...

wijaya, karena buah delima yang dari luar tampaknya mulus tidak

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

wijaya, karena buah delima yang dari luar tampaknya mulus tidak
wijaya, karena buah delima yang dari luar tampaknya mulus
tidak ada satupun gotesan yang tampak, setelah dibelah di dalamnya terdapat intan dan permata yang gemerlapan. Oi dalamnya
sarna sekali tidak terdapat isi-isi delima, kecuali intan belaka.
Raja Angkawijaya menjadi yakin bahwa baginda raja Cennfn
bukanlah sembarang orang, tetapi orang yang benar-benar sakti.
Maka raja Angkawijaya mengu tus Maulana Maghfur agar
cepat menyusul baginda raja Cermin ke Gresik dan mohon agar
baginda raja mau datang lagi ke Majapahit. Tetapi peimintaan
Angkawijaya itu ditolak raja Cermin karena Angkawijaya tetap
tidak bersedia memeluk Agama Islam.
Beberapa hari setelah baginda raja Cermin sampai di Leran,
timbullah penyakit menular yang menimpa rakyat. Banyak
orang mati karenanya. Dan tennasuk tiga orang kemenakannya
raja Cennin juga meninggal dunia di Leran. Ketiga orang kemenakannya itu bemama Sayyid Ja'far. Sayyid Kosim, dan
Sayyid Gharki.
Kubur dari ketiga kemenakan raja Cermin itu sekarang
terkenal dengan nama kuburan panjang.
Sang puteri, yakni Puteri Leran juga jatuh sakit. Baginda
raja berdo'a kepada Tuhan Allah, bilamana raja Angkawijaya
memang tidak mau memeluk Agama. Islam, lebih baik puterinya
itu jangan diberi umur panjang saja. Sebelumnya ia berdo'a agar
sang puteri diberi kesembuhan dan Angkawijaya rnendapat petunjuk memeluk Islam. Namun setelah usahanya gagal dan jelas
Angkawijaya menolaknya, maka baginda raja berdo'a sebagaimana
tersebut di atas.
Akhimya sang puteri jadi berPulang ke rahrnatullah, dan
dimakamkan di Leran.
Baginda raja Cermin kemudian meninggalkan Gr~sik. Oi
tengah perjalanan pulang itu dua kemenakannya lagi meninggal
dunia. Yang seorang bernama Sayyid Rafidlin, meninggal di
pulau. Bawean, dan yang seorang lagi meninggal dunia ketika
baru keluar dari G:resik, dimakamkan di Madura.
Bam tiga hari setelah baginda raja Cennin meninggalkan
kota Gresik (Leran), datanglah raja Angkawijaya ke Leran. Tetapi
Angkawijaya telah mendapati bahwa sang puteri telah meninggal
dunia dan telah dimakamkan di situ. Entah apa yang terjadi atas
24
Fly UP