...

Hardwood Lestari Amerika

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Hardwood Lestari Amerika
Hardwood Lestari
Amerika
Panduan jenis-jenis kayu
alder
ash
aspen
basswood
beech
birch
cherry
cottonwood
elm
gum
hackberry
hickory &
pecan
hard maple
soft maple
red oak
white oak
sycamore
tulipwood
walnut
willow
Halaman muka: ‘Sclera’, paviliun tulipwood Amerika yang didesain oleh
David Adjaye untuk Festival Desain London 2008. Untuk Informasi lebih
lanjut kunjungi www.americanhardwood.org
Daftar Isi
2
Pendahuluan
4
American alder
6
American ash
8
American cherry
10 American hard maple
12 American soft maple
14 American red oak
16 American white oak
18 American tulipwood
20 American black walnut
22 American aspen
23 American basswood
24 American beech
25 American yellow birch
26 American cottonwood
27 American red elm
28 American gum
29 American hackberry
30 American hickory & pecan
31 American sycamore
32 American willow
33 Spesies lain
34 Tabel perbandingan & ringkasan
36 Daftar istilah
37 Kontak & informasi lebih lanjut
Penerbitan ini dilindungi oleh hak cipta. Namun informasi yang terkandung dalam publikasi ini didesain untuk disimpan di dalam
sebuah sistem temu balik dan dapat digandakan. Semua aspek publikasi lain, termasuk foto-foto, tidak boleh digandakan tanpa
izin terlebih dahulu dari AHEC. AHEC tidak bertanggung-jawab atas informasi, yang ditawarkan hanya sebagai panduan, dan tidak
dapat dianggap bertanggung-jawab atas konsekuensi apapun.
Pendahuluan
Hutan hardwood di wilayah timur Amerika Serikat memiliki banyak jenis kayu hardwood beriklim
sedang, yang telah dikelola untuk tujuan komersial dan non-komersial sejak pergantian abad ke20.
Hardwood Amerika menawarkan aneka macam warna, urat dan karakter kepada para specifier, pabrikan
dan pengguna akhir di seluruh dunia; mulai dari corak hangat, gelap pada walnut, red alder, elm, cherry
dan red oak hingga warna-warni yang lebih muda pada white oak, maple dan ash. Banyak dari jenis kayu
ini juga memiliki kontras warna yang menarik antara gubal (sapwood) dan empulur (heartwood), di mana
jenis kayu seperti hickory, sapgum dan tulipwood juga menampilkan variasi warna menarik di dalam empulur mereka. Kebanyakan spesies yang ditampilkan dalam publikasi ini dapat digunakan untuk banyak
aplikasi, mulai dari lemari dan furnitur halus hingga sambungan (joinery) seperti pintu, tangga dan lantai
kayu. Sifat fisik beberapa jenis kayu seperti oak, hard maple, ash, walnut dan hickory membuat mereka
ideal untuk lantai kayu. Sebuah faktor penting bagi pabrikan adalah baik veneer maupun kayu solid tersedia untuk sebagian besar spesies, karenanya memastikan pasangan yang serasi untuk semua proyek.
Ketersediaan dan karakteristik jenis kayu hardwood Amerika bervariasi tergantung kawasan pertumbuhannya dan peta di bawah ini dapat berguna sebagai panduan menuju tempat asalnya.
WA
ND
MT
MINN
WIS
SD
OR
ID
WY
MICH
IL
UT
CO
NY
IA
NE
NV
VM
IN
WV
MI
KS
PENN
OHIO
CA
KY
AZ
OK
NM
TENN
MISS
AL
DE
NC
AR
TEXAS
MD
VA
MAINE
NH
MASS
CT
SC
GA
LA
FL
Kawasan utara
Musim dingin yang panjang, musim panas yang singkat. Sangat cocok
untuk hardwood yang tumbuh lambat, dengan urat ketat seperti maple
dan birch.
Kawasan tengah
Musim panas yang panas, musim dingin yang dingin. Sangat cocok
untuk jenis kayu seperti walnut dan hickory.
Kawasan Appalachia
Iklim bervariasi, akibat perbedaan ketinggian dan garis lintang. Kebanyakan jenis kayu hardwood berkembang pesat di sana.
Kawasan selatan
Musim dingin yang singkat, musim panas yang panjang. Menghasilkan
jenis kayu berdimensi besar yang cepat tumbuh seperti tulipwood dan
sapgum.
Kawasan Barat Laut Pasifik
Iklim laut. Terpisah secara geografis dengan kawasan pertumbuhan
utama hardwood di Timur. Red alder dan Pacific Coast / Bigleaf maple
tumbuh secara eksklusif di sana.
Catatan – Banyak jenis kayu hardwood Amerika seperti ash, tulipwood, soft maple serta red dan white oak, tumbuh di seluruh kawasan Utara, Tengah, Selatan dan Appalachia. Namun, karena variasi iklim dan ketinggian, kayu yang dihasilkan
dapat bervariasi secara signifikan dalam warna, urat dan sifat fisik lainnya.
Sumberdaya Lestari
Industri hardwood Amerika, yang muncul sejak kedatangan pendatang Eropa yang pertama, memiliki
banyak pengalaman dalam mengolah hardwood asli Amerika Utara. Sumberdaya hardwood AS utamanya terletak di timur sejak dari Maine di Utara hingga Teluk Meksiko di Selatan, dan ke barat hingga ke
lembah Mississippi. Amerika Serikat memiliki spesies hardwood iklim sedang lebih banyak dibanding
wilayah lainnya di dunia.
Hanya sedikit negara yang dapat menyamai keberhasilan yang dicapai oleh Amerika dalam kelestarian
hutan hardwoodnya. Berkat aplikasi luas Praktek Pengelolaan Terbaik (BMP), hutan hardwood Amerika
mendukung tegakan kayu yang sehat, serta populasi alam liar yang luas dan beragam, sungai dan kali
yang bersih, dan banyak aktivitas rekreasi. Pengelolaan hutan serta peraturan federal dan negara bagian
yang telah disempurnakan selama delapan puluh tahun terakhir, bersama dengan pemahaman silvikultur
dan keinginan masyarakat untuk melestarikan hutan, telah menghasilkan pembaharuan dan pemulihan
dramatis pada sumberdaya hardwood Amerika.
Industri pengolahan dan penggergajian kayu hardwood, yang tergantung pada sumberdaya ini, merupakan produsen hardwood gergajian terbesar di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir ini, AS telah menaikkan ekspornya secara besar-besaran dan melalui pengelolaan hutannya yang hati-hati, Amerika Serikat
menumbuhkan hardwood lebih banyak daripada yang dipanennya setiap tahun, sehingga memastikan
pasokan jangka panjang yang dapat diandalkan. Seiring dunia dihadapkan dengan perubahan lingkungan, di mana kelestarian menjadi kata sakti untuk bahan alami, berita baiknya adalah volume bersih stok
hardwood yang terus meningkat di AS telah naik dari 184.090 juta kubik kaki pada tahun 1953 menjadi
sedikit di bawah 400.000 juta kubik kaki pada tahun 2007 (Penilaian Undang-Undang Perencanaan Sumberdaya 2007).
Sebagai tanggapan atas meningkatnya permintaan akan adanya jaminan independen bahwa hardwood
AS diambil dari sumber yang legal dan lestari, Dewan Ekspor Hardwood Amerika (AHEC) telah menerbitkan sebuah Penilaian Pemanenan dan Kelestarian Ekspor Hardwood AS. Laporan ini disusun oleh konsultan independen dan kajian sejawat. Penelitian ini meyediakan pengukuhan atas status legal dan lestari
pengelolaan hutan hardwood AS. Untuk mengkaji laporan ini, dan untuk informasi lebih lanjut silahkan
mengunjungi www.americanhardwood.org.
Tentang Publikasi Ini
Publikasi ini didesain untuk membantu para specifier, pabrikan dan pengguna akhir untuk memahami
sifat fisik dan mekanis serta potensi aplikasi spesies komersial utama hardwood Amerika, sehingga menyediakan perangkat yang diperlukan untuk membuat pilihan berdasarkan pengetahuan. Sifat fisik dan
mekanis yang tercantum untuk seluruh spesies dalam publikasi ini diambil dari Hardwoods of North
America karya H. A. Alden. Prosedur pengujian dan pengambilan sampel dapat bervariasi sangat besar
dalam mendapatkan nilai-nilai ini akibat keanekaragaman dan ukuran geografis sumberdaya hutan AS,
mereka ditawarkan hanya sebagai panduan saja.
American alder
Alnus rubra
Nama lain: Red alder, Western red alder, Western alder
Distribusi & Ketersediaan
Pantai barat Amerika Serikat, terutama kawasan Barat Laut Pasifik, di mana kayu ini merupakan hardwood komersial yang paling lazim. Tersedia dalam banyak kelas dan spesifikasi baik sebagai kayu lumber
kasar maupun stok dimensi, meskipun produksi veneer jauh lebih terbatas.
Deskripsi Umum
Red alder hampir berwarna putih saat baru ditebang, namun dengan
cepat berubah menjadi coklat muda dengan corak kuning atau kemerahan bila terkena udara. Empulur (heartwood) terbentuk hanya
pada pohon yang berusia lanjut dan hampir tidak memiliki batas yang
terlihat antara gubal (sapwood) dan empulur. Kayu ini memiliki urat
yang cukup lurus dengan tekstur seragam.
Sifat Fisik dan Mekanis
Red alder merupakan hardwood yang relatif lunak dengan kepadatan
sedang yang memiliki kekuatan pelengkungan, ketahanan terhadap tekanan dan kekakuan yang rendah.
Berat jenis (12% MC)
0.41
Berat rata-rata (12% MC)
449 kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
10.1%
Modulus Rekah
67.571 MPa
Modulus Elastisitas
9515 MPa
Kekuatan mampat (paralel dengan urat)
40.129 MPa
Kekerasan
2624 N
Kurang
Sifat Kerja
Red alder dapat diproses
baik dengan mesin, dan
unggul untuk bubutan kayu
dan pemolesan. Kayunya
dapat dipaku, disekrup dan
dilem dengan baik, serta
dapat diamplas, dicat atau
diwarnai untuk memberi
hasil akhir yang bagus.
Kayu ini mudah kering
dengan sedikit penyusutan
dan mempunyai stabilitas
dimensi yang baik setelah
pengeringan.
3
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pengukiran
Pembentukan
Pemakuan
Penyekrupan
Pengeleman
Pekerjaan penyelesaian
Cukup
Baik
Baik Sekali
Ketahanan
Kayu ini tidak tahan terhadap pelapukan
empulur, namun mudah ditembus untuk pengawetan.
Penggunaan Utama
Furnitur, lemari dapur, pintu, bingkai interior,
bubutan kayu, ukiran dan perkakas dapur. Digunakan secara luas oleh industri furnitur di
seluruh dunia, warnanya membuatnya ideal
sebagai pengganti cherry.
Aplikasi penggunaan akhir
Penggunaan utama
Pintu
Lantai kayu
Furnitur
Sambungan
Lemari dapur
Bingkai dan bubut
Panel veneer
Alat olahraga
Pegangan alat
Informasi Lain
Aturan penentuan kelas untuk hardwood AS bagian barat ini bersifat unik. Poin utamanya mencakup hal
berikut: Kayu dikeringkan dengan cara dibakar, dilapis, lalu diperiksa dari sisi yang lebih baik. Mata kayu
berlubang merupakan sifat alami dan tidak dianggap sebagai cacat. Kelas-kelas primernya termasuk
Superior (Terpilih & Lebih Baik), Lemari (No. 1 Umum), dan Bingkai (No.2 Umum), yang dapat beradaptasi
terhadap penggunaan yang sama seperti kelas NHLA standar. Saat menentukan red alder, lebih baik
bekerjasama dengan pemasok untuk menemukan kelas terbaik untuk penggunaan akhir.
4
American ash
Fraxinus spp.
Nama lain: Northern ash, Southern ash
Distribusi & Ketersediaan
Tersebar di seluruh wilayah AS bagian Timur. Tersedia dengan baik sebagai kayu lumber dan veneer.
Kayunya seringkali digolongkan menurut kawasan pertumbuhannya dan dipasarkan sebagai Northern
ash dan Southern ash. Kayu ini terkadang dipisahkan menurut warna dan dijual sebagai white ash (gubal)
atau brown ash (empulur). American ash dapat terdiri dari sejumlah sub-spesies komersial dan tersedia
dalam banyak kelas dan spesifikasi sebagai kayu lumber dan veneer. Harap dicatat bahwa white ash
merupakan nama komersial untuk Fraxinus americana.
Deskripsi Umum
American ash serupa penampilannya dengan European ash. Gubalnya berwarna muda hingga mendekati putih, dan empulurnya beragam dari coklat keabuabuan hingga coklat muda, kuning pucat dengan alur coklat muda. Kayunya
umumnya memiliki urat lurus dengan tekstur kasar yang seragam. Kelas dan
ketersediaan gubal berwarna muda, dan sifat-sifat lainnya, bervariasi sesuai kawasan pertumbuhannya. Sebagai contoh, kayu Southern ash akan cepat tumbuh dan mengandung lebih banyak gubal dan karenanya, persentasenya lebih
banyak warna putih, namun dibandingkan Northern ash, kayu ini memiliki lebih
banyak urat dan tekstur terbuka.
Sifat Fisik & Mekanis
Ash memiliki sifat kekuatan keseluruhan yang sangat bagus dibanding beratnya. Kayu
ini memiliki daya tahan yang bagus terhadap tekanan, dan bagus untuk pelengkungan
dengan menggunakan uap. Informasi lain mengenai kekuatan tersedia di dalam publikasi Desain struktural dalam hardwood Amerika AHEC.
Berat jenis (12% MC)
0.60
Berat rata-rata (12% MC)
673 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
6.2%
Modulus rekah
103.425 MPa
Modulus elastisitas
11,997 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
51.092 MPa
Kekerasan
5871 N
Nilai berdasarkan Fraxinus Americana
Sifat Kerja
Ash dapat diproses baik
dengan mesin, dan bagus
untuk dipaku, disekrup dan
dilem dengan baik, serta
dapat diamplas, dicat atau
diwarnai untuk memberi hasil akhir yang bagus. Kayu
ini mudah kering dengan
sedikit penyusutan, dan
stabilitas yang baik berarti
hanya ada sedikit pergerakan kinerja.
Kurang
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pengukiran
Pembentukan
Pemakuan
Penyekrupan
5
Pengeleman
Pekerjaan penyelesaian
Cukup
Baik
Baik Sekali
Ketahanan
Tidak tahan terhadap pelapukan empulur. Empulurnya cukup tahan terhadap tindakan pengawetan, dan gubalnya mudah ditembus.
Aplikasi penggunaan akhir
Penggunaan utama
Pintu
Lantai kayu
Furnitur
Penggunaan Utama
Furnitur, lantai kayu, pintu, interior arsitektur,
sambungan dan bingkai berkelas, lemari dapur,
panel, pegangan alat, peralatan olah raga dan
bubut. Kayu serbaguna nan indah, yang menawarkan nilai tinggi untuk banyak aplikasi furnitur dan sambungan.
Sambungan
Lemari dapur
Bingkai dan bubut
Panel veneer
Alat olahraga
Pegangan alat
Informasi Lain
Bintik coklat muda atau alur mineral, yang terkadang disebut sebagai glassworm, merupakan hal yang
lazim dan dipandang sebagai ciri alami dan tidak dianggap sebagai cacat.
6
American cherry
Prunus serotina
Nama lain: American black cherry
Distribusi & Ketersediaan
Ditemukan di seluruh wilayah AS bagian Timur, namun wilayah komersial utamanya adalah negara bagian
Pennsylvania, Virginia, Virginia barat dan New York. Meskipun cherry hanya mencakup kurang dari 2%
dari sumberdaya hardwood yang tumbuh, pohon ini tersedia luas dalam kisaran spesifikasi dan kelas
yang lengkap baik sebagai kayu lumber maupun veneer.
Deskripsi Umum
Empulur American cherry bervariasi mulai dari warna merah
yang kaya hingga coklat kemerahan dan akan menjadi lebih
gelap jika terkena cahaya. Sebaliknya gubalnya berwarna
putih krem. Kayunya mempunyai urat lurus seragam yang
halus, tekstur lembut, dan secara alami dapat mengandung
bintik inti coklat dan kantung getah kecil.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayu ini memiliki tingkat kepadatan sedang dengan sifat
pelengkungan kayu yang baik. Tingkat kekakuannya rendah, memiliki kekuatan sedang, dan tahan terhadap tekanan.
Berat jenis (12% MC)
0.50
Berat rata-rata (12% MC)
561 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
9.2%
Modulus rekah
84.809 MPa
Modulus elastisitas
10,274 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
49.023 MPa
Kekerasan
4226 N
Sifat Kerja
Cherry mudah dikerjakan
dengan mesin. Kayu ini
dapat dipaku dan dilem dengan baik dan ketika diamplas, diwarnai dan dipoles
dapat menghasilkan hasil
akhir yang halus sempurna.
Kayu ini kering cukup cepat
dengan penyusutan yang
cukup besar, namun stabil
secara dimensional setelah
dikeringkan.
Kurang
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pengukiran
Pembentukan
Pemakuan
Penyekrupan
Pengeleman
Pekerjaan penyelesaian
7
Cukup
Baik
Baik Sekali
Ketahanan
Dinilai tahan terhadap pelapukan empulur dan gubalnya cukup tahan terhadap tindakan pengawetan.
Aplikasi penggunaan akhir
Penggunaan Utama
Pembuatan furnitur dan lemari, sambungan berkelas, lemari dapur, bingkai,
panel, lantai kayu, pintu, interior kapal,
alat musik, bubut dan ukiran. Kisaran
halus warna merah yang ditemukan dalam empulurnya menjadikan spesies ini
sangat bergaya untuk banyak aplikasi
kelas atas.
Penggunaan utama
Pintu
Lantai kayu
Furnitur
Sambungan
Lemari dapur
Bingkai dan bubut
Panel veneer
Alat olahraga
Pegangan alat
Informasi Lain
Jika terpapar sinar UV, produk cherry dengan hasil akhir alami biasanya akan menjadi gelap warnanya
seiring waktu. Kayu premium ini secara alami memiliki alur getah dan mata kayu berlubang yang tidak
dianggap sebagai cacat. Gubalnya diakui tanpa batasan. Karena aturan NHLA ini, kayu cherry seringkali
dijual dengan spesifikasi empulur seperti 90/50, yang berarti satu permukaan memiliki 90% empulur dan
tidak kurang dari 50% empulur pada permukaan lainnya. Konsultasikan dengan pemasok Anda tentang
bagaimana mereka menjual cherry-nya.
8
American hard maple
Acer saccharum, Acer nigrum
Nama lain: Sugar maple, black maple
Distribusi & Ketersediaan
Wilayah AS bagian Timur, terutama Negara-negara Bagian dekat danau dan Timur Laut. Pohon bercuaca dingin lebih menyukai iklim utara. Tersedia luas dalam bentuk kayu lumber atau veneer. Kelas kayu
yang berkualitas lebih tinggi tersedia secara terpilih untuk warna putih (gubal), meskipun hal ini dapat
membatasi ketersediaan. Maple berpola (birds-eye, curly dan fiddle back) yang umumnya hanya tersedia
dalam volume komersial sebagai veneer.
Deskripsi Umum
Empulur American cherry bervariasi mulai dari warna merah yang
kaya hingga coklat kemerahan dan akan menjadi lebih gelap jika
terkena cahaya. Sebaliknya gubalnya berwarna putih krem. Kayunya mempunyai urat lurus seragam yang halus, tekstur lembut, dan
secara alami dapat mengandung bintik inti coklat dan kantung getah kecil.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayu ini memiliki tingkat kepadatan sedang dengan sifat pelengkungan
kayu yang baik. Tingkat kekakuannya rendah, memiliki kekuatan sedang,
dan tahan terhadap tekanan.
Berat jenis (12% MC)
0.63
Berat rata-rata (12% MC)
705 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
11.9%
Modulus rekah
108.941 MPa
Modulus elastisitas
12,618 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
53.998 MPa
Kekerasan
6450 N
Nilai berdasarkan Acer saccharum
Sifat Kerja
Cherry mudah dikerjakan
dengan mesin. Kayu ini
dapat dipaku dan dilem
dengan baik dan ketika
diamplas, diwarnai dan
dipoles dapat menghasilkan hasil akhir yang halus
sempurna. Kayu ini kering cukup cepat dengan
penyusutan yang cukup
besar, namun stabil secara
dimensional setelah dikeringkan.
Kurang
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pengukiran
Pembentukan
Pemakuan
Penyekrupan
Pengeleman
Pekerjaan penyelesaian
9
Cukup
Baik
Baik Sekali
Ketahanan
Dinilai tahan terhadap pelapukan empulur dan gubalnya cukup tahan terhadap tindakan pengawetan.
Aplikasi penggunaan akhir
Penggunaan Utama
Pembuatan furnitur dan lemari, sambungan
berkelas, lemari dapur, bingkai, panel, lantai
kayu, pintu, interior kapal, alat musik, bubut
dan ukiran. Kisaran halus warna merah yang
ditemukan dalam empulurnya menjadikan spesies ini sangat bergaya untuk banyak aplikasi
kelas atas.
Penggunaan utama
Pintu
Lantai kayu
Furnitur
Sambungan
Lemari dapur
Bingkai dan bubut
Panel veneer
Alat olahraga
Pegangan alat
Informasi Lain
Jika terpapar sinar UV, produk cherry dengan hasil akhir alami biasanya akan menjadi gelap warnanya
seiring waktu. Kayu premium ini secara alami memiliki alur getah dan mata kayu berlubang yang tidak
dianggap sebagai cacat. Gubalnya diakui tanpa batasan. Karena aturan NHLA ini, kayu cherry seringkali
dijual dengan spesifikasi empulur seperti 90/50, yang berarti satu permukaan memiliki 90% empulur dan
tidak kurang dari 50% empulur pada permukaan lainnya. Konsultasikan dengan pemasok Anda tentang
bagaimana mereka menjual cherry-nya.
10
American soft maple
Acer rubrum, Acer saccharinum
Nama lain: Red maple, silver maple
Distribusi & Ketersediaan
Distribusi luas di seluruh wilayah AS bagian Timur, namun Coast pacific/big leaf (Acer Macrophyllum)
tumbuh eksklusif di kawasan Barat Laut Pasifik. Ketersediaan semakin meningkat seiring meningkatnya
permintaan di pasar ekspor.
Deskripsi Umum
Dalam banyak hal kayu soft maple sangat mirip dengan kayu hard
maple, meskipun karena penyebarannya yang luas kayu ini dapat
lebih rentan terhadap variasi warna berdasarkan wilayah. Secara
umum, gubalnya berwarna putih abu-abu, terkadang dengan hati
kayu yang berwarna lebih gelap. Empulurnya bervariasi mulai dari
coklat kemerahan muda hingga gelap. Kayunya biasanya memiliki
urat yang lurus. Kayunya umumnya dijual tanpa memilah warna.
Sifat Fisik & Mekanis
Soft maple sekitar 25% kurang keras dibanding hard maple, memiliki kekuatan pelengkungan dan pemecahan yang sedang, serta tingkat
kekakuan dan ketahanan terhadap tekanan yang rendah. Kayu ini memiliki sifat pelengkungan yang baik dengan menggunakan uap.
Acer rubrum (merah)
Acer macrophyllum
Berat jenis (12% MC)
0.49
0.44
Berat rata-rata (12% MC)
801 Kg/m3
753 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata
(Hijau hingga 6% MC)
10.5%
9.3%
Modulus rekah
92.393 MPa
73.777 MPa
Modulus elastisitas
11,308 MPa
9,998 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan
urat)
45.093 Mpa
41.025 Mpa
Kekerasan
4225 N
3780 N
Sifat Kerja
Soft maple dapat diolah
mesin dengan baik, serta
dapat dicat dan dipoles
hingga mendapatkan hasil akhir yang sangat baik.
Kayu ini dapat dilem,
disekrup dan dipaku dengan hasil memuaskan.
Kayu ini mengering secara
perlahan dengan penyusutan minimal dan memiliki
stabilitas yang baik yang
artinya hanya ada sedikit
pergerakan kinerja.
Kurang
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pengukiran
Pembentukan
Pemakuan
Penyekrupan
Pengeleman
11
Pekerjaan penyelesaian
Cukup
Baik
Baik Sekali
Ketahanan
Tidak tahan terhadap pelapukan. Empulurya
cukup tahan terhadap tindakan pengawetan,
namun gubalnya dapat ditembus.
Penggunaan Utama
Furnitur, panel, sambungan interior, lemari
dapur, bingkai, pintu, alat musik dan bubut.
Soft maple seringkali digunakan sebagai pengganti hard maple atau dicat untuk menyerupai spesies lain seperti cherry. Sifat fisik dan
kerjanya memungkinkannya dijadikan sebagai
pengganti beech.
Aplikasi penggunaan akhir
Penggunaan utama
Pintu
Lantai kayu
Furnitur
Sambungan
Lemari dapur
Bingkai dan bubut
Panel veneer
Alat olahraga
Pegangan alat
Informasi Lain
Eastern soft maple: Umumnya red maple di Utara dan silver maple di wilayah Barat Tengah dan Selatan
AS. Sangatlah penting untuk mendiskusikan hal ini dengan pemasok Anda, karena penampilan keduanya
sangat berbeda. Red maple cenderung menyerupai hard maple dan jauh lebih konsisten warnanya, sementara silver maple memiliki banyak warna dan dapat memiliki tekstur yang sedikit lebih lembut. Kedua
spesies ini dapat menghasilkan varitas dengan pola berulat yang sangat tinggi yang dijual sebagai WHND
atau Lubang Ulat Tanpa Cacat (Worm Holes No Defect). Semua varitas soft maple dapat dipilah menurut
warnanya sesuai dengan spesifikasi NHLA dalam publikasi Panduan Bergambar Kelas Kayu Hardwood
Amerika AHEC.
Pacific coast / big leaf maple: Spesies Barat Laut Pasifik ini mengikuti pedoman penentuan kelas untuk
red alder. Kelas kayu utamanya adalah Terpilih & Lebih Baik, Umum No. 1, dan Bingkai. Kayu ini dijual kering melalui pengeringan, pelapisan, dan dinilai berdasarkan permukaan yang lebih baik dengan
mata kayu berlubang yang muncul secara alami, yang tidak dianggap sebagai cacat. Untuk hasil terbaik,
berkonsultasilah dengan pemasok Anda untuk kelas yang memenuhi kebutuhan Anda.
12
American red oak
Quercus spp.
Nama lain: Northern red oak, Southern red oak
Distribusi & Ketersediaan
Tersebar luas di seluruh kawasan timur AS. Oak sejauh ini merupakan kelompok jenis kayu terbesar yang
tumbuh di hutan hardwood bagian Timur. Red oak tumbuh jauh lebih melimpah dibanding white oak.
Kelompok red oak terdiri dari banyak spesies, di mana sekitar delapan di antaranya merupakan jenis kayu
komersial. Tersedia sangat baik sebagai kayu lumber atau veneer dalam banyak kelas dan spesifikasi.
Red oak seringkali diklasifikasikan menurut kawasan pertumbuhannya dan dipasarkan sebagai Northern
red oak dan Southern red oak.
Deskripsi Umum
Gubal red oak berwarna putih hingga coklat muda dan empulurnya seringkali berwarna coklat kemerahan dan merah muda.
Kayunya memiliki penampilan yang sama dengan white oak, namun dengan pola yang sedikit kurang tegas karena garis yang
lebih kecil dan struktur urat ujung yang lebih berpori. Kayu ini umumnya memiliki urat yang lurus dengan tekstur kasar.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayunya keras dan berat, dengan kekuatan pelengkungan dan kekakuan yang sedang dan kekuatan pemecahan yang tinggi. Kayu ini sangat bagus untuk pelengkungan dengan menggunakan uap. Detil lebih lanjut tentang informasi kekuatan tersedia dalam publikasi Desain struktural dalam hardwood Amerika AHEC.
Quercus rubra
(Northern)
Quercus falcatta
(Southern)
Berat jenis (12% MC)
0.63
0.68
Berat rata-rata (12% MC)
705 Kg/m3
753 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga
6% MC)
6.6%
N/A
Modulus rekah
98.559 MPa
75.156 MPa
Red oak dapat diolah mesin
dengan baik; pemakuan
dan penyekrupan cukup
baik meskipun pra-pengeboran disarankan, dan kayu
ini dapat dicat dan dipoles
dengan hasil akhir yang
sangat baik. Kayu ini memiliki kinerja yang baik saat
dikeringkan secara perlahan, sehingga mengurangi
peluang penurunan mutu
seperti terbelah atau melengkung. Kayu ini memiliki tingkat penyusutan yang
tinggi dan dapat rentan terhadap pergerakan kinerja di
bawah kondisi kelembaban
yang berubah-ubah.
Modulus elastisitas
12,549 MPa
10,274 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
46.610 Mpa
41.991 Mpa
Kekerasan
5738 N
4715 N
13
Pengeleman
Sifat Kerja
Kurang
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pengukiran
Pembentukan
Pemakuan
Penyekrupan
Pekerjaan penyelesaian
Cukup
Baik
Baik Sekali
Ketahanan
Dinilai sedikit tidak tahan terhadap pelapukan
empulur, relatif mudah dilakukan tindakan pengawetan.
Penggunaan Utama
Konstruksi, furnitur, lantai kayu, interior arsitektur, sambungan internal, tangga dan bingkai,
pintu, lemari dapur, panel, peti jenazah. Tidak
cocok untuk tong kayu yang rapat. Red oak
dapat bervariasi dalam warna, tekstur, ciri dan
sifatnya sesuai dengan daerah tumbuhnya.
Karenanya disarankan agar pengguna dan
specifier bekerjasama dengan para pemasok
mereka untuk memastikan kayu yang mereka
pesan sesuai dengan kebutuhan khususnya.
Aplikasi penggunaan akhir
Penggunaan utama
Pintu
Lantai kayu
Furnitur
Sambungan
Lemari dapur
Bingkai dan bubut
Panel veneer
Alat olahraga
Pegangan alat
Informasi Lain
Oak yang berpenampilan menarik ini, yang tersedia secara luas, semakin dipilih oleh para desainer dan
arsitek untuk furnitur, sambungan dan lantai kayu di pasar ekspor di seluruh dunia. Meskipun beberapa
red oak dapat memiliki warna merah muda atau merah berbeda, suplai lainnya dapat menyerupai white
oak. Hal ini terutama jika sentuhan akhir telah dilakukan, yang menghasilkan produk ‘oak campuran’ yang
lebih banyak.
Volume produksi red oak yang besar memastikan bahwa ketersediaan kayu kepingnya cukup baik dan
sejumlah besar papan panjang dan lebar dengan urat yang seragam dapat diperoleh. Untuk alasan yang
sama, red oak semakin tersedia dan dipilah menurut lebar dan panjang untuk aplikasi khusus.
14
American white oak
Quercus spp.
Nama lain: Northern white oak, Southern white oak
Distribusi & Ketersediaan
Tersebar luas di wilayah AS bagian Timur. Kelompok oak putih meliputi banyak spesies, di mana sekitar
delapan di antaranya merupakan jenis kayu komersial. Tersedia sangat banyak dalam bentuk kayu lumber
dan veneer, dalam kisaran lengkap kelas dan spesifikasi.
Deskripsi Umum
White oak serupa dalam warna dan penampilannya dengan European oak. Gubal American white oak berwarna muda dan empulurnya
berwarna coklat muda hingga tua. White oak kebanyakan memiliki
urat yang lurus dengan tekstur medium hingga kasar, dan garis lebih
panjang dibanding red oak. Karenanya, white oak memiliki lebih
banyak pola.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayunya keras dan berat dengan kekuatan pelengkungan dan pemecahan
sedang, tingkat kekakuan yang rendah, namun sangat bagus dalam pelengkungan dengan menggunakan uap. Kekuatan keseluruhannya yang bagus
membuatnya semakin banyak digunakan oleh para arsitek dan desainer dalam
aplikasi struktural. Detil lebih lanjut tentang informasi kekuatan tersedia dalam
publikasi AHEC Desain struktural dalam hardwood Amerika.
Sifat Kerja
White oak dapat diproses
mesin dengan baik, dipaku dan
disekrup dengan baik, meskipun pra-pengeboran dianjurkan. Karena kayu ini bereaksi
terhadap besi, paku berlapis
seng atau tembaga direkomendasikan. Sifat mudah melekatnya beragam, namun kayu
ini dapat dicat dan dipoles
dengan hasil akhir yang bagus.
Kayunya mengering dengan
perlahan dan kehati-hatian
diperlukan untuk menghindari
timbulnya checking. Karena
tingkat penyusutannya yang
tinggi, kayu ini dapat rentan
terhadap pergerakan kinerja
di bawah kondisi kelembaban
yang berbeda.
15
Berat jenis (12% MC)
0.68
Berat rata-rata (12% MC)
769 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
12.6%
Modulus rekah
104.804 MPa
Modulus elastisitas
12,273 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
44.995 MPa
Kekerasan
6049 N
Nilai berdasarkan Quercus alba
Kurang
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pengukiran
Pembentukan
Pemakuan
Penyekrupan
Pengeleman
Pekerjaan penyelesaian
Cukup
Baik
Baik Sekali
Ketahanan
Empulurnya tahan terhadap pelapukan, sangat tahan terhadap tindakan pengawetan, dan gubalnya cukup tahan terhadap pengawetan. Ketahanannya yang alami berarti empulur white oak dapat digunakan
di luar tanpa tindakan pengawetan, namun kondisi paparan dan iklim lokal harus diperhitungkan untuk
menentukan potensi kinerjanya.
Penggunaan Utama
Konstruksi, furnitur, lantai kayu, sambungan
arsitektural, sambungan eksterior, bingkai,
pintu, lemari dapur, panel, bantalan kereta
api, jembatan kayu, papan tong kayu, dan peti
jenazah.
White oak dapat bervariasi dalam warna, tekstur, karakteristik dan sifatnya sesuai dengan
daerah tumbuhnya. Karenanya disarankan
agar pengguna dan specifier bekerjasama
dengan para pemasok mereka untuk memastikan kayu yang mereka pesan sesuai dengan
kebutuhan khususnya. Kayu Northern dan
Southern dapat dijual secara terpisah.
Aplikasi penggunaan akhir
Penggunaan utama
Pintu
Lantai kayu
Furnitur
Sambungan
Lemari dapur
Bingkai dan bubut
Panel veneer
Alat olahraga
Pegangan alat
Informasi Lain
White oak cenderung konsisten warnanya sepanjang kisaran Northern dan Southern-nya yang luas. Beberapa daerah Pegunungan Appalachia menghasilkan varitas dengan pola berulat yang tinggi yang dijual sebagai Sound Wormy. Gubalnya dimasukkan tanpa batasan dalam aturan NHLA, namun biasanya
dipilah dengan minimal satu wajah empulur untuk ekspor. Konsultasikan dengan pemasok Anda tentang
standar penentuan kelas mereka untuk gubal.
White oak biasanya digunakan di seluruh dunia dan mendukung European oak, meskipun konsistensi
warnanya dan volume tinggi produksi kayu keping ujung persegi menjadikannya pilihan pertama untuk
banyak pabrikan furnitur, lantai dan sambungan.
16
American tulipwood
Liriodendron tulipifera
Nama lain: Yellow poplar, tulip poplar
Distribusi & Ketersediaan
Tersebar luas di seluruh wilayah Amerika Serikat bagian timur. Tersedia secara luas dalam kisaran lengkap ketebalan kayu keping standar. Tersedia dengan baik sebagai kayu lumber dan veneer. Tulipwood
merupakan salah satu pohon terbesar di hutan Amerika Serikat dan dapat menghasilkan spesifikasi yang
sangat lebar dan panjang, yang relatif bebas mata kayu (knot). Kayu ini mewakili sekitar 9% sumberdaya
tegakan hardwood, yang memastikan kontinuitas dan pasokan volume ke pasar ekspor.
Deskripsi Umum
Gubalnya berwarna putih krem dan dapat bergaris, di mana empulurnya
bervariasi mulai dari coklat kekuning-kuningan pucat hingga hijau zaitun. Warna hijau dalam empulur akan cenderung menjadi lebih gelap
jika terkena cahaya UV dan berubah menjadi coklat. Kayu ini memiliki
tekstur sedang hingga halus dan memiliki urat yang lurus. Ukuran gubal dan karakteristik fisiknya beragam sesuai dengan daerah tumbuhnya. Kayu ini memiliki banyak sifat yang dikehendaki dan cocok untuk
banyak penggunaan penting. Tulipwood bukanlah poplar (populus) dan
memiliki banyak sifat superior. Namun pohon ini menyerupai pohon European poplar, sehingga dinamai demikian di Amerika Serikat.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayu berkepadatan sedang dengan kekuatan pelengkungan, ketahanan terhadap tekanan, kekakuan dan nilai pemampatan yang rendah, dengan klasifikasi pelengkungan
menggunakan uap yang tergolong sedang. Detil lebih lanjut tentang informasi kekuatan tersedia dalam publikasi Desain struktural dalam hardwood Amerika AHEC.
Berat jenis (12% MC)
0.42
Berat rata-rata (12% MC)
449 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
9.8%
Modulus rekah
69.640 MPa
Modulus elastisitas
10,894 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
38.198 MPa
Kekerasan
2402 N
Nilai berdasarkan Quercus alba
Sifat Kerja
Kayu keping serbaguna, yang
mudah diproses mesin, diketam, dibubut, dilem, dan dibor. Kayu ini mudah mengering dengan penurunan mutu
minimal. Kayu ini memiliki stabilitas dimensional yang baik
dan memiliki kecenderungan
yang kecil untuk terbelah
saat dipaku. Kayu ini mampu
menerima dan menahan cat,
enamel, dan pewarna dengan
sangat baik.
17
Kurang
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pengukiran
Pembentukan
Pemakuan
Penyekrupan
Pengeleman
Pekerjaan penyelesaian
Cukup
Baik
Baik Sekali
Ketahanan
Tidak tahan terhadap pelapukan. Empulurnya cukup tahan terhadap tindakan pengawetan, gubalnya
dapat ditembus cairan. Sifat penyerapan yang dimiliki tulipwood membuatnya berpotensi ideal untuk
tindakan pengawetan. Penelitian terbaru di Eropa mengukuhkan bahwa tulipwood bekerja efektif dengan
metode tindakan pengawetan baru dan tradisional. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi: www.americanhardwood.org.
Penggunaan Utama
Konstruksi, furnitur, perabotan interior, lemari
dapur, pintu, panel, bingkai, panel dengan ujung
dilem (edged-glued), kayu lapis (AS), bubutan
kayu dan ukiran.
Aplikasi penggunaan akhir
Penggunaan utama
Pintu
Lantai kayu
Furnitur
Sambungan
Informasi Lain
Lemari dapur
Bingkai dan bubut
Hardwood Amerika yang tersedia luas, murah
dan serbaguna ini diekspor ke seluruh dunia
Panel veneer
dan banyak desainer dan arsitek yang menjelajahi pergantian warna alaminya yang menarik.
Alat olahraga
Mata kayu (burl) dan garis spiral (swirl) pada urat
Pegangan alat
kayu merupakan hal yang lazim dan tidak dianggap sebagai cacat. Warna mineral biru keunguunguan terbatas pada kelas kayu keping lebih
tinggi dan tidak terbatas pada kelas kayu lumber biasa (Common). Karena kelas Biasa umumnya diwarnai
dan dicat saat pekerjaan penyelesaian, warna abu-abu dapat muncul pada kayu setelah permukaannya
dilapis. Tulipwood kini semakin tersedia dalam lebar tetap.
Harap dicatat bahwa tulipwood dikenal luas sebagai yellow atau tulip poplar di AS.
18
American black walnut
Juglans nigra
Nama lain: Black walnut, American walnut
Distribusi & Ketersediaan
Seluruh wilayah Amerika Serikat bagian Timur, namun wilayah komersial utamanya adalah Amerika Serikat bagian tengah. Satu dari sedikit jenis kayu Amerika yang dapat ditanam maupun melakukan regenerasi secara alami. Tersedia secara memadai dalam bentuk kayu lumber dan veneer.
Deskripsi Umum
Gubal walnut berwarna putih krem, sedangkan empulurnya berwarna coklat muda hingga coklat tua, terkadang dengan corak
keungu-unguan dan garis-garis yang lebih gelap. Walnut dapat
diuapkan (supplied steamed), untuk menggelapkan warna gubalnya, atau dibiarkan tanpa diuapkan. Kayunya biasanya memiliki
urat yang lurus, namun terkadang dengan urat bergelombang atau
keriting yang menghasilkan pola yang menarik dan dekoratif. Empulur yang gelap akan menjadi cerah warnanya saat menua seiring
berjalannya waktu jika terkena paparan sinar UV.
Sifat Fisik & Mekanis
Walnut merupakan kayu yang keras dan tangguh dengan kepadatan sedang, kekuatan pelengkungan dan pemecahan sedang serta tingkat kekakuan rendah. Kayu ini
memiliki klasifikasi pelengkungan dengan uap yang baik.
Berat jenis (12% MC)
0.55
Berat rata-rata (12% MC)
609 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
10.2%
Modulus rekah
100.667 MPa
Modulus elastisitas
11,584 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
52.264 MPa
Kekerasan
4492 N
Sifat Kerja
Walnut mudah dikerjakan dengan alat manual atau mesin,
serta dapat dipaku, disekrup
dan dilem dengan baik. Kayu
ini dapat menahan cat dan
warna dengan sangat baik
dan dapat dipoles dengan hasil akhir yang luar biasa. Kayu
ini memiliki kinerja terbaik jika
dikeringkan secara perlahan,
sehingga mengurangi peluang penurunan mutu. Walnut
memiliki stabilitas dimensional
yang baik.
Kurang
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pengukiran
Pembentukan
Pemakuan
Penyekrupan
Pengeleman
Pekerjaan penyelesaian
19
Cukup
Baik
Baik Sekali
Ketahanan
Dinilai tahan terhadap pelapukan empulur, kayu
ini merupakan salah satu kayu yang paling bertahan lama di bawah kondisi yang memungkinkan pelapukan.
Penggunaan Utama
Furnitur, pembuatan lemari, interior arsitektural,
kayu laminasi berkelas, pintu, lantai kayu, pegangan pistol, dan panel. Kayu yang digemari
untuk digunakan secara kontras dengan kayu
yang berwarna lebih muda.
Informasi Lain
Aplikasi penggunaan akhir
Penggunaan utama
Pintu
Lantai kayu
Furnitur
Sambungan
Lemari dapur
Bingkai dan bubut
Panel veneer
Alat olahraga
Kelas NHLA telah diubah untuk spesies ini karePegangan alat
na ketersediaan dan sifat pertumbuhan kayunya
(sekitar 1% dari sumberdaya tegakan hutan).
Kelas kayu FAS membolehkan lebar minimal 5
inci dan panjang minimal 6 kaki. Jika diuapkan, gubalnya, yang tidak dianggap sebagai cacat, akan
berubah warnanya menjadi lebih gelap untuk membantu pencampuran dalam proses pekerjaan penyelesaian dan diakui tanpa batasan. Berdiskusilah dengan pemasok Anda untuk informasi lebih lanjut.
20
American aspen
Populus tremuloides
Nama lain: White poplar, popple
Distribusi & Ketersediaan
Aspen merupakan poplar sejati dan dipanen secara komesial di wilayah Amerika Serikat bagian Timur
Laut. Ketersediaan kayu lumber dan veneer dalam jumlah banyak dalam kisaran ukuran dan kelas terbatas.
Deskripsi Umum
Gubalnya berwarna putih, menyatu ke dalam empulur yang
berwarna coklat muda. Kontras antara gubal dan empulurnya
sangat kecil. Kayunya memiliki tekstur seragam yang halus
dan uratnya lurus.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayunya ringan dan lembut, dengan kekuatan pelengkungan
dan kekakuan rendah, serta ketahanan terhadap tekanan yang
sedang. Kayu ini memiliki klasifikasi pelengkungan yang rendah.
Berat jenis (12% MC)
0.38
Berat rata-rata (12% MC)
417 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
9.2%
Modulus rekah
57.918 MPa
Modulus elastisitas
8,136 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
29.304 MPa
Kekerasan
1557 N
Sifat Kerja
Aspen tidak akan terbelah jika dipaku, kayu ini dapat dikerjakan mesin dengan mudah dengan permukaan yang sedikit kabur, dan dapat dibubut, dibor, dan diamplas dengan baik. Kayu ini dapat menerima cat dan warna
dengan baik sehingga memberikan hasil akhir yang bagus, meskipun kehatihatian diperlukan karena permukaannya sedikit kabur. Kayu ini memiliki penyusutan yang rendah hingga
sedang dan stabilitas dimensional yang baik. Sebagai poplar sejati aspen memiliki karakteristik dan sifat
yang sama dengan cottonwood dan European poplar.
Ketahanan
Tidak tahan terhadap pelapukan empulur, dan sangat tahan terhadap tindakan pengawetan.
Penggunaan Utama
Komponen furnitur (rel laci), pintu, moulding, pigura, perabot dari kayu laminasi, mainan anak, perkakas
dapur. Korek api (AS). Penggunaan khusus yang penting mencakup bilah tempat duduk sauna karena
kurang berasa dan berbau.
Informasi Lain
Di tingkat regional disebut sebagai popple dan jangan disamakan dengan American tulipwood (Liriodendron tulipifera), yang juga dikenal di AS sebagai yellow poplar. Garis mineral coklat muda muncul secara
alami dan tidak dianggap sebagai cacat.
21
American basswood
Tilia americana
Nama lain: Linden
Distribusi & Ketersediaan
Wilayah Amerika Serikat bagian timur, terutama Negara-negara Bagian Utara dan dekat danau, di mana tersedia secara
memadai sebagai kayu lumber dan veneer. Kayu kepingnya
diproduksi dalam banyak kisaran ketebalan, spesifikasi dan
kelas, meskipun volumenya mungkin terbatas.
Deskripsi Umum
Gubal basswood biasanya cukup besar dan berwarna putih
krem, yang menyatu dengan empulurnya yang berwarna
coklat pucat hingga kemerahan, terkadang dengan garis yang lebih gelap.
Kayu ini memiliki tekstur seragam yang halus dan urat lurus yang tidak terlalu
jelas terlihat.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayunya ringan dan lembut dengan sifat kekuatan yang umumnya rendah dan
klasifikasi pelengkungan dengan uap yang buruk.
Berat jenis (12% MC)
0.37
Berat rata-rata (12% MC)
417 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
12.6%
Modulus rekah
59.987 MPa
Modulus elastisitas
10,067 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
32.613 MPa
Kekerasan
1824 N
Sifat Kerja
Basswood dapat diproses mesin dengan baik dan mudah dikerjakan dengan perkakas tangan menjadikannya kayu ukiran utama. Kayu ini dapat dipaku, disekrup, dan dilem dengan baik, serta diamplas,
diwarnai serta dipoles untuk hasil akhir yang cukup halus. Kayu ini mengering cukup cepat dengan sedikit
distorsi dan penurunan mutu. Kayunya memiliki tingkat penyusutan cukup besar, namun memiliki stabilitas dimensional yang baik ketika sudah kering.
Ketahanan
Tidak tahan terhadap pelapukan empulur namun kayunya dapat ditembus cairan, sehingga sesuai untuk
tindakan pengawetan.
Penggunaan Utama
Ukiran, bubutan kayu, furnitur, pembuatan pola, bingkai, sambungan interior dan alat musik. Penggunaan
khusus yang penting adalah tirai Venesia atau penutup jendela dalam.
Informasi Lain
Seringkali dibuat dengan ketebalan 9/4 (57.15mm) untuk tirai venesia. Mata kayu berlubang dan garis
mineral coklat muda merupakan karakteristik alami dan tidak dianggap sebagai cacat.
22
American beech
Fagus grandifolia
Nama lain:
Distribusi & Ketersediaan
Tumbuh di seluruh wilayah AS bagian Timur, meskipun konsentrasi komersialnya berada di Negara-negara Bagian Tengah dan Atlantik Tengah. Volume produksi kelas kayu yang lebih tinggi dan stok yang lebih
tebal mungkin terbatas.
Deskripsi Umum
Gubal American beech berwarna putih dengan corak merah, sedangkan empulurnya berwarna coklat kemerahan tua
hingga muda. American Beech cenderung sedikit lebih gelap
dan kurang konsisten dibanding European beech. Kayunya umumnya memiliki urat yang lurus dengan tekstur seragam yang
rapat.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayu American beech digolongkan sebagai berat, keras, dan
cukup kuat, memiliki ketahanan tinggi terhadap tekanan dan sangat sesuai untuk pelengkungan dengan menggunakan uap.
Berat jenis (12% MC)
0.64
Berat rata-rata (12% MC)
741 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
13.0%
Modulus rekah
102.736 MPa
Modulus elastisitas
11,859 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
50.334 MPa
Kekerasan
5782 N
Sifat Kerja
American beech siap diolah dengan kebanyakan alat tangan dan mesin.
Kayu ini memiliki sifat pemakuan dan pengeleman yang baik dan dapat
diwarnai dan dipoles dengan hasil akhir yang baik. Kayu ini mengering cukup cepat namun memiliki
kecenderungan kuat untuk melengkung, terbelah dan terpisah serat (check) permukaannya. Kayu ini
memiliki penyusutan yang besar dan pergerakan kinerja yang sedang.
Ketahanan
Dinilai sebagai tidak tahan terhadap pelapukan empulur, namun dapat ditembus cairan untuk tindakan
pengawetan.
Penggunaan Utama
Furnitur, pintu, lantai kayu, sambungan internal, panel, pegangan sikat dan bubutan kayu. Kayu ini sangat
cocok untuk tempat makanan karena tidak memiliki bau atau rasa.
Informasi Lain
Garis mineral coklat sesekali dapat ditemukan dalam empulurnya dan tidak dianggap sebagai cacat. Secara komersial, produksi beech tidak sebesar produksi Eropa namun ada sejumlah perusahaan AS yang
mengkhususkan diri dalam penguapan dan ekspor.
23
American yellow birch
Betula alleghaniensis
Nama lain:
Distribusi & Ketersediaan
Wilayah Timur AS, terutama Negara-negara bagian Utara dan dekat danau. Tersedia secara memadai,
namun lebih terbatas jika dipilih menurut warna, misalnya red birch (empulur) atau white birch (gubal).
Semakin banyak ditemukan di pasar ekspor, meskipun volume yang dihasilkan dapat membatasi ukuran
dan kelas yang tersedia.
Deskripsi Umum
Yellow birch memiliki gubal berwarna putih dan empulur berwarna coklat kemerahan muda. Kayunya secara umum memiliki urat yang lurus dengan tekstur seragam yang halus.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayu yellow birch cukup berat, keras dan kuat. Kayu ini memiliki sifat pelengkungan kayu yang sangat baik dengan kekuatan pemecahan dan ketahanan terhadap tekanan yang baik.
Berat jenis (12% MC)
0.62
Berat rata-rata (12% MC)
689 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
13.4%
Modulus rekah
114.457 MPa
Modulus elastisitas
13,859 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
56.332 MPa
Kekerasan
5604 N
Sifat Kerja
Kayu ini dapat diproses cukup mudah, dilem dengan baik dengan kehatihatian, menerima cat dan polesan dengan sangat baik, serta dipaku dan
disekrup dengan memuaskan jika pra-pengeboran disarankan. Kayu ini
mengering secara perlahan dengan sedikit penurunan mutu, namun memiliki tingkat penyusutan tinggi, sehingga dapat rentan terhadap pergerakan
kinerja.
Ketahanan
Tidak tahan terhadap pelapukan empulur. Cukup tahan terhadap tindakan pengawetan namun gubalnya
dapat ditembus cairan.
Penggunaan Utama
Furnitur, sambungan internal dan panel, pintu, lantai kayu, lemari dapur, bubutan kayu dan mainan.
Informasi Lain
Seringkali dipilah menurut sap (gubal) atau red (empulur). Ketika dipilah menurut warna, kelas FAS membolehkan lebar minimal 5 inci. Silahkan mengacu pada Aturan Pengukuran & Pemeriksaan Hardwood &
Cypress NHLA untuk spesifikasi pemilahan warna. Paper birch merupakan spesies birch yang bertekstur
lebih lembut, yang memiliki warna lebih muda, dengan bintik coklat yang tersebar dan jangan disamakan
dengan yellow birch.
24
American cottonwood
Populus deltoides
Nama lain: Eastern cottonwood, Eastern poplar, Carolina poplar
Distribusi & Ketersediaan
Cottonwood merupakan poplar sejati dan tumbuh secara komersial di Negara-negara bagian Tengah
dan Selatan, di mana pohon ini tersedia luas dalam bentuk kayu lumber dan veneer. Spesies ini mungkin
terbatas di beberapa pasar ekspor yang permintaannya rendah.
Deskripsi Umum
Gubalnya berwarna putih dan dapat mengandung garis coklat sementara empulurnya dapat berwarna coklat muda hingga pucat.
Kayu ini memiliki pori yang tersebar dengan tekstur kasar. Kayunya
secara umum memiliki urat yang lurus dan relatif memiliki sedikit cacat. Sebagai poplar sejati cottonwood memiliki sifat dan karakteristik
yang sama dengan American aspen and European poplar.
Sifat Fisik & Mekanis
Cottonwood memiliki berat relatif ringan. Kayunya lembut, dan lemah dalam pelengkungan dan pemampatan, dan memiliki ketahanan terhadap tekanan yang rendah. Kayu
ini tidak memiliki bau dan rasa ketika sudah kering.
Berat jenis (12% MC)
0.40
Berat rata-rata (12% MC)
449 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
11.3%
Modulus rekah
58.608 MPa
Modulus elastisitas
9,466 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
33.854 MPa
Kekerasan
1913 N
Sifat Kerja
Kemampuan umum diolah dengan mesin cukup baik, meskipun kayu tarik seringkali muncul dan dapat
menyebabkan permukaan yang kabur saat dipotong, jika pisau mesin tidak cukup tajam atau diatur pada
sudut yang tepat, yang selanjutnya akan membutuhkan kehati-hatian tambahan saat pekerjaan penyelesaian. Kayu ini dapat dilem dengan baik dan memiliki ketahanan terhadap pembelahan yang cukup baik
saat dipaku atau disekrup. Kayu ini mudah mongering dan mungkin masih memiliki kecenderungan untuk
melengkung, dengan pergerakan kinerja yang kecil.
Ketahanan
Tidak tahan terhadap pelapukan.
Penggunaan Utama
Furnitur, komponen furnitur, sambungan interior dan bingkai, mainan dan perkakas dapur. Penggunaan
khusus di Amerika adalah tirai Venesia dan penutup jendela. Beberapa pasar ekspor di Asia dan Eropa,
terutama Italia, menggunakan jenis kayu hemat biaya berwarna muda ini untuk pewarnaan gelap dalam
furnitur reproduksi.
Informasi Lain
Sesekali disebut sebagai white poplar dan jangan disamakan dengan American tulipwood yang dikenal
sebagai yellow poplar di AS. Terkadang digergaji dengan ketebalan 9/4 (57.15mm) untuk tirai Venesia.
25
American red elm
Ulmus rubra
Nama lain: Slippery elm, brown elm, grey elm
Distribusi & Ketersediaan
Wilayah AS bagian Timur hingga Tengah Barat. Tersedia secara terbatas dalam bentuk kayu lumber dan
veneer, karena pengaruh penyakit Dutch elm. Elm kini melakukan regenerasi yang baik di beberapa
wilayah dan masih diekspor, namun dalam volume yang relatif kecil, sehingga beberapa kualitas dan
spesifikasi kelas mungkin terbatas.
Deskripsi Umum
Red elm memiliki gubal sempit berwarna putih keabu-abuan hingga
coklat muda, dengan empulur yang berwarna coklat kemerahan
hingga coklat tua. Uratnya lurus namun seringkali saling menyambung. Kayunya memiliki tekstur kasar.
Sifat Fisik & Mekanis
Elm cukup berat, keras dan kaku dengan tingkat pelengkungan dan
ketahanan terhadap tekanan yang sangat baik. Kayu ini sulit dipecah
karena uratnya yang saling menyambung.
Berat jenis (12% MC)
0.53
Berat rata-rata (12% MC)
593 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
11.0%
Modulus rekah
89.635 MPa
Modulus elastisitas
10,274 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
43.852 MPa
Kekerasan
3825 N
Sifat Kerja
Kayu red elm cukup mudah dikerjakan; kayu ini dapat dipaku, disekrup dan dilem dengan baik dan dapat
diamplas, dicat dan dipoles dengan hasil akhir yang baik. Kayu ini mengering dengan baik dengan penurunan mutu minimal dan pergerakan kinerja yang kecil.
Ketahanan
Dinilai sebagai tidak tahan terhadap pelapukan empulur, dan digolongkan sebagai dapat ditembus untuk
pengawetan.
Penggunaan Utama
Furnitur, pembuatan lemari, lantai kayu, sambungan internal dan panel.
Informasi Lain
Patuk burung (bird peck) merupakan karakteristik alami pada semua spesies elm dan tidak dianggap
sebagai cacat saat menilai kayu menurut standar NHLA.
1penyakit jamur, yang tersebar luas oleh kumbang kulit kayu elm. Meskipun dipercaya berasal dari Asia, penyakit ini secara tidak sengaja diperkenalkan ke Amerika dan Eropa pada tahun 1920, di mana penyakit ini menghancurkan populasi
elm asli setempat, yang tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan resistensi terhadap penyakit tersebut.
26
American gum
Liquidambar styraciflua
Nama lain: redgum, sapgum, sweetgum
Distribusi & Ketersediaan
Gum merupakan bagian penting hutan hardwood Timur, dan ditemukan di seluruh wilayah Tenggara AS.
Ketersediaan sebagai kayu lumber dan veneer sangat baik sekali dalam kisaran luas kelas dan spesifikasi. Jika dipilah menurut warnanya, redgum (empulur mayoritas) jauh lebih terbatas ketersediaannya.
Deskripsi Umum
Gubal American gum cenderung lebar dan berwarna merah muda
cerah, sedangkan empulurnya berwarna coklat kemerahan, seringkali dengan garis yang lebih gelap. Kayunya memiliki urat yang
tidak teratur, biasanya saling menyambung, yang menghasilkan
pola urat yang menarik. Kayu ini memiliki tekstur seragam yang
halus.
Sifat Fisik & Mekanis
American gum cukup keras, kaku dan berat serta memiliki klasifikasi pelengkungan dengan uap yang rendah.
Berat jenis (12% MC)
0.52
Berat rata-rata (12% MC)
545 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
12.0%
Modulus rekah
86.188 MPa
Modulus elastisitas
11,308 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
43.576 MPa
Kekerasan
3781 N
Sifat Kerja
Kayu ini mudah dikerjakan baik dengan alat tangan maupun mesin. Kayu ini
dapat dipaku, disekrup dan dilem dengan baik, menerima cat dengan mudah
dan dapat diamplas dan dipoles dengan hasil akhir yang baik sekali. Kayu ini
mengering dengan cepat dengan kecenderungan kuat untuk melengkung dan bengkok. Kayu ini memiliki
tingkat penyusutan yang besar, dan handal untuk pergerakan kinerja.
Ketahanan
Dinilai sebagai tidak tahan terhadap pelapukan empulur. Empulurnya cukup tahan terhadap tindakan
pengawetan, namun gubalnya dapat ditembus cairan.
Penggunaan Utama
Pembuatan lemari, komponen furnitur, sambungan internal, strip dan bingkai. Digunakan di beberapa
pasar ekspor dengan pengerjaan akhir yang dicat sebagai pengganti walnut atau mahogany.
Informasi Lain
Kayu kepingnya seringkali dijual sebagai sapgum dan tidak ada spesifikasi warna yang diharuskan.
Menurut standar penentuan kelas NHLA, ketika dijual sebagai redgum, masing-masing tebang habisnya
(clear cutting) diharuskan memiliki satu permukaan merah (empulur).
27
American hackberry
Celtis occidentalis
Nama lain: Common hackberry, sugarberry
Distribusi & Ketersediaan
Di seluruh wilayah Timur AS, meskipun tidak tersedia dalam volume komersial yang besar. Ada beberapa
ekspor kayu lumber, terutama dalam stok lebih tipis dan ketersediaan kelas yang lebih tinggi mungkin
terbatas.
Deskripsi Umum
Hackberry memiliki hubungan yang erat dengan sugarberry (Celtis
laevigata) dan merupakan anggota keluarga elm. Hanya ada perbedaan kecil antara gubal dan empulurnya, yang berwarna abuabu kekuning-kuningan hingga coklat muda dengan garis kuning.
Kayu ini memiliki urat yang tidak teratur, sesekali lurus dan terkadang saling menyambung, dengan tekstur seragam yang halus.
Sifat Fisik & Mekanis
Hackberry cukup keras, berat dan memiliki kekuatan pelengkungan sedang, ketahanan terhadap tekanan yang tinggi namun memiliki tingkat kekakuan yang
rendah. Kayu ini memiliki klasifikasi pelengkungan dengan uap yang baik.
Berat jenis (12% MC)
0.53
Berat rata-rata (12% MC)
593 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
13.5%
Modulus rekah
76.535 MPa
Modulus elastisitas
8,205 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
37.509 MPa
Kekerasan
3914 N
Sifat Kerja
Kayu ini dapat diketam dan dibubut dengan baik serta memiliki kemampuan yang sedang dalam menahan paku dan sekrup, serta dapat diwarnai dan dipoles dengan memuaskan. Hackberry cepat kering
dengan penurunan mutu minimal. Kayu ini memiliki tingkat penyusutan yang tinggi dan dapat rentan
terhadap pergerakan kinerja.
Ketahanan
Tidak tahan terhadap pelapukan empulur. Empulurnya cukup tahan terhadap tindakan pengawetan, namun gubalnya dapat ditembus cairan.
Penggunaan Utama
Furnitur dan lemari dapur, sambungan, pintu dan bingkai.
Informasi Lain
Terkadang disebut sebagai sugarberry dan digunakan sebagai pengganti ash. Dapat rentan terhadap
cat biru sebelum dan setelah pengeringan, sehingga kayu keping yang dibeli di AS cenderung dilapis
(diketam).
28
American hickory & pecan
Carya spp.
Nama lain:
Distribusi & Ketersediaan
Wilayah Timur AS, kawasan komersial utamanya adalah negara-negara bagian Tengah dan Selatan. Siap
tersedia, namun lebih terbatas jika dijual dipilah menurut warna baik sebagai red atau white hickory atau
pecan. Untuk ekspor, kayu lumbernya dapat terbatas dalam kelas yang
lebih tinggi dan tersedia terutama dalam stok yang lebih tipis.
Deskripsi Umum
Hickory merupakan kelompok penting di hutan hardwood timur. Secara
botanis, mereka terbagi ke dalam dua kelompok; true hickory dan pecan
hickory (fruit bearing). Kayunya secara virtual sama untuk keduanya dan
biasanya dijual bersama-sama. Gubal hickory dan pecan berwarna putih,
dengan corak coklat sementara empulurnya berwarna coklat kemerahan
hingga pucat. Keduanya memiliki tekstur kasar dan uratnya biasanya lurus
namun dapat bergelombang dan tidak teratur.
Sifat Fisik & Mekanis
Tingkat kepadatan dan kekuatan hickory bervariasi menurut tingkat pertumbuhannya, di mana true hickory umumnya menunjukkan nilai yang lebih tinggi dibanding pecan hickory. Kayunya dikenal karena kekuatan dan ketahanannya terhadap
tekanan yang sangat baik dan kayu ini juga memiliki sifat pelengkungan dengan uap
yang baik sekali.
Hickory (Carya glabra)
Sifat Kerja
Pecan (Carya illinoinensis
atau illinoensis)
Berat jenis (12% MC)
0.75
0.66
Berat rata-rata (12% MC)
833 Kg/m3
737 Kg/m3
Hickory
diangPenyusutan volumetrik rata-rata (Hijau
N/A
gap sulit diproses
hingga 6% MC)
14.3%
dengan
mesin
dan lem, dan
Modulus rekah
138.590 MPa
94.462 MPa
sangat sulit diModulus elastisitas
15,583 MPa
11,928 MPa
kerjakan dengan
perkakas tangan,
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
63.365 MPa
54.126 MPa
sehingga kehatihatian diperlukan.
Kekerasan
N/A
8095 N
Mereka
dapat
menahan
paku
dan sekrup dengan baik, namun ada kecenderungan untuk terbelah sehingga pra-pengeboran diperlukan. Kayunya dapat diamplas dan dipoles dengan hasil akhir yang baik. Kayu ini sulit kering dan memiliki
tingkat penyusutan yang besar, yang dapat mempengaruhi stabilitasnya di bawah kondisi kelembaban
yang berbeda.
Ketahanan
Dinilai tidak tahan terhadap pelapukan empulur. Kayu ini digolongkan tidak tahan terhadap pelapukan
empulur. Kayunya digolongkan tahan terhadap tindakan pengawetan.
Penggunaan Utama
Pegangan alat, furnitur, lemari, lantai kayu, tangga kayu, pasak dan alat olahraga. Hickory semakin banyak diekspor untuk lantai kayu, karena penampilan pedesaannya yang menarik dan sifat tahan ausnya.
Informasi Lain
Biasanya disebut sebagai hickory di wilayah Utara dan pecan di wilayah Selatan AS. Patuk burung merupakan karakteristik umum dan tidak dianggap sebagai cacat. Garis mineral ungu yang dalam juga merupakan karakteristik alami dan tidak dianggap sebagai cacat. Kelas kayu FAS mengizinkan lebar minimal
4 inci (101.6mm).
29
American sycamore
Platanus occidentalis
Nama lain: Buttonwood, American plane
Distribusi & Ketersediaan
Di seluruh wilayah Timur AS. Tersedia memadai dalam kisaran spesifikasi dan kelas dalam bentuk kayu
lumber dan veneer, meskipun ketersediaan di pasar ekspor dapat bervariasi dan cukup terbatas jika
minat atau permintaan rendah.
Deskripsi Umum
Gubal sycamore berwarna putih hingga kuning muda, sedangkan empulurnya berwarna coklat gelap hingga muda. Kayunya memiliki tekstur rapat halus dengan urat yang saling menyambung. Kayu ini tidak
memiliki hubungan apapun dengan European sycamore (Acer pseudoplatanus), namun memiliki klasifikasi famili yang sama, dan karakteristik
yang sama dengan European plane (Platanus orientalis). Memiliki kontras yang baik dengan spesies lain.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayu ini digolongkan memiliki berat, kekerasan, kekakuan dan ketahanan terhadap
tekanan yang sedang. Kayu ini dapat diketam dengan baik pada mesin bubut dan
memiliki kualitas pelengkungan yang baik.
Berat jenis (12% MC)
0.49
Berat rata-rata (12% MC)
545 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
11.4%
Modulus rekah
68.950 MPa
Modulus elastisitas
9,791 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
37.095 MPa
Kekerasan
3425 N
Sifat Kerja
Kayu ini dapat diproses mesin dengan baik, namun pemotong berkecepatan tinggi diperlukan untuk
mencegah terpotong. Kayu ini tahan terhadap terbelah, karena uratnya yang saling menyambung. Kayu
ini dapat dilem serta dicat dan dipoles dengan baik, dengan kehati-hatian, dengan hasil akhir yang baik
sekali. Kayu ini kering cukup cepat, dengan kecenderungan melengkung. Kayu ini memiliki tingkat penyusutan dan pergerakan kinerja yang kecil.
Ketahanan
Dinilai sebagai tidak tahan terhadap pelapukan empulur, namun dapat ditembus untuk tindakan pengawetan.
Penggunaan Utama
Furnitur, komponen furnitur (rel laci), sambungan internal, panel dan bingkai, perkakas dapur, butchers
block dan panel veneer.
Informasi Lain
Di beberapa wilayah ekspor, seperti Eropa, sycamore disebut sebagai spesies kayu khusus mirip “maple”,
sehingga dapat menyebabkan kebingungan. American sycaemore menghasilkan kayu yang sama seperti
European plane dengan pola urat berbeda, namun kayu ini mungkin lebih tersedia secara komersial dan,
karenanya, berpotensi digunakan lebih luas.
30
American willow
Salix spp.
Nama lain: Black willow, swamp willow
Distribusi & Ketersediaan
Wilayah Timur AS. Kawasan komersial utamanya adalah Negara-negara bagian Tengah dan Selatan, di
sepanjang sungai Mississippi. Tersedia secara memadai berdasarkan wilayah sebagai kayu lumber dan
veneer, meskipun ketersediaan di pasar ekspor dapat bervariasi dan dapat terbatas pada kelas tertentu
dan stok lebih tipis.
Deskripsi Umum
Gubal willow bervariasi menurut kondisi pertumbuhannya dan berwarna coklat krem muda. Sebaliknya, empulurnya berwarna coklat
kemerahan pucat hingga coklat keabu-abuan. Kayunya memiliki
tekstur rata halus dan, meskipun umumnya memiliki urat yang lurus,
kayu ini terkadang dapat saling menyambung, atau menampilkan
pola.
Sifat Fisik & Mekanis
Kayu ini lemah dalam pelengkungan, pemampatan, ketahanan terhadap tekanan dan
kekakuan, dengan klasifikasi pelengkungan dengan uap yang buruk.
Berat jenis (12% MC)
0.39
Berat rata-rata (12% MC)
417 Kg/m3
Penyusutan volumetrik rata-rata (Hijau hingga 6% MC)
11.5%
Modulus rekah
53.800 MPa
Modulus elastisitas
6,960 MPa
Kekuatan mampat (Paralel dengan urat)
28.300 MPa
Kekerasan
N/A
Sifat Kerja
Willow dapat diproses cukup mudah dengan alat tangan dan mesin, namun kehati-hatian dibutuhkan
untuk menghindari permukaan yang kabur jika ada urat yang saling menyambung. Kayu ini dapat dipaku
dan disekrup dengan baik, dilem dengan baik sekali, dan dapat diamplas dan dipoles dengan hasil akhir
yang sangat baik. Kayu ini kering cukup cepat dengan penurunan mutu minimal, meskipun dapat rentan
terhadap kantung air. Stabilitas dimensionalnya baik saat kering.
Ketahanan
Tidak tahan terhadap pelapukan empulur. Empulurnya tahan terhadap tindakan pengawetan dan gubalnya dapat ditembus.
Penggunaan Utama
Furnitur, sambungan, bingkai interior, panel, pintu, alat olahraga, perkakas dapur dan mainan. Di beberapa pasar Eropa, seperti Italia, willow semakin banyak digunakan dengan cat untuk mereproduksi
corak muda European walnut.
Informasi Lain
Mata kayu dan garis spiral pada urat kayu merupakan hal yang lazim dan tidak dianggap sebagai cacat.
31
Spesies Lain
Hutan timur Amerika Serikat juga memiliki banyak varitas jenis kayu hardwood yang kurang tersedia
untuk tujuan komersial, dan diproduksi dalam volume kecil kayu gergajian berdasarkan wilayah. Karena
lokasi dan penggunaan akhir, beberapa jenis kayu softwood juga diproduksi oleh industri penggergajian
kayu hardwood. Tabel berikut menyertakan delapan spesies terkenal dalam kategori ini.
Nama
Deskripsi Umum
Hardwood
White birch
Betula papyrifera
Lembut, namun cukup berat, kayu putih dengan karakteristik bintik coklat.
Kayu ini digunakan untuk komponen furnitur, lantai kayu dan Oriented Strand
Board (OSB).
Ketersediaan regional: Utara
Butternut
White walnut
Juglans cinerea
Dari keluarga walnut, coklat krem muda dengan pola urat walnut. Ringan dan
menerima polesan dengan baik. Butternut sangat tahan terhadap pembusukan, namun jauh lebih lembut dari black walnut. Kayu ini digunakan untuk
membuat furnitur, dan menjadi favorit para pemahat kayu. Butternut terancam
dengan hadirnya jamur yang telah mengurangi ketersediaannya di beberapa
wilayah.
Ketersediaan regional: Utara dan Appalachia
Pacific coast maple
Big leaf maple
Acer macrophyllum
Secara botanis dalam kelompok spesies soft maple, warna putihnya cenderung sedikit lebih gelap dari eastern maple dan lebih konsisten. Hal ini dikarenakan kungkungan wilayah pertumbuhan yang terisolasi di kawasan Pasifik
Barat laut. Digunakan untuk banyak aplikasi sambungan dan furnitur.
Ketersediaan regional: Barat laut
Sassafras
Sassafras albidum
Sebagai keluarga tersendiri, empulur sassafras berwarna coklat pucat dan
coklat oranye, menyerupai ash atau chestnut. Gubalnya yang sempit berwarna
putih kekuningan. Kayunya memiliki tekstur kasar dan umumnya berurat lurus.
Dikenal sebagai spesies aromatik. Digunakan untuk furnitur dan sambungan
namun jarang diekspor sebagai kayu lumber karena volume yang terbatas.
Ketersediaan regional: Tengah
Tupelo
Black gum
Nyssa sylvatica
Dari keluarga gum, berwarna kuning pucat dengan gubal putih. Kayu ini keras
dan berurat silang. Kayu ini cocok untuk pembubutan, mainan anak-anak dan
komponen furnitur internal.
Ketersediaan regional: Selatan
Softwood
Aromatic red cedar
Eastern red cedar
Juniperus virginiana
Empulur lembut, berurat halus dan wangi dengan corak merah muda, merah
dan coklat. Kayu ini sangat ringan dan mampu mengusir ngengat sehingga
seringkali digunakan untuk lemari pakaian dan lapisan laci.
Ketersediaan regional: Tengah
Cypress
Bald cypress
Taxodium distichum
Gubalnya sempit dan putih dan empulurnya sangat bervariasi, mulai dari coklat
kekuningan muda hingga merah kecoklatan gelap. Kayunya cukup berat, kuat
dank eras. Memiliki ketahanan alami yang baik dan karenanya dapat digunakan untuk decking eksterior, selubung (cladding) dan furnitur kebun. Cypress
dimasukkan dengan standar penentuan kelas NHLA untuk hardwood.
Ketersediaan regional: Selatan
Eastern white pine
Pinus strobus
White pine memiliki warna jerami krem namun akan menjadi gelap seiring usia
menjadi coklat kekuningan yang kaya dan dalam. Kayunya lembut dan mudah
dipotong dan digunakan untuk panel, lantai kayu dan furnitur.
Ketersediaan regional: Utara dan Appalachia
32
Tabel Perbandingan
Perbandingan langsung, sifat fisik, mekanis, dan kerja ditunjukkan
dalam tabel berikut:
Berat jenis
Berat rata-
Penyusutan
Modulus
Modulus
Kekuatan
Kekerasan,
(12% MC)
rata (12%
volumetrik
rekah, MPa
elastisitas,
mampat
N
MC), Kg/m3
rata-rata (Hi-
MPa
(Paralel den-
jau
hingga
gan urat),
6% MC), %
MPa
Alder
0.41
449
10.1%
67.571
9515
40.129
2624
Ash
0.60
673
6.2
103.425
11,997
51.092
5871
Aspen
0.38
417
9.2
57.918
8,136
29.304
1557
Basswood
0.37
417
12.6
59.987
10,067
32.613
1824
Beech
0.64
741
13.0
102.736
11,859
50.334
5782
Birch
0.62
689
13.4
114.457
13,859
56.332
5604
Cherry
0.50
561
9.2
84.809
10,274
49.023
4226
Cottonwood
0.40
449
11.3
58.608
9,466
33.854
1913
Elm
0.53
593
11.0
89.635
10,274
43.852
3825
Gum
0.52
545
12.0
86.188
11,308
43.576
3781
Hackberry
0.53
593
13.5
76.535
8,205
37.509
3914
Hickory
0.75
833
14.3
138.590
15,583
63.365
N/A
Pecan
0.66
737
N/A
94.462
11,928
54.126
8095
Hard maple
0.63
705
11.9
108.941
12,618
53.988
6450
Acer rubrum
0.54
609
10.5
92.393
11,308
45.093
4225
Acer macro-
0.48
545
9.3
73.777
9,998
41.025
3780
0.63
705
6.6
98.599
12,549
46.610
5738
0.68
753
N/A
75.156
10,274
41.991
4715
White oak
0.68
769
12.6
104.804
12,273
44.955
6049
Sycamore
0.49
545
11.4
68.950
9,791
37.095
3425
Tulipwood
0.42
449
9.8
69.640
10,894
38.198
2402
Walnut
0.55
609
10.2
100.677
11,584
52.264
4492
Willow
0.39
417
11.5
53.800
6,960
28.300
N/A
Soft maple
phyllum
Red oak
Quercus rubra
Quercus falcata
33
Sifat Kerja
Penggergajian
Pengetaman
Penggurdian
Pengeboran
Pembubutan
Pemahatan
Pembingkaian
Pemakuan
Penyekrupan
Pengeleman
Pekerjaan
Penyelesaian
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
sekali
Baik
Baik
Baik
sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Cukup
Baik
Baik
Baik
Cukup
Baik
Cukup
Baik
Cukup
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Cukup
Baik
Baik
Cukup
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik sekali
Baik sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Cukup
Baik
Baik
Baik
Cukup
Baik
Baik
Baik
Baik
Cukup
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Cukup
Baik
Baik sekali
Baik sekali
Baik
Baik sekali
Alder
Baik
Baik
Baik
Baik
Ash
Baik
Baik
Baik
Baik
Aspen
Basswood
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
sekali
Baik
sekali
Baik
Baik
Beech
Birch
Cherry
Baik
Baik
Baik
Co onwood
Elm
Gum
Hackberry
Hickory &
pecan
Hard maple
Cukup
Baik
Baik
Baik
Cukup
Baik
Baik
Baik
sekali
Cukup
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
sekali
Cukup
Baik
Baik
Baik
Cukup
Baik
Baik
Baik
sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
sekali
Baik
Baik
Cukup
Cukup
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
sekali
Baik
sekali
Baik
Baik
Baik
sekali
Baik
sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik sekali
Baik sekali
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
Baik
Baik sekali
Baik
Baik
sekali
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
sekali
Baik sekali
Red oak
Baik
sekali
Baik
sekali
Baik
White oak
Baik
Sycamore
Tulipwood
Baik
Baik
Walnut
Baik
Willow
Baik
So maple
Baik
Baik
sekali
Baik
sekali
Baik
Baik
sekali
Baik
sekali
Baik
Baik
Aplikasi Penggunaan Akhir
Pintu
Lantai
kayu
Furnitur
Sambungan
Lemari
dapur
Bingkai
dan Bubut
Panel
vinir
Alat
olahraga
Pegangan
alat
Alder
Ash
Aspen
Basswood
Beech
Birch
Cherry
Co onwood
Elm
Gum
Hackberry
Hickory &
Pecan
Hard maple
So maple
Red oak
White oak
Sycamore
Tulipwood
Walnut
Willow
34
Daftar istilah
Check:
Pemisahan membujur serat dalam kayu
yang tidak melewati seluruh bagian silang.
Check merupakan hasil tekanan tegangan
selama proses pengeringan.
Kekuatan mampat: Kemampuan menahan kekuatan yang
cenderung
memperpendek
anggota
struktural dengan memecah serat secara
membujur.
Pelapukan:
Pembusukan bahan kayu oleh jamur (istilah lain: membusuk)
Kepadatan:
Berat per volume unit. Kepadatan kayu
dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan,
persentase kayu senja dan dalam potongan individual, proporsi empulur.
Stabilitas
Istilah yang menerangkan apakah bagian
Dimensional:
kayu akan mampu menahan perubahan
volume dengan variasi kandungan air (istilah lain: pergerakan kinerja).
Ketahanan:
Ketahanan kayu terhadap serangan jamur
pelapuk, serangga dan cacing laut.
FAS:
Kelas NHLA kualitas terbaik
Pola:
Pola yang dihasilkan dalam permukaan
kayu oleh lingkaran pertumbuhan tahunan, garis, bintik, penyimpangan dari urat
reguler, seperti saling menyambung dan
bergelombang, serta warna yang tidakteratur.
Urat:
Arah, ukuran, pengaturan, penampilan
atau kualitas serat pada kayu gergajian.
Urat lurus digunakan untuk menerangkan
kayu keping yang serat dan unsur membujur lainnya berjalan parallel dengan poros potongan.
Kantung Getah:
Akumulasi lokal resin atau getah dalam
kayu yang berlebihan.
Kekerasan:
Ketahanan kayu terhadap lekukan dan
abraso. Nilai diberikan dalam Newton (N)
dan merupakan ukuran beban yang dibutuhkan untuk menancapkan bola 11,3 mm
ke separuh diameter dalam kayu.
Hardwood:
Sebuah deskripsi yang diterapkan pada
kayu dari pohon daun lebar gugur daun
(deciduous) dan evergreen (Angiosperms).
Istilah ini tidak memiliki referensi terhadap
kekerasan aktual kayu.
Empulur:
Lapisan dalam kayu dalam pohon yang
tumbuh yang tidak lagi memiliki sel hidup.
Empulur biasanya lebih gelap dari gubal,
namun keduanya tidak selalu dapat dibedakan dengan jelas.
Pengeringan:
Proses pengeringan kayu secara buatan di
bawah kondisi yang dikendalikan secara
ilmiah. Oven pengering merupakan ruangan yang digunakan untuk proses ini.
Modulus
Tekanan imajiner yang diperlukan untuk
elastisitas:
merenggangkan sepotong material hingga
dua kali panjangnya atau memampatkannya hingga separuh panjangnya. Nilai
untuk spesies individu diberikan dalam
35
Modulus rekah:
Kandungan Air
(MC):
NHLA:
Bintik Inti (Pith
Fleck):
Gubal:
Penyusutan:
Berat jenis:
Terbelah:
Noda/Warna:
Pelapisan
(Surfaced):
Kekuatan Tarik:
Tekstur:
Pelengkungan:
Berat:
megapascal (MPa –setara dengan N/
mm2), dan didasarkan pada pengujian sepotong kayu kering kecil.
Tekanan serat setara pada beban maksimal. Terus digunakan dalam desin struktural dan didapatkan dengan membebani
sepotong kayu hingga hancur.
Berat air yang terkandung dalam kayu
yang diekspresikan sebagai persentae berat kayu kering oven.
National Hardwood Lumber Association
(Asosiasi Kayu Hardwood Nasional)
Garis berubah warna tidak teratur mirip inti
dalam kayu, karena serangan
Zona luar kayu dalam pohon, dekat kulit
kayu. Gubal umumnya lebih ringan dari
empulur, dan kurang tahan terhadap pelapukan.
Kontraksi serat kayu yang disebabkan oleh
pengeringan di bawah titik saturasi serat
(biasanya sekitar 25-27% MC). Nilainya
diekspresikan sebagai persentase ukuran
kayu saat hijau.
Berat relatif bahan dibanding dengan
volume air yang setara. Nilai Berat Jenis
diberikan berdasarkan volume kaya pada
12% MC dan berat kering oven.
Pemisahan serat dalam sepotong kayu
dari permukaan ke permukaan (istilah lain:
terbelah ujung/end-split).
Variasi dari warna alami kayu atau perubahan warna yang dapat disebabkan oleh
mikroorganisme, logam atau bahan kimia.
Istilah ini juga berlaku untuk material yang
digunakan untuk memberikan warna pada
kayu.
Istilah Amerika untuk menerangkan kayu
yang telah diketam.
kemampuan menahan kekuatan yang bertindak pada satu anggota dan cenderung
memperpanjang anggota atau menarik
dan memisahkan serat secara memanjang.
Ditentukan oleh distribusi dan ukuran
relatif unsur kayu. Diterangkan sebagai
kasar (unsur besar), halus (unsur kecil),
atau rata (ukuran unsur yang seragam).
Distorsi pada kayu yang menyebabkan
perubahan dari bidang asli, biasanya
berkembang selama pengeringan. Pelengkungan mencakup bentuk cangkir
(cup), busur (bow), bengkok (crook) dan
berpilin (twist).
Berat kayu kering tergantung pada ruang
sel, yakni proporsi bahan kayu terhadap
ruang udara. Nilai diberikan untuk masingmasing jenis kayu dalam Kg/m3 pada
12% MC.
Kontak & Informasi Lebih Lanjut
Dewan Ekspor Hardwood Amerika (American Hardwood Export Council/AHEC) merupakan asosiasi perdagangan internasional terkemuka industri hardwood AS, yang mewakili eksportir, perusahaan hardwood, dan
seluruh asosiasi dagang produk hardwood AS terkemuka yang berkomitmen. Dari Washington, DC dan lima
kantor di luar negeri, AHEC melakukan program promosi di seluruh dunia dengan aktivitas di lebih dari 35
negara. Kantor AHEC di London, Osaka, Hong Kong, Mexico City dan Shanghai secara strategis terketak di
dekat pasar hardwood utama. Kebijakan AHEC adalah mengembangkan pasar di seluruh dunia untuk seluruh
spesies dan karenanya menyeimbangkan ekspor dengan yang tumbuh di hutan, untuk saat ini dan di masa
depan.
Untuk detil kontak kantordan informasi teknis detil lebih lanjut tentang spesies, produk, penentuan kelas &
aplikasi hardwood Amerika, silahkan kunjungi www.americanhardwood.org, di mana Anda juga dapat mengunduh atau memesan salinan cetak gratis publikasi berikut:
HARD_1_ENG_CVR:Layout 1
1/12/08
12:55
Page 2
HA
REFERDWO
REN OD
CES
American hardwood.
Classic building material.
STRUCTURAL DESIGN IN
AMERICAN HARDWOODS
HARDWOOD
REFERENCES
www.ahec-europe.org
Kontak Teknis Lainnya:
Asosiasi Pabrika Walnut Amerika/American
Walnut Manufacturers Association (AWMA)
www.walnutassociation.org
Asosiasi Kayu Hardwood Nasional/National
Hardwood Lumber Association (NHLA)
www.nhla.com
Pabrikan Hardwood Appalachia/Appalachian
Hardwood Manufacturers, Inc. (AHMI)
www.appalachianwood.org
Asosiasi Lantai Kayu Nasional/National Wood
Flooring Association (NWFA)
www.woodfloors.org
Asosiasi Pabrikan Hardwood/Hardwood Manufacturers Association (HMA)
www.hardwoodinfo.com
Asosiasi Pabrikan Komponen Kayu/Wood Component Manufacturers Association (WCMA)
www.woodcomponents.org
Asosiasi Kayu Lapis & Vinir Hardwood/Hardwood Plywood & Veneer Association (HPVA)
www.hpva.org
Ucapan Terima Kasih untuk Foto
Sampul depan/dalam Johnny Boylan • Daftar Isi Johnny Boylan (B) • Halaman 3 Milik UK Wood Awards, Gerry O’Leary,
Dennis Gilbert, AHEC (L-R) • Halaman 4 Northwest Hardwoods (T) • Halaman 5 Northwest Hardwoods • Halaman 7
John Aparicio (L) • Milik UK Wood Awards (R) • Halaman 9 Paolo Gherardi/Ali Parquets (R) • Halaman 13 Woodstock
Furniture (R) • Halaman 14 Ian MacDonald (T) • Johnny Boylan (B) • Halaman 15 RIVA 1920 (L) John Marshall (R) •
Halaman 17 Salamanca Consortium (L) • John Kelly Furniture (R) • Halaman 18 Johnny Boylan (T) • Halaman 19 Milik
UK Wood Awards (L) Johnny Boylan (R) • Halaman 20 Milik UK Wood Awards (T) • Halaman 21 RIVA 1920 (L&R) •
Halaman 24 J. Morrison/Capellini Spa (B) • Halaman 27 Ercol Furniture (B) • Halaman 28 Hartmann Möbelwerke GmbH
(B) • Halaman 30 Robinson Lumber Flooring • Semua foto lainnya-AHEC
(B) = bawah; (T) = atas; (L) = kiri; (R) = kanan
www.americanhardwood.org
Fly UP