...

keputusan presiden republik indonesia

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

keputusan presiden republik indonesia
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 61 TAHUN 1981
TENTANG
TEAM PENILAI PENEMUAN BARU YANG BERMANFAAT BAGI NEGARA
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : bahwa sebagai pelaksanaan lebih lanjut daripada pasal 15
Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1980 tentang
Pengangkatan Dalam Pangkat Pegawai Negeri Sipil, dipandang
perlu untuk menetapkan Team Penilai yang menilai penemuan
baru yang bermanfaat bagi Negara;
Mengingat : 1. Pasal 4 ayat (1) Undang-undang Dasar 1945;
2. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang ketentuan Pokokpokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1980 tentang
Pengangkatan Dalam Pangkat Pegawai Negeri Sipil (Lembaran
Negara Tahun 1980 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 3156);
MEMUTUSKAN :
Menetapkan
:
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA TENTANG TEAM
PENILAI PENEMUAN BARU YANG BERMANFAAT BAGI NEGARA,
Pasal 1
Dalam Keputusan Presiden ini yang dimaksud dengan :
a.
Penemuan baru adalah hasil kegiatan atau proses yang
meliputi pengungkapan, perekaan, pembaruan, penyesuaian,
pengalihan, dan atau penerapan ilmu pengetahuan dan atau
teknologi yang memiliki derajat orisinalitas yang tinggi;
b. Pengungkapan
adalah
hasil
proses
kegiatan
yang
menyingkapkan pengetahuan atau kepastian adanya sesuatu
yang sebelumnya belum diketahui atau disadari orang;
c. Perekaan adalah hasil proses penciptaan sesuatau yang
sebelumnya tidak ada, dilakukan melalui penelitian atau
percobaan
terarah,
pengorganisasian
pikiran
atau
pengetahuan dan penerapan teknologi sehingga dihasilkan
sesuatu yang berguna dan baru sama sekali serta
mencerminkan ketajaman penalaran dan memeberikan
sumbangan dalam memajukan ilmu pengetahuan;
d. Pembaharuan adalah hasil proses kegiatan pemasukan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang baru dan berbeda dari polapola yang telah mapan, sehingga terjadi penyempurnaan;
DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM, BAGIAN HUKUM, BIRO HUKUM DAN HUMAS
e.
f.
g.
h.
Penyesuaian adalah hasil proses kegiatan penyerasian
sesuatu untuk memperoleh hasil yang lebih cocok dengan
kebutuhan;
Penerapan adalah hasil proses kegiatan penggunaan ilmu dan
teknologi dalam praktek.
Pengalihan adalah hasil proses pemindahan ilmu dan
teknologi untuk penggunaan di tempat lain;
Kemanfaatan bagi Negara adalah sifat kegunaan ilmu
pengetahuan dan atau teknologi yang mempunyai pengaruh
terhadap kemajuan Negara.
Pasal 2
(1) Kemanfaatan penemuan baru harus merupakan kenyataan
yang teruji dan terbukti memajukan ilmu pengetahuan dan
atau teknologi bagi kemajuan Negara.
(2) Tingkat kemanfaatan penemuan baru sebagaimana dimaksud
dalam ayat (1) diklaifikasikan dalam:
a. luar biasa bermanfaat;
b. sangat bermanfaat;
c. bermanfaat;
(3) Penemuan baru yang luara biaasa bermanfaat adalah
penemuan yang dapat menjawab masalah di bidang sosial,
ekonomi, politik, budaya, atau pertahanan dan keamanan
yang:
a. menyangkut masalah nasional yang pada suatu waktu
tertentu dipandang luar biasa mendesak oleh Negara;
b. menyangkut kepentingan segenap lapisan dan golongan
masyarakat;
c. menyebabkan peningkatan dayaguna atau hasilguna yang
sangat berarti.
(4) Penemuan baru yang sangat bermanfaat adalah peneman
yang dapat menjawab masalah di bidang sosial, ekonomi,
politik, budaya, atau pertahanan dan keamanan yang :
a. menyangkut masalah nasional yang dipandang sanagat
mendesak;
b. menyangkut kepentingan segenap lapisan dan golongan
masyarakat tertentu;
c.menyebabkan peningkatan dayaguna atau hasilguna yang
berarti.
(5)
Penemuan baru yang bermanfaat adalah penemuan
yang mampu menjawab masalah di bidang sosial, ekonomi,
politik, budaya, atau pertahanan dan keamanan yang:
a. menyangkut masalah nasional yang dipandang
sanagat mendesak;
b. menyangkut kepentingan segenap lapisan dan
golongan masyarakat tertentu;
DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM, BAGIAN HUKUM, BIRO HUKUM DAN HUMAS
c. menyebabkan peningkatan dayaguna atau hasilguna
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Pasal 3
Jenis, orisinalitas, dan tingkat kemanfaatan
penemuan baru ditetapkan oleh Team Penilai Penemuan Baru
yang selanjutnya dalam Keputusan Presiden Team Penilai.
Team Penilai terdiri atas :
a.
Seorang Ketua merangkap anggota;
b.
Seorang
Sekertaris
merangkaop
anggota;
c.
Seorang pejabat dari Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan sebagai anggota;
d.
Seorang pejabat dari Kantor Menteri
Negara Riset dan Teknologi sebagai anggota;
e.
Seorang pejabat dari Lembaga Ilmu
Pengetahuan Indonesia sebagai anggota.
Ketua
Lembaga
Ilmu
Pengetahuan indonesia karena jabatannya menjadi Ketua
Team Penilai.
Sekretaris dan Anggotaanggota team penilai diangkat dan diebrhentikan oleh Ketua
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atas ususl dari
pimpinan instansi yang bersangkutan.
Sekretaris
Team
Penilai berkedududkan di Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia.
Pasal 4
(1)
Team
penilai dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Team
Teknis sesuai dengan keperluan.
(2)
Team
Teknis terdiri dari atas seseorang Ketua merangkap anggota
yang merupakan anggota dan beberapa orang yang
merupakan tenaga ahli dari bidang ilmu yang sesuai dengan
penemuan baru yang dinilai.
(3)
Sekretaris
Team Penilai melayani tugas-tugas administrasi Team Teknis.
(4)
Ketua dan
Anggota-anggota Team Teknis diangkat dan diberhentikan
oleh Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia setelah
berkonsultasi dengan pimpinan yang bersangkutan.
Pasal 5
Hasil kerja Team Teknis merupakan bahan bagi Team Penilai
dalam mengambil keputusan.
DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM, BAGIAN HUKUM, BIRO HUKUM DAN HUMAS
Pasal 6
Tata kerja Team Penilai dan Team Teknis diterapkan dengan
Keputusan Ketua Team Penilai.
(1)
Pasal 7
Pegawai
Negeri Sipil yang membuat penemuan baru dengan
klasifikasi:
a. Luar biasa bermanfaat, dipercepat kenaiakan pangkatnya
3 (tiga) tahun;
b. Sangat bermanfaat, dipercepat kenaiakan pangkatnya 2
(dua) tahun;
c. bermanfaat, dipercepat kenaiakan pangkatnya 1 (satu)
tahun.
(2)
Pemercepat
an kenaiakan pangkat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1),
baru dapat dilakukan apabila penilaian pelaksanaan
pekerjaan rata-rata bernilai baik, dengan ketentuan tidak
ada unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan yang bernilai
sedang.
Pasal 8
Penemuan baru yang dibuat oleh sekelompok Pegawai Negeri
Sipil, kenaikan pangkat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7,
diberikan kepada penemu utama.
(1)
Pasal 9
Penilaian atas suatu penemuan baru dapat
diususlkan oleh:
a. Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan;
b. Pimpinan instansi yang bersangkutan;
c. Badan ilmiah/profesi.
(2)
Usul sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), disampaikan
kepada Ketua Team Penilai disertai dengan bukti-bukti dan
bahan-bahan lain yang diperlukan menurut jenis dan tatacara
yang ditetapkan oleh Team Penilai.
(3) Hasil penilaian atas suatu penemuan baru ditetapkan oleh
Ketua Team Penilai dengan Surat Keputusan.
(4) Keputusan Team Penilai sebagaimana dimaksud dalam ayat
(3), disampaikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang
bersangkutan dan tembusannya disampaikan kepada:
a. Presiden;
b. Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara;
c. Menteri Negara riset dan Teknologi;
DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM, BAGIAN HUKUM, BIRO HUKUM DAN HUMAS
d. Kepla Badan Administrasi Kepegawaian Negara;
e. Pimpinan instansi yang bersangkutan.
Pasal 10
Team penilai atau team teknis serta semua pihak yang ada
hubunganya dengan penemuan baru, wajib menjaga kerahasiaan
unsur-unsur yang dapat dipatenkan dari penemuan baru tersebut.
Pasal 11
Segala biaya yang timbul sebagai akibat dari keputusan Presiden
ini dibebankan kepada anggaran Lembaga Ilmu Pengetahuan
Indonesia.
Pasal 12
Ketentuan-ketentuan teknis pelaksanaan Keputusan Presiden ini
oleh ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Kepala
Administrasi Kepegawaian Negara, baik secara bersama-sama
maupun secara sendiri-sendiri sesuai dengan bidang tugasnya
masing-masing.
Pasal 13
Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal di tetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 29 Desember 1981
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Ttd,
SOEHARTO
DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM, BAGIAN HUKUM, BIRO HUKUM DAN HUMAS
Fly UP