...

Kontenmu Akan Lebih Cetar daripada Fenomena

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Kontenmu Akan Lebih Cetar daripada Fenomena
Kontenmu Akan Lebih Cetar daripada Fenomena Pensil Alis. Simak Elemen-­‐
elemen yang Dibutuhkan untuk Membuat Konten yang Bagus Ibarat sebuah kerajaan, konten adalah rajanya website. Konten merupakan poin penting yang membuat pemiliki website memutar otak demi menghasilkan konten yang bagus dan menarik pembaca. Tetapi kadang banyak blogger yang menyajikan konten yang kurang menarik dan keyword yang tidak tepat. Konten yang seperti itu akan menyebabkan traffic website jadi sedikit. Tentu tidak ada blogger yang ingin blognya diisi oleh konten yang jelek. Jika Anda tidak ingin konten yang jelek, Anda harus mengetahui elemen-­‐elemen yang dibutuhkan untuk membuat konten yang bagus. Tidak sedikit konten yang membuat audiens bosan. Konten yang begitu-­‐begitu saja dan gambar yang itu-­‐itu aja akan membuat audiens malas mengunjungi blog Anda. Tulisan yang kurang unik dan tidak bervariasi akan dibaca secara loncat-­‐loncat, dan ada kemungkinan bagian yang paling penting malah tidak terbaca. Jangan kalah dengan variasi gambar alis yang ramai dibicarakan igers. Blog Anda juga bisa ramai dibicarakan audiens jika kontennya super bagus. Apa saja sih elemen-­‐elemen yang dibutuhkan untuk membuat konten yang bagus? Berikut ini penjelasannya: Memiliki Sesuatu untuk Diutarakan Konten pada umumnya berisi tulisan. Ada pemilik blog yang masih belajar dalam hal menulis dan mungkin bisa sampai berjam-­‐jam memandangi laptop tanpa hasil. Untuk menghasilkan sebuah tulisan yang cantik, sebaiknya Anda tidak hanya duduk menunggu ilham. Anda harus bergerak aktif. Mulailah menulis, apa pun itu. Dan banyak-­‐
banyaklah membaca agar Anda mengetahui seperti apa tulisan yang baik dan bagaimana isi menarik yang disukai pembaca. Tulisan yang bagus ditulis oleh mereka yang memiliki pemahaman lebih tentang topik yang mereka bicarakan. Tambahkanlah informasi yang penting di dalam tulisan Anda. Dengan begitu, tulisan yang tersaji akan menjadi tulisan yang berharga. Spesifik Di dalam tulisan, tema sangatlah penting. Tema yang bagaimana yang membuat konten Anda bagus? Tema yang spesifik. Tema harus dibatasi ruang lingkupnya. Tema yang telalu umum dan luas akan membuat fokus tulisan menjadi tidak jelas. Ibaratkan Anda akan menanam bunga di dalam sebuah pot. Apakah semua jenis bunga akan Anda tanam di sana sekaligus? Tidak, kan? Hanya bunga tertentu dan indah saja yang akan ditanam. Pilih Kata-­‐kata Sederhana Pilihan kata-­‐kata yang sederhana akan memudahkan tulisan dimengerti oleh khalayak banyak. Masalah sulit sekali pun kan enak dibaca jika kata-­‐katanya tidak berbelit-­‐belit. Ingat, tidak semua audiens mempunyai kosakata banyak, tidak semua audiens memiliki pendidikan tinggi. Gunakan kata-­‐kata yang biasa mereka dengar. Gunakan Kalimat Pendek Kalimat yang kompleks akan mengundang kebingungan para pembaca. Jadi gunakanlah kalimat yang pendek-­‐pendek. Dengan begitu, audiens akan lebih memahaminya. Cobalah untuk menyederhanakan kalimat yang ingin Anda sampaikan. Jika kalimatnya terlalu panjang, potonglah menjadi dua kalimat yang terpisah. Gunakan Kalimat Aktif Pembaca lebih tertarik pada kalimat yang berpola SPO (Subjek Predikat Objek). Contohnya: “Uniknya, ayam tersebut memiliki bulu yang cantik.” Berbeda dengan kalimat pasifnya: “Uniknya, bulu yang cantik dimiliki oleh ayam tersebut.” Pembaca akan lebih cepat bosan dengan kalimat pasif. Oleh sebab itu, penulis harus sering menggunakan kalimat aktif. Gunakan Paragraf yang Pendek Dalam satu paragraf harus dikembangkan satu ide dan dikemas dalam beberapa kalimat. Coba lihat paragraf-­‐paragraf yang ada di koran. Rata-­‐rata dalam satu paragraf terdiri dari 4-­‐5 kalimat saja. Hal itu untuk memudahkan pembaca memahami ide penulis. Otak juga tidak mampu menyerap informasi dengan baik jika paragraf yang dibaca terlalu panjang. Hindari Data Perkiraan Pembaca akan lebih memercayai tulisan yang memuat data dan fakta. Data perkiraan akan membuat pembaca lebih memilih blog lain. Carilah data dan fakta dari sumber tepercaya. Kembangkan ide Anda lebih dalam setelah menemukan keakuratannya. Jangan Bertele-­‐tele Jangan memasukkan kata-­‐kata yang tidak penting hanya untuk menambah jumlah kata. Tidak semua pembaca mempunyai waktu untuk berlama-­‐lama membaca tulisan Anda. Bertele-­‐tele merupakan masalah yang kerap ditemukan di beberapa blog. Tulisan yang bertele-­‐tele akan membuat pembaca lebih memilih blog lain yang tidak banyak mengoceh. Jangan Berlebihan dan Jangan Mengulang-­‐ulang Kata/Informasi yang Sama Tulisan Anda akan dibaca orang banyak. Kita tidak tahu, yang membaca tersebut sedang mengalami patah hati, kecewa, atau PMS. Gunakan kata-­‐kata sewajarnya saja, jangan berlebihan. Mengulang kata dan informasi yang sama di beberapa bagian akan terasa sangat membosankan. Bisa-­‐bisa blog Anda ditinggal tidur oleh pembaca. Jangan Menempatkan Egoisme di dalam Tulisan Hindari kata “saya” di dalam tulisan. Anda menulis untuk mereka, bukan sedang curhat. Pembaca akan mulai malas dengan argumen-­‐argumen keukeuh pada sebuah tulisan. Cobalah memberi pembaca sebuah analogi dan pemahaman, bukan kata-­‐kata egois yang memaksakan pendirian. Penulis hanya berperan di belakang layar. Fokuslah pada pesan yang ingin disampaikan. Mengedit dengan Teliti Tidak ada satu pun penulis yang sempurna. Tidak ada satu pun yang ingin kontennya jelek. Sebelum menyajikan konten di dalam blog, Anda harus melakukan pengeditan. Ubahlah kata yang tidak pantas, persingkat kalimat yang panjang, benarkan keseluruhan tanda baca, sesuaikan semua aspek dengan EYD, tambahkan kata yang kurang, dan sisipkan gambar yang relevan. Jika tulisan Anda sudah cantik, berarti sudah siap untuk diposting. Blog Anda bersaing dengan blog orang lain. Pembaca akan menilai dari kontennya. Blogger yang mempublikasikan konten bagus akan memiliki traffic website yang tinggi. Kita harus memahami kelemahan dan kekuatan konten yang kita buat, lalu tingkatkanlah kualitasnya. Bukan hanya wanita cantik yang disukai orang, konten yang cantik pun disukai orang. Pembaca tentu akan betah membaca konten yang menarik. Meningkatkan traffic dan menambah audiens memang sebuah tujuan, tapi berusahalah untuk terus meningkatkan kualitas konten Anda terlebih dulu. Perhatikan elemen-­‐elemen yang dibutuhkan untuk membuat konten yang bagus, dan lihatlah kemajuan yang akan terjadi pada konten dan traffic blog Anda. 
Fly UP