...

Keterbukaan Informasi Pembelian Kembali Saham Perseroan

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Keterbukaan Informasi Pembelian Kembali Saham Perseroan
KETERBUKAAN INFORMASI
Dalam Rangka Memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 22/SEOJK.04/2015
Sehubungan dengan Rencana Perseroan untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buy Back)
Dalam Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Signifikan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(“Perseroan”)
Kantor Pusat:
Jl. JenderalSudirmanKav. 1
Jakarta 10220 – Indonesia
Tel. (021) 5728387, Fax. (021) 5728295
Email: [email protected]
www.bni.co.id
INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN
RENCANA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM PERSEROAN
DALAM KONDISI PASAR YANG BERFLUKTUASI SECARA SIGNIFIKAN
Dalam rangka Program Kepemilikan Saham bagi Manajemen dan/atau Pegawai dalam bentuk program
Bonus Saham, maka Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan
yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (“BEI”) dengan mengacu Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (“OJK”) No.02/POJK.04/2013 tanggal 23 Agustus 2013 tentang Pembelian Kembali Saham
Yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara
Signifikan (“POJK No.02/POJK.04/2013”) dan Surat Edaran OJK No. 22/SEOJK.04/2015 tanggal 21 Agustus
2015 tentang Kondisi Lain Sebagai Kondisi Lain Sebagai Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan.
Dalam pelaksanaan pembelian kembali saham dialokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp
750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) untuk membeli saham Perseroan melalui BEI.
Pembelian kembali saham oleh Perseroan dalam rangka Program Kepemilikan Saham bagi Manajemen
dan/atau Pegawai Perseroan dalam bentuk Bonus Saham akan dilaksanakan dengan memperhatikan
peraturan perundangan yang berlaku, termasuk Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER04/MBU/2014 tanggal 10 Maret 2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan
Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara (“PER-04/MBU/2014”).
Keterbukaan Informasi diterbitkan di Jakarta pada tanggal 30 Oktober 2015
JADWAL WAKTU PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM
1
Pemberitahuan Kepada OJK dan BEI tentang Rencana Pembelian
Kembali Saham dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara
Signifikan
30 Oktober 2015
2
Pengumuman Keterbukaan Informasi Rencana Pembelian Kembali
Saham dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan
melalui situs web BEI dan situs web Perseroan
30 Oktober 2015
3
Periode Pembelian Kembali Saham
2 November 2015 s/d
2 Februari 2016
PENDAHULUAN
Perseroan akan melaksanakan pemberian bonus dalam bentuk saham bagi manajemen dan/atau pegawai
sebagai bagian dari remunerasi. Dalam rangka pelaksanaan kebijakan tersebut, Perseroan bermaksud
melaksanakan pembelian kembali saham (buy back) untuk Program Bonus Saham yang merupakan bagian
dari remunerasi manajemen dan/atau pegawai Perseroan, yang pelaksanaan lebih lanjut akan dilakukan
dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku.
Pada tanggal 21 Agustus 2015 OJK telah menerbitkan Surat Edaran No. 22/SEOJK.04/2013 tentang
Kondisi Lain Sebagai Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan Dalam Pelaksanaan Pembelian
Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Emiten atau Perusahaan Publik sebagaimana dimaksud
dalamBagian II menetapkan bahwa Kondisi Lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 huruf b
angka 2 POJK No. 2/POJK.04/2013 adalah:
1. Indeks Harga Saham Gabungan (“IHSG”) Bursa Efek Indonesia yang terus mengalami penurunan sejak
5 (lima) bulan terakhir;
2. Kondisi perekonomian nasional yang mengalami perlambatan sejak awal tahun sampai dengan
pertengahan kuartal II tahun 2015; dan
3. Kondisi perekonomian regional yang mengalami tekanan dan perlambatan.
Harga saham Perseroan pada penutupan perdagangan Perseroan pada tanggal 7 April 2015 tercatat
sebesar Rp7.275,- dan pada tanggal 29 Oktober 2015 tercatat sebesar Rp4.815,- dengan demikian
mengalami penurunan sebesar33,8%. Penurunan harga saham tersebut tidak mencerminkan kinerja
Perseroan. Oleh karenanya Perseroan bermaksud untuk melakukan pembelian kembali saham Perseroan,
dengan tujuan pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan sebagai berikut :
1. Memberikan Perseroan kesempatan dan fleksibilitas untuk melaksanakan pembelian kembali saham
pada setiap saat,berdasarkan kondisi pasar, dalam jangka waktu 3(tiga) bulan terhitung sejak tanggal
2 November 2015 s/d 2 Februari 2016. Perseroan tidak akan melaksanakan transaksi pembelian
kembali saham Perseroan bilamana berdampak negatif secara material terhadap likuiditas dan
permodalan Perseroan dan/atau terhadap status Perseroan sebagai Perusahaan Terbuka.
2. Pembelian kembali saham Perseroan memungkinkan Perseroan untuk melaksanakan Program Bonus
Saham sebagai bagian dari kebijakan remunerasi Perseroan. Di lain pihak pelaksanaan Program
Bonus Saham ini merupakan kebijakan remunerasi Perseroan yang akan mendorong kinerja
Perseroan di masa yang akan datang.
Atas rencana pembelian kembali (buyback) Saham tersebut di atas, Perseroan telah mendapatkan
persetujuan dari OJK melalui surat Nomor: S-112/PB.31/2015 tanggal 29 Oktober 2015
A.
PERKIRAAN BIAYA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM,DAN PERKIRAAN JUMLAH NILAI NOMINAL
B.
SELURUH SAHAM YANG AKAN DIBELI KEMBALI
Pembiayaan Pembelian Kembali Saham Perseroan akan berasal dari Saldo Laba yang tidak ditentukan
penggunaannya, dan sesuai Pasal 37 ayat 1 huruf (a) Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun
2007 tentang Perseroan Terbatas menetapkan bahwa pelaksanaan Pembelian Kembali Saham tidak akan
menyebabkan kekayaan bersih Perseroan menjadi lebih kecil dari jumlah modal yang ditempatkan
ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan.
Perseroan pada saat ini telah melakukan penyisihan cadangan wajib sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007.
EKUITAS
Modal ditempatkan dan disetor penuh
Tambahan modal disetor
Transaksi dengan kepentingan non pengendali
Rugi yang belum direalisasi atas efek-efek dan obligasi pemerintah
dalam kelompok tersedia untuk dijual, setelah pajak
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang
asing
Keuntungan (kerugian) aktuarial program manfaat pasti
Saldo laba
Sudah ditentukan penggunaanya
- Cadangan umum dan wajib
- Cadangan khusus
Tidak ditentukan penggunaannya
Total saldo laba
Per Tanggal
30 September2015
(dalam jutaan Rupiah)
9.054.807
14.568.468
2.257.007
(2.816.179)
100.224
(54.587)
2.778.412
5.846.455
29.932.575
38.557.442
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik induk
Kepentingan non pengendali
61.667.202
1.970.213
TOTAL EKUITAS
63.637.415
Oleh karenanya alokasi dana Pembelian Kembali Saham Perseroan berasal dari Saldo Laba yang belum
ditentukan penggunaannya per tanggal 30 September 2015 yang tercatat sebesar
Rp29.932.575.095.814,- (dua puluh sembilan trilliun sembilan ratus tiga puluh dua miliar lima ratus
tujuh puluh lima juta sembilan puluh lima ribu delapan ratus empat belas rupiah), dari jumlah tersebut
akan digunakan untuk membiayai Pembelian Kembali Saham Perseroan sebanyak-banyaknya
Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) untuk membeli kembali Saham Perseroan
dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan.
C.
D.
PERKIRAAN MENURUNNYA PENDAPATAN PERUSAHAAN SEBAGAI AKIBAT PELAKSANAAN
PEMBELIAN KEMBALI SAHAM DAN DAMPAK ATAS BIAYA PEMBIAYAAN PERUSAHAAN
Dengan asumsi Perseroan menggunakan kas internal untuk Pembelian Kembali Saham Perseroan
sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah), maka asset dan ekuitas akan
menurun sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah) ditambah biaya transaksi
pembelian kembali saham.
Berkenaan dengan transaksi tersebut, maka dampak terhadap biaya operasional Perseroan tidak akan
material, sehingga laba-rugi diperkirakan masih sejalan dengan target Perseroan. Selain itu potential
loss dari pengalihan asset berupa Kas menjadi Treasury Stock tidak akan mempengaruhi pendapatan
Perseroan secara signifikan. Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan transaksi Pembelian Kembali
Saham Perseroan tidak akan memberikan dampak negative yang material terhadap kegiatan usaha
Perseroan mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan cashflow yang cukup untuk melaksanakan
pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha Perseroan.
E.
PROFORMA LABA PER SAHAM PERUSAHAAN SETELAH RENCANA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM
DILAKSANAKAN, DENGAN MEMPERTIMBANGKAN MENURUNNYA PENDAPATAN
Berikut adalah proforma Total Aset, Ekuitas, Laba bersih, EPS, ROA dan ROE sebagai highlight Laporan
Keuangan Konsolidasian per tanggal 30 September 2015 dengan memperhitungkan pembiayaan seluruh
program Pembelian Kembali Saham Perseroan sebesar Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar
Rupiah) dan biaya transaksi (biaya pedagang perantara dan biaya lainnya) sehubungan dengan transaksi
Pembelian Kembali Saham Perseroan.
(dalam jutaan Rupiah, kecuali EPS, ROA dan ROE)
Total Aset
Ekuitas
Laba Bersih
Earning Per Share (EPS)
Return On Asset (ROA)
Return On Equity (ROE)
Periode Laporan Keuangan
Yang berakhir pada tanggal 30 September 2015
Sebelum Pembelian
Dampak
Setelah Pembelian
Kembali
Kembali
456.462.560
(750.000)
455.712.560
63.637.415
(750.000)
62.887.415
5.997.962
(3.013)
5.994.949
321,63
2,44
324,07
2,45%
2,45%
16,06%
0.01%
16,07%
Asumsi: Penempatan dana pada Fasbi dengan tingkat suku bunga 5,5% pa
Analisa di atas menunjukkan tidak ada perubahan yang signifikan dari Pembelian Kembali Saham
terhadap indikator keuangan Perseroan.
F.
PEMBATASAN HARGA SAHAM DALAM RANGKA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM PERSEROAN
Pembelian Kembali Saham Perseroan akan dilakukan dengan harga yang lebih rendah atau sama dengan
harga penawaran yang terjadi sebelumnya.
G.
JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM PERSEROAN
Pembelian Kembali Saham Perseroan akan dilaksanakan selama periode 3 bulan terhitung sejak tanggal
Keterbukaan informasi ini yaitu 2 November 2015 s/d 2 Februari 2016 .
H.
METODE YANG AKAN DIGUNAKAN UNTUK MEMBELI KEMBALI SAHAM
1. Perseroan telah menunjuk PT BNI Securities untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan
untuk periode 2 November 2015 s/d 2 Februari 2016 dengan memperhatikan peraturan
perundangan yang berlaku.
2. Pembelian Kembali Saham dilakukan melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia.
3. Pembelian tersebut akan dilakukan pada harga yang lebih rendah atau sama dengan harga
penutupan perdagangan sebelumnya.
4. Pihak sebagai berikut:
a. Komisaris, Direktur, Pegawai, dan Pemegang Saham Utama Perusahaan;
b. Orang perseorangan yang karena kedudukan atau profesinya atau karena hubungan
usahanya dengan Perusahaan memungkinkan orang tersebut memperoleh informasi
orang dalam; atau
c. Pihak yang dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir tidak lagi menjadi Pihak
sebagaimana dimaksud dalam butir a) atau b) dilarang melakukan transaksi atas
saham Perseroan pada hari yang sama dengan pembelian kembali saham.
I.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MENGENAI PENGARUH PEMBELIAN KEMBALI SAHAM
TERHADAP KEGIATAN USAHA DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DI MASA DEPAN
1. Pendapatan Perseroan diperkirakan tidak menurun akibat pelaksanaan Pembelian Kembali Saham.
2. Pembelian Kembali Saham diperkirakan mempunyai dampak minimal terhadap biaya pembiayaan
Perseroan.
3. Pembelian Kembali Saham akan menurunkan Aset dan Ekuitas Perseroan sebesar jumlah Pembelian
Kembali Saham. Jika Perseroan menggunakan seluruh dana yang dicadangkan untuk Pembelian
Kembali Saham tersebut sebesar jumlah maksimum, maka jumlah Aset dan Ekuitas akan berkurang
sebanyak-banyaknya Rp750.000.000.000,- (tujuh ratus lima puluh miliar Rupiah).
4. Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan Pembelian Kembali Saham tidak akan memberikan
dampak negative yang material terhadap kegiatan usaha dan pertumbuhan Perseroan, karena
Perseroan pada saat ini memiliki modal kerja dan kelebihan dana kas yang cukup untuk melakukan
dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional serta
Pembelian Kembali Saham.
J.
RENCANA PERSEROAN ATAS SAHAM YANG AKAN DIBELI KEMBALI
Perseroan berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai Treasury
Stock dengan jangka waktu tidak lebih dari 3 (tiga) tahun sejak berakhirnya pembelian kembali saham.
Pengalihan saham akan dilaksanakan setelah 30(tiga puluh) hari sejak Pembelian KembaliSaham
Perseroan dilaksanakan seluruhnya atau setelah berakhirnya masa Pembelian Kembali sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 6 ayat (3) Peraturan OJK No.02/POJK.04/2013. Dengan memperhatikan ketentuan
tersebut Perseroan dapat sewaktu-waktu melakukan pengalihan atas saham yang dibeli kembali dengan
melaksanakan program kepemilikan saham oleh manajemen dan/atau pegawai Perseroan. Dalam hal
program kepemilikan saham tersebut melibatkan manajemen Perseroan dalam bentuk Bonus Saham,
maka Perseroan akan melaksanakan program tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri
Badan Usaha Milik Negara No. PER-04/MBU/2014 tanggal 10 Maret 2014 tentang Pedoman Penetapan
Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara (“PER04/MBU/2014”).
Program kepemilikan saham dalam bentuk bonus saham bagi manajemen dan/atau pegawai Perseroan
tersebut akan dilaksanakan berpedoman pada peraturan perundangan yang berlaku. Apabila syaratsyarat yang ditetapkan dalam peraturan perundangan dimaksud tidak dipenuhi, maka Perseroan dapat
mengalihkan saham hasil pembelian kembali sesuai dengan cara pengalihan lain yang ditetapkan dalam
Peraturan OJK No.02/POJK.04/2013 dengan memperhatikan peraturan dan perundang-undangan yang
berlaku.
Selama saham yang telah dibeli kembali oleh Perseroan masih sebagai treasury stock dan belum
dibagikan kepada manajemen dan/atau pegawai Perseroan sebagai bonus saham, maka saham tersebut
tidak dapat digunakan untuk mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham dan tidak
diperhitungkan dalam menentukan jumlah kuorum yang harus dicapai sesuai dengan ketentuan
perundangan yang berlaku, selain itu saham-saham dimaksud tidak berhak mendapat pembagian dividen.
TAMBAHAN INFORMASI
K.
TAMBAHAN INFORMASI
Untuk informasi tambahan yang terkait dengan Pembelian Kembali Saham dapat menghubungi:
Corporate Secretary
PT Bank Negara Republik Indonesia (Persero) Tbk
Gedung BNI Lantai 24
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1
Jakarta 10220 – Indonesia
Tel. (021) 5728387,
Fax.(021) 5728295
Email: [email protected]
www.bni.co.id
Fly UP