...

Dari pada saling menjatuhkan, lebih baik saling membangun

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Dari pada saling menjatuhkan, lebih baik saling membangun
Tips dan Trik IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Daripada Saling Menjatuhkan,
Lebih Baik Saling Membangun
(Diskusi Windows-Linux)
Hendrik
[email protected]
Lisensi Dokumen:
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan
disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat
tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang
disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang,
kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
Akhir-akhir ini setelah linux mulai mendunia, mulai melancarkan gerakan open source,
para pengguna komputer pun mulai berpacu-pacu untuk mempelajarinya. Apalagi setelah
UU HAKI di Indonesia di berlakukan. Kantor-kantor pun mulai melirik linux sebagai suatu
solusi bagi sistem di instansi mereka, jika tidak ingin dicap sebagai pembajak dan
membayar denda. Dan jika harus membeli Software yang legal pun, berapa biaya yang
harus dikeluarkan oleh suatu badan instansi ??
Sang Juara Microsoft, dengan produk MS Windows nya dan MS Office nya, memang telah
mendunia dan mendarah daging bagi sejumlah pengguna komputer indonesia. Kenapa tidak,
semuanya bisa didapatkan hanya dengan membeli keping CD Rp.20,000. Memang,
Windows dan Office adalah pasangan serasi untuk sebuah sistem komputer, tapi apakah
kita pernah terpikir kalau kita membeli Rp. 20,000 sebuah CD, kita telah menjadi
pembajak ?? Masih bagus kalau beli, bagaimana kalau hanya meminjam dengan teman ??
Ini lebih parah. Itu pun kalau hanya Windows dan Office, bagaimana dengan yang software
lain ? Seandainya kita yang membuat software tersebut, kemudian dibajak dan digunakan
secara semena-mena, bagaimanakah perasaan kita sebagai pembuat software tersebut ?
Munculnya pendapat-pendapat pro dan kontra tentang Microsoft dan Linux, mulai dari sisi
biaya, keamanan sistem, kemudahan penggunaan, dan dukungan hardware. Kita mencoba
kembali melihat cita-cita awal dari Microsoft dan Linux. Windows awalnya memang
diciptakan untuk memudahkan pengguna dalam melakukan apapun. Munculnya slogan
Plug and Play (PnP) berawal dari sini. Ketika Microsoft menciptakan ini, para pesaing lain
1
Tips dan Trik IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Novell dan Unix, masih berkutat dengan posisi sebagai raja jaringan komputer. Untuk
menguasai pasar, Microsoft pun menciptakan Windows NT.
Sedangkan linux, ciptaan torvald, lahir dari percobaan rasa keingintahuan dan ingin
memiliki suatu sistem operasi yang mampu memberikan dia jalan dan cara yang murah.
Saat itu, Torvald menggunakan minix (unix like) sebagai bahan penelitian, lagi pula minix
ini mahal untuk ukuran kantong seorang mahasiswa seperti Torvald. Dia pun membuatnya,
ketika dia mulai menemui kebuntuan (layaknya programmer), dia mulai melemparkan hasil
karyanya ke internet. Dan ramai-ramailah programmer di dunia bergotong royong membuat
sistem ini (yang nanti dikenal linux). Cara mereka berkomunikasi dengan menggunakan
jalur internet ini membuat mudah dan cepat perkembangan sistem ini. Makanya linux
sangat terkenal sekali dalam dunia jaringan, dan kelas server. Waktu itu mereka masih
menggunakan text-based sebagai interface, sebab mengingat kemampuan bandwith
jaringan yang tidak memadai untuk Graphical Interface.
Itulah ideologi awal terciptanya Windows dan Linux. Hanya karena saling bersaing
mendapatkan pengguna (dan tentunya uang), perusahaan-perusahaan komputer pun mulai
memilih siapa yang akan mereka dukung. Microsoft sebagai pemain lama, lagi pula seiring
waktu, kekuatan bisnisnya semakin besar. Linux pun tidak beda jauh, walaupun baru
seumur jagung, kekuatan pendukung linux mulai menggrogoti secara perlahan.
Nah, daripada terus mempermasalahkan pembajakan atas Microsoft dan pro kontra kepada
Linux. Bukankah lebih baik membangun sebuah sistem IT yang bersih dari pembajakan,
kuat dan handal, dan mudah digunakan. Caranya adalah ambil kelebihan produk Microsoft
untuk menutupi kekurangan linux, dan ambil kelebihan Linux untuk menutupi kelemahan
Microsoft.
Kelebihan Microsoft:
• Mudah digunakan
• Tampilan yang sangat menggugah rasa ingin tahu pemakai
• Dukungan hardware yang memang top
• Mempunyai standarisasi yang mantap, Contoh: Windows dan Office
• Mau main game ? Disini memang tempatnya
• Walaupun membajak, banyak komunitas programmer dan lapangan kerja yang
tercipta, dunia seolah-olah hanya berisi VB dan ASP.
Kekurangan Microsoft
• Harga yang mahal, dikarenakan ada pesaing linux, mulai menurunkan harga dan
memberikan kredit lunak untuk pengguna, sebagai strategi bisnis
• Keamanan sistem dari serangan virus
• Sistem yang kurang stabil dalam pengoperasian
• Membutuhkan resource hardware yang boros
• Jika ingin belajar programming, harus membeli lagi paket Visual Studio atau
Studio .NET
2
Tips dan Trik IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Kelebihan Linux
• Kestabilan sistemnya memang membuat dia memberi solusi untuk menjadi server
contoh Linux Router Project, Apache, Bind
• Murah, cukup membayar biaya download, atau membeli CD nya, sebab linux bebas
di perbanyak dalam bentuk CD atau media lain. Tidak perlu khawatir di cap sebagai
pembajak
• Resource hardware yang minim membuat dia bisa menjalankan komputer lama 486
serasa Pentium IV (menggunakan LTSP)
• Ketika di install, produk programming (Perl, Python, dll), paket Office (OpenOffice
1.1), Multimedia, apapun yang dibutuhkan untuk sebuah komputer (baik server atau
workstation), sudah tersedia komplit
• Aman dari serangan virus, walau tidak 100%, 95% masih aman. Tak ada gading
yang tak retak
Kekurangan Linux
• Pnp (Plug and Pray), ini masih berlaku untuk linux, walaupun support dari hardware
mulai banyak.
• Tampilan yang konon kurang friendly. Ini memang ideologinya linux, linux
diciptakan oleh programmer jadi mereka merasa tidak butuh tampilan yang bagusbagus apalagi buat main game grafik. Tapi mitos ini lama-lama mulai bergeser
karena linux tidak mau dibilang tidak bisa dipakai oleh orang awam sekalipun
• Mau main game ? walau masih sedikit game di linux, (ingat ideologi linux),
perlahan-lahan para produsen game mulai melirik linux sebagai pasar yang profit
• Karena linux dibesarkan oleh internet, untuk pengguna Indonesia yang infrastruktur
internet nya masih ketinggalan, akan sangat susah mengikuti apalagi
mengembangkan dunia linux, hanya segelintir orang atau instansi yang mempunyai
infrastruktur internet yang bagus di Indonesia. Ini menjadi poin kemenangan
Microsoft, cukup cari saja di Toko CD, gampang kan ?
• Terlalu banyak distribusi linux, mulai dari yang kecil hingga yang besar, Redhat,
Mandrake, Suse, Slackware, Stampede, Debian, Smoothwall, OpenLinux, Caldera,
YellowDog, Knoppix, begitu banyaknya, hingga yang mau belajar linux bingung,
“Jadi yang namanya linux itu yang mana sih ?”, begitu pula dengan paket-paket
pendukung lain, Office di linux saja cukup membingungkan, ada Gnome Office,
KDE Office, Open Office, Star Office. Belum lagi window managernya, GNOME,
KDE, xfce, Enlightenment dan lain-lain. Jadi tambah bingung yang baru mau mulai
belajar linux. Tidak ada standarisasi di linux, karena begitu banyak programmer
mengembangkan program-program mereka sendiri dengan sense (perasaan) mereka
sendiri. Tapi bagi pengguna yang sudah lama dengan linux, ini menjadi senjata
handal, bisa memilih banyak paket yang akan digunakan, “Memangnya
Windows ?!?, yang ada kan hanya MS Office, lagipula tampilannya itu-itu saja”.
Bagaimana cara memadukannya ?
3
Tips dan Trik IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
•
•
•
•
Linux memang kuat di sisi jaringan dan server plus bonus kuat terhadap virus,
gunakanlah dia. Misal sebagai mail server, proxy server, file server, print server,
router dan komunikasi dengan Windows bisa menggunakan samba.
Jika komputer digunakan hanya untuk membuat laporan dan analisa, yang selama
ini hanya menggunakan MS Office, bisa beralih ke linux dengan aplikasi Open
Office. Dan apabila di kantor atau instansi tersebut masih belum terinstalasi
komputer, LTSP (Linux Terminal Server Project) patut dicoba. Lebih murah, lebih
mantap, kebal virus
Untuk programmer VB, .NET, PHP, ASP mungkin di komputer mereka harus
diinstal dual OS. Dikarenakan linux masih belum mempunyai aplikasi desktop
visual semantap VB. Nah, ketika ada proyek dengan PHP, kita bisa beralih ke Linux
dengan mudah. Atau lagi ada proyek Python ? Tidak masalah, kan sudah terinstal
dengan linux anda, tidak perlu repot beli-beli lagi.
Manajer proyek juga bisa menggunakan linux sebagai basis kerjanya, Mrproject di
linux semakin lama mendekati sempurna, bisa digunakan untuk mengganti MS
Project. Untuk groupware, Ximian bisa menjadi pilihan.
Jadi, kita mempunyai sistem komputer yang mantap sekarang, aman dari serangan virus,
murah di sisi software karena cukup beli OS Windows 98, Visual Studio, .NET dan OS
Linux bebas biaya, murah di sisi hardware karena ada jaringan menggunakan LTSP jadi
tidak boros resource dan router linux yang handal tidak perlu membeli yang bermerek
mahal.
Nah, jadi tidak perlu bingung lagi antara Windows dan Linux, kerjasama saja, toh
tujuannya untuk kemajuan bersama kan…?!?!?
4
Fly UP