...

this PDF file - Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil

by user

on
Category: Documents
8

views

Report

Comments

Transcript

this PDF file - Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
ANALISIS BIAYA RUMAH PRACETAK BERDASARKAN
SOFTWARE MICROSOFT PROJECT DI PERUMAHAN BULAN
TERANG UTAMA MALANG
Mochamad Amin Dieng Permana, Saifoe El Unas, Eko Andi Suryo
Jurusan Teknik Sipil – Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
Jalan MT. Haryono 167, Malang 65145, Jawa Timur, Indonesia
E-mail : [email protected]
ABSTRAK
Kebutuhan akan rumah murah berkualitas membuat PT. Bulan Terang Utama selaku
developer rumah subsidi di Malang mengembangkan teknologi rumah pracetak sebagai rumah
subsidi. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk membandingkan metode SNI serta MS.
Project. Metode pembangunan struktur rumah pracetak adalah dengan pengecoran dinding
beton bertulang dan kolomnya memakai besi siku yang dicor. Sehingga belum ada ketentuan dari
SNI yang mengatur tentang pekerjaan rumah pracetak . Sehingga untuk menghitung biaya
rumah pracetak digunakan software yaitu microsoft project.
Penelitian mengenai analisis perhitungan biaya rumah pracetak berdasarkan perhitungan
biaya dari developer dan berdasarkan software MS. Project. Objek penelitian ini adalah proyek
pembangunan rumah pracetak di Perumahan Bulan Terang Utama Malang. Perhitungan dengan
metode MS. Project menggunakan data berdasarkan perhitungan biaya langsung rumah pracetak
dan penjadwalan/ timeline yang didapat dari developer.
Dari hasil penelitian, metode analisis biaya yang digunakan adalah metode analisis biaya
proyek dengan cara menghitung biaya langsung proyek. Metode analisis biaya proyek dengan
cara menghitung biaya langsung proyek adalah metode yang menghitung harga bahan dan upah
tenaga kerja secara keseluruhan sesuai keadaan proyek. Pada perencanaan proyek pembangunan
rumah pracetak dibutuhkan total biaya pembangunan yang mendekati dengan riil biaya
pelaksanaan. Sehingga metode analisis biaya proyek menghitung biaya langsung proyek ini
dianggap adalah analisis biaya yang tepat. Metode MS Project 2007 adalah alternatif metode
yang dapat digunakan untuk menganalisis harga untuk proyek tersebut. Metode ini digunakan
karena sesuai dengan keadaan proyek yang memiliki data timeline/penjadwalan. Nilai total
estimasi biaya rumah pracetak dengan menggunakan software microsoft project 2007 adalah Rp.
79.129.430,-. Total estimasi biaya dengan menggunakan software microsoft project 2007 selisih
Rp.120,- dengan analisis biaya langsung proyek. Selisih ini terjadi diakibatkan karena pada MS.
Project 2007 input data yang digunakan tidak bisa melebihi dua angka desimal di belakang
koma.
Kata kunci : perhitungan biaya rumah pracetak, Software Microsoft Project
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya
I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Analisis biaya yang digunakan pada
proyek biasanya menggunakan analisis harga
satuan pekerjaan. Penerapan manajemen
konstruksi yang baik dapat menentukan
keberhasilan suatu proyek. Pembuatan
rencana anggaran biaya yang baik membantu
manjamemen konstruksi untuk meraih
keberhasilan suatu proyek.
Dalam semua tahapan proyek terdapat
permasalahan pengelolaan anggaran biaya.
Untuk mengatasinya dibuat sebuah estimasi
biaya proyek. Agar tercapai keuntungan
proyek yang optimal dibuat estimasi biaya
yang sesuai dengan keadaan di proyek.
Di Perumahan Bukan Terang Utama
muncul sebuah pengembangan rumah
bersubsidi yang juga penunjukan Menteri
Perumahan Indonesia kepada pengembang.
Pengembangan rumah bersubsidi itu adalah
sebuah pengembangan rumah pracetak.
Dimana dalam proses produksi rumah
pracetak membutuhkan waktu 20 hari.
Dengan durasi yang singkat ini diharapkan
mengakibatkan biaya produksinya menjadi
bisa lebih murah.
Perkiraan biaya pembangunan rumah
pracetak bisa menggunakan bantuan software
microsoft project. Sehingga diperlukan
sebuah penelitian untuk membandingkan
analisis biaya rumah pracetak antara analisis
di lapangan dengan menggunakan software
MS. Project.
1.2.
Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalah tentang
estimasi pengerjaan rumah pracetak
di
lapangan
dengan
metode
pekerjaan
pengecoran dinding beton bertulang dimana
kolomnya memakai besi siku yang dicor dan
besi weirmesh. Diperlukan penelitian untuk
membandingkan metode analisis pekerjaan di
lapangan dengan microsoft project.
1.3. Rumusan Masalah
Pada penelitian rumusan masalahnya
yaitu:
1. Apa analisis metode yang dapat dipakai
oleh pelaksana proyek dalam perhitungan
biaya pekerjaan rumah pracetak?
2. Apa terdapat alternatif metode lain yang
dapat
digunakan
untuk
membuat
perhitungan biaya pekerjaan rumah
pracetak yang sesuai dengan metode
pelaksanaan di lapangan?
3. Berapa nilai total estimasi perhitungan
biaya pekerjaan rumah pracetak dengan
menggunakan software microsoft project?
1.4. Batasan Masalah
Batasan masalah dari penelitian ini
yaitu:
1. Analisis biaya keseluruhan pekerjaan
rumah pracetak yang dicor di tempat pada
Perumahan Bulan Terang Utama Malang
digunakan sebagai objek penelitian.
2. Harga satuan sesuai yang digunakan di
lapangan dipakai untuk Harga satuan
material dan upah pada penelitian.
3. Biaya tidak langsung seperti overhead,
profit dan pajak tidak diperhitungkan
sedangkan
biaya
langsung
yang
diperhitungkan adalah biaya material dan
upah.
6. Input data material (bahan) yang
dimasukkan pada software microsoft
project adalah bahan pada struktur
dinding diantaranya besi siku 30.30.3,
besi weirmesh, triplek 120 x 40 x 18, baut
mur 16mm, semen, pasir cor, kerikil,
aditon dan pasir. Untuk bahan lainnya
dihitung secara kumulatif.
1.5. Tujuan Penelitian
Dalam penelitian terdapat tujuan
sebagai berikut:
1. Mengetahui metode yang digunakan oleh
pelaksana untuk perhitungan biaya
pekerjaan rumah pracetak.
2. Mengetahui metode yang tepat untuk
membuat perhitungan biaya pekerjaan
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya
rumah pracetak yang sesuai metode
pelaksanaan di lapangan.
3. Mengetahui
nilai
total
estimasi
perhitungan biaya pekerjaan rumah
pracetak dengan menggunakan software
microsoft project.
1.6. Manfaat Penelitian
Dari penelitian ini diharapkan
memberikan manfaat kepada:
dapat
1. Dapat mengetahui besarnya perhitungan
biaya pada pekerjaan rumah pracetak
yang diamati berdasarkan analisis yang
berbeda.
2. Dapat menjadi referensi bagi penulis dan
developer perumahan rumah karena
perhitungan biaya pekerjaan konstruksi
mempermudah
developer
dalam
menentukan besarnya harga jual rumah
pracetak .
3. Dapat menambah wawasan di dunia ilmu
pengetahuan dan teknologi, khususnya di
lingkungan akademis maupun aplikasi di
lapangan di bidang jasa konstruksi.
II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Estimasi Biaya
Pada hakekatnya, Estimasi dalam arti luas
adalah
upaya
untuk
menilai
atau
memperkirakan
suatu
nilai
analisis
perhitungan dan berlandaskan pengalaman.
Dalam proses konstruksi, estimasi meliputi
banyak hal yang mencakup banyak maksud
dan kepentingan bagi berbagai strata
manajemen dalam organisasi. (Istimawan
Dipohusodo, 1996)
2.2. Biaya Konstruksi Proyek
Hal-hal yang yang erat hubungannya
dengan biaya konstruksi yang perlu
diperhatikan adalah sebagai berikut :
1. Tenaga Kerja Konstruksi
Untuk menyelenggarakan proyek, salah
satu sumber daya yang menjadi faktor
penentu keberhasilannya adalah tenaga
kerja.
2. Peralatan Konstruksi
Yang
dimaksud
dengan
peralatan
konstruksi adalah alat / peralatan yang
diperlukan untuk melakukan pekerjaan
konstruksi secara mekanis. Dengan
mengenal lingkup kerja proyek dan jadwal
pelaksanaannya, maka dapat dianalisis
macam dan jumlah peralatan konstruksi
yang diperlukan.
2.3. Rencana Anggaran Biaya
Menurut
Ir.
A.
Soedradjat
Sastraatmadja, 1984, rencana anggaran
biaya dibagi menjadi dua diantaranya adalah
rencana anggaran biaya kasar serta rencana
anggaran terperinci.
Untuk penyusunan biaya proyek
diperlukan rencana kerja, daftar upah, daftar
harga bahan, buku analisis, daftar susunan
rencana biaya, serta daftar jumlah tiap jenis
pekerjaan dan gambar-gambar bestek. (J. A.
Mukomoko, 1987)
2.4. Rumah
Pengembang (developer) sebagai pihak
swasta
menyesuaikan
keterbatasan
kemampuan masyarakat dengan membatasi
luas
halaman,
memperkecil,
dan
menyederhanakan rumah. Pada intinya
kualitas rumah diturunkan sampai ke standar
minimal layak huni agar harga rumah dapat
dicapai masyarakat. (Agung Budi Sardjono,
2005).
2.4.1. Rumah Murah dengan Sistem
Formwork
Hadirnya usulan desain rumah murah
yang disampaikan oleh masyarakat umum,
diperlukan verifikasi untuk dijadikan
rujukan dalam kebijakan penyediaan
perumahan murah. Selain itu, juga
membahas tentang kehandalan rumah model
yang dibangun di Kantor Kementerian
Perumahan Rakyat, Jalan Raden Patah 1,
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya
Jakarta Selatan. Pada pembangunan rumah
pracetak ini teknolgi yang digunakan adalah
dengan sistem formwork.
1. Tahapan dalam persiapan
2. Tahapan dalam pengumpulan data
3. Tahap dalam penganalisisan data
2.5. Metode Perhitungan Menggunakan
Microsoft Project
Microsoft project membantu melakukan
pencatatan dan pemantauan terhadap
penggunaan sumber daya, baik berupa
sumber daya manusia, peralatan, maupun
bahan. Aplikasi tersebut juga dapat
mencatat kebutuhn tenaga kerja pada setiap
sektor kegiatan, mencataat jam kerja para
pegawai, jam lembur, dan menghitung
pengeluaran untuk biaya tenaga kerja pada
beberapa kegiatan. Program tersebut juga
dapat menyajikan laporan pada setiap
posisi sesuai dengan perkembangan yang
terjadi pada proyek. (Putri Lynna A. Luthan
dan Syafriandi, 2006).
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
III. METODE PENELITIAN
3.1. Jenis Penelitian
Jenis Penelitian yang digunakan adalah
penelitian dengan analisis ilmiah berupa
analisis kuantitatif. Dimana pada analisis ini
tahapannya adalah penemuan fakta dan
pengujian teori yang terkait tentang analisis
biaya rumah pracetak berdarsarkan software
microsoft project.
3.2. Subjek Penelitian
Penelitian ini bersubjek pada analisis
biaya rumah pracetak berdasarkan software
MS. Project.
3.3. Objek Penelitian
Penelitian ini berobjek di rumah cetak
Perumahan Terang Bulan Utama Malang.
3.4. Proses Pelaksanaan Penelitian
Pada Proses pelaksanaan penelitian
“Analisis
Biaya
Rumah
Pracetak
Berdasarkan Software Microsoft Project di
Perumahan Bulan Terang Utama Malang”
terdapat berbagai tahap:
4.1. Objek Penelitian
Pada
penelitian
ini
adalah
pembangunan rumah pracetak di Perumahan
PT. Bulang Terang Utama Malang dengan
meninjau pekerjaan secara keseluruhan.
4.2. Hasil Penelitian
Pembahasan
dilakukan
terhadap
analisis biaya yaitu analisis harga bahan dan
analisis upah tenaga pada keseluruhan
pekerjaan di proyek pembangunan rumah
pracetak di Perumahan Bulan Terang Utama
Malang. Penelitian dilakukan dengan
menggunakan metode analisis biaya dengan
software MS. Project.
4.3. Harga Bahan dan Upah Tenaga Kerja
pada Proyek
Pada pembangunan rumah pracetak di
Perumahan Bulan Terang Utama Analisis
harga bahan dan upah pekerjanya tidak
seperti pada analisis SNI. Pada analisis SNI
digunakan analisis harga satuan pekerjaan
dan analisis biayanya memiliki safety factor
yang tinggi. Untuk analisis biaya di proyek
adalah dengan cara menghitung biaya
langsung saja karena hanya diperlukan
prediksi biaya pelaksanaan konstruksi..
Perhitungan analisis biaya pada
proyek meliputi harga bahan dan upah
tenaga kerja karena pada data yang didapat
dari proyek tidak ada analisis biaya alat.
Pada perhitungan analisis upah
tenaga kerja tidak disertakan adanya kepala
tukang dan mandor karena pada pelaksanaan
proyek tidak menggunakan keduanya. Pada
pelaksanaan
proyek
yang
bertugas
mengawasi proyek adalah pengawas proyek
yang dibagi menjadi beberapa sub bidang.
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya
4.3.1. Rencana Anggaran Biaya Proyek
Total upah tiap item pekerjaan
diketahui berdasarkan durasi pekerjaan dan
jumlah tenaga kerja dikalikan upah tenaga
kerja per hari yang dibutuhkan pada masingmasing item pekerjaan dan untuk durasi
pelaksanaan pekerjaan dapat
dilihat
berdasarkan timeline.
4.4. Analisis Menggunakan MS.Project
2007
Pada analisis menggunakan metode
MS Project 2007 ada beberapa tahap
pengerjaannya yaitu :
1. Penyusunan scehdule,
2. Penentuan harga bahan, upah dan upah
tenaga kerja
3. Penginputan dan penugasan resources,
4. Perhitungan rencana anggara biaya.
4.4.1. Menyusun Penjadwalan Proyek
Penjadwalan
yang dibuat di
MS.Project 2007 sesuai dengan timeline pada
data proyek sesuai pada lampiran 1. Sebelum
memasukkan pekerjaan dalam penjadwalan
terlebih dahulu dimasukkannya tanggal
dimulai proyek tersebut. Proyek dimulai pada
tanggal 21 Januari 2013. Selanjutnya data
kegiatan proyek dimasukkan dengan cara
menginput jenis pekerjaan dan waktu
kegiatan. Setelah kolom durasi diisi, kolom
start dan finish akan terisi secara otomatis.
4.4.2. Harga Bahan dan Upah Tenaga
Kerja
Untuk dapat melakukan penelitian
dengan MS Project 2007 dibutuhkan data
harga bahan dan upah tenaga kerja. Data
yang digunakan berdasarkan data rencana
anggaran biaya proyek.
4.4.2.1. Harga Bahan
Perhitungan analisis harga bahan
pada MS. Project 2007 disusun beradasarkan
timeline proyek. Penyusunan analisis harga
bahan
berdasarkan
timeline
proyek
menyebabkan terjadi perubahan item
pekerjaan. Input data material (bahan) yang
dimasukkan pada software microsoft project
adalah bahan pada struktur dinding
diantaranya besi siku 30.30.3, besi weirmesh,
triplek 120 x 40 x 18, baut mur 16mm,
semen, pasir cor, kerikil, aditon dan pasir.
Untuk bahan lainnya dihitung secara
kumulatif. Perubahan item pekerjaan yang
telah menyesuaikan penjadwalan/timeline
proyek.
4.4.2. Menghitung Kebutuhan Tenaga
Kerja
Sama seperti halnya perhitungan
analisis harga bahan pada MS. Project 2007,
perhitungan upah tenaga kerja juga disusun
beradasarkan timeline proyek. Penyusunan
analisis upah tenaga kerja berdasarkan
timeline proyek menyebabkan terjadi
perubahan item pekerjaan. Analisis harga
satuan didapatkan dari harga satuan bahan
berdasarkan analisis biaya rumah pracetak di
Perumahan Bulan Terang Utama Malang.
Perubahan item pekerjaan yang telah
menyesuaikan penjadwalan/timeline proyek.
4.4.3. Menginput
dan
Menugaskan
Resources
Menyusun lembar sumber daya ada
pada resources sheet. Pada lembar tersebut
dapat diisikan jenis sumber daya termasuk
harga persatuan sumber daya per hari untuk
tenaga kerja dan per satuan untuk material
pada kolom Std Rate.
Untuk penyusunan resources, tenaga
diinput sebagai type work. Material diinput
dengan type material. Biaya yang diinputkan
sesuai dengan harga bahan dan upah tenaga
kerja. Pada penyusunan resources diperlukan
menginput max units, yaitu unit maksimal
yang digunakan pada proyek tersebut. Pada
proyek pembangunan rumah pracetak tidak
terjadi overlocated tenaga kerja.
Penyusunan nama-nama resources
dalam resource sheet harus sama dengan
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya
yang digunakan pada proyek. Dari daftar
resources yang telah disusun dapat
ditugaskan untuk masing-masing sub task.
Pada penugasan resources perhitungan
diinputkan menjadi units pada task
information. Resources yang telah diinput
dapat dilihat pada Gantt Chart. Resources
dan jumlahnya dapat terlihat pada kolom
Resources Names seperti pada gambar di
bawah ini.
Gambar 4.3 Daftar resources dalam sub task
4.4.4. Rencana Biaya pada MS.Project
2007
Untuk mendapatkan biaya proyek,
maka perlu diinput harga bahan dan upah
tenaga kerja, selanjutnya setelah menginput
data, jumlah biaya keseluruhan bisa dilihat
pada tabel ghant chart dan pilih cost. Setelah
itu akan muncul tabel total cost yang
menunjukkan biaya masing masing item
pekerjaan dan jumlah keseluruhan biaya
proyek seperti yang ditunjukkan oleh gambar
4.4.
Gambar 4.4 Hasil Total Cost di MS. Project
4.5.
Pembahasan
Pembangunan
rumah
sederhana
biasanya menggunakan dinding batu bata
ataupun batako. Di Perumahan Bulan Terang
Utama pembangunan
dinding rumah
menggunakan teknologi beton pracetak.
Dimana
teknologi
ini
menggunakan
pengecoran besi weirmesh yang dijepit oleh
besi siku di titik titik tertentu. Pada dasarnya
teknologi ini adalah pengembangan dari
program rumah cor murah yang dilaksanakan
oleh Menpera pada tahun 2012. Karena
waktu pengerjaan yang efektif dan efisien,
biaya pembangunan rumah pracetak menjadi
lebih murah dibandingkan dengan rumah
sederhana pada umumnya.
Metode analisis biaya yang digunakan
dalam pembangunan rumah pracetak di
perumahan Bulan Terang Utama Malang
adalah metode analisis biaya dengan cara
menghitung biaya langsung saja. Analisis
dilakukan dengan cara menghitung biaya
mulai dari biaya pekerjaan pondasi hingga
pekerjaan atap.
Untuk menganalisis biaya rumah
pracetak juga dapat digunakan metode
dengan menggunakan software MS.Project
2007. Perhitungan dengan metode ini sangat
berorientasi pada pengeluaran kegiatan
proyek tersebut karena metode ini
berhubungan langsung dengan penjadwalan
proyek. Rencana anggaran biaya yang baik
harusnya sesuai dengan pelaksanaan proyek
tersebut. Pada umumnya proyek yang jadwal
pelaksanaannya
tidak
sesuai
dengan
perencanaan akan berdampak pada biaya
yang telah direncanakan. Sehingga biaya
pekerjaan harusnya dipikirkan dengan
matang dan disesuaikan dengan durasi agar
tidak menimbulkan kerugian apabila
pelaksanaan proyek tidak sesuai dengan
jadwal.
Penjadwalan di MS. Project 2007
maengakibatkan perubahan item pekerjaan.
Item pekerjaan pada MS. Project 2007
mengalami penyesuaian dengan penjadwalan.
Hal ini mengakibatkan perbedaan work
breakdown system antara metode analisis
perhitungan biaya langsung pada proyek
dengan metode analisis MS. Project 2007.
Harga bahan yang digunakan pada
suatu proyek tidak dipengaruhi oleh
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya
penjadwalan proyek, melainkan berpengaruh
oleh volume pekerjaan proyek.Penjadwalan
berpengaruh pada upah tenaga kerja, karena
tenaga kerja diinputkan sesuai dengan durasi
kegiatan berlangsung.
Dari hasil perhitungan biaya langsung
pada proyek dan perhitungan pada MS.
Project didapatkan total biaya tiap item
pekerjaan dan total biaya keseluruhan seperti
pada tabel 4.9.
Tabel 4.9 Perbandingan perhitungan analisis
proyek dengan MS. Project
NO
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Item Pekerjaan
Pekerjaan Pondasi
Pekerjaan Septictank dan Sanitasi
Pekerjaan Dinding dan gewel
Pekerjaan Atap Baja Ringan
Pekerjaan instalasi listrik
Pekerjaan Pasangan Tegel
Pekerjaan Pasangan kamar mandi / WC
Pekerjaan Cat
Pekerjaan Pasang Pintu dan Jendela
Total
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Analisis Proyek
3.811.550,00
1.043.900,00
44.180.850,00
15.978.500,00
1.126.500,00
5.401.450,00
1.222.300,00
3.372.500,00
2.992.000,00
79.129.550,00
Anlisa MS. Project
Rp
3.811.550,00
Rp
1.043.900,00
Rp
44.181.100,00
Rp
15.978.400,00
Rp
1.126.500,00
Rp
5.401.500,00
Rp
1.222.030,00
Rp
3.372.450,00
Rp
2.992.000,00
Rp
79.129.430,00
Dari hasil penelitian menggunakan
metode analisis MS. Project didapatkan
selisih biaya sebesar Rp. 120,- dengan
metode anlisis biaya proyek. Selisih ini
terjadi diakibatkan karena pada MS. Project
2007 input data yang digunakan tidak bisa
melebihi dua angka desimal di belakang
koma.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Pada penelitian tentang analisis biaya
pada proyek pembangunan rumah pracetak di
Perumahan Bulan Terang Utama Malang
digunakan software MS.Project 2007. Objek
tinjauan adalah pekerjaan pembangunan
rumah pracetak secara keselurahan. Dari
penelitian menggunakan dua metode tersebut
dapat disimpulkan:
1. Perhitungan biaya pada proyek dengan
hanya menghitung biaya langsung
dengan menghitung harga bahan dan
upah tenaga kerja secara keseluruhan
sesuai keadaan proyek. Karena untuk
perencanaan
pembangunan
rumah
pracetak
dibutuhkan
total
biaya
pembangunan yang mendekati dengan
biaya pelaksanaan yang sesuai. Karena
itu penghitungan biaya langsung proyek
merupakan analisis biaya yang tepat
digunakan pada proyek pembangunan
rumah pracetak di PT. Bulan Terang
Utama Malang.
2. Analisis biaya berdasarkan MS Project
2007 adalah sebuah alternatif metode
yang juga dipakai untuk analisis biaya
dalam proyek pembangunan rumah
Selisih
pracetak di PT. Bulan Terang Utama
Rp
Malang. Analisis ini dipakai karena
Rp
Rp - 250,00
dianggap sesuai dengan keadaan proyek
Rp 100,00
Rp
yang
mempunyai
data
Rp -50,00
timeline/penjadwalan
yang
jelas
dan
Rp 270,00
Rp
50,00
akurat.
Rp
Rp 120,00
3. Dari penelitian didapat total biaya rumah
pracetak dengan menggunakan software
microsoft project 2007 adalah Rp.
79.129.430,-. Total biaya dengan
menggunakan software microsoft project
2007 memiliki selisih Rp.120,- dengan
analisis biaya langsung proyek. Selisih
ini terjadi diakibatkan karena pada MS.
Project 2007 input data yang digunakan
tidak bisa melebihi dua angka desimal di
belakang koma.
5.2.
Saran
Pada akhir kata penelitian ini, penulis
menyarankan dalam penelitian ini:
1. Disarankan untuk pelaksana proyek
untuk bisa memilih metode yang tepat
dalam mehghitung biaya proyek, jika
ingin mendetailkan tentang penjadwalan
bisa memakai metode MS Project.
2. Sedangkan jika ingin mendetailkan
tentang perhitungan bahan/material
maka menggunakan metode lain seperti
SNI atau dengan analisis biaya dengan
perhitungan biaya langsung yang
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya
meliputi perhitungan biaya material,
tenaga kerja dan alat.
DAFTAR PUSTAKA
A.Z, Zainal.1996. Cara
Membangun
Rumah.
Gramedia Pustaka Utama.
Terbaik
Jakarta:
Dipohusodo,
Istimawan.
1996.
Manajemen Proyek & Konstruksi
Jilid II. Yogyakarta: Kanisius.
Firmanti, Anita. 2012.Peningkatan
Kulaitas Rumah Murah Sistem
Formwork. Bandung: Pusat Penelitian
dan
Pengembangan
Pemukiman
Kementerian PU.
Ibrahim, Bachtiar. 1993. Rencana dan
Estimate Real of Cost. Jakarta: Bumi
Aksara.
Lynna A. Luthan, Putri & Syarifandi.
2006. Aplikasi Microsoft Project.
Yogyakarta: Andi Offset.
Mukomoko, J.A. 1985. Dasar
Penyusunan
Anggaran
Biaya
Bangunan. Jakarta: Bumi Aksara.
Sardjono, Agung Budi. 2005.
Mengembangkan
Rumah
Kecil.
Semarang: Trubus Agriwidya.
Soeharto, Imam. 2001. Manajemen
Proyek Dari Konseptual Sampai
Operasional. Jakarta: Erlangga.
Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik - Universitas Brawijaya
Fly UP