...

Lebih Jauh Tentang LGV dan CNG

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Lebih Jauh Tentang LGV dan CNG
Lebih Jauh Tentang LGV dan CNG
Oleh Administrator
JAKARTA - Pada 1 April mendatang, pemerintah akan melakukan pembatasan penggunaan
BBM bersubsidi. Untuk kendaraan pribadi, dapat menggunakan BBM non subsidi seperti
Pertamax atau menggunakan Liquefied Gas for Vehicles (LGV). Sedangkan kendaraan umum
dan taksi, dapat menggunakan Compressed Natural Gas (CNG). Apakah perbedaan LGV dan
CNG?
LGV merupakan bahan bakar gas yang diformulasikan untuk kendaraan bermotor yang
menggunakan spark ignition engine terdiri dari campuran propane (C3) dan butane (C4).
Singkatnya, LGV merupakan LPG untuk kendaraan.
Kualitas pembakaran LGV setara dengan RON 98 dan ramah lingkungan. Tekanannya berkisar
antara 8-12 bar, jauh lebih kecil ketimbang CNG yang tekanannya mencapai 200 bar.
Harga LGV lebih tinggi dibandingkan dengan BBM bersubsidi, tetapi lebih rendah dari harga
BBM non subsidi. LGV lebih fleksibel digunakan untuk daerah-daerah yang jauh dari sumber
gas atau tidak memiliki pipa gas bumi.
Sedangkan Compressed Natural Gas (CNG) merupakan bahan bakar gas yang dibuat dengan
melakukan kompresi metana (CH4) yang diekstrak dari gas alam. CNG disimpan dan
didistribusikan dalam bejana tekan, biasanya berbentuk silinder. CNG memiliki tekanan 200
bar, dengan tangki yang lebih besar ketimbang LGV.
CNG telah digunakan di berbagai negara, terutama untuk transportasi umum. Di Indonesia,
angkutan umum yang telah menggunakan CNG, antara lain bus Transjakarta. Harganya Rp
3.100 per liter setara premium (lsp) dan rencananya akan dinaikkan menjadi Rp 4.100 per lsp.
CNG digunakan di daerah-daerah yang memiliki sumber gas atau terdapat pipa gas bumi. Tak
mengherankan kalau SPBG CNG terbatas jumlahnya. (TW)
1/1
Fly UP