...

Beri kami 1000 guru jangan beri kami 1000 bangunan

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Beri kami 1000 guru jangan beri kami 1000 bangunan
1000_guru pusat
“Beri kami 1000 guru
jangan beri kami 1000
bangunan sekolah
tanpa guru”
1000_guru pusat
ternyata ini lebih dari
Jonggol
Komunitas 1000 Guru bersama dengan 30
volunteer melakukan program Traveling &
Teaching, November kemarin di SDN Arca,
Desa Sukawangi Kabupaten Bogor.
Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur - Bogor.
tepatnya kecamatan ini berada setelah kecamatan
jonggol. merupakan desa termiskin di daerah
bogor bagian timur.
Kehadiran volunteer dari berbagai latar belakang
pendidikan dan profesi di sekolah tersebut, di
sambut dengan antusias oleh total 206 siswa dan
masyarakat sekitar.
Pada kesempatan ini kami membagikan donasi
total 206 tas sekolah dari Perusahaan Gas Negara
untuk murid kelas 1-5 dan Trackerbags untuk
murid kelas 5-6.
Sore hari para volunteer melakukan aksi
pengecatan gedung sekolah bersama dengan
Toyota. Program Traveling & Teaching pun di akhiri
“Dr. Riana Andardewi Sedang memeriksa kesehatan warga
Desa Sukawangi.”
dengan acara nonton bersama di malam hari, dan
traveling ke Curug Cibeeut ke esokan harinya.
Selain mengajar dan memotivasi para murid,
pengobatan gratis untuk masyarakat di sekitar
sekolah juga di lakukan, “ Total 100 pasien
kebanyakan orang tua, osteoporosis dan sindrom
dyspepsia (maag) yang banyak di derita para
pasien” ujar dr. Riana Andardewi sebagai volunteer
yang berprofesi dokter.
1000_guru Samarinda
1000 Guru Samarinda melaksanakan kegiatan Traveling & Teaching di SDN 026 Sebulu di Desa Budaya Lekaq Kidau, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 21-23 Agustus 2015 disponsori oleh beberapa pihak. Salah
satunya adalah Bankaltim sebagai sponsor utama.
Sebanyak 31 relawan dari berbagai profesi
seperti mahasiswa, pegawai negeri sipil,
pengusaha muda menjadi tenaga pengajar di
6 kelas yang berbeda. Bukan hanya berbeda
profesi saja, para relawan ini juga berasal dari
daerah yang berbeda-beda, seperti Samarinda,
Kutai Kartanegara, Bontang hingga Jakarta.
Dalam program Traveling & Teaching di SDN 026
Sebulu INI, para relawan ikut mengajar sambil
bermain di sekolah tersebut selama sehari yaitu
pada tanggal 22 Agustus 2015 yang bertepatan
dengan perayaan Hari Guru Nasional. Sekolah ini
masih memiliki fasilitas yang kurang memadai
serta kurangnya tenaga pengajar. Tercatat hanya
9 orang guru, 2 di antaranya adalah tenaga
honorer, dimana mereka diharuskan mengajar
58 murid dari kelas 1 hingga kelas 6.
Bankaltim sebagai sponsor utama dalam
kegiatan Traveling & Teaching ini, melalui
komunitas 1000 Guru Samarinda memberikan
donasi berupa buku, alat tulis, dan perangkat
pendukung fasilitas pendidikan lainnya.
Pemberian donasi dari Bankaltim ini diberikan
langsung oleh Bapak Asfianur selaku Pemimpin
Bidang Pelayanan dan Operasional Bankaltim
Cabang Tenggarong, dan diterima langsung oleh
Ibu Norya selaku Kepala SDN 026 Sebulu.
Selain mengajar di sekolah tersebut, para
relawan juga mendapatkan kesempatan untuk
mengenal dan mempelajari budaya setempat.
Jadi kita dapat menikmati dan mengetahui
bagaimana masyarakat Dayak Kenyah Lepoq
Bem hidup sehari-hari. Dari berladang, beternak
hingga mengetahui makanan khasnya.
Bagi warga Kaltim yang memiliki informasi
tentang Sekolah Dasar atau sederajat
yang membutuhkan bantuan, bisa segera
menghubungi 1000 Guru Regional Samarinda
melalui media sosial seperti instagram @1000_
guru_samarinda, akun twitter @1000_guru_smr
atau lewat LINE resmi di @foo7943e.
Informasi tentang pembukaan pendaftaran
bagi relawan yang bersedia ikut untuk program
berikutnya akan disampaikan lewat media
sosial tersebut. Kami juga membuka donasi
bagi masyarakat yang ingin membantu
peningkatan pendidikan di wilayah Kaltim.
Semua akan kami salurkan pada saat kegiatan.
TNT
1000_guru Tangsel
PERDANA
Komunitas 1000 Guru Regional Tangerang Selatan melakukan Travelling and Teaching
Session pertamanya di SDN Kebonbera yang berlokasi di Kampung Babakansari,
Kecamatan Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.
SDN Kebonbera terdiri dari 144 siswa yang terdiri
dari 6 kelas, dengan kelas 1 berjumlah 21 siswa,
kelas 2 berjumlah 21 siswa, kelas 3 berjumlah 27
siswa, kelas 4 berjumlah 26 siswa, kelas 5 berjumlah
29 siswa dan kelas 6 berjumlah 20 siswa .
dan siswi di Sekolah ini, kita berharap cita-cita serta
impian mereka kelak bisa tetap diperjuangkan,
sekaligus membuka mata mereka, bahwa dengan
bekerja keras, maka impian setinggi apapun bisa
tercapai.
Sekolah tersebut berada dipedalaman.
Kehadiran 1000 Guru Tangerang Selatan di sekolah
ini dalam program Travelling and Teaching Session
1 ini diharapkan akan memotivasi kembali siswa
dan siswi di Sekolah ini. Kenyamanan dalam belajar
tentu saja akan berpengaruh terhadap kemauan
serta minat dalam menggapai cita-cita di kemudian
hari, sehingga dengan memotivasi kembali siswa
“Untuk Travelling and Teaching selanjutnya kami
akan memfokuskan untuk mengunjungi SekolahSekolah di daerah, pedesaan yang terpencil dan di
kota/kabupaten-kabupaten yang ada di Tangerang
Selatan, Tangerang, dan Depok yang masih sulit
terjangkau bantuan dari pemerintah” ujar Lya
Septiarini.
Fly UP