...

pengaman brankas menggunakan voice dengan media

by user

on
Category: Documents
6

views

Report

Comments

Transcript

pengaman brankas menggunakan voice dengan media
ISSN : 1978 -8282
PENGAMAN BRANKAS MENGGUNAKAN VOICE
DENGAN MEDIA BLUETOOTH BERBASIS
MIKROKONTRLLER ATMEGA 328 Hani Dewi Ariessanti 1
Radiyanto 2
Afridha Septian Yuswanto3
Alumni Magister Ilmu Komputer Univ Budi Luhur Jakarta1, Alumni Magister Fakultas Teknologi
Pembelajaran UNIPA, Surabaya2, Mahasiswa STMIK Raharja3
email: [email protected], [email protected], [email protected]
Diterima : 16 Januari 2015/ Disetujui : 13 Februari 2015
ABSTRACT
As the development of mobile technology which is not only used as telephone and text messages, but
also can be used as a devices for controlling a safe. Such as a smarthphone that contained the
computer’s features. So, the technology can be controlled remotely and according to what the user
wants. Safe is a tool that is capable for helping human’s high risk work. That is why people make a
safe for minimize the risk of crime and for securing, securing the valuable objects. Therefore, a safe’s
security is designed by using motor servo as an output of the safe’s door movement,microcontroller as
the brain, bluetooth as a communication media to send the data or input from the app, and android
smartphone is taking role as a device which is contolling remotely the safe. Keywords: safes, servo motors, Bluetooth, microcontroller, Mobile android. ABSTRAK
Dengan berkembangnya teknologi seluler yang tidak hanya digunakan sebagai telepon dan sms saja,
tapi juga dapat digunakan sebagai perangkat untuk mengendalikan sebuah brankas, seperti halnya
smartphone yang sudah ditanamkan fitur komputer. Sehingga teknologi bisa dikendalikan jarak jauh
dan sesuai dengan keinginan pengguna. Brankas merupakan salah satu alat yang mampu membantu
pekerjaan manusia yang mempunyai resiko tinggi. Sehingga dibuatlah brankas untuk memperkecil
resiko tindak kejahatan dan mengamankan barang berharga. Oleh karena itu, dirancanglah sebuah
pengaman brankas dengan menggunakan motor servo sebagai output pergerakan pintu pada brankas,
mikrokontroller sebagai otak, bluetooth sebagai media komunikasi untuk megirimkan data atau
inputan dari aplikasi, smarthphone android yang berperan sebagai perangkat untuk mengendalikan
sebuah brankas secara jarak jauh. Kata kunci : brankas, motor servo, bluetooth , mikrokontroler, Handphone android.
PENDAHULUAN
Pada era teknologi dan informasi
yang berkembang sekarang ini, telepon
genggam tidak hanya digunakan sebagai
telepon dan SMS saja tetapi dapat
digunakan sebagai perangkat untuk
mengendalikan sebuah sistem keamanan,
seperti halnya smartphone yang sudah
ditanam
fitur
komputer.
Dengan
menggunakan Arduino sebagai komponen
utama dan bluetooth sebagai media
Vol.9 No.1 – September 2015
komunikasi dengan smartphone maka
dibuatlah suatu alat yang mampu menjaga
keamanan,
mempermudah
pekerjaan
manusia, meringkankan tugas-tugas berat
yang mempunyai resiko tinggi contohnya
menjaga keamanan berkas-berkas penting,
uang, dan lain sebagainya yang sangat
berharga agar tidak hilang. Menanggapi
permasalahan yang ada maka dibuatlah
sebuah konsep Embbeded System, pada
perancangannya alat pengaman ini adalah
sebuah brankas yang dapat mengamankan
barang berharga saat terjadi pencurian.
27
ISSN : 1978 -8282
Dimana kemanan ini menggunakan media
bluetooh dan voice untuk membuka
brankas.
PERMASALAHAN
Melihat faktor-faktor yag telah dijabarkan
sebelumnya maka ditarik beberapa
rumusan masalah yaitu:
1. Bagaimana sistem kerja arduino
dalam
mengamankan
barang
berharga?
2. Bagaimana memanfaatkan suara
untuk mengontrol peralatan?
3. Bagaimana memaanfaatkan cara
kerja
bluetooth
untuk
menghidupkan peralatan?
LITERATURE REVIEW
Banyaknya
penelitian
yang
sebelumnya dilakukan mengenai alat ini,
namun pada penelitian ini belum ada yang
menggabungkan sensor bluetooth dan
sensor cahaya, untuk menggerakan motor
dc dan memberikan peringatan bahwa
pintu brankas sedang terbuka. Beberapa
Literature review adalah sebagai berikut :
1.
Penelitian yang dilakukan oleh
Mohammad Arif Dwi Cahyo dari
Perguruan Tinggi Raharja yaitu yang
berjudul “Desain Prototipe Smart
Voice Device Ruangan Menggunakan
Raspberry Pi Pada Perguruan Tinggi
raharja “ pada tahun 2014.
2.
Penelitian yang dilakukan oleh
Agung Alpurqon dari Perguruan
Tinggi Raharja yang berjudul “ Sistem
Pengendali Pintu Pagar Secara
Otomatis Menggunakan
Aplikasi
Voice Commad Smartphone Android
OS” pada tahun 2014.
3.
Penelitian yang dilakukan oleh
Heri Kuswanto dari Perguruan Tinggi
Raharja yang berjudul “ Sistem
Proteksi
Kendaraan
Bermotor
menggunakan
Android
berbasis
Vol.9 No.1 – September 2015
Mikrokontroller AT mega328“pada
tahun 2014.
4.
Penelitian yang dilakukan oleh
Ryan Satria dari Perguruan Tinggi
Raharja yang berjudul “Sistem
Kontrol Rooling Door Menggunakan
Smartphone Berbasis Android OS
Pada
PT.Indonesia
Stanley
Electrik”pada tahun 2014.
5.
Penelitian yang dilakukan oleh
Nurdansyah dari STMIK Raharja
yang berjudul “HOME APPLIANCES
CONTROLING WITH MOBILE
DEVICE BASED ON ANDROID
OS” pada tahun 2013.
Dari beberapa sumber literature
review di atas, dapat diketahui bahwa
penelitian tentang mikrokontroller dan
penggunaan android sudah banyak di
bahas. Dalam beberapa sumber literature
review tersebut informasi yang di berikan
masih terbatas. Sedangkan saat ini
kemajuan
teknologi
sudah
sudah
berkembang dengan pesat. Sehingga
pengontrolan dapat di lakukan dengan
menggabungkan cara kerja dari dua media
yang berbeda yaitu bluetooth dalam satu
alat yang dimana di gunakan sebagai
media untuk pengontrolan alat tersebut.
Untuk itu dibuatlah penelitian yang
berjudul
“Pengaman
Brankas
Menggunakan Voice Smartphone dengan
media Bluetooth berbasis Mikrokontroller
AT mega328”.
LANDASAN TEORI
Arduino adalah kit elektronik atau
papan rangkaian elektronik open source
yang di dalamnya terdapat komponen
utama
yaitu
sebuah
chip
mikrokontroler dengan jenis AVR dari
perusahaan Atmel. Arduino dikatakan
sebagai sebuah platform dari physical
computing yang bersifat open source.
Pertama-tama perlu dipahami bahwa kata
“platform” di sini adalah sebuah pilihan
kata yang tepat. Arduino tidak hanya
28
ISSN : 1978 -8282
sekedar sebuah alat pengembangan, tetapi
kombinasi
dari
hardware,
bahasa
pemrograman
dan
Integrated
Development Environment (IDE) yang
canggih. IDE adalah sebuah software yang
sangat berperan untuk menulis program,
meng-compile menjadi kode biner dan
meng-upload
ke
dalam
memory
microcontroller.
Menurut Feri Djuandi (2011:8)
“Komponen utama didalam papan Arduino
adalah sebuah mikrokontroler 8 bit dengan
merk ATmega yang dibuat oleh Atmel
Corporation. Berbagai papan Arduino
menggunakan tipe ATmega yang berbedabeda tergantung dari spesifikasinya.,
sebagai
contoh
Arduino
Uno
menggunakan ATmega328 sedangkan
Arduino Mega 2560 yang lebih canggih
menggunakan ATmega2560.” [1]
Menurut Dwi Agus Diartono (2009:70)
“Bluetooth adalah sebuah teknologi
komunikasi wireless (tanpa kabel) yang
beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz
unlicensed ISM Industrial, Scientific and
Medical) dengan menggunakan sebuah
frequency hopping transceiver yang
mampu menyediakan layanan komunikasi
data dan suara secara real-time antara
host-host Bluetooth dengan jangkauan
layanan yang terbatas.[2]
Bluetooth adalah sebuah teknologi
komunikasi wireless (tanpa kabel) yang
beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz
unlicensed ISM Industrial, Scientific and
Medical) dengan menggunakan sebuah
frequency hopping transceiver yang
mampu menyediakan layanan komunikasi
data dan suara secara real-time antara
host-host Bluetooth dengan jangkauan
layanan yang terbatas.
Kesimpulannya adalah tekhnologi
Bluetooth mampu menyediakan layanan
komunikasi tanpa kabel berupa data dan
suara serta jangkauan layanannya sangat
terbatas tergantung dari frekuensinya.
Motor listrik merupakan perangkat
elektromagnetis yang mengubah energi
listrik menjadi energi mekanik. Pada
dasarnya energi ini digunakan untuk
Vol.9 No.1 – September 2015
memutar benda benda yang ada di sekitar
kita,
seperti
untuk
memggerakkan
fan/kipas , menggerakan kompresor,
mengangkat bahan,dan masih banyak
yang lainnya.
Motor DC adalah jenis motor yang
menggunakan tegangan DC (tegangan
yang searah) sebagai sumber energi.
Dengan memberikan tegangan yang
berbeda di kedua terminal, motor akan
berputar dalam satu arah, dan apabila
polaritas tegangan dibalik maka arah
putaran motor akan terbalik juga. [4]
Konsep Perancangan
Dalam perancangan perangkat
keras atau Hardware ini dibutuhkan
beberapa
komponen
elekronika,
perlengkapan mekanin dan perangkat
penunjang agar sistem dapat bekerja
dan berjalan dengan baik sesuai
dengan fungsinya. Agar mudah
dipahami maka penulis membuat
diagram blok dan alur kerjanya.
Gambar 1. Diagram Blok
Keterangan dan penjelasan Diagram
Blok diatas sebgai berikut:
1. Smartphone Android merupakan
perangkat yang digunakan untuk
komunikasi
melalui
media
bluetooth dengan mengirimkan
kode pada arduino selanjutnya
voice (perintah suara sesuai dengan
apa yang dituliskan di program
arduino)
29
ISSN : 1978 -8282
2. Bluetooth
HC-05
merupakan
perangkat yang dapat menerima
dan mengirim sinyal untuk
komunikasi antara smartphone
android dengan mikrokontroller.
3. Mikrokontroller ATmega 328
merupakan pusat pengontrolan
yang dapat diprogram didalamnya
4. Power Suppy merupakan catu daya
untuk memberikan tegangan.
5. Motor servo merupakan alat
penggerak yang bergerak sesuai
perintak mikrokontroller.
Flowchart Sistem yang Diusulkan
Pada pembuatan sebuah sistem
pengontrolan diperlukan sebuah gambar
yang menjelaskan alur ataupun langkahlangkah dari suatu sistemm yang dibuat.
Sehingga dapat memberikan penjelasan
dalam bentuk gambar. Dibawah ini adalah
gambar diagram sistem flowchart:
Gambar 2 sistem flowchart buka dan tutup
pintu brankas
Cara Kerja Alat
Pada perancangan dibawah ini sudah
dapat dilihat tata letak masing-masing
perangkat perangkat penunjang dan
perangkat keras yang diperlukan agar
mudah dalam pemasangan dan rangkaian
kabel yang teratur.
Vol.9 No.1 – September 2015
Gambar 3. Perancangan Fisik
Agar
lebih
mudah
dalam
memahami rancangan gambar di atas dan
cara kerjanya, dibawah ini merupakan
tabel keterangan dan penjelasannya.
Tabel 3.1. Keterangan cara kerja masingmasing komponen
Penulisan listing programnya yaitu sebagai
berikut :
// Listing program dibawah ini untuk
mendeklarasikan konstanta. Konstanta
merupakan suatu nilai yang tidak dapat
diubah selama proses berlangsung dan
nilai selalu tetap.
30
ISSN : 1978 -8282
kemudian indikator bahaya tidak aktif dan
buzzer tidak aktif dengan delay 0,1 detik
pada saat pintu telah tertutup.
// program di bawah ini dimaksudkan
untuk memberikan berapa lama respon dan
perintah apa yang akan di kerjakan saat
pintu membuka pintu, menutup pintu, serta
memberikan respon bahaya.
Pada gambar di bawah ini menunjukan
program untuk memberikan perintah
membuka
pintu.
Jadi
pada
saat
memberikan perintah untuk membuka
pintu posisi kunci terlebih dahulu aktif
agar pintu dapat terbuka,untuk delaynya
masing-masing 2 detik. Jika kunci dan
pintu sudah aktif, indikator buka akan aktif
dan indikator tutup akan mati,otomatis
lampu penerangnya akan menyala.
Pada gambar di bawah ini menunjukan
program untuk memberikan perintah
menutup pintu. Jadi pada saat memberikan
perintah untuk menutup pintu lampu
terlebih dahulu mati dengan delay 2 detik,
kemudian posisi intu tertutup akan aktif
dengan delay 2 detik, posisi kunci
membaca indikator buka tidak aktif dan
indikator tutup aktf dengan begitu kunci
brankas akan menutup kembali.
// Pin Mode digunakan untuk menetapkan
mode dari suatu pin. Pin adalah nomor pin
yang akan digunakan. Mode yang bisa
digunakan adalah input atau output. Ketika
sebuah pin ditetapkan sebagai output, pin
tersebut dapat dijadikan high (ditarik
menjadi 5volts) atau low (diturunkan
menjadi ground)
// Untuk pin yang digunakan pada saat
posisi pintu tertutup dan dan masih
mengunci ialah pin 3 untuk pintu dan pin 5
untuk kunci.
// Void loop akan dijalankan setelah setup
selesai, setelah dijalankan satu kali fungsi
ini akan dijalankan lagi, dan lagi secara
terus menerus sampai catu daya (power)
dilepaskan.
// Program dibawah ini dimaksudkan untuk
memberikan perintah dari aplikasi
handphone ke arduino sebagai perintah
untuk
melakukan
membuka
pintu
brankas,menutup pintu brankas.
Pada gambar di bawah ini menunjukan
program untuk memberikan perintah
peringatan. Jadi pada saat indikator bahaya
aktif, buzzer akan aktif dengan delay 1
detik pada saat pintu telah terbuka,
Vol.9 No.1 – September 2015
31
ISSN : 1978 -8282
pintu brankas, lampu mati dan sensor
cahaya mati beserta buzzer pun mati dan
pintu mengunci kembali.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Feri Djuandi. 2011. “Pengenalan
Arduino”. E-book. www.tobuku,
Juli 2011
// program di bawah ini untuk melakukan
reset terhadap inputan yang di berikan ke
arduino tersebut, dan ketika pintu brankas
dibuka maka secara otomatis sensor
cahaya aktif.
KESIMPULAN
Dari
perancangan
dan
implementasi yang dilakukan ada beberapa
kesimpulan antara lain, sistem ini dibuat
agar dapat mengamankan barang berharga,
oleh karena itu dibentuklah brankas
sebagai alat pengaman, sehingga mampu
untuk mengamankan barang berharga.
Serta memanfaatkan Arduino Uno sebagai
Platform
untuk
perancangan
dan
pengembangan
prototype.
Dengan
memanfaatkan suara sebagai pengontrol
membuka dan mengunci brankas dan
menggunakan aplikasi tertentu yang dibuat
untuk memberikan suara sesuai dengan
apa yang tertera didalam program yang
telah kita masukan kedalam otak arduino
uno tersebut. Aplikasi harus terkoneksi
dengan Modul Bluetooth agar bisa
mengendalikan brankas dan aplikasi terdiri
dari beberapa perintah suara dan suara itu
harus sesuai dengan apa yang tertera di
dalam progam, antara lain ialah
menggunakan kata 1 sebagai kata kunci
untuk membuka kunci brankas, membuka
pintu, lampu dan sensor cahaya akan
menerima cahaya dari lampu dan
mengaktifkan
buzzer
tersebut.
Menggunakan kata kunci 2 untuk menutup
Vol.9 No.1 – September 2015
[2] Agus Diartono. 2009. Teknologi
Bluetooth untuk Layananan Internet
pada Wireless
[3] Area Network. Jurnal Teknologi
Informasi DINAMIK. Semarang.
Vol. XIV, pp. 70-78. (Januari 2009).
[4] C. F. Tsai and M. S. Young
. "Pyroelectric infrared sensor-based
thermometer for monitoring indoor
objects". Review
of
Scientific
Instruments 74 (12):
5267–
5273.doi:10.1063/1.1626005.
[5] http://elektronika-dasar.web.id
diakses pada tanggal 12-09-2014
[6] Simarmata, Janner. 2010. REKASA
PERANGKAT
LUNAK.
Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET.
[7] Wiyancoko, Dudy. 2010. Desain
Sepeda Indonesia. Jakarta: PT
Dumedia Desain
[8] Yonatan Ari Sulistia Adi, Titin
Winarti, dan Vensy Vydia. 2012.
Aplikasi Pengenalan
[9] Objek Pariwisata Kalimantan Pada
Mobil
Smartphone
Berbasis
Andrid2.2.
Jurnal
TransIT.
Kalimantan. Vol. 1, pp.1-15 (januari
2012).
32
Fly UP