,742
1,217,986
8,623,052
10,591,928
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
14,529,531
23,474,807
Neto
14,527,422
(2,109)
(2,105)
23,472,702
Foreign currencies
Bank Indonesia - FASBI
Call Money
Bank Of Tokyo-Mitsubishi, SGP
PT Bank ANZ Indonesia
Credit Industriell Et Comm, SGP
Bank of New York, NY
Raiffezen Zentrale, Singapore
PT Bank Internasional Indonesia
PT Bank Mega Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia
HSBC Global Market LDN
Emirates Nbd, Singapore
First Gulf Bank, Singapore
PT Bank Pan Indonesia Tbk
HSH Nordbank AG, Singapura
Others
Time deposits
Total
Allowance for
impairment losses
Net
Placements with other banks and Bank
Indonesia based on currencies are as follows:
Perincian penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia berdasarkan mata uang
adalah sebagai berikut:
2014
2013
Rupiah
5,906,479
12,882,879
Rupiah
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat
Pound Sterling Inggris
Euro
8,452,144
153,597
17,311
10,453,966
137,962
-
Foreign currencies
United States Dollar
Great Britain Pound Sterling
Euro
8,623,052
10,591,928
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
14,529,531
23,474,807
Neto
14,527,422
(2,109)
Halaman - 82 - Page
(2,105)
23,472,702
Total
Allowance for
impairment losses
Net
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
7.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK
INDONESIA (lanjutan)
b.
7.
Berdasarkan hubungan
PLACEMENTS WITH OTHER
BANK INDONESIA (continued)
b.
2014
Pihak ketiga
Rupiah
Bank Indonesia - FASBI
Call Money
Deposito berjangka
c.
2013
8,761,600
3,343,000
778,279
5,906,479
12,882,879
3,963,200
4,239,736
420,116
8,884,100
489,842
1,217,986
8,623,052
10,591,928
Total pihak ketiga
Cadangan kerugian
penurunan nilai
14,529,531
23,474,807
Neto
14,527,422
(2,109)
Berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia
(2,105)
c.
Cadangan kerugian penurunan nilai
d.
2,105
By Bank Indonesia collectibility
Allowance for impairment losses
Saldo akhir
2,109
4,439
381
for
-
Beginning balance
Allowance/(reversal)
during the year
Foreign exchange translation
adjustment
2,105
Ending balance
(2,334)
(377)
Management believes that the allowance for
impairment losses is adequate.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai di atas
telah memadai.
yang
Net
2013
Saldo awal
Penyisihan/(pembalikan)
selama tahun berjalan
Penyesuaian karena penjabaran
laporan keuangan
lain
Total third party
Allowance for
impairment losses
The movements in the allowance
impairment losses are as follows:
2014
Penempatan
pada
bank
digunakan sebagai jaminan
Foreign currencies
Bank Indonesia - FASBI
Call Money
Time deposits
All placements with other banks and Bank
Indonesia as of 31 December 2014 and 2013
were classified as current.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
adalah sebagai berikut:
e.
Third parties
Rupiah
Bank Indonesia - FASBI
Call Money
Time deposits
23,472,702
Seluruh penempatan pada bank lain dan Bank
Indonesia pada tanggal-tanggal 31 Desember
2014 dan 2013 diklasifikasikan sebagai lancar.
d.
AND
By relationship
1,076,504
3,002,000
1,827,975
Mata uang asing
Bank Indonesia - FASBI
Call Money
Deposito berjangka
BANKS
e.
Tidak terdapat penempatan pada bank lain
yang digunakan sebagai jaminan pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
Halaman - 83 - Page
Placements with other banks pledged as
collateral
There were no placements with other banks
pledged as collateral as of 31 December 2014
and 2013.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
7.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK
INDONESIA (lanjutan)
f.
Tingkat suku bunga per tahun
2014
2013
5.50 - 11.00
4.25 - 12.00
Berdasarkan jenis dan mata uang
0.20 - 0.73
0.10 - 0.68
By type and currency
2014
2013
Nilai
tercatat/
Carrying
value
Nilai
nominal/
Nominal
value
Nilai
tercatat/
Carrying
value
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Rupiah
Reksadana
Obligasi
Efek lainnya
2014
2013
MARKETABLE SECURITIES
a.
Nilai
nominal/
Nominal
value
AND
Pound Sterling
Inggris/
Great Britain
Pound Sterling
%
0.01 - 0.88
0.01 - 3.00
8.
BANKS
Annual interest rates
Dolar
AmerikaSerikat/
United States
Dollar
%
EFEK-EFEK
a.
PLACEMENTS WITH OTHER
BANK INDONESIA (continued)
f.
Rupiah
%
8.
7.
Fair value through profit
or loss
Rupiah
Mutual funds
Bonds
Other securites
2,746,710
62,482
135,398
2,751,019
60,272
135,397
1,715,740
75,000
9,516
1,716,488
72,214
8,840
2,944,590
2,946,688
1,800,256
1,797,542
17,130
18,693
7,549
7,549
Foreign currencies
Mutual funds
Total nilai wajar
melalui laporan
laba rugi
2,961,720
2,965,381
1,807,805
1,805,091
Total fair value through
profit or loss
Tersedia untuk dijual
Rupiah
Sertifikat Deposito Bank Indonesia
Sertifikat Bank Indonesia
Reksadana
Obligasi
Obligasi subordinasi
5,200,000
625,000
645,472
888,000
100,000
5,147,893
617,232
664,567
873,000
100,208
900,000
1,000,000
579,340
1,206,000
100,000
886,331
959,484
586,927
1,186,131
101,607
Available-for-sale
Rupiah
Certificates Deposits of Bank Indonesia
Certificates of Bank Indonesia
Mutual funds
Bonds
Subordinate bonds
7,458,472
7,402,900
3,785,340
3,720,480
963,715
15,273
911,764
15,353
1,146,815
13,540
1,084,385
13,715
978,988
927,117
1,160,355
1,098,100
8,437,460
8,330,017
4,945,695
4,818,580
Mata uang asing
Reksadana
Mata uang asing
Obligasi
Reksadana
Total tersedia untuk dijual
Dimiliki hingga jatuh tempo
Rupiah
Obligasi,
setelah dikurangi premi yang belum
diamortisasi sebesar Rp4.669
pada tanggal 31 Desember 2014
dan Rp7.770 pada tanggal
31 Desember 2013
Sertifikat Bank Indonesia,
setelah dikurangi
diskonto yang belum
diamortisasi sebesar
Rpnihil pada tanggal
31 Desember 2014 dan
Rp21.399 pada tanggal
31 Desember 2013
Mata uang asing
Obligasi
Total dimiliki
hingga jatuh tempo
Foreign currencies
Bonds
Mutual funds
Total available-for-sale
Held-to-maturity
Rupiah
1,162,980
1,167,649
468,000
475,770
Bonds,
net of unamortized premium
Rp4,669 as of 31 December 2014
and Rp7,770 as of
31 December 2013
Certificates of Bank Indonesia,
net of unamortized
discount of Rpnil
as of 31 December 2014
and Rp21,399 as of
31 December 2013
-
-
1,400,000
1,378,601
1,162,980
1,167,649
1,868,000
1,854,371
49,760
50,251
48,756
49,555
Foreign currencies
Bonds
1,212,740
1,217,900
1,916,756
1,903,926
Total held-to-maturity
Halaman - 84 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
8.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
EFEK-EFEK (lanjutan)
a.
8.
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
MARKETABLE SECURITIES (continued)
a.
By type and currency (continued)
2014
Nilai
nominal/
Nominal
value
Pinjaman yang diberikan
dan piutang
Mata uang asing
Promes
Total pinjaman yang diberikan
dan piutang
Total efek-efek
2013
Nilai
tercatat/
Carrying
value
230,000
230,000
-
230,000
-
-
Total loan and receivables
12,743,298
8,670,256
8,527,597
Total marketable securities
(5,002)
(14,435)
12,738,296
8,513,162
Allowance for impairment
losses
Marketable securities - net
Marketable securities based on currencies are
as follow:
2014
2013
11,517,237
7,372,393
Rupiah
1,226,061
1,155,204
Foreign currencies
United States Dollar
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
12,743,298
8,527,597
Neto
12,738,296
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat
(5,002)
(14,435)
8,513,162
Total
Allowance for
impairment losses
Net
The market value of the available-for-sale
securities as of 31 Desember 2014 and 2013,
ranged between 94.38% - 104.67% and
between 79.00% - 121.90% of the nominal
amounts, respectively. BNI recognized the
unrealized gains or loss from increase or
decrease in the market value of marketable
securities categorized as available-for-sale
(net of taxes) in the amount of Rp568,575
(gain) and Rp683,421 (loss) for the years
ended 31 Desember 2014 and 2013,
respectively.
Harga pasar efek-efek dalam kelompok
tersedia untuk dijual berkisar antara 94,38% 104,67% dan berkisar antara 79,00% 121,90% masing-masing dari nilai nominal
pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
BNI mengakui adanya keuntungan atau
kerugian yang belum direalisasi atas
peningkatan atau penurunan nilai pasar efekefek dalam kelompok tersedia untuk dijual
(neto setelah pajak) sebesar Rp568.575 (laba)
dan Rp683.421 (rugi) masing-masing untuk
tahun
yang
berakhir
pada
tanggal
31 Desember 2014 dan 2013.
b.
-
Loan and receivables
Foreign currencies
Promes
230,000
Perincian efek-efek berdasarkan mata uang
adalah sebagai berikut:
Rupiah
Nilai
tercatat/
Carrying
value
12,841,920
Cadangan kerugian
penurunan nilai
Efek-efek - neto
Nilai
nominal/
Nominal
value
Berdasarkan hubungan
b.
2014
By relationship
2013
Pihak ketiga
Cadangan kerugian
penurunan nilai
12,743,298
Neto
12,738,296
(5,002)
Halaman - 85 - Page
8,527,597
(14,435)
8,513,162
Third parties
Allowance for
impairment losses
Net
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
8.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
EFEK-EFEK(lanjutan)
c.
8.
MARKETABLE SECURITIES (continued)
Berdasarkan penerbit
c.
2014
Korporasi
Bank
Bank Indonesia
d.
By issuer
2013
5,851,991
1,126,182
5,765,125
3,884,258
1,418,923
3,224,416
Corporates
Banks
Bank Indonesia
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
12,743,298
8,527,597
Total
Allowance for
impairment losses
Neto
12,738,296
(5,002)
(14,435)
8,513,162
Berdasarkan peringkat
d.
Net
By rating
2014
Pemeringkat/
Agencies
Peringkat/
Rating
Nilai tercatat/
Carrying Value
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Rupiah
Reksadana
Obligasi
Efek lainnya
Fair value through profit or loss
Beragam/Various
Beragam/Various
Beragam/Various
Beragam/Various
2,751,019
60,272
135,397
Rupiah
Mutual funds
Bonds
Other securities
2,946,688
Mata uang asing
Reksadana
-
-
18,693
Foreign currencies
Mutual funds
18,693
Total nilai wajar melalui
laporan laba rugi
2,965,381
Tersedia untuk dijual
Rupiah
Sertifikat Deposito Bank Indonesia
Sertifikat Bank Indonesia
Reksadana
Obligasi subordinasi
Obligasi
PT Telekomunikasi Indonesia
(Persero) Tbk Bonds II Seri
A Tahun 2010
Medco Energi Internasional
Bond III Tahun 2012
OCBC NISP 1C 2016
BW Plantation Tbk Bond I 2015
Bank BTPN Bonds II Seri B 2012
Bank BII Bonds II Seri A 2012
Bank BII Bonds II Seri B 2012
Bank Sulut Bond IV Tahun 2010
CIMB Niaga Auto Finance
Tahun 2012 Seri A
Bank BTPN 3A-2013
Perum Pegadaian
Bonds II Seri B Tahun 2015
BEXI I C
Obligasi Jasa Marga XIV
Seri JM-10 Tahun 2020
OCBC NISP
Bond I Seri C Tahun 2020
Bank CIMB Niaga Bond I
Seri B 2012
Bank BTN Bonds XII Tahun 2006
PT Pegadaian (Persero)
PT Indosat
Sukuk Sub Mudharabah BII
Berkelanjutan I Tahun 2014
PLN
Bank Permata
Danareksa (Persero) Bond I
Seri A
Lainnya
Total fair value through
profit and loss
Available-for-sale
Beragam /various
Beragam /various
Pefindo
idAAA
Pefindo
Pefindo
Pefindo
Pefindo
Pefindo
Pefindo
Pefindo
idAAidAAA
idBBB+
idAAidAAA
idAAA
idA-
Pefindo
Pefindo
idAAA
idAA-
Pefindo
Pefindo
idAA+
idAAA
Pefindo
idAA
Pefindo
idAAA
Pefindo
Pefindo
Pefindo
Pefindo
idAAA
idAA
idAA+
idAAA
Pefindo
Pefindo
Pefindo
idAAA(sy)
idAA+
idAAA
Pefindo
Beragam/Various
idA
Beragam/Various
Rupiah
5,147,893 Certificates Deposits of Bank Indonesia
617,232
Certificates of Bank Indonesia
664,567
Mutual funds
100,208
Subordinate bonds
Bonds
PT Telekomunikasi Indonesia
(Persero) Tbk Bonds II Seri
145,661
A Tahun 2010
Medco Energi Internasional
96,446
Bond III Tahun 2012
73,480
OCBC NISP 1C 2016
68,329
BW Plantation Tbk Bond I 2015
54,544
Bank BTPN Bonds II Seri B 2012
49,494
Bank BII Bonds II Seri A 2012
47,819
Bank BII Bonds II Seri B 2012
45,323
Bank Sulut Bond IV Tahun 2010
CIMB Niaga Auto Finance
39,491
Tahun 2012 Seri A
29,367
Bank BTPN 3A-2013
Perum Pegadaian
28,953
Bonds II Seri B Tahun 2015
25,115
BEXI I C
Obligasi Jasa Marga XIV
23,594
Seri JM-10 Tahun 2020
OCBC NISP
19,595
Bond I Seri C Tahun 2020
Bank CIMB Niaga Bond I
19,190
Seri B 2012
17,793
Bank BTN Bonds XII Tahun 2006
14,194
PT Pegadaian (Persero)
10,458
PT Indosat
Sukuk Sub Mudharabah BII
10,044
BLKJT I Tahun 2014
9,144
PLN
9,070
Bank Permata
Danareksa (Persero) Bond I
7,870
Seri A
28,026
Others
7,402,900
Halaman - 86 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
8.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
EFEK-EFEK (lanjutan)
d.
8.
MARKETABLE SECURITIES (continued)
Berdasarkan peringkat (lanjutan)
d.
By rating (continued)
2014
Pemeringkat/
Agencies
Peringkat/
Rating
Nilai tercatat/
Carrying Value
Tersedia untuk dijual (lanjutan)
Mata uang asing
Reksadana
Obligasi
Pertamina 2023
Morgan Stanley
PT Pertamina Persero
Merril Lynch
Korea Development Bank
JP Morgan Chase USA
M & T Bank
Huntington USA
Suntrust Capital I
EIBINDO
Bank Boston USA
Wachovia Bank USA
Hutch Whamp Int 09 Ltd
Bank of China
Bangkok Bank, Bangkok
Indosat Palapa, Ams 10
ICBC Asia
CIMB Bank BHD
Shinhan Bank
Majapahit Holding BV
Amresco USA
Lainnya
Available-for-sale (continued)
-
-
15,353
Moody’s
Fitch
Fitch
S&P
Fitch
Fitch
S&P
Fitch
S&P
Moody’s
Fitch
Moody’s
Moody’s
Moody’s
Moody’s
Pefindo
Fitch
Moody’s
Moody’s
Pefindo
Moody’s
Beragam/Various
Baa3
A
BBBBBB+
AABBB
BBBBB+
BB+
Baa3
BB+
A3
A3
A3
A3
idAA+
AA3
A1
idAA+
A3
Beragam/Various
66,272
62,045
59,758
55,426
55,349
52,636
51,553
51,398
50,895
50,615
49,540
49,160
44,796
40,440
40,148
39,355
26,420
24,948
24,413
13,025
3,438
134
Foreign currencies
Mutual funds
Bonds
Pertamina 2023
Morgan Stanley
PT Pertamina Persero
Merril Lynch
Korea Development Bank
JP Morgan Chase USA
M & T Bank
Huntington USA
Suntrust Capital I
EIBINDO
Bank Boston USA
Wachovia Bank USA
Hutch Whamp Int 09 Ltd
Bank of China
Bangkok Bank, Bangkok
Indosat Palapa, Ams 10
ICBC Asia
CIMB Bank BHD
Shinhan Bank
Majapahit Holding BV
Amresco USA
Others
927,117
Total tersedia untuk dijual
8,330,017
Dimiliki hingga jatuh tempo
Total available for sale
Held-to-maturity
Rupiah
Obligasi
Protelindo 2017
Moody’s
Intan Baruprana Finance
Pefindo
Garuda Indonesia IA 2018
Fitch
MTN BSM
Pefindo
Bank Muamalat 2013
Pefindo
Titan Petrokimia I/2009
Fitch
Sukuk Ijarah Indosat V Tahun 2015
Pefindo
Sukuk Ijarah Berkelanjutan I
Summarecon Agung II 2014
Pefindo
Bank Mandiri
Pefindo
PLN II/2007
Pefindo
Sukuk Mudharabah II Mayora Indah
Pefindo
Lainnya
Beragam/Various
Ba2
idBBB+
idA
idAA(sy)
idA(sy)
idA+
idAA+(sy)
500,000
300,000
136,000
56,349
34,145
31,353
20,885
idA+(sy)
idAA+
idAAA(sy)
idAA-(sy)
Beragam/Various
15,000
15,000
14,000
12,939
31,978
Rupiah
Bonds
Protelindo 2017
Intan Baruprana Finance
Garuda Indonesia IA 2018
MTN BSM
Bank Muamalat 2013
Titan Petrokimia I/2009
Sukuk Ijarah Indosat V Tahun 2015
Sukuk Ijarah BKLJT I
Summarecon Agung II 2014
Bank Mandiri
PLN II/2007
Sukuk Mudharabah II Mayora Indah
Others
1,167,649
Mata uang asing
Majapahit Holding PLN
Pefindo
idAA+
Total dimiliki hingga jatuh tempo
50,251
Foreign currencies
Majapahit Holding PLN
1,217,900
Total held-to-maturity securities
Pinjaman yang diberikan dan piutang
Mata uang asing
Promes
Loan and receivables
-
-
Total pinjaman yang diberikan
dan piutang
230,000
Foreign currencies
Promes
230,000
Total loan and receivables
Total efek-efek
Cadangan kerugian penurunan nilai
12,743,298
(5,002)
Efek-efek - neto
12,738,296
Halaman - 87 - Page
Total marketable securities
Allowance for impairment losses
Marketable securities - net
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
8.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
EFEK-EFEK (lanjutan)
d.
8.
MARKETABLE SECURITIES (continued)
Berdasarkan peringkat (lanjutan)
d.
By rating (continued)
2013
Pemeringkat/
Agencies
Peringkat/
Rating
Nilai tercatat/
Carrying Value
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Rupiah
Reksadana
Obligasi
Efek utang lainnya
Fair value through profit or loss
Beragam/Various
Beragam/Various
Beragam/Various
Beragam/Various
1,716,488
72,214
8,840
Rupiah
Mutual funds
Bonds
Other debt securities
1,797,542
Mata uang asing
Reksadana
Total nilai wajar melalui
laporan laba rugi
-
-
7,549
1,805,091
Tersedia untuk dijual
Foreign currencies
Mutual funds
Total fair value through
profit and loss
Available-for-sale
Rupiah
Reksadana
Sertifikat Deposito Bank Indonesia
Sertifikat Bank Indonesia
Obligasi subordinasi
Beragam /various
Obligasi
PT Telekomunikasi Indonesia
(Persero) Tbk Bonds II Seri
A Tahun 2010
Pefindo
Bank Jabar Banten Tbk Bonds VII
Seri A Tahun 2011
Pefindo
Medco Energi Internasional
Bond III Tahun 2012
Pefindo
OCBC NISP 1A 2014
Pefindo
OCBC NISP 1C 2016
Pefindo
BW Plantation Tbk Bond I
Tahun 2015
Pefindo
Bank BTPN Bonds II Seri B
Tahun 2012
Pefindo
Pupuk Kalimantan Timur Bond II
Tahun 2009
Pefindo
Bank BII Bonds II Seri A
Tahun 2012
Pefindo
Bank BII Bonds II Seri B
Tahun 2012
Pefindo
Bank Sulut Bond IV Tahun 2010
Pefindo
Perum Pegadaian Perum Pegadaian
Bonds II Seri A Tahun 2013
Pefindo
CIMB Niaga Auto Finance
Tahun 2012 Seri A
Pefindo
Medco Energi Internasional Tbk
Bond II Seri B Tahun 2009
Pefindo
Danareksa (Persero) Bond V
Seri A Tahun 2010
Pefindo
Perum Pegadaian Perum Pegadaian
Bonds II Seri B Tahun 2015
Pefindo
Bank BTPN 3A-2013
Pefindo
BEXI I C
Pefindo
Obligasi Jasa Marga XIV
Seri JM-10 Tahun 2020
Pefindo
OCBC NISP
Bond I Seri C Tahun 2020
Pefindo
Bank CIMB Niaga Bond I Seri B
Tahun 2012
Pefindo
Bank BTN Bonds XII Tahun 2006
Pefindo
PT Pegadaian (Persero)
Pefindo
PT Indosat
Pefindo
Lainnya
Beragam/Various
Beragam /various
idAAA
idAAidAAidAAA
idAAA
idBBB+
idAAidAA+
idAAA
idAAA
idAidAA+
idAAA
idAAidA
idAA+
idAAidAAA
idAA
idAAA
idAAA
idAA
idAA+
idAAA+
Beragam/Various
Rupiah
586,927
Mutual funds
886,331 Certificates Deposits of Bank Indonesia
959,484
Certificates of Bank Indonesia
101,607
Subordinate bonds
Bonds
PT Telekomunikasi Indonesia
(Persero) Tbk Bonds II Seri
146,383
A Tahun 2010
Bank Jabar Banten Tbk Bonds VII
100,124
Seri A Tahun 2011
Medco Energi Internasional
95,270
Bond III Tahun 2012
74,828
OCBC NISP 1A 2014
72,764
OCBC NISP 1C 2016
BW Plantation Tbk Bond I
70,342
Tahun 2015
Bank BTPN Bonds II Seri B
53,357
Tahun 2012
Pupuk Kalimantan Timur Bond II
50,822
Tahun 2009
Bank BII Bonds II Seri A
48,643
Tahun 2012
Bank BII Bonds II Seri B
47,337
Tahun 2012
45,903
Bank Sulut Bond IV Tahun 2010
Perum Pegadaian Perum Pegadaian
45,356
Bonds II Seri A Tahun 2013
CIMB Niaga Auto Finance
38,757
Tahun 2012 Seri A
Medco Energi Internasional Tbk
35,891
Bond II Seri B Tahun 2009
Danareksa (Persero) Bond V
32,670
Seri A Tahun 2010
Perum Pegadaian Perum Pegadaian
28,444
Bonds II Seri B Tahun 2015
27,530
Bank BTPN 3A-2013
25,178
BEXI I C
Obligasi Jasa Marga XIV
23,205
Seri JM-10 Tahun 2020
OCBC NISP
19,404
Bond I Seri C Tahun 2020
Bank CIMB Niaga Bond I Seri B
18,415
Tahun 2012
18,035
Bank BTN Bonds XII Tahun 2006
13,851
PT Pegadaian (Persero)
10,162
PT Indosat
43,460
Others
3,720,480
Halaman - 88 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
8.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
EFEK-EFEK (lanjutan)
d.
8.
Berdasarkan peringkat (lanjutan)
MARKETABLE SECURITIES (continued)
d.
By rating (continued)
2013
Pemeringkat/
Agencies
Peringkat/
Rating
Nilai tercatat/
Carrying Value
Tersedia untuk dijual (lanjutan)
Available-for-sale (continued)
Mata uang asing
Reksadana
Obligasi
Bank of China
EIBINDO
Pertamina 02
Morgan Stanley
PT Pertamina Persero
Korea Development Bank
Merril Lynch
Huntington USA
Wachovia Bank USA
M & T Bank
Suntrust Capital I
JP Morgan Chase USA
Bank Boston USA
Majapahit
Hutchinson
Indosat Palapa, Ams 10
Bangkok Bank, Bangkok
Standard Chartered Bank
ICBC Asia
DBS Bank
CIMB Bank BHD
Shinhan Bank
Majapahit Holding BV
Dahsing Bank Ltd
Hana Bank
Pertamina 03
Amresco USA
Lainnya
-
-
13,715
Moody's
Moody’s
Moody's
Fitch
Fitch
Fitch
S&P
S&P
Moody’s
S&P
S&P
S&P
S&P
Pefindo
Moody’s
Pefindo
Moody's
Moody’s
Moody’s
Moody’s
Moody’s
Moody’s
Pefindo
Fitch
Moody’s
Moody’s
Moody’s
Beragam/Various
A3
Baa3
Baa3
A
BBBAABBB+
BB+
A3
BBB
BB+
BBB
BB+
idA
A3
AA+
A3
A2
A3
Aa1
A3
A1
AA+
BBB
A1
Baa3
A3
Beragam/Various
78,460
72,293
65,655
60,748
52,750
52,629
52,566
49,289
49,289
48,680
48,680
48,376
48,072
46,705
44,505
39,821
37,855
26,611
25,567
24,819
24,041
23,633
17,539
13,431
12,581
11,219
4,668
3,903
Foreign currencies
Mutual funds
Bonds
Bank of China
EIBINDO
Pertamina 02
Morgan Stanley
PT Pertamina Persero
Korea Development Bank
Merril Lynch
Huntington USA
Wachovia Bank USA
M & T Bank
Suntrust Capital I
JP Morgan Chase USA
Bank Boston USA
Majapahit
Hutchinson
Indosat Palapa, Ams 10
Bangkok Bank, Bangkok
Standard Chartered Bank
ICBC Asia
DBS Bank
CIMB Bank BHD
Shinhan Bank
Majapahit Holding BV
Dahsing Bank Ltd
Hana Bank
Pertamina 03
Amresco USA
Others
1,098,100
Total tersedia untuk dijual
4,818,580
Total available for sale
Dimiliki hingga jatuh tempo
Held-to-maturity
Rupiah
Obligasi
Sertifikat Bank Indonesia
Beragam/Various
-
Beragam/Various
-
Rupiah
Bonds
Certificate of Bank Indonesia
475,770
1,378,601
1,854,371
Mata uang asing
Obligasi
49,555
Foreign currencies
Bonds
Total dimiliki hingga jatuh tempo
1,903,926
Total held-to-maturity securities
Total efek-efek
Cadangan kerugian penurunan nilai
8,527,597
(14,435)
Efek-efek - neto
8,513,162
Beragam/Various
Beragam/Various
Sebagian besar underlying reksadana yang
dimiliki oleh Grup adalah deposito dan Obligasi
Pemerintah.
e.
e.
By Bank Indonesia collectibility
2014
Lancar
Kurang lancar
Macet
Marketable securities - net
Most of the underlying of the Group’s mutual
funds are deposits and Government Bonds.
Berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia
Pokok/
Principal
Total marketable securities
Allowance for impairment losses
2013
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Pokok/
Principal
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
12,414,685
328,477
136
1,656
3,346
-
8,458,036
65,655
3,906
2,777
9,222
2,436
12,743,298
5,002
8,527,597
14,435
Halaman - 89 - Page
Pass
Substandard
Loss
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
8.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
EFEK-EFEK (lanjutan)
f.
8.
Cadangan kerugian penurunan nilai
MARKETABLE SECURITIES (continued)
f.
Movements in the allowance for impairment
losses are as follows:
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
adalah sebagai berikut:
2014
2013
Saldo awal
(Pembalikan)/penyisihan
selama tahun berjalan
Penyesuaian karena penjabaran
mata uang asing
14,435
15,571
(247)
Saldo akhir
2,704
(9,186)
(3,840)
5,002
14,435
Tingkat suku bunga per tahun
g.
Annual interest rates
Suku Bunga Kontrak:
2014
2013
6.05 - 13.60
4.90 - 14.85
0.25 - 7.75
0.77 - 7.75
Contractual Rate:
2014
2013
Suku Bunga Efektif:
2014
2013
6.05 - 13.57
6.40 - 14.46
0.61 - 10.10
0.61 - 11.60
Effective Interest Rate:
2014
2013
WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA
a.
Ending balance
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
Rupiah
%
9.
Beginning balance
(Reversal)/allowance
during the year
Foreign exchange translation
adjustments
Management believes that the allowance for
impairment losses is adequate.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai di atas
telah memadai.
g.
Allowance for impairment losses
9.
Berdasarkan jenis dan mata uang
BILLS AND OTHER RECEIVABLES
a.
2014
Rupiah
Surat Keterangan Berdokumen
Dalam Negeri (SKBDN)
Wesel Ekspor
Tagihan lainnya:
- Open account financing
Mata uang asing
Surat Keterangan Berdokumen
Dalam Negeri (SKBDN)
Wesel Ekspor
Tagihan lainnya:
- Open account financing
- Tagihan transaksi L/C Sight
By type and currency
2013
280,926
21,273
261,015
5,259
1,261,821
566,560
1,564,020
832,834
578
237,685
979,768
148,660
351,429
155,416
1,454,345
738,352
2,589,529
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
2,302,372
3,422,363
Neto
2,301,311
(1,061)
Halaman - 90 - Page
(5,484)
3,416,879
Rupiah
Domestic Documentary
Letters of Credit
Export Bills
Other receivables:
Open account financing -
Foreign currencies
Domestic Documentary
Letters of Credit
Export Bills
Other receivables:
Open account financing L/C Sight receivables -
Total
Allowance for
impairment losses
Net
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
9.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA
(lanjutan)
a.
9.
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
a.
Bills and other receivables
currencies are as follows:
Perincian wesel ekspor dan tagihan lainnya
berdasarkan mata uang adalah sebagai
berikut:
2014
Rupiah
832,834
Rupiah
736,070
1,522
760
-
2,574,634
4,996
7,546
2,353
Foreign currencies
United States Dollar
Japanese Yen
Euro
Chinese Yuan
United Arab Emirates Dirham
738,352
2,589,529
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
2,302,372
3,422,363
Neto
2,301,311
(1,061)
Berdasarkan hubungan
3,416,879
b.
2,302,372
Neto
2,301,311
By relationship
3,422,363
(1,061)
Berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia
Lancar
Macet
Net
2013
Pihak ketiga
Cadangan kerugian
penurunan nilai
Pokok/
Principal
Total
Allowance for
impairment losses
(5,484)
Third parties
Allowance for
impairment losses
(5,484)
3,416,879
c.
Net
By Bank Indonesia collectibility
2014
d.
on
2013
2014
c.
based
1,564,020
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat
Yen Jepang
Euro
Yuan Cina
Dirham United Arab Emirates
b.
By type and currency (continued)
2013
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Pokok/
Principal
2,302,372
-
(1,061)
-
3,421,741
622
(5,084)
(400)
2,302,372
(1,061)
3,422,363
(5,484)
Cadangan kerugian penurunan nilai
d.
2014
Saldo akhir
Allowance for impairment losses
Movements in the allowance for impairment
losses are as follows:
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
adalah sebagai berikut:
Saldo awal
Penyisihan selama tahun berjalan
Penyesuaian karena penjabaran
mata uang asing
Pass
Loss
2013
5,484
4,666
2,812
8,277
(9,089)
(5,605)
1,061
5,484
Manajemen berpendapat bahwa jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai yang
dibentuk tersebut telah memadai.
Halaman - 91 - Page
Beginning balance
Allowance during the year
Foreign exchange translation
adjustment
Ending balance
Management believes that the above
allowance for impairment losses is adequate.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
9.
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA
(lanjutan)
e.
9.
Tingkat suku bunga per tahun
e.
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
Rupiah
%
2014
2013
8.62 - 9.62
7.84 - 8.84
Euro
%
3.67 - 5.36
1.20 - 3.66
a.
2014
Rupiah
Debitur non-bank
Bank
By party and currency
2013
730,245
6,027
794,447
14,873
736,272
809,320
11,569,434
225,735
10,476,742
262,884
11,795,169
10,739,626
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
12,531,441
11,548,946
Neto
12,466,819
(64,622)
2014
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat
Yuan Cina
Euro
Dolar Singapura
Yen Jepang
Pound Sterling Inggris
(70,093)
11,478,853
Rupiah
Non-bank debtors
Banks
Foreign currencies
Non-bank debtors
Banks
Total
Allowance for
impairment losses
Net
Acceptances receivable based on currencies
are as follows:
Perincian tagihan akseptasi berdasarkan mata
uang adalah sebagai berikut:
Rupiah
2014
2013
10. ACCEPTANCES RECEIVABLE
Berdasarkan pihak dan mata uang
Mata uang asing
Debitur non-bank
Bank
Annual interest rates
3.67 - 5.36
3.67 - 5.35
10. TAGIHAN AKSEPTASI
a.
BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
2013
736,272
809,320
Rupiah
10,770,837
616,729
196,436
134,933
73,581
2,653
10,063,931
404,321
213,394
54,950
3,030
Foreign currencies
United States Dollar
Chinese Yuan
Euro
Singapore Dollar
Japanese Yen
Great Britain Pound Sterling
11,795,169
10,739,626
Total
Penyisihan kerugian
penurunan nilai
12,531,441
11,548,946
Neto
12,466,819
(64,622)
Halaman - 92 - Page
(70,093)
11,478,853
Total
Allowance for
impairment losses
Net
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
10. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan)
b.
10. ACCEPTANCES RECEIVABLE (continued)
Berdasarkan hubungan
b.
By relationship
As of 31 December 2014 and 2013,
acceptances receivable are all with third
parties.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013,
seluruh
tagihan
akseptasi
merupakan
transaksi dengan pihak ketiga.
c.
Berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia
c.
By Bank Indonesia collectibility
2014
Pokok/
Principal
Lancar
Dalam perhatian khusus
d.
2013
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Pokok/
Principal
12,531,441
-
(64,622)
-
11,494,463
54,483
(69,224)
(869)
12,531,441
(64,622)
11,548,946
(70,093)
Cadangan kerugian penurunan nilai
d.
2014
Saldo akhir
for
2013
70,093
94,421
Beginning balance
(16,200)
13,823
10,729
(38,151)
(Reversal)/allowance during the year
Foreign exchange translation
adjustment
64,622
70,093
Ending balance
Management believes that the above
allowance for impairment losses is adequate.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai yang
dibentuk tersebut telah memadai.
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF
Allowance for impairment losses
The movements in the allowance
impairment losses are as follows:
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
adalah sebagai berikut:
Saldo awal
(Pembalikan)/penyisihan selama
tahun berjalan
Penyesuaian karena penjabaran
mata uang asing
Pass
Special mention
11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
Dalam melakukan usaha bisnis, BNI melakukan
transaksi instrumen keuangan derivatif seperti
kontrak berjangka mata uang asing, swap mata
uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi
spot untuk keperluan pembiayaan, perdagangan
dan lindung nilai.
In the normal course of business, BNI enters into
transactions
involving
derivative
financial
instruments such as foreign currency forward
contracts, currency swaps, interest rate swaps and
spot transactions for financing, trading and hedging
purposes.
Halaman - 93 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)
a.
11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
Berdasarkan jenis dan mata uang
a.
By type and currency
2014
Instrumen
Terkait Nilai Tukar
Kontrak berjangka - beli
JPY
USD
Kontrak berjangka - jual
JPY
SGD
USD
Swap mata uang asing - beli
HKD
JPY
USD
Swap mata uang asing - jual
AUD
USD
Spot mata uang asing - beli
AUD
SGD
USD
Spot mata uang asing - jual
JPY
USD
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga
Swap mata uang asing dan
suku bunga
USD
Jumlah nosional
mata uang asing
(jumlah penuh)/
Notional amount
foreign currency
(full amount)
Nilai wajar/Fair values
Tagihan
derivatif/
Derivatives
receivable
Liabilitas
derivatif/
Derivatives
payable
Instruments
147,725,000
28,444,000
28,533
26
(9,229)
-
172,696,000
330,876
12,987,595
78
611
(4)
(546)
19,390,283
4,780,955,000
321,063,850
2
1,146
(5)
(253)
(11,772)
4,000,000
648,500,000
64,207
(31)
(2,775)
30,000
65,000
48,170,000
87
(1)
(1)
(1,206)
10,000,000
56,090,000
2,150
(1)
(72)
Exchange Rate Related
Forward contract - buy
JPY
USD
Forward contract - sell
JPY
SGD
USD
Foreign currency swaps – buy
HKD
JPY
USD
Foreign currency swaps - sell
AUD
USD
Foreign currency spots - buy
AUD
SGD
USD
Foreign currency spots - sell
JPY
USD
68,253
(635,713)
Exchange and Interest Rate Related
Cross currency swaps and
interest rate
USD
165,093
(661,609)
337,767,143
2013
Instrumen
Terkait Nilai Tukar
Kontrak berjangka - beli
USD
JPY
GBP
EUR
Kontrak berjangka - jual
USD
Swap mata uang asing - beli
USD
JPY
Swap mata uang asing - jual
USD
AUD
Spot mata uang asing - beli
USD
Spot mata uang asing - jual
USD
Jumlah nosional
mata uang asing
(jumlah penuh)/
Notional amount
foreign currency
(full amount)
Nilai wajar/Fair values
Tagihan
derivatif/
Derivatives
receivable
Liabilitas
derivatif/
Derivatives
payable
Instruments
48,909,732
158,076,000
150,000
80,000
5,224
14
3
2
(74)
-
9,088,973
422
(513)
595,000,000
1,711,490,300
131,388
(11,096)
11,582
-
(46,451)
(61)
-
(3,785)
(297,000,000)
(2,000,000)
83,998,702
(81,796,301)
3,712
-
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga
Swap mata uang asing dan
suku bunga
USD
Swap atas suku bunga
USD
Exchange Rate Related
Forward contract - buy
USD
JPY
GBP
EUR
Forward contract - sell
USD
Foreign currency swaps - buy
USD
JPY
Foreign currency swaps - sell
USD
AUD
Foreign currency spots - buy
USD
Foreign currency spots - sell
USD
Exchange and Interest Rate Related
366,877,886
150,000,000
25,492
(1,076,260)
-
(43,492)
177,839
(1,181,732)
Halaman - 94 - Page
Cross currency swaps
and interest rate
USD
Interest rate swap
USD
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)
a.
11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
a.
By type and currency (continued)
Seluruh tagihan derivatif pada tanggal-tanggal
31 Desember 2014 dan 2013 tidak mengalami
penurunan nilai, dan diklasifikasikan sebagai
lancar
berdasarkan
kolektibilitas
Bank
Indonesia.
All derivatives receivables as of 31 December
2014 and 2013 were not impaired and were all
classified as current based on Bank
Indonesia’s collectibility.
Pada tahun 2009, Bank melakukan transaksi
atas interest rate swap (IRS) kuartalan selama
5 tahun dengan bank lain, dengan jumlah
nosional sebesar USD150.000.000 (nilai
penuh) yang dinilai kembali setiap triwulanan.
Transaksi yang mendasari perjanjian ini
adalah perjanjian pinjaman dengan total
fasilitas sebesar USD150.000.000 (nilai
penuh) pada tanggal 18 Mei 2009.
Berdasarkan transaksi ini, Bank membayar
bunga mengambang setiap tiga bulan sebesar
LIBOR 3 bulan ditambah 2,75% per tahun
hingga jatuh tempo tanggal 22 Mei 2014. Suku
bunga LIBOR 3 bulan tersebut ditentukan 2
hari bisnis London sebelum periode bunga.
BNI sudah mengakui bagian efektif dari rugi
nilai pasar akumulasi atas IRS masing-masing
sebesar Rpnihil dan Rp43.492 pada tanggal
31 Desember
2014
dan
2013,
yang
merupakan bagian dari ekuitas.
In 2009, the Bank entered into a 5-year
quarterly repricing interest rate swap (IRS)
with another bank with a notional amount of
USD150,000,000 (full amount). The underlying
agreement of this transaction is a loan facility
agreement amounting to USD150,000,000 (full
amount) dated 18 May 2009. Based on this
transaction, the Bank pays floating interest on
a quarterly basis amounting to 3 month LIBOR
plus 2.75% per annum until it matures on 22
May 2014. The 3 month LIBOR was
determined 2 London business days before
the first day of interest period. BNI recognized
the effective portion on accumulated fair value
loss on this IRS amounting to Rpnil and
Rp43,492 as of 31 December 2014 and 2013,
respectively, as part of equity.
Tujuan dari penerbitan instrumen lindung nilai
ini adalah untuk pengelolaan risiko suku bunga
yang ditujukan sebagai lindung nilai arus kas
yang efektif untuk fasilitas kredit dengan bank
lain, dimana posisi positif interest rate gap
dalam mata uang asing Bank berisiko
terhadap tren kenaikan tingkat suku bunga
yang diprediksikan pada waktu itu tetap
berlangsung dalam rentang waktu 5 tahun
kedepan.
Bank
memutuskan
untuk
mengkonversi biaya bunga mengambang
menjadi biaya bunga tetap agar risiko
kenaikan
biaya
bunga
neto
dapat
diminimalkan.
The purpose of entering into this hedging
instrument was to manage the interest rate
exposure, that was intended as an effective
cash flow hedge to its loan facility with another
bank, whereby the Bank’s positive foreign
currency interest rate gap position was
exposed to upward trends in interest rates for
the next 5 years. The Bank decided to convert
its floating interest rate into a fixed interest rate
in order to minimise the risk of increasing net
interest expense.
Perubahan pada kerugian yang belum
terealisasi pada aktivitas lindung nilai Bank
pada
laporan
perubahan
ekuitas
konsolidasian:
Movements in the unrealized losses on Bank
hedging activity in the consolidated statements
of changes in equity:
2014
Saldo awal
Perubahan nilai wajar
2013
(43,492)
43,492
Saldo akhir
-
Manajemen
berpendapat
bahwa
tidak
diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai.
Halaman - 95 - Page
(101,248)
57,756
Beginning balance
Changes in fair value
(43,492)
Ending balance
Management believes that no allowance for
impairment losses is necessary.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)
11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
b. Berdasarkan hubungan
b.
2014
Tagihan derivatif
Pihak ketiga
165,093
Liabilitas derivatif
Pihak ketiga
(661,609)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN
By relationship
2013
Derivatives receivable
Third parties
177,839
Derivatives payable
Third parties
(1,181,732)
12. LOANS
Informasi mengenai pinjaman yang diberikan
kepada pihak-pihak berelasi diungkapkan pada
Catatan 44b.
Loans to related parties are disclosed in Note 44b.
a.
a.
Berdasarkan jenis dan mata uang
By type and currency
2014
2013
110,984,232
57,391,599
48,880,476
15,538,674
3,023,097
799,710
102,253,859
51,600,028
43,324,539
11,762,788
2,752,229
608,411
236,617,788
212,301,854
27,405,852
10,200,256
3,263,995
134,390
26,117,832
8,682,792
3,403,301
132,064
41,004,493
38,335,989
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
277,622,281
250,637,843
Neto
270,651,986
Rupiah
Modal kerja
Konsumen
Investasi
Sindikasi
Karyawan
Program pemerintah
Mata uang asing
Modal kerja
Investasi
Sindikasi
Konsumen
(6,970,295)
Perincian
pinjaman
yang
diberikan
berdasarkan mata uang adalah sebagai
berikut:
(6,880,036)
Rupiah
Working capital
Consumer
Investment
Syndicated
Employee
Government programs
Foreign currencies
Working capital
Investment
Syndicated
Consumer
Total
Allowance for
impairment losses
243,757,807
Net
Loans based on currencies are as follows:
2014
2013
236,617,788
212,301,854
Rupiah
40,634,934
152,390
114,455
48,258
43,134
11,322
37,849,114
154,259
155,821
82,500
33,733
60,562
Foreign currencies
United States Dollar
Japanese Yen
Singapore Dollar
Hong Kong Dollar
Euro
Great Britain Pound Sterling
41,004,493
38,335,989
Total
Penyisihan kerugian
penurunan nilai
277,622,281
250,637,843
Neto
270,651,986
Rupiah
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat
Yen Jepang
Dolar Singapura
Dolar Hong Kong
Euro
Pound Sterling Inggris
(6,970,295)
Halaman - 96 - Page
(6,880,036)
243,757,807
Total
Allowance for
impairment losses
Net
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan)
b.
12. LOANS (continued)
Berdasarkan hubungan
b.
2014
By relationship
2013
Pihak berelasi
Related parties
Rupiah
Konsumen
Modal kerja
Investasi
Karyawan
50,555
20,903,857
15,841,794
25,286
172,193
18,213,027
14,344,206
20,826
Rupiah
Consumer
Working capital
Investment
Employee
Total pihak berelasi
36,821,492
32,750,252
Total related parties
Pihak ketiga
Rupiah
Modal kerja
Konsumen
Investasi
Sindikasi
Karyawan
Program pemerintah
Mata uang asing
Modal kerja
Investasi
Sindikasi
Konsumen
c.
Third parties
90,080,375
57,341,044
33,038,682
15,538,674
2,997,811
799,710
84,040,832
51,427,835
28,980,333
11,762,788
2,731,403
608,411
199,796,296
179,551,602
27,405,852
10,200,256
3,263,995
134,390
26,117,832
8,682,792
3,403,301
132,064
41,004,493
38,335,989
Rupiah
Working capital
Consumer
Investment
Syndicated
Employee
Government programs
Foreign currencies
Working capital
Investment
Syndicated
Consumer
Total pihak ketiga
240,800,789
217,887,591
Total third parties
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
277,622,281
250,637,843
Total
Allowance for
impairment losses
Neto
270,651,986
(6,970,295)
Berdasarkan sektor ekonomi
(6,880,036)
243,757,807
c.
2014
Rupiah
Perindustrian
Perdagangan, restoran dan hotel
Pertanian
Jasa dunia usaha
Pengangkutan, pergudangan
dan komunikasi
Konstruksi
Listrik, gas dan air
Pertambangan
Jasa pelayanan sosial
Lain-lain
By economic sector
2013
44,271,608
41,231,777
23,519,416
20,692,225
39,116,551
38,436,474
18,459,146
18,531,012
19,504,388
11,742,030
8,594,461
3,732,237
1,955,556
61,374,090
18,315,601
12,059,195
7,370,153
3,243,557
1,967,013
54,803,152
236,617,788
212,301,854
Halaman - 97 - Page
Net
Rupiah
Manufacturing
Trading, restaurants and hotels
Agriculture
Business services
Transportation, warehousing
and communications
Construction
Electricity, gas and water
Mining
Social services
Others
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan)
c.
12. LOANS (continued)
Berdasarkan sektor ekonomi (lanjutan)
c.
2014
Mata uang asing
Pertambangan
Perindustrian
Listrik, gas dan air
Jasa dunia usaha
Perdagangan, restoran dan hotel
Pertanian
Pengangkutan, pergudangan
dan komunikasi
Konstruksi
Jasa pelayanan sosial
Lain-lain
d.
By economic sector (continued)
2013
14,652,013
6,759,686
5,734,629
4,751,334
2,124,700
835,660
12,342,618
6,280,996
5,556,415
6,685,512
1,954,168
133,900
825,622
349,234
4,971,615
635,556
335,258
57,588
4,353,978
41,004,493
38,335,989
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
277,622,281
250,637,843
Neto
270,651,986
(6,970,295)
Berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia
Lancar
Dalam perhatian khusus
Kurang lancar
Diragukan
Macet
e.
243,757,807
d.
By Bank Indonesia collectibility
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Pokok/
Principal
264,621,953
7,563,588
391,745
851,119
4,193,876
(1,620,224)
(1,102,881)
(194,158)
(539,641)
(3,513,391)
238,073,767
7,143,033
546,276
736,350
4,138,417
(1,311,743)
(1,558,626)
(171,048)
(415,611)
(3,423,008)
277,622,281
(6,970,295)
250,637,843
(6,880,036)
e.
Pokok/
Principal
Pass
Special mention
Substandard
Doubtful
Loss
Non-performing loans and allowance for
impairment losses by economic sector
2014
Total
Net
2013
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Pinjaman bermasalah dan cadangan
kerugian penurunan nilai berdasarkan
sektor ekonomi
Perdagangan,
restoran dan hotel
Perindustrian
Konstruksi
Jasa dunia usaha
Pertanian
Pertambangan
Pengangkutan, pergudangan
dan komunikasi
Jasa pelayanan sosial
Listrik, gas dan air
Lain-lain
Total
Allowance for
impairment losses
(6,880,036)
2014
Pokok/
Principal
Foreign currencies
Mining
Manufacturing
Electricity, gas and water
Business services
Trading, restaurants and hotels
Agriculture
Transportation, warehousing
and communications
Construction
Social services
Others
2013
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment
losses
Pokok/
Principal
Cadangan
kerugian
penurunan nilai/
Allowance for
impairment
losses
1,643,560
986,958
536,405
440,204
293,901
271,094
(1,193,482)
(903,869)
(482,801)
(337,297)
(231,007)
(263,877)
1,503,097
1,206,500
605,174
395,746
511,507
133,282
(959,632)
(1,120,853)
(531,612)
(245,542)
(411,963)
(126,928)
225,113
25,346
6,762
1,007,397
(170,712)
(18,844)
(3,315)
(641,986)
101,635
117,707
3,893
842,502
(72,098)
(112,540)
(1,862)
(426,637)
Trading, restaurants
and hotels
Manufacturing
Construction
Business services
Agriculture
Mining
Transportation, warehousing
and communications
Social services
Electricity, gas and water
Others
5,436,740
(4,247,190)
5,421,043
(4,009,667)
Total
Halaman - 98 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan)
e.
12. LOANS (continued)
Pinjaman bermasalah dan cadangan
kerugian penurunan nilai berdasarkan
sektor ekonomi (lanjutan)
e.
The non-performing loans ratio of BNI
and Subsidiaries on a gross basis, (before
deducting the allowance for impairment
losses), as of 31 December 2014 and 2013,
were 1.96% and 2.16%, respectively (the
ratios for BNI only were 1.96% and 2.17% as
of 31 December 2014 and 2013, respectively),
while the non-performing loans ratio of BNI
and Subsidiaries on a net basis as of
31 December 2014 and 2013, were 0.43% and
0.56%, respectively (the ratios for BNI only
were 0.39% and 0.55% as of 31 December
2014 and 2013, respectively).
Rasio kredit bermasalah BNI dan Entitas Anak
secara gross (sebelum dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai) pada tanggal
31 Desember 2014 dan 2013 masing-masing
sebesar 1,96% dan 2,16% (rasio untuk BNI
saja 1,96% dan 2,17% masing-masing pada
tanggal tanggal 31 Desember 2014 dan 2013),
sedangkan rasio kredit bermasalah BNI dan
Entitas Anak secara neto pada tanggal
31 Desember 2014 dan 2013 masing-masing
sebesar 0,43% dan 0,56% (rasio untuk BNI
saja 0,39% dan 0,55% masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013).
f.
Tingkat suku bunga per tahun
Rupiah
%
g.
f.
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
Non-performing loans and allowance for
impairment losses by economic sector
(continued)
Annual interest rates
Dolar Singapura/
Singapore Dollar
%
Euro
%
Bunga kontrak
2014
2013
5.00 - 22.00
4.00 - 36.78
6.00 - 9.75
1.19 - 9.75
(LIBOR+1.80%)
(LIBOR+1.80%)
6.50 - 8.00
6.50 - 7.50
Contractual rates
2014
2013
Bunga efektif
2014
2013
5.52 - 34.56
6.66 - 47.18
6.72 - 8.28
0.81 - 13.48
(LIBOR+1.80%)
(LIBOR+1.80%)
6.48 - 7.20
6.58 - 7.61
Effective interest rate
2014
2013
Pinjaman yang direstrukturisasi
g.
Berikut ini adalah jenis dan jumlah kredit yang
telah direstrukturisasi per 31 Desember 2014
dan 2013:
2014
Perpanjangan jangka waktu
kredit
Perpanjangan jangka waktu
dan penurunan suku bunga
kredit
Perpanjangan jangka waktu
kredit, penurunan suku
bunga kredit, dan program
restrukturisasi lain-lain*)
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
Neto
*)
Restructured loans
Below is the type and amount of restructured
loans as of 31 December 2014 and 2013:
2013
933,468
1,105,771
Extension of loan maturity dates
497,107
443,410
Extension of loan maturity dates and
reduction of interest rates
4,932,955
5,349,998
Extension of loan maturity dates,
reduction of interest rates and
other restructuring programs*)
6,363,530
6,899,179
(1,695,756)
(2,131,103)
4,667,774
4,768,076
Program restrukturisasi lain-lain terutama terdiri dari
penambahan fasilitas kredit, Perjanjian Pengakuan
Utang (PPH) dan Interest Balloon Payment (IBP).
Halaman - 99 - Page
*)
Total
Allowance for
impairment losses
Net
Other restructuring amounts mainly involved additions
of loan facilities, debt recognition agreements (PPH)
and Interest Balloon Payments (IBP).
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan)
g.
12. LOANS (continued)
Pinjaman yang direstrukturisasi (lanjutan)
g.
Restructured loans by collectibility are as
follows:
Pinjaman yang direstrukturisasi berdasarkan
kolektibilitas adalah sebagai berikut:
2014
2013
Lancar
Dalam perhatian khusus
Kurang lancar
Diragukan
Macet
4,565,600
624,048
54,653
110,693
1,008,536
3,346,748
2,077,851
84,937
57,566
1,332,077
Pass
Special mention
Substandard
Doubtful
Loss
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
6,363,530
6,899,179
(1,695,756)
(2,131,103)
Total
Allowance for
impairment losses
4,667,774
4,768,076
Neto
h.
Restructured loans (continued)
Pinjaman sindikasi
h.
Net
Syndicated loans
Pinjaman sindikasi merupakan pinjaman yang
diberikan
kepada
debitur
berdasarkan
perjanjian pembiayaan bersama dengan bankbank lain.
Syndicated loans represent loans provided to
borrowers under syndication agreements with
other banks.
Keikutsertaan BNI dalam pinjaman sindikasi
dengan bank-bank lain adalah sebesar
Rp18.802.669 dan Rp15.166.090 masingmasing pada tanggal 31 Desember 2014 dan
2013.
BNI’s participation in syndicated loans with
other banks amounted to Rp18,802,669 and
Rp15,166,090 as of 31 December 2014 and
2013, respectively.
Persentase bagian BNI dalam pinjaman
sindikasi, dimana BNI bertindak sebagai
pimpinan sindikasi adalah sebagai berikut:
BNI’s percentage shares in syndicated loans,
where BNI acts as the lead arranger, is as
follows:
2014
% Partisipasi
27.00% - 55.00%
2013
27.00% - 63.00%
BNI’s participation in syndicated loans, where
BNI is the syndication member, is as follows:
Keikutsertaan BNI dalam pinjaman sindikasi,
dimana BNI bertindak sebagai anggota
sindikasi adalah sebagai berikut:
2014
% Partisipasi
0.03% - 64.43%
% Participation
2013
0.18% - 64.43%
Halaman - 100 - Page
% Participation
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan)
i.
12. LOANS (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai
i.
The movements in the allowance
impairment losses are as follows:
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
adalah sebagai berikut:
Individu/
Individual
Saldo awal
Penyisihan selama
tahun berjalan
Penerimaan kembali pinjaman
yang telah dihapusbukukan
Penghapusan selama
tahun berjalan
Penyesuaian karena
penjabaran mata uang asing
Saldo akhir
2014
Kolektif/
Collective
Total
3,909,308
6,880,036
Beginning balance
999,586
2,667,873
3,667,459
Allowance during the year
63,456
172,824
236,280
Recovery of written off loans
(1,214,427)
(2,426,681)
(3,641,108)
(12,122)
(160,250)
(172,372)
2,807,221
4,163,074
2013
Kolektif/
Collective
6,970,295
Write-offs during the year
Foreign exchange translation
adjustment
Ending balance
Total
Saldo awal
Penyisihan selama
tahun berjalan
Penerimaan kembali pinjaman
yang telah dihapusbukukan
Penghapusan selama
tahun berjalan
Penyesuaian karena
penjabaran mata uang asing
2,835,891
4,071,744
6,907,635
Beginning balance
722,228
1,981,004
2,703,232
Allowance during the year
99,947
158,439
258,386
Recovery of written off loans
122,282
14,650
136,932
Write-offs during the year
Foreign exchange translation
adjustment
Saldo akhir
2,970,728
3,909,308
6,880,036
Ending balance
(809,620)
(2,316,529)
Kredit dihapusbukukan
j.
Loans written off
The loans written off by BNI are recorded as
extra-comptable in the administrative account.
Kredit yang telah dihapusbukukan oleh BNI
dicatat sebagai kredit ekstra-komtabel di dalam
rekening administratif.
Fasilitas pembiayaan dengan perusahaan
pembiayaan
(3,126,149)
Management believes that the allowance for
impairment losses is adequate.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai di atas
telah memadai.
k.
for
2,970,728
Individu/
Individual
j.
Allowance for impairment losses
k.
BNI memiliki perjanjian pembiayaan dengan
beberapa
lembaga
pembiayaan
untuk
membiayai kepemilikan kendaraan bermotor
sebesar Rp5.991.750 dan Rp5.747.775
masing-masing pada tanggal 31 Desember
2014 dan 2013.
Halaman - 101 - Page
Financing arrangements with multi-finance
companies
BNI has financing arrangements with several
multi-finance companies with respect to motor
vechicles
financing
amounting
to
Rp5,991,750 and Rp5,747,775 as of
31 December 2014 and 2013, respectively.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan)
k.
12. LOANS (continued)
Fasilitas pembiayaan dengan perusahaan
pembiayaan (lanjutan)
k.
Perjanjian pembiayaan hak recourse di atas,
dengan perusahaan pembiayaan terkait
adalah sebesar 100% masing-masing pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2014 dan 2013
dari jumlah kredit yang diberikan berdasarkan
perjanjian pembiayaan tersebut. Apabila terjadi
wanprestasi atas debitur, BNI memiliki hak
recourse terhadap perusahaan pembiayaan
yang terkait.
l.
Informasi pokok lainnya sehubungan
dengan pinjaman yang diberikan
Financing arrangements with multi-finance
companies (continued)
As of 31 December 2014 and 2013, the above
recourse arrangements with the respective
multi-finance companies were 100% of the
total loans under financing arrangements. In
case of default by the borrowers, BNI has
recourse against the respective multi-finance
companies.
l.
Other significant information relating to
loans
Grup memiliki agunan atas pinjaman yang
diberikan dalam bentuk kas, deposito, agunan
yang diikat dengan hipotik, garansi serta
jaminan dalam bentuk aset lainnya.
The Group holds collateral against loans in the
form of cash, deposits, registered mortgages,
guarantees and other registered securities
over assets.
Pinjaman yang diberikan dalam pembiayaan
syariah masing-masing sebesar Rp15.040.921
dan Rp11.247.055 pada tanggal 31 Desember
2014 dan 2013.
Loans include sharia receivables amounting to
Rp15,040,921 and Rp11,247,055 as of
31 December 2014 and 2013, respectively.
Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang
diberikan kepada karyawan dengan tingkat
bunga sebesar 3% - 4% per tahun yang
ditujukan untuk pembelian rumah dan
keperluan lainnya dengan jangka waktu
berkisar antara 1 tahun sampai 18 tahun.
Pembayaran pokok pinjaman dan bunga
dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan.
Loans to employees which carried interest rate
of 3% - 4% per annum are intended for the
acquisition of houses and other necessities
with 1 year to 18 years maturity. The loan
principal and interest payments are collected
through monthly payroll deductions.
Kredit Program Pemerintah terdiri dari Kredit
Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), Kredit
Ketahanan Pangan (KKP), Two Steps Loan
(TSL), Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS)
dan Revitalisasi Perkebunan yang dapat
didanai sebagian dan/atau seluruhnya oleh
Pemerintah.
Government Program Loans consist of Kredit
Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), Kredit
Ketahanan Pangan (KKP), Two Steps Loan
(TSL), Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS)
and Revitalisasi Perkebunan which were
partially and/or fully funded by the
Government.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013,
tidak
terdapat
pelanggaran
maupun
pelampauan Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga sesuai dengan peraturan yang
ditetapkan Bank Indonesia.
As at 31 December 2014 and 2013, there were
no breach and violation of Legal Lending Limit
(LLL) to related parties and third parties as
required by Bank Indonesia regulations.
Rasio kredit usaha mikro dan kecil terhadap
jumlah kredit yang diberikan BNI per
31 Desember 2014 dan 2013 masing-masing
adalah sebesar 7,60% dan 8,71%, sedangkan
bila rasio tersebut ditambahkan dengan kredit
menengah maka rasionya menjadi sebesar
16,19% dan 16,90% masing-masing untuk
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
The micro and small scale loans to total loans
ratio for BNI and the small scale loans to total
loans ratio for BNI as of 31 December 2014
and 2013 was 7.60% and 8.71%, respectively,
whereas if that ratio was added with middle
scale loans, the ratio will become 16.19% and
16.90% as of 31 December 2014 and 2013,
respectively.
Halaman - 102 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH
a.
13. GOVERNMENT BONDS
Berdasarkan jenis dan mata uang
a.
By type and currency
2014
Nilai
Nominal/
Nominal
Value
2013
Nilai
Tercatat/
Carrying
Value
Nilai
Nominal/
Nominal
Value
Nilai
Tercatat/
Carrying
Value
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Fair value through
profit or loss
Rupiah
Tingkat bunga tetap
65,135
65,536
17,520
17,274
Rupiah
Fixed rate
Total nilai wajar melalui
laporan laba rugi
65,135
65,536
17,520
17,274
Total fair value through
profit or loss
Tersedia untuk dijual
Rupiah
Tingkat bunga tetap
Tingkat bunga
mengambang
Mata uang asing
Tingkat bunga tetap
Total tersedia untuk dijual
Dimiliki hingga jatuh tempo
Rupiah
Tingkat bunga tetap,
setelah diskonto/premi
yang belum diamortisasi,
sebesar Rp525.019
per 31 Desember 2014
dan Rp542.442
per 31 Desember 2013
Mata uang asing
Tingkat bunga tetap,
setelah diskonto/
premi yang belum
diamortisasi sebesar Rp43
per 31 Desember 2014
dan Rp432
per 31 Desember 2013
Available-for-sale
12,604,902
11,531,560
15,621,155
14,416,734
Rupiah
Fixed rate
Floating rate
15,335,583
15,326,020
16,013,145
15,966,731
27,940,485
26,857,580
31,634,300
30,383,465
5,459,277
5,693,243
6,470,994
6,572,190
Foreign currencies
Fixed rate
33,399,762
32,550,823
38,105,294
36,955,655
Total available-for-sale
Held-to-maturity
Rupiah
11,571,024
11,046,005
8,289,549
7,747,107
Fixed rate,
net of unamortized
discount/premium of
Rp525,019 as of
31 December 2014 and Rp542,442
as of 31 December 2013
Foreign currencies
164,888
164,456
Fixed rate,
net of unamortized
discount/premium of Rp43
as of 31 December 2014
and Rp432 as of
31 December 2013
167,390
167,433
Total dimiliki hingga
jatuh tempo
11,738,414
11,213,438
8,454,437
7,911,563
Total held-to-maturity
Total Obligasi Pemerintah
45,203,311
43,829,797
46,577,251
44,884,492
Total Government Bonds
Jumlah nominal Obligasi Pemerintah yang
diterima BNI dari program rekapitalisasi adalah
sebesar masing-masing Rp14.595.314 dan
Rp15.280.514 pada tanggal 31 Desember
2014 dan 2013.
The total outstanding nominal amount
Government Bonds received by BNI from
recapitalization
program
amounted
Rp14,595,314 and Rp15,280,514 as
31 December 2014 and 2013, respectively.
Jumlah
Obligasi
Pemerintah
yang
dikelompokkan sebagai tersedia untuk dijual
dan dijual selama tahun berjalan adalah
sebagai berikut:
The total available-for-sale Government
Bonds sold during the current year were as
follows:
Halaman - 103 - Page
of
the
to
of
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan)
a.
13. GOVERNMENT BONDS (continued)
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
a.
Total dijual/
Sold
Nilai nominal/
Nominal value
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2014
Tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2013
b.
By type and currency (continued)
Kepada pihak ketiga/
To third parties
Nilai nominal/
Nominal value
Harga jual/
Selling price
2,763,505
2,763,505
2,930,318
Year ended 31 December 2014
2,476,306
2,476,306
2,671,298
Year ended 31 December 2013
Jumlah Obligasi Pemerintah yang telah jatuh
tempo adalah sebesar Rp1.744.805 (nilai
nominal) dan Rp1.498.375 (nilai nominal)
masing-masing pada tanggal 31 Desember
2014 dan 2013.
Total Government Bonds which matured
amounted to Rp1,744,805 (nominal value) and
Rp1,498,375
(nominal
value)
as
of
31 December 2014 and 2013, respectively.
Untuk obligasi tingkat bunga mengambang,
harga pasar Obligasi Pemerintah berkisar
antara 71,32% sampai dengan 101,69% dan
antara 99,45% sampai dengan 99,84%
masing-masing pada tanggal 31 Desember
2014 dan 2013 dari nilai nominal.
For floating interest rate bonds, the market
price of Government Bonds ranged from
71.32% to 101.69% and from 99.45% to
99.84%, as of 31 December 2014 and 2013,
respectively, of the nominal amounts.
Untuk tingkat bunga tetap, harga pasar
Obligasi Pemerintah berkisar antara 75,39%
sampai dengan 139,92% dan antara 71,21%
sampai dengan 134,23% masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
For fixed interest rate bonds, the market price
of Government Bonds ranged from 75.39% to
139.92% and from 71.21% to 134.23% as of
31 December 2014 and 2013, respectively.
BNI mengakui adanya keuntungan atau
kerugian yang belum direalisasi atas
penurunan nilai pasar Obligasi Pemerintah
dalam kelompok tersedia untuk dijual (neto
setelah pajak) sebesar Rp420.192 (laba) dan
Rp2.120.364 (rugi) masing-masing pada tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2014 dan 2013 yang dicatat pada bagian
ekuitas
laporan
posisi
keuangan
konsolidasian.
BNI recognized the unrealized gains or losses
from the decrease in the market value of the
Government Bonds categorized as availablefor-sale (net of taxes) in the amount of
Rp420,192 (gain) and Rp2,120,364 (loss) for
years ended 31 December 2014 and 2013,
respectively, recorded in the equity section of
the consolidated statements of financial
position.
Pada tanggal 31 Desember 2014 Obligasi
pemerintah dengan tingkat bunga tetap
dengan jumlah nominal Rp3.395.950 (2013:
Rpnihil) telah dijual dengan janji dibeli kembali
hingga jatuh tempo sehingga klasifikasinya
berubah dari tersedia untuk dijual menjadi
dimiliki hingga jatuh tempo (lihat Catatan 22).
As of 31 December 2014 the fixed rate
government bonds has been sold under
agreements to repurchase to maturity with
nominal amount to Rp3,395,950 (2013: Rpnil)
therefore the classification changes from
available-for-sale to held-to-maturity (refer to
Note 22).
Berdasarkan kisaran tanggal jatuh tempo
2014
b.
Based on maturity date
2013
Diperdagangkan
Obligasi tingkat bunga tetap
21/09/2015 15/03/2034
23/02/2014 15/06/2032
Trading
Fixed rate bonds
Tersedia untuk dijual
Obligasi tingkat bunga tetap
08/01/2015 15/04/2043
23/02/2014 15/11/2043
Available-for-sale
Fixed rate bonds
25/04/2015 25/07/2020
25/12/2014 25/07/2020
15/06/2015 15/02/2044
09/01/2014 15/04/2043
Obligasi tingkat bunga
mengambang
Dimiliki hingga jatuh tempo
Obligasi tingkat bunga tetap
Halaman - 104 - Page
Floating rate bonds
Held-to-maturity
Fixed rate bonds
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan)
c.
13. GOVERNMENT BONDS (continued)
Tingkat suku bunga tetap tahunan
c.
Dolar
Amerika Serikat/
United States Dollar
%
Rupiah
%
d.
Annual fixed interest rates
Dolar Singapura/
Singapore Dollar
%
Suku bunga kontrak:
2014
2013
3.30 - 14.28
4.45 - 12.50
0.25 - 10.50
0.13 - 11.63
2.25 - 3.25
2.25 - 3.25
Contractual interest rate:
2014
2013
Suku bunga efektif:
2014
2013
3.31 - 12.05
4.58 - 13.74
0.31 - 9.28
0.20 - 6.13
1.08 - 4.35
1.08 - 1.64
Effective interest rate:
2014
2013
Tingkat suku bunga mengambang tahunan
d.
Annual floating interest rates
Rupiah
%
2014
2013
5.97 - 6.34
1.95 - 5.16
14. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI
DIJUAL KEMBALI
2014
2013
14. SECURITIES
PURCHASED
AGREEMENTS TO RESELL
UNDER
Securities purchased under agreements to resell
as of 31 December 2014 and 2013 are as follows:
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 terdiri
dari:
2014
Counterparty
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank DKI
PT Bank DKI
Jenis
Sekuritas/
Type of
Securities
Nilai
Nominal/
Nominal
Amount
Tanggal Dimulai/
Start Date
Tanggal Jatuh
Tempo/
Maturity Date
Liabilitas
Penjualan
Kembali/
Resale
Liabilities
Pendapatan
Bunga yang
Belum
Direalisasi/
Unrealized
Interest
Nilai
Tercatat/
Carrying
Value
SDBI
1,000,000
29/12/2014
05/01/2015
948,121
664
947,457
SDBI
1,000,000
29/12/2014
12/01/2015
897,164
1,788
895,376
OBN
SDBI
SDBI
SDBI
SDBI
OBN
500,000
500,000
500,000
500,000
500,000
300,000
09/12/2014
05/12/2014
05/12/2014
10/12/2014
17/12/2014
12/12/2014
09/01/2015
05/01/2015
06/01/2015
12/01/2015
07/01/2015
08/01/2015
512,250
448,001
447,925
445,695
445,817
300,800
708
384
307
850
448
350
511,542
447,617
447,618
444,845
445,369
300,450
OBN
300,000
10/12/2014
12/01/2015
300,969
571
300,398
SDBI
SDBI
SDBI
SDBI
SDBI
SDBI
300,000
200,000
200,000
200,000
200,000
150,000
05/12/2014
08/12/2014
09/12/2014
10/12/2014
18/12/2014
11/12/2014
05/01/2015
08/01/2015
08/01/2015
09/01/2015
08/01/2015
12/01/2015
263,092
176,645
176,173
175,953
178,226
131,546
180
212
211
243
211
90
262,912
176,433
175,962
175,710
178,015
131,456
SDBI
SDBI
OBN
OBN
150,000
100,000
100,000
100,000
05/12/2014
11/12/2014
30/12/2014
30/12/2014
05/01/2015
12/01/2015
06/01/2015
30/01/2015
131,341
88,815
88,928
87,797
249
78
191
167
131,092
88,737
88,737
87,630
6,245,258
7,902
6,237,356
6,800,000
Halaman - 105 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
14. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI
DIJUAL KEMBALI (lanjutan)
14. SECURITIES
PURCHASED
AGREEMENTS TO RESELL (continued)
UNDER
2013
Jenis
Sekuritas/
Type of
Securities
Counterparty
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Bukopin Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk
Nilai
Nominal/
Nominal
Amount
OBN
OBN
SDBI
SDBI
SDBI
SDBI
OBN
OBN
OBN
OBN
OBN
SDBI
Tanggal Dimulai/
Start Date
Tanggal Jatuh
Tempo/
Maturity Date
30/12/2013
20/12/2013
19/12/2013
19/12/2013
30/12/2013
30/12/2013
30/12/2013
20/12/2013
20/12/2013
31/12/2013
31/12/2013
24/12/2013
15/01/2014
06/01/2014
09/01/2014
09/01/2014
06/01/2014
06/01/2014
15/01/2014
06/01/2014
03/01/2014
09/01/2014
09/01/2014
07/01/2014
70,000
110,000
110,000
110,000
110,000
115,000
180,000
185,000
221,000
280,000
280,000
337,000
2,108,000
Nilai
Tercatat/
Carrying
Value
64,971
113,268
97,218
97,218
97,169
101,586
133,762
192,899
199,851
250,548
250,548
300,074
183
106
156
156
94
98
376
180
75
389
389
354
64,788
113,162
97,062
97,062
97,075
101,488
133,386
192,719
199,776
250,159
250,159
299,720
1,899,112
2,556
1,896,556
15. PREPAID EXPENSES
2014
Sewa dibayar dimuka
Asuransi
Promosi
Lainnya
2013
943,926
68,638
40,562
339,116
945,152
30,271
45,391
200,309
1,392,242
1,221,123
16. PENYERTAAN SAHAM
Prepaid rent
Insurance
Promotion
Others
16. EQUITY INVESTMENTS
Penyertaan jangka panjang
Long-term equity investments
Biaya Perolehan/
Cost
2014
Metode ekuitas
Pendapatan
Bunga yang
Belum
Direalisasi/
Unrealized
Interest
Securities purchased under agreements to resell
are classified as current.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
tersebut di atas diklasifikasikan sebagai lancar.
15. BEBAN DIBAYAR DIMUKA
Liabilitas
Penjualan
Kembali/
Resale
Liabilities
40,742
2013
40,742
Bagian BNI Atas
Laba/(Rugi Akumulasi)/
BNI 's Share of
Accumulated Profit/(Losses)
2014
(35,215)
2013
(35,342)
Nilai Tercatat/
Carrying Value
2014
2013
5,527
5,400
Equity method
Klasifikasi tersedia untuk dijual
56,614
56,101
Classified as available-for-sale
Total
62,141
61,501
Total
(24,707)
(21,994)
37,434
39,507
Cadangan kerugian penurunan nilai
Neto
Halaman - 106 - Page
Allowance for impairment losses
Net
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
16. PENYERTAAN SAHAM (lanjutan)
16. EQUITY INVESTMENTS (continued)
Penyertaan jangka panjang (lanjutan)
Long-term equity investments (continued)
Penyertaan
jangka
panjang
kolektibilitas Bank Indonesia adalah:
The classification of long-term equity investments
based on Bank Indonesia collectibility are as
follows:
berdasarkan
2014
2013
Lancar
Macet
61,605
536
60,965
536
Current
Loss
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
62,141
61,501
(24,707)
(21,994)
Total
Allowance for impairment
losses
37,434
39,507
Neto
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai
adalah sebagai berikut:
2014
Net
The movements in the allowance for impairment
losses are as follows:
2013
Saldo awal
Penyisihan selama tahun berjalan
21,994
2,713
20,071
1,923
Beginning balance
Allowance during the year
Neto
24,707
21,994
Net
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai di atas telah memadai.
Management believes that the allowance for
impairment losses is adequate.
Penyertaan pada perusahaan asosiasi adalah
sebagai berikut:
The equity investments are as follows:
Persentase Kepemilikan/
Percentage of Ownership
Nama Perusahaan
Metode ekuitas
PT Swadharma Surya Finance
Diklasifikasikan sebagai tersedia
untuk dijual
PT Sarana Bersama Pembiayaan
Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia
PT Pemeringkat Efek
Indonesia (Persero)
PT Bursa Efek Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
Kegiatan Usaha/
Business Activity
Pembiayaan/Financing
Investasi/Investment
Lembaga penyelesaian efek/
Settlement and depository
Pemeringkat efek/
Credit rating agency
Bursa efek/Stock exchange
Bank/Banking
Bank/Banking
Pada tanggal 27 Maret 2013, BNI melakukan
penambahan penyertaan pada PT Bank Mizuho
Indonesia
sebesar
Rp19.460
untuk
mempertahankan persentase kepemilikan saham
sebesar 1%.
2014
25.00%
2013
25.00%
8.00%
8.00%
2.50%
2.50%
1.93%
2.07%
1.00%
0.52%
1.93%
2.07%
1.00%
0.52%
Company’s Name
Equity method
PT Swadharma Surya Finance
Classified as available-for-sale
PT Sarana Bersama Pembiayaan
Indonesia
PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia
PT Pemeringkat Efek
Indonesia (Persero)
PT Bursa Efek Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
On 27 March 2013, BNI increased its investment in
PT Bank Mizuho Indonesia amounting to Rp19,460
to maintain its percentage of ownership of 1%.
Halaman - 107 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
17. ASET LAIN-LAIN – NETO
17. OTHER ASSETS – NET
2014
2013
Piutang bunga
Piutang terkait transaksi ATM dan
kartu kredit
Piutang lain-lain
Persediaan kantor
Agunan yang diambil alih setelah dikurangi
penyisihan kerugian penurunan nilai
sebesar Rp159.693 pada tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
Piutang premi asuransi
Lain-lain setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai sebesar Rp23.196
pada tanggal 31 Desember 2014
(2013: Rp22.280)
1,460,505
1,147,129
559,807
333,895
331,027
438,429
542,564
277,803
13,247
4,763
9,037
2,829
666,671
739,100
Interest receivables
Receivables from transactions
related to ATM and credit card
Other receivables
Office supplies
Foreclosed collateral, net of
allowance for impairment losses of
Rp159,693 as of
31 December 2014 and 2013
Insurance premium receivables
Others, net of allowance for
impairment losses of Rp23,196
as of 31 December 2014
(2013: Rp22,280)
Total
3,369,915
3,156,891
Total
Piutang bunga sebagian besar merupakan bunga
yang berasal dari Obligasi Pemerintah sebesar
Rp495.995 dan Rp483.255 masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
Interest receivables are mostly comprised of
interest from Government Bonds amounting to
Rp495,995 and Rp483,255 as of 31 December
2014 and 2013, respectively.
Piutang lain-lain sebagian besar merupakan
piutang yang berasal dari transaksi efek dengan
nasabah sebesar Rp221.018 dan Rp149.000
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2014
dan 2013.
Other receivables mostly comprised of receivables
from securities transactions with customers
amounting to Rp221,018 and Rp148,000 as of
31 December 2014 and 2013, respectively.
Manajemen
berpendapat
bahwa
cadangan
kerugian penurunan nilai yang dibentuk atas asetaset yang disebutkan di atas telah memadai.
Management believes that the allowance for
impairment losses on the respective assets
outlined above is adequate.
18. ASET TETAP
18. FIXED ASSETS
Direct ownership of fixed assets:
Aset tetap kepemilikan langsung:
2014
Saldo awal/
Beginning
balance
Penambahan/
Additions
Pengurangan
dan
reklasifikasi/
Disposals
and
reclassification
Saldo akhir/
Ending
balance
Biaya perolehan
Tanah
Bangunan
Perlengkapan kantor dan
kendaraan bermotor
1,749,151
2,656,522
18,392
118,152
(1,064)
(2,660)
5,837,506
444,121
(33,990)
6,247,637
Cost
Land
Buildings
Office equipment
and motor vehicles
Total biaya perolehan
Aset dalam penyelesaian
10,243,179
938,057
580,665
807,806
(37,714)
(22,202)
10,786,130
1,723,661
Total cost
Construction in progress
Total biaya perolehan
11,181,236
1,388,471
(59,916)
12,509,791
1,766,479
2,772,014
Total cost
Akumulasi penyusutan
Bangunan
Perlengkapan kantor dan
kendaraan bermotor
1,356,107
165,576
(4,083)
1,517,600
4,311,560
486,681
(28,100)
4,770,141
Accumulated depreciation
Buildings
Office equipment
and motor vehicles
Total akumulasi penyusutan
5,667,667
652,257
(32,183)
6,287,741
Total accumulated depreciation
Nilai buku neto
5,513,569
6,222,050
Net book value
Halaman - 108 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
18. ASET TETAP (lanjutan)
18. FIXED ASSETS (continued)
2013
Saldo awal/
Beginning
balance
Penambahan/
Additions
Pengurangan
dan
reklasifikasi/
Disposals
and
reclassification
Saldo akhir/
Ending
balance
Biaya perolehan
Tanah
Bangunan
Perlengkapan kantor dan
kendaraan bermotor
1,744,678
2,526,691
4,473
136,322
(6,491)
5,183,214
725,587
(71,295)
5,837,506
Cost
Land
Buildings
Office equipment
and motor vehicles
Total biaya perolehan
Aset dalam penyelesaian
9,454,583
233,163
866,382
716,074
(77,786)
(11,180)
10,243,179
938,057
Total cost
Construction in progress
Total biaya perolehan
9,687,746
1,582,456
(88,966)
11,181,236
1,749,151
2,656,522
Total cost
Akumulasi penyusutan
Bangunan
Perlengkapan kantor dan
kendaraan bermotor
1,157,173
201,969
(3,035)
1,356,107
3,938,985
439,947
(67,372)
4,311,560
Accumulated depreciation
Buildings
Office equipment
and motor vehicles
Total akumulasi penyusutan
5,096,158
641,916
(70,407)
5,667,667
Total accumulated depreciation
Nilai buku neto
4,591,588
5,513,569
Net book value
Details of gain on sale of fixed assets are as
follows:
Rincian keuntungan penjualan aset tetap adalah
sebagai berikut:
2014
Harga jual
Nilai buku
Keuntungan
2013
9,048
(5,531)
13,359
(7,379)
3,517
5,980
Proceeds
Book value
Gain
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat
penurunan nilai aset tetap yang dimiliki bank
selama tahun berjalan karena manajemen
berpendapat bahwa nilai tercatat aset tetap tidak
melebihi estimasi nilai yang dapat diperoleh
kembali.
Management believes that there is no impairment
in the value of fixed assets owned by the Bank
during the year because management believes that
the carrying amounts of fixed assets do not exceed
the estimated recoverable amount.
Aset tetap Bank pada tanggal 31 Desember 2014
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan
pencurian dengan nilai pertanggungan sebesar
Rp7.671.356 (2013: Rp6.105.541). Manajemen
berpendapat bahwa nilai pertangungan tersebut
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
aset tersebut.
As of 31 December 2014, the fixed assets of the
Bank were insured against risk of fire and theft with
sum insured amounting to Rp7,671,356 (2013:
Rp6,105,541). Management believes that the sum
insured is adequate to cover possible losses on the
assets insured.
Aset dalam penyelesaian yang dimiliki Bank,
kebanyakan memiliki jangka waktu kontrak
penyelesaian satu tahun.
Construction in progress owned by the Bank,
mostly have contract period to be completed in one
year.
Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset
dalam penyelesaian pada tanggal 31 Desember
2014 adalah berkisar 37% - 77% (2013: 44% 71%).
The estimated percentage of completion of
construction in progress as of 31 December 2014
is between 37% - 77% (2013: 44% - 71%).
Pada tanggal 31 Desember 2014 terdapat aset
tetap yang sudah didepresiasi penuh namun masih
digunakan oleh BNI saja sebesar Rp3.175.154
(2013: Rp3.212.190).
As of 31 December 2014, there are fixed assets
which have been fully depreciated that are still
used by the BNI only amounting to Rp3,175,154
(2013: Rp3,212,190).
Halaman - 109 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
18. ASET TETAP (lanjutan)
18. FIXED ASSETS (continued)
Penilaian pada nilai wajar tanah dan bangunan
yang dimiliki Bank pada tanggal 31 Desember 2014
dan 2013 adalah dengan menggunakan nilai dari
Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). NJOP dianggap
sebagai estimasi terbaik yang mencerminkan nilai
wajar. Pada tanggal 31 Desember 2014, NJOP
tanah dan bangunan yang dimiliki Bank masingmasing bernilai Rp4.452.810 dan Rp1.120.111
(2013: Rp2.892.696 dan Rp1.103.995). Selain
tanah dan bangunan, tidak ada perbedaan yang
signifikan antara nilai wajar aset tetap dengan nilai
tercatatnya.
Estimated fair value of land and buildings owned by
the Bank as of 31 Desember 2014 and 2013 were
determined using value of Sales Value of Tax
Object (NJOP). NJOP is regarded as the best
estimates which reflect the fair value. As of
31 Desember 2014, the NJOP of land and
buildings owned by the Bank are Rp4,452,810 and
Rp1,120,111
(2013:
Rp2,892,696
and
Rp1,103,995), respectively. Other than land and
buildings, there are no significant difference
between the estimated fair value and carrying
value of fixed assets.
Tidak ada aset tetap yang dijaminkan.
There were no fixed assets pledged as collateral.
19. LIABILITAS SEGERA
19. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
Liabilitas segera terdiri dari kiriman uang, dana
setoran cek, deposito yang sudah jatuh tempo
tetapi belum diambil nasabah, transaksi kliring,
setoran pajak yang diterima oleh BNI sebagai bank
persepsi dan simpanan sementara yang belum
diselesaikan.
20. SIMPANAN NASABAH
Obligations due immediately consist of money
transfers, fund deposits for cheques, deposits
matured but not yet collected by customers, items
for clearing, tax collection received by BNI as a
collecting bank and temporary deposit transactions
not yet settled.
20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Informasi mengenai simpanan berdasarkan pihak
yang berelasi diungkapkan pada Catatan 44c.
Information with respect to transactions with related
parties are disclosed in Note 44c.
a.
a.
Berdasarkan jenis dan mata uang
2014
Rupiah
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
Mata uang asing
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
Total
By type and currency
2013
54,650,791
110,799,457
91,556,669
53,283,402
107,480,108
76,091,380
257,006,917
236,854,890
28,092,395
4,170,137
10,995,360
34,899,975
38,671
10,946,418
43,257,892
45,885,064
300,264,809
282,739,954
Halaman - 110 - Page
Rupiah
Current accounts
Savings account
Time deposits
Foreign currencies
Current accounts
Savings account
Time deposits
Total
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan)
a.
20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
a.
Perincian simpanan nasabah berdasarkan
mata uang adalah sebagai berikut:
2014
Rupiah
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat
Euro
Dolar Singapura
Yen Jepang
Pound Sterling Inggris
Dolar Hong Kong
Franc Swiss
Yuan Cina
Dolar Australia
Total
By type and currency (continued)
Deposits from customers based on currencies
are as follows:
2013
257,006,917
236,854,890
Rupiah
40,585,841
1,048,318
1,084,010
300,651
194,502
34,739
5,841
3,312
678
44,367,187
490,577
584,401
189,259
203,672
40,947
6,382
2,146
493
Foreign currencies
United States Dollar
Euro
Singapore Dollar
Japanese Yen
Great Britain Pound Sterling
Hong Kong Dollar
Swiss Franc
Chinese Yuan
Australian Dollar
43,257,892
45,885,064
300,264,809
282,739,954
Total
Simpanan nasabah berdasarkan prinsip
syariah termasuk di dalamnya adalah giro
wadiah,
tabungan
wadiah,
tabungan
Mudharabah dan deposito Mudharabah.
Deposits from customers based on sharia
principles include wadiah current accounts,
wadiah savings, Mudharabah savings and
Mudharabah deposits.
Giro wadiah dan tabungan wadiah merupakan
simpanan wadiah yad-dhamanah dimana
pemilik dana akan memperoleh pendapatan
bonus. Jumlah giro wadiah pada tanggaltanggal 31 Desember 2014 dan 2013, masingmasing
sebesar
Rp1.407.104
dan
Rp1.488.185, sedangkan jumlah tabungan
wadiah masing-masing sebesar Rp1.147.880
dan Rp790.905.
Wadiah current accounts and wadiah savings
represent a wadiah yad-dhamanah deposit in
which the customers are entitled to receive
bonus income. The balances of wadiah current
accounts as of 31 December 2014 and 2013
were
Rp1,407,104
and
Rp1,488,185,
respectively, while the balances of wadiah
savings were Rp1,147,880 and Rp790,905,
respectively.
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal
22 September 2004 yang berlaku efektif sejak
tanggal 22 September 2005, sebagaimana
diubah
dengan
Peraturan
Pemerintah
Pengganti
Undang-Undang
Republik
Indonesia No. 3 tanggal 13 Oktober 2008,
Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS)
dibentuk untuk menjamin liabilitas tertentu
bank-bank umum berdasarkan program
penjaminan yang berlaku, yang besaran nilai
jaminannya dapat berubah jika memenuhi
kriteria tertentu yang berlaku.
Based on Law No. 24 dated 22 September
2004, effective on 22 September 2005, which
was amended by the Government Regulation
No. 3 dated 13 October 2008, the Indonesia
Deposit Insurance Agency (LPS) was formed
to guarantee certain liabilities of commercial
banks under the applicable guarantee
program, which the amount of guarantee can
be amended if the situation complies with the
valid particular criterias.
Halaman - 111 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan)
a.
b.
20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
a.
By type and currency (continued)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal
13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai
Simpanan yang dijamin Lembaga Penjaminan
Simpanan, maka pada tanggal 31 Desember
2014 dan 2013, jumlah simpanan yang dijamin
LPS adalah simpanan sampai dengan
Rp2.000 untuk per nasabah per bank.
Simpanan nasabah dijamin hanya jika suku
bunganya sama dengan atau dibawah 7,75%
untuk simpanan dalam Rupiah dan 1,50%
untuk simpanan dalam mata uang asing pada
tanggal 31 Desember 2014 (2013: 7,50% dan
1,50%).
As of 31 December 2014 and 2013, based on
Government Regulation No. 66 Year 2008
dated 13 October 2008 regarding The Amount
of Deposit Guaranteed by Indonesia Deposit
Insurance Corporation, the amount of deposits
covered by LPS is customer deposits up to
Rp2,000 per depositor per bank. Customer
deposits are only covered if the rate of interest
is equal to or below 7.75% for deposits
denominated in Rupiah and 1.50% for
deposits denominated in foreign currency as
of 31 December 2014 (2013: 7.50% and
1.50%).
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013,
BNI adalah peserta dari program penjaminan
tersebut.
As of 31 December 2014 and 2013, BNI was a
participant of that guarantee program.
Berdasarkan hubungan
b.
2014
Pihak berelasi
Rupiah
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
Mata uang asing
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
Total pihak berelasi
Pihak ketiga
Rupiah
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
Mata uang asing
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
By relationship
2013
Related parties
Rupiah
Current accounts
Savings account
Time deposits
9,516,494
155,755
16,798,712
9,933,543
163,195
13,336,705
26,470,961
23,433,443
8,601,781
74,376
3,858,288
14,086,225
3,369,041
12,534,445
17,455,266
39,005,406
40,888,709
Total related parties
45,134,297
110,643,702
74,757,957
43,349,859
107,316,913
62,754,675
Third parties
Rupiah
Current accounts
Savings account
Time deposits
230,535,956
213,421,447
19,490,614
4,095,761
7,137,072
20,813,750
38,671
7,577,377
30,723,447
28,429,798
Foreign currencies
Current accounts
Savings account
Time deposits
Foreign currencies
Current accounts
Savings account
Time deposits
Total pihak ketiga
261,259,403
241,851,245
Total third parties
Total
300,264,809
282,739,954
Total
Halaman - 112 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan)
c.
d.
20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
Tabungan berdasarkan jenis
c.
2014
2013
Tabungan BNI
Tabungan Syariah
Tabungan Haji
112,694,529
734,965
1,540,100
105,617,029
790,905
1,110,845
BNI savings accounts
Sharia savings accounts
Hajj savings accounts
Total
114,969,594
107,518,779
Total
Simpanan
jaminan
yang
diblokir
dan
dijadikan
d.
2014
e.
Deposits blocked and pledged as collateral
2013
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
10,558,023
8,926,375
3,460,546
12,067,608
9,117,397
3,412,596
Current account
Savings account
Time deposit
Total
22,944,944
24,597,601
Total
Tingkat suku bunga dan bagi hasil per
tahun
Rupiah
%
2014
2013
0.00 - 11.65
0.00 - 10.00
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
e.
0.00 - 0.50
0.00 - 1.53
a.
2014
Mata uang asing
Inter-bank call money
Giro
Deposito berjangka
Simpanan lainnya
Total
Euro
%
0.00 - 0.35
0.00 - 0.20
2014
2013
21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Berdasarkan jenis dan mata uang
Rupiah
Giro
Deposito berjangka
Simpanan lainnya
Annual interest rates and profit sharing
Dolar Singapura/
Singapore Dollar
%
0.00 - 2.60
0.00 - 2.50
21. SIMPANAN DARI BANK LAIN
a.
Savings accounts by type
By type and currency
2013
1,056,442
445,384
349,072
1,445,674
516,019
289,397
1,850,898
2,251,090
121,191
285,009
144,773
-
266,695
57,732
241,924
550,973
566,351
2,401,871
2,817,441
Rupiah
Current accounts
Time deposits
Other deposits
Foreign currencies
Inter-bank call money
Current accounts
Time deposits
Other deposits
Total
Simpanan dari bank lain berdasarkan prinsip
syariah termasuk di dalamnya adalah giro
wadiah dan deposito Mudharabah.
Deposits from other banks based on sharia
principles include wadiah current accounts and
Mudharabah deposits.
Giro wadiah merupakan simpanan wadiah
yad-dhamanah dimana pemilik dana akan
memperoleh pendapatan bonus. Jumlah giro
wadiah pada tanggal-tanggal 31 Desember
2014 dan 2013, masing-masing sebesar
Rp66.773 dan Rp44.205.
Wadiah current accounts represent a wadiah
yad-dhamanah deposit in which the customers
are entitled to receive bonus income. The
balances of wadiah current accounts as of 31
Desember 2014 and 2013 were Rp66,773 and
Rp44,205, respectively.
Halaman - 113 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
21. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan)
a.
21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
a.
Deposits from other banks
currencies are as follows:
Perincian simpanan dari bank lain berdasarkan
mata uang adalah sebagai berikut:
2014
Rupiah
Mata uang asing
Yen Jepang
Dolar Amerika Serikat
Dolar Singapura
Euro
Pound Sterling Inggris
Dolar Hong Kong
Lain-lain
Total
b.
Total pihak berelasi
Pihak ketiga
Rupiah
Giro
Deposito berjangka
Simpanan lainnya
Mata uang asing
Pinjaman pasar uang antar bank
Giro
Deposito berjangka
Simpanan lainnya
on
1,850,898
2,251,090
Rupiah
114,339
366,124
54,130
13,357
3,006
1
16
39,499
339,756
78,014
4,222
3,735
101,125
-
Foreign currencies
Japanese Yen
United States Dollar
Singapore Dollar
Euro
Great Britain Pound Sterling
Hong Kong Dollar
Others
550,973
566,351
2,401,871
2,817,441
b.
2014
Mata uang asing
Giro
based
2013
Berdasarkan hubungan
Pihak berelasi
Rupiah
Giro
Deposito berjangka
Simpanan lainnya
By type and currency (continued)
Total
By relationship
2013
Related parties
Rupiah
Current accounts
Time deposits
Other deposits
945
352,000
-
16,053
22,350
4,653
352,945
43,056
13,710
479
Foreign currencies
Current accounts
366,655
43,535
Total related parties
1,055,497
93,384
349,072
1,429,621
493,669
284,744
Third parties
Rupiah
Current accounts
Time deposits
Other deposits
1,497,953
2,208,034
121,191
271,299
144,773
-
266,216
57,732
241,924
Foreign currencies
Interbank money market
Current accounts
Time deposits
Other deposits
537,263
565,872
Total pihak ketiga
2,035,216
2,773,906
Total third parties
Total
2,401,871
2,817,441
Total
Halaman - 114 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
21. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan)
c.
21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
Berdasarkan tingkat suku bunga dan bagi
hasil per tahun
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
Rupiah
%
2014
2013
d.
Simpanan
jaminan
0.00 - 9.50
0.00 - 7.50
yang
diblokir
dan
c.
By annual interest rates and profit sharing
Yen Jepang/
Japanese Yen
%
0.00 - 0.04
0.80 - 0.97
dijadikan
0.33 - 0.41
0.00 - 0.10
d.
2014
2014
2013
Deposits blocked and pledged as collateral
2013
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
155,392
90,094
17,341
177,911
71,537
11,141
Current account
Savings account
Time deposit
Total
262,827
260,589
Total
22. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI
DIBELI KEMBALI
22. SECURITIES SOLD UNDER AGREEMENTS TO
REPURCHASE
2014
Counterparty
Jenis
Sekuritas/
Type of
Securities
Bank BNP Paribas
Bank ANZ
OBN
OBN
Nilai
Nominal/
Nominal
Amount
Tanggal Dimulai/
Start Date
Tanggal Jatuh
Tempo/
Maturity Date
19/08/2014
06/08/2014
15/05/2018
15/04/2017
1,696,950
1,699,000
3,395,950
23. LIABILITAS AKSEPTASI
a.
a.
2014
Mata uang asing
Bank
Kreditur non-bank
Total
Nilai
Bersih/
Net
Value
1,308,099
1,291,953
62,716
45,405
1,245,383
1,246,548
2,600,052
108,121
2,491,931
23. ACCEPTANCES PAYABLE
Berdasarkan pihak dan mata uang
Rupiah
Bank
Kreditur non-bank
Nilai
Pembelian
Kembali/
Buy Back
Value
Beban
Bunga yang
Belum
Diamortisasi/
Unamortized
Interest
Expenses
By party and currency
2013
403,271
28,788
274,917
15,093
432,059
290,010
5,942,436
94,108
5,653,921
255,041
6,036,544
5,908,962
6,468,603
6,198,972
Halaman - 115 - Page
Rupiah
Banks
Non-bank creditors
Foreign currencies
Banks
Non-bank creditors
Total
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
23. LIABILITAS AKSEPTASI (lanjutan)
a.
23. ACCEPTANCES PAYABLE (continued)
Berdasarkan pihak dan mata uang (lanjutan)
a.
Acceptances payable based on currencies are
as follow:
Perincian liabilitas akseptasi berdasarkan mata
uang adalah sebagai berikut:
2014
Rupiah
Mata uang asing
Dolar Amerika Serikat
Yuan Cina
Yen Jepang
Dolar Singapura
Euro
Total
b.
By party and currency (continued)
2013
432,059
290,010
Rupiah
5,385,234
490,089
73,581
45,348
42,292
5,595,162
54,950
73,552
185,298
Foreign currencies
United States Dollar
Chinese Yuan
Japanese Yen
Singapore Dollar
Euro
6,036,544
5,908,962
6,468,603
6,198,972
Berdasarkan hubungan
b.
By relationship
As of 31 December 2014 and 2013,
acceptances payable are all with third parties.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013,
seluruh
liabilitas
akseptasi
merupakan
transaksi dengan pihak ketiga.
24. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Total
24. ACCRUED EXPENSES
2014
2013
Biaya kantor
Kewajiban sebagai bank penerbit
Lain-lain
238,262
172,253
249,077
219,970
188,223
74,712
Office expenses
Issuer bank liabilities
Others
Total
659,592
482,905
Total
25. PENYISIHAN
25. PROVISION
2014
2013
Penyisihan atas perkara hukum
Estimasi kerugian atas komitmen
dan kontinjensi
59,707
59,707
27,523
44,385
Provision for legal cases
Estimated losses from commitments
and contigencies
Total
87,230
104,092
Total
a.
Perubahan cadangan atas perkara hukum
adalah sebagai berikut:
2014
a.
The movements of the allowance for legal
cases are as follows:
2013
Saldo awal
Penyisihan selama tahun berjalan
59,707
-
29,338
30,369
Beginning balance
Provision during the year
Saldo akhir
59,707
59,707
Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah
cadangan atas perkara hukum di atas telah
memadai.
Halaman - 116 - Page
Management believes that the allowance for
legal cases are adequate.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
25. PENYISIHAN (lanjutan)
b.
25. PROVISION (continued)
b.
Perubahan estimasi kerugian pada komitmen
dan kontinjensi adalah sebagai berikut:
2014
Saldo awal
Pembalikan selama tahun berjalan
Penyesuaian karena penjabaran
mata uang asing
The movements of estimated losses on
commitments and contingencies are as
follows:
2013
44,385
(17,696)
Saldo akhir
25,436
-
834
18,949
Beginning balance
Reversal during the year
Foreign exchange translation
adjustment
27,523
44,385
Ending balance
Management believes that the estimated
losses on commitments and contingencies are
adequate.
Manajemen berpendapat bahwa estimasi
kerugian pada komitmen dan kontinjensi di
atas telah memadai.
26. LIABILITAS LAIN-LAIN
26. OTHER LIABILITIES
2014
2013
Utang ke pemegang polis
Setoran jaminan
Utang bunga
Nota kredit dalam penyelesaian
Pendapatan yang belum diakui
Utang reasuransi
Uang muka dari Sumitomo Life
(Catatan 1i)
Lain - lain
3,173,006
1,026,890
376,316
195,538
32,440
31,725
2,740,473
932,705
235,533
166,732
148,011
30,043
382,863
630,000
824,354
Obligation to policy holders
Guarantee deposits
Interest payable
Credit memo in process
Unearned income
Reinsurance payable
Advance payment from Sumitomo Life
(Note 1i)
Others
Total
5,218,778
5,707,851
Total
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2014 dan
2013, seluruh utang nasabah merupakan transaksi
dengan pihak ketiga.
27. PERPAJAKAN
a.
27. TAXATION
Pajak dibayar dimuka
a.
2014
Pajak penghasilan badan
BNI
As of 31 December 2014 and 2013, payable to
customers are all with third parties.
Prepaid taxes
2013
1,436,609
Halaman - 117 - Page
816,858
Corporate income tax
BNI
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
b.
27. TAXATION (continued)
Utang pajak
b.
2014
Pajak penghasilan badan
BNI
Pasal 29
Pasal 25
2013
Corporate income tax
BNI
Article 29
Article 25
51,883
219,393
130,053
143,352
271,276
273,405
20,038
13,510
Subsidiaries
Article 29
291,314
286,915
Total corporate income tax
Pajak lainnya
BNI
Entitas Anak
21,929
4,320
35,712
1,330
Other taxes
BNI
Subsidiaries
Total pajak lainnya
26,249
37,042
Total other taxes
317,563
323,957
Total
Entitas Anak
Pasal 29
Total pajak penghasilan badan
Total
c.
Taxes payable
Beban pajak
c.
2014
Tax expense
2013
BNI
Kini
Tangguhan
2,558,849
23,147
2,137,073
37,375
BNI
Current
Deferred
Pajak penghasilan – BNI
2,581,996
2,174,448
Income tax - BNI
Entitas Anak
Kini
Tangguhan
127,609
(14,674)
Pajak penghasilan – Entitas Anak
Total
45,891
(115)
112,935
45,776
Income tax - Subsidiaries
2,694,931
2,220,224
Total
The reconciliation between income tax
expense and the theoretical tax amount on the
profit before income tax are as follows:
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku
adalah sebagai berikut:
2014
Laba konsolidasian
sebelum pajak penghasilan
Pajak dihitung dengan tarif
pajak yang berlaku
Beban yang tidak dapat dikurangkan
untuk tujuan pajak
- Kenikmatan karyawan
- Lain-lain
- Entitas Anak
Subsidiaries
Current
Deferred
2013
13,524,310
11,278,165
Consolidated income
before income tax
2,726,198
2,266,721
Tax calculated at applicable
tax rates
25,239
(62,760)
6,254
22,226
(59,060)
(9,663)
2,694,931
2,220,224
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak
penghasilan menurut laba rugi BNI dengan
estimasi penghasilan kena pajak adalah
sebagai berikut:
Halaman - 118 - Page
Expenses not deductible for tax purposes
Employees’ fringe benefits Others Subsidiaries -
A reconciliation between the income before
tax as shown in BNI’s profit and loss and
estimated taxable income are as follows:
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
c.
27. TAXATION (continued)
Beban pajak (lanjutan)
c.
2014
Tax expense (continued)
2013
Grup
Laba konsolidasian
sebelum pajak penghasilan
Laba sebelum pajak penghasilan
dari entitas anak
13,524,310
11,278,165
(426,726)
(221,754)
Laba sebelum pajak penghasilan - BNI
13,097,584
11,056,411
Income before income tax - BNI
44,623
27,579
Timing differences
Depreciation of fixed assets -
(252,293)
(357,742)
Reversal of allowance for impairment losses
on earning assets - loans
(14)
29,239
Reversal of allowance for legal, fraud and others
(71,787)
2,706
189,744
105,350
(26,007)
5,990
Beda waktu
- Penyusutan aset tetap
- Pembalikan cadangan
kerugian penurunan
nilai aset produktif - pinjaman
yang diberikan
- Pembalikan cadangan
hukum, kecurangan (fraud)
dan lainnya
- Rugi/(laba) yang belum
direalisasi atas efek
yang diperdagangkan
- Pembalikan cadangan
imbalan kerja
- Pembalikan cadangan kerugian
penurunan nilai aset produktif
selain pinjaman yang diberikan
(115,734)
(186,878)
126,193
111,130
Beda tetap
- Kenikmatan karyawan
- Pembalikan cadangan
kerugian penurunan nilai - aset
lain-lain
- Program insentif pengganti MESOP
- Keuntungan atas reksadana
- Lain-lain
Penghasilan kena pajak - BNI
3,432
(12,633)
(116,464)
(197,495)
(3,272)
(53,959)
(458,418)
229,711
(187,606)
(184,169)
12,794,244
2014
Beban pajak penghasilan
Pajak dibayar di muka
Permanent differences
Employees’ fringe benefits Reversal of allowance for impairment losses on
other assets
Incentive for MESOP replacement program
Gain on mutual fund Others Total permanent differences
Taxable income - BNI
2013
2,558,849
-
2,137,073
2,558,849
(2,506,966)
2,137,073
(2,007,020)
Utang pajak penghasilan - BNI
Unrealized loss/(gain) on trading securities
Reversal of allowance for employee benefits
Reversal of allowance for impairment earning
assets - other than loans
Taxable income for the current year and the
estimated corporate income tax payable is as
follows:
Beban pajak penghasilan tahun berjalan dan
taksiran utang pajak penghasilan BNI adalah
sebagai berikut:
Beban pajak penghasilan sesuai
tarif pajak yang berlaku
20% x Rp12,794,244
20% x Rp10,685,364
10,685,364
The Group
Consolidated income
before income tax
Income before income tax
of subsidiaries
51,883
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk
tahun yang berakhir 31 Desember 2014 di atas
adalah suatu perhitungan sementara yang
dibuat untuk tujuan akuntansi dan dapat
berubah pada waktu BNI menyampaikan Surat
Pemberitahuan Pajak (SPT) tahunannya.
Perhitungan perpajakan untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2013 sesuai dengan
SPT tahunan BNI.
Halaman - 119 - Page
130,053
Income tax based on the
applicable tax rates
20% x Rp12,794,244
20% x Rp10,685,364
Corporate income tax expense
Prepaid tax
Corporate income tax
payable - BNI
The calculation of income tax for the year
ended 31 December 2014 is a preliminary
estimate made for accounting purposes and is
subject to change at the time BNI submits its
annual tax return (SPT). Tax calculation for the
year ended 31 December 2013 is in
accordance with BNI’s annual tax return
(SPT).
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
c.
27. TAXATION (continued)
Beban pajak (lanjutan)
c.
Tax expense (continued)
Berdasarkan Undang-undang No. 36 Tahun
2008 tentang Pajak Penghasilan, Peraturan
Pemerintah (PP) No. 81 Tahun 2007
tertanggal 28 Desember 2007, yang kemudian
dicabut dan digantikan oleh PP No. 77 Tahun
2013 tertanggal 21 November 2013 tentang
Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Bagi Wajib
Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk
Perseroan Terbuka dan Peraturan Menteri
Keuangan No.238/PMK.03/2008 tanggal 30
Desember
2008
tentang
Tata
Cara
Pelaksanaan dan Pengawasan Pemberian
Penurunan Tarif Bagi Wajib Pajak Badan
Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan
Terbuka mengatur bahwa perseroan terbuka
dalam negeri di Indonesia dapat memperoleh
fasilitas penurunan tarif pajak penghasilan
sebesar 5% lebih rendah dari tarif tertinggi
pajak penghasilan yang ada dengan
memenuhi beberapa persyaratan tertentu,
yaitu paling sedikit 40% (empat puluh persen)
dari jumlah keseluruhan saham yang disetor
dicatat untuk diperdagangkan di bursa efek di
Indonesia dan masuk dalam penitipan kolektif
di lembaga penyimpanan dan penyelesaian,
saham tersebut harus dimiliki paling sedikit
oleh 300 pihak serta masing-masing pihak
hanya boleh memiliki saham kurang dari 5%
dari keseluruhan saham ditempatkan dan
disetor penuh. Ketentuan sebagaimana
dimaksud di atas harus dipenuhi dalam waktu
paling singkat 183 (seratus delapan puluh tiga)
hari kalender dalam jangka waktu 1 (satu)
tahun pajak.
Based on UU No. 36 Year 2008 regarding
Income Tax, Government Regulation (GR) No.
81 Year 2007 dated 28 December 2007 which
subsequently has been revoked and replaced
by GR No. 77 Year 2013 dated 21 November
2013 regarding Reduction of Tax Rate of
Income Tax Resident Corporate Tax Payers
and Regulation of the Minister of Finance No.
238/PMK.03/2008 dated 30 December 2008
regarding Procedures for Implementing and
Supervising the Granting of Reduction of the
Tax Rate of Income Tax Resident Corporate
Tax Payers in the Form of Public Listed
Company, a public listed company in
Indonesia can obtain a reduction of income tax
rate by 5% lower from the highest income tax
rate by fulfilling several requirements, which
include at the minimum 40% of total issued
and fully paid in capital shares are traded in
Indonesia Stock Exchange and must be
recorded in depository and settlement
institutional and the shares are owned by at
least 300 parties and each party can only own
less than 5% of the total issued and fully paid
shares. The above requirements must be
fulfilled at the minimum of 183 (one hundred
and eighty three) calendar days in a period of
1 (one) fiscal year.
Sampai dengan tanggal laporan keuangan
konsolidasian ini, belum terdapat klarifikasi
mengenai penerapan PP No. 77 Tahun 2013
tersebut. Manajemen berpendapat bahwa BNI
akan memenuhi semua persyaratan untuk
memperoleh fasilitas penurunan tarif pajak
penghasilan untuk tahun pajak 2013.
Up to the date of this consolidated financial
statements, there is no clarification on the
implementation of GR No. 77 Year 2013.
Management is of the view that BNI will fulfil
all the requirements to obtain income tax rate
reduction for 2013 fiscal year.
Berdasarkan Laporan Bulanan Kepemilikan
Saham Formulir No.X.H.I-2 tanggal 6 Januari
2015 dari Biro Administrasi Efek, Datindo
Entrycom, atas kepemilikan saham BNI
selama tahun 2014, semua kriteria untuk
memperoleh fasilitas penurunan tarif pajak
tersebut di atas telah terpenuhi.
Based on the Monthly Shareholding Report
Form No.X.H.I-2 dated 6 January 2015 from
the Registrar, Datindo Entrycom, regarding
BNI’s shares during the year 2014, BNI has
met all criteria mentioned above to obtain a
facility of tax rate decrease.
Pajak penghasilan badan BNI untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2014 dan 2013 telah dihitung dengan
menggunakan tarif pajak 20%.
BNI's corporate income tax for the years
ended 31 December 2014 and 2013 are
calculated using the tax rate of 20%.
Halaman - 120 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
d.
27. TAXATION (continued)
Aset pajak tangguhan - neto
d.
Deferred tax assets - net
The deferred tax assets as of 31 December
2014 and 2013 represent the tax effects on the
following:
Aset pajak tangguhan pada tanggal-tanggal
31 Desember 2014 dan 2013 merupakan
pengaruh beda pajak dengan rincian sebagai
berikut:
2014
Saldo awal/
Beginning
balance
Cadangan kerugian penurunan
nilai aset produktif- pinjaman
yang diberikan
Cadangan imbalan kerja
Cadangan kerugian penurunan
nilai aset produktif - selain
pinjaman yang diberikan
Rugi yang belum direalisasi
atas efek-efek yang
tersedia untuk dijual
Cadangan hukum, kecurangan
(fraud) dan lainnya
(Laba)/rugi yang belum
direalisasi atas efek
yang diperdagangkan
Penyusutan aset tetap
Aset pajak tangguhan
BNI - neto
Aset pajak tangguhan
Entitas Anak - neto
Aset pajak tangguhan
konsolidasian - neto
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi
komprehensif
konsolidasian/
Credited/
(charged) to
consolidated
statement of
comprehensive
income
Dibebankan
ke ekuitas/
Charged to
equity
Saldo akhir/
Ending
balance
Allowance for impairment losses
on earning assets - loans
Allowance for employee benefits
(73,734)
236,247
(50,459)
37,949
-
(124,193)
274,196
71,877
(5,201)
-
66,676
Allowance for impairment losses
on other assets other than loans
416,978
Unrealized loss on availablefor-sale-securities
730,306
-
(313,328)
13,731
(3)
-
1,727
(44,743)
(14,358)
8,925
-
935,411
(23,147)
(313,328)
13,728 Allowance for legal, fraud and others
(12,631)
(35,818)
598,936
Unrealized (gain)/loss on trading
securities
Depreciation of fixed assets
51,051
69,378
Net deferred tax assets - BNI
Net deferred tax assets Subsidiaries
986,462
668,314
Net consolidated deferred tax
assets
2013
Saldo awal/
Beginning
balance
Cadangan kerugian penurunan
nilai aset produktif- pinjaman
yang diberikan
Cadangan imbalan kerja
Cadangan kerugian penurunan
nilai aset produktif - selain
pinjaman yang diberikan
Rugi yang belum direalisasi atas
efek-efek yang tersedia
untuk dijual
Cadangan hukum, kecurangan
(fraud) dan lainnya
Rugi yang belum
direalisasi atas efek
yang diperdagangkan
Penyusutan aset tetap
Aset pajak tangguhan
BNI - neto
Aset pajak tangguhan
Entitas Anak - neto
Aset pajak tangguhan
konsolidasian - neto
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan
laba rugi
komprehensif
konsolidasian/
Credited/
(charged) to
consolidated
statement of
comprehensive
income
Dikreditkan
ke ekuitas/
Credited to
equity
Saldo akhir/
Ending
balance
Allowance for impairment losses
on earning assets - loans
Allowance for employee benefits
(2,186)
215,177
(71,548)
21,070
-
(73,734)
236,247
70,679
1,198
-
71,877
Allowance for impairment losses
on other assets other than loans
19,900
-
710,406
730,306
Unrealized loss on availablefor-sale-securities
7,883
5,848
-
1,186
(50,259)
541
5,516
-
262,380
(37,375)
710,406
13,731 Allowance for legal, fraud and others
1,727
(44,743)
57,295
51,051
Net deferred tax assets - BNI
Net deferred tax assets Subsidiaries
319,675
986,462
Net consolidated deferred tax
assets
Manajemen berpendapat bahwa aset pajak
tangguhan dapat dipulihkan seluruhnya.
Halaman - 121 - Page
935,411
Unrealized loss on trading
securities
Depreciation of fixed assets
Management believes that deferred tax assets
are fully realisable.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
27. PERPAJAKAN (lanjutan)
e.
27. TAXATION (continued)
Surat ketetapan pajak
e.
Tax assessment letters
Pada tanggal 28 November 2012, BNI
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang
Bayar (“SKPKB”) No. 00002/206/10/093/12
atas Pajak Penghasilan Badan (“PPh Badan”)
untuk tahun fiskal 2010 sebesar Rp1.633.716
(termasuk denda). Pada tanggal 26 Desember
2012, BNI telah melakukan pembayaran
sebagian atas SKPKB PPh Badan sebesar
Rp9.798. Pada tanggal 19 Februari 2013, BNI
telah mengajukan surat keberatan ke
Direktorat Jenderal Pajak terhadap sisa
SKPKB PPh Badan tersebut. Pada tanggal 26
Februari
2013,
BNI
telah
melakukan
pembayaran sebagian atas sisa SKPKB PPh
Badan sebesar Rp816.858. Pada tanggal 21
Februari 2014, BNI menerima surat dari
Direktorat
Jenderal
Pajak
No.
KEP289/WPJ.19/2014 yang menolak keberatan
atas SKPKB PPh Badan tersebut. Pada
tanggal 16 Mei 2014, BNI telah mengajukan
permohonan
banding
atas
penolakan
keberatan tersebut ke Pengadilan Pajak.
Sampai dengan tanggal laporan keuangan
konsolidasian ini, proses sidang masih berjalan
dan Pengadilan Pajak belum menerbitkan
putusan atas banding yang diajukan oleh BNI.
On 28 November 2012, BNI received the tax
assessment
letter
(“SKPKB”)
No.
00002/206/10/093/12 which stated that there
was an underpayment of corporate income tax
for fiscal year 2010 amounting to Rp1,633,716
(including penalties). On 26 December 2012,
BNI has made a partial payment amounting to
Rp9,798. On 19 February 2013, BNI has
submitted an objection letter to the Directorate
General
of
Tax
for
the
remaining
underpayment. On 26 February 2013, BNI has
made a partial payment of the remaining
underpayment amounting to Rp816,858. On
21 February 2014, BNI received a letter from
the Directorate General of Tax No. KEP289/WPJ.19/2014 which rejected the objection
of the above SKPKB. On 16 May 2014, BNI
submitted the request for appeal on the
rejection of the above objection to the Tax
Court. Up to the date of this consolidated
financial statements, the court process is still
ongoing and the Tax Court not yet issue
decision on the appeal submitted by BNI.
Pada tanggal 28 November 2012, BNI juga
menerima SKPKB No. 00197/207/10/093/12
atas Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) untuk
tahun fiskal 2010 sebesar Rp19.362 (termasuk
denda). Pada tanggal 26 dan 27 Desember
2012, BNI telah membayar seluruh SKPKB
PPN tersebut. Pada tanggal 19 Februari 2013,
BNI telah mengajukan surat keberatan ke
Direktorat Jenderal Pajak terhadap SKPKB
PPN tersebut. Pada tanggal 21 Februari 2014,
BNI menerima surat dari Direktorat Jenderal
Pajak No. KEP-290/WPJ.19/2014 yang
menolak keberatan atas SKPKB PPN tersebut.
Pada tanggal 16 Mei 2014, BNI telah
mengajukan permohonan banding atas
penolakan keberatan tersebut ke Pengadilan
Pajak. Sampai dengan tanggal laporan
keuangan konsolidasian ini, proses sidang
masih berjalan dan Pengadilan Pajak belum
menerbitkan putusan atas banding yang
diajukan oleh BNI.
On 28 November 2012, BNI has also received
SKPKB No. 00197/207/10/093/12 which stated
that there was an underpayment of Value
Added Tax (“VAT”) for fiscal year 2010
amounting to Rp19,362 (including penalties).
On 26 and 27 December 2012, BNI has fully
paid the above SKPKB VAT. On 19 February
2013, BNI has submitted an objection letter to
the Directorate General of Tax for the above
underpayment. On 21 February 2014, BNI
received a letter from Directorate General of
Tax No. KEP-290/WPJ.19/2014 which rejected
the objection of the above SKPKB. On 16 May
2014, BNI submitted the request for appeal on
the rejection of the above objection to the Tax
Court. Up to the date of this consolidated
financial statements, the court process is still
ongoing and the Tax Court not yet issue
decision on the appeal submitted by BNI.
Pada tanggal 16 Desember 2014, BNI
menerima SKPKB No. 00002/206/13/093/14
atas PPh Badan untuk tahun fiskal 2013
sebesar Rp 619.751 (termasuk denda). Pada
tanggal 30 Desember 2014, BNI telah
melakukan pembayaran penuh atas SKPKB
tersebut. BNI akan mengajukan surat
keberatan ke Direktorat Jenderal Pajak.
On 16 December 2014, BNI received SKPKB
No. 00002/206/13/093/14 which stated that
there was an underpayment of corporate
income tax for fiscal year 2013 amounting to
Rp 619,751 (including penalties). On 30
December 2014, BNI has made a full payment
for the above SKPKB. BNI will submit an
objection letter to the Directorate General of
Tax.
Halaman - 122 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
28. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN
a.
28. SECURITIES ISSUED
Berdasarkan jenis
a.
By type
2014
Saldo/
Balance
Obligasi-BNI,
setelah dikurangi diskonto
yang belum diamortisasi sebesar
Rp34.469 per 31 Desember 2014
(2013: Rp48.467)
*)
2013
Peringkat/
Rating *)
6,158,031
BBB-
Saldo/
Balance
Peringkat/
Rating *)
6,036,533
Fitch
*)
BBB-
Bonds-BNI, net of
unamortized discount cost of Rp34,469
as of 31 December 2014
(2013: Rp48,467)
Fitch
Obligasi – BNI
Bonds – BNI
Pada tanggal 27 April 2012, BNI, melalui BNI
Cabang London, menerbitkan surat utang
dengan jumlah nilai nominal USD500 juta yang
akan jatuh tempo pada tanggal 27 April 2017.
Tingkat suku bunga sebesar 4,13% per tahun
yang akan dibayarkan setiap enam bulan pada
tanggal 27 April dan 27 Oktober setiap
tahunnya, sejak tanggal 27 Oktober 2012.
Surat utang tersebut dapat dicairkan, secara
keseluruhan tetapi tidak sebagian, sejumlah
pokok yang terhutang beserta bunga yang
ditangguhkan dan bunga yang belum
dibayarkan, jika ada, atas pilihan penerbit surat
hutang setiap saat dalam hal terdapat
perubahan tertentu yang dapat mempengaruhi
pajak di Indonesia. Surat utang dikeluarkan
pada harga 98,89% setara dengan USD494,4
juta dan terdaftar pada Singapore Exchange
Securities Trading Limited (SGX-ST).
On 27 April 2012, BNI, through its London
Branch, issued Notes with total nominal value
of USD500 million that will be due on 27 April
2017. The Notes bear interest of 4.13% per
annum payable semi-annually in arrears on 27
April and 27 October in each year,
commencing on 27 October 2012. The Notes
are subject to redemption, in whole but not in
part, of their outstanding principal amount,
together with accrued and unpaid interest, if
any, at the option of the Issuer at any time in
the event of certain changes affecting taxes in
Indonesia. The Notes were issued at a price of
98.89% equivalent to USD494.4 million and
are listed on the Singapore Exchange
Securities Trading Limited (SGX-ST).
Dari jumlah yang diterima sebesar USD494,4
juta tersebut, sebesar USD400 ribu digunakan
sebagai biaya penerbitan surat utang.
Penerimaan bersih dari penerbitan surat utang
tersebut akan digunakan oleh Bank sebagai
tambahan sumber pendanaan untuk cabangcabang luar negeri Bank dan untuk tujuan
pendanaan umum Bank. Surat utang ini
merupakan kewajiban langsung, tanpa syarat
dan (tergantung pada ketentuan dan kondisi
di bawah) tanpa jaminan dari Bank dan akan
diperingkat pari passu (kecuali terdapat
ketentuan hukum tertentu yang mewajibkan
adanya preferensi) dan setara dengan
kewajiban tanpa jaminan dari waktu ke waktu
selama kewajiban masih belum dilunasi.
Of the USD494.4 million proceeds, USD400
thousand was withheld as payment for various
issuance costs. The net proceeds of the
issuance of the Notes will be utilized by the
Bank to supplement funding sources for the
Bank’s overseas branches and for general
funding purposes of the Bank. The Notes will
constitute direct, unconditional and (subject to
the provisions of condition below) unsecured
obligations of the Bank and will rank pari passu
among
themselves
(save
for
certain
obligations required to be preferred by law)
and equally with all other unsecured
obligations from time to time as long as not yet
settled.
Halaman - 123 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
28. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan)
a.
b.
28. SECURITIES ISSUED (continued)
Berdasarkan jenis (lanjutan)
a.
Obligasi – BNI (lanjutan)
Bonds – BNI (continued)
Persyaratan dari surat utang berisi ketentuan
jaminan negatif (negative pledge) dengan
beberapa batasan terhadap kemampuan Bank
dan Entitas Anak yang material untuk
membuat
atau
mengizinkan
adanya
penggantian suatu hipotik, biaya, gadai, hak
gadai atau bentuk lain dari hak tanggungan
atau hak jaminan atas hasil usaha, aset atau
pendapatan untuk menjamin jenis utang
tertentu.
The conditions of the Notes contain a negative
pledge provision with certain limitations on the
ability of the Bank and its material Subsidiaries
to create or permit any mortgage, charge,
pledge, lien or other form of encumbrance or
security interest on its undertaking, assets or
revenues to secure certain types of
indebtedness.
Berdasarkan mata uang
c.
2014
Mata uang asing
c.
6,158,031
6,036,533
Tingkat suku bunga per tahun
c.
a.
2014
Total
2014
2013
29. BORROWINGS
Berdasarkan jenis dan mata uang
Mata uang asing
Pinjaman bilateral
Bankers acceptance
Pinjaman penerusan
Lain-lain
Foreign currencies
Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
4.13
4.13
29. PINJAMAN YANG DITERIMA
Rupiah
Pinjaman penerusan
Kredit likuiditas untuk kredit
koperasi primer kepada
anggotanya
Lain-lain
By currency
2013
2014
2013
a.
By type (continued)
By type and currency
2013
49,086
145,155
951
93,046
978
12,156
143,083
158,289
6,838,001
2,477,000
65,088
1,689,093
1,825,500
15,589,049
74,985
1,302,700
11,069,182
18,792,234
11,212,265
18,950,523
Rupiah
Two step loans
Liquidity credit for
members of primary
cooperatives
Others
Foreign currencies
Bilateral loans
Bankers acceptance
Two step loans
Others
Total
Pinjaman bilateral
Bilateral loans
BNI memiliki pinjaman bilateral sebagai salah
satu strategi pendanaan Bank untuk menjaga
komposisi pendanaan jangka pendek dan
jangka panjang. Termasuk di dalam pinjaman
bilateral adalah fasilitas pinjaman di bawah ini:
BNI has bilateral loan which is one of Bank’s
strategy to maintain funding profile between
short term and long term funding. Bilateral
loans include the following borrowing facilities:.
Halaman - 124 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
29. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)
a.
29. BORROWINGS (continued)
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
a.
By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan)
Bilateral loans (continued)
a)
Pinjaman bilateral dalam negeri dengan
Standard
Chartered
Bank
Jakarta
sebesar USD 200 juta dengan jangka
waktu pinjaman selama 5 tahun dan
tingkat suku bunga LIBOR 3 bulan
ditambah 1,95% dan akan jatuh tempo
pada tanggal 19 September 2019.
a)
b)
Pinjaman bilateral dalam negeri dengan
Bank HSBC Jakarta sebesar USD 40 juta
dengan jangka waktu pinjaman selama 1
tahun dan tingkat suku bunga LIBOR 3
bulan ditambah 1,25% dan akan jatuh
tempo pada tanggal 19 September 2015.
b) Onshore bilateral loan with HSBC Bank
Jakarta amounting to USD 40 million with
tenor of 1 year and with interest at 3
months LIBOR plus 1.25% and will
mature on 19 September 2015.
c)
Pinjaman bilateral (Club Deal) luar negeri
dengan BNP Paribas Singapore dan
Bank Wells Fargo Hongkong sebesar
USD 260 juta dengan jangka waktu
pinjaman selama 2 tahun dan tingkat
suku bunga LIBOR 3 bulan ditambah
1,00% dan akan jatuh tempo pada
tanggal 5 Desember 2016.
c) Offshore bilateral loan (Club Deal) with
BNP Paribas Singapore and Wells Fargo
Bank Hongkong amounting to USD 260
million with tenor of 2 years and with
interest at 3 months LIBOR plus 1.00%
and will mature on 5 December 2016.
d)
Pinjaman bilateral luar negeri dengan
Societe Generale Paris sebesar USD 50
juta dengan jangka waktu pinjaman
selama 4 tahun dan tingkat suku bunga
LIBOR 3 bulan ditambah 2,30% dan akan
jatuh tempo pada tanggal 17 Desember
2018.
d) Offshore bilateral loan with Societe
Generale Paris amounting to USD 50
million with tenor of 4 years and with
interest at 3 months LIBOR plus 2.30%
and will mature on 17 December 2018.
e)
Pinjaman bilateral dalam negeri dengan
Standard Chartered Bank Cabang
Jakarta sebesar USD150 juta dengan
jangka waktu pinjaman 5 tahun dan
tingkat suku bunga LIBOR 3 bulan
ditambah 2,75%. Pinjaman ini telah jatuh
tempo pada tanggal 22 Mei 2014.
e) Onshore bilateral loan with Standard
Chartered
Bank
Jakarta
Branch
amounting to USD150 million with tenor
of 5 years and with interest at 3 months
LIBOR plus 2.75%. This bilateral loan has
been matured on 22 May 2014.
Onshore bilateral loan with Standard
Chartered Bank Jakarta amounting to
USD 200 million with tenor of 5 years and
with interest at 3 months LIBOR plus
1.95% and will mature on 19 September
2019.
Pinjaman penerusan
Two step loans
Pinjaman penerusan terdiri dari fasilitas
pinjaman dalam Rupiah dan mata uang asing
yang diperoleh dari beberapa lembaga
pembiayaan internasional melalui Bank
Indonesia dan Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia (Badan Usaha Milik Negara) yang
ditujukan untuk membiayai proyek-proyek
tertentu di Indonesia termasuk wesel Surat
Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN)
dan letters of credit ekspor dan impor.
Pinjaman ini memiliki beberapa jangka waktu
jatuh tempo mulai dari 2004 sampai 2017.
Tingkat bunga rata-rata per tahun atas fasilitas
tersebut berkisar antara 1,25% sampai dengan
7,83% untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2014 dan 2013. Bunga dibayar
setiap enam bulan.
Two step loans consist of credit facilities in
Rupiah and foreign currencies obtained from
international funding institutions through Bank
Indonesia and Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia (a state-owned enterprise) for a
purpose of specific projects financing in
Indonesia including local letters of credit, also
export and import letters of credit. These
facilities have various maturity terms starting
from 2004 to 2017. Annual average interest
rates of the facilities ranged from 1.25% to
7.83% for the year ended 31 December 2014
and 2013. Interest is paid semi-annually.
Halaman - 125 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
29. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)
a.
29. BORROWINGS (continued)
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
a.
By type and currency (continued)
Pinjaman penerusan (lanjutan)
Two step loans (continued)
Pinjaman penerusan pada tanggal-tanggal
31 Desember 2014 dan 2013 di atas
mencakup
pinjaman
penerusan
dari
Kreditanstalt
fur
Wiederaufbau
untuk
pembiayaan Industrial Efficiency and Pollution
Control Phase I dan II yang diterima pada
tahun 2001 dan 2004 dan Asian Development
Bank untuk pembiayaan Small Medium
Enterprise Export Development Project yang
diterima pada tahun 2004. Pinjaman
penerusan dari Asian Development Bank telah
dilunasi penuh per tanggal 13 Mei 2013.
Included in the above two step loans as of
31 December 2014 and 2013 are step loans
from Kreditanstalt fur Wiederaufbau to finance
Industrial Efficiency and Pollution Control
Phase I and II that was received in 2001 and
2004 and from Asian Development Bank to
finance the Small Medium Enterprise Export
Development Project that was received in
2004. The two step loans from Asian
Development Bank had fully paid on 13 May
2013.
Berdasarkan Perjanjian Penerusan Pinjaman
antara BNI dan Departemen Keuangan
No. SLA-1162/DP3/2004 tertanggal 5 Februari
2004, Pemerintah telah menyetujui BNI
sebagai bank pelaksana dengan jumlah
fasilitas tidak melebihi USD20 juta dan jangka
waktu penarikan dana selama 3 tahun. Jangka
waktu pinjaman penerusan ini adalah 15
tahun, termasuk masa tenggang selama 3
tahun.
Based on the two step loans agreement
between BNI and the Ministry of Finance
No. SLA-1162/DP3/2004 dated 5 February
2004, the Government appointed BNI as an
executor bank with a total facility not
exceeding USD20 million and a 3 year fund
withdrawal period. The term of two step loans
is 15 years, including 3 years grace period.
Berdasarkan Perjanjian Penerusan Pinjaman
antara BNI dan Departemen Keuangan No.
SLA-1145/DP3/2001 tertanggal 30 Maret 2001
dan SLA-174/DP3/2004 tertanggal 25 Agustus
2004, Pemerintah telah menyetujui BNI
sebagai bank pelaksana dengan jumlah
fasilitas
masing-masing
tidak
melebihi
DM11.700 juta dan EUR 9 juta. Tanggal
terakhir penarikan pinjaman adalah masingmasing pada tanggal 30 Juni 2001 dan 30
Desember 2007. Jangka waktu pinjaman
penerusan ini adalah masing-masing selama
12 tahun termasuk masa tenggang 2 tahun
dan 40 tahun termasuk masa tenggang 10
tahun.
Based on the two step loans agreement
between BNI and the Ministry of Finance No.
SLA-1145/DP3/2001 dated 30 March 2001 and
SLA-174/DP3/2004 dated 25 August 2004, the
Government appointed BNI as an executor
bank with a total facilities for each not
exceeding DM11,700 million and EUR 9
million. Latest withdrawal date were 30 June
2001 and 30 December 2007, respectively.
The term of two step loans are 12 years
including 2 years grace period and 40 years
including 10 years grace period, respectively.
Kredit likuiditas untuk kredit
primer kepada anggotanya
koperasi
Liquidity credit for members of primary
cooperatives credit
Merupakan fasilitas kredit yang diperoleh dari
Bank Indonesia terutama ditujukan untuk
debitur BNI sehubungan dengan program
kredit Pemerintah untuk pinjaman investasi
usaha kecil, pinjaman modal kerja dan
pinjaman pengusaha kecil. Sesuai dengan
Peraturan Pemerintah, manajemen program
kredit
likuiditas
telah
dialihkan
ke
PT Permodalan Nasional Madani (Persero),
Badan Usaha Milik Negara, yang akan jatuh
tempo dalam beberapa tanggal, berdasarkan
penyelesaian dari program-program tersebut.
This is a credit facility provided by Bank
Indonesia specifically for BNI's debtors in
relation to the Government's loan program for
small investment loans, working capital loans
and small business loans. In accordance with
the Government Regulation, the management
of this liquidity loan program was transferred to
PT Permodalan Nasional Madani (Persero), a
state-owned enterprise. The loan will mature
on various dates based on the completion of
such programs.
Tingkat bunga atas fasilitas ini berkisar antara
3,00% sampai dengan 7,00% per tahun.
Interest rates on the facility range from 3.00%
to 7.00% per annum.
Halaman - 126 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
29. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)
a.
b.
29. BORROWINGS (continued)
Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan)
a.
By type and currency (continued)
Bankers acceptance
Bankers acceptance
Bankers acceptance merupakan pinjaman
antarbank yang diperoleh BNI dari bank-bank
luar negeri yang ditujukan untuk meningkatkan
likuiditas dengan jangka waktu pinjaman 6
bulan.
Bankers acceptance represents interbank
borrowings for liquidity purposes obtained by
BNI from various foreign banks with borrowing
period of 6 months.
BNI telah memenuhi batasan-batasan yang
diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut
di atas.
BNI has complied with the covenants in the
borrowing agreements above.
Berdasarkan hubungan
b.
By relationship
As of 31 December 2014 and 2013, all
borrowings were with third parties.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2014 dan
2013 seluruh pinjaman yang diterima
merupakan transaksi dengan pihak ketiga.
c.
Tingkat suku bunga per tahun
c.
Amerika Serikat/
United States Dollar
%
Rupiah
%
2014
2013
30. DANA SYIRKAH
MUDHARABAH
5.00 - 10.50
3.00 - 4.00
TEMPORER
-
a. Berdasarkan jenis produk
0.77 - 1.25
0.71 - 1.25
2014
2013
30. TEMPORARY
SYIRKAH
FUNDS
MUDHARABAH SAVINGS DEPOSITS
a.
2014
Bank
Tabungan iB Hasanah
Tabungan iB Bisnis
Tabungan iB Syariahplus Non
Perorangan
Tabungan iB Bisnis Non
Perorangan
Euro
%
0.30 - 4.49
0.77 - 2.99
TABUNGAN
Bukan Bank
Tabungan iB Hasanah
Tabungan iB Bisnis
Tabungan iB Baitullah Hasanah Rupiah
Tabungan iB Bisnis Non Perorangan
Tabungan Prima iB Hasanah
Tapma iB Hasanah
Tapenas iB Hasanah
Tabungan iB Syariahplus Non
Perorangan
Tabungan iB Hasanah Card
Annual interest rates
-
By product
2013
3,018,460
853,060
396,960
189,467
98,296
86,722
83,062
2,656,639
843,748
279,484
198,094
86,554
76,908
69,994
80,707
2,453
66,683
2,751
4,809,187
4,280,855
472
1,203
-
12,485
-
53,724
-
67,884
-
4,877,071
4,280,855
Halaman - 127 - Page
Non-Bank
iB Savings Hasanah
iB Savings Business
iB Savings Baitullah Hasanah Rupiah
iB Savings Business non individual
iB Prima Savings Hasanah
iB Tapma Hasanah
iB Tapenas Hasanah
iB Savings Shariaplus nonindividual
Tabungan iB Hasanah Card
Bank
iB Savings Hasanah
iB Savings Business
iB Savings Shariaplus nonindividual
iB Savings Business nonindividual
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
30. DANA SYIRKAH TEMPORER
MUDHARABAH (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
-
TABUNGAN
30. TEMPORARY
SYIRKAH
FUNDS
MUDHARABAH SAVINGS DEPOSITS (continued)
b. Berdasarkan hubungan
b.
2014
Bukan Bank
Pihak berelasi
Pihak ketiga
Bank
Pihak ketiga
By relationship
2013
5,622
4,803,565
5,270
4,275,585
4,809,187
4,280,855
67,884
-
4,877,071
4,280,855
Non-Bank
Related parties
Third parties
Bank
Third parties
Tabungan Mudharabah merupakan simpanan
dana pihak lain yang mendapatkan imbalan
bagi hasil dari pendapatan Bank atas
penggunaan dana tersebut dengan nisbah yang
ditetapkan dan disetujui sebelumnya.
Mudharabah savings deposits represent
deposits from third parties who receive a share
in the revenue derived by the Bank from the
use of such funds based on a pre-determined
and pre-agreed ratio.
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk
tabungan Mudharabah untuk tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2014 dan 2013
adalah sebagai berikut:
The average rate of ratio and profit sharing for
Mudharabah savings deposits for the years
ended 31 December 2014 and 2013 are as
follows:
2014
Tingkat
bagi hasil (%)/
Profit sharing
rate (%)
Nisbah (%)/
Ratio (%)
Tabungan iB Hasanah
Tabungan iB Bisnis
22 : 78
10 : 90
2.59
1.18
iB Savings Hasanah
iB Savings Business
2013
Nisbah (%)/
Ratio (%)
Tabungan iB Hasanah
Tabungan iB Bisnis
31. DANA SYIRKAH
MUDHARABAH
a.
TEMPORER
25 : 75
10 : 90
-
DEPOSITO
Berdasarkan hubungan
Bank
Pihak berelasi
Pihak ketiga
2.82
1.13
iB Savings Hasanah
iB Savings Business
31. TEMPORARY
SYIRKAH
MUDHARABAH TIME DEPOSITS
a.
2014
Bukan Bank
Pihak berelasi
Pihak ketiga
Tingkat
bagi hasil (%)/
Profit sharing
rate (%)
FUNDS
-
By relationship
2013
714
8,818,720
163,648
4,705,738
8,819,434
4,869,386
707,241
100
367,442
707,241
367,542
9,526,675
5,236,928
Halaman - 128 - Page
Non-Bank
Related parties
Third parties
Bank
Related parties
Third parties
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
31. DANA SYIRKAH TEMPORER
MUDHARABAH (lanjutan)
b.
-
DEPOSITO
Berdasarkan jangka waktu
b.
2014
Bukan Bank
< 1 bulan
1 - 3 bulan
3 - 6 bulan
> 12 bulan
Bank
< 1 bulan
1 - 3 bulan
3 - 6 bulan
> 12 bulan
c.
2013
1,810,248
629,478
264,961
2,164,699
8,819,434
4,869,386
519,855
102,000
75,800
9,586
193,012
70,000
98,300
6,230
707,241
367,542
9,526,675
5,236,928
c.
2014
Bank
≤ 1 bulan
> 1 - 3 bulan
> 3 - 12 bulan
> 12 bulan
2,160,694
871,546
1,818,995
18,151
8,819,434
4,869,386
495,155
158,025
44,215
9,846
223,012
110,325
33,555
650
707,241
367,542
9,526,675
5,236,928
d.
49 : 51
51 : 49
53 : 47
55 : 45
Non-Bank
≤ 1 month
> 1 - 3 months
> 3 - 12 months
> 12 months
Bank
≤ 1 month
> 1 - 3 months
> 3 - 12 months
> 12 months
Mudharabah
time
deposits
represent
investment from other parties who receive
share in the income derived by the Bank from
the use of such funds based on a predetermined and pre-agreed ratio.
The average rate of ratio and profit sharing for
Mudharabah time deposits for the years ended
31 December 2014 and 2013, are as follows:
2014
1 Bulan
3 Bulan
6 Bulan
12 Bulan
Bank
< 1 month
1 - 3 months
3 - 6 months
> 12 months
2013
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk
deposito Mudharabah untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 dan
2013 adalah sebagai berikut:
Nisbah (%)/
Ratio (%)
Non-Bank
< 1 month
1 - 3 months
3 - 6 months
> 12 months
By remaining period to maturity
5,683,763
1,070,867
693,729
1,371,075
Deposito Mudharabah merupakan investasi
pihak lain yang mendapatkan imbalan bagi hasil
dari pendapatan Bank atas penggunaan dana
tersebut dengan nisbah yang ditetapkan dan
disetujui sebelumnya.
-
By period
5,508,242
692,788
284,338
2,334,066
Berdasarkan sisa umur jatuh tempo
Bukan Bank
≤ 1 bulan
> 1 - 3 bulan
> 3 - 12 bulan
> 12 bulan
d.
31. TEMPORARY
SYIRKAH
FUNDS
MUDHARABAH TIME DEPOSITS (continued)
2013
Tingkat
bagi hasil (%)/
Profit sharing
rate (%)
5.76
5.99
6.23
6.47
Nisbah (%)/
Ratio (%)
49 : 51
51 : 49
53 : 47
55 : 45
Halaman - 129 - Page
Tingkat
bagi hasil (%)/
Profit sharing
rate (%)
5.53
5.76
5.98
6.21
1 month
3 months
6 months
12 months
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
31. DANA SYIRKAH TEMPORER
MUDHARABAH (lanjutan)
e.
-
DEPOSITO
31. TEMPORARY
SYIRKAH
FUNDS
MUDHARABAH TIME DEPOSITS (continued)
Deposito Mudharabah yang dijadikan jaminan
atas piutang dan pembiayaan yang diberikan
oleh Bank masing-masing berjumlah Rp75.476
dan
Rp899.354
pada
tanggal
31 Desember 2014 (2013: Rp54.160 dan
Rp87.577).
e.
32. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL
DISETOR
-
Mudharabah deposits that were used as
collateral for the Bank’s receivables and
financing respectively amounted to Rp75,476
and Rp899,354 as of 31 December 2014
(2013: Rp54,160 and Rp87,577).
32. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
CAPITAL
Modal Saham
Share Capital
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2014 dan
2013, kepemilikan modal saham BNI adalah
sebagai berikut:
As of 31 December 2014 and 2013, BNI’s share
capital ownership are as follows:
2014
Pemegang saham
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia
Jumlah lembar
saham
ditempatkan dan
disetor penuh/
Number of
shares issued
and fully paid
Persentase
kepemilikan (%)/
Percentage
of ownership (%)
Jumlah/
Amount
Shareholders
1
-
-
Class A Dwiwarna share
Republic of Indonesia
217,006,399
6,500,267
1.16
0.03
1,627,548
48,752
Class B shares
Republic of Indonesia
Employees
65,835,200
0.35
493,764
289,341,866
1.54
2,170,064
Total Class B shares
10,972,187,475
58.84
4,114,570
Class C shares
Republic of Indonesia
1,684,283,721
9.03
631,606
5,355,754,137
28.72
2,008,408
4,360,536
4,061,758
3,939,551
3,884,904
3,848,414
3,847,981
3,847,981
0.03
0.02
0.02
0.02
0.02
0.02
0.02
1,635
1,523
1,477
1,457
1,443
1,443
1,443
3,847,981
2,847,981
2,647,981
0.02
0.02
0.02
1,443
1,068
993
406,178
0.00
152
Limitedliability (ownership less
than 5% each)
Foreign investment entities
(ownership less than
5% each)
Gatot M. Suwondo
(President Director)
Felia Salim (Vice President Director)
Krishna R. Suparto (Director)
Suwoko Singoastro (Director)
Sutanto (Director)
Yap Tjay Soen (Director)
Ahdi Jumhari Luddin (Director)
Honggo Widjojo Kangmasto
(Director)
Adi Setianto (Director)
Darmadi Sutanto (Director)
Tirta Hidayat
(Vice President Commissioner)
309,548,012
1.66
116,082
Public (ownership less than
5% each)
Total saham Seri C
18,359,314,591
98.46
6,884,743
Total Class C shares
Total
18,648,656,458
100.00
9,054,807
Total
Saham Seri B
Negara Republik Indonesia
Karyawan
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing
dibawah 5% untuk setiap pihak)
Total saham Seri B
Saham Seri C
Negara Republik Indonesia
Perseroan terbatas
(kepemilikan masing-masing
dibawah 5% untuk setiap pihak)
Badan usaha asing
(kepemilikan masing-masing
dibawah 5% untuk setiap pihak)
Gatot M. Suwondo
(Direktur Utama)
Felia Salim (Wakil Direktur Utama)
Krishna R. Suparto (Direktur)
Suwoko Singoastro (Direktur)
Sutanto (Direktur)
Yap Tjay Soen (Direktur)
Ahdi Jumhari Luddin (Direktur)
Honggo Widjojo Kangmasto
(Direktur)
Adi Setianto (Direktur)
Darmadi Sutanto (Direktur)
Tirta Hidayat
(Wakil Komisaris Utama)
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing
dibawah 5% untuk setiap pihak)
Halaman - 130 - Page
Public
(ownership less than 5% each)
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
32. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL
DISETOR (lanjutan)
32. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
CAPITAL (continued)
Modal Saham (lanjutan)
Share Capital (continued)
2013
Pemegang saham
Saham Seri A Dwiwarna
Negara Republik Indonesia
Jumlah lembar
saham
ditempatkan dan
disetor penuh/
Number of
shares issued
and fully paid
Persentase
kepemilikan (%)/
Percentage
of ownership (%)
Jumlah/
Amount
Shareholders
1
-
-
Class A Dwiwarna share
Republic of Indonesia
217,006,399
2,000
6,500,267
1.16
0.03
1,627,548
15
48,752
Class B shares
Republic of Indonesia
Fero Poerbonegoro (Commissioner)
Employees
65,833,200
0.35
493,749
289,341,866
1.54
2,170,064
Total Class B shares
10,972,187,475
58.84
4,114,570
Class C shares
Republic of Indonesia
1,985,717,010
10.65
744,644
4,954,856,815
26.57
1,858,071
4,848,536
4,061,758
3,939,551
3,884,904
3,864,981
3,848,414
3,847,981
3,847,981
0.03
0.02
0.02
0.02
0.02
0.02
0.02
0.02
1,818
1,523
1,477
1,457
1,449
1,443
1,443
1,443
3,847,981
2,647,981
0.02
0.02
1,443
993
1,289,378
0.01
484
Limitedliability (ownership less
than 5% each)
Foreign investment entities
(ownership less than
5% each)
Gatot M. Suwondo
(President Director)
Felia Salim (Vice President Director)
Krishna R. Suparto (Director)
Suwoko Singoastro (Director)
Adi Setianto (Director)
Sutanto (Director)
Yap Tjay Soen (Director)
Ahdi Jumhari Luddin (Director)
Honggo Widjojo Kangmasto
(Director)
Darmadi Sutanto (Director)
Tirta Hidayat
(Vice President Commissioner)
406,623,845
2.18
152,485
Public (ownership less than
5% each)
Total saham Seri C
18,359,314,591
98.46
6,884,743
Total Class C shares
Total
18,648,656,458
100.00
9,054,807
Total
Saham Seri B
Negara Republik Indonesia
Fero Poerbonegoro (Komisaris)
Karyawan
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing
dibawah 5% untuk setiap pihak)
Total saham Seri B
Saham Seri C
Negara Republik Indonesia
Perseroan terbatas
(kepemilikan masing-masing
dibawah 5% untuk setiap pihak)
Badan usaha asing
(kepemilikan masing-masing
dibawah 5% untuk setiap pihak)
Gatot M. Suwondo
(Direktur Utama)
Felia Salim (Wakil Direktur Utama)
Krishna R. Suparto (Direktur)
Suwoko Singoastro (Direktur)
Adi Setianto (Direktur)
Sutanto (Direktur)
Yap Tjay Soen (Direktur)
Ahdi Jumhari Luddin (Direktur)
Honggo Widjojo Kangmasto
(Direktur)
Darmadi Sutanto (Direktur)
Tirta Hidayat
(Wakil Komisaris Utama)
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing
dibawah 5% untuk setiap pihak)
Halaman - 131 - Page
Public
(ownership less than 5% each)
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
32. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL
DISETOR (lanjutan)
32. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
CAPITAL (continued)
Modal Saham (lanjutan)
Share Capital (continued)
Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang
memberikan
hak-hak
preferen
kepada
pemegangnya untuk menyetujui pengangkatan dan
pemberhentian Komisaris dan Direksi, perubahan
Anggaran Dasar, menyetujui pembubaran dan
likuidasi, penggabungan, dan pengambilalihan BNI
dan semua hak-hak lainnya yang dimiliki saham
Seri B dan saham Seri C. Saham Seri A Dwiwarna
tidak dapat dialihkan kepada pihak lain.
The Class A Dwiwarna is a share that gives the
holder preferred rights to approve the appointment
and dismissal of Commissioners and Directors,
amend the Articles of Association, approve the
dissolution and liquidation, merger, and takeover of
BNI and all other rights of Class B and Class C
shares. The Class A Dwiwarna share may not be
transferred to other parties.
Saham Seri B dan Saham Seri C adalah saham
biasa atas nama yang memiliki hak yang sama.
Class B and Class C shares are ordinary shares
that have the same rights.
Pada tanggal 13 Agustus 2007, Pemerintah
Republik Indonesia, melakukan divestasi sebesar
3.475.231.980 saham Seri C, mewakili 22,54% dari
kepemilikan di BNI melalui Penawaran Umum
Saham Kedua.
On 13 August 2007, the Government of the
Republic of Indonesia divested 3,475,231,980
Class C shares, representing 22.54% of
shareholding in BNI through a Second Initial Public
Offering (IPO).
Tambahan Modal Disetor
Additional Paid in Capital
Perubahan tambahan
sebagai berikut:
modal
disetor
Saldo pada tanggal 1 Januari 2010
Tambahan modal disetor akibat Penawaran
Umum Saham Terbatas I pada tahun
2000 (lihat Catatan 1c)
adalah
The movement in additional paid in capital are as
follows:
591,156
Balance as of 1 January 2010
56,883,826
Additional paid in capital due to Right Issue I
in 2000 (refer to Note 1c)
57,474,982
Pengurangan tambahan modal disetor akibat
Pengembalian dana rekapitalisasi kepada
Pemerintah Indonesia (lihat Catatan 1d)
(581,474)
Reduction paid in capital due to refund of excess
recapitalization funds to the Government
of Indonesia (refer to Note 1d)
56,893,508
Dieliminasi dengan akumulasi kerugian dalam
rangka kuasi-reorganisasi per tanggal
30 Juni 2003 (lihat Catatan 1e)
(54,367,847)
Elimination against accumulated losses in relation
to the quasi-reorganization as of 30 June 2003
(refer to Note 1e)
2,525,661
Tambahan modal disetor akibat Penawaran
Umum Saham Terbatas II pada tahun
2007 (lihat Catatan 1f)
Biaya emisi penerbitan saham
3,287,218
(195,280)
Additional paid in capital due to Right Issue II
in 2007 (refer to Note 1f)
Shares issuance cost
5,617,599
Tambahan modal disetor akibat Penawaran
Umum Saham Terbatas III pada tahun
2010 (lihat Catatan 1g)
Biaya emisi penerbitan saham
9,196,100
(245,231)
14,568,468
Halaman - 132 - Page
Additional paid in capital due to Right Issue III
in 2010 (refer to Note 1g)
Shares issuance cost
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
33. PENGGUNAAN LABA NETO
33. APPROPRIATION OF NET INCOME
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan tanggal 1 April 2014 dan 28 Maret
2013, pengalokasian laba neto masing-masing
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2013 dan 2012 adalah sebagai
berikut:
2013
In accordance with the resolutions of the Annual
General Shareholders’ Meetings held on 1 April
2014 and 28 March 2013, the allocation of the net
income for the years ended 31 December 2013
and 2012, respectively,are as follows:
2012
Pembagian dividen
Pembentukan cadangan khusus
Pembentukan cadangan umum
dan wajib
Saldo laba
2,716,304
1,041,252
2,113,844
704,615
5,296,789
352,307
3,875,379
Distribution of dividends
Appropriation for specific reserves
Appropriation for general and
legal reserves
Retained earnings
Total
9,054,345
7,046,145
Total
Rapat Umum Pemegang Saham telah menyetujui
pembagian dividen dari laba neto tahun 2013 dan
2012, masing-masing sebesar Rp2.716.304 dan
Rp2.113.844.
General Shareholders’ meeting has approved the
dividend
distribution of Rp2,716,304
and
Rp2,113,844, respectively from the 2013 and 2012
net income.
Berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Negara No. PER-08/MBU/2013, sejak tahun 2013,
pembukuan Dana Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan yang dananya bersumber dari
anggaran Bank diperhitungkan sebagai biaya tahun
berjalan.
Based on Ministry of State Owned Enterprises
Regulation No. PER-08/MBU/2013, since 2013, the
recording of Partnership and Community
Development Fund Program where the allocation
of the fund comes from the Bank’s budget is
considered as current year expense.
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham tanggal 1 April 2014 dan 28 Maret 2013,
para pemegang saham menyetujui Bank untuk
tidak mengalokasikan laba neto tahun buku 2013
dan 2012 untuk sumber dana Program Kemitraan
dan Bina Lingkungan.
In accordance with the decision of the General
Shareholders’ Meeting on 1 April 2014 and 28
March 2013, the shareholders approved that the
Bank will not allocate the 2013 and 2012 net
income for the Partnership and Community
Development Fund Program.
34. CADANGAN UMUM DAN WAJIB
34. GENERAL AND LEGAL RESERVES
Cadangan umum dan wajib pada awalnya dibentuk
dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 61
ayat (1) Undang-undang No. 1/1995 mengenai
Perseroan Terbatas (kemudian diganti dengan
Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40/2007),
yang mengharuskan perusahaan Indonesia untuk
membuat penyisihan cadangan umum dan wajib
sebesar sekurang-kurangnya 20% dari jumlah
modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
Undang-undang tersebut tidak mengatur jangka
waktu untuk pembentukan penyisihan tersebut.
The general and legal reserves were originally
provided in accordance with Indonesian Limited
Liability Company Law No. 1/1995 article 61
paragraph (1) (later superseded by Limited Liability
Company Law No. 40/2007), which requires
Indonesian companies to set up a general and
legal reserve amounting to at least 20% of the
issued and paid-up share capital. This particular
law does not regulate the period of time in relation
to the provision of such reserves.
Halaman - 133 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
35. CADANGAN KHUSUS
35. SPECIFIC RESERVES
Cadangan khusus terdiri dari cadangan yang
dibentuk dalam rangka tujuan investasi dan legal
reserved dari cabang luar negeri.
36. PENDAPATAN
SYARIAH
BUNGA
DAN
PENDAPATAN
2014
Spesific reserves consist of reserve for investment
purposes and legal reserve from overseas
branches.
36. INTEREST INCOME AND SHARIA INCOME
2013
Pinjaman yang diberikan
Obligasi Pemerintah
Margin, pendapatan bagi hasil dan
bonus syariah
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia
Efek-efek
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Lain-lain
26,666,264
2,586,424
21,226,251
2,232,006
1,916,443
1,331,220
751,478
524,439
151,217
768,677
628,454
286,681
248,268
497,828
Loans
Government Bonds
Margin, profit-sharing revenue
and sharia bonus
Placements with other banks and
Bank Indonesia
Marketable securities
Bills and other receivables
Others
Jumlah
33,364,942
26,450,708
Total
Termasuk dalam pendapatan bunga dari pinjaman
yang diberikan adalah pendapatan bunga dari
pinjaman yang diberikan yang mengalami
penurunan nilai secara individual untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2014 adalah sebesar
Rp166.117 (2013: Rp172.438).
37. BEBAN BUNGA DAN BEBAN SYARIAH
37. INTEREST EXPENSE AND SHARIA EXPENSE
2014
Simpanan nasabah dan bank lain
Bagi hasil Mudharabah
Pinjaman yang diterima
Efek-efek yang diterbitkan
Bonus wadiah
Total
Included in interest income from loans is interest
income on individual impaired loans for the year
ended 31 December 2014 amounting to Rp166,117
(2013: Rp172,438).
2013
9,503,421
656,956
413,232
390,044
24,988
6,305,304
418,331
331,935
305,589
31,268
Deposits from customers and
other banks
Mudharabah profit-sharing expense
Borrowings
Marketable securities issued
Wadiah bonuses
10,988,641
7,392,427
Total
38. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN
38. SALARIES
EXPENSE
2014
AND
EMPLOYEE
BENEFITS
2013
Gaji dan upah
Tunjangan
Pendidikan dan pelatihan
2,743,983
3,760,198
276,860
2,733,350
3,104,259
246,267
Salaries and wages
Allowances
Training and development
Total
6,781,041
6,083,876
Total
Halaman - 134 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
38. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN (lanjutan)
38. SALARIES
AND
EMPLOYEE
EXPENSE (continued)
BENEFITS
Total
gross
salaries
and
allowances,
bonus/tantiem, long-term employment benefits of
the Boards of Commissioners, Directors, Audit
Committee and Executive Vice President and
Senior Vice President for the years ended
31 December 2014 and 2013, respectively, are as
follows:
Jumlah gaji dan tunjangan, bonus/tantiem, imbalan
kerja jangka panjang Dewan Komisaris, Direksi,
Komite Audit serta Executive Vice President dan
Senior Vice President masing-masing untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:
2014
Gaji dan
tunjangan/
Salaries and
allowances
Dewan Komisaris
Direksi
Komite Audit
Executive Vice President dan
Senior Vice President
Bonus/tantiem
(termasuk
MESOP)/
Bonus/tantiem
(including
MESOP)
Imbalan
kerja jangka
panjang/
Long-term
employment
benefits
Jumlah/
Total
10,952
30,462
550
34,767
119,000
-
1,762
4,804
-
47,481
154,266
550
52,716
19,823
52,787
125,326
94,680
173,590
59,353
327,623
The Board of Commissioners
Directors
Audit Committee
Executive Vice Presidents and
Senior Vice Presidents
2013
Gaji dan
tunjangan/
Salaries and
allowances
Dewan Komisaris
Direksi
Komite Audit
Executive Vice President dan
Senior Vice President
Bonus/tantiem
(termasuk
MESOP)/
Bonus/tantiem
(including
MESOP)
Imbalan
kerja jangka
panjang/
Long-term
employment
benefits
Jumlah/
Total
6,424
26,889
600
48,985
161,293
-
1,480
4,847
-
56,889
193,029
600
51,247
126,499
38,807
216,553
85,160
336,777
45,134
467,071
Sesuai dengan kebijakan Bank, selain gaji,
pegawai juga mendapatkan fasilitas dan tunjangan
berupa Tunjangan Hari Raya (THR), fasilitas
kesehatan, sumbangan kematian, tunjangan cuti,
fasilitas jabatan untuk jabatan tertentu, program
pensiun untuk pegawai tetap, insentif sesuai
dengan kinerja Bank dan pegawai, dan manfaat
untuk pegawai yang berhenti bekerja sesuai
dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang
berlaku.
39. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA - LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari beban akuisisi kegiatan
asuransi, beban kerjasama dengan pihak ketiga
terkait transaksi ATM dan kartu kredit, beban
Program Kerja Bina Lingkungan (PKBL) dan lainlain.
The Board of Commissioners
Directors
Audit Committee
Executive Vice Presidents and
Senior Vice Presidents
Under the Bank’s policy, in addition to salaries,
employees are entitled to allowances and benefits,
such as yearly allowance (THR), medical
reimbursements,
death
allowance,
leave
allowance, functional allowance for certain levels,
pension plan for permanent employees, incentives
based on the Bank and employees’ performance,
and post-employment benefits in accordance with
prevailing Labor Law.
39. OTHER OPERATING EXPENSES – OTHERS
This account represents acquisition cost of
insurance activities, partnership expenses with
third parties related to ATM and credit card
transactions,
Partnership
and
Community
Development Fund Program expenses and others.
Halaman - 135 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
40. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
40. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2014
Biaya sewa
Komunikasi
Beban tenaga kerja
Penyusutan
Perbaikan dan pemeliharaan
Perlengkapan kantor
Listrik dan air
Transportasi
Penelitian dan pengembangan
Jasa profesional
Teknologi informasi
Beban lain-lain
Jumlah
2013
928,410
890,237
879,196
652,257
490,253
448,905
292,485
235,469
64,988
51,376
33,430
123,778
717,298
725,789
715,832
641,916
507,621
584,873
238,708
219,404
60,904
68,112
20,119
39,123
Rental expenses
Communications
Personnel expenses
Depreciation
Repairs and maintenance
Office supplies
Electricity and water
Transportation
Research and development
Professional services
Information technology
Other expenses
5,090,784
4,539,699
Total
41. IMBALAN KERJA
41. EMPLOYEE BENEFITS
2014
2013
Imbalan kerja jangka pendek
1,706,608
1,854,193
Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka panjang lainnya
BNI
Entitas Anak
1,370,978
315,721
1,181,235
114,269
Other long-term employee benefits
BNI
Subsidiaries
1,686,699
1,295,504
Liabilitas yang diakui pada
laporan posisi keuangan
konsolidasian
3,393,307
3,149,697
Liability recognized in the
consolidated statements of
financial position
Program pensiun manfaat pasti
Defined benefit pension plan
Program ini dikelola oleh Dana Pensiun PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (“Dana Pensiun”).
Kontribusi pegawai adalah sebesar 7,5% dari
penghasilan dasar pensiun karyawan dan sisa
jumlah yang diperlukan untuk mendanai program
tersebut ditanggung oleh BNI.
This plan is managed by Dana Pensiun PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (“Dana Pensiun”).
The employees’ contributions are 7.5% of the
employee’s pension salary-based and the
remaining amounts required to fund the
program/pension plan are contributed by BNI.
Penilaian aktuaria atas manfaat pensiun pada
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2014
dan 2013, dilakukan oleh perusahaan konsultan
aktuaria terdaftar, PT Sentra Jasa Aktuaria (Biro
Pusat Aktuaria), dengan menggunakan metode
“Projected Unit Credit”.
The actuarial calculations of pension benefits for
the years ended 31 December 2014 and 2013
were prepared by a registered actuarial consulting
firm, PT Sentra Jasa Aktuaria (Biro Pusat
Aktuaria), using the “Projected Unit Credit” method.
Rekonsiliasi status pembiayaan atas program
pensiun berdasarkan laporan aktuaria PT Sentra
Jasa Aktuaria tanggal 15 Januari 2015 dan
30 Januari 2014 disajikan sebagai berikut:
A reconciliation of the funding status of the pension
plan based on the actuarial reports of PT Sentra
Jasa Aktuaria dated 15 January 2015 and
30 January 2014 are as follows:
2014
Nilai wajar aset dana pensiun
Nilai kini liabilitas manfaat pasti yang
didanai
Selisih lebih pendanaan
Kerugian/(keuntungan) aktuaria yang
belum diakui
Penyesuaian aset
Aset - neto
2013
5,250,097
5,021,908
(4,965,411)
(4,572,574)
284,686
449,334
91,117
(375,803)
(183,767)
(265,567)
-
Halaman - 136 - Page
-
Fair value of pension plan assets
Present value of funded defined
benefit obligation
Funding excess
Unrecognized actuarial losses/(gains)
Asset adjustment
Asset - net
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan)
41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan)
Defined benefit pension plan (continued)
Tidak ada aset yang diakui di laporan posisi
keuangan konsolidasian karena ketentuan untuk
pengakuan aset yang disyaratkan dalam standar
akuntansi tidak terpenuhi.
The above assets were not recognized in the
consolidated statements of financial position as the
assets did not meet the recognition criteria under
the accounting standards.
Mutasi nilai kini liabilitas manfaat pasti yang didanai
selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
The movement in the present value of funded
defined benefit obligations of the years are as
follows:
2014
2013
Pada awal tahun
Biaya jasa kini
Biaya bunga
Iuran peserta
Imbalan yang dibayar
(Keuntungan)/kerugian aktuarial
4,572,574
120,677
388,669
25,554
(396,386)
254,323
4,615,378
105,656
276,923
25,120
(424,615)
(25,888)
Pada akhir tahun
4,965,411
4,572,574
2014
2013
67,408
(67,408)
Aset - neto pada akhir tahun
2014
Pada awal tahun
Hasil yang diharapkan dari
aset program
(Keuntungan)/kerugian aktuarial
Iuran pemberi kerja
Iuran pekerja
Imbalan yang dibayar
5,021,908
Pada akhir tahun
5,250,098
552,410
(20,796)
67,408
25,554
(396,386)
Biaya imbalan pensiun yang dibebankan pada
laporan laba rugi adalah sebagai berikut:
2014
Biaya yang dibebankan
pada laporan laba rugi
(67,226)
67,226
-
Mutasi nilai wajar aset program selama tahun
berjalan adalah sebagai berikut:
Biaya jasa kini
Kontribusi karyawan
Biaya bunga
Keuntungan neto aktuarial
Hasil yang diharapkan atas aset
dana pensiun
Penyesuaian aset berdasarkan
PSAK No.24
At end of the year
The reconciliation of the movements of the net
assets during the years ended 31 December 2014
and 2013 recognized in the pension fund’s
statement of financial position are as follows:
Rekonsiliasi atas perubahan aset neto selama
tahun yang berakhir 31 Desember 2014 dan 2013
yang diakui di laporan posisi keuangan dana
pensiun adalah sebagai berikut:
Aset neto pada awal tahun
Beban tahun berjalan
Kontribusi pemberi kerja
At beginning of the year
Current service cost
Interest cost
Employee’s contributions
Benefits paid
Actuarial (gains)/losses on obligation
-
Net assets at beginning of year
Current year expenses
Employer’s contributions
Net assets at end of year
The movement in the fair value of plan assets of
the years are as follows:
2013
4,517,555
496,931
339,691
67,226
25,120
(424,615)
5,021,908
At beginning of the year
Expected return on plan assets
Actuarial (gains)/losses
Employer’s contributions
Employee’s contributions
Benefits paid
At end of the year
Pension expenses recognized in profit or loss, are
as follows:
2013
146,226
(25,554)
388,669
241
130,777
(25,120)
276,923
3,540
Current service cost
Employees’ contributions
Interest cost
Net actuarial gain
(552,410)
(496,931)
110,236
178,037
Expected return on plan assets
Asset adjustment based on
SFAS No.24
67,408
67,226
Expense recognized in
profit or loss
Halaman - 137 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan)
41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan)
Defined benefit pension plan (continued)
Hasil aktual aset program adalah sebagai berikut:
The actual return on plan assets are as follows:
2014
Nilai wajar/
Fair value
Instrumen utang
Instrumen ekuitas
Properti
2013
Nilai wajar/
Fair value
%
%
2,407,424
1,653,060
1,080,549
46.83%
32.15%
21.02%
2,623,060
1,223,981
1,071,562
53.3%
24.9%
21.8%
5,141,033
100%
4,918,603
100%
Debt instruments
Equity instruments
Property
Investasi telah terdiversifikasi dengan baik,
sehingga kinerja buruk satu investasi tidak akan
memberikan dampak material bagi seluruh
kelompok aset. Proporsi terbesar aset investasi
ditempatkan pada instrumen utang. Sebagian
besar instrumen utang terdiri dari obligasi dan efekefek. Bank juga berinvestasi pada instrumen
ekuitas, properti dan kas.
Investments are well-diversified, such that the
failure of any single investment would not have a
material impact on the overall level of assets. The
largest proportion of assets are invested in debts
instruments. The majority of debt instruments
consists of bonds and marketable securities. The
Bank also invests in equity instruments, property
and cash.
Hasil yang diharapkan dari aset program
ditentukan dengan mempertimbangkan imbal hasil
yang diharapkan atas aset yang mengacu pada
kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetap
didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada
tanggal pelaporan. Hasil yang diharapkan dari
investasi ekuitas dan properti mencerminkan
tingkat imbal hasil jangka panjang aktual yang
terjadi untuk tiap-tiap pasar.
The expected return on plan assets is determined
by considering the expected returns available on
the assets underlying the current investment policy.
Expected yields on fixed interest investments are
based on gross redemption yields as of the
reporting date. Expected returns on equity and
property investments reflect long-term real rates of
return experienced in the respective markets.
Kontribusi yang diharapkan untuk program imbalan
pasca kerja untuk tahun 2015 adalah Rp101.329.
Expected contributions to post-employment benefit
plans for the year 2015 is Rp101,329.
Nilai kini liabilitas yang didanai, nilai wajar aset
program dan surplus/(defisit) pada program lima
tahun terakhir sebagai berikut:
The present value of funded benefit obligations, fair
value of plan assets and the surplus (deficit) on
program for the last five years are as follows:
Nilai kini kewajiban imbalan pasti
Nilai wajar aset program
Surplus/(defisit) program
2014
2013
2012
2011
2010
(4,965,411)
5,250,097
(4,572,574)
5,021,908
(4,615,379)
4,517,555
(4,174,740)
4,348,486
(3,806,776)
4,228,084
284,686
Penyesuaian pengalaman pada
liabilitas program
(173,751)
Penyesuaian pengalaman pada
aset program
20,796
449,334
(97,824)
(924)
(468,798)
421,308
Surplus/(deficit) in the plan
(195,790)
(9,413)
(10,236)
Experience adjustments
on plan liabilities
47,558
96,139
(74,030)
Experience adjustments
on plan asset
The key assumptions used in the above calculation
are:
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam
perhitungan di atas adalah:
2014
Asumsi ekonomi:
Tingkat diskonto per tahun
Tingkat kenaikan penghasilan dasar
per tahun
173,746
Present value of
defined benefit obligation
Fair value of plan assets
2013
8%
8.5%
Economic assumptions:
Annual discount rate
9%
9%
Annual salary growth rate
Halaman - 138 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan)
41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan)
Asumsi lainnya:
Usia pensiun normal
Tingkat kematian
Tingkat cacat
Defined benefit pension plan (continued)
2014
2013
55 tahun/years
Tabel Mortalita/
Mortality Table
Indonesia
2011 (TMI2011)
10% dari TMI ‘11/
10% from TMI ‘11
55 tahun/years
Tabel Mortalita/
Mortality Table
Indonesia
2011 (TMI2011)
10% dari TMI ‘11/
10% from TMI ‘11
Other assumptions:
Normal retirement age
Mortality rate
Disability rate
Program pensiun iuran pasti
Defined contribution pension plan
BNI juga memiliki program pensiun iuran pasti,
untuk karyawannya, dimana kontribusi iuran
proporsional antara BNI dan karyawan masingmasing adalah sebesar 75% dan 25% dari jumlah
iuran pensiun yang ditetapkan oleh BNI untuk
karyawan tetap yang dipekerjakan sebelum tanggal
1 September 2005. Untuk karyawan tetap yang
dipekerjakan mulai tanggal 1 September 2005,
kontribusi BNI dan karyawan adalah masingmasing sebesar iuran 11,5% dan 3,5% dari gaji
karyawan. Program Pensiun Iuran Pasti dikelola
oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk.
BNI also has a defined contribution pension plan
for its employees, whereby the proportion of
contribution between the Bank and employees are
75% and 25%, respectively, of the amount of
pension contributions determined by the Bank for
employees hired before 1 September 2005. For
employees hired after 1 September 2005, the Bank
and its employees contribute 11.5% and 3.5%,
respectively, of the employees’ salaries. The
defined contribution pension plan is managed by
Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Karyawan tetap yang bergabung dengan BNI
setelah bulan September 2005, memiliki hak atas
program pensiun iuran pasti atau manfaat yang
disediakan sesuai dengan Undang-undang Tenaga
Kerja No. 13/2003, mana yang lebih tinggi.
Permanent employees who joined the Bank after
September 2005 are entitled to benefits under
defined contribution plan or the benefits provided
for under the Labor Law No. 13/2003, whichever is
higher.
Karyawan tetap yang bergabung dengan BNI
sebelum bulan September 2005, memiliki hak atas
program pensiun manfaat pasti ditambah dengan
program pensiun iuran pasti, atau imbalan kerja
yang disediakan sesuai dengan Undang-undang
Tenaga Kerja No. 13/2003, mana yang lebih tinggi.
Permanent employees who joined the Bank prior to
September 2005 are entitled to defined benefits
pension plan plus defined contribution pension
plan, or the benefits provided for under the Labor
Law No. 13/2003, whichever is higher.
Beban pensiun iuran pasti yang telah dibebankan
pada laporan laba rugi adalah sebesar Rp59.014
dan Rp54.620 masing-masing untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 dan
2013.
Defined contribution pension expense that was
charged to profit or loss amounted to Rp59,014
and Rp54,620 for the years ended 31 December
2014 and 2013, respectively.
Imbalan pasca kerja lainnya dan imbalan kerja
jangka panjang lainnya
Post employment benefits and other long-term
employee benefits
Liabilitas atas imbalan pasca kerja lainnya meliputi
uang jasa, uang pisah dan pesangon sesuai
dengan Undang-undang Tenaga Kerja No. 13/2003
dan kompensasi lainnya.
The liability for post employee benefits consisted of
service payments, severance and termination
benefits based on Labor Law No. 13/2003 and
other compensations.
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti
berimbalan jangka panjang, imbalan cacat
permanen dan penghargaan jubilee dihitung
dengan menggunakan metode projected unit credit
dan didiskontokan ke nilai kini.
Other long-term employee benefits such as long
service leave,permanent disability benefit and
jubilee awards are calculated using the projected
unit credit method and discounted to present value.
Halaman - 139 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan)
41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan pasca kerja lainnya dan imbalan kerja
jangka panjang lainnya (lanjutan)
Post employment benefits and other long-term
employee benefits (continued)
Penilaian aktuarial atas imbalan kerja jangka
panjang lainnya untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, dilakukan
oleh konsultan aktuaria terdaftar, PT Sentra Jasa
Aktuaria
(Biro
Pusat
Aktuaria)
dengan
menggunakan metode “Projected Unit Credit”
sebagaimana yang tercantum dalam laporan
masing-masing pada tanggal 15 Januari 2015 dan
30 Januari 2014.
The actuarial valuation of other long-term
employee benefits for the years ended
31 December 2014 and 2013, were performed by
registered actuarial consulting firm, PT Sentra Jasa
Aktuaria (Biro Pusat Aktuaria), using the “Projected
Unit Credit” method as stated in its reports dated
15 January 2015 and 30 January 2014.
Perubahan liabilitas yang diakui BNI pada laporan
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai
berikut:
The movements of the employee benefits liability
recognized by BNI in the consolidated statements
of financial position are as follows:
2014
Liabilitas neto pada awal tahun
Biaya selama tahun berjalan
Pembayaran imbalan
Liabilitas yang diakui oleh BNI
2013
1,181,235
307,298
(117,555)
1,370,978
2014
Biaya yang dibebankan pada laporan
laba rugi
Tingkat kematian
Tingkat cacat
Liability recognized by BNI
190,869
92,452
164,940
92,939
22,128
-
(44,930)
(45,056)
1,849
2,565
Current service cost
Interest cost
Net actuarial losses/(gains)
recognized in current year
Past service cost
Amortization of past service
cost non-vested
307,298
170,458
Expense recognized in
profit or loss
The key assumptions used in the calculation of the
above estimated expense and liability are as
follows:
2014
Asumsi lainnya:
Usia pensiun normal
1,181,235
2013
Asumsi utama yang digunakan untuk menghitung
estimasi beban dan liabilitas tersebut adalah
sebagai berikut:
Asumsi ekonomi:
Tingkat diskonto per tahun
Tingkat kenaikan penghasilan
dasar per tahun
170,458
(65,108)
Net liability at the beginning of year
Expense recognized during
current year
Actual benefit payments
Employee benefit expense recognized by BNI in
profit or loss:
Biaya imbalan kerja yang dibebankan BNI pada
laporan laba rugi:
Biaya jasa kini
Biaya bunga
Kerugian/(keuntungan) aktuaria
tahun berjalan - neto
Biaya jasa lalu
Amortisasi biaya jasa masa lalu
non-vested
1,075,885
2013
8%
8.5%
Economic assumptions:
Annual discount rate
9%
9%
Annual salary growth rate
55 tahun/years
Tabel Mortalita/
Mortality Table
Indonesia
2011 (TMI2011)
10% dari TMI ‘11/
10% from TMI ‘11
55 tahun/years
Tabel Mortalita/
Mortality Table
Indonesia
2011 (TMI2011)
10% dari TMI ‘11/
10% from TMI ‘11
Halaman - 140 - Page
Other assumptions:
Normal retirement age
Mortality rate
Disability rate
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
42. LABA PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
INDUK
42. BASIC AND DILUTED EARNINGS PER SHARE
ATTRIBUTABLE TO EQUITYHOLDERS OF THE
PARENT ENTITY
Laba tahun berjalan per saham dasar dihitung
dengan membagi laba tahun berjalan diatribusikan
kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata
tertimbang jumlah lembar saham biasa yang
beredar pada tahun bersangkutan.
Basic earnings per share is computed by dividing
income for the year attributable to owners of the
parent entity by the weighted average number of
shares of outstanding common stock during the
related year.
2014
Laba tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
Rata-rata tertimbang jumlah lembar
saham biasa yang beredar
2013
10,782,628
9,054,345
Income for the year attributable
to owners of the parent entity
18,648,656,458
18,648,656,458
Weighted average number
of ordinary shares outstanding
486
Basic and diluted earnings per
share attributable to equityholders
of the parent entity
(in full Rupiah amount)
Laba per saham dasar dan
dilusian diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
(dalam Rupiah penuh)
578
43. KOMITMEN DAN KONTINJENSI
43. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
2014
2013
Liabilitas komitmen
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan
Irrevocable letters of credit
yang masih berjalan
38,667,132
34,037,469
8,783,834
10,220,229
Unused loan facilities
Outstanding irrevocable
letters of credit
Total
47,450,966
44,257,698
Total
12,244,809
7,525,405
2,946,222
103,742
3,020,666
93,397
Contingent receivables
Bank guarantees
Interest receivable on non
performing assets
Others
15,294,773
10,639,468
Total
Tagihan kontinjensi
Garansi bank yang diterima
Pendapatan bunga dalam
penyelesaian
Lainnya
Total
Commitments payable
Liabilitas kontinjensi
Garansi yang diterbitkan dalam bentuk:
Performance bonds
Standby letters of credit
Advance payment bonds
Bid bonds
Garansi bank lainnya
Shipping guarantee
Risk sharing
19,132,155
7,086,677
6,097,582
2,088,441
1,204,168
14,287
8,169
15,505,180
4,519,452
4,199,708
2,513,973
737,098
57,364
160,271
Contingent payables
Guarantees issued in the form of:
Performance bonds
Standby letters of credit
Advance payment bonds
Bid bonds
Other bank guarantees
Shipping guarantee
Risk sharing
Total
35,631,479
27,693,046
Total
Halaman - 141 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
43. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)
43. COMMITMENTS
(continued)
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi
dalam kegiatan normal BNI yang mempunyai risiko
kredit adalah sebagai berikut:
2013
11,326,918
24,304,561
8,859,853
18,833,193
8,783,834
10,220,229
44,415,313
37,913,275
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang
mempunyai risiko kredit berdasarkan kolektibilitas
adalah sebagai berikut:
CONTINGENCIES
Commitments and contingent transactions in the
normal course of BNI’s activities that have credit
risk are as follows:
2014
Garansi bank yang diterbitkan
Pihak yang berelasi (Catatan 44d)
Pihak ketiga
Irrevocable letters of credit
Pihak ketiga
AND
Bank guarantees issued
Related parties (Note 44d)
Third parties
Irrevocable letters of credit
Third parties
Commitments and contingent transactions that
have credit risk by collectibility are as follows:
2014
2013
Lancar
Dalam perhatian khusus
Kurang lancar
Diragukan
Macet
43,396,068
1,012,310
3,996
2,939
36,512,870
1,382,543
304
17,558
Pass
Special mention
Substandard
Doubtful
Loss
Jumlah
44,415,313
37,913,275
Total
44. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS
Dalam kegiatan normal usaha, BNI melakukan
transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan
kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua
transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah
dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang telah
disepakati bersama.
In the normal course of business, BNI enters into
certain transactions with parties which are related
to the management and/or owned by the same
ultimate shareholder. All transactions with related
parties have met the agreed terms and conditions.
a.
a.
Jenis hubungan
Pihak berelasi/Related parties
Adhi Karya
Amarta Karya
Aneka Tambang
Angkasa Pura I
Type of relationships
Jenis hubungan/Types of relationship
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Halaman - 142 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
a.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Jenis hubungan (lanjutan)
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
a.
Pihak berelasi/Related parties
Angkasa Pura II
ASABRI
ASDP
Askrindo
Asuransi Ekspor Indonesia
Asuransi Jasa Indonesia
Asuransi Jasa Raharja
Asuransi Jiwasraya
Asuransi Kesehatan Indonesia
Bahana PUI
Balai Pustaka
Bank Ekspor Indonesia
Barata Indonesia
Batan Teknologi
PT Berdikari (Persero) Tbk
Bina Karya
Bio Farma
Type of relationships (continued)
Jenis hubungan/Types of relationship
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Halaman - 143 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
a.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Jenis hubungan (lanjutan)
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
a.
Pihak berelasi/Related parties
Biro Klasifikasi Indonesia
BNI Asset Management
Boma Bisma Indra
Brantas Abipraya
Cambrics Primissima
Dana Pensiun BNI
Djakarta Lloyd
Dok & Perkapalan Kodja Bahari
Dok & Perkapalan Surabaya
Garam
Garuda Indonesia
Hotel Indonesia Natour
Indah Karya
Indofarma
Indra Karya
Industri Gelas
Industri Kapal Indonesia
Type of relationships (continued)
Jenis hubungan/Types of relationship
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Kepemilikan melalui hak minoritas Entitas
Anak/Ownership through Subsidiary's Non-controlling
Interest
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
BNI sebagai pendiri/BNI as founder
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Halaman - 144 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
a.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Jenis hubungan (lanjutan)
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
a.
Pihak berelasi/Related parties
Industri Kereta Api
Industri Sandang Nusantara
Industri Telekomunikasi Indonesia
Inhutani I
Inhutani II
Inhutani III
Inhutani IV
Inhutani V
Istaka karya
Jamkrindo
Jamsostek
Kawasan Berikat Nusantara
Kawasan Industri Makassar
Kawasan Industri Medan
Kawasan Industri Wijayakusuma
Kementerian Keuangan/Ministry of Finance
Kertas Kraft Aceh
Type of relationships (continued)
Jenis hubungan/Types of relationship
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Halaman - 145 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
a.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Jenis hubungan (lanjutan)
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
a.
Pihak berelasi/Related parties
Kertas Leces
Kimia Farma
Kliring Berjangka Indonesia
LEN Industri
LKBN Antara
LPEI
Mega Eltra
Merpati Nusantara Airlines
Nindya Karya
Otorita Batam
Pelabuhan Indonesia I
Pelabuhan Indonesia II
Pelabuhan Indonesia III
Pelabuhan Indonesia IV
PELNI
Pembangunan Perumahan
Pengerukan Indonesia
Type of relationships (continued)
Jenis hubungan/Types of relationship
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Halaman - 146 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
a.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Jenis hubungan (lanjutan)
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
a.
Pihak berelasi/Related parties
Perikanan Nusantara
Perkebunan Nusantara I
Perkebunan Nusantara III
Perkebunan Nusantara IV
Perkebunan Nusantara V
Perkebunan Nusantara VI
Perkebunan Nusantara VII
Perkebunan Nusantara VIII
Perkebunan Nusantara X
Perkebunan Nusantara XI
Perkebunan Nusantara XIII
Perkebunan Nusantara XIV
Pertani
Perum Bulog
Perum Damri
Perum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta II
Type of relationships (continued)
Jenis hubungan/Types of relationship
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Halaman - 147 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
a.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Jenis hubungan (lanjutan)
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
a.
Pihak berelasi/Related parties
Perumnas
Perum Pegadaian
Perum Percetakan
Perum Perhutani
Perum Peruri
Perum Prasarana Perikanan Samudera
Perusahaan Gas Negara
Perusahaan Perdagangan Indonesia
Petrokimia Gresik
Pindad
PLN
Pos Indonesia
Pradnya Paramita
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia
PT Bank Tabungan Negara
Type of relationships (continued)
Jenis hubungan/Types of relationship
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Halaman - 148 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
a.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Jenis hubungan (lanjutan)
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
a.
Pihak berelasi/Related parties
PT Bukit Asam (Persero)Tbk
PT Swadharma Surya Finance
Manajemen kunci/Key management
PT Dahana (Persero)
PT Danareksa
PT Dirgantara Indonesia
PT Hutama Karya
PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Krakatau Steel
PT PAL Indonesia (Persero)
PT PANN Multi Finance (Persero)
PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
PT Pertamina (Persero)
PT Timah (Persero)Tbk
PT Waskita Karya (Persero)
Pupuk Indonesia
Type of relationships (continued)
Jenis hubungan/Types of relationship
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Penyertaan pada perusahaan asosiasi/Equity
investments
Manajemen kunci/Key management
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Halaman - 149 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
a.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Jenis hubungan (lanjutan)
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
a.
Pihak berelasi/Related parties
Pupuk Iskandar Muda
Pupuk Kaltim
Pupuk Kujang
Pupuk Sriwijaya
Rajawali Nusindo
Rekayasa Industri
Sang Hyang Seri
Sarana Karya
Sarinah
Semen Baturaja
Semen Gresik
Sucofindo
Surveyor Indonesia
Taspen
Telkom
Varuna Tirta Prakarsya
Type of relationships (continued)
Jenis hubungan/Types of relationship
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Halaman - 150 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
a.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Jenis hubungan (lanjutan)
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
a.
Pihak berelasi/Related parties
Jenis hubungan/Types of relationship
Virama Karya
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Republik
Indonesia/Control through The Government of The
Republic of Indonesia
Wijaya Karya
Yodya Karya
b.
Pinjaman yang diberikan
b.
2014
PLN
Perum Pegadaian
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Petrokimia Gresik
Telkom
PT PANN Multi Finance (Persero)
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
Perkebunan Nusantara VII
PT Krakatau Steel
PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Pupuk Iskandar Muda
PT PAL Indonesia (Persero)
Rajawali Nusindo
Pupuk Sriwijaya
Garuda Indonesia
Perkebunan Nusantara III
Kementerian Keuangan
Angkasa Pura I
Pos Indonesia
PT Dahana (Persero)
Pelabuhan Indonesia I
Nindya Karya
Pindad
Mega Eltra
Rekayasa Industri
Pupuk Kujang
PT Permodalan Nasional
Madani (Persero)
Industri Gelas
Perum Peruri
Sang Hyang Seri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pembangunan Perumahan
PT Berdikari (Persero) Tbk
Wijaya Karya
Semen Gresik
Lain-lain
Total
Type of relationships (continued)
Loans
2013
7,941,035
4,572,729
2,832,517
2,397,607
2,114,717
2,082,784
2,051,915
1,767,606
1,442,450
1,208,861
962,209
867,714
764,458
706,675
671,043
590,000
499,624
481,001
317,652
291,980
287,057
275,422
239,527
213,133
200,000
198,649
6,454,448
3,461,238
2,944,548
2,341,240
1,433,725
1,666,370
1,588,740
1,428,971
1,091,530
1,439,662
861,713
694,417
239,119
519,894
841,447
534,252
199,758
136,185
320,201
862,602
149,931
143,517
189,078
166
238,378
156,219
153,032
127,536
99,992
52,940
49,941
41,699
36,881
34,825
90,062
333,995
152,530
156,070
100,000
176,934
24,669
42,054
42,783
44,617
1,895,470
PLN
Perum Pegadaian
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Petrokimia Gresik
Telkom
PT PANN Multi Finance (Persero)
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
Perkebunan Nusantara VII
PT Krakatau Steel
PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Pupuk Iskandar Muda
PT PAL Indonesia (Persero)
Rajawali Nusindo
Pupuk Sriwijaya
Garuda Indonesia
Perkebunan Nusantara III
Ministry of Finance
AngkasaPura I
Pos Indonesia
PT Dahana (Persero)
Pelabuhan Indonesia I
Nindya Karya
Pindad
Mega Eltra
Rekayasa Industri
Pupuk Kujang
PT Permodalan Nasional
Madani (Persero)
Industri Gelas
Perum Peruri
Sang Hyang Seri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pembangunan Perumahan
PT Berdikari (Persero) Tbk
Wijaya Karya
Semen Gresik
Others
36,821,492
32,750,252
Total
Halaman - 151 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
c.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
Simpanan nasabah
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
c.
2014
Deposits from customers
2013
PT Pertamina (Persero)
PLN
Jamsostek
Telkom
Kementerian Keuangan
Perusahaan Gas Negara
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
PT Krakatau Steel
Petrokimia Gresik
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Asuransi Jasa Indonesia
PT PANN Multi Finance (Persero)
Semen Gresik
Garuda Indonesia
Pelabuhan Indonesia III
Otorita Batam
Semen Baturaja
PT Dirgantara Indonesia
PT Waskita Karya (Persero)
Pos Indonesia
Hutama Karya
Pelabuhan Indonesia I
Jamkrindo
Pupuk Kaltim
Rekayasa Industri
ASABRI
Pupuk Iskandar Muda
Angkasa Pura I
Asuransi Jiwasraya
Angkasa Pura II
Pelabuhan Indonesia IV
Pembangunan Perumahan
Pelabuhan Indonesia II
Asuransi Kesehatan Indonesia
PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Asuransi Jasa Raharja
Pupuk Indonesia
Manajemen kunci
Pindad
Asuransi Ekspor Indonesia
PT Timah(Persero) Tbk
PT Berdikari (Persero) Tbk
Perkebunan Nusantara IV
Kliring Berjangka Indonesia
Nindya Karya
Pupuk Kujang
PELNI
Wijaya Karya
Perum Peruri
PT PAL Indonesia (Persero)
PT Dahana (Persero)
Askrindo
Adhi Karya
Boma Bisma Indra
Aneka Tambang
Sucofindo
Perkebunan Nusantara VII
Perkebunan Nusantara III
Perum Jasa Tirta I
PT Permodalan Nasional
Madani (Persero)
Pupuk Sriwijaya
Bio Farma
Lain-lain
6,118,937
5,359,480
3,908,181
3,799,592
3,616,357
3,280,221
1,206,981
792,079
702,924
678,539
535,034
520,072
492,321
453,330
421,372
399,483
329,872
311,789
305,071
286,085
272,840
268,456
233,707
230,986
219,825
205,800
189,789
186,960
185,758
164,929
160,973
157,760
157,165
139,700
137,885
132,922
130,838
118,003
115,945
107,130
103,943
103,041
100,998
96,725
83,398
83,037
78,636
76,121
64,272
62,444
60,891
60,679
59,687
57,044
53,831
49,058
44,311
42,248
41,848
11,619,438
5,384,338
3,823,765
2,938,685
1,073,067
2,733,959
956,903
796,126
683,085
930,082
438,855
658
640,159
626,094
342,527
251,647
336,816
771,050
312,805
286,363
163,788
333,836
155,538
105,104
105,382
96,447
42,280
136,448
235,713
173,621
163,168
144,212
166,855
281,582
212,028
33,034
156,070
130,688
60,863
141,567
107,889
236,900
76,329
188,168
137,184
110,096
85,428
63,645
88,006
31,028
80,459
67,581
18,565
10,162
63,974
42,283
120,939
186,877
52,705
38,442
32,560
32,237
544,864
327,204
5,698
77,073
725,870
PT Pertamina (Persero)
PLN
Jamsostek
Telkom
Ministry of Finance
Perusahaan Gas Negara
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
PT Krakatau Steel
Petrokimia Gresik
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Asuransi Jasa Indonesia
PT PANN Multi Finance (Persero)
Semen Gresik
Garuda Indonesia
Pelabuhan Indonesia III
Otorita Batam
Semen Baturaja
PT Dirgantara Indonesia
PT Waskita Karya (Persero)
Pos Indonesia
Hutama Karya
Pelabuhan Indonesia I
Jamkrindo
Pupuk Kaltim
Rekayasa Industri
ASABRI
Pupuk Iskandar Muda
Angkasa Pura I
Asuransi Jiwasraya
Angkasa Pura II
Pelabuhan Indonesia IV
Pembangunan Perumahan
Pelabuhan Indonesia II
Asuransi Kesehatan Indonesia
Jasa Marga
Asuransi Jasa Raharja
Pupuk Indonesia
Key management
Pindad
Asuransi Ekspor Indonesia
PT Timah (Persero) Tbk
PT Berdikari (Persero) Tbk
Perkebunan Nusantara IV
Kliring Berjangka Indonesia
Nindya Karya
Pupuk Kujang
PELNI
Wijaya Karya
Perum Peruri
PT PAL Indonesia (Persero)
PT Dahana (Persero)
Askrindo
Adhi Karya
Boma Bisma Indra
Aneka Tambang
Sucofindo
Perkebunan Nusantara VII
Perkebunan Nusantara III
Perum Jasa Tirta I
PT Permodalan Nasional
Madani (Persero)
Pupuk Sriwijaya
Bio Farma
Others
Total
39,005,406
40,888,709
Total
Halaman - 152 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
d.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
Garansi bank yang diterbitkan
d.
2014
PT Hutama Karya
PT Waskita Karya (Persero)
Perusahaan Gas Negara
PLN
PT Pertamina (Persero)
PT Dirgantara Indonesia
PT Krakatau Steel
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
Garuda Indonesia
Nindya Karya
Rekayasa Industri
Perum Peruri
Pembangunan Perumahan
Telkom
Wijaya Karya
Pupuk Iskandar Muda
Brantas Abipraya
Mega Eltra
Pelabuhan Indonesia I
Lain-lain
Total
e.
Bank guarantees issued
2013
2,375,980
2,109,441
1,229,991
1,151,546
1,127,391
685,317
477,016
332,209
268,970
202,460
196,113
195,475
186,838
185,994
137,503
119,253
53,401
45,753
38,391
207,876
2,091,075
1,344,113
431,709
1,107,133
711,345
383,593
247,103
61,860
935,925
175,549
293,929
241,624
74,171
102,032
47,621
41,363
569,708
PT Hutama Karya
PT Waskita Karya (Persero)
Perusahaan Gas Negara
PLN
PT Pertamina (Persero)
PT Dirgantara Indonesia
PT Krakatau Steel
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
Garuda Indonesia
Nindya Karya
Rekayasa Industri
Perum Peruri
Pembangunan Perumahan
Telkom
Wijaya Karya
Pupuk Iskandar Muda
Brantas Abipraya
Mega Eltra
Pelabuhan Indonesia I
Others
11,326,918
8,859,853
Total
Simpanan dari bank lain
e.
2014
Deposit from other banks
2013
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Lain-lain
352,181
14,474
34,517
9,018
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Others
Total
366,655
43,535
Total
The details balances of transactions with
related parties as of 31 December 2014 and
2013 are as follows:
Rincian saldo transaksi dengan pihak-pihak
berelasi pada tanggal 31 Desember 2014 dan
2013 adalah sebagai berikut:
2014
2013
Aset
Pinjaman yang diberikan
36,821,492
32,750,252
Asset
Loans
Jumlah aset kepada pihak-pihak
berelasi
36,821,492
32,750,252
Total assets with related parties
416,573,708
386,654,815
Total consolidation assets
8.5%
Percentage of total assets with
related parties to total
consolidated assets
Jumlah aset konsolidasian
Persentase jumlah aset kepada
pihak-pihak berelasi terhadap
jumlah aset konsolidasian
8.8%
Halaman - 153 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
44. TRANSAKSI
(lanjutan)
e.
DENGAN
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIHAK
BERELASI
44. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
Simpanan dari bank lain (lanjutan)
e.
2014
Deposit from other banks (continued)
2013
Liabilitas
Simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
39,005,406
366,655
40,888,709
43,535
Liabilities
Deposits from customers
Deposit from other banks
Jumlah liabilitas kepada
pihak-pihak berelasi
39,372,061
40,932,244
Total liabilities with related parties
341,148,654
329,453,527
Total consolidation liabilities
12.4%
Percentage of total liabilities with
related parties to total
consolidated liabilities
Jumlah liabilitas konsolidasian
Persentase jumlah liabilitas kepada
pihak-pihak berelasi terhadap
jumlah aset konsolidasian
11.5%
45. INFORMASI SEGMEN
45. SEGMENT INFORMATION
Segmen operasi Grup dibagi berdasarkan
kelompok nasabah utama dan produk, sebagai
berikut: Korporasi, Komersial dan Kecil, Konsumer
dan Ritel, Tresuri dan Institusi Keuangan, Kantor
Pusat dan Entitas Anak. Dalam menentukan hasil
segmen, beberapa akun aset dan liabilitas dan
pendapatan dan biaya yang terkait diatribusikan ke
masing-masing segmen berdasarkan kebijakan
pelaporan internal manajemen. Transaksi antar
segmen usaha diperlakukan seperti transaksi pihak
ketiga yang dicatat ke dalam masing-masing
segmen dan dieliminasi di tingkat Bank.
The Group’s operating segments represent the
key customer and product groups, as follows:
Corporate, Commercial and Small, Consumer and
Retail, Treasury and Financial Institution, Head
Office and Subsidiaries. In determining the
segment results, certain assets and liabilities items
and related revenues and expenses are attributed
to each segment based on internal management
reporting policies. Transactions between business
segments are recorded within the segment as if
they are third party transactions and are
eliminated at the Bank level.
Ringkasan berikut menjelaskan operasi masingmasing segmen dalam pelaporan segmen Bank:
The following summary describes the operations in
each of the Bank's reportable segments:
- Korporasi : termasuk kredit yang diberikan,
simpanan nasabah dan transaksi-transaksi
lainnya atas nasabah korporasi.
- Komersial dan Kecil : termasuk kredit yang
diberikan, simpanan nasabah dan transaksitransaksi lainnya atas nasabah dengan skala
kecil hingga menengah.
- Konsumer dan Ritel : termasuk kredit
pembiayaan konsumsi antara lain kredit
kepemilikan rumah, kartu kredit dan transaksitransaksi lain atas nasabah konsumer, serta
termasuk kredit yang diberikan kepada individu
dengan skala ritel.
- Corporate : includes loans, deposits and other
transactions and balances with corporate
customers.
- Commercial and Small : includes loans,
deposits and other transactions and balances
with small the middle size of customers.
- Consumer and Retail : includes consumer loan
such as housing loans, credit cards and other
transactions with consumer loans, and including
loans to retail customers.
Halaman - 154 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
45. SEGMENT INFORMATION (continued)
- Tresuri dan Institusi Keuangan : terkait dengan
kegiatan tresuri Bank termasuk transaksi valuta
asing, money market, capital market dan fixed
income, termasuk antara lain bisnis perbankan
internasional dan supervisi cabang Luar Negeri.
- Kantor Pusat : merupakan penyediaan jasa
secara sentralisasi kepada segmen lainnya.
- Entitas Anak : seluruh transaksi yang dilakukan
oleh Entitas Anak yang bergerak di bidang
perbankan syariah, asuransi, pembiayaan
konsumen dan sekuritas.
- Treasury and Financial Institution : treasury
activities include foreign exchange, money
market, capital market and fixed income, also
including international banking and overseas
branch supervision.
- Head Office : represent centralized services for
other segments.
- Subsidiaries : all transactions from Subsidiaries
in sharia banking, insurance, consumer financing
and securities.
Kinerja diukur berdasarkan laba segmen sebelum
pajak penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam
laporan internal manajemen yang direview oleh
Manajemen Bank. Keuntungan segmen digunakan
untuk mengukur kinerja dimana manajemen
berkeyakinan bahwa informasi tersebut paling
relevan dalam mengevaluasi hasil segmen tersebut
relatif terhadap entitas lain yang beroperasi dalam
industri tersebut.
Performance is measured based on segment profit
before income tax, as included in the internal
management reports that are reviewed by the
Bank's Management. Segment profit is used to
measure performance of that business segment
as management believes that such information is
the most relevant in evaluating the results of those
segments relative to other entities that operate
within these industries.
Informasi yang berkaitan dengan segmen usaha
yang utama dari Grup disajikan dalam tabel di
bawah ini:
Information concerning the operating segments of
the Group are set out in the table below:
2014
Korporasi/
Corporate
Pendapatan bunga
dan pendapatan
syariah - neto
Pendapatan
operasional lainnya
Pembentukan
cadangan kerugian
penurunan nilai
Beban operasional
lainnya
Laba operasional
Pendapatan/(beban)
bukan operasional neto
Laba sebelum
beban pajak
Total aset
Total liabilitas
Komersial
dan Kecil/
Commercial
and Small
Konsumer
dan Ritel/
Consumer
and Retail
Tresuri dan
Insitusi
Keuangan/
Treasury
and
Financial
Institution
6,682,832
5,629,775
7,216,764
1,841,959
1,816,699
1,598,381
4,029,112
1,883,845
Kantor
Pusat/
Head Office
Entitas Anak/
Subsidiaries
(27,430)
Penyesuaian
dan
eliminasi/
Adjustment
and
elimination
Konsolidasi/
Consolidation
1,372,242
(367,271)
22,376,301
Interest income and
sharia income - net
2,196,405
(781,656)
10,715,356
Other operating income
(106,238)
(2,194,144)
(722,832)
(74,779)
(443,025)
(100,974)
-
(3,641,992)
(1,323,125)
(2,476,876)
(5,217,427)
(939,952)
(2,950,869)
(3,195,125)
-
(16,103,374)
7,070,168
2,557,136
5,305,617
2,711,073
(3,421,324)
272,548
3,789
35
1,225
29,133
(10,341)
154,178
7,073,957
2,557,171
5,306,842
2,740,206
(3,431,665)
426,726
(1,148,927)
Allowance for
impairment losses
Other operating
expenses
13,346,291
Operating income
178,019
Non operating income/
(expenses) - net
(1,148,927)
13,524,310
Income before
tax expense
-
127,637,405
74,023,105
54,614,499
126,393,607
23,459,422
28,406,748
(17,961,076)
416,573,708
Total assets
76,736,138
60,770,350
162,048,062
30,351,966
7,658,387
6,954,483
(3,370,732)
341,148,654
Total liabilities
Halaman - 155 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
45. SEGMENT INFORMATION (continued)
2013
Komersial
dan Kecil/
Commercial
and Small
Korporasi/
Corporate
Pendapatan bunga
dan pendapatan
syariah - neto
Pendapatan
operasional lainnya
Pembentukan
cadangan kerugian
penurunan nilai
Beban operasional
lainnya
Laba operasional
Total aset
Total liabilitas
Entitas Anak/
Subsidiaries
Konsolidasi/
Consolidation
(239,269)
19,058,281
Interest income and
sharia income - net
(401,046)
1,913,475
(861,462)
9,440,904
Other operating income
(6,485)
(346,101)
11,388
(824,661)
(2,865,674)
4,825,988
7,625,088
1,255,758
2,102,444
1,830,306
3,248,822
1,608,365
46,515
Kantor
Pusat/
Head Office
Penyesuaian
dan
eliminasi/
Adjustment
and
elimination
917,083
4,673,633
(1,554,709)
(858,302)
(1,236,013)
(2,164,839)
(4,883,330)
5,586,579
2,936,746
5,132,278
486
17
1,897
5,587,065
2,936,763
5,134,175
1,947,672
Pendapatan/(beban)
bukan operasional neto
Laba sebelum
beban pajak
Konsumer
dan Ritel/
Consumer
and Retail
Tresuri dan
Insitusi
Keuangan/
Treasury
and
Financial
Institution
-
2,032,977
(2,598,171)
(3,612,821)
(85,305)
243,775
164,288
(2,707,694)
-
(14,572,688)
(1,100,731)
(22,021)
(3,448,533)
-
-
Allowance for
impairment losses
Other operating
expenses
11,218,803
Operating income
59,362
Non operating income/
(expenses) - net
Income before
tax expense
221,754
(1,100,731)
11,278,165
116,898,486
66,155,619
50,090,167
118,464,923
29,986,970
19,291,750
(14,233,100)
386,654,815
Total assets
73,940,474
56,531,318
150,788,759
30,872,697
12,671,273
7,623,156
(2,974,150)
329,453,527
Total liabilities
Information concerning the geographical segment
of BNI and Subsidiaries are set out in the table
below:
Informasi yang berkaitan dengan segmen geografis
BNI dan Entitas Anak disajikan dalam tabel di
bawah ini:
2014
Indonesia
Pendapatan bunga dan
pendapatan syariah - neto
Pendapatan operasional
lainnya
Pembentukan cadangan
kerugian penurunan nilai
Beban operasional lainnya
Eropa/
Europe
New York
Asia
Penyesuaian
dan eliminasi/
Adjustment and
elimination
Konsolidasi/
Consolidated
-
22,376,301
Interest income and
sharia income - net
22,173,594
44,970
48,806
108,931
10,294,365
166,401
103,524
477,350
(326,284)
10,715,356
(3,606,657)
(15,767,441)
(2,622)
(50,985)
(74,382)
(32,713)
(277,232)
66,666
(3,641,992)
(16,103,374)
Laba operasional
Pendapatan/(beban) bukan
operasional - neto
13,093,861
157,764
77,948
276,336
(259,618)
13,346,291
Laba sebelum beban pajak
Beban pajak
13,244,481
(2,694,931)
158,748
-
77,002
-
303,697
-
(259,618)
-
13,524,310 Income before tax expense
(2,694,931)
Tax expense
Laba bersih
10,549,550
158,748
77,002
303,697
(259,618)
10,829,379
Total asset
400,007,182
3,537,286
4,567,376
16,486,276
(8,024,412)
416,573,708
Total assets
Total liabilitas
320,749,518
3,505,365
4,462,044
15,235,253
(2,803,526)
341,148,654
Total liabilities
150,620
984
(946)
27,361
Halaman - 156 - Page
-
178,019
Other operating income
Allowance for impairment
losses
Other operating expenses
Operating income
Non operating income/
(expenses) - net
Net income
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
45. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
45. SEGMENT INFORMATION (continued)
2013
Indonesia
Pendapatan bunga dan
pendapatan syariah - neto
Pendapatan operasional
lainnya
Pembentukan cadangan
kerugian penurunan nilai
Beban operasional lainnya
Eropa/
Europe
New York
Asia
Penyesuaian
dan eliminasi/
Adjustment
and
elimination
Konsolidasi/
Consolidated
19,882
49,293
121,714
9,649,165
25,202
23,113
(76,935)
(2,698,504)
(14,238,483)
(489)
(41,703)
(57,991)
(8,701)
(234,511)
Laba operasional
Pendapatan/(beban) bukan
operasional - neto
11,579,570
2,892
14,415
(198,433)
(178,773)
1,525
544
236,066
Laba sebelum beban pajak
Beban pajak
11,400,797
(2,220,224)
4,417
-
14,959
-
37,633
-
(179,641)
-
9,180,573
4,417
14,959
37,633
(179,641)
9,057,941
Net income
Total asset
370,362,559
3,323,320
3,984,111
12,768,277
(3,783,452)
386,654,815
Total assets
Total liabilitas
309,851,068
3,455,327
4,019,003
12,740,842
(612,713)
329,453,527
Total liabilities
Laba bersih
46. MANAJEMEN RISIKO
-
19,058,281
Interest income and
sharia income - net
18,867,392
(179,641)
(179,641)
9,440,904
(2,707,694)
(14,572,688)
11,218,803
-
59,362
Other operating income
Allowance for impairment
losses
Other operating expenses
Operating income
Non operating income/
(expenses) - net
11,278,165 Income before tax expense
(2,220,224)
Tax expense
46. RISK MANAGEMENT
Penerapan Manajemen risiko di BNI berpedoman
pada Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum
dan dokumen dari Basel Committee on Banking
Supervision. Manajemen Risiko didasari oleh
kebutuhan akan keseimbangan fungsi bisnis
dengan pengelolaan risiko. Manajemen risiko
menjadi strategic partner dari unit bisnis untuk
mengoptimalkan pendapatan dari operasional
entitas.
Implementation of risk management in BNI is
based on Bank Indonesia’s regulations (PBI) which
govern the Risk Management Implementation of
Commercial Banks and document of Basel
Committee on Banking Supervision. The risk
management is based on the need to balance the
business functions and risk management. Risk
management is a strategic partner of the existing
business units to optimize returns from the entity’s
operations.
Dalam mengimplementasikan manajemen risiko
dilakukan melalui 4 (empat) pilar penerapan
manajemen risiko yaitu : Pengawasan Aktif Dewan
Komisaris dan Direksi; Kecukupan Kebijakan,
Prosedur dan Penetapan Limit; Proses Manajemen
Risiko dan Sistem Informasi Manajemen Risiko
serta Sistem Pengendalian Intern. Penerapan
manajemen risiko di BNI secara umum terangkum
dalam kerangka (framework) manajemen risiko.
Kerangka manajemen risiko ini dituangkan dalam
kebijakan,
prosedur,
limit-limit
transaksi,
kewenangan dan ketentuan lain serta diaplikasikan
dalam perangkat manajemen risiko, yang berlaku
di seluruh lingkup aktivitas usaha.
Risk management implemented by 4 (four) pillars
of risk management : Active Control from Board of
Commissioners and Board of Directors; Policies,
Procedures and Limit; Risk Management Process
and Risk Management Information Systems and
Internal Control Systems. Implementation of risk
management in BNI is undertaken within risk
management framework. Risk management
framework is outlined in the policies, procedures,
transaction limits, authorities and other regulations
and applied in the tools of risk management, which
is applicable in the whole scope of business
activities.
Halaman - 157 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
46. RISK MANAGEMENT (continued)
Secara berkala dilakukan evaluasi terhadap
kebijakan dan prosedur manajemen risiko agar
sesuai dengan perkembangan bisnis dan
perubahan regulasi.
Periodic evaluation is applied to Risk Management
Policies and Procedures to ensure it reflects the
Bank’s current business and regulations.
Agar penerapan manajemen risiko dapat berjalan
secara efektif, BNI menyusun Risk Governance
sebagai bagian dari sistem Tata Kelola
Perusahaan (Corporate Governance) yang fokus
pada struktur, proses dan pendekatan pengelolaan
risiko dalam upaya pencapaian tujuan bisnis.
Risk Governance is formed to enforce the
effectiveness of implementation Risk Management,
and as a part of Corporate Governance system,
which focuses on structure, process and approach
to risk management in achieving the business
goals.
Inisiatif dan langkah-langkah perbaikan telah
dilakukan untuk meletakkan landasan yang kuat
dalam manajemen risiko di BNI yang mencakup
aspek-aspek organisasi, strategi, sistem informasi
dan operasi, serta pengembangan sumber daya
manusia. BNI juga telah melakukan langkahlangkah antisipatif yang menyentuh aspek humanis
dan personal setiap individu BNI, yaitu dengan
membangun budaya risiko yang kuat yang
merupakan bagian dari budaya kerja BNI. BNI
sedang melaksanakan program risk culture
enhancement untuk meningkatkan budaya risiko
segenap insan BNI.
Initiatives and corrective actions have been taken
to build a solid foundation for BNI’s risk
management, covering aspect of organization,
strategies, information system and operations, and
human capital. BNI have taken some anticipatory
actions related to humanity and personal aspects
of each individual of BNI by implementing risk
culture enhanchement to build a strong risk culture
that is part of the work culture in BNI. BNI has
implemented risk culture enhanchement program
to increase the risk culture of BNI’s employees.
Terkait dengan produk atau aktivitas baru yang
akan diterbitkan, dilakukan penilaian (assessment)
terhadap risiko yang melekat pada produk atau
aktivitas baru untuk memastikan bahwa potensi
risiko telah dimitigasi dengan baik.
Related to new product or activity, risk assessment
for every new product or activity has been done to
ensure that the potential risk has been mitigated.
Pengelolaan risiko kredit, risiko likuiditas, risiko
pasar dan operasional BNI sebagaimana diuraikan
pada Catatan 47 sampai dengan Catatan 50
adalah sesuai dengan definisi dari Bank Indonesia.
The management of BNI’s credit, liquidity, market
and operational risks, as described in Notes 47 to
50, are consistent with Bank Indonesia definition.
BNI juga melakukan pengelolaan terhadap risiko
lainnya sesuai aturan Bank Indonesia, yaitu (i)
risiko hukum untuk mengurangi kemungkinan
kerugian dari tuntutan hukum atau kelemahan
perikatan seperti klausul hukum yang tidak
lengkap; (ii) risiko reputasi untuk mengurangi
kemungkinan kerugian dari publikasi negatif yang
terkait dengan kegiatan usaha Bank atau persepsi
negatif terhadap Bank; (iii) risiko strategis untuk
mengurangi kemungkinan kerugian dari penetapan
dan pelaksanaan strategi Bank yang tidak tepat,
pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat
atau strategi yang kurang responsif terhadap
perubahan eksternal; dan (iv) risiko kepatuhan
untuk mengurangi kemungkinan kerugian karena
Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan
peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain
yang berlaku.
BNI also manage risk management for other risks
as regulated by Bank Indonesia, as follow (i) legal
risk to minimize possible losses on litigation or
deficient legal documents such as those wherein
legal clauses are incomplete; (ii) reputation risk to
minimize possible losses from negative publicity
relating to the business activities of the Bank or
negative perception about the Bank; (iii) strategic
risk to minimize possible losses arising from
inappropriate or improper implementation of Bank’s
strategy and business decisions, or strategy that is
not responsive to external changes; and
(iv) compliance risk to minimize possible losses of
the Bank from non-compliance or failure to
implement the prevailing laws and regulations.
Halaman - 158 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
46. RISK MANAGEMENT (continued)
Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengelola
risiko hukum, risiko reputasi, risiko strategis dan
risiko kepatuhan seperti tersebut di atas
diantaranya adalah:
The initiatives taken to manage legal risk,
reputation risk, strategic risk and compliance risk
as described above, among others, are as follows:







Mengelola Pedoman Perusahaan untuk risiko
hukum, risiko reputasi, risiko strategis, dan
risiko kepatuhan;
Melakukan analisis aspek hukum dan uji
kepatuhan terhadap produk atau aktivitas
existing dan baru;
Melakukan supervisi dan review secara
berkala terhadap perjanjian atau kontrak yang
telah dibuat dan dilaksanakan oleh unit-unit
bisnis;
Melakukan proses perencanaan strategis
melalui
serangkaian
proses
untuk
penyelarasan strategi perusahaan dengan
strategi unit;
Mengelola dan mengoptimalkan fungsi sarana
Online Customer Complaint (OCC) serta
pelaporannya, selanjutnya menyelesaikan
permasalahan tersebut sesuai ketentuan yang
berlaku;
Dilakukan sertifikasi kepatuhan terhadap
kebijakan dan prosedur sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.

Manage Operational Guidance Manual for
legal risk, reputation risk, strategic risk, and
compliance risk;
Analysis of the legal aspects and compliance
test for new product or activities;

Conduct assessment and analysis of the
agreements or contracts entered into and
executed by the business units;

The strategic planning process is done through
a series of strategic planning process to align
of corporate strategy and strategy unit;

Manage system to record and monitor Online
Customer Complaint (OCC) in order to solve
such problems based on prevailing policies;

Compliance certificate to all policies and
procedures in accordance with applicable
regulations.
Entitas Anak BNI secara umum telah menerapkan
manajemen risiko, antara lain dengan membentuk
unit risiko pada Entitas Anak. Manajemen risiko
pada masing-masing Entitas Anak secara
operasional dilakukan terpisah dari unit bisnis di
masing-masing Entitas Anak dan menjalankan
fungsinya secara independen. Untuk mendukung
penerapan manajemen risiko, pada organisasi
Entitas Anak juga dibentuk unit kontrol intern yang
melakukan pemantauan kepatuhan terhadap
kontrol internal secara rutin dan berkala. Disamping
itu, Dewan Komisaris dan Direksi pada masingmasing Entitas Anak secara aktif juga melakukan
pemantauan, dan evaluasi melalui laporan-laporan
yang disampaikan oleh setiap Entitas Anak untuk
selanjutnya digunakan sebagai salah satu bahan
pertimbangan dalam menetapkan kebijakan pada
Entitas Anak.
BNI’s Subsidiaries generally have implemented risk
management among others by establishing a risk
unit in each Subsidiary. Risk management in each
Subsidiary is operating separately from the
business unit and conducts its function
independently. To support the implementation of
risk
management,
the
Subsidiaries
have
established internal control units in their
organizational structure, which monitor the
compliance with internal controls regularly and
periodically on a regular basis. In addition, the
Boards of Commissioners and Directors of the
respective Subsidiaries actively monitor and
evaluate the internal controls of the Subsidiaries,
through the reports submitted by the respective
Subsidiaries, as a basis in formulating and
developing
appropriate
policies
for
the
Subsidiaries.
BNI selaku Entitas Induk telah melakukan
koordinasi dengan Entitas Anak untuk menerapkan
manajemen risiko sesuai ketentuan Bank
Indonesia. Disamping membuat laporan seperti
laporan perhitungan Kecukupan Penyediaan Modal
Minimum (KPMM) konsolidasian dan Batas
Maksimum
Pemberian
Kredit
(BMPK)
konsolidasian, BNI juga menyusun laporan profil
risiko-risiko
dan
tingkat
kesehatan
Bank
konsolidasian.
As the Parent Entity, BNI coordinates with its
Subsidiaries regarding the implementation of risk
management policies as defined by Bank
Indonesia. Besides preparing the consolidated
minimum Capital Adequacy Ratio (CAR) and Legal
Lending Limit (LLL), BNI also prepared the
consolidated risk profile and Bank’s soundness
rating.
Halaman - 159 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
46. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
46. RISK MANAGEMENT (continued)
Profil risiko BNI menggambarkan risiko yang
melekat dalam kegiatan bisnis Bank (inherent risk)
termasuk kualitas penerapan Manajemen Risiko
yang mencerminkan sistem pengendalian risiko
(risk control system) untuk masing-masing jenis
risiko. Penilaian Profil Risiko BNI telah dilakukan
sesuai dengan lampiran SE BI No. 13/24/ DPNP
tanggal 25 Oktober 2011. Berdasarkan hasil
laporan terakhir atas penilaian sendiri (self
assessment), peringkat risiko inheren BNI posisi
31 Desember 2014 adalah low to moderate dengan
peringkat kualitas penerapan manajemen risiko
yang memadai (satisfactory) sehingga peringkat
komposit BNI adalah 2 (low to moderate).
47. RISIKO KREDIT
The risk profile of BNI reflects the inherent
risk of the Bank’s business, including the risk
control system for each type of risk. The risk profile
of BNI has been performed based on attachement
of SE BI No. 13/24/DPNP dated 25 October 2011.
Based on the results of a recent self-assessment
report, inherent risk rank of BNI as of 31 December
2014 is low to moderate and the quality of the
application of risk management rank is satisfactory,
therefore the composite rank of BNI is 2 (low to
moderate.
47. CREDIT RISK
Pengelolaan kredit Bank diarahkan untuk
melakukan ekspansi kredit dan mengelola kualitas
setiap kredit sejak saat diberikan sampai dengan
dilunasi untuk mencegah kredit tersebut menjadi
Non-Performing Loan (NPL). Pengelolaan kredit
yang efektif dapat meminimalkan kerugian dan
mengoptimalkan
penggunaan
modal
yang
dialokasikan untuk risiko kredit.
The Bank’s loan management is aimed to support
the loan expansion and to manage the quality of
each loan from the time the loan was granted until
the loan is fully repaid by the debtors, to prevent
the loan becoming a Non-Performing Loan (NPL).
Effective loan management is intended to minimize
the risk of losses and optimize the use of capital
allocated for credit risk.
Tujuan pengelolaan risiko kredit Bank selain untuk
memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah
ditetapkan oleh peraturan Bank Indonesia adalah
untuk mengelola kemungkinan kerugian dari tidak
dibayarnya pinjaman yang diberikan dan kontrak
keuangan lainnya seminimal mungkin, baik pada
tingkat individual maupun portofolio kredit secara
keseluruhan.
The purpose of the Bank’s credit risk management
other than to comply with Bank Indonesia
regulations is to manage the possible losses on
loans and other financial contracts at the minimum
level, both on the individual and loan portfolio level.
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur
perkreditan yang diputuskan dalam forum Komite
Kebijakan Perkreditan (KKP) dan Kebijakan
Prosedur Perkreditan (KPP) serta Radisi (Rapat
Direksi), dan juga secara tertulis dituangkan dalam
Pedoman
Perusahaan
(PP)
Perkreditan.
Kebijakan-kebijakan
tersebut
memberikan
pedoman secara lengkap dan terperinci atas
kegiatan manajemen kredit dari saat pengajuan
kredit, proses analisis, persetujuan, pemantauan,
pendokumentasian,
pengendalian
dan
penyelamatan/restrukturisasi.
Dalam
rangka
mendukung proses pemberian kredit yang lebih
hati-hati, BNI melakukan penelaahan dan
penyempurnaan kebijakan kredit secara periodik
sesuai dengan perkembangan bisnis terkini.
The Bank has issued written loan policies and
procedures in the Operational Guidance Manual
(OGM) for Credit, Credit Policy Committee (KKP)
and Procedures Policy Credit (KPP) and Board of
Directors meetings. These policies provide detailed
guidance on loan management activities from loan
proposal, analysis process, approval, monitoring,
documentation, controls and restructuring. To
support a prudent loan granting process, BNI
conducts periodic reviews and enhances its loan
policies in line with current business developments.
Halaman - 160 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
47. RISIKO KREDIT (lanjutan)
47. CREDIT RISK (continued)
Pengelolaan risiko kredit diterapkan pada tingkat
individu pinjaman dan tingkat portofolio. Pada
tingkat individu pinjaman, setiap keputusan
pemberian kredit dilakukan melalui proses analisis
oleh Unit Bisnis dan Unit Risiko Bisnis. Mekanisme
persetujuan kredit dilakukan melalui rapat Komite
Kredit. Komite Kredit merupakan lembaga pemutus
kredit yang berangotakan pemutus dari Unit Bisnis
dan Unit Risiko Bisnis, dengan demikian proses
pemberian kredit menjadi lebih komprehensif dan
hati-hati.
Credit risk management is implemented both at the
individual borrower and portfolio level. At the
individual level, each loan decision is made through
a process of analysis by the Business Unit and
Credit Risk Unit. The credit approval process
mechanism is through a credit committee meeting.
The credit committee constitutes the decision
maker for credit approval, which consists of
representatives from Business
Units and
representatives from the Credit Risk Unit.
Pada tingkat portofolio, setiap tahun sekali
ditetapkan Loan Exposure Limit, yaitu diversifikasi
portofolio pinjaman berdasarkan industri untuk
mengoptimalkan risiko dan pendapatan di masingmasing industri dan mengurangi risiko konsentrasi.
At portfolio level, the annual loan exposure limit is
determined annually to diversify loan portfolio
among different industry sectors in order to
optimize risk and return in each sector and to
reduce concentration risk.
Proses analisis dan persetujuan kredit dilakukan
melalui serangkaian proses penilaian tingkat risiko
kredit calon debitur, yang diantaranya dengan
menggunakan internal rating system (untuk kredit
produktif) dan scoring system (untuk kredit
konsumtif), sekaligus juga strategi mitigasi
risikonya. Hasil proses analisis dan penilaian
tingkat risiko kredit kemudian diajukan kepada
Komite Kredit untuk mendapatkan persetujuan.
Loan analysis and approval process is conducted
through several assessment processes of the
applicant’s credit risks, i.e. through internal rating
system (for productive loans) and scoring system
(for consumer loans), followed by the related risk
mitigation strategy. The results of the credit’s
analysis and risk assessment process will be
forwarded to the Credit Committee for approval.
Kredit yang bermasalah dikelola oleh Unit/Divisi
Kredit Khusus agar penyelamatan/penyelesaiannya
dapat
dilakukan
secara lebih
baik
dan
memampukan Unit Usaha untuk dapat fokus pada
pengelolaan debitur lancar dan melakukan
ekspansi kredit.
Non performing loan is managed by a Special
Credit Unit/Division to ensure better recovery and
settlement, and to enable the Business Unit to
focus on the management of performing debtors
and loan expansion.
Pengembangan manajemen risiko kredit dilakukan
secara bertahap sesuai dengan kerangka kerja
yang ditetapkan Bank Indonesia. Khusus untuk
pengukuran risiko kredit, Bank melakukan
standarisasi dengan metodologi standardized
approach. Selanjutnya, Bank juga mempersiapkan
dan mengembangkan metodologi internal ratingsbased approach. Bank masih mempersiapkan
parameter risiko kredit, yang nantinya akan
digunakan dalam perhitungan risiko kredit seperti
Probability of Default, Loss Given Default dan
Exposure at Default.
The development of credit risk management is
conducted in stages, and inline with the framework
set by Bank Indonesia. Specifically for measuring
credit risk, the Bank utilizes the standardized based
approach. Furthermore, the Bank also prepares
and develops internal ratings-based methodology.
The Bank still prepares credit risk parameters,
which will be used in the calculation of credit risk
such as Probability of Default, Loss Given Default
and Exposure at Default.
Sistem pengelolaan manajemen risiko kredit Bank
telah
dibakukan
dalam
suatu
Pedoman
Pelaksanaan Manual (PP) dan dikaji secara
periodik.
The Bank’s credit risk management system has
been formalized in the Operational Guidance
Manual (OGM) and is reviewed periodically.
Halaman - 161 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
47. RISIKO KREDIT (lanjutan)
(i)
47. CREDIT RISK (continued)
Eksposur maksimum risiko kredit tanpa
memperhitungkan agunan dan pendukung
kredit lainnya
(i)
Maximum exposure of the credit risk before
collateral held and other credit enhancements
Credit risk exposures relating to the assets-net
of allowance possible losses on the
consolidated statements of financial position
as of 31 December 2014 and 2013 are as
follows:
Eksposur risiko kredit terhadap aset-neto
sesudah cadangan kerugian penurunan nilai
pada laporan posisi keuangan konsolidasian
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2014 dan
2013 adalah sebagai berikut:
Eksposur maksimum/
Maximum exposure
Keterangan
Giro pada Bank Indonesia
Giro pada bank lain
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia
Efek-efek
Nilai wajar melalui laporan laba rugi
Tersedia untuk dijual
Dimiliki hingga jatuh tempo
Pinjaman yang diberikan
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Tagihan akseptasi
Tagihan derivatif
Pinjaman yang diberikan
Obligasi Pemerintah
Nilai wajar melalui laporan laba rugi
Tersedia untuk dijual
Dimiliki hingga jatuh tempo
Penyertaan saham
Aset lain-lain - neto*)
Neto
*)
2014
2013
Description
24,597,538
4,495,840
23,130,059
4,102,129
14,527,422
23,472,702
2,965,381
8,330,017
1,212,898
230,000
1,805,091
4,818,580
1,889,491
-
6,237,356
2,301,311
12,466,819
165,093
270,651,986
1,896,556
3,416,879
11,478,853
177,839
243,757,807
65,536
32,550,823
11,213,438
37,434
2,358,970
17,274
36,955,655
7,911,563
39,507
2,130,951
Current accounts with Bank Indonesia
Current accounts with other banks
Placements with other banks
and Bank Indonesia
Marketable securities
Fair value through profit or loss
Available-for-sale
Held-to-maturity
Loan and receivables
Securities purchased under agreements
to resell
Bills and other receivables
Acceptances receivable
Derivatives receivable
Loans
Government Bonds
Fair value through profit or loss
Available-for-sale
Held-to-maturity
Equity investments
Other assets - net*)
394,407,862
367,000,936
Net
Aset lain-lain - neto terdiri dari piutang bunga, piutang terkait
transaksi ATM dan kartu kredit, piutang lain-lain dan piutang
premi asuransi.
*)
Other assets - net consist of interest receivables,
receivables from transactions related to ATM and
credit card, other receivables and insurance premium
receivables.
Credit risk exposures relating to consolidated
administrative accounts ítems as of 31
December 2014 and 2013 are as follows:
Eksposur risiko kredit terhadap rekening
administratif konsolidasian pada tanggaltanggal 31 Desember 2014 dan 2013 adalah
sebagai berikut:
Eksposur maksimum/
Maximum exposure
Keterangan
2014
2013
Description
Irrevocable letters of credit yang
masih berjalan
Garansi yang diterbitkan
8,783,834
35,631,479
10,220,229
27,693,046
Outstanding irrevocable
letters of credit
Guarantees issued
Total
44,415,313
37,913,275
Total
Halaman - 162 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
47. RISIKO KREDIT (lanjutan)
(i)
47. CREDIT RISK (continued)
Eksposur maksimum risiko kredit tanpa
memperhitungkan agunan dan pendukung
kredit lainnya (lanjutan)
(i)
Maximum exposure of the credit risk before
collateral held and other credit enhancements
(continued)
Tabel di atas menggambarkan eksposur
maksimum atas risiko kredit bagi Grup pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, tanpa
memperhitungkan agunan atau pendukung
kredit lainnya. Untuk aset laporan posisi
keuangan konsolidasian, eksposur di atas
ditentukan berdasarkan nilai tercatat neto
seperti yang diungkapkan pada laporan posisi
keuangan konsolidasian.
The table above represents credit risk
exposures of the Group as of 31 December
2014 and 2013, without taking into account
any collaterals held or other credit
enhancements.
For
assets
on
the
consolidated statements of financial position,
the exposures set out above are based on net
carrying value as reported in the consolidated
statements of financial position.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, masingmasing sebesar 68,62% dan 66,42% adalah
jumlah eksposur risiko kredit maksimum
terhadap aset pada laporan posisi keuangan
konsolidasian yang berasal dari pinjaman yang
diberikan.
As explained above, as of 31 December 2014
and 2013, 68.62% and 66.42%, respectively,
is the total maximum credit risk exposure in
consolidated statements of financial position
from loans.
Manajemen yakin akan kemampuan Bank
untuk
mengendalikan
dan
memelihara
eksposur risiko kredit yang berasal dari kredit
yang diberikan berdasarkan hal-hal sebagai
berikut:
Management is confident in its ability to control
and sustain exposure of credit risk to the Bank
resulting from its loans based on the following:






Proses peningkatan pengelolaan kredit
secara berkelanjutan melalui penyempurnaan proses kredit, pengembangan
produk dan peningkatan kemampuan
SDM dibidang perkreditan
Bank telah memiliki pedoman tertulis
mengenai kebijakan dan proses kredit
yang mencakup seluruh aspek pemberian
kredit yang dilakukan. Setiap pemberian
kredit harus senantiasa mengacu pada
kebijakan tersebut.
Bank telah memliki sistem deteksi dini
permasalahan melalui ”early warning
system” dan pemantauan yang disiplin.
Seluruh kredit diberikan dengan agunan
kecuali untuk jenis kredit tertentu seperti
kartu kredit, personal loans dan fasilitas
antar bank.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan
2013 masing-masing sebesar 98,04% dan
97,83% dari portofolio kredit yang
diberikan dikategorikan sebagai kredit
yang tidak mengalami penurunan nilai.
Halaman - 163 - Page




The process of improving credit
management in a sustainable manner by
improving credit processes, product
development and capacity building of
human resources.
The Bank has a documented credit
policies and manual procedures that cover
all aspects of the Bank’s lending activities.
Each loan transactions must adhere to the
requirements of the Bank’s policy.
The Bank has an early problem detection
system through “early warning system”
and disciplined monitoring.
All loans are secured by collaterals,
except for certain loans such as credit
cards, personal loans and interbank loans.
As of 31 December 2014 and 2013,
98.04% and 97.83%, respectively, of the
total loans were classified as not impaired.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
47. RISIKO KREDIT (lanjutan)
47. CREDIT RISK (continued)
(ii) The information on the credit quality of neither
past due nor impaired financial assets as of 31
December 2014 and 2013 are as follows:
(ii) Informasi kualitas kredit belum jatuh tempo
dan tidak mengalami penurunan nilai per
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 sebagai
berikut:
2014
Belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai/
Neither past due nor impaired
Grup 1/
Group 1
Giro pada
Bank Indonesia
Giro pada bank lain
Penempatan pada
bank lain dan
Bank Indonesia
Efek-efek
Efek-efek yang dibeli
dengan janji
dijual kembali
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya
Tagihan akseptasi
Tagihan derivatif
Pinjaman yang diberikan
Modal kerja
Investasi
Konsumen
Sindikasi
Karyawan
Program Pemerintah
Obligasi Pemerintah
Penyertaan saham
Aset lain-lain - neto*)
Total
Grup 2/
Group 2
Grup 3/
Group 3
Grup 4/
Group 4
Jatuh tempo
dan tidak
mengalami
penurunan
nilai/
Mengalami
penurunan
Past-due
nilai/
but not
impaired
Impaired
Grup 5/
Group 5
Total
-
24,597,538
-
-
-
-
-
24,597,538
-
4,497,429
-
-
-
-
-
4,497,429
9,729,450
5,512,451
4,800,081
6,902,234
-
-
-
-
328,613
14,529,531
12,743,298
6,237,356
-
-
-
-
-
-
6,237,356
530,375
3,462,366
-
1,771,997
8,504,826
165,093
454,244
-
-
110,005
-
-
-
2,302,372
12,531,441
165,093
5,676,372
4,853,706
5,105,569
77,678
103,730
24,605
837,579
-
108,138,780
44,348,166
38,979,524
9,598,681
2,590,115
580,409
42,992,218
61,605
2,358,970
14,972,486
5,660,317
9,381,375
7,685,942
283,833
87,281
-
80,524
46,169
127,069
8,070
-
3,461,884
1,012,858
430,453
1,306,246
111
-
3,075,384
1,785,960
2,616,860
21,441
63,943
-
2,984,654
1,373,556
885,139
134,122
15,797
43,472
536
-
138,390,084
59,080,732
57,525,989
18,802,669
3,023,097
799,710
43,829,797
62,141
2,358,970
Current accounts with
Bank Indonesia
Current accounts with
other banks
Placements with
other banks and
Bank Indonesia
Marketable securities
Securities purchased
under agreements
to resell
Bills and other
receivables
Acceptances receivable
Derivatives receivable
Loans
Working capital
Investment
Consumer
Syndicated
Employee
Government programs
Government Bonds
Equity investments
Other assets - net*)
42,151,237
300,887,666
38,525,478
261,832
6,321,557
7,563,588
5,765,889
401,477,247
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
(7,069,385)
Neto
394,407,862
Allowance for
impairment losses
Net
2013
Belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai/
Neither past due nor impaired
Grup 1/
Group 1
Giro pada
Bank Indonesia
Giro pada bank lain
Penempatan pada
bank lain dan
Bank Indonesia
Efek-efek
Efek-efek yang dibeli
dengan janji
dijual kembali
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya
Tagihan akseptasi
Tagihan derivatif
Pinjaman yang diberikan
Modal kerja
Investasi
Konsumen
Sindikasi
Karyawan
Program Pemerintah
Obligasi Pemerintah
Penyertaan saham
Aset lain-lain - neto*)
Total
Grup 2/
Group 2
Grup 3/
Group 3
Grup 4/
Group 4
Jatuh tempo
dan tidak
mengalami
penurunan
nilai/
Mengalami
penurunan
Past-due
nilai/
but not
impaired
Impaired
Grup 5/
Group 5
-
23,130,059
-
-
-
-
-
23,130,059
-
4,103,838
-
-
-
-
-
4,103,838
-
23,474,807
8,458,036
-
-
-
65,655
3,906
23,474,807
8,527,597
-
1,896,556
-
-
-
-
-
1,896,556
-
3,421,741
11,494,463
177,839
-
-
-
54,483
-
622
-
3,422,363
11,548,946
177,839
5,947,306
4,046,429
4,012,389
154,021
65,077
10,497
-
92,760,944
36,511,994
37,309,085
5,890,590
2,326,819
505,820
44,884,492
60,965
2,130,951
21,469,020
7,504,258
7,071,420
6,910,687
314,436
37,946
-
142,566
146,763
79,258
7,458
270
-
2,472,792
763,355
66,531
1,545,907
129
-
2,622,704
1,374,115
2,490,765
619,494
25,068
10,887
-
2,956,359
1,660,417
702,644
45,390
13,242
42,991
536
-
128,371,691
52,007,331
51,732,092
15,166,089
2,752,229
608,411
44,884,492
61,501
2,130,951
14,235,719
298,538,999
43,307,767
376,315
4,848,714
7,263,171
5,426,107
373,996,792
Cadangan kerugian
penurunan nilai
(6,995,856)
Neto
*)
Total
367,000,936
Aset lain-lain - neto terdiri dari piutang bunga, piutang terkait transaksi
ATM dan kartu kredit, piutang lain-lain dan piutang premi asuransi.
*)
Current accounts with
Bank Indonesia
Current accounts with
other banks
Placements with
other banks and
Bank Indonesia
Marketable securities
Securities purchased
under agreements
to resell
Bills and other
receivables
Acceptances receivable
Derivatives receivable
Loans
Working capital
Investment
Consumer
Syndicated
Employee
Government programs
Government Bonds
Equity investments
Other assets - net*)
Total
Allowance for
impairment losses
Net
Other assets - net consist of interest receivables, receivables from
transactions related to ATM and credit card other receivables and insurance
premium receivables.
Halaman - 164 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
47. RISIKO KREDIT (lanjutan)
47. CREDIT RISK (continued)
(ii) The information on the credit quality of neither
past due nor impaired financial assets as of 31
December 2014 and 2013 are as follows:
(continued)
(ii) Informasi kualitas kredit belum jatuh tempo
dan tidak mengalami penurunan nilai per
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 sebagai
berikut: (lanjutan)
-
Grup 1 : Debitur baru (kurang dari 6 bulan).
-
Group 1 : New customers (less than 6
months).
-
Grup 2 : Nasabah lama yang tidak memiliki
historis pernah menunggak dalam 3 tahun
terakhir.
-
Group 2 : Existing customers with
history of overdue for the past 3 years.
-
Grup 3 : Nasabah lama yang memiliki
historis pernah menunggak (dibawah 90
hari) dalam 3 tahun terakhir.
-
Group 3 : Existing customers with history
of overdue below 90 days in the past 3
years.
-
Grup 4 : Nasabah lama yang memiliki
historis pernah menunggak diatas 90 hari
dalam 3 tahun terakhir.
-
Group 4 : Existing customers with history
of default more than 90 days in the past 3
years.
-
Grup 5 : Nasabah lama yang pinjamannya
pernah/telah direstrukturisasi.
-
Group 5 : Existing customers with loans
that was/has been restructured.
no
(iii) The aging analysis of past due but not
impaired loans as of 31 December 2014 and
2013.
(iii) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo
tetapi tidak mengalami penurunan nilai pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
2014
Kurang dari
30 hari/
Less than
30 days
Modal kerja
Investasi
Konsumen
Karyawan
Program pemerintah
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
Neto
Lebih dari
60 hari/
More than
60 days
31 sampai
60 hari/
31 to 60 days
Total
795,218
2,070
335,975
422
-
297,890
2,295
11,793
302
-
1,982,276
1,781,595
2,269,092
20,717
63,943
3,075,384
1,785,960
2,616,860
21,441
63,943
Working capital
Investment
Consumer
Employee
Government programs
1,133,685
312,280
6,117,623
7,563,588
Total
Allowance for
impairment losses
(205,477)
(64,775)
928,208
247,505
(832,629)
5,284,994
(1,102,881)
6,460,707
Net
2013
Kurang dari
30 hari/
Less than
30 days
Modal kerja
Investasi
Konsumen
Sindikasi
Karyawan
Program pemerintah
Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai
Neto
31 sampai
60 hari/
31 to 60 days
Lebih dari
60 hari/
More than
60 days
Total
711,627
3,578
344,871
200
389
93,917
6,743
7,270
8
-
1,817,160
1,363,794
2,138,624
619,494
24,860
10,498
2,622,704
1,374,115
2,490,765
619,494
25,068
10,887
Working capital
Investment
Consumer
Syndicated
Employee
Government programs
1,060,665
107,938
5,974,430
7,143,033
(336,543)
(12,566)
(1,209,517)
(1,558,626)
Total
Allowance for
impairment losses
724,122
95,372
4,764,913
5,584,407
Halaman - 165 - Page
Net
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
48. RISIKO LIKUIDITAS
48. LIQUIDITY RISK
Pengelolaan dan pemantauan posisi likuiditas BNI
berada dalam tanggung jawab Divisi Tresuri. Untuk
memenuhi kebutuhan likuiditas BNI, Primary
Reserve dijaga dalam bentuk giro pada Bank
Indonesia agar memenuhi ketentuan Bank
Indonesia.
The management and monitoring of BNI’s liquidity
position is under the responsibility of the Treasury
Division. For BNI’s liquidity purposes, Primary
Reserves are maintained in the form of current
accounts with Bank Indonesia to comply with Bank
Indonesia regulations.
Selain itu ditetapkan pula jumlah pagu kas cabang
dan Secondary Reserve yang ideal. Penetapan
pagu kas cabang ditujukan agar cabang dapat
memenuhi liabilitas jangka pendeknya berupa
penarikan dana pihak ketiga, sekaligus menjaga
kondisi kas cabang agar tidak idle. Secondary
Reserve yang ideal ditetapkan sebagai dana untuk
berjaga-jaga dan ditetapkan oleh Risk and Capital
Committee BNI secara periodik.
In addition, the branch cash limit and the ideal
Secondary Reserve amounts are also determined.
The purpose of the branch cash limit is to enable
the branch to meet their short-term obligation in the
form of withdrawals of third party funds and to
avoid idle cash in the branches. An ideal
Secondary Reserve is set up as a precautionary
reserve and is determined periodically by BNI’s
Risk and Capital Committee.
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan
pada undiscounted cash flows.
The table below shows the remaining contractual
maturities of the financial liabilities based on
undiscounted cash flows.
2014
Kurang dari
1 Bulan/
Less than
1 Month
1-3
Bulan/
Months
3-6
Bulan/
Months
Lebih dari
12 Bulan/
More than
12 Months
6 - 12
Bulan/
Months
Total
LIABILITAS
Liabilitas segera
Simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
Liabilitas derivatif
Liabilitas akseptasi
Efek-efek yang
diterbitkan
Efek-efek yang dijual
dengan janji dibeli kembali
Pinjaman yang diterima
Liabilitas lain-lain*)
Total
Total aset
LIABILITIES
1,813,065
95,215,757
2,362,657
661,609
3,012,167
20,380,936
15,545
1,077,381
9,777,605
11,570
2,312,215
7,855,081
7,782
66,840
203,217,530
4,317
-
1,813,065
336,446,909
2,401,871
661,609
6,468,603
Obligations due immediately
Deposits from customers
Deposits from other banks
Derivatives payable
Acceptances payable
-
-
127,720
127,720
6,575,662
6,831,102
86,392
4,656,194
2,521,472
-
47,373
-
574,761
-
2,491,931
9,366,458
-
2,491,931
12,596,456
4,656,194
Securities issued
Securities sold under
agreements to repurchased
Borrowings
Other liabilities*)
107,807,841
23,995,334
12,276,483
8,632,184
221,655,898
374,367,740
Total
58,042,001
287,726
823,630
3,770,683
77,274,876
140,198,917
Total assets
KOMITMEN DAN
KONTINJENSI
Fasilitas kredit kepada
debitur yang belum
digunakan
Irrevocable letter of credit
yang masih berjalan
Garansi yang diterbitkan
Total
*)
COMMITMENT AND
CONTINGENCIES
38,667,132
-
-
-
-
38,667,132
2,749,243
6,261,590
1,972,998
3,906,743
1,986,106
4,931,716
1,613,833
6,989,491
461,654
13,541,939
8,783,834
35,631,479
Unused loan facilities
Outstanding irrevocable
letters of credit
Guarantees issued
47,677,965
5,879,741
6,917,822
8,603,324
14,003,593
83,082,445
Total
Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran
jaminan, nota kredit dalam penyelesaian dan utang reasuransi.
*)
Halaman - 166 - Page
Other liabilities consist of obligation to policy holders, guarantee
deposits, credit memo in process and reinsurance payable.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
48. RISIKO LIKUIDITAS (lanjutan)
48. LIQUIDITY RISK (continued)
2013
Kurang dari
1 Bulan/
Less than
1 Month
1-3
Bulan/
Months
3-6
Bulan/
Months
Lebih dari
12 Bulan/
More than
12 Months
6 - 12
Bulan/
Months
Total
LIABILITAS
LIABILITIES
Liabilitas segera
Simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
Liabilitas derivatif
Liabilitas akseptasi
Efek-efek yang
diterbitkan
Pinjaman yang diterima
Liabilitas lain-lain*)
1,405,217
115,478,276
6,410,960
1,107,850
6,198,972
1,177
15,211,774
122,857
36,941
-
7,821,986
279,915
36,941
-
9,224,322
17,920
-
144,942,873
8,732
-
1,406,394
292,679,231
6,840,384
1,181,732
6,198,972
Obligations due immediately
Deposits from customers
Deposits from other banks
Derivatives payable
Acceptances payable
184,064
3,869,953
6,635,382
-
125,503
10,783,074
-
125,503
3,885
-
6,712,515
52,216
-
6,963,521
17,658,621
3,869,953
Securities issued
Borrowings
Other liabilities*)
Total
134,655,292
22,008,131
19,047,419
9,371,630
151,716,336
336,798,808
Total
61,399,928
2,017,419
2,300,234
2,921,162
48,242,260
116,881,003
Total assets
Total aset
KOMITMEN DAN
KONTINJENSI
COMMITMENT AND
CONTINGENCIES
Fasilitas kredit kepada
debitur yang belum
digunakan
Irrevocable letter of credit
yang masih berjalan
Garansi yang diterbitkan
34,037,470
-
-
-
-
34,037,470
9,335,875
18,928,132
878,262
102,225
952,606
17,704
1,522,617
764,425
5,411,429
10,220,229
27,693,046
Unused loan facilities
Outstanding irrevocable
letters of credit
Guarantees issued
Total
62,301,477
878,262
1,054,831
1,540,321
6,175,854
71,950,745
Total
*)
Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran
jaminan, nota kredit dalam penyelesaian dan utang reasuransi.
49. RISIKO PASAR
*)
Other liabilities consist of obligation to policy holders, guarantee
deposits, credit memo in process and reinsurance payable.
49. MARKET RISK
Risiko Pasar adalah risiko kerugian yang timbul
akibat perubahan faktor pasar yang tidak sesuai
atas posisi yang diambil oleh BNI baik pada posisi
aset dan liabilitas keuangan dan rekening
administratif. Risiko Pasar melekat pada hampir
seluruh aktivitas Bank, baik trading book maupun
banking book yang mencakup Risiko Suku Bunga
dan Risiko Nilai Tukar.
Market risk is the risk of loss due to the adverse
volatility of market price movements against BNI’s
financial assets and liabilities (on balance sheet)
including administrative accounts (off balance
sheet). Market risk is embedded in the Bank’s
business activities, both in trading and banking
books, which cover Interest Rate risks and Foreign
Exchange risks.
Pengelolaan Risiko Pasar BNI dilakukan melalui
koordinasi beberapa Divisi terkait, yaitu Divisi
Manajemen Risiko Bank (Divisi ERM) dan Divisi
Tata Kelola Perusahaan (Divisi PGV) yang
bertanggung jawab kepada Direktur Risiko
Perusahaan (Dir. ER), Divisi Tresuri (Divisi TRS)
dan Kantor Cabang Luar Negeri dalam
pengawasan Divisi Internasional (Divisi INT) yang
bertanggung jawab kepada Direktur Tresuri dan
Financial Institution (Dir. TRS). Dalam mengelola
Risiko Pasar, Direksi didukung oleh Risk
Management Committee (RMC) dan Komite Aset
dan Liabilitas (ALCO) serta dalam pengawasannya
didukung oleh Komisaris melalui Komite Pemantau
Risiko.
Market Risk Management is done through
coordination with BNI’s several related divisions
such as: Enterprise Risk Management Division
(ERM) and Policy Governance Division (PGV)
which report to the Director of Enterprise Risk
Management; and Treasury Division (TRS) as well
as Overseas branches supervised by the
International Division (INT) which report to the
Director of Treasury and Financial Institution. The
Market Risk Management is also supported by Risk
Management Committee (RMC) and Assets and
Liabilities Committee (ALCO) and supervised by
the Board of Commissioners through the Risk
Monitoring Committee.
Halaman - 167 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
49. RISIKO PASAR (lanjutan)
49. MARKET RISK (continued)
BNI telah memiliki Aplikasi Manajemen Risiko
Pasar untuk mendukung proses pengelolaan Risiko
Pasar. Pengukuran potensi Risiko Pasar untuk
pengendalian internal BNI dilakukan secara harian
menggunakan Model Internal - Value at Risk (VaR)
Methodology, sedangkan pengukuran Risiko Pasar
dalam rangka perhitungan Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum dilakukan secara bulanan
menggunakan Metode Standar. BNI juga
melakukan pengukuran Risiko Suku Bunga pada
banking book secara bulanan menggunakan
Assets & Liabilities Gap Report serta pengukuran
Risiko Nilai Tukar pada banking book melalui
perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN) secara
harian dan bulanan sesuai ketentuan Bank
Indonesia.
BNI has market risk tools to support the
implementation of the Market Risk Process. The
measurement of potential market risk, for internal
control purposes, is conducted on a daily basis
using an Internal Model - Value at Risk (VaR)
Methodology. On the other hand, the market risk
measurement for Capital Adequacy Ratio
purposes, is conducted on a monthly basis using
the Standard Method. BNI also conducts on a
monthly basis the measurement of interest rate risk
on banking book using Assets & Liabilities Gap
Report (A/L Gap Report) and the measurement for
foreign exchange risk on banking book by
calculating the Net Open Position (NOP) both daily
and monthly in accordance with Bank Indonesia
regulation.
Sehubungan dengan penggunaan Model Internal
(VaR) dalam pengukuran Risiko Pasar, BNI telah
melakukan proses validasi melalui Back Testing
setiap 3 (tiga) bulan sekali untuk menilai akurasi
pengukuran VaR yang digunakan. Selain itu, BNI
telah melakukan proses Stress Testing terhadap
instrumen keuangan yang terekspos Risiko Nilai
Tukar dan Risiko Suku Bunga (portofolio obligasi)
untuk menilai ketahanan Bank dalam menghadapi
perubahan faktor pasar yang ekstrim pada saat
kondisi pasar abnormal. Stress Testing dilakukan
setiap 6 (enam) bulan sekali atau periode yang
lebih pendek jika terjadi kondisi abnormal.
In line with the use of the Internal Model (VaR) in
measuring market risk, BNI conducts Back Testing
on a quarterly basis to assess the accuracy of the
VaR methodologies used. Stress Testing has also
been conducted for the financial instuments that
are exposed to foreign exchange risk and interest
rate risk (limited to bond positions) in order to
assess the Bank’s resilience in encountering
extreme change of risk factors in abnormal market
conditions. Stress Testing is done every 6 (six)
months or whichever is earlier in case there is an
abnormal condition.
Limit Risiko Pasar BNI sebagai bagian dari proses
pengendalian Risiko Pasar ditetapkan dan dikaji
ulang secara periodik oleh Divisi ERM dan Unit
PGV yang independen terhadap risk taking units
(TRS dan cabang-cabang luar negeri). Limit-limit
Risiko Pasar adalah sebagai berikut:
BNI Market Risk limit as a part of the risk
controlling process is set and reviewed periodically
by ERM and PGV which are independent from risk
taking units (TRS and overseas branches). The
Market Risk limits are as follows:
a. Limit Risiko Pasar pada trading book
(i) Limit Value at Risk (VaR)
(ii) Limit nominal transaksi
(iii) Limit nominal open position
(iv) Limit kerugian
a. Market Risk limits on trading book
(i) Value at Risk (VaR) limit
(ii) Transaction nominal limit
(iii) Open position limit
(iv) Loss limit
Limit ditetapkan pada masing-masing desk
(Forex, Money Market, dan Capital Market).
b. Limit Risiko Pasar pada banking book
(i) Limit Gap Aset & Liabilitas – Rupiah
(ii) Limit Gap Aset & Liabilitas – Valuta Asing
(iii) Limit Posisi Devisa Neto internal BNI.
These limits are performed for each trading desk
(Forex, Money Market, and Capital Market).
b. Market Risk limits on banking book:
(i) Gap Asset & Liability Limit – Indonesian
Rupiah
(ii) Gap Asset & Liability Limit – Foreign
Currency
(iii) Internal BNI Net Open Position Limit.
Halaman - 168 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
49. RISIKO PASAR (lanjutan)
49. MARKET RISK (continued)
Pemantauan Risiko Pasar dilakukan melalui
laporan yang memberikan informasi mengenai
eksposur risiko pasar dan kepatuhan terhadap
limit-limit. Laporan VaR diberikan kepada
manajemen BNI secara berkala (harian, mingguan
dan bulanan) melalui laporan sirkulasi atau forum
RMC.
Khusus
terkait
dengan
laporan
perkembangan Risiko Suku Bunga pada banking
book disampaikan kepada manajemen setiap bulan
melalui forum ALCO.
Market Risk monitoring is conducted through
reports which give information about the market
risk exposures and the limit compliance. The VaR
reports are submitted to BNI management on a
periodic basis (daily, weekly, and monthly) through
circular reports or RMC forum. Specifically the
report for interest rate risk on banking book is
submitted to management on a monthly basis
through the ALCO forum.
BNI menggunakan model Value at Risk (VaR)
untuk menghitung potensi risiko pasar yang timbul
akibat perubahan faktor pasar yang dapat
mempengaruhi nilai pasar pada portofolio produk
Bank. Cakupan Risiko Pasar adalah sebagai
berikut:
BNI uses Value at Risk model (VaR) to measure
potential market risk arising from possible changes
of market factors which can affect the market value
of the Bank portfolio. The scope of Market Risk are
as follows:
a. Risiko Nilai Tukar pada trading book dan
banking book.
b. Risiko Suku Bunga pada trading book dan
banking book (tidak termasuk aset/investasi
yang dimiliki hingga jatuh tempo).
a. Foreign exchange risk on trading book and
banking book.
b. Interest rate risk on trading book and banking
book
(excluding
held-to-maturity
assets/
investments).
Metode untuk menghitung VaR yang digunakan
BNI adalah Variance Covariance/Risk Metrics.
Metode ini menggunakan formula dengan
memasukkan
parameter-parameter
seperti
volatilitas dan korelasi. Metode ini mengasumsikan
bahwa segala perubahan dalam faktor risiko yang
mempengaruhi kondisi pasar normal akan
mengikuti distribusi normal.
The VaR method used in BNI is Variance
Covariance/Risk Metrics. This method uses
formulas with some parameters such as volatility
and correlation. It assumes that any changes that
occurs in the risk factors affecting the normal
market conditions will follow normal distribution.
VaR tidak menyediakan informasi potensi laba atau
rugi pada kondisi pasar yang ekstrim atau stress.
BNI melakukan Stress Testing untuk kondisi pasar
yang ekstrim tersebut.
VaR does not provide information for potential gain
or loss in the extreme or stress market condition.
BNI performs stress testing in the extreme market
condition.
Pengukuran VaR adalah estimasi maksimum
potensi kerugian Risiko Pasar untuk 1 (satu) hari
ke depan dengan tingkat keyakinan 99% dengan
posisi portofolio yang dimiliki tidak berubah.
Penggunaan tingkat keyakinan 99% berarti dalam
rentang waktu satu hari, kerugian harian yang
melebihi VaR dalam kondisi pasar normal tidak
akan terjadi lebih dari 1 (satu) kali dalam 100 hari.
The VaR calculation is an estimate which using a
99% confidence level, of the potential loss that is
not expected to be exceeded if the current market
risk positions were to be held unchanged for one
day. The use of a 99% confidence level means
that, within a one day horizon, losses exceeding
the VaR figure should occur, on average under
normal market conditions, not more than once
every hundred days.
Karena VaR adalah bagian dari pengelolaan Risiko
Pasar Bank, limit-limit VaR telah dibentuk untuk
seluruh trading operation dan eksposur perlu
direview oleh manajemen secara harian terhadap
limit-limit.
Since VaR is an integral part of the Bank’s market
risk management, VaR limits have been
established for all trading operations and
exposures are required to be reviewed daily
against the limits by management.
Halaman - 169 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
49. RISIKO PASAR (lanjutan)
49. MARKET RISK (continued)
The table below presents the aggregate VaR on
the Bank’s trading book and banking book portfolio:
Tabel dibawah ini menunjukkan VaR agregat pada
portofolio trading book dan banking book milik
Bank:
31 Desember 2014 dan tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut/
31 December 2014 and the year ended
Risiko mata
uang asing/
Foreign
exchange risk
Risiko nilai wajar suku bunga/
Fair value interest rate risk
Pengaruh terhadap
laporan laba rugi/
Impact to
profit or loss
2014 - 31 Desember
2014 - Rata-rata harian
2014 - Tertinggi
2014 - Terendah
Pengaruh terhadap
laporan laba rugi/
Impact to
profit or loss
Pengaruh terhadap
laporan ekuitas/
Impact to
equity
168
3,268
9,909
15
102,657
166,553
202,728
96,133
3,579
4,099
16,832
569
2014 - 31 December
2014 - Average daily
2014 - Highest
2014 – Lowest
31 Desember 2013 dan tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut/
31 December 2013 and the year ended
Risiko mata
uang asing/
Foreign
exchange risk
Risiko nilai wajar suku bunga/
Fair value interest rate risk
Pengaruh terhadap
laporan laba rugi/
Impact to
profit or loss
2013 - 31 Desember
2013 - Rata-rata harian
2013 - Tertinggi
2013 - Terendah
(i)
Pengaruh terhadap
laporan laba rugi/
Impact to
profit or loss
Pengaruh terhadap
laporan ekuitas/
Impact to
equity
52
2,500
6,382
12
186,419
142,149
186,419
99,707
13,872
5,528
15,110
1,604
Risiko tingkat suku bunga
(i)
2013 - 31 December
2013 - Average daily
2013 - Highest
2013 – Lowest
Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga timbul pada
instrumen
keuangan
yang
mempunyai
kemungkinan kerugian akibat perubahan
tingkat suku bunga yang akan berdampak
pada arus kas masa depan atau nilai wajar
instrumen keuangan.
Interest rate risks arise from financial
instruments which have the loss possibilities
from changes in interest rates that will affect
future cash flows or fair value of the financial
instruments.
Risk and Capital Committee BNI yang
beranggotakan Direksi dan beberapa anggota
manajemen senior, bertanggung jawab untuk
menetapkan, melaksanakan serta menjaga
kebijakan pengelolaan risiko tingkat suku
bunga sesuai dengan pedoman umum BNI.
Tujuan utama Risk and Capital Committee
adalah memaksimalkan hasil usaha BNI
dengan tetap memperhatikan limit risiko yang
ditetapkan.
BNI’s Risk and Capital Committee which
consists of members of the Board of Directors
and selected members of senior management
held responsible for determining, executing
and overseeing the interest rate risk
management policy in accordance with the
overall guidelines of BNI. The main objective
of the Risk and Capital Committee is to
maximize
BNI’s
returns
within
the
predetermined risk limits.
Halaman - 170 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
49. RISIKO PASAR (lanjutan)
(i)
49. MARKET RISK (continued)
Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
(i)
Interest rate risk (continued)
The tables below summarize the range of
contractual interest rates per annum for
significant consolidated assets and liabilities
as of 31 December 2014 and 2013:
Tabel di bawah ini merupakan kisaran tingkat
suku bunga kontraktual per tahun untuk aset
dan liabilitas konsolidasian yang signifikan
pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013:
2014
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
Rupiah
%
ASET
Penempatan pada bank lain
dan Bank Indonesia
Efek-efek
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Pinjaman yang diberikan
Obligasi Pemerintah
- Tingkat bunga tetap
- Tingkat bunga mengambang
LIABILITAS
Simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
Efek-efek yang diterbitkan
Pinjaman yang diterima
Dolar
Singapura/
Singapore
Dollar
%
Euro
%
5.50 - 11.00
6.05 - 13.60
8.62 - 9.62
5.00 - 22.00
0.01 0.25 3.67 6.00 -
0.88
7.75
5.36
9.75
3.67 - 5.36
(LIBOR + 1.80%)
6.50 - 8.00
3.30 - 14.28
5.97 - 6.34
0.25 - 10.50
-
-
2.25 - 3.25
-
ASSETS
Placements with other banks
and Bank Indonesia
Marketable securities
Bills and other receivables
Loans
Government Bonds
Fixed interest rate Floating interest rate -
0.00 - 11.65
0.00 - 9.50
5.00 - 10.50
0.00 - 2.60
0.00 - 0.04
4.13
0.30 - 4.49
0.00 - 0.35
0.77 - 1.25
0.00 - 0.50
-
LIABILITIES
Deposits from customers
Deposits from other banks
Securities issued
Borrowings
2013
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
Rupiah
%
ASET
Penempatan pada bank lain
dan Bank Indonesia
Efek-efek
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Pinjaman yang diberikan
Obligasi Pemerintah
- Tingkat bunga tetap
- Tingkat bunga mengambang
LIABILITAS
Simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
Efek-efek yang diterbitkan
Pinjaman yang diterima
Dolar
Singapura/
Singapore
Dollar
%
Euro
%
4.25 - 12.00
4.90 - 14.85
7.84 - 8.84
4.00 - 36.78
0.01 0.77 3.67 1.19 -
3.00
7.75
5.35
9.75
1.20 - 3.66
(LIBOR + 1.80%)
6.50 - 7.50
4.45 - 12.50
1.95 - 5.16
0.13 - 11.63
-
-
2.25 - 3.25
-
ASSETS
Placements with other banks
and Bank Indonesia
Marketable securities
Bills and other receivables
Loans
Government Bonds
Fixed interest rate Floating interest rate -
0.00 - 10.00
0.00 - 7.50
3.00 - 4.00
0.00 - 2.50
0.80 - 0.97
4.13
0.77 - 2.99
0.00 - 0.20
0.71 - 1.25
0.00 - 1.53
-
LIABILITIES
Deposits from customers
Deposits from other banks
Securities issued
Borrowings
Halaman - 171 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
49. RISIKO PASAR (lanjutan)
(i)
49. MARKET RISK (continued)
Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
(i)
Interest rate risk (continued)
The following tables demonstrate the
sensitivity to a reasonable possible change in
IDR interest rates, with all other variables held
constant, in the Bank’s profit or loss. The
sensitivity of profit or loss is the effect of the
changes in interest rates assumptions on the
profit or loss for the period. The total sensitivity
of profit or loss is based on the assumption
that there are parallel shifts in the yield curve.
Tabel
berikut
menunjukkan
sensitivitas
terhadap kemungkinan perubahan suku bunga
dalam Rupiah yang wajar, dengan semua
variabel lainnya tetap konstan, dalam laporan
laba rugi Bank. Sensitivitas laporan laba rugi
adalah dampak dari perubahan asumsi suku
bunga pada laporan laba rugi pada periode
tersebut. Sensitivitas total laba atau rugi
didasarkan
pada
asumsi
bahwa
ada
pergeseran paralel kurva hasil.
2014
Perubahan
presentase/
Percentage
change
Pengaruh terhadap
laporan laba rugi/
Impact to
profit or loss
±25
±50
±20,105
±40,210
2013
Perubahan
presentase/
Percentage
change
Pengaruh terhadap
laporan laba rugi/
Impact to
profit or loss
±25
±50
±21,593
±43,187
The Bank has other exposure to interest rate
risks in Singapore Dollar, United States
Dollar, Euro and others. The Bank assessed
that the impact of that interest rate risk is not
significant.
Bank memiliki eksposur terhadap risiko tingkat
suku bunga dalam mata uang Dolar Singapura,
Dolar Amerika Serikat, Euro dan lainnya. Bank
telah melakukan penilaian atas dampak dari
risiko tingkat suku bunga tersebut dan hasilnya
tidak signifikan.
(ii) Risiko mata uang
(ii)
Risiko valuta asing timbul sebagai akibat
adanya aset dan liabilitas keuangan dalam
valuta asing dan rekening administratif
konsolidasian baik pada sisi aset konsolidasian
maupun liabilitas konsolidasian. Posisi valuta
asing BNI dapat dikelompokkan dalam dua
aktivitas yaitu: trading book, yang dilakukan
dalam rangka memperoleh keuntungan
transaksi valuta asing, dan banking book, yang
dilakukan dalam rangka mengendalikan Posisi
Devisa Neto BNI secara keseluruhan.
Halaman - 172 - Page
Currency risk
Foreign
currency
risks
arise
from
consolidated financial assets and liabilities
and administrative accounts in foreign
currency positions, both on the consolidated
assets and liabilities. BNI’s foreign currency
position is divided into two activities: the
trading book, which is prepared to generate
profit from the exchange rate, and the
banking book, which is prepared to control
BNI’s overall Net Open Position.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
49. RISIKO PASAR (lanjutan)
(ii)
49. MARKET RISK (continued)
Risiko mata uang (lanjutan)
(ii) Currency risk (continued)
Bank memiliki kebijakan untuk menjaga
eksposur mata uang asing dalam batas yang
wajar dan berdasarkan peraturan yang
berlaku. Manajemen berkeyakinan bahwa saat
ini eksposur mata uang asing atas aset dan
liabilitas masih dalam batas yang konservatif.
The Bank’s policy is to maintain foreign
currency exposure within acceptable limits and
within existing regulatory guidelines. The
Management believes that its current profile of
foreign currency exposure on its assets and
liabilities is within conservative limits.
Berikut adalah Posisi Devisa Neto (PDN),
dalam nilai absolut, BNI pada tanggal
31 Desember 2014 per mata uang, sesuai
dengan peraturan Bank Indonesia:
Presented below is the Net Open Position
(NOP), in absolute amounts, of BNI as of
31 December 2014 by currency, based on
Bank Indonesia regulations:
2014
Mata Uang
KESELURUHAN (LAPORAN
POSISI KEUANGAN DAN
REKENING ADMINISTRATIF)
Dolar Amerika Serikat
Euro
Yen Jepang
Dolar Singapura
Poundsterling Inggris
Dolar Hongkong
Lain-lain
Aset/
Assets
Liabilitas/
Liabilities
161,846,296
5,042,138
2,842,391
2,474,535
671,632
411,632
1,117,287
Posisi Devisa Neto/
Net Open Position
161,431,158
5,009,152
2,791,380
2,572,617
669,764
541,600
1,036,387
Total
415,138
32,986
51,011
98,082
1,868
129,968
80,900*)
809,953
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Dolar Amerika Serikat
Euro
Yen Jepang
Dolar Singapura
Poundsterling Inggris
Dolar Hongkong
Lain-lain
82,769,082
1,430,152
1,483,637
2,196,678
381,376
297,807
754,260
77,544,119
1,359,533
1,836,123
2,241,023
379,508
93,473
506,589
Total
Total Modal Tier I dan Tier II
dikurangi penyertaan pada
Entitas Anak (Catatan 52)
Rasio PDN (Keseluruhan)
Rasio PDN (Laporan Posisi
Keuangan)
*)
5,224,963
70,619
352,486
44,345
1,868
204,334
247,671*)
Halaman - 173 - Page
ON-STATEMENT OF FINANCIAL
POSITION
United States Dollar
Euro
Japanese Yen
Singapore Dollar
British Pound Sterling
Hong Kong Dollar
Others
Total
50,352,050
Total Tier I and II Capital less
investment in Subsidiaries (Note 52)
12.21%
*)
Total
6,146,286
1.61%
Merupakan penjumlahan absolut dari selisih antara aset
dan liabilitas dari beberapa mata uang asing lainnya
Currencies
AGGREGATE (ON-STATEMENT
OF FINANCIAL POSITION AND
ADMINISTRATIVE ACCOUNTS)
United States Dollar
Euro
Japanese Yen
Singapore Dollar
British Pound Sterling
Hong Kong Dollar
Others
NOP Ratio (Aggregate)
NOP Ratio (On-Statement of
Financial Position)
Sum of the absolute values of the difference between assets
and liabilities of some foreign currencies
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
49. RISIKO PASAR (lanjutan)
(ii)
49. MARKET RISK (continued)
Risiko mata uang (lanjutan)
(ii) Currency risk (continued)
Presented below is the Net Open Position, in
absolute amounts, of BNI as of 31 December
2013 by currency, based on Bank Indonesia
regulations:
Berikut adalah Posisi Devisa Neto (PDN),
dalam nilai absolut, BNI pada tanggal
31 Desember 2013 per mata uang, sesuai
dengan peraturan Bank Indonesia:
2013
Mata Uang
KESELURUHAN (LAPORAN
POSISI KEUANGAN DAN
REKENING ADMINISTRATIF)
Dolar Amerika Serikat
Euro
Yen Jepang
Dolar Singapura
Poundsterling Inggris
Dolar Hongkong
Lain-lain
Aset/
Assets
Liabilitas/
Liabilities
163,557,297
5,324,535
2,417,903
1,861,841
714,761
346,369
330,100
Posisi Devisa Neto/
Net Open Position
162,962,961
5,737,989
2,279,597
1,892,862
734,672
432,342
136,303
Total
594,336
413,454
138,306
31,021
19,911
85,973
193,797*)
1,476,798
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Dolar Amerika Serikat
Euro
Yen Jepang
Dolar Singapura
Poundsterling Inggris
Dolar Hongkong
Lain-lain
81,680,477
838,097
1,045,435
1,555,670
365,128
252,476
230,968
81,737,996
1,169,095
1,123,531
1,282,169
380,635
162,015
20,284
Total
Total Modal Tier I dan Tier II
dikurangi penyertaan pada
Entitas Anak (Catatan 52)
Rasio PDN (Keseluruhan)
Rasio PDN (Laporan Posisi
Keuangan)
*)
57,519
330,998
78,096
273,501
15,507
90,461
210,684*)
Halaman - 174 - Page
Total
ON-STATEMENT OF FINANCIAL
POSITION
United States Dollar
Euro
Japanese Yen
Singapore Dollar
British Pound Sterling
Hong Kong Dollar
Others
Total
43,563,420
Total Tier I and II Capital less
investment in Subsidiaries (Note 52)
2.43%
*)
AGGREGATE (ON-STATEMENT
OF FINANCIAL POSITION AND
ADMINISTRATIVE ACCOUNTS)
United States Dollar
Euro
Japanese Yen
Singapore Dollar
British Pound Sterling
Hong Kong Dollar
Others
1,056,766
3.39%
Merupakan penjumlahan absolut dari selisih antara
aset dan liabilitas beberapa mata uang asing lainnya
Currencies
NOP Ratio (Aggregate)
NOP Ratio (On-Statement of
Financial Position)
Sum of the absolute values of the difference between assets
and liabilities of some foreign currencies
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
50. RISIKO OPERASIONAL
50. OPERATIONAL RISK
Dalam rangka menerapkan manajemen risiko
operasional, BNI mengacu kepada kerangka Basel
Accord II, Ketentuan Bank Indonesia serta
International Best Practices. Pengelolaan risiko
operasional
meliputi
proses
identifikasi,
pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko
operasional. Salah satu perangkat yang digunakan
untuk melakukan pengelolaan risiko operasional di
BNI adalah PERISKOP (Perangkat Risiko
Operasional). PERISKOP terdiri dari tiga (3) modul
utama, yaitu:
In
order
to
implement
operational
risk
management, BNI made reference to Basel Accord
II, Bank Indonesia Regulations and International
Best Practices. Operational risk management
encompasses the identification, measurement,
monitoring and operational control processes. One
of the tools used to perform risk management at
BNI is PERISKOP (Perangkat Risiko Operasional).
Periskop consists of three (3) main modules:

Modul Self Assessment, merupakan salah satu
metode yang digunakan untuk mendeteksi
kemungkinan terjadinya risiko operasional di
suatu unit. Metode ini terdiri dari serangkaian
kegiatan yang dilakukan sendiri (self
assessment) oleh setiap unit pemilik risiko
(risk owner) dalam mengidentifikasi, menilai,
mengontrol dan memantau risiko operasional
yang terjadi di unitnya. Modul self assessment
wajib diisi oleh segenap unit setiap tiga bulan
sekali,
dengan
melakukan
pengukuran
terhadap frekuensi dan dampak setiap risk
issue di unitnya serta mencari penyebab risiko
tersebut timbul.

Self Assessment Module, is a methodology to
detect the possibility that an operational risk
has occurred. This method is a selfassessment process conducted by every risk
owner in identifying, assessing, controlling and
monitoring operational risk in each unit. The
module should be filed by all units, once every
three-month; by conducting an assessment of
the existing risk issue frequency and impacts;
and finding solutions to mitigate emerging
operational risks.

Loss Event Database, merupakan sarana yang
digunakan untuk mencatat setiap peristiwa
risiko operasional yang menimbulkan dampak
finansial secara langsung. Setiap kali unit
pemilik risiko (risk owner) mengalami kerugian
risiko operasional yang menimbulkan dampak
finansial, maka unit tersebut harus melakukan
input dalam modul Loss Event Data tersebut.
Dari modul ini akan diketahui tipe risiko yang
terjadi, penyebab kejadian tersebut, lokasi (lini
bisnis) tempat terjadinya risiko serta besarnya
(amount) risiko yang terjadi atau liabilitas
hukum yang terjadi serta recovery-nya (bila
ada). Sarana ini sangat penting untuk
memonitor profil risiko operasional secara
teratur, serta data yang diperoleh merupakan
input
data
utama
bila
Bank
akan
mengaplikasikan pendekatan maju (advance)
dalam
pengukuran
kecukupan
modal
minimumnya.

The Loss Event Database is a system to
identify and record every operational risk that
causes direct financial impact. Each time the
risk owner unit experienced financial loss from
operational risk, the unit should record it in the
Lost Event Database module. The module will
generate information such as type of risk,
cause of risk, location where the risk emerge
and the amount of risk or legal obligation and
the recovery (if any). This system is very
important to monitor operational risk exposure
and profile in an orderly manner, and also the
data gathered will become the main input
when the Bank applies advance approaches to
measure its minimum capital adequacy ratio.
Halaman - 175 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
50. RISIKO OPERASIONAL(lanjutan)

50. OPERATIONAL RISK (continued)
Key Risk Indicator, merupakan serangkaian
parameter
yang
ditetapkan
untuk
mengidentifikasi potensi kerugian risiko
operasional yang utama/dominan sebelum
peristiwa risiko operasional tersebut terjadi,
dan perangkat tersebut akan memberikan
warning/alert jika nilainya sudah di luar range/
threshold yang ditetapkan sebelumnya.

Key Risk Indicators, is a series of parameters
established to identify potential loss from
operational risk before it happens, and the
module will give a warning/alert when the
exposure
exceeds
a
predetermined
range/threshold.
Selain PERISKOP tersebut, BNI juga melakukan
penyempurnaan chart of accounts, dengan
menambahkan rekening Beban Risiko Operasional
(BRO) serta Recovery BRO, yang digunakan untuk
membukukan kerugian atau recovery yang
disebabkan karena risiko operasional. Pembukuan
pada rekening BRO juga akan berdampak kepada
penilaian kinerja unit bersangkutan dan akan
tergambar dalam Performance Measurement
System (PMS) unit yang bersangkutan.
Besides PERISKOP, BNI has also improved its
chart of accounts by adding Operational Risk
Expense (Beban Risiko Operasional (BRO)) and
BRO Recovery accounts, which will be used to
record losses or recoveries caused by operational
risks. The recording in BRO accounts would also
affect the performance assessment of the units
concerned and will be described in the
Performance Measurement System (PMS) of the
units concerned.
Terkait dengan kelangsungan usaha bila terjadi
kondisi disaster (bencana), BNI juga sudah
mempunyai
kebijakan
Business
Continuity
Management (BCM), yaitu suatu mekanisme formal
yang merupakan kombinasi antara strategi,
kebijakan, prosedur, dan organisasi yang
dikembangkan untuk memastikan kelangsungan
operasional dari fungsi-fungsi usaha yang kritikal
pada tingkat layanan tertentu pada saat terjadi
gangguan atau bencana. Kebijakan ini mencakup
semua unit usaha yang ada di BNI, baik di dalam
negeri maupun diluar negeri.
Regarding the business resilience when disaster
occurs, BNI has a Business Continuity
Management (BCM) program, which is a formal
mechanism which combined strategies, policies,
procedures and organizations developed to ensure
operational continuity of critical functions under
certain levels of services when a disturbance or
disaster is encountered. This policy is applied for
all business units in BNI for both domestic and
overseas.
51. NILAI
WAJAR
KEUANGAN
ASET
DAN
LIABILITAS
51. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
LIABILITIES
Tabel berikut menyajikan perbandingan antara nilai
tercatat dan nilai wajar dari semua aset dan
liabilitas keuangan disajikan per kategori dari
instrumen keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan
adalah berdasarkan informasi relevan yang
tersedia pada tanggal 31 Desember 2014 dan
2013, dan tidak diperbaharui untuk mencerminkan
perubahan dalam kondisi pasar yang telah terjadi
setelah tanggal ini.
The next table summarises the comparison
between the carrying amounts and fair values of all
financial assets and liabilities presented per
category of financial instruments. The fair values
disclosed are based on relevant information
available as of 31 December 2014 and 2013, and
not updated to reflect changes in market conditions
which have occurred after this date.
Halaman - 176 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
51. NILAI
WAJAR
ASET
KEUANGAN (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
DAN
LIABILITAS
51. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
LIABILITIES (continued)
2014
Nilai Tercatat/
Carrying Value
Aset Keuangan
Kas
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Efek-efek
Obligasi Pemerintah
Tagihan derivatif
Tersedia untuk dijual
Efek-efek
Obligasi Pemerintah
Dimiliki hingga jatuh tempo
Efek-efek
Obligasi Pemerintah
Pinjaman dan piutang
Efek-efek
Pinjaman yang diberikan
Tagihan akseptasi
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya
Giro pada
Bank Indonesia
Giro pada
bank lain
Penempatan pada bank
lain dan Bank Indonesia
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali
Penyertaan saham
Aset lain-lain - neto*)
Total
Liabilitas keuangan
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Liabilitas derivatif
Liabilitas keuangan lainnya
Liabilitas segera
Simpanan nasabah
Giro
Tabungan
Deposito berjangka
Simpanan dari bank lain
Inter-bank call money
Giro
Deposito berjangka
Simpanan lainnya
Efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali
Liabilitas akseptasi
Efek-efek yang diterbitkan
Pinjaman yang diterima
Liabilitas lain-lain**)
Total
11,435,686
2013
Nilai wajar/
Fair value
11,435,686
Nilai Tercatat/
Carrying Value
10,089,927
Nilai wajar/
Fair value
10,089,927
Financial Assets
Cash
Fair value through
profit or loss
Marketable securities
Government Bonds
Derivatives receivable
2,965,381
65,536
165,093
2,965,381
65,536
165,093
1,805,091
17,274
177,839
1,805,091
17,274
177,839
3,196,010
3,196,010
2,000,204
2,000,204
8,330,017
32,550,823
8,330,017
32,550,823
4,818,580
36,955,655
4,818,580
36,955,655
40,880,840
40,880,840
41,774,235
41,774,235
1,217,900
11,213,438
1,192,532
13,241,457
1,903,926
7,911,563
1,892,296
8,595,598
12,431,338
14,433,989
9,815,489
10,487,894
230,000
270,651,986
12,466,819
230,000
270,651,986
12,466,819
243,757,807
11,478,853
243,757,807
11,478,853
2,301,311
2,301,311
3,416,879
3,416,879
24,597,538
24,597,538
23,130,059
23,130,059
4,495,840
4,495,840
4,102,129
4,102,129
14,527,422
14,527,422
23,472,702
23,472,702
6,237,356
37,434
2,358,970
6,237,356
37,434
2,358,970
1,896,556
39,507
2,130,951
1,896,556
39,507
2,130,951
337,904,676
337,904,676
313,425,443
313,425,443
405,848,550
407,851,201
377,105,298
377,777,703
Total
Financial liabilities
Fair value through
profit or loss
Derivatives payable
661,609
661,609
1,181,732
1,181,732
1,813,065
1,813,065
1,759,870
1,759,870
82,743,186
114,969,594
102,552,029
82,743,186
114,969,594
102,552,029
88,183,377
107,518,779
87,037,798
88,183,377
107,518,779
87,037,798
121,191
1,341,451
590,157
349,072
121,191
1,341,451
590,157
349,072
1,712,369
573,751
531,321
1,712,369
573,751
531,321
2,491,931
6,468,603
6,158,031
11,212,265
4,803,475
2,491,931
6,468,603
6,381,557
11,212,265
4,803,475
6,198,972
6,036,533
18,950,523
4,105,486
6,198,972
6,135,384
18,950,523
4,105,486
335,614,050
335,837,576
322,608,779
322,707,630
336,275,659
336,499,185
323,790,511
323,889,362
*)
Aset lain-lain - neto terdiri dari piutang bunga, piutang terkait transaksi
ATM dan kartu kredit, piutang lain-lain dan piutang premi asuransi.
*)
**)
Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran
jaminan, nota kredit dalam penyelesaian dan utang reasuransi.
**)
Halaman - 177 - Page
Available-for-sale
Marketable securities
Government Bonds
Held-to-maturity
Marketable securities
Government Bonds
Loans and receivables
Marketable securities
Loans
Acceptances receivable
Bills and
other receivables
Current accounts with
Bank Indonesia
Current accounts with
other banks
Placements with other banks
and Bank Indonesia
Securities purchased under
agreements to resell
Equity investments
Other assets - net*)
Other financial liabilities
Obligation due immediately
Deposits from customers
Current accounts
Savings account
Time deposits
Deposits from other banks
Inter-bank call money
Current accounts
Time deposit
Other deposits
Securities sold under
agreements to repurchase
Acceptances payable
Securities issued
Borrowings
Other liabilities**)
Total
Other assets - net consist of interest receivables, receivables from
transactions related to ATM and credit card, other receivables and
insurance premium receivables.
Other liabilities consist of obligation to policy holders, guarantee
deposits, credit memo in process and reinsurance payable.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
51. NILAI
WAJAR
ASET
KEUANGAN (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
DAN
LIABILITAS
51. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
LIABILITIES (continued)
Bank
menggunakan
hirarki
berikut
untuk
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari
instrumen keuangan:
The Bank adopts the following hierarchy for
determining and disclosing the fair value of
financial instruments:
(i) Tingkat 1: Harga dikutip (tidak disesuaikan) dari
pasar yang aktif untuk aset atau liabilitas
keuangan yang identik;
(ii) Tingkat 2: Input selain harga yang dikutip dari
pasar yang disertakan pada Tingkat 1 yang
dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas
keuangan, baik secara langsung (yaitu sebagai
sebuah harga) atau secara tidak langsung
(yaitu sebagai turunan dari harga);
(iii) Tingkat 3: input untuk aset atau liabilitas
keuangan yang tidak didasarkan pada data
pasar yang dapat diobservasi (informasi yang
tidak dapat diobservasi).
(i) Level 1: Quoted prices in active market for the
same/identical financial asset or liability;
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen
keuangan yang diukur pada nilai wajar yang
dikelompokkan berdasarkan hirarki nilai wajar:
The table below show the financial instruments
measured at fair value grouped according to the
fair value hierarchy:
(ii) Level 2: Inputs other than quoted market prices
included in Level 1 that are observable for the
financial asset or liability, either directly (as a
price) or indirectly (derived from prices);
(iii) Level 3: Inputs for the financial asset or liability
that are not based on observable market data
(unobservable information).
2014
Nilai wajar/Fair value
Nilai tercatat/
Carrying value
Tingkat/
Level 1
Tingkat/
Level 2
Tingkat/
Level 3
Aset Keuangan
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Efek-efek
Obligasi Pemerintah
Tagihan derivatif
Tersedia untuk dijual
Efek-efek
Obligasi Pemerintah
Total
Financial Assets
2,965,381
65,536
165,093
65,536
-
2,965,381
165,093
-
3,196,010
65,536
3,130,474
-
8,330,017
32,550,823
16,031,925
8,330,017
16,518,898
-
40,880,840
16,031,925
24,848,915
-
44,076,850
16,097,461
27,979,389
-
Fair value through
profit or loss
Marketable securities
Government Bonds
Derivatives receivable
Available-for-sale
Marketable securities
Government Bonds
Total
Liabilitas Keuangan
Financial Liabilities
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Liabilitas derivatif
Fair value through
profit or loss
Derivatives payable
Total
661,609
-
661,609
-
661,609
-
661,609
-
661,609
-
661,609
-
Halaman - 178 - Page
Total
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
51. NILAI
WAJAR
ASET
KEUANGAN (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
DAN
LIABILITAS
51. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen
keuangan yang diukur pada nilai wajar yang
dikelompokkan berdasarkan hirarki nilai wajar:
(lanjutan)
The table below show the financial instruments
measured at fair value grouped according to the
fair value hierarchy: (continued)
2013
Nilai wajar/Fair value
Nilai tercatat/
Carrying value
Tingkat/
Level 1
Tingkat/
Level 2
Tingkat/
Level 3
Aset Keuangan
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Efek-efek
Obligasi Pemerintah
Tagihan derivatif
Tersedia untuk dijual
Efek-efek
Obligasi Pemerintah
Total
Financial Assets
1,805,091
17,274
177,839
17,274
-
1,805,091
177,839
-
2,000,204
17,274
1,982,930
-
4,818,580
36,955,655
18,128,235
4,818,580
18,827,420
-
41,774,235
18,128,235
23,646,000
-
43,774,439
18,145,509
25,628,930
-
Fair value through
profit or loss
Marketable securities
Government Bonds
Derivatives receivable
Available-for-sale
Marketable securities
Government Bonds
Total
Liabilitas Keuangan
Financial Liabilities
Nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Liabilitas derivatif
Fair value through
profit or loss
Derivatives payable
Total
1,181,732
-
1,181,732
-
1,181,732
-
1,181,732
-
1,181,732
-
1,181,732
-
Total
(i) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain,
penempatan pada bank lain dan Bank
Indonesia, efek-efek, wesel ekspor dan tagihan
lainnya, efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali, penyertaan saham, tagihan
akseptasi dan aset lain-lain.
(i) Current accounts with Bank Indonesia, current
accounts with other banks, placements with
other banks and Bank Indonesia, marketable
securities, bills and other receivables, equity
investments, acceptances receivable, securities
purchases under agreements to resell and
other assets.
Penempatan pada bank lain dan Bank
Indonesia merupakan penanaman dana dalam
bentuk Fasilitas Simpanan Bank Indonesia
(FASBI),
FASBI syariah, call
money,
penempatan “fixed term”, deposito berjangka
dan lain-lain.
Placements with other banks and Bank
Indonesia represent placements in the form of
Bank Indonesia Deposit Facility (FASBI), sharia
FASBI, call money, “fixed-term” placements,
time deposits and others.
Nilai tercatat dari kas dan setara kas, serta
penempatan
dengan
suku
bunga
mengambang adalah perkiraan yang layak
atas nilai wajar.
The carrying amount of cash and cash
equivalents, as well as placements with floating
rates are a reasonable approximation of fair
value.
Halaman - 179 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
51. NILAI
WAJAR
ASET
KEUANGAN (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
DAN
LIABILITAS
51. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
LIABILITIES (continued)
(i) (continued)
(i) (lanjutan)
The estimated fair values of fixed interest
bearing placements, marketable securities, bills
and other receivables, acceptances receivable
and other assets were based on discounted
cash flows using prevailing money market
interest rates for debts with similar credit risk
and remaining maturity. Since the maturity is
below one year, the carrying amounts of fixed
rate placements, bills and other receivables,
equity investments, acceptances receivable,
securities purchased under agreements to
resell and other assets were a reasonable
approximation of its fair value.
Estimasi nilai wajar terhadap penempatan
dengan suku bunga tetap, efek-efek, wesel
ekspor dan tagihan lainnya, tagihan akseptasi
dan aset lain-lain ditetapkan berdasarkan
diskonto arus kas dengan menggunakan suku
bunga pasar uang yang berlaku untuk utang
dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo yang
serupa. Karena sisa jatuh tempo di bawah satu
tahun sehingga nilai tercatat dari penempatan
dengan suku bunga tetap, wesel ekspor,
tagihan lainnya, efek-efek yang dibeli dengan
janji untuk dijual kembali, penyertaan saham,
tagihan akseptasi dan aset lain-lain adalah
perkiraan yang layak atas nilai wajar.
(ii) Loans
(ii) Pinjaman yang diberikan
Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari
pinjaman yang diberikan dengan suku bunga
mengambang dan pinjaman yang diberikan
jangka pendek dengan suku bunga tetap.
Pinjaman
yang
diberikan
dinyatakan
berdasarkan amortized cost. Nilai wajar dari
pinjaman yang diberikan menunjukkan nilai
diskon dari perkiraan arus kas masa depan
yang diharapkan akan diterima oleh Bank
dengan menggunakan suku bunga pasar saat
ini.
Generally, the Bank’s portfolio consists of
loans with floating interest rate and short-term
loans with fixed interest rate. Loans are stated
at amortized cost. The estimated fair value of
loans represents the discounted amount of
estimated future cash flows expected to be
received by the Bank using the current market
rates.
Nilai tercatat dari pinjaman yang diberikan
dengan suku bunga mengambang dan nilai
tercatat atas pinjaman jangka pendek dengan
suku bunga tetap adalah perkiraan yang layak
atas nilai wajar.
The carrying amount of floating rate loans and
short-term fixed rate loans are the reasonable
approximation of their fair values.
(iii) Liabilitas segera, simpanan nasabah dan
simpanan dari bank lain, liabilitas akseptasi
dan liabilitas lain-lain
(iii) Obligations due immediately, deposits from
customers and deposits from other banks,
acceptances payable and other liabilities
Estimasi nilai wajar liabilitas segera, simpanan
tanpa jatuh tempo, termasuk simpanan tanpa
bunga adalah sebesar jumlah yang harus
dibayarkan kembali sewaktu-waktu.
The estimated fair value of obligations due
immediately, deposits with no stated maturity,
which include non-interest bearing deposits,
are the amounts repayable on demand.
Estimasi nilai wajar terhadap simpanan
dengan tingkat suku bunga tetap dan liabilitas
akseptasi ditetapkan berdasarkan diskonto
arus kas dengan menggunakan suku bunga
utang baru dengan sisa jatuh tempo yang
serupa. Karena sisa jatuh tempo dibawah satu
tahun sehingga nilai tercatat dari simpanan
dengan suku bunga tetap, liabilitas akseptasi
dan liabilitas lain-lain adalah perkiraan yang
layak atas nilai wajar.
The estimated fair values of fixed interestbearing deposits and acceptances payable are
based on discounted cash flows using interest
rates for new debts with similar remaining
maturity. Since the maturity is below one year,
the carrying amounts of fixed rate deposits,
acceptances payable and other liabilities are
the reasonable approximation of their fair
values.
Halaman - 180 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
51. NILAI
WAJAR
ASET
KEUANGAN (lanjutan)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
DAN
LIABILITAS
51. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
LIABILITIES (continued)
(iv) Marketable securities and Government Bonds
(iv) Efek-efek dan Obligasi Pemerintah
Nilai wajar untuk efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo
ditetapkan berdasarkan harga pasar atau
harga kuotasi perantara (broker)/pedagang
efek (dealer). Jika informasi ini tidak tersedia,
nilai wajar diestimasi dengan menggunakan
harga pasar kuotasi efek yang memiliki
karakteristik kredit, jatuh tempo dan yield yang
serupa atau dinilai dengan menggunakan
metode penilaian internal.
The fair value for held-to-maturity marketable
securities and Government Bonds are based
on the market prices or broker/dealer price
quotations. When this information is not
available, the fair value is estimated using
quoted market prices for securities with similar
credit, maturity and yield characteristics or
using internal valuation model.
(v) Efek-efek yang diterbitkan, pinjaman yang
diterima dan efek-efek yang dijual dengan janji
dibeli kembali
(v) Securities issued, borrowings and securities
sold under agreements to repurchase
Nilai wajar agregat berdasarkan model
diskonto arus kas menggunakan kurva yield
terkini yang tepat untuk sisa periode jatuh
temponya.
The aggregate fair values are based on
discounted cash flow model using current yield
curve appropriate for the remaining term to
maturity.
(vi) Derivatives receivable and derivatives payable
(vi) Tagihan derivatif dan liabilitas derivatif
Nilai wajar atas instrumen derivatif yang dinilai
menggunakan
teknik
penilaian
dengan
menggunakan komponen yang dapat diamati
di pasar terutama adalah suku bunga dan nilai
tukar mata uang asing. Teknik penilaian yang
paling banyak digunakan meliputi model
penilaian
forward
dan
swap
yang
menggunakan perhitungan nilai kini.
The fair values of derivative instruments are
valued using valuation techniques by using
components that can be observed in the
market, primarily such as interest rate and
foreign currency exchange rate. Valuation
techniques which are widely used include
forward and swap valuation models that use
the present value calculation.
Model tersebut menggabungkan berbagai
komponen yang meliputi kualitas kredit dari
counterparty, nilai spot dan kontrak berjangka
dan kurva tingkat suku bunga.
The models combine various components
which include the credit quality of the
counterparty, the value of spot and forward
contracts and interest rate curve.
52. MANAJEMEN MODAL
52. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan manajemen permodalan Bank adalah untuk
mempertahankan posisi modal yang kuat untuk
mendukung
pertumbuhan
bisnis
dan
mempertahankan investor, deposan, pelanggan
dan kepercayaan pasar. Dalam pengelolaan
permodalan, Bank mempertimbangkan faktor-faktor
seperti: pengembalian modal yang optimal pada
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara
keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio
serta keamanan yang diberikan oleh posisi modal
yang sehat.
The Bank’s capital management objectives is to
maintain a strong capital position to support
business growth and to sustain investor, depositor,
customer and market confidence. In managing its
capital, the Bank considers factors such as:
providing optimal capital rate of return to
shareholders and maintaining a balance between
high return gearing ratio and safety provided by a
sound capital position.
Halaman - 181 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
52. MANAJEMEN MODAL (lanjutan)
52. CAPITAL MANAGEMENT (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Bank
telah memenuhi semua persyaratan modal yang
diwajibkan.
As of 31 December 2014 and 2013, the Bank has
complied with all capital requirements.
Rasio Liabilitas Penyediaan Modal Minimum
Capital Adequacy Ratio
Rasio Liabilitas Penyediaan Modal Minimum
(Capital Adequacy Ratio [CAR]) adalah rasio modal
terhadap aset tertimbang menurut risiko (Risk Weighted Assets [RWA]). Berdasarkan peraturan
Bank Indonesia, jumlah modal untuk risiko kredit
terdiri dari Modal Inti ("Tier I") dan Modal
Pelengkap ("Tier II") dikurangi penyertaan pada
Entitas Anak. Rasio Kecukupan Modal (hanya BNI)
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2014 dan 2013
adalah sebagai berikut:
The Capital Adequacy Ratio (CAR) is the ratio of
the Bank’s capital over its Risk - Weighted Assets
(RWA). Based on Bank Indonesia regulations, the
total capital for credit risk consists of core capital
(Tier I) and supplementary capital (Tier II) less
investments in Subsidiaries.The CAR of BNI (BNI
only) as of 31 December 2014 and 2013 are as
follows:
2014
BNI - tanpa memperhitungkan
risiko pasar
Aset Tertimbang Menurut Risiko
Total Modal
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum BNI
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum yang
diwajibkan oleh Bank Indonesia
BNI - dengan memperhitungkan
risiko pasar
Aset Tertimbang Menurut Risiko
Total Modal
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum BNI
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum yang
diwajibkan oleh Bank Indonesia
BNI - dengan memperhitungkan
risiko operasional, mulai berlaku
sejak 1 Januari 2010
Aset Tertimbang Menurut Risiko
Total Modal
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum BNI
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum yang
diwajibkan oleh Bank Indonesia
2013
268,430,052
50,352,050
251,141,940
43,563,420
BNI - without considering
market risk
Risk Weighted Assets
Total Capital
18.76%
17.35%
Capital Adequacy Ratio
9.7%
9.7%
Minimum Capital Adequacy Ratio
required by Bank Indonesia
269,257,784
50,352,050
252,621,222
43,563,420
BNI - considering
market risk
Risk Weighted Assets
Total Capital
18.70%
17.24%
Capital Adequacy Ratio
9.7%
9.7%
Minimum Capital Adequacy Ratio
required by Bank Indonesia
310,485,402
50,352,050
288,616,781
43,563,420
BNI - considering
operational risk, effective
since 1 January 2010
Risk Weighted Assets
Total Capital
16.22%
15.09%
Capital Adequacy Ratio
9.7%
9.7%
Minimum Capital Adequacy Ratio
required by Bank Indonesia
Halaman - 182 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
53. AKTIVITAS JASA LAINNYA
53. OTHER ACTIVITIES
BNI
menyediakan
jasa
kustodi,
trustee,
pengelolaan investasi dan reksadana kepada
pihak-pihak ketiga. Aset yang terdapat dalam
aktivitas jasa lainnya tidak termasuk dalam laporan
keuangan konsolidasian ini. Jumlah komisi yang
diterima dari pemberian jasa ini adalah masingmasing sebesar Rp31.819 dan Rp27.399 untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2014 dan 2013.
BNI provides custodian, trustee, investment
management and mutual fund services to third
parties. Assets that are held in other activities are
not included in these consolidated financial
statements. Total fees received from these
services amounted to Rp31,819 and Rp27,399 for
the years ended 31 December 2014 and 2013,
respectively.
Kegiatan Jasa Kustodian
Custodian Services
Jasa Kustodian BNI mendapat izin operasi oleh
Bapepam
dan
LK
berdasarkan
Surat
Keputusan No. KEP-162/PM/1991 tertanggal
9 Desember 1991. Kustodian BNI merupakan
bagian dari Divisi Operasional, dimana jasa-jasa
yang ditawarkan adalah sebagai berikut:
BNI Custodian Services has obtained a operating
license based on the Decision Letter of Bapepam
and LK No. KEP-162/PM/1991 dated 9 December
1991. BNI’s Custodian Department, which is part of
the Operational Division, provides a full range of
custodian services such as:
a.
a.
Safekeeping and administration of marketable
securities and other valuable assets;
b.
Settlement and handling services for script and
scriptless trading transactions;
c.
Corporate action services related to the rights
of the marketable securities;
d.
Proxy services for its customers’ shareholder
meetings and bond holder meetings;
e.
Generate reports and information regarding
customers’ marketable securities which are
kept and administered by BNI’s custodian
department.
b.
c.
d.
e.
Penyimpanan (safekeeping) dan administrasi
(administration) atas efek-efek maupun
dokumen berharga lainnya;
Penyelesaian transaksi (settlement) jual dan
beli efek berbentuk warkat (script) maupun
tanpa warkat (scriptless);
Pengurusan
hak-hak
nasabah
atas
kepemilikan efek-efek yang disimpan sehingga
hak tersebut efektif di rekening nasabah
(corporate action);
Perwalian (proxy) pada Rapat Umum
Pemegang Saham dan Rapat Umum
Pemegang Obligasi;
Penyampaian
laporan
(reporting)
dan
informasi (information) yang terkait dengan
efek-efek dan/atau dokumen berharga milik
nasabah yang disimpan dan diadministrasikan
oleh Kustodian BNI.
Untuk memenuhi kebutuhan investor dalam
melakukan investasi pada berbagai instrumen efekefek, Kustodian BNI memfasilitasinya dengan
menyediakan beragam layanan:
In order to fulfil the investors’ needs in investing in
various marketable securities and instruments,
BNI’s Custodian Operations facilitates it:
a.
Kustodian umum untuk melayani investor yang
melakukan investasi pada instrumen pasar
modal dan pasar uang di Indonesia;
a.
General custodian which provides services to
investors investing in capital markets or money
markets in Indonesia;
b.
Sub-Registry untuk melayani investor yang
melakukan transaksi dan investasi pada Surat
Utang Negara (SUN - Obligasi Negara atau
Surat Perbendaharaan Negara) serta Sertifikat
Bank Indonesia (SBI);
b.
Sub-Registry service provider for settlement
of Government Debenture Debt (SUN - either
Government Bonds or Surat Perbendaharaan
Negara) and SBI transactions;
c.
Kustodian reksadana (mutual fund) dan
kontrak pengelolaan dana (discretionary fund)
yang diterbitkan dan dikelola oleh manajer
investasi;
c.
Custodian for mutual funds and discretionary
funds issued and managed by investment
manager;
Halaman - 183 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
53. AKTIVITAS JASA LAINNYA (lanjutan)
53. OTHER ACTIVITIES (continued)
Kegiatan Jasa Kustodian (lanjutan)
Custodian Services (continued)
d.
d.
Kustodian Euroclear bagi nasabah yang akan
melakukan
investasi
dan
penyelesaian
transaksi efek-efek yang tercatat di Euroclear
Operations Centre, Brussels. Kustodian BNI
merupakan anggota langsung dari Euroclear.
Euroclear Custodian for customer who is
conducting investment and settlement of
securities transactions listed in Euroclear
Operations Center, Brussels. BNI Custodian is
a direct member of Euroclear.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2014 dan
2013, Kustodian BNI memiliki 120 nasabah (tidak
diaudit) dan 122 nasabah (tidak diaudit). Nasabah
utama terdiri dari dana pensiun, perusahaan
asuransi, bank, yayasan, perusahaan sekuritas,
reksadana, institusi/badan hukum lain dan
perseorangan. Nilai portofolio yang disimpan pada
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 adalah
masing-masing sebesar Rp100.550.767 (tidak
diaudit) dan Rp83.614.193 (tidak diaudit).
As of 31 December 2014 and 2013, BNI’s
custodian operations has 120 customers
(unaudited) and 122 customers (unaudited),
respectively. The customers are primarily pension
funds, insurance companies, banks, foundations,
securities companies, mutual funds, other
institutions/legal entities and individual customers
with a total portfolio value as of 31 December 2014
and 2013 of Rp100,550,767 (unaudited) and
Rp83,614,193 (unaudited), respectively.
BNI mengasuransikan portofolio nasabah yang
disimpan di Kustodian
terhadap kemungkinan
kerugian yang timbul dari penyimpanan dan
pemindahan efek-efek sesuai dengan ketentuan
OJK, dahulu Bapepam dan LK.
BNI carries insurance on custodian services
against potential losses from safekeeping and
transit of securities in accordance with OJK,
previously Bapepam and LK regulation.
Kegiatan Wali Amanat
Trust Operations
BNI mendapat izin operasi untuk kegiatan wali
amanat
berdasarkan
Surat
Keputusan
No. 01/STTD-WA/PM/1996 tertanggal 27 Maret
1996. Jasa-jasa yang ditawarkan oleh wali amanat
adalah sebagai berikut:
BNI has obtained the operating license for trustee
services based on Decision Letter of Capital
Market and Financial Institutions Supervisory
Agency No. 01/STTD-WA/PM/1996 dated 27
March 1996. The Trustee Services Business (TSB)
provides a full range of the following services:
a.
a.
b.
c.
d.
e.
Jasa Wali Amanat untuk obligasi dan mediumterm notes (MTN)
Jasa Agen Pengelola Rekening Penampungan
Jasa Agen Pembayaran
Jasa Penampungan Dana IPO
Jasa Agen Penjaminan
BNI selaku Wali Amanat telah mengelola 17 emisi
dengan nilai emisi (obligasi dan MTN) sebesar
Rp15.060.000 (tidak diaudit) pada tanggal
31 Desember 2014 dan 12 emisi dengan nilai emisi
(obligasi dan MTN) sebesar Rp13.265.000 (tidak
diaudit) pada tanggal 31 Desember 2013.
b.
c.
d.
e.
Trustee for bond and medium-term notes
(MTN)
Escrow Account Agent
Paying Agent
Initial Public Offering / IPO Receiving Bank
Security Agent
BNI as a Trustee, has 17 trusteeship arrangements
with the total value of bonds and MTN issued
amounting to Rp15,060,000 (unaudited) as of 31
December 2014 and 12 trusteeship arrangements
with the total value of bonds and MTN issued
amounting to Rp13,265,000 (unaudited) as of 31
December 2013.
Halaman - 184 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
54. RENCANA BARANG MODAL
54. CAPITAL EXPENDITURE COMMITMENTS
BNI memiliki komitmen barang modal terkait
dengan pembangunan gedung kantor cabang serta
pengadaan perlengkapan komputer dan ATM
adalah sebesar Rp1.330.898 (tidak diaudit) dan
Rp949.288 (tidak diaudit) masing-masing pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
BNI has capital expenditure plans in relation to the
construction of branch offices and procurement of
computer equipment and ATMs amounting to
Rp1,330,898
(unaudited)
and
Rp949,288
(unaudited) as of 31 December 2014 and 2013,
respectively.
55. PROGRAM
PENGGANTI
RENCANA
KEPEMILIKAN SAHAM MANAJEMEN DAN
KARYAWAN (MESOP)
55. MANAGEMENT
EMPLOYEE
STOCK
OWNERSHIP PLAN (MESOP) REPLACEMENT
PROGRAM
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 18 Mei 2011
yang diaktakan dengan akta No. 47, yang dibuat
dihadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., dengan
tanggal yang sama, RUPS telah memberikan
persetujuan atas pemberian wewenang dan kuasa
kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu
mendapat persetujuan Pemegang Saham Seri A
Dwiwarna, diantaranya untuk menetapkan program
insentif pengganti stock option Direksi dan Dewan
Komisaris.
Based on the decision of the BNI’s Shareholders
Annual General Meeting held on 18 May 2011,
notarized by deed No. 47, made before Notary
Fathiah Helmi, S.H., on the same date, the
shareholders approved the granting of authority
and power of attorney to the Board of
Commissioners with prior approval from Dwiwarna
A Series Shareholder, which include among others,
the establishment of stock option incentive
replacement program for the Board of Directors
(BOD) and Board of Commissioners (BOC).
Selanjutnya, berdasarkan Surat Menteri Negara
Badan Umum Milik Negara (BUMN) No. S574/MBU/2011 tanggal 28 Oktober 2011, Menteri
Negara BUMN secara prinsip dapat menyetujui
usulan pemberian insentif jangka panjang berupa
Program Pengganti MESOP kepada Direksi dan
Pegawai Senior sebagai bentuk apresiasi atas
pencapaian kinerja Bank dan menyarankan untuk
memberikan Program Pengganti MESOP tersebut
juga kepada Dewan Komisaris sebagai bentuk
penghargaan.
Furthermore, according to the letter of StateOwned Enterprises (BUMN) Ministry No. S574/MBU/2011 dated 28 October 2011, the BUMN
Ministry can approve in principle, the proposed
long-term incentive in the form of MESOP
Replacement Program to BOD and Senior
Employees as an appreciation for the Bank’s
performance and also suggested giving the
MESOP Replacement Program to the BOC as a
form of reward.
Berdasarkan keputusan di atas BNI kemudian
menunjuk pihak independen, Towers Watson,
untuk merancang "Program Pengganti MESOP",
termasuk penetapan alokasi untuk Direksi, Dewan
Komisaris dan Pegawai Senior yang berhak
menerima Program Pengganti MESOP tersebut,
yang meliputi sejumlah saham yang dialokasikan
serta sejumlah kas yang ditangguhkan (deferred
cash incentive).
According to the above decision, BNI then
appointed an independent party, Towers Watson,
to design the “MESOP Replacement Program”,
including the determination of the allocation for
BOD, BOC and Senior Employees who are eligible
to receive the said MESOP Replacement Program,
consisting of a number of shares to be allocated as
well as an amount of deferred cash incentive.
Halaman - 185 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
55. PROGRAM
PENGGANTI
RENCANA
KEPEMILIKAN SAHAM MANAJEMEN DAN
KARYAWAN (MESOP) (lanjutan)
55. MANAGEMENT
EMPLOYEE
STOCK
OWNERSHIP PLAN (MESOP) REPLACEMENT
PROGRAM (continued)
Pedoman Program Pengganti MESOP bagi
anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang telah
diusulkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan
Komisaris pada tanggal 20 Desember 2011,
menjelaskan bahwa realisasi alokasi pemberian
Program Pengganti MESOP kepada Direksi dan
Dewan Komisaris dilakukan satu kali, namun
dijadwalkan akan menjadi hak Direksi dan Dewan
Komisaris (vested) dalam 4 tahap. Dengan
mempertimbangkan syarat-syarat vesting yang
ada, manajemen BNI berpendapat bahwa Program
Pengganti MESOP untuk Direksi dan Dewan
Komisaris memiliki kemungkinan yang sangat pasti
untuk dilaksanakan dan menjadi hak Direksi dan
Dewan Komisaris.
The MESOP Replacement Program Standard
Operating Procedures (SOP) for the BOD and BOC
that has been proposed by the BOD and approved
by BOC on 20 December 2011, described that the
realization of the MESOP Replacement Program
allocation to BOD and BOC will be done at one
time, but it will be scheduled to be vested in 4
stages. By taking into account the existing vesting
conditions, BNI Management believes that the
MESOP Replacement Program for the BOD and
BOC will be implemented and will become the right
of BOD and BOC.
Program Pengganti MESOP untuk Pegawai Senior
diberikan untuk pegawai BNI pada jenjang
Assistant Vice President (AVP) ke atas, yang telah
diangkat sebagai pegawai tetap pada tanggal
10 Desember 2009 dan telah memenuhi ketentuanketentuan lainnya yang ditetapkan dalam Pedoman
Program Pengganti MESOP bagi Pegawai Senior.
Didalam Pedoman Program Pengganti MESOP
untuk Direksi dan Dewan Komisaris tanggal
20 Desember 2011, telah diungkapkan juga pagu
dari alokasi pemberian saham dalam Program
Pengganti MESOP untuk Pegawai Senior.
The MESOP Replacement Program for Senior
Employees will be given to BNI Employees at the
level of Assistant Vice President (AVP) and above,
who had been appointed as permanent employees
on or prior to 10 December 2009 and had satisfied
the other requirements established in the MESOP
Replacement Program for Senior Employees. In
the SOP for the MESOP Replacement Program for
the BOD and BOC dated 20 December 2011, it has
also been disclosed the number of shares
provisioned for allocation in the MESOP
Replacement Program for Senior Employees.
Berdasarkan
Pedoman
Program
Pengganti
MESOP bagi Pegawai Senior, alokasi pemberian
Program Pengganti MESOP kepada Pegawai
Senior dilakukan dalam 3 tahap alokasi selama
3 tahun berturut-turut, dimana masing-masing
tahap dijadwalkan akan menjadi hak masingmasing Pegawai Senior (vested) 1 tahun sejak
masing-masing tanggal alokasi dengan tahapan
sebagai berikut:
According to the MESOP Replacement Program
for Senior Employees, the MESOP Replacement
Program provision allocation will be done in
3 stages of allocation for 3 consecutive years,
where each stage vests 1 year after each allocation
date:
1.
2.
3.
1.
2.
3.
Tahap I, sebanyak 50%,
Tahap II, sebanyak 25%, dan
Tahap III, sebanyak 25%.
Stage I, as much as 50%,
Stage II, as much as 25%, and
Stage III, as much as 25%.
Manajemen BNI berpendapat bahwa Program
Pengganti MESOP bagi Pegawai Senior sesuai
dengan alokasi tersebut di atas memiliki
kemungkinan yang pasti untuk dilaksanakan dan
menjadi hak Pegawai Senior.
BNI Management believes that the MESOP
Replacement Program for the Senior Employees is
in accordance with the afore mentioned allocation
will be implemented and will become the right of
the Senior Employees.
Nilai wajar dari Program Pengganti MESOP adalah
sebesar Rp456.000.
Fair value of MESOP Replacement Program are
Rp456,000.
Halaman - 186 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
55. PROGRAM
PENGGANTI
RENCANA
KEPEMILIKAN SAHAM MANAJEMEN DAN
KARYAWAN (MESOP) (lanjutan)
55. MANAGEMENT
EMPLOYEE
STOCK
OWNERSHIP PLAN (MESOP) REPLACEMENT
PROGRAM (continued)
Untuk keperluan pelaksanaan Program Pengganti
MESOP, BNI telah menunjuk PT Bahana Sekuritas
("Bahana") untuk membeli 108.000.000 saham seri
C yang telah dikeluarkan oleh BNI di Bursa Efek
Indonesia pada tanggal 27 Desember 2011.
Selanjutnya saham-saham yang telah dibeli oleh
Bahana, selaku kustodian BNI, disimpan dan
dicatatkan di dalam suatu pool atas nama "BNI q.q.
Program Pengganti MESOP” yang dikelola oleh
Bahana. Pembelian atas saham-saham ini telah
dilaporkan oleh BNI melalui surat No. DIR/758
tanggal 30 Desember 2011 kepada OJK, dahulu
Bapepam
dan
LK.
Sehubungan
dengan
pemenuhan ketentuan mengenai Keterbukaan
Informasi
terhadap
implementasi
Program
Pengganti MESOP, maka manajemen BNI telah
menyampaikan surat No. DIR/050 tanggal 10
Februari 2012 kepada OJK, dahulu Bapepam dan
LK.
For purposes of MESOP Replacement Program
implementation, BNI has appointed PT Bahana
Securities (“Bahana”) to purchase 108.000.000 C
Series shares issued by BNI on the Indonesian
Stock Exchange on 27 December 2011.
Subsequently, those shares purchased by Bahana,
as BNI custodian, will be kept and registered in a
pool under the name “BNI q.q. MESOP
Replacement Program” to be managed by Bahana.
The purchase of these shares was reported by BNI
through letter No. DIR/758 dated 30 December
2011 to OJK, previously Bapepam and LK. In
relation to the compliance for the regulation about
the Disclosure of Information of the MESOP
Replacement Program implementation, BNI
management submitted letter No. DIR/050 dated
10 February 2012 to OJK, previously Bapepam and
LK.
56. KREDIT KELOLAAN
56. CHANNELING LOANS
BNI mengelola dana yang langsung dikeluarkan
oleh Pemerintah Republik Indonesia (didanai oleh
kreditur luar negeri) yang ditujukan kepada
penerima pinjaman untuk keperluan pembiayaan
proyek tertentu. Penerima pinjaman ini telah
disetujui oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Pembayaran yang diterima oleh BNI dari penerima
pinjaman dikembalikan lagi ke Pemerintah. BNI
tidak menanggung risiko kredit atas transaksitransaksi tersebut. Pinjaman tersebut bukan
merupakan aset BNI, dan dana yang diterima dari
Pemerintah Republik Indonesia bukan merupakan
liabilitas BNI, transaksi tersebut tidak dibukukan
dalam laporan keuangan konsolidasian BNI. BNI
memperoleh
pendapatan
atas
pengelolaan
pinjaman tersebut sebesar 0,25% dari rata-rata
saldo baki debet pinjaman dalam mata uang
Rupiah dan 0,15% dari rata-rata saldo baki debet
pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.
BNI administers loans directly disbursed by the
Government of the Republic of Indonesia (financed
by overseas creditors) to the borrowers of certain
specified projects. These borrowers are approved
by the Government of the Republic of Indonesia.
Payments received by BNI from borrowers are
remitted back to the Government. BNI bears no
credit risk on these transactions. These loans are
not the assets of BNI and funds received from the
Government of Republic of Indonesia are not the
liabilities of BNI. These transactions are not
recognized in BNI’s consolidated financial
statements. BNI receives fees for administering the
loans of 0.25% from the average of loans
outstanding balance in Rupiah and 0.15% of the
average of loan outstanding balance in United
States Dollar.
Jumlah kredit yang dikelola oleh BNI atas nama
Pemerintah
tersebut
pada
tanggal-tanggal
31 Desember 2014 dan 2013 (tidak diaudit) adalah
sebagai berikut:
Following is the outstanding loans balance
administered by BNI on behalf of the Government
as of 31 December 2014 and 2013 (unaudited):
2014
Sektor
Perindustrian
Konstruksi
Listrik, gas dan air
Pengangkutan, pergudangan
dan komunikasi
Pertanian
Perdagangan, restoran dan hotel
Jasa pelayanan sosial
Jasa dunia usaha
Lain-lain
Total
2013
2,311,575
993,815
510,278
2,635,714
977,696
935,498
147,185
33,501
4,051
2,942
1,706
34,829
177,693
33,502
4,053
2,942
1,706
36,777
Sector
Manufacturing
Construction
Electricity, gas and water
Transportation, warehouse and
communications
Agriculture
Trading, restaurant and hotel
Social services
Business services
Others
4,039,882
4,805,581
Total
Halaman - 187 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
57. NILAI TERCATAT INSTRUMEN KEUANGAN
57. THE CARRYING AMOUNT OF FINANCIAL
INSTRUMENTS
The carrying amount of Group’s financial
instruments as of 31 December 2014 and 2013
are as follows:
Berikut ini adalah nilai tercatat instrumen keuangan
Grup pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013:
2014
ASET KEUANGAN
Kas
Giro pada Bank Indonesia
Giro pada bank lain – bersih
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia
Nominal – bersih
Pendapatan yang masih harus diterima
2013
11,435,686
24,597,538
4,495,840
10,089,927
23,130,059
4,102,129
FINANCIAL ASSETS
Cash
Current accounts with Bank Indonesia
Current accounts with other banks – net
14,527,422
9,444
23,472,702
6,147
Placements with other banks
Nominal – net
Accrued income
Jumlah tercatat
Efek-efek
Nominal – bersih
Pendapatan yang masih harus diterima
14,536,866
23,478,849
12,738,296
27,282
8,513,162
49,621
Jumlah tercatat
Efek-efek yang dibeli dengan
janji dijual kembali
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Nominal - bersih
Pendapatan yang masih harus diterima
12,765,578
8,562,783
6,237,356
1,896,556
2,301,311
26,709
3,416,879
28,412
Jumlah tercatat
Tagihan akseptasi - bersih
Tagihan derivatif
Pinjaman yang diberikan
Nominal - bersih
Pendapatan yang masih harus diterima
2,328,020
12,466,819
165,093
3,445,291
11,478,853
177,839
270,651,986
822,968
243,757,807
518,710
271,474,954
244,276,517
43,829,797
495,995
44,884,492
483,255
Carrying amount
Government Bonds
Nominal – net
Accrued income
44,325,792
37,434
898,465
45,367,747
39,507
983,822
Carrying amount
Equity investments – net
Other assets *)
1,813,065
1,759,870
302,666,680
288,750
285,557,395
195,768
302,955,430
661,609
285,753,163
1,181,732
2,491,931
6,648,603
659,592
6,198,972
482,905
6,158,031
43,993
6,036,533
43,229
Jumlah tercatat
Obligasi Pemerintah
Nominal - bersih
Pendapatan yang masih harus diterima
Jumlah tercatat
Penyertaan saham – bersih
Aset lain-lain *)
LIABILITAS KEUANGAN
Liabilitas segera
Simpanan dari nasabah dan bank lain
Nominal
Bunga yang masih harus dibayar
Jumlah tercatat
Liabilitas derivatif
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli
kembali
Liabilitas akseptasi
Beban yang masih harus dibayar
Efek-efek yang diterbitkan
Nominal - bersih
Bunga yang masih harus dibayar
Carrying amount
Marketable securities
Nominal – net
Accrued income
Carrying amount
Securities purchased under
agreements to resell
Bills and other receivables
Nominal – net
Accrued income
Carrying amount
Acceptance receivables - net
Derivative receivables
Loans
Nominal – net
Accrued income
FINANCIAL LIABILITIES
Obligations due immediately
Deposits from customers and other banks
Nominal
Accrued interest
Carrying amount
Derivative payables
Securities sold under agreement to
repurchase
Acceptance payables
Accrued expenses
Securities issued
Nominal – net
Accrued interest
Jumlah tercatat
Pinjaman yang diterima
Nominal
Bunga yang masih harus dibayar
6,202,024
6,079,762
11,212,265
35,337
18,950,523
68,670
Carrying amount
Borrowings
Nominal
Accrued interest
Jumlah tercatat
Liabilitas lain-lain**)
11,247,602
4,427,159
19,019,193
3,869,953
Carrying amount
Other liabilities**)
*)
**)
Aset lain-lain terdiri dari piutang terkait transaksi ATM dan kartu kredit,
piutang lain-lain dan piutang premi asuransi.
Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran jaminan,
nota kredit dalam penyelesaian dan utang reasuransi.
*)
**)
Halaman - 188 - Page
Other asset consist of receivables from transactions related to ATM
and credit card, other receivables and insurance premium receivables.
Other liabilities consist of obligation to policy holders, guarantee
deposits, credit memo in process and reinsurance payable.
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
58. REKLASIFIKASI AKUN
58. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS
Beberapa akun dalam laporan keuangan
konsolidasian pada tanggal dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2013 telah
direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian
laporan keuangan konsolidasian pada tanggal dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2014.
Certain accounts in the consolidated financial
statements as of and for the year ended
31 December 2013 have been reclassified to
conform with the presentation of the consolidated
financial statements as of and for the year ended
31 December 2014.
Rincian reklasifikasi akun-akun tersebut adalah
sebagai berikut:
The details of the accounts reclassification are as
follows:
2013
Sebelum
reklasifikasi/
Before
reclassifications
Reklasifikasi/
Reclassifications
Setelah
reklasifikasi/
After
reclassifications
Laporan posisi keuangan
konsolidasian
Aset
Efek-efek
Obligasi Pemerintah
Liabilitas
Simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
Consolidated statement of
financial position
11,980,133
41,431,956
(3,452,536)
3,452,536
8,527,597
44,884,492
Assets
Marketable securities
Government bonds
291,890,195
3,184,983
(9,150,241)
(367,542)
282,739,954
2,817,441
Liabilities
Deposits from customers
Deposits from other banks
Dana Syirkah Temporer
Simpanan nasabah
Tabungan Mudharabah
Deposito Mudharabah
-
4,280,855
4,869,386
Simpanan dari bank lain
Deposito Mudharabah
-
367,542
Temporary Syirkah Funds
Deposits from customers
4,280,855 Mudharabah saving deposits
4,869,386
Mudharabah time deposits
367,542
Laporan arus kas konsolidasian
Arus kas dari aktivitas operasi
Penjualan efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali
Arus kas dari aktivitas investasi
Penjualan efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali
-
(1,896,556)
59. STANDAR AKUNTANSI BARU
(1,896,556)
1,896,556
(1,896,556)
-
Deposits from other banks
Mudharabah time deposits
Consolidated statement of
cash flows
Cash flows from operating
activities
Sale of securities purchased
under agreements to resell
Cash flows from investing
activities
Sale of securities purchased
under agreements to resell
59. NEW PROSPECTIVE ACCOUNTING
STANDARDS
Berikut ini adalah standar baru, revisi dan
interpretasi yang telah diterbitkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
Indonesia (DSAK-IAI):
The following are new standards, amendments and
interpretations issued by the Financial Accounting
Standard Board (DSAK-IAI):
Halaman - 189 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
59. STANDAR AKUNTANSI BARU (lanjutan)
-
-
59. NEW PROSPECTIVE ACCOUNTING
STANDARDS (continued)
PSAK 1 (revisi 2013) “Penyajian laporan
keuangan”
PSAK 4 (revisi 2013) “Laporan keuangan
tersendiri”
PSAK 15 (revisi 2013) “Investasi pada entitas
asosiasi dan ventura bersama”
PSAK 24 (revisi 2013) “Imbalan kerja”
PSAK 65 “Laporan keuangan konsolidasian”
PSAK 66 “Pengaturan bersama”
PSAK 67 “Pengungkapan kepentingan dalam
entitas lain”
PSAK 68 “Pengukuran nilai wajar”
PSAK 46 (revisi 2014) “Pajak Penghasilan”
PSAK 48 (revisi 2014) “Penurunan nilai asset”
PSAK 50 (revisi 2014) “Instrumen keuangan :
penyajian”
PSAK 55 (revisi 2014) “Instrumen keuangan :
pengakuan dan pengukuran”
PSAK 60 (revisi 2014) “Instrumen keuangan :
pengungkapan”
ISAK 26 "Penilaian ulang derivatif melekat"
-
SFAS 1 (revised 2013) “Presentation of
financial statements”
SFAS 4 (revised 2013) “Separate financial
statements”
SFAS 15 (revised 2013) “Investment in
associates and joint ventures”
SFAS 24 (revised 2013) “Employee benefits”
SFAS 65 “Consolidated financial statements”
SFAS 66 “Joint arrangements”
SFAS 67 “Disclosure of interests in other
entities”
SFAS 68 “Fair value measurement”
SFAS 46 (revised 2014) “Income tax”
SFAS 48 (revised 2014) “Impairment of asset”
SFAS
50
(revised
2014)
“Financial
instrument : Presentation”
SFAS
55
(revised
2014)
“Financial
instrument : Recognition and measurement”
SFAS
60
(revised
2014)
“Financial
instrument : Disclosures”
IFAS 26 “Reassessment of embedded
derivatives”
Penerapan dini revisi dan standar baru di atas
sebelum 1 Januari 2015 tidak diijinkan.
Early adoption of these new and revised standards
prior to 1 January 2015 is not permitted.
Pada
saat
penerbitan laporan
keuangan
konsolidasian, BNI dan Entitas Anak masih
mempelajari dampak yang mungkin timbul dari
penerapan standar baru dan revisi tersebut serta
pengaruhnya
terhadap
laporan
keuangan
konsolidasian.
As at the authorisation date of this consolidated
financial statements, BNI and Subsidiaries are still
evaluating the potential impact of these new and
revised SFAS to the consolidated financial
statements.
Halaman - 190 - Page
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Bank menerbitkan laporan keuangan konsolidasian
yang merupakan laporan keuangan utama. Informasi
keuangan tambahan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (Entitas Induk) ini, dimana investasi pada
Entitas Anak dicatat dengan metode harga perolehan,
disajikan untuk dapat menganalisis hasil usaha entitas
induk saja. Informasi keuangan tambahan PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (Entitas Induk)
(Lampiran 1 - Lampiran 4) berikut ini harus dibaca
bersamaan dengan laporan keuangan konsolidasian
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Entitas
Anak.
The Bank published the consolidated financial
statements as its primary financial statements. The
supplementary financial information of PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (Parent Entity) which account
for investments in Subsidiaries using the cost method,
have been prepared in order that the parent entity’s
results of operations can be analyzed. The
supplementary financial information of PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (Parent Entity) (Attachment 1 Attachment 4) should be read in conjunction with the
consolidated financial statements of PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk and Subsidiaries.
Lampiran - 1/1 - Attachment
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
2013
ASET
ASSETS
Kas
11,279,813
9,887,694
Cash
Giro pada
Bank Indonesia
23,771,036
22,533,075
Current accounts with Bank
Indonesia
4,407,219
-
3,370,245
-
Current accounts with other banks
Less: Allowance for impairment losses
4,407,219
3,370,245
11,676,856
-
23,821,333
-
11,676,856
23,821,333
Giro pada bank lain
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
Efek-efek
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
Tagihan akseptasi
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
Tagihan derivatif
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
Pinjaman yang diberikan
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
13,526,676
(3,346)
6,342,212
(11,658)
13,523,330
6,330,554
6,237,356
-
1,896,556
-
6,237,356
1,896,556
2,302,372
(1,061)
3,422,363
(5,484)
2,301,311
3,416,879
12,531,441
(64,622)
11,548,946
(70,093)
12,466,819
11,478,853
165,093
-
177,839
-
165,093
177,839
262,577,901
(6,702,710)
239,363,451
(6,678,721)
255,875,191
232,684,730
Lampiran - 1/2 - Attachment
Placements with other banks and
Bank Indonesia
Less: Allowance for impairment losses
Marketable securities
Less: Allowance for impairment losses
Securities purchased
under agreements to resell
Less: Allowance for impairment losses
Bills and other receivables
Less: Allowance for impairment losses
Acceptances receivable
Less: Allowance for impairment losses
Derivatives receivable
Less: Allowance for impairment losses
Loans
Less: Allowance for impairment losses
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
2013
ASET (lanjutan)
Obligasi Pemerintah
setelah penyesuaian amortisasi
diskonto dan premi
ASSETS (continued)
37,704,699
42,633,314
Government Bonds
adjusted for amortization
of discount and premium
Pajak dibayar di muka
1,436,609
816,858
Prepaid taxes
Beban dibayar dimuka
1,231,377
1,039,760
Prepaid expenses
Penyertaan saham
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai
2,153,994
(22,071)
1,653,994
(19,358)
2,131,923
1,634,636
2,795,488
2,764,343
11,933,154
(6,069,538)
10,781,945
(5,487,867)
5,863,616
5,294,078
598,936
935,411
Deferred tax assets - net
393,466,672
370,716,158
TOTAL ASSETS
Aset lain-lain - neto
Aset tetap
Dikurangi: Akumulasi penyusutan
Aset pajak tangguhan - neto
TOTAL ASET
Lampiran - 1/3 - Attachment
Equity investments
Less: Allowance for impairment losses
Other assets - net
Fixed assets
Less: Accumulated depreciation
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
2013
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas segera
LIABILITIES AND EQUITY
1,781,986
1,725,495
LIABILITIES
Obligations due immediately
299,021,042
280,612,823
Deposits from customers
2,492,394
2,944,137
Deposits from other banks
661,609
1,181,732
Derivatives payable
Efek-efek yang dijual
dengan janji dibeli kembali
2,491,931
-
Securities sold under
agreements to repurchase
Liabilitas akseptasi
6,468,603
6,198,972
Acceptances payable
533,214
482,905
Accrued expenses
6,158,031
6,036,533
Securities issued
Pinjaman yang diterima
11,131,391
18,950,375
Borrowings
Utang pajak
- Pajak penghasilan
- Pajak lainnya
271,276
21,929
273,405
35,712
Taxes payable
Income tax Other taxes -
3,077,586
3,035,428
Employee benefits
86,751
103,929
Provision
2,957,633
2,099,989
Other liabilities
337,155,376
323,681,435
TOTAL LIABILITIES
Simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
Liabilitas derivatif
Beban yang masih harus dibayar
Efek-efek yang diterbitkan
Imbalan kerja
Penyisihan
Liabilitas lain-lain
TOTAL LIABILITAS
Lampiran - 1/4 - Attachment
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
2013
EKUITAS
Modal saham:
- Seri A Dwiwarna - nilai nominal
Rp7.500 per saham
(dalam Rupiah penuh)
- Seri B - nilai nominal
Rp7.500 per saham
(dalam Rupiah penuh)
- Seri C - nilai nominal
Rp375 per saham
(dalam Rupiah penuh)
EQUITY
Share capital:
Class A Dwiwarna Rp7,500 par value per share
(in full Rupiah amount)
Class B - Rp7,500 par value per share
(in full Rupiah amount)
Class C - Rp375 par value per share
(in full Rupiah amount)
Modal dasar:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham
- Seri B - 289.341.866 saham
- Seri C - 34.213.162.660 saham
Authorized:
Class A Dwiwarna - 1 share Class B - 289,341,866 shares Class C - 34,213,162,660 shares -
Modal ditempatkan dan
disetor penuh:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham
- Seri B - 289.341.866 saham
- Seri C - 18.359.314.591 saham
Tambahan modal disetor
Rugi yang belum direalisasi atas efek-efek
dan Obligasi Pemerintah dalam
kelompok tersedia untuk dijual
setelah pajak
Selisih kurs karena penjabaran laporan
keuangan dalam mata uang asing
Bagian efektif atas perubahan nilai
wajar instrumen derivatif yang
memenuhi lindung nilai arus kas
Saldo laba
Sudah ditentukan penggunaannya
Cadangan umum dan wajib
Cadangan khusus
Tidak ditentukan penggunaannya
TOTAL EKUITAS
TOTAL LIABILITAS
DAN EKUITAS
9,054,807
9,054,807
Issued and fully paid:
Class A Dwiwarna - 1 share Class B - 289,341,866 shares Class C - 18,359,314,591 shares -
14,568,468
14,568,468
Additional paid-in capital
(1,540,530)
58,038
-
(2,921,233)
4,944
(43,492)
Unrealized losses on availablefor-sale marketable securities
and Government Bonds,
net of tax
Exchange difference in
translation of foreign currency
financial statement
Effective portion of fair value changes in
derivatives instruments qualified as
cash flow hedge
Retained earnings
Appropriated
General and legal reserves
Specific reserves
Unappropriated
2,778,412
3,909,726
27,482,375
2,778,412
2,868,474
20,724,343
34,170,513
26,371,229
56,311,296
47,034,723
TOTAL EQUITY
393,466,672
370,716,158
TOTAL LIABILITIES AND
EQUITY
Lampiran - 1/5 - Attachment
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
PENDAPATAN BUNGA
BEBAN BUNGA
PENDAPATAN BUNGA - NETO
PENDAPATAN OPERASIONAL
LAINNYA
Provisi dan komisi lainnya
Penerimaan kembali aset yang telah
dihapusbukukan
Keuntungan/(kerugian) dari aset keuangan
yang dimiliki untuk diperdagangkan
Keuntungan dari penjualan aset keuangan
yang diklasifikasikan tersedia untuk dijual
dan dimiliki untuk diperdagangkan
Laba selisih kurs - neto
Lain-lain
STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
2013
31,262,179
25,081,650
(10,265,615)
(6,930,869)
INTEREST INCOME
INTEREST EXPENSE
20,996,564
18,150,781
INTEREST INCOME - NET
5,089,230
3,994,656
OTHER OPERATING INCOME
Other fees and commissions
1,856,400
2,137,692
71,787
(32,867)
343,976
689,623
542,096
496,749
503,097
419,767
Recovery of assets written off
Gain/(loss) from financial assets
held for trading
Gain on sale of financial assets
classified as available for sale
and held for trading
Foreign exchange gains - net
Others
8,593,112
7,519,094
TOTAL OTHER OPERATING
INCOME
PEMBENTUKAN CADANGAN KERUGIAN
PENURUNAN NILAI
(3,541,018)
(2,719,081)
PROVISION FOR
IMPAIRMENT LOSSES
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA
Gaji dan tunjangan
Umum dan administrasi
Beban promosi
Premi penjaminan
Lain-lain
(5,912,909)
(4,768,797)
(757,435)
(586,875)
(948,899)
(5,405,324)
(4,255,438)
(858,289)
(487,455)
(969,257)
OTHER OPERATING EXPENSES
Salaries and employees’ benefits
General and administrative
Promotion expense
Guarantee premium
Others
(12,974,915)
(11,975,763)
TOTAL OTHER OPERATING
EXPENSES
13,073,743
10,975,031
OPERATING INCOME
23,841
81,380
NON-OPERATING INCOME - NET
LABA SEBELUM
BEBAN PAJAK
13,097,584
11,056,411
INCOME BEFORE
TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK
Kini
Tangguhan
(2,558,849)
(23,147)
(2,137,073)
(37,375)
TAX EXPENSE
Current
Deferred
Total beban pajak
(2,581,996)
(2,174,448)
Total tax expense
LABA TAHUN BERJALAN
10,515,588
8,881,963
TOTAL PENDAPATAN
OPERASIONAL LAINNYA
TOTAL BEBAN OPERASIONAL
LAINNYA
LABA OPERASIONAL
PENDAPATAN BUKAN
OPERASIONAL - NETO
Lampiran - 2/1 - Attachment
INCOME FOR THE YEAR
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2014
LABA TAHUN BERJALAN
STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2013
10,515,588
8,881,963
PENDAPATAN KOMPREHENSIF
LAIN:
Selisih kurs karena penjabaran
laporan keuangan dalam
mata uang asing
Bagian efektif atas perubahan nilai wajar
instrumen derivatif yang memenuhi
lindung nilai arus kas
Perubahan nilai wajar
efek-efek dan Obligasi
Pemerintah tersedia untuk dijual
Pajak penghasilan terkait dengan
komponen pendapatan
komprehensif lainnya
INCOME FOR THE YEAR
OTHER COMPREHENSIVE
INCOME:
53,094
43,492
1,694,031
(313,328)
(68,058)
57,756
(3,544,322)
708,864
(KERUGIAN)/PENDAPATAN
KOMPREHENSIF LAIN TAHUN
BERJALAN SETELAH PAJAK
1,477,289
(2,845,760)
TOTAL LABA KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN
11,992,877
6,036,203
Lampiran - 2/2 - Attachment
Exchange rate differences in
translation of foreign currency
financial statements
Effective portion of fair value changes
on derivative instruments
qualified as cash flow hedge
Changes in fair
value of available-for-sale marketable
securities and Government Bonds
Income tax relating to
components of other
comprehensive income
OTHER COMPREHENSIVE
(LOSS)/INCOME FOR THE YEAR
AFTER TAXES
TOTAL COMPREHENSIVE
INCOME FOR THE YEAR
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Modal
ditempatkan
dan disetor
penuh/
Issued and
fully paid-up
capital
Saldo per 31 Desember 2013
Laba/(rugi) yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Bagian efektif
Pemerintah
atas perubahan
dalam kelompok
Selisih
nilai wajar
tersedia
kurs karena
instrumen
untuk dijual
penjabaran
derivatif yang
neto setelah
laporan
memenuhi
pajak/
keuangan
lindung nilai
Unrealized
dalam mata
arus kas/
gains
uang asing/
Effective
(losses)
Exchange
portion on fair
on availabledifference from
value changes
for-sale
translation of
of derivative
securities
foreign
instruments
and Government
currency
qualified as
Bonds,
financial
cash flow
net of tax
statements
hedge
Tambahan
modal disetor/
Additional
paid-in capital
9,054,807
14,568,468
Laba komprehensif untuk tahun berjalan
-
Pembentukan cadangan khusus
Dividen tunai
Saldo per 31 Desember 2014
(2,921,233)
4,944
(43,492)
-
1,380,703
53,094
-
-
-
-
-
-
9,054,807
14,568,468
(1,540,530)
Saldo laba *)/Retained earnings *)
Dicadangkan/Appropriated
Cadangan
umum
dan wajib/
General
and legal
reserves
Cadangan
khusus/
Specific
reserves
Tidak
dicadangkan/
Unappropriated
Total ekuitas
pemilik entitas
induk/Total equity
owners of parent
2,778,412
2,868,474
20,724,343
47,034,723
Balance as of 31 December 2013
43,492
-
-
10,515,588
11,992,877
Comprehensive income for the year
-
-
-
1,041,252
(1,041,252)
-
Appropriation for specific reserves
-
-
-
-
(2,716,304)
(2,716,304)
58,038
-
2,778,412
3,909,726
27,482,375
56,311,296
*) Saldo rugi sebesar Rp58.905.232 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor, laba yang belum direalisasi atas efek-efek dalam kelompok
tersedia untuk dijual, cadangan penilaian kembali aset, cadangankhusus dan cadangan umum dan wajib pada saat kuasi-reorganisasi BNI pada
tanggal 30 Juni 2003.
*)
Cash dividends
Balance as of 31 December 2014
Accumulated losses of Rp58,905,232 has been eliminated against additional paid-in capital, unrealized gains on available-for-sale securities,
assets revaluation reserves, specific reserves and general and legal reserves during BNI’s quasi-reorganization as of 30 June 2003.
Lampiran - 3/1 - Attachment
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Modal
ditempatkan
dan disetor
penuh/
Issued and
fully paid-up
capital
Saldo per 31 Desember 2012
Laba/(rugi) yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Bagian efektif
Pemerintah
atas perubahan
dalam kelompok
Selisih
nilai wajar
tersedia
kurs karena
instrumen
untuk dijual
penjabaran
derivatif yang
neto setelah
laporan
memenuhi
pajak/
keuangan
lindung nilai
Unrealized
dalam mata
arus kas/
gains
uang asing/
Effective
(losses)
Exchange
portion on fair
on availabledifference from
value changes
for-sale
translation of
of derivative
securities
foreign
instruments
and Government
currency
qualified as
Bonds,
financial
cash flow
net of tax
statements
hedge
Tambahan
modal disetor/
Additional
paid-in capital
9,054,807
14,568,468
(85,775)
Laba komprehensif untuk tahun berjalan
-
-
(2,835,458)
Pembentukan cadangan umum dan wajib
-
-
-
Pembentukan cadangan khusus
-
-
Pembentukan/(pembalikan) cadangan cabang luar negeri
-
Dividen tunai
Saldo per 31 Desember 2013
(101,248)
(68,058)
Dicadangkan/Appropriated
Cadangan
umum
dan wajib/
General
and legal
reserves
Cadangan
khusus/
Specific
reserves
Tidak
dicadangkan/
Unappropriated
Total ekuitas
pemilik entitas
induk/Total equity
owners of parent
2,426,105
2,163,168
15,013,039
43,111,566
Balance as of 31 December 2012
57,756
-
-
8,881,963
6,036,203
Comprehensive income for the year
-
-
352,307
-
(352,307)
-
Appropriation for general and legal reserves
-
-
-
-
704,615
(704,615 )
-
Appropriation for specific reserves
-
-
-
-
-
691
798
Appropriation/(reversal) of overseas branch’s
legal reserves
-
-
-
-
-
-
-
9,054,807
14,568,468
2,778,412
2,868,474
(2,921,233)
73,002
Saldo laba *)/Retained earnings *)
4,944
*) Saldo rugi sebesar Rp58.905.232 telah dieliminasi dengan tambahan modal disetor, laba yang belum direalisasi atas efek-efek dalam kelompok
tersedia untuk dijual, cadangan penilaian kembali aset, cadangan khusus dan cadangan umum dan wajib pada saat kuasi-reorganisasi BNI pada
tanggal 30 Juni 2003.
(43,492)
*)
107
(2,113,844 )
(2,113,844)
20,724,343
47,034,723
Cash dividends
Balance as of 31 Desember 2013
Accumulated losses of Rp58,905,232 has been eliminated against additional paid-in capital, unrealized gains on available-for-sale securities,
assets revaluation reserves, specific reserves and general and legal reserves during BNI’s quasi-reorganization as of 30 June 2003.
Lampiran - 3/2 - Attachment
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
STATEMENTS OF CASH FLOWS
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI
Penerimaan bunga dan pendapatan syariah
Beban bunga dan beban syariah
yang dibayar
Pendapatan operasional lainnya
Beban operasional lainnya
Pendapatan bukan operasional - bersih
Pembayaran pajak penghasilan
Arus kas sebelum perubahan dalam
aset dan liabilitas operasi
2013
31,013,810
24,742,573
(10,077,844)
8,259,037
(16,061,869)
21,215
(3,180,729)
(6,844,393)
7,358,429
(13,013,625)
75,400
(2,844,390)
CASH FLOWS FROM
OPERATING ACTIVITIES
Interest and sharia income received
Interest expense and sharia
expenses paid
Other operating income
Other operating expenses
Non-operating income - net
Payment of income tax
9,973,620
9,473,994
Cash flows before changes in
operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Penurunan/(kenaikan) aset operasi:
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia
Efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang diukur
pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi
Penjualan efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali
Wesel ekspor dan tagihan lainnya
Pinjaman yang diberikan
Tagihan akseptasi
Beban dibayar di muka
Aset lain-lain
(4,340,800)
1,119,991
(23,214,450)
(982,495)
(191,617)
217,224
(1,896,556)
(580,052)
(46,421,597)
(1,377,371)
(178,874)
586,518
Kenaikan/(penurunan) liabilitas operasi:
Liabilitas segera
Simpanan nasabah
Simpanan dari bank lain
Beban yang masih harus dibayar
Imbalan kerja
Liabilitas akseptasi
Utang pajak
Liabilitas lain-lain
56,491
18,408,219
(451,743)
50,309
189,744
269,631
(13,783)
791,372
(955,447)
31,619,988
(425,416)
(44,457)
105,350
1,574,472
(498)
484,379
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk)
kegiatan operasi
1,784,013
(7,484,958)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pembelian efek-efek yang tersedia
untuk dijual dan dimiliki
hingga jatuh tempo - neto
Penjualan/(pembelian) Obligasi Pemerintah
yang tersedia untuk dijual dan dimiliki
hingga jatuh tempo - neto
Penambahan aset tetap
Hasil penjualan aset tetap
Penambahan penyertaan pada
PT Bank Mizuho Indonesia
Penambahan penyertaan pada
BNI Syariah
Kas neto digunakan untuk
aktivitas investasi
(49,681)
(48,019)
Changes in operating assets and liabilities:
Decrease (increase) in operating assets:
Placements with other banks and
(2,182)
Bank Indonesia
552,791
Marketable securities and
Government Bond at fair value
through profit or loss
Sale of securities purchased under
agreements to resell
Bills and other receivables
Loans
Acceptances receivable
Prepaid expenses
Other assets
Increase/(decrease) in operating
liabilities:
Obligations due immediately
Deposits from customers
Deposits from other banks
Accrued expenses
Employee benefits
Acceptances payable
Taxes payable
Other liabilities
Net cash provided from/(used in)
operating activities
(19,460)
CASH FLOWS FROM INVESTING
ACTIVITIES
Purchases of marketable securities
available-for-sale and
held-to-maturity - net
Sales/(purchases) of Government
Bonds available-for-sale and
held-for-maturity - net
Acquisition of fixed assets
Proceeds from sale of fixed assets
Increase in investment in
PT Bank Mizuho Indonesia
(500,000)
-
Increase in investment in BNI Syariah
(2,589,496)
(9,112,311)
Net cash used in
investing activities
(6,867,873)
(2,272,143)
5,955,622
(1,184,151)
6,906
(5,354,286)
(1,486,546)
20,124
-
Lampiran - 4/1 - Attachment
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL-TANGGAL 31 DESEMBER 2014 DAN 2013
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
STATEMENTS OF CASH FLOWS
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2014 AND 2013
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
2014
2013
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
(Penurunan)/kenaikan pinjaman yang diterima
Kenaikan efek-efek yang diterbitkan
Kenaikan efek-efek yang dijual dengan
janji dibeli kembali
Pembayaran dividen
(7,818,984)
-
10,213,498
1,267,723
2,491,931
(2,716,304)
(2,113,844)
CASH FLOWS FROM FINANCING
ACTIVITIES
(Decrease)/increase in borrowings
Increase in securities issued
Increase in securities sold under
agreements to repurchase
Payment of dividends
Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh
dari kegiatan pendanaan
(8,043,357)
9,367,377
Net cash (used in)/provided from
financing activities
PENURUNAN NETO
KAS DAN SETARA KAS
(8,848,840)
(7,229,892)
NET DECREASE IN
CASH AND CASH EQUIVALENTS
60,001,546
67,198,390
KAS DAN SETARA KAS PADA
AWAL TAHUN
Pengaruh perubahan kurs
mata uang asing
KAS DAN SETARA KAS PADA
AKHIR TAHUN
(76,716)
51,075,990
33,048
CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT BEGINNING OF YEAR
Effect of foreign currencies
exchange rate changes
60,001,546
CASH AND CASH EQUIVALENTS
AT END OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI:
Kas
11,279,813
9,887,694
COMPONENTS OF CASHAND
CASH EQUIVALENTS:
Cash
Giro pada Bank Indonesia
23,771,036
22,533,075
Current accounts with Bank Indonesia
4,407,219
3,370,245
Current accounts with other banks
23,812,080
Placement with other banks and
Bank Indonesia - maturing
within three months from
acquisition date
-
398,452
Certificates of Bank Indonesia - maturing
within three months from
acquisition date
51,075,990
60,001,546
Total cash and cash equivalents
Giro pada bank lain
Penempatan pada bank lain dan
Bank Indonesia - jangka waktu
jatuh tempo tiga bulan atau kurang
sejak tanggal perolehan
Sertifikat Bank Indonesia - jangka waktu
jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak
tanggal perolehan
Total kas dan setara kas
11,617,922
Lampiran - 4/2 - Attachment
Fly UP