...

b. Melakukan SURPRISE audit untuk meningkatkan

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

b. Melakukan SURPRISE audit untuk meningkatkan
Profil Singkat BCA
Laporan kepada Pemegang Saham
Melakukan
SURPRISE
audit
untuk
meningkatkan kewaspadaan karyawan
dalam melaksanakan tugasnya.
c. Melakukan pengujian atau pemeriksaan
tanpa diketahui oleh pihak yang diuji/
diperiksa.
Investigasi, Pelaporan dan Sanksi
a. Mengumpulkan
bukti-bukti
terkait
kejadian FRAUD.
b. Melaporkan kejadian FRAUD ke pihak
manajemen dan regulasi.
c. Menjatuhkan dan melaksanakan sanksi
untuk menimbulkan efek jera kepada
pelaku FRAUD.
Pemantauan, Evaluasi dan Tindak Lanjut
a. Memantau tindak lanjut yang dilakukan
terhadap kejadian FRAUD.
b. Melakukan evaluasi atas kejadian FRAUD
untuk menentukan langkah perbaikan.
c. Mengambil tindakan yang harus
dilakukan berdasarkan hasil evaluasi
untuk mencegah terulangnya kembali
kejadian FRAUD serupa.
b.
3.
4.
302
Penerapan Upaya Anti Fraud
Upaya anti FRAUD dilakukan antara lain melalui
hal-hal berikut:
1. Program%MPLOYEE!WARENESS.
Meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan
karyawan terhadap risiko tindakan FRAUD
dan menumbuhkan budaya anti FRAUD
di lingkungan internal melalui TRAINING/
sosialisasi di kelas pendidikan karyawan
baru atau rapat koordinasi serta forum
tingkat nasional ataupun regional.
2. Identifikasi Kerawanan
Pejabat bank mengidentifikasi kerawanan
atau potensi terjadinya FRAUD di unit kerja
yang menjadi tanggung jawabnya.
3. +NOW9OUR%MPLOYEE
Menyempurnakan Kebijakan SDM terkait
penerapan +NOW 9OUR %MPLOYEE yang
dimulai dari proses rekrutmen hingga
karyawan EXISTING yang ada di unit kerja.
4. Peningkatan Efektifitas Supervisi
Proses supervisi pejabat bank merupakan
hal yang sangat penting dalam mencegah
terjadinya tindakan FRAUD. Dengan supervisi
yang baik maka setiap upaya FRAUD dapat
diketahui dan dicegah lebih dini.
PT Bank Central Asia Tbk
Analisa dan Pembahasan Manajemen
s
WHISTLEBLOWING SYSTEM
Dalam
rangka
meningkatkan
efektivitas
penerapan sistem pengendalian FRAUD dan 'OOD
#ORPORATE 'OVERNANCE dengan menitikberatkan
pada
pengungkapan
dari
pengaduan
(pelaporan), maka perlu dirumuskan kebijakan
WHISTLEBLOWING SYSTEM secara jelas, mudah
dimengerti, dan dapat diimplementasikan
secara efektif agar memberikan dorongan serta
kesadaran kepada karyawan dan pejabat BCA
untuk melaporkan tindakan FRAUD, pelanggaran
terhadap hukum, peraturan perusahaan, kode
etik, dan benturan kepentingan yang terjadi di
BCA.
7HISTLEBLOWING
SYSTEM
(pengaduan
pelanggaran) merupakan sarana komunikasi
bagi pihak internal BCA untuk melaporkan
perbuatan/perilaku/kejadian yang berhubungan
dengan tindakan FRAUD, pelanggaran terhadap
hukum, Perjanjian Kerja Bersama BCA, kode
etik, kebijakan internal BCA lainnya, dan/atau
benturan kepentingan yang dilakukan oleh
pelaku di internal BCA.
Dalam melakukan Pengaduan, harus didasari
itikad baik dan bukan merupakan suatu keluhan
pribadi ataupun didasari kehendak buruk/fitnah.
Di bawah ini definisi dan ketentuan yang terkait
dengan 7HISTLEBLOWING3YSTEM.
Fraud
&RAUD adalah tindakan penyimpangan atau
pembiaran yang sengaja dilakukan untuk
mengelabui, menipu, atau memanipulasi
BCA, nasabah, atau pihak lain, yang terjadi
dilingkungan BCA dan/atau menggunakan
sarana BCA sehingga mengakibatkan BCA,
nasabah, atau pihak lain menderita kerugian
dan/atau pelaku FRAUD memperoleh keuntungan
keuangan baik secara langsung maupun tidak
langsung.
Jenis-jenis perbuatan yang tergolong FRAUD
adalah:
s Kecurangan;
s Penipuan;
s Penggelapan asset;
s Pembocoran Informasi;
Laporan Keuangan Konsolidasian
Tata Kelola Perusahaan
s Tindak pidana perbankan (tipibank); dan
tindakan-tindakan
lainnya
yang
dapat
dipersembahkan dengan itu.
Benturan Kepentingan
Benturan kepentingan adalah suatu kondisi
dimana insan BCA dalam menjalankan tugas
dan kewajibannya mempunyai kepentingan di
luar kepentingan dinas, baik yang menyangkut
kepentingan
pribadi,
keluarga,
maupun
kepentingan pihak-pihak lain sehingga insan
BCA
tersebut
dimungkinkan
kehilangan
obyektivitasnya dalam mengambil keputusan
dan kebijakan sesuai wewenang yang telah
diberikan BCA kepadanya.
Tujuan Whistleblowing System
s 3EBAGAI SARANA BAGI PELAPOR UNTUK
melaporkan tindakan FRAUD, pelanggaran
terhadap hukum, Perjanjian Kerja Bersama
BCA, kode etik, kebijakan internal BCA
lainnya, dan/atau benturan kepentingan,
tanpa rasa takut atau khawatir karena
dijamin kerahasiaannya.
s !GARFRAUD yang terjadi dapat dideteksi dan
dicegah sedini mungkin.
Sarana Pengaduan
Berikut ini adalah sarana dan alamat yang dapat
digunakan oleh pelapor untuk menyampaikan
pengaduannya.
SARANA
ALAMAT
E-MAIL
[email protected]
SMS
0818-0818-1909
Telepon $IRECT
021-2358-8008
VSAT – %XTENSION
VSAT 89000 %XTENSION 22888
Surat
PO BOX 1189, JKS 12011
Hal-hal yang Harus Dipenuhi oleh Pelapor
Untuk mempermudah dan mempercepat proses
tindak lanjut, berikut ini adalah hal-hal yang harus
dipenuhi oleh pelapor dalam menyampaikan
pengaduannya.
1. Memberikan informasi mengenai identitas
diri pelapor untuk memudahkan komunikasi
dengan pelapor, sekurang-kurangnya:
Data Perusahaan
1.1. Nama
pelapor
(diperbolehkan
menggunakan anonim);
1.2. Nomor telepon/alamat EMAIL yang
dapat dihubungi.
2.
Harus memberikan indikasi awal yang dapat
dipertanggung jawabkan (3W & 1H) yang
meliputi:
2.1. Masalah yang dilaporkan (7HAT);
2.2. Pihak yang terlibat (7HO);
2.3. Waktu kejadian (When);
2.4. Bagaimana terjadinya ((OW).
3.
Laporan
yang
disampaikan
harus
berhubungan dengan:
3.1. &RAUD;
3.2. Pelanggaran hukum;
3.3. Pelanggaran Perjanjian Kerja Bersama
BCA;
3.4. Pelanggaran kode etik;
3.5. Pelanggaran kebijakan internal BCA
lainnya;
3.6. Pelanggaran benturan kepentingan;
3.7. Hal-hal
lainnya
yang
dapat
dipersamakan dengan itu.
Perlindungan bagi Pelapor (Whistleblower)
Atas laporan yang terbukti kebenarannya,
BCA akan memberikan perlindungan terhadap
pelapor.
Perlindungan bagi pelapor meliputi:
1. Jaminan kerahasiaan identitas pelapor dan
isi laporan yang disampaikan;
2. Jaminan perlindungan terhadap perlakuan
yang merugikan pelapor;
3. Jaminan perlindungan kemungkinan adanya
tindakan ancaman, intimidasi, hukuman
ataupun tindakan tidak menyenangkan dari
pihak terlapor.
Pihak yang Mengelola Pengaduan
Tindak lanjut atas pengaduan tersebut ditangani
secara seksama dengan mengacu pada ketentuan
yang berlaku di BCA dan peraturan perundangundangan yang berlaku di Indonesia oleh tim
internal BCA yang ditetapkan oleh manajemen
BCA.
Laporan Tahunan 2014
303
Profil Singkat BCA
Laporan kepada Pemegang Saham
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Pemberian Sanksi
Apabila berdasarkan hasil investigasi terbukti terlapor melakukan FRAUD/pelanggaran maka pejabat
pemutus akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Alur Proses Penanganan Pelapor
Pengelola whistleblowing system
Pelapor
Biro Anti Fraud
Pejabat Pemutus
Mulai
Menyampaikan
pengaduan melalui
E-mail/SMS/
Telepon Direct/
VSAT Extension/
Surat sesuai dengan
kriteria
Menerima
pengaduan dari
pelapor
Menerima data dari
pelapor
Y
Melengkapi
data sesuai
kriteria
Meminta pelapor
melengkapi data/
bukti/informasi yang
diperlukan sesuai
dengan kriteria
T
Pengaduan
sesuai kriteria?
Y
Menerima data
dari pengelola
whistleblowing
system
Meneruskan
pengaduan ke Biro
Anti &RAUD
T
Selesai
Melakukan analisa
pendahuluan
Meneruskan data
tambahan kepada
Biro Anti &RAUD
304
Melengkapi dan
menyerahkan data
tambahan yang
diminta oleh Biro
Anti Fraud
Meminta pelapor
melengkapi data
sesuai permintaan
Biro Anti &RAUD
Selesai
Meneruskan hasil
pelaporan kepada
pelapor
Meminta data
tambahan
kepada pelapor
melalui pengelola
whistleblowing
system
Menginformasikan
bahwa laporan tidak
ada indikasi fraud/
pelangaran
Y
Perlu
data
tambahan?
T
T
Indikasi
fraud/
pelanggaran
Y
Melakukan
investigasi
Menyerahkan hasil
investigasi kepada
pejabat pemutus
Memberikan saksi
atas hasil investigasi
Selesai
PT Bank Central Asia Tbk
Laporan Keuangan Konsolidasian
Tata Kelola Perusahaan
Data Perusahaan
Data Pelaporan
Rekapitulasi pelaporan yang masuk melalui WHISTLEBLOWING SYSTEM disampaikan kepada Direksi secara
periodik. Sampai dengan 31 Desember 2014 terdapat 10 pengaduan yang masuk ke WHISTLEBLOWINGSYSTEM
dengan status sebagai berikut:
s
Status
Jumlah
/PEN (masih diproses)
2
Sedang dalam proses investigasi
Keterangan
#LOSED (sudah selesai)
8
-
Terbukti(1)
Tidak Terbukti (1)
Bersifat Informasi/Keluhan Nasabah (4)
Data tidak lengkap dan Pelapor belum/tidak dapat memberikan
informasi/data tambahan yang diminta (2)
!.4)'2!4)&)+!3)
Kepercayaan masyarakat umum dan pelaku
pasar terhadap BCA sangat dipengaruhi oleh
etika perilaku seluruh jajaran BCA mulai dari
Dewan Komisaris, Direksi, jajaran manajemen
sampai seluruh karyawannya. Kepercayaan ini
sangat penting untuk membina dan memelihara
hubungan bisnis dengan nasabah dan pihak
ketiga lainnya yang berhubungan dengan BCA.
Dalam praktiknya, potensi terjadinya hubungan
yang mengarah pada hal-hal yang lebih bersifat
pribadi cukup besar, sehingga hubungan
bisnis yang terjalin tercampur oleh hubungan
pribadi dan membuat kepentingan perusahaan
berbenturan dengan kepentingan pribadi.
Sehubungan dengan hal tersebut, untuk
meningkatkan kepercayaan masyarakat serta
mendukung pelaksanaan prinsip-prinsip GOOD
CORPORATEGOVERNANCE, Direksi BCA memandang
perlu untuk menetapkan ketentuan mengenai
benturan kepentingan, yang dimaksudkan untuk
memberikan pedoman jajaran BCA sebagai
individu dalam berhubungan dengan nasabah,
rekanan, maupun dengan sesama rekan pekerja.
Tujuan Ketentuan ini dimaksudkan untuk
memberikan pedoman perilaku yang wajar,
patut dan dapat dipercaya bagi seluruh jajaran
BCA dalam melakukan hubungan dengan para
nasabah, rekanan dan sesama pekerja, serta
tidak dimaksudkan untuk mencampuri kehidupan
pribadi seluruh jajaran BCA.
Ketentuan tersebut antara lain menetapkan
bahwa:
s 3ELURUHJAJARAN"#!DILARANGMEMINTAATAU
menerima, mengijinkan atau menyetujui
untuk menerima suatu hadiah atau imbalan
dari pihak ketiga yang mendapatkan atau
berusaha mendapatkan fasilitas dari BCA
dalam bentuk fasilitas kredit ataupun
fasilitas lainnya yang berkaitan dengan
kegiatan operasional BCA.
s 3ELURUHJAJARAN"#!DILARANGMEMINTAATAU
menerima, mengijinkan atau menyetujui
untuk menerima suatu hadiah atau imbalan
dari pihak ketiga yang mendapatkan atau
berusaha mendapatkan pekerjaan atau
pesanan yang berkaitan dengan pengadaan
barang maupun jasa dari BCA.
s $ALAM HAL NASABAH REKANAN DAN PIHAK
pihak lain memberikan bingkisan pada saatsaat tertentu, seperti pada Hari Raya atau
pada perayaan lainnya, apabila:
Laporan Tahunan 2014
305
Fly UP