...

ABSTRAKSI Latar belakang penelitian ini didasarkan dari hasil

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

ABSTRAKSI Latar belakang penelitian ini didasarkan dari hasil
ABSTRAKSI
Latar belakang penelitian ini didasarkan dari hasil pengamatan
terhadap komitmen organisasi, kepemimpinan transformasional dan motivasi
intrinsik pengaruhnya terhadap kinerja sdm di kantor Sekretariat DPRD
Kabupaten Konawe Selatan. Terkait dengan tujuan tersebut, peneliti ingin
melakukan penelitian dengan mengaitkan antara variabel komitmen organisasi,
kepemimpinan transformasional dan motivasi intrinsik sebab variabel-variabel
tersebut dinilai sangat berperan dalam upaya peningkatan kinerja SDM di kantor
Sekretariat DPRD Kabupaten Konawe Selatan.
Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) menganalisis dan
mendeskripsikan dampak komitmen organisasi terhadap kinerja SDM pegawai di
lingkungan kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Konawe Selatan, 2) menganalisis
dan mendeskripsikan dampak kepemimpinan transformasional terhadap kinerja
SDM pegawai di lingkungan kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Konawe
Selatan, 3) menganalisis dan mendeskripsikan dampak kepemimpinan
transformasional terhadap motivasi intrinsik pegawai di lingkungan kantor
Sekretariat DPRD Kabupaten Konawe Selatan, 4) menganalisis dan
mendeskripsikan dampak komitmen organisasi terhadap motivasi intrinsik
pegawai di lingkungan kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Konawe Selatan dan
5) menganalisis dan mendeskripsikan dampak motivasi intrinsik terhadap kinerja
SDM pegawai di lingkungan kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Konawe
Selatan.
Penelitian ini dilakukan terhadap pegawai di lingkungan kantor
Sekretariat DPRD Kabupaten Konawe Selatan. Pengumpulan data dilakukan
dengan menyebarkan kuesioner dengan metode sensus terhadap 98 responden.
Penelitian ini menggunakan model analisis SEM (Structural Equation Modeling)
dengan menggunakan Smart PLS (Partial Least Square) sebagai alat bantu
analisisnya.
Hasil penelitian ini menunjukkan : 1) komitmen organisasi berdampak
positif dan signifikan terhadap kinerja SDM, 2) kepemimpinan transformasional
berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja SDM, 3) kepemimpinan
transformasional berdampak positif dan signifikan terhadap motivasi intrinsik, 4)
komitmen organisasi berdampak positif dan signifikan terhadap motivasi intrinsik
dan 5) motivasi intrinsik memberikan dampak positif tetapi tidak signifikan
terhadap kinerja SDM. Selain itu dari hasil penelitian ini juga menemukan bahwa
variabel motivasi intrinsik tidak sesuai untuk dijadikan sebagai variabel yang
memediasi antara komimen organisasi dan kepemimpinan transformasional
terhadap kinerja SDM.
Kata Kunci : Komitmen Organisasi, Kepemimpinan
Motivasi Intrinsik, Kinerja SDM
Transformasional,
ABSTRACT
Background of this study was based on the observation of
organizational commitment , transformational leadership and intrinsic motivation
influence on the performance of human resources in Parliament Secretariat office
South Konawe. Associated with these objectives, the researcher wants to conduct
research by linking the variable organizational commitment , transformational
leadership and intrinsic motivation because these variables are considered to be
very instrumental in improving the performance of human resources in Parliament
Secretariat office South Konawe.
The purpose of this study were: 1) to analyze and describe the impact
of organizational commitment on the performance of human resources staff of the
Parliament Secretariat office South Konawe, 2) analyze and describe the impact of
transformational leadership on the performance of human resources staff of the
Parliament Secretariat office South Konawe, 3) analyze and describe the impact of
transformational leadership on the intrinsic motivation of employees in an office
environment South Konawe parliament Secretariat, 4) analyze and describe the
impact of the organization's commitment to the intrinsic motivation of employees
in an office environment South Konawe parliament Secretariat and 5) analyze and
describe the impact of intrinsic motivation on performance human resources staff
of the parliament Secretariat office South Konawe.
The research was conducted on the office staff of the Parliament
Secretariat South Konawe. Data collected by distributing questionnaires to 98
respondents to the census method. This study uses analytical models SEM
(Structural Equation Modeling) using Smart PLS (Partial Least Square) as an
analysis tool.
The results showed: 1) organizational commitment and a significant
positive impact on the performance of human resources, 2) transformational
leadership and significant positive impact on the performance of human resources,
3) transformational leadership and significant positive impact on intrinsic
motivation, 4) organizational commitment and a significant positive impact on
intrinsic motivation and 5) provide intrinsic motivation but not significant positive
impact on the performance of human resources. In addition, from the results of
this study also found that intrinsic motivation variable is not appropriate to be
used as a variable that mediates between transformational leadership and
organizational commitment to perform the human resources performance.
Keywords: Organizational Commitment, Transformational Leadership,
Intrinsic Motivation, Human Resources Performance
INTISARI
Sekretariat DPRD merupakan unsur pelayanan terhadap DPRD yang
secara teknis operasional berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati
melalui Sekretaris Daerah. Hal ini sesuai dengan peraturan daerah Kabupaten
Konawe Selatan Nomor 04 Tahun 2010 tentang Pembentukan, Organisasi dan
Tata Kerja Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD dan Staff Ahli Kabupaten
Konawe Selatan. Penguatan posisi lembaga DPRD yang dewasa ini dianggap
sangat krusial dalam pelaksanaan otonomi daerah sangat dipengaruhi oleh kinerja
Sekretariat DPRD. Oleh karena itu menjadi perlu untuk mengkaji tentang kinerja
SDM yang mana dalam kurun waktu tiga tahun terakhir kinerja Sekretariat DPRD
Kabupaten Konawe Selatan belum menunjukkan hasil seperti yang digambarkan
dalam visi-nya “Terwujudnya tertib administrasi Sekretariat DPRD Kabupaten
Konawe Selatan dalam mendukung pelaksanaan pelayanaan prima”.
Penelitian ini ingin mengetahui hubungan dan dampak dari komitmen
organisasi terhadap kinerja. Bola Adekola, Ph.D (2012) dalam penelitiannya
mengungkapkan bahwa komitmen organisasi terbukti sebagai katalis yang paling
penting dan berpengaruh signifikan terhadap peningkatkan kinerja dan kepuasan
kerja karyawan. Avkiran (1999) menjelaskan bahwa komitmen itu sebagai suatu
konsep yang dinamis dan menjadi prasyarat bagi terbentuknya kredibilitas suatu
organisasi yang tanpanya suatu organisasi akan kehilangan reputasinya. Dengan
terbentuknya kredibilitas suatu organisasi akan menignkatkan kinerja SDM.
Dalam penelitian yang lain Yuen-Onn Choong dan Kee-Luen Wong (2011)
menunjukkan bahwa motivasi intrinsik secara signifikan berkorelasi dengan tiga
komponen komitmen yaitu; efektif, komitmen berkelanjutan dan komitmen
normatif . Dari beberapa penelitian tersebut maka dapat diindikasikan bahwa
komitmen organisasi secara signifikan memprediksi motivasi intrinsik dan secara
signifikan variabel motivasi intrinsik berkorelasi dengan komitmen.
Faktor lain yang juga perlu diperhatikan dalam upaya peningkatan
kinerja SDM yaitu kepemimpinan transformasional. Humphreys (2002)
menegaskan bahwa hubungan antara atasan dengan bawahan dalam konteks
kepemimpinan transformasional lebih dari sekedar pertukaran “komoditas”
(pertukaran imbalan secara ekonomis), tapi sudah menyentuh sistem nilai (value
system). Pemimpin transformasional mampu menyatukan seluruh bawahannya
dan mampu mengubah keyakinan (beliefs), sikap, dan tujuan pribadi masingmasing bawahan demi mencapai tujuan, bahkan melampaui tujuan yang
ditetapkan. Dengan tercapainya tujuan organisasi maka akan meningkatkan
kinerja SDM. Senada dengan peneltian tersebut, , Titi Nurfitri dan Sri Lestari
(2009) dalam penelitiannya juga mengemukakan bahwa secara total
kepemimpinan transformasional, transaksional, dan laissez faire memiliki
pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi dan kinerja karyawan. Dengan
demikian maka tampak indikasi adanya korelasi antara kepemimpinan
transformasional terhadap kinerja SDM dan korelasi antara kepemimpinan
transformasional terhadap motivasi intrinsik.
Motivasi intrinsik adalah motif-motif yang menjadi aktif atau
berfungsinya tanpa perlu dirangsang dari luar, karena dalam diri setiap individu
sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Motivasi intrinsik adalah motifmotif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar,
karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu.
Thornburgh dalam Elida Prayitno, (1989) berpendapat bahwa motivasi intrinsik
adalah keinginan bertindak yang disebabkan faktor pendorong dari dalam diri
(internal) individu. Individu yang digerakkan oleh motivasi intrinsik, baru akan
puas kalau kegiatan yang dilakukan telah mencapai hasil yang terlibat dalam
kegiatan itu. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Gary Jon Springer (2011),
mengungkapkan bahwa kombinasi antara motivasi dan kepuasan kerja ditemukan
pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja SDM. Dari hasil penelitian
di atas tampak bahwa adanya hubungan dan dampak antara motivasi intrinsik
terhadap kinerja SDM.
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana dampak
komitmen organisasi terhadap kinerja SDM, kepemimpinan transformasional
terhadap kinerja SDM, kepemimpinan transformasional terhadap motivasi
intrinsik, komitmen organisasi terhadap motivasi intrinsik dan motivasi intrinsik
terhadap kinerja SDM. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji,
menganalisis dan mendeskripsikan dampak dari masing-masing hubungan
tersebut.
Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai kantor Sekretariat
DPRD Kabupaten Konawe Selatan dengan jumlah responden sebanyak 98 orang
pegawai. Penelitian ini menggunakan model analisis SEM (Structural Equation
Modeling) dengan menggunakan Smart PLS (Partial Least Square) sebagai alat
bantu analisisnya.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan : 1) komitmen
organisasi berdampak positif dan signifikan terhadap kinerja SDM, 2)
kepemimpinan transformasional berdampak positif dan signifikan terhadap
kinerja SDM, 3) kepemimpinan transformasional berdampak positif dan
signifikan terhadap motivasi intrinsik, 4) komitmen organisasi berdampak positif
dan signifikan terhadap motivasi intrinsik dan 5) motivasi intrinsik memberikan
dampak positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja SDM. Selain itu dari hasil
penelitian ini juga menemukan bahwa variabel motivasi intrinsik tidak sesuai
untuk dijadikan sebagai variabel yang memediasi antara komimen organisasi dan
kepemimpinan transformasional terhadap kinerja SDM.
Fly UP