...

Melindungi Sumberdaya Alam untuk Semua Orang

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Melindungi Sumberdaya Alam untuk Semua Orang
20
3
Melindungi Sumberdaya Alam
untuk Semua Orang
Dalam bab ini:
halaman
Berbagai penyebab masalah kesehatan lingkungan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Kontrol perusahaan buruk bagi kesehatan kita . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Membangun lembaga-lembaga masyarakat. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Menjadikan masyarakat kita keberlanjutan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Menghormati jaringan kehidupan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Memulihkan alam kehidupan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Bekerja dengan alam. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Mencegah kerusakan dari polusi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Prinsip tindakan pencegahan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Pemanasan global . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
22
24
25
26
27
30
30
32
32
33
21
Melindungi Sumberdaya
Alam untuk Semua Orang
Bagaimana cara kita memanfaatkan sumberdaya alam akan mempengaruhi
kesehatan kita dan kesehatan masyarakat. Karena setiap orang memanfaatkan
sumberdaya alam, maka kita harus mengambil bagian dalam upaya melindungi,
melestarikan, dan membagi sumberdaya alam tersebut.
Sayangnya, sumberdaya alam tidak dibagi secara adil bagi setiap orang.
Kalangan miskin paling sedikit memanfaatkan, sedangkan orang-orang kaya
paling banyak menikmati sumberdaya alam. Seringkali perusahaan-perusahaan
besar, pemerintahan, dan kalangan militer yang punya kekuatan mengambil
bagian paling banyak. Bahkan di dalam sebuah komunitas, orang-orang
kaya menggunakan sumberdaya alam lebih banyak dibandingkan tetanggatetangganya yang miskin. Tidak jarang kalangan miskin terpaksa saling
berkelahi di antara mereka sendiri untuk berebut sumberdaya alam yang tersisa.
Distribusi sumberdaya alam yang tidak adil ini akan mengakibatkan munculnya
masalah-masalah kesehatan yang serius bagi kalangan miskin.
Kita bisa berbicara seharian penuh tentang pelestarian sumberdaya alam,
tetapi kalau ketidakadilan berjalan terus, kesehatan lingkungan hanya akan
menjadi hak dari segelintir orang yang punya kekayaan dan kekuasaan dan
bukan menjadi hak mereka yang betul-betul membutuhkan sumberdaya alam
untuk bertahan hidup dari hari ke hari. Seperti dikatakan oleh pemimpin India
Mahatma Ghandi, “Yang ada cukup untuk kebutuhan setiap orang, tetapi tidak
cukup untuk kerakusan setiap orang.”
22
M el i n d un g i Sum b er daya A l a m u n t u k Se mua O r a n g
Berbagai Penyebab Masalah Kesehatan
Lingkungan
Salah satu cara menemukan penyebab masalah kesehatan
lingkungan adalah:
• kelangkaan (tidak cukup) hal-hal mendasar yang
dibutuhkan untuk kehidupan yang sehat, seperti udara
dan air bersih, tanah dan hutan yang sehat, rumah yang
aman dan nyaman, dan lingkungan kerja yang aman.
• kelebihan (terlalu banyak) hal-hal yang merusak yang
tidak dibutuhkan, seperti sampah, bahan-bahan kimia
beracun, polusi, dan junk food (makanan yang di proses tidak bergizi).
Dalam kisah dari Ekuador (lihat Bab 1), masalah-masalah kesehatan disebabkan
oleh kelangkaan kebutuhan dasar seperti air bersih, toilet, dan pepohonan. Dalam
sebuah cerita dari Bhopal, India (lihat Bab 4), masalah-masalah kesehatan
disebabkan oleh adanya bahan-bahan kimia beracun yang berlebihan.
Dalam tiap-tiap cerita, memperbaiki kesehatan masyarakat bergantung
pada warga yang berupaya mencegah munculnya kondisi-kondisi yang
menyebabkan baik kelangkaan sumberdaya yang diperlukan bagi kehidupan
maupun terjadinya terlalu banyak polusi. Dengan melindungi komunitas dan
sumberdaya alam, berarti kita sedang melindungi masa depan anak-anak dan
cucu-cucu kita.
b er bag a i pen y eba b m a sa l a h k e sehata n l i n g k u n g a n
Terlalu banyak orang, terlalu sedikit sumberdaya?
Jumlah air, pepohonan, mineral, dan sumberdaya alam lain di muka bumi
terbatas, sementara jumlah manusia yang memanfaatkan sumberdaya tersebut
terus bertambah. Tetapi, jumlah manusia bukanlah persoalan yang sebenarnya.
Persoalannya adalah bagaimana sumberdaya alam tersebut didistribusikan
dan dimanfaatkan. Setiap kali seseorang atau suatu kelompok menggunakan
sumberdaya alam lebih banyak dari pembagian sumberdaya yang adil, atau
menyebabkan bertambahnya polusi, hal ini akan melahirkan ketidakseimbangan
yang mengakibatkan munculnya masalah-masalah kesehatan lingkungan bagi
orang lain.
Penjelasan orang kaya tentang
kemiskinan dan perusakan
lingkungan: terlalu banyak orang,
terlalu sedikit sumberdaya.
Penjelasan orang miskin tentang
kemiskinan dan perusakan
lingkungan: Distribusi tanah dan
sumberdaya yang tidak adil, terlalu banyak
yang dikuasai oleh segelintir orang.
Beberapa orang percaya bahwa cara terbaik untuk mencegah kerusakan pada
lingkungan adalah dengan mengurangi jumlah orang. Cara berpikir seperti
ini akan menghasilkan program-program ‘pengendalian populasi’. Programprogram ini gagal memperbaiki kehidupan manusia di mana-mana karena
program-program tersebut tidak menangani akar-akar persoalan kerusakan
lingkungan, kemiskinan, dan kesehatan yang buruk. Ketika keluarga-keluarga
memiliki sumberdaya yang mereka butuhkan untuk hidup sehat dan bermartabat, banyak di antaranya memilih sedikit anak. Hanya jika masyarakat, pemerintah, dan program-program pembangunan memberi perhatian pada keselamatan anak dan perbaikan status sosial, politik, dan ekonomi kaum perempuan,
maka apa yang disebut sebagai ‘masalah kependudukan’ bisa diselesaikan.
Tetapi, mengurangi jumlah penduduk di dunia tidak akan menyelesaikan
persoalan kepincangan distribusi penggunaan sumberdaya. Cara terbaik untuk
mengurangi dampak buruk yang terjadi pada lingkungan adalah agar orangorang kaya menggunakan lebih sedikit sumberdaya, dan memanfaatkannya
dengan konservasi sumberdaya tersebut untuk kepentingan masa depan
disamping itu juga tidak mendatangkan dampak polusi. Dengan pertama-tama
mengubah perilaku mereka yang paling banyak memanfaatkan sumberdaya,
kita dapat memastikan bahwa sumberdaya tersedia cukup bagi setiap orang
untuk hidup sehat.
23
24
M el i n d un g i Sum b er daya A l a m u n t u k Se mua O r a n g
Kontrol perusahaan buruk bagi kesehatan kita
Krisis kesehatan di pantai Ekuador (lihat Bab 1) disebabkan oleh sebuah perusahaan besar yang membayar warga lokal untuk membabat hutan. Warga tidak
hanya kehilangan pepohonan yang mampu menjaga lapisan tanah tetap subur
dan memberi perlindungan dari terjangan badai, tetapi mereka juga kehilangan
sumberdaya penting bagi kebutuhan sehari-hari seperti makanan, kayu bakar,
obat-obatan, serat, dan kebutuhan dasar lainnya. Karena sumberdaya seperti
hutan yang sangat luas tidak dapat dikembalikan lagi keberadaannya, hal itu
sama artinya dengan hutan tersebut telah dicuri – dari alam, dari komunitas
yang bergantung padanya, dan dari generasi-generasi mendatang.
Ketika perusahaan-perusahaan mengontrol sumberdaya — terlepas apakah
kayu, minyak, air, bibit, atau tenaga kerja dari masyarakat itu sendiri — mereka
sebenarnya meraih keuntungan bagi mereka sendiri, dan hanya punya sedikit
alasan untuk melindungi atau memperbaiki kehidupan masyarakat sekitar yang
membutuhkan sumberdaya tersebut bagi kehidupannya. Mungkin saja perusahaan-perusahaan menyediakan lapangan kerja dan pendapatan jangka pendek,
tetapi jika kepentingan mereka adalah mengekspor sumberdaya lokal, maka
ketika sumberdaya tersebut habis mereka akan menghilang. Dan penduduk akan
ditinggalkan dalam keadaan lebih miskin dibandingkan kondisi sebelumnya.
Ketika kita menebang pohon yang
terakhir, mencemari sungai yang
tersisa, dan memasak ikan yang
terakhir, barulah kita sadar bahwa
kita tidak bisa makan uang!
b er bag a i pen y eba b m a sa l a h k e sehata n l i n g k u n g a n
Membangun lembaga-lembaga masyarakat
Kontrol yang adil dan setara atas sumberdaya berarti bahwa setiap orang
punya suara dalam pengambilan keputusan menyangkut bagaiman sumberdaya
alam dimanfaatkan dan dibagi. Kontrol yang adil dan setara bisa mengambil
banyak bentuk, tetapi semuanya bergantung pada pendidikan warga dan
kemauan berorganisasi untuk bekerja bersama-sama demi perubahan.
Kesehatan lingkungan selalu merupakan persoalan masyarakat. Masyarakat
harus bekerja bersama-sama, sebagai sebuah komunitas, untuk melindungi
sumberdaya alam yang mereka miliki bersama. Untuk bekerja bersama-sama
dalam jangka waktu yang panjang, masyarakat biasanya membentuk semacam
kelompok masyarakat/komunitas atau lembaga.
Ketika wabah kolera mulai menyebar luas di Ekuador, Salud para el Pueblo
membentuk komite kesehatan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan
menarik warga untuk bertindak. Untuk memerangi wabah kolera yang lebih
baik, komite kesehatan masyarakat menawarkan pengetahuan (bagaimana cara
membuat minuman rehidrasi) dan jasa (membuat toilet baru dan sistem saluran
air). Mereka juga membantu memulihkan dan memperkuat komunitas dengan
menjaga keberadaan klinik kesehatan, dan menyediakan pendidikan kesehatan
dan pelatihan di sekolah-sekolah, taman-taman, dan di rumah-rumah warga.
Dan mereka mencoba memberi inspirasi agar warga membentuk kelompok atau
lembaga, seperti penggerak kesehatan lingkungan dan program daur ulang.
Salud para el Pueblo juga bekerja dengan organisasi-organisasi di luar
komunitas mereka untuk mendapatkan
Ketika setiap desa
uang, ketrampilan teknis, obat-obatan, dan
membentuk sebuah
sumberdaya lain. Mereka memastikan bahwa
komite penggerak
sumberdaya tersebut akan dimanfaatkan dan
kesehatan, mereka
mampu memutuskan
dikelola oleh warga desa sendiri. Komunitas
masalah kesehatan
ini juga terlibat dalam perencanaan
apa yang paling
dan pengambilan keputusan tentang
penting untuk
diselesaikan.
perluasan program.
Ketika pemerintah tidak
menyediakan kebutuhan dasar bagi warganya, maka masyarakat harus
membangun lembaga sendiri, seperti yang dilakukan Salud para el Pueblo,
untuk memastikan bahwa masa depannya terjamin sehat. Biasanya, ketika
masyarakat mulai mengorganisasi diri, pemerintah baru menanggapi dengan
memenuhi kewajiban pada warganya.
Kebutuhan sumberdaya yang berbeda untuk laki-laki dan perempuan;
untuk tenaga kerja, petani, perambah hutan, dan peternak; dan untuk industri,
pengembang lahan, dan lain-lain, dapat menghadirkan pertentangan ke dalam
komunitas dan organisasi anda. Kadang-kadang masalahnya cukup sulit,
seperti menyeimbangkan kebutuhan pendapatan jangka pendek dan kebutuhan
kesehatan jangka panjang. Membangun lembaga masyarakat yang kuat
sering kali membutuhan waktu panjang karena harus menghargai perbedaanperbedaan tersebut dan berupaya menyelesaikan konflik memang sulit. Jika
kesehatan jangka panjang dijadikan suatu tujuan, dan mencari jalan dimana
setiap orang bekerja mencapai tujuan tersebut bersama-sama, maka hal ini
dapat membantu menyelesaikan pertentangan dan membangun lembaga yang
kuat yang mampu melindungi kepentingan bersama.
25
26
M el i n d un g i Sum b er daya A l a m u n t u k Se mua O r a n g
Menjadikan Masyarakat Kita Keberlanjutan
Sustainabilitas atau keberlanjutan berarti kemampuan untuk menjaga sesuatu
berjalan atau bertahan dalam waktu yang lama. Terlepas apakah kita tengah
berbicara tentang lembaga masyarakat seperti klinik kesehatan atau program
daur ulang, atau tentang sumberdaya alam seperti hutan, lahan, atau mata
air, jika hal itu tidak dikembangkan dan dimanfaatkan dengan cara-cara yang
berlanjutan, maka masalah-masalah kesehatan lingkungan yang serius pasti
akan berdatangan
Sustainabilitas juga berarti mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari
warga saat ini, sekaligus merencanakan untuk kebutuhan generasi-generasi
yang akan datang. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi masyarakat
saat ini adalah bagaimana berupaya memenuhi seluruh kebutuhan kita tanpa
menimbulkan kerusakan lingkungan yang menyediakan pangan, papan, dan
sandang bagi kita, menyediakan air, energi, dan obat-obatan, menjadi sumber
utama untuk bertahan hidup (survival).
Di sekitar kita terlihat tanda-tanda pembangunan yang tidak sustainabel.
Ada kelangkaan makanan sehat, udara dan air bersih, dan pekerjaan yang
aman yang terus meningkat. Begitu juga kita melihat meningkatnya polusi,
deforestasi, dan jumlah yang jatuh sakit. Ketika masyarakat tumbuh dengan
cara-cara yang tidak sustainabel, sebenarnya mereka menciptakan masalahmasalah bagi mereka sendiri dan bagi generasi-generasi yang akan datang.
Di seluruh bagian buku ini, terutama pada bagian cerita-cerita yang
kita kembangkan, kita memberikan contoh beberapa prinsip-prinsip dasar
sustainabilitas. Beberapa di antara prinsip paling penting dijelaskan pada
halaman berikut.
m en ja d i k a n m a s ya r a k at k i ta k eb er l a n j u ta n
Menghormati jaringan kehidupan
Alam berisi beragam makhluk hidup. Istilah ilmiah bagi jumlah yang begitu
banyak jenis manusia, tumbuh-tumbuhan, khewan, dan serangga yang hidup di
muka bumi adalah biodiversitas atau keanekaragaman hayati. Jauh sebelum para
ilmuwan memberi nama pada beragam makhluk hidup, banyak orang telah
mengajari anak-anak mereka tentang jaringan kehidupan (web of life). Seperti
sarang laba-laba yang menjadi kuat karena begitu banyak benang yang saling
berkaitan membentuk jaring, keanekaragaman hayati pun bergantung pada
jaring kehidupan yang mengkaitkan semua makhluk hidup satu sama lain.
Sebagai contoh, manusia mengumpulkan buah-buahan untuk dimakan, yang
mengandung gizi agar tubuh tetap sehat. Buah-buahan tersebut tumbuh di
pepohonan dan semak-semak yang disemaikan oleh serangga. Tanpa persemaian
tersebut, buah-buahan tidak akan tumbuh. Kawanan burung makan serangga,
dan selanjutnya burung-burung ini dimangsa rubah. Keseimbangan dalam
jaring kehidupan berarti bahwa ada bunga, serangga, burung, dan rubah yang
jumlahnya cukup untuk hidup di kawasan tersebut bagi semuanya. Jika anda
membunuh rubah terlalu banyak, mungkin karena mereka
makan ayam-ayam anda, maka boleh jadi jumlah
burung akan bertambah yang nantinya akan
memangsa banyak serangga. Dengan cara
ini, membunuh banyak rubah bisa berarti
juga anda akan punya buah-buahan
lebih sedikit.
Salah satu bagian penting dalam melindungi kesehatan manusia, saat ini dan di
masa yang akan datang, adalah melindungi jaring kehidupan.
Sayangnya, penduduk dunia tengah menghadapi hilangnya keaneka ragaman
hayati secara luar biasa, dengan begitu banyak tumbuh-tumbuhan dan
khewan yang punah setiap tahun. Biodiversitas sangat berarti bagi kekayaan
alam, tetapi ia juga sangat bermakna dalam berbagai caranya memberikan
perlindungan pada kesehatan manusia.
27
28
M el i n d un g i Sum b er daya A l a m u n t u k Se mua O r a n g
Kerusakan kehidupan mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit baru
Hilangnya keanekaragaman hayati berarti bahwa jumlah jenis tanaman dan
khewan lebih sedikit, dan keseimbangan alam di antara tanaman, khewan, dan
manusia pun terganggu. Hal ini akan menyebabkan penyakit-penyakit baru. Berikut ini adalah dua contoh tentang bagaimana hilangnya keanekaragaman hayati
karena deforestasi (pembabatan hutan) menyebabkan penyakit-penyakit baru:
• Ketika orang-orang membabat hutan-hutan tropis untuk keperluan
pertanian dan pembangunan kota di Afrika, terjadi serangan
leishmaniasis, demam penyakit kuning, dan penyakit tidur. Ini adalah
penyakit-penyakit yang disebarkan oleh serangga yang berkembang
biak ketika air ditampung, bukan dibiarkan terserap lapisan tanah, dan
khewan-khewan yang makan serangga kehilangan sarang-sarang di
hutan mereka.
• Ketika banyak sekali pohon yang ditebang di Amerika Utara, jumlah tikus
berkaki putih tumbuh pesat karena pasok pangan mereka meningkat dan
jumlah khewan yang memangsa tikus-tikus ini semakin berkurang. Tikus
putih membawa penyakit yang disebut penyakit Lyme, yang selanjutnya
ditularkan ke manusia.
Tanaman obat-obatan bergantung pada
keanekaragaman hayati
Sebagian besar obat-obatan dibuat dari
tanam-tanaman. Ketika hutan-hutan
dibabat, dan sungai-sungai dan lahan basah
menjadi kering, kita kehilangan banyak
sekali tanam-tanaman. Kita juga kehilangan
pengetahuan tradisional tentang bagaimana
memanfaatkan tanaman tersebut untuk
pengobatan.
Melindungi keanekaragaman hayati
dan jaring kehidupan akan melindungi
kebudayaan dan tradisi pengobatan kita.
Makanan yang sehat bergantung pada
keanekaragaman hayati
Masyarakat yang memanfaatkan tanaman untuk
obat-obatan biasanya juga membudidayakan dan
memeliharanya, berarti melindungi keanekaragaman
hayati dan tradisi.
Kesehatan yang baik bergantung pada
mengkonsumsi aneka pangan, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian,
dan tanaman yang tidak dibudidaya seperti buah beri, serta pangan ikan,
dan binatang buruan. Ketika kita kehilangan keanekaragaman hayati, kita
kehilangan banyak makanan yang kita andalkan sebagai makanan sehat.
Seluruh lapisan masyarakat berhadapan dengan masalah-masalah kesehatan
yang berasal dari nutrisi yang buruk.
Gloria, penyuluh kesehatan yang bekerja
dengan Salud para el Pueblo, paham tentang
jaring kehidupan. Karena lebah madu butuh
bunga untuk produksi madu, dan pepohonan
berbunga butuh lebah untuk membantunya
berbuah, menanam pohon dan membudidayakan
Menanam beragam tanaman
lebah jelas membantu warga menghasilkan
berarti mendukung
makanan dan pada saat yang sama memulihkan
keanekaragaman hayati dan
jaring kehidupan.
penyediaan makanan yang sehat.
m en ja d i k a n m a s ya r a k at k i ta k eb er l a n j u ta n
Keanekaragaman hayati meningkatkan panen
Semua tanaman pangan, termasuk padi, jagung, dan gandum, dibudidayakan
selama ribuan tahun berasal dari tanaman liar. Tanaman-tanaman tersebut
masih bergantung pada serangga dan kehidupan khewan-khewan lain untuk
tumbuh dengan baik.
Pertanian industri, dengan menggunakan mesin-mesin pertanian besar
dan bahan-bahan kimia beracun, menjanjikan hasil panen yang lebih banyak.
Tetapi, bahan-bahan kimia ini membasmi tanaman dan serangga yang
berguna, dan merusak lapisan tanah. Jika produksi naik, biasanya ini berlaku
hanya untuk satu jenis tanaman saja, dan hanya dalam jangka pendek. Setelah
beberapa tahun, jumlah makanan dan jenis (varietas) pangan yang dibutuhkan
untuk kesehatan yang baik semakin sedikit.
Pertanian yang berkelanjutan/sustainabel bergantung pada
serta melindungi keanekaragaman hayati.
Pertanian dapat menghasilkan lebih banyak panen dan sedikit gangguan hama
dengan menjalankan metode yang sustainabel. Metode-metode sustainabel
mendukung kehidupan serangga dan khewan yang sehat, memperkaya lapisan
tanah dengan pupuk alami, dan melindungi lahan dengan pepohonan dan
berbagai tanaman (lihat Bab 15). Panen yang beragam akan menghasilkan
perbaikan nutrisi dan kesehatan yang lebih baik bagi semua orang.
Keanekaragaman hayati melindungi sumberdaya air
Baik deforestasi maupun pertanian industri menyebabkan hilangnya kelembaban
tanah dan mengeringnya mata air di musim kemarau. Pupuk dan pestisida kimiawi memicu tumbuhnya pertanian industri dan mencemari sungai dan danau.
Keanekaragaman hayati melindungi masyarakat
Banyak jenis mata pencaharian bergantung pada akses ke sumberdaya alam.
Ketika sumberdaya-sumberdaya tersebut hilang, kemiskinan pun meningkat.
Di kawasan pertanian, industri pertanian meningkatkan jumlah hutang bagi
beberapa petani dan menciptakan petani tanpa tanah bagi sebagian lainnya.
29
30
M el i n d un g i Sum b er daya A l a m u n t u k Se mua O r a n g
Memulihkan alam kehidupan
Di dalam jaring kehidupan, ketika suatu makhluk hidup mati, ia akan
mempengaruhi yang lainnya, termasuk manusia. Dalam cerita di Bab 1,
ketika warga Manglaralto kehilangan hutan, mereka juga kehilangan sumber
makanan dan penghasilannya. Ketika badai menerpa kawasan, mereka pun
kehilangan rumah-rumah mereka. Ketika mereka memulai lagi menanam pohon,
warga desa mengetahui bahwa mereka tidak sekadar mencegah erosi dan
menghasilkan madu. Upaya mereka memulihkan kesehatan tanah membawa
kembali begitu banyak tanaman dan khewan yang penting untuk mendukung
kesehatan komunitas mereka.
Tanah menumbuhkan
tanaman pangan
Pupuk
memberi
makan
tanah
Petani-petani
yang menerapkan
pertanian sustainabel
memanfaatkan siklus
makanan untuk
menjaga tanah tetap
subur
Kotoran khewan
dapat diubah
menjadi pupuk
Tanaman
menjadi
makanan
Makanan
menjadi
kotoran
khewan
Bekerja dengan Alam
Di alam, tidak ada yang sia-sia karena
segala sesuatu punya manfaat dan
tujuan. Salah satu cara alam
memanfaatkan sumberdaya tanpa
limbah adalah dengan bergerak
dalam lingkaran, atau siklus.
Sayangnya, siklus alam telah
diganggu oleh manusia dan industri,
dan hal ini mengakibatkan masalah
kesehatan lingkungan yang serius.
Salah satu contoh tentang apa
yang akan terjadi jika siklus alam
diganggu adalah pemanasan global (lihat halaman 33).
Awan mendatangkan hutan, mengirimkan air ke muka bumi...
Air menguap untuk membentuk awan ...
b ek er ja d en g a n a l a m
Bagaimana kita bisa meniru siklus alam
Para penggerak kesehatan di
Filipina punya ungkapan:
Semua yang
berasal dari
bumi harus
dikembalikan
ke bumi
Dengan memahami pentingnya
mengembalikan ke bumi segala sesuatu
yang berasal dari bumi, kita bisa meniru alam dan
melindungi sumberdaya alam dan kesehatan kita.
Siklus yang kita ciptakan di rumah-rumah kita, di
komunitas-komunitas, dan di pabrik-pabrik merupakan
langkah kecil yang dapat kita tempuh untuk memperbaiki kesehatan
lingkungan. Sebagai contoh, pembuatan kompos, dan penggunaan kembali
dan daur ulang botol-botol gelas dan kaleng, merupakan cara-cara
mengikuti contoh alam dengan menciptakan sebuah siklus sebagai ganti
membuang sampah/limbah.
Bagaimana industri bisa meniru siklus alam
Para penggerak kesehatan di Filipina juga
punya ungkapan:
Semua yang
berasal dari
pabrik harus
dikembalikan ke
pabrik
Industri menyebabkan polusi paling
beracun. Tetapi, sebenarnya industri dapat
belajar dari siklus alam untuk memanfaatkan kembali
energi dan material melalui sebuah proses yang disebut
produksi bersih (clean production). Langkah pertama yang bisa ditempuh
oleh industri adalah dengan mengumpulkan kembali sampah/limbah yang
dihasilkannya. Jika limbahnya tidak dapat didaur-ulang seperti bahan kimia
beracun, maka industri harus membuangnya secara aman, dan mengurangi
dan akhirnya berhenti menggunakannya. Jika industri ingin punya tempat
di masa depan yang sustainabel, maka upaya-upaya harus didasarkan pada
pencegahan, perlindungan, dan hak atas kesehatan bagi semua, dan bukan
pada hak untuk mengambil untung dari bahaya, limbah, dan penyakit.
Dengan menggunakan lebih
sedikit sumberdaya, mendaurulang, dan menggunakan
kembali apa yang benar-benar
mereka gunakan, industri
dapat mengurangi kerusakan
yang mereka timbulkan pada
kesehatan lingkungan kita.
31
32
M el i n d un g i Sum b er daya A l a m u n t u k Se mua O r a n g
Mencegah kerusakan dari polusi
Polusi yang mengganggu kesehatan manusia dan lingkungan disebabkan oleh
banyaknya jumlah bahan-bahan beracun karena kegiatan manusia, khususnya
limbah dari industri, transportasi, dan pertanian. Polusi beracun menyebarluas
melalui lingkungan udara, air, dan tanah di sekitar kita.
Sebagian besar polusi berasal dari benda-benda yang kita manfaatkan dan
kitapun terpapar dalam kehidupan sehari-hari. Cara paling umum manusia
terpapar polusi beracun meliputi:
• asap kebakaran, khususnya ketika plastik terbakar. Kita menghirup asap
beracun, dan debu beracun pun mencemari air minum dan lahan-lahan
pertanian.
• asap pabrik yang mencemari udara, air, dan tanah.
• bahan-bahan kimia yang digunakan di pabrik-pabrik, pertambangan, dan
pengeboran dan produksi minyak yang dibuang ke sumber-sumber air,
dan juga mencemari udara dan tanah.
• pestisida yang digunakan dan ditaruh di dekat makanan, sumber-sumber
air, atau di rumah-rumah. Ketika disemprotkan, pestisida akan menyebar
cukup jauh melalui udara, menimbulkan gangguan yang besar.
• bahan-bahan kimia di dalam baterai, cat, pewarna, dan dari pembuatan
barang-barang elektronik yang membahayakan pekerjanya.
• Emisi dari kendaraan yang mencemari udara, air, dan tanah.
Polusi beracun menyebabkan gangguan serius bagi manusia, tumbuh-tumbuhan,
dan khewan tidak saja di tempat asalnya, melainkan juga di kawasan yang jauh
dari sumber polusi. Melindungi diri dari gangguan yang disebabkan oleh polusi
dan bahan-bahan beracun merupakan bagian penting dari sustainabilitas (lihat
halaman 42, 368, 410, 440, dan Bab 14, 16, dan 20-23).
Prinsip tindakan pencegahan
Dalam upaya menemukan produk-produk baru dan lebih banyak keuntungan,
perusahaan-perusahaan telah mengembangkan ribuan bahan kimia yang tidak
pernah ada di alam. Sebagian besar bahan kimia tersebut belum diuji untuk
membuktikan bahwa mereka aman. Walaupun demikian, bahan-bahan tersebut
tetap digunakan dalam produk-produk yang dijual ke kita setiap hari. Bahkan
ketika kita mengira bahwa beberapa di antaranya mungkin membahayakan,
jika kita tidak dapat membuktikan dengan pasti bahwa bahan kimia tersebut
membahayakan, produk-produk tersebut tidak dapat ditarik dari pasar atau
dikeluarkan dari badan kita.
Beberapa tokoh masyarakat dan para ilmuwan memanfaatkan apa yang
mereka sebut dengan prinsip keberhatian (precautionary principle) untuk
memandu pengambilan keputusan. Prinsip tindakan pencegahan ini menegaskan:
Jika ada alasan untuk percaya bahwa sesuatu bisa merusak atau menimbulkan
gangguan kesehatan, bahkan kalaupun kita tidak mengetahuinya dengan pasti,
maka akan lebih baik menghindarinya dari pada mengambil
risiko mendapatkan gangguan.
Prinsip ini berlawanan dengan yang dianut sebagian
Mencegah jauh
besar negara. Saat ini anda harus menunjukkan lebih
lebih baik dari
dulu bahwa sesuatu memang merusak atau menimbulkan
mengobati
bahaya sebelum ia dapat dihentikan. Kita menyebutnya
Prinsip Tubuh Mati (Dead Bodies Principle).
b ek er ja d en g a n a l a m
Pemanasan global
Di seluruh dunia, jaring kehidupan kini sedang tercabik-cabik. Deforestasi,
peningkatan polusi air dan udara, dan punahnya hidupan liar merupakan
contoh yang nyata. Yang kurang terlihat adalah kenaikan suhu udara yang
disebabkan oleh polusi.
Masalah yang dinamakan pemanasan global ini mengubah iklim
(kenampakan cuaca di suatu tempat dalam jangka waktu yang lama) di
berbagai belahan dunia. Apa yang terlihat sebagai kenaikan suhu kecil justru
mengakibatkan perubahan yang sangat besar. Di beberapa bagian bumi lebih
banyak kedatangan banjir dan badai, sementara tempat lainnya kekurangan
hujan dan lebih banyak kekeringan. Perubahan iklim yang disebabkan oleh
pemanasan global mendatangkan bencana di seluruh dunia, tahun demi tahun,
menimbulkan masalah serius bagi kesehatan manusia.
• Banjir, badai besar, dan kekeringan menyebabkan gagal panen, krisis
pangan, menghancurkan rumah-rumah, migrasi masal, cidera, dan
kematian.
• Penyakit semakin buruk atau menyebar-luas karena cuaca yang berubah
mendatangkan lebih banyak serangga dan khewan pembawa penyakit, dan
membuat mereka bebas berpindah mencari tempat baru.
• Suhu yang lebih panas kadang-kadang menyebabkan meningkatnya
penyakit dan kematian.
Akar penyebab pemanasan global
Lingkungan punya kemampuan alamiah untuk menyerap polusi. Tetapi jika
polusi yang ada di lingkungan terlalu banyak, bumi tidak dapat menyerapnya.
Lebih dari 100 tahun terakhir, ketika manusia mulai membuang dan membakar
sejumlah besar bahan bakar fosil seperti minyak dan batu bara, jumlah
polusi yang dibuang ke lingkungan pun meningkat jauh lebih cepat dari pada
sebelumnya. Ini merupakan salah satu akar penyebab pemanasan global.
Demikian juga, beberapa jenis bahan kimia yang diperkenalkan pada proses
pembuatan barang mencemari udara dan tidak dapat diserap. Bahan-bahan
tersebut juga memberi kontribusi pada terjadinya pemanasan global.
Akar penyebab pemanasan global lainnya adalah penggunaan sumberdaya
yang tidak adil, tidak setara, dan tidak sustainabel. Negara kaya seperti Amerika
Serikat memulai pemanasan global dengan memanfaatkan banyak sekali
sumberdaya dan menghasilkan polusi yang luar biasa besarnya demi mengejar
keuntungan lebih banyak dan standar hidup yang lebih tinggi. Ketika negaranegara miskin mulai mengikuti jejak tanpa menghiraukan keberlanjutan dalam
pembangunannya, polusi pun menjadi sesuatu
yang mustahil ditanggung oleh bumi. Untuk
mencegah bencana yang disebabkan oleh
pemanasan global, seperti hal-hal yang diuraikan
diatas serta menghindari hal-hal yang lebih
buruk yang bisa terjadi, baik negara-negara
maju maupun negara-negara berkembang harus
berubah kearah penggunaan sumberdaya alam
yang sustainabel. Secara khusus, kita harus
berhenti menggantungkan diri pada bahan bakar
fosil dan memulai memanfaatkan energi yang
lebih bersih (lihat Bab 23).
33
Fly UP