...

Inilah Teknologi Pencegah Tabrakan di Jalan Raya

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Inilah Teknologi Pencegah Tabrakan di Jalan Raya
Inilah Teknologi Pencegah Tabrakan di Jalan Raya
Washington, KompasOtomotif – Pemerintah Federal Amerika Serikat (AS) terus mempelajari
teknologi baru yang memungkikan setiap mobil saling berkomunikasi atau dikenal juga dengan
“vehicle to vehicle communication” (V2V). Kendaraan berkomunikasi tanpa kabel selama
berada di jalan raya dan memberi peringatan kepada pengemudi situasi dan kondisi yang
sedang terjadi. Tujuannya, untuk mencegah tabrakan.
Program ini akan diluncurkan Agustus mendatang di Ann Arbor, Michigan, untuk membantu
pemerintah federal memastikan, apakah teknologi ini yang telah diuji-coba selama 10 tahun
akan terus dikembangkan atau dihentikan sampai di sini.
Wi-Fi
Ide dasarnya adalah melengkapi mobil dengan radio yang dapat mengirimkan 10 pesan dalam
satu detik ke kendaraan di sekitarnya. Sistem bekerja seperti Wi-Fi. Selanjutnya, setiap mobil
akan dilengkapi dengan alat penerima, menginterpretasikan sinyal tersebut untuk diubah agar
bisa memberi peringatan kepada pengemudi.
Secara hipotesis, sistem bekerja seperti berikut: Jika Anda sedang mengemudi dan di sekitar
ada mobil lain namun tidak terlihat ( (blind spot), kendaraan tersebut akan mengirim sinyal
untuk menjelaskan posisinya.
Selanjutnya, radio mobil akan menerima sinyal dan mengaktifkan lampu peringatan
(berkedap-kedip) atau mengeluarkan suara memperingatkan Anda agar jangan pindah jalur.
Para ahli mengatakan, teknologi ini bisa membantu mencegah tabrakan dari belakang, samping
dan posisi lainnya.
Turun
Departemen Transportasi (DOT) Amerika Serikat mengharapkan teknologi ini dapat membuat
perubahan besar masalah keselamatan di jalan raya. Selama ini telah dilakukan berbagai
usaha untuk membuat jalanan Amerika tidak lagi menjadi tempat orang-orang usia produktif
menjadi korban. Berdasarkan data, dari 2005 sampai 2009, jumlah kecelakaan tabrakan fatal mobil turun 20
persen karena produsen sudah melengkapi mobil dengan sistem keselamatan terbaru.
Dijelaskan pula, tabrakan adalah penyebab utama kematian usia produktif, yaitu dari 5 sampai
34 tahun.
Pemerintah Federal telah mengontrak Universitas Michigan untuk melaksanakan uji-coba ini
selama setahun. Uji coba menggunakan 2.800 mobil, truk dan bus yang dilengkapi dengan
teknologi V2V dan diikuti 8 produsen mobil.
Infrastruktur
Dijelaskan, teknologi ini V2V bisa mempengaruhi pemerintah lokal mempersiapkan infrastruktur
1/2
Inilah Teknologi Pencegah Tabrakan di Jalan Raya
jalan raya. Pasalnya, sinyal lalu lintas (lampu) bisa berubah (durasi hidup-mati) dan ditentukan
oleh volume kendaraan di jalan raya. Untuk ini, pemerintah daerah harus mengubah atau
meningkatkan inftrastrukturnya bila ingin memanfaatkan teknologi ini.
“Pemerintah federal akan bekerja sama dengan pabrik pembuat pengendali lalu lintas, ” jelas Shelley Row, Direktur DOT Amerika Serikat yang menangani “Intelligent Transportasi System
Joint Program Office”. Namun pemerintah pusat dan lokal, tidak harus mengubah peraturan lalu
lintas untuk mengakomodasikan teknologi ini.
”Jika teknologi ini diadopsi, akan terjadi perubahahan besar. Kendaraan baru sudah harus
dilengkapi dengan teknoligi ini. Untuk kendaraan lama, bisa memasang add-ons dan dibeli
sebagai produk after-market,” lanjut Row.
Diharapkan beberapa mobil baru yang telah dilengkapi dengan kamera video dan radar akan
mendukung program ini. Kendati demikian, pemilihan radio dinilai lebih praktis.
“Lebih murah dan dapat diterima masyarakat,” komentar Row. Kekhawatiran yang muncul,
bagaimana mengindentifikasi kendaraan yang boleh mematikan transmitternya karena tidak
berfungsi. “Kami belum merancang sistem yang digunakan sesuai dengan peraturan,“ tutup
Shelley Row! Sumber berita: Kompas.com, 25 Juni 2012Link:
http://otomotif.kompas.com/read/2012/06/25/2802/Inilah.Teknologi.Pencegah.Tabrakan.di.Jalan
.Raya
2/2
Fly UP