...

Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional terpadu Mengapa kita

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional terpadu Mengapa kita
Karakteristik Utama
iSIKHNAS adalah sistem informasi kesehatan hewan Indonesia yang mutakhir. Sistem ini
menggunakan teknologi sehari-hari dalam cara yang sederhana namun cerdas untuk
mengumpulkan data dari lapangan dan dengan segera menyediakannya bagi para
pemangku kepentingan dalam bentuk yang bermakna dan dapat segera dimanfaatkan.
Sederhana
Menggunakan perangkat
yang sudah ada – SMS,
lembar kerja, web
internet, e-mail
Selain itu, iSIKHNAS memadukan beberapa sistem pengelolaan informasi, guna membuat
berbagai sistem tersebut lebih efisien dan terjangkau bagi lebih banyak pengguna. Integrasi
berbagai sistem ini membuat data pada sistem tersebut menjadi jauh lebih kuat dan akan
memberikan dukungan yang lebih baik bagi para pengambil keputusan di berbagai
tingkatan.
Tidak perlu mempelajari
sistem baru atau pun
perangkat lunak baru
Terpadu
Satu sistem tunggal untuk
semua data
Cepat
Pengiriman data dari
lapangan ke basis data
dilakukan secara langsung
dan elektronik
Akses langsung ke data
terbaru bagi semua
pemangku kepentingan
yang berwenang
Apa itu iSIKHNAS?
Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional terpadu
Di Indonesia, telah ada beberapa sistem pengelolaan data untuk berbagai tujuan terpisah,
misalnya InfoLab untuk data laboratorium dan SIKHNAS untuk laporan penyakit lapangan.
Beragam sistem ini belum berfungsi optimal karena tidak saling terhubung. iSIKHNAS
memadukan semua sistem ini sehingga data di dalamnya bisa dikelola secara lebih efisien
dan digunakan oleh semua pemangku kepentingan. Data tersebut akan disediakan bagi
para pengguna yang mempunyai kewenangan untuk memperoleh data, melalui berbagai
cara misalnya melalui situs web iSIKHNAS atau dalam bentuk laporan, diagram, lembar
kerja, dan peta yang dibuat oleh sistem dan dikirimkan melalui e-mail atau SMS kepada staf
yang membutuhkannya.
Dengan menggunakan iSIKHNAS, kita akan dapat menghubungkan data laboratorium
dengan laporan penyakit, peta dengan data lalu-lintas hewan atau laporan wabah, data
rumah potong dengan data produksi dan populasi, dan semua ini dilakukan secara
otomatis. Hal ini sangat membantu para pengambil kebijakan di berbagai tingkat, juga baik
bagi semua orang yang bekerja dalam bidang kesehatan hewan.
Mengapa kita membutuhkan sistem mutakhir?
Sistem lama yang menggunakan laporan kertas berjalan lambat dan tidak efisien, dan
banyak informasi yang dikumpulkan di lapangan sudah kedaluwarsa begitu informasi
tersebut sampai ke tujuan. Informasi sering dikirimkan secara vertikal “ke atas” dan perlu
waktu sangat lama sebelum ia “turun” kembali. Begitu informasi diterima kembali, datanya
telah diubah ke dalam bentuk-bentuk yang manfaatnya tidak lagi optimal.
AUSTRALIA INDONESIA PARTNERSHIP FOR EMERGING INFECTIOUS DISEASES
Semua pengguna data
memperoleh manfaat
iSIKHNAS akan mengubah semua itu melalui penggunaan pesan SMS dari telepon genggam
di lapangan dan lembar-lembar kerja yang lebih sederhana dari kantor, guna mengambil
data dengan cepat sedekat mungkin dari sumbernya, dan membuat data dapat dilihat dan
dianalisis dengan cara-cara yang mudah bagi pengguna untuk siapa pun yang
memerlukannya. Sistem yang cerdas dan otomatis akan memastikan bahwa data
dimasukkan secara akurat, laporan dikirimkan secara otomatis, dan terdapat akses yang
mudah kepada data, analisis rutin yang terprogram, dan, yang sangat penting, sistem
peringatan bagi staf yang perlu merespon laporan penyakit.
Data diambil langsung
secara elektronis dari
lapangan, memudahkan
kerja lapangan
Data tersedia secara cepat
dan otomatis untuk
penentuan kebijakan dan
pengambilan keputusan
Melayani semua
iSIKHNAS bukanlah semata-mata mengenai pengelolaan data yang lebih baik.
Keberhasilannya sangat bergantung pada orang-orang yang bekerja di lapangan di seluruh
pelosok Indonesia. Kontribusi bersama seluruh staf serta penyediaan layanan yang lebih
baik bagi para pemilik ternak pada akhirnya akan memperkuat layanan sistem kesehatan
hewan Indonesia. Hubungan yang harmonis, komunikasi yang lebih baik, serta kerja sama
yang lebih mantap merupakan inti penguatan yang akan diberikan oleh iSIKHNAS bagi
bidang kesehatan hewan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
iSIKHNAS dirancang untuk sesedikit mungkin mengubah kerja rutin staf keswan, namun
tentu akan dibutuhkan pelatihan dalam penggunaan sistem. Dikembangkan pula pelatihan
ekstra untuk memperkuat staf dengan keterampilan tambahan antara lain dalam bidang
Epidemiologi Lapangan, Surveilans, Analisis dan Manajemen Data. Pelatihan-pelatihan yang
fleksibel serta tertarget ini akan membantu staf untuk bekerja dengan kepercayaan diri
yang lebih tinggi serta secara lebih efisien, dan akan memberikan tingkat presisi yang lebih
tinggi bagi para pengambil keputusan serta kepuasan yang lebih besar bagi masyarakat.
Memberikan manfaat
nyata bagi peternak dan
lingkungannya
Memberikan manfaat
langsung bagi staf di
semua tingkat
Komponen sistem yang direncanakan:
Memperbaiki komunikasi
Memudahkan dan
mempercepat pelaporan
Menghapus beban tugas
pelaporan rutin
Pelaporan penyakit lapangan (termasuk laporan SIKHNAS yang ada kini)
Investigasi, respons, dan tindak lanjut penyakit prioritas (termasuk pelaporan PDSR)
Data laboratorium (termasuk InfoLab)
Kegiatan lapangan lain (termasuk vaksinasi, surveilans aktif, pengobatan, SKKH)
Pengumpulan data RPH
Manajemen sumber daya dan pelatihan
Inseminasi Buatan
Kerangka waktu pengembangan:
Berkelanjutan
Perangkat lunak opensource
Dikembangkan untuk
dikelola dan diadaptasi
oleh staf Indonesia
Paket-paket pelatihan yang
mudah digunakan dan
terbuka (open-access)
iSIKHNAS dikembangkan secara bertahap, dengan adanya beberapa proyek uji coba,
diikuti dengan peluncuran bertahap ke seluruh Indonesia. Target tanggal untuk
memulai pelatihan staf:
Tahap 1: Laporan penyakit lapangan dan kegiatan lapangan lainnya: 2013
Tahap 2: Sistem laboratorium: Kwartal kedua 2014
Tahap 3: Respons penyakit prioritas: Kwartal ketiga 2014
Tahap 4: Gelombang pertama perluasan nasional: Kwartal keempat 2014
Tahap 5: Perluasan selanjutnya ke seluruh Indonesia: mulai di 2015
Setelah komponen tambahan iSIKHNAS lainnya dikembangkan, komponen tersebut
akan secara bertahap diimplementasikan oleh para Koordinator iSIKHNAS
Fakta penting
• Staf baru dapat dengan
mudah belajar
menggunakan sistem
• Staf didukung dengan
topik-topik tambahan
untuk memperkuat
keterampilan mereka.
Nama program: Australia Indonesia Partnership for Emerging Infectious Diseases
(AIP-EID)
iSIKHNAS adalah satu dari beberapa komponen Program AIP-EID yang mendukung
penguatan sistem kesehatan hewan Indonesia
Donor: Pemerintah Australia
Instansi pelaksana Australia: Departemen Pertanian Australia (DA)
Instansi pelaksana Indonesia: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan
Website: www.isikhnas.com
Informasi Wiki: wiki.isikhnas.com
AUSTRALIA INDONESIA PARTNERSHIP FOR EMERGING INFECTIOUS DISEASES
Fly UP