...

Market Fishes of Indonesia

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Market Fishes of Indonesia
279
LABRIDAE (89) & SCARIDAE (90)
male
89.51
female
89.52
male
female
89.53
89.54
male
adult
90.1
juvenile
90.2
male
280
90.3 Calotomus spinidens
90.4 Cetoscarus ocellatus
Raggedtooth Parrotfish
Spotted Parrotfish
Seagrass or algal beds, to 25 m depth; similar to 90.2
but differs in having rounded caudal fin, initial phase
mottled reddish to greyish brown, and males greenish
grey with many small orange spots, and short lines on
head and sides; Indo–W. Pacific; to 19 cm.
Coral and rocky reefs, to 30 m depth; 2 scale rows below
eye, teeth clearly visible on dental plates, initial phase
purplish brown with black lines and spots on scales and
pale yellow bar dorsally, males vivid green with orange
spots and lines; Indo–W. Pacific; to 80 cm.
Lembain, Anglu, Kleng
Lembain, Anglu, Kleng, Kakatua
Padang lamun atau ganggang, kedalaman 0–25 m; mirip
dengan 90.2 tetapi berbeda karena memiliki sirip ekor
bulat, fase awal bebercak kemerahan sampai coklat
kelabu, jantan abu-abu kehijauan berbintik oranye kecil,
dan garis-garis lebih pendek di kepala dan sisi tubuh;
Indo–Pasifik Barat; sampai 19 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–30 m; 2
baris sisik di bawah mata, gigi terlihat jelas pada pelat
gigi, fase awal coklat keunguan bergaris dan bintik
hitam di sisik dan garis kuning pucat di punggung,
jantan hijau pekat mencolok berbintik dan bergaris
oranye; Indo–Pasifik Barat; sampai 80 cm.
90.5 Chlorurus bleekeri
90.6 Chlorurus capistratoides
Bleeker’s Parrotfish
Indian Parrotfish
Coral and rocky reefs, to 35 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates well exposed, initial phase dark
brown with broad pale bars on sides and pale caudal
peduncle, males blue–green and cheek with a yellowish
pink blotch bordered with green; W. Pacific; to 30 cm.
Coral and rocky reefs, 5–15 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates well exposed, similar to 90.5 but
differs in initial phase having yellow (vs red) pectoral
fins, and terminal phase with a pale cheek but without
a green bordering line; E. Indian Ocean; to 35 cm.
Lembain, Anglu, Kleng
Lembain, Anglu, Kleng
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–35 m; 2
deret sisik di bawah mata, pelat gigi terlihat jelas, fase
awal coklat tua bergaris pucat dengan pangkal ekor
pucat, jantan hijau-biru dengan pipi bebercak merah
mudakekuningan bertepi hijau; Pasifik Barat; sampai
30 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 5–15 m;
2 deret sisik di bawah mata, pelat gigi terlihat jelas,
mirip 90.5 tetapi berbeda pada ikan di fase awal yang
memiliki sirip dada kuning (vs merah), dan di fase akhir
yang berpipi pucat tanpa tepi hijau; Samudera Hindia
Timur; sampai 35 cm.
90.7 Chlorurus microrhinos
90.8 Chlorurus sordidus
Steephead Parrotfish
Bullethead Parrotfish
Coral and rocky reefs, to 50 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates well exposed, head profile very
steep in adults, green with pinkish bar on each scale and
bluish band across cheek, also a reddish orange colour
morph with yellow fins; Pacific Ocean; to 70 cm.
Coral and rocky reefs, to 30 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates well exposed, initial phase
dark reddish brown and caudal peduncle pale with
dark central spot, males green often with large diffuse
yellowish area on sides; Indo–Pacific; to 40 cm.
Lembain, Anglu, Timunan
Lembain, Anglu, Kleng, Kea-kea
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–50 m; 2
deret sisik di bawah mata, pelat gigi terlihat jelas, bentuk
kepala sangat curam pada ikan dewasa, hijau bergaris
kemerahmudaan di tiap sisik dan alur kebiruan di pipi,
juga oranye kemerahan dengan sirip kuning pada varian
warna lain; Samudera Pasifik; sampai 70 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–30 m; 2
deret sisik di bawah mata, pelat gigi terlihat jelas, fase
awal coklat kemerahan tua dengan pangkal ekor pucat
berbintik gelap di tengahnya, jantan hijau biasanya
dengan area besar kekuningan menyebar di sisi; Indo–
Pasifik; sampai 40 cm.
281
SCARIDAE (90)
90.3
male
90.4
initial phase
90.5
male
male
90.6
initial phase
90.7
male
male
colour var
90.8
initial phase
282
90.9 Hipposcarus longiceps
90.10 Leptoscarus vaigiensis
Pacific Longnose Parrotfish
Marbled Parrotfish
Sand and rubble areas of reefs, to 40 m depth; cheek
scales small and not in rows, head profile low and pointed,
caudal fin rounded with elongate lobes, initial phase pale
yellowish grey, males pale orange to bluish green with
bright-orange upper lip; E. Indian & Pacific; to 50 cm.
Seagrass and algal beds, to 10 m depth; 1 row of scales
below eye, body long, teeth fused to form narrow dental
plates, head and body mottled green and brown, fins
mottled yellowish, males also with small blue dots on
head and body and some fins; Indo–Pacific; to 35 cm.
Lembain, Anglu, Kleng
Lembain, Anglu, Kleng, Lama
Area pecahan karang dan berpasir, kedalaman 0–40 m;
sisik pipi kecil dan tidak berbaris, bentuk kepala rendah
dan lancip, sirip ekor bulat bercuping memanjang, ikan
fase awal abu-abu kekuningan pucat, jantan oranye pucat
sampai hijau kebiruan dengan bibir atas oranye cerah;
Hindia Timur & Pasifik; sampai 50 cm.
Padang lamun dan ganggang, kedalaman 0–10 m; 1
baris sisik di bawah mata, tubuh panjang, gigi menyatu
membentuk pelat gigi sempit, kepala dan tubuh
bebercak hijau dan coklat, sirip bebercak kekuningan,
pada jantan berbintik kecil biru juga di kepala, tubuh
dan beberapa sirip; Indo–Pasifik; 35 cm.
90.11 Scarus dimidiatus
90.12 Scarus flavipectoralis
Yellowbarred Parrotfish
Yellowfin Parrotfish
Coral and rocky reefs, to 25 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase yellowish grey with 4 dark blotches on back, males
dark green to bluish green with yellowish bar bordered
by green from eye across operculum;W. Pacific; to 30 cm.
Coral and rocky reefs, 8–40 m depth; dental plates
mostly covered by lips, initial phase yellowish grey with
faint pale stripes on belly, males purplish anteriorly with
dark green stripe on head and greenish posteriorly with
yellow mid-lateral blotch; W. Pacific; to 30 cm.
Lembain, Anglu, Kleng
Lembain, Anglu, Kleng
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–25 m;
2 deret sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar
tertutup bibir, fase awal abu-abu kekuningan dengan 4
bercak gelap di punggung, jantan hijau tua sampai hijau
kebiruan bergaris kekuningan dengan tepi hijau dari
mata sampai tutup insang; Pasifik Barat; sampai 30 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 8–40 m;
pelat gigi sebagian besar tertutup bibir, fase awal abuabu kekuningan bergaris pucat samar di perut, jantan
keunguan di sisi depan dengan garis hijau tua di kepala
dan kehijauan di sisi belakang dengan bercak midlateral
kuning; Pasifik Barat; sampai 30 cm.
90.13 Scarus forsteni
90.14 Scarus frenatus
Whitespot Parrotfish
Bridled Parrotfish
Coral and rocky reefs, to 30 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase reddish brown with dark-brown to blackish midlateral area, males green with pinkish bars on each scale
and green stripe below eye; W. Pacific; to 55 cm.
Coral and rocky reefs, to 25 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase reddish brown with 6 dark-brown stripes on sides,
males green with delicate orange reticulations anteriorly,
caudal peduncle paler green; Indo–Pacific; to 50 cm.
Lembain, Anglu, Kleng
Lembain, Anglu, Kleng, Ikan Kakatua
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–30 m;
2 deret sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar
tertutup bibir, fase awal coklat kemerahan dengan area
midlateral cokelat tua sampai kehitaman, jantan hijau
berpita kemerahmudaan di tiap sisik dan garis hijau di
bawah mata; Pasifik Barat; sampai 55 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–25 m;
2 deret sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar
tertutup bibir, fase awal coklat kemerahan dengan
6 garis coklat tua, jantan hijau dengan jaring-jaring
kuning halus di sisi depan, pangkal ekor hijau pucat;
Indo–Pasifik; sampai 50 cm.
283
SCARIDAE (90)
male
90.9
90.10
male
90.11
male
initial phase
90.12
initial phase
90.13
initial phase
90.14
male
284
90.15 Scarus ghobban
90.16 Scarus niger
Bluebarred Parrotfish
Swarthy Parrotfish
Reefs and adjacent areas, to 30 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase dull yellowish orange with 5 bluish bars on sides,
males green with pinkish to orange scale edges and
2 bluish green bands on chin; Indo–Pacific; to 75 cm.
Coral and rocky reefs, 5–20 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, uniformly
dark green to brownish black with bright greenish
spot on upper operculum, fins (except pectorals) with
bright-blue outer margins; Indo–W. Pacific; to 35 cm.
Lembain, Anglu, Kleng, Kakatua Biru
Lembain, Anglu, Kleng, Kakatua
Daerah terumbu dan sekitarnya, kedalaman 0–30 m;
2 deret sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar
tertutup bibir, ikan fase awal oranye kekuningan kusam
dengan 5 garis kebiruan, jantan hijau dengan sisik
bertepi kemerahmudaan sampai oranye dan 2 alur hijau
kebiruan di dagu; Indo–Pasifik; sampai 75 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 5–20 m;
2 deret sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar
tertutup bibir, hijau tua sampai hitam kecoklatan merata
dengan bintik kehijauan cerah di atas tutup insang, sirip
(kecuali sirip dada) bertepi biru cerah; Indo–Pasifik
Barat; sampai 35 cm.
90.17 Scarus oviceps
90.18 Scarus prasiognathos
Darkcap Parrotfish
Greenthroat Parrotfish
Coral and rocky reefs, to 20 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase greyish with yellowish areas on back and cheek,
males bright blue with dark upper head and green analand caudal-fin margins; W. & Central Pacific; to 30 cm.
Coral and rocky reefs, to 25 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase reddish brown with thin greenish line on chin,
males dark greenish with head bright blue or green
below and orange above eyes; Indo–W. Pacific; to 70 cm.
Lembain, Anglu, Kleng
Lembain, Anglu, Kleng, Kakatua
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–20 m;
2 deret sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar
tertutup bibir, ikan fase awal keabu-abuan dengan area
kekuningan di punggung dan pipi, jantan biru terang
dengan kepala bagian atas gelap dan tepi sirip dubur dan
ekor kehijauan; Pasifik Barat & Tengah; sampai 30 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–25 m;
2 deret sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar
tertutup bibir, ikan fase awal coklat kemerahan dengan
garis tipis kehijauan di dagu, jantan kehijauan gelap
dengan hijau atau biru cerah di sisi bawah kepala dan
oranye di atas mata; Indo–Pasifik Barat; sampai 70 cm.
90.19 Scarus psittacus
90.20 Scarus quoyi
Palenose Parrotfish
Quoy’s Parrotfish
Coral and rocky reefs, to 25 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase reddish brown with paler snout and red pelvic fins,
males greenish with pink bars on scales and belly pink
with several greenish stripes; Indo–Pacific; to 30 cm.
Coral and rocky reefs, to 18 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase brown with pinkish pelvic fins, males greenish
with pink bars, a green patch under eye to mouth, outer
caudal fin yellow–green; Indo–W. Pacific; to 30 cm.
Lembain, Anglu, Kleng, Gogos
Lembain, Anglu, Kleng
Terumbu karang dan berbatu, 0–25 m; 2 deret sisik di
bawah mata, pelat gigi sebagian besar tertutup bibir, fase
awal coklat kemerahan dengan moncong lebih pucat
dan sirip perut merah, jantan kehijauan bergaris merah
muda di sisik dan merah muda dengan beberapa garis
kehijauan di perut; Indo–Pasifik; sampai 30 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–18 m; 2
deret sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar
tertutup bibir, fase awal coklat dengan sirip perut
kemerahmudaan, jantan kehijauan berpita merah muda,
tambalan hijau di bawah mata sampai mulut, tepi sirip
ekor hijau kekuningan; Indo–Pasifik Barat; sampai 30 cm.
285
SCARIDAE (90)
male
90.15
initial phase
90.16
male
male
90.17
male
initial phase
90.18
initial phase
male
90.19
male
90.20
initial phase
286
90.21 Scarus rivulatus
90.22 Scarus rubroviolaceus
Surf Parrotfish
Ember Parrotfish
Coral and rocky reefs, to 20 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase greyish brown with 3 pale stripes on belly, males
with green-edged pink scales and head with orange cheek
and reticulate green lines anteriorly;W. Pacific; to 40 cm.
Coral and rocky reefs, to 30 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, snout
steep, initial phase reddish brown with dark-edged scales,
males green with pink-edged scales and pink to yellowish
wash on sides; Indo–W. & Central Pacific; to 70 cm.
Lembain, Anglu, Kleng
Lembain, Anglu, Kleng
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–20 m; 2 deret
sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar tertutup
bibir, fase awal coklat keabu-abuan dengan 3 garis pucat
di perut, jantan bersisik merah muda dengan tepi hijau
dan kepala dengan garis-garis hijau berpola jaring di sisi
depan serta pipi oranye; Pasifik Barat; sampai 40 cm.
Terumbu karang dan berbatu, 0–30 m; 2 deret sisik di
bawah mata, pelat gigi sebagian besar tertutup bibir,
moncong curam, ikan fase awal coklat kemerahan dengan
sisik bertepi gelap, jantan hijau dengan sisik bertepi merah
muda dan bersitan merah muda sampai kekuningan di sisi
tubuh; Indo–Pasifik Barat & Tengah; 70 cm.
90.23 Scarus schlegeli
90.24 Scarus spinus
Yellowbar Parrotfish
Pygmy Parrotfish
Coral and rocky reefs, to 40 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase reddish brown with reddish bar on each scale and
5 paler bars on sides, males purplish green with bright
yellowish blotch on back; Indo–W. Pacific; to 38 cm.
Coral and rocky reefs, to 25 m depth; 2 rows of scales
below eye, dental plates mostly covered by lips, initial
phase dark brown with 4 or 5 faint pale bars on sides,
males green with pink-edged scales and dorsal head and
snout yellowish green; W. Pacific; to 30 cm.
Lembain, Anglu, Kleng
Lembain, Anglu, Kleng
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–40 m;
2 deret sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar
tertutup bibir, ikan fase awal coklat kemerahan berpita
kemerahan di tiap sisik dan 5 garis pucat di sisi tubuh,
jantan hijau keunguan dengan bercak kekuningan cerah
di punggung; Indo–Pasifik Barat; sampai 38 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–25 m; 2 deret
sisik di bawah mata, pelat gigi sebagian besar tertutup
bibir, fase awal coklat tua dengan 4 atau 5 garis pucat
samar di sisi tubuh, jantan hijau dengan sisik bertepi
merah muda dan bagian atas kepala dan moncong hijau
kekuningan; Pasifik Barat; sampai 30 cm.
91.1 Abudefduf bengalensis
91.2 Abudefduf sexfasciatus
Bengal Sergeant
Scissortail Sergeant
Coral reefs, to 6 m depth; 19–23 tubed lateral-line
scales, dorsal fin with 13 spines and 13–15 rays, caudal
fin forked with rounded tips, dark greenish to bluish
grey with 5 or 6 blackish bars on sides, posterior fins
uniformly dusky or black; Indo–W. Pacific; to 17 cm.
Coral reefs, to 15 m depth; 18–22 tubed lateral-line
scales, dorsal fin with 13 spines and 11–14 rays, caudal fin
forked with somewhat pointed tips, opalescent greenish
with 5 broad black bars on sides, caudal fin grey with
black stripe in each lobe; Indo–W. Pacific; to 19 cm.
Tibok, Padi-padi, Betok Laut
Tibok, Padi-padi, Betok Belang
Terumbu karang, kedalaman 0–6 m; 19–23 sisik tabung
gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri dan 13–15
jari, sirip ekor bercagak dengan ujung bulat, abu-abu
kebiruan sampai kehijauan tua dengan 5 atau 6 garis
kehitaman di sisi tubuh, sirip belakang seluruhnya
kehitaman atau hitam; Indo–Pasifik Barat; sampai 17 cm.
Terumbu karang, kedalaman 0–15 m; 18–22 sisik
tabung garis sisi, sirip punggung dengan 13 duri dan
11–14 jari lunak, sirip ekor bercagak dengan ujung agak
lancip, kehijauan buram dengan 5 garis hitam lebar di
sisi tubuh, sirip ekor abu-abu bergaris hitam di tiap
cuping; Indo–Pasifik Barat; sampai 19 cm.
287
SCARIDAE (90) & POMACENTRIDAE (91)
90.21
male
90.22
initial phase
male
90.23
initial phase
90.24
91.1
91.2
male
288
91.3 Abudefduf sordidus
Blackspot Sergeant
91.4 Abudefduf vaigiensis
Indo–Pacific Sergeant
Coral and rocky reefs, to 3 m depth; 21–23 tubed
lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines and 14–16
rays, caudal fin weakly forked with rounded tips, 6 broad
brown bars alternating with 5 narrower pale bars, black
spot at rear of dorsal fin; Indo–W. Pacific; to 24 cm.
Coral and rocky reefs, to 15 m depth; 19–23 tubed
lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines and 12–14
rays, caudal fin forked with pointed tips, pale bluish
green with 5 black bars on sides, back between dark bars
often yellow, caudal fin dusky; Indo–W. Pacific; to 18 cm.
Tibok, Padi-padi
Tibok, Padi-padi
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–3 m; 21–23
sisik tabung gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri
dan 14–16 jari, sirip ekor agak bercagak dengan ujung
bulat, 6 garis coklat lebar berselang-seling dengan 5
garis pucat yang lebih sempit, bintik hitam di dasar sirip
punggung belakang; Indo–Pasifik Barat; sampai 24 cm.
Terumbu karang dan berbatu, 0–15 m; 19–23 sisik
tabung gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri dan
12–14 jari lunak, sirip ekor bercagak ujung lancip, hijau
kebiruan pucat dengan 5 garis hitam di sisi tubuh, bagian
punggung biasanya kuning di antara garis-garis gelap,
sirip ekor kehitaman; Indo–Pasifik Barat; sampai 18 cm.
91.5 Amblyglyphidodon batunai
91.6 Amphiprion clarkii
Batuna’s Damselfish
Clark’s Anemonefish
Coral reefs, 2–10 m depth; 15 or 16 tubed lateral-line
scales, dorsal fin with 13 long spines and 11–12 rays,
body deep, 24–27 gill rakers on 1st gill arch, silvery opal­
escent with dark scale pockets, pelvic fins pale, dusky
near caudal base; probably Indo–W. Pacific; to 9 cm.
Coral reefs, to 55 m depth; scales small, 34 or 35 tubed
lateral-line scales, head and body orange to dark brown,
dark-edged whitish bars behind eye and on side above
anus, whitish bar on caudal peduncle before yellow
caudal fin; Indo–W. Pacific; to 14 cm.
Tibok, Padi-padi
Tibok, Padi-padi, Giro Pasir Biasa
Terumbu karang, kedalaman 2–10 m; 15–16 sisik tabung
gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri panjang dan
11–12 jari lunak, tubuh lebar, 24–27 tapis insang pada
lengkung insang ke-1, keperakan buram dengan kantong
sisik gelap, sirip perut pucat, dasar sirip ekor kehitaman;
mungkin Indo–Pasifik Barat; sampai 9 cm.
Terumbu karang, kedalaman 0–55 m; sisik kecil, 34–35
sisik tabung gurat sisi, kepala dan tubuh oranye sampai
coklat gelap, garis keputihan bertepi gelap di belakang
mata dan pada sisi tubuh di atas dubur, warna keputihan
di pangkal ekor sebelum warna kuning di sirip ekor;
Indo–Pasifik Barat; sampai 14 cm.
91.7 Amphiprion polymnus
91.8 Chromis analis
Saddleback Anemonefish
Yellow Chromis
Coral reefs, 2–30 m depth; scales very small, head and
body dark brown to orange, broad white bars behind
eye and on side from anterior half of soft dorsal fin
to mid-body (may almost reach anus), caudal fin dark
brown with broad white margins; W. Pacific; to 12 cm.
Coral and rocky reefs, 10–70 m depth; 16–19 tubed
lateral-line scales, caudal fin deeply forked but tips not
filamentous, dorsal fin with 13 spines and 11–13 rays,
preopercular rear margin smooth, head and body uniform
yellowish brown, fins yellow; W. Pacific; to 14 cm.
Tibok, Padi-padi, Giro Pasir Negro
Tibok, Padi-padi
Terumbu karang, kedalaman 2–30 m; sisik sangat kecil,
kepala dan badan coklat tua sampai oranye, garis putih
lebar di belakang mata dan pada sisi tubuh dari setengah
bagian depan sirip lunak punggung sampai pertengahan
tubuh (bisa hampir mencapai dubur), sirip ekor coklat
tua bertepi putih lebar; Pasifik Barat; sampai 12 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 10–70 m; 16–
19 sisik tabung gurat sisi, sirip ekor sangat bercagak tapi
ujungnya tidak berfilamen, sirip punggung dengan 13
duri dan 11–13 jari, tepi belakang depan tutup insang
halus, kepala dan tubuh coklat kekuningan merata, sirip
kuning; Pasifik Barat; sampai 14 cm.
289
POMACENTRIDAE (91)
91.3
91.4
91.5
91.6
91.7
91.8
290
91.9 Chromis atripectoralis
91.10 Dascyllus trimaculatus
Blackaxil Chromis
Threespot Dascyllus
Coral reefs, 2–15 m depth; 15 or 16 tubed lateral-line
scales, dorsal fin with 12 spines and 9 or 10 rays, caudal
fin deeply forked with long tips, preopercular rear
margin smooth, opalescent green with bright-blue spots,
pectoral-fin axil black; W. & Central Pacific; to 11 cm.
Coral and rocky reefs, to 55 m depth; 17–19 tubed
lateral-line scales, 2 or 3 spine-like rays on upper and
lower caudal-fin base, dorsal fin with 12 spines and 14–
16 rays, preopercular rear margin serrate, dark bluish grey
with white spot on upper side; Indo–W. Pacific; to 14 cm.
Tibok, Padi-padi
Tibok, Padi-padi, Dakocan Surobaya
Terumbu karang, kedalaman 2–15 m; 15–16 sisik tabung
gurat sisi, sirip punggung dengan 12 duri dan 9–10 jari
lunak, sirip ekor sangat bercagak dengan ujung panjang,
tepi belakang depan tutup insang halus, hijau berpendar
berbintik biru cerah, aksil sirip dada hitam; Pasifik Barat
& Tengah; sampai 11 cm.
Terumbu karang dan berbatu, 0–55 m; 17–19 sisik tabung
gurat sisi, 2 atau 3 jari seperti duri pada bagian atas dan
bawah pangkal sirip ekor, sirip punggung dengan 12
duri dan 14–16 jari, tepi belakang depan tutup insang
bergerigi, abu-abu kebiruan tua dengan bintik putih di
sisi atas tubuh; Indo–Pasifik Barat; 14 cm.
91.11 Dischistodus fasciatus
91.12 Dischistodus perspicillatus
Banded Damselfish
White Damselfish
Inshore reefs with sand, to 8 m depth; 17 or 18 tubed
lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines and 13 or
14 rays, snout mostly scaleless, dark brown with 4 pale
yellowish bars on upper sides, black areas near operculum
and soft dorsal fin; Indo–Malay Archipelago; to 14 cm.
Inshore reefs with sand and seagrass, to 10 m depth; 17
or 18 tubed lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines
and 14 or 15 rays, snout mostly scaleless, greyish brown
with thin bluish markings, black spot over anus and
2 below dorsal fin; E. Indian & W. Pacific; to 20 cm.
Tibok, Padi-padi
Tibok, Padi-padi
Terumbu pesisir berpasir, 0–8 m; 17–18 sisik tabung
gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri dan 13–14 jari
lunak, moncong sebagian besar tak bersisik, coklat tua
dengan 4 garis kekuningan pucat di sisi tubuh bagian
atas, area hitam dekat tutup insang dan sirip punggung
lunak; Nusantara Indo–Melayu; sampai 14 cm.
Terumbu pesisir berpasir dan berlamun, kedalaman
0–10 m; 17–18 sisik tabung gurat sisi, sirip punggung
dengan 13 duri dan 14–15 jari lunak, moncong
sebagian besar tak bersisik, coklat keabu-abuan bertanda
kebiruan tipis, bintik hitam di dubur dan di bawah sirip
punggung; Hindia Timur & Pasifik Barat; sampai 20 cm.
91.13 Dischistodus prosopotaenia
91.14 Hemiglyphidodon plagiometopon
Honeyhead Damselfish
Lagoon Damselfish
Inshore reefs with sand, to 10 m depth; 16 or 17 tubed
lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines and 14–16
rays, snout mostly scaleless, brownish green with thin
bluish markings, 2 pale bars (often faint) on sides, black
pectoral-fin base spot; E. Indian & W. Pacific; to 19 cm.
Coral reefs and lagoons, to 20 m depth; 14–16 tubed
lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines and 14 or 15
rays, 65–85 gill rakers (<35 in other species), caudal fin
almost truncate, greyish to purplish with upper pectoralfin base black; Indo–Australian Archipelago; to 19 cm.
Tibok, Padi-padi
Tibok, Padi-padi
Terumbu pesisir pantai berpasir, 0–10 m; 16–17 sisik
tabung gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri
dan 14–16 jari, moncong sebagian besar tak bersisik,
hijau kecoklatan bertanda kebiruan tipis, 2 garis pucat
(umumnya samar) di sisi tubuh, bintik hitam di dasar
sirip dada; Hindia Timur & Pasifik Barat; sampai 19 cm.
Terumbu karang dan laguna, kedalaman 0–20 m; 14–16
sisik tabung gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri
dan 14–15 jari lunak, 65–85 tapis insang (<35 pada
jenis lain), sirip ekor agak lurus, keabu-abuan sampai
keunguan dengan dasar sirip dada hitam; kepulauan
Indo–Australia; sampai 19 cm.
291
POMACENTRIDAE (91)
91.9
91.10
91.11
91.12
91.13
91.14
292
91.15 Neoglyphidodon bonang
91.16 Neoglyphidodon melas
Ocellate Damselfish
Black Damselfish
Coral reefs, 2–15 m depth; 17–20 tubed lateral-line scales,
dorsal fin with 13 spines and 15 or 16 rays, caudal fin
slightly forked with round tips, body deep, scaly below
eye, uniform dark brownish, juveniles with ocellated spot
on mid-dorsal fin; E. Indian & W. Pacific; to 14 cm.
Coral reefs and lagoons, to 12 m depth; 16 or 17 tubed
lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines and 14 or 15
rays, caudal fin almost truncate, body deep, scaly below
eye, adults black, juveniles mostly blue with yellow
region on upper sides; Indo–W. Pacific; to 16 cm.
Tibok, Padi-padi, Bedun
Tibok, Padi-padi, Betok Laut Hitam
Terumbu karang, kedalaman 2–15 m; 17–20 sisik tabung
gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri dan 15–16
jari lunak, sirip ekor agak bercagak dengan ujung bulat,
tubuh lebar, bersisik di bawah mata, kecoklatan tua
merata, juvenil berbintik oseli di tengah sirip punggung;
Hindia Timur & Pasifik Barat; sampai 14 cm.
Terumbu karang dan laguna, kedalaman 0–12 m; 16–17
sisik tabung gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri
dan 14–15 jari lunak, sirip ekor agak lurus, tubuh lebar,
bersisik di bawah mata, ikan dewasa hitam, juvenil
kebanyakan biru dengan area kuning di sisi atas; Indo–
Pasifik Barat; sampai 16 cm.
91.17 Neopomacentrus violascens
91.18 Pomacentrus littoralis
Violet Demoiselle
Smoky Damselfish
Soft bottoms near reefs, 5–25 m depth; 15–17 tubed
lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines and 11 or 12
rays, caudal fin lunate often with filamentous tips, dark
brown with black shoulder spot, caudal peduncle and
caudal fin yellow; Indo–Australian archipelago; to 7 cm.
Rocky and coral reefs, to 5 m depth; 16–19 tubed lateralline scales, dorsal fin with 13 spines and 13 or 14 rays,
caudal fin weakly forked with rounded tips, bluish black
with rows of small blue dots on sides, greenish black spot
on upper operculum; W. Central Pacific; to 11 cm.
Tibok, Padi-padi
Tibok, Padi-padi
Dasar lunak dekat terumbu, kedalaman 5–25 m; 15–17
sisik tabung gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri
dan 11–12 jari lunak, sirip ekor berbentuk bulan sabit
biasanya dengan ujung berfilamen, coklat tua dengan
bintik hitam di bahu, pangkal ekor dan sirip ekor
kuning; kepulauan Indo–Australia; sampai 7 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–5 m; 16–19
sisik tabung gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri
dan 13–14 jari lunak, sirip ekor sedikit bercagak dengan
ujung bulat, hitam kebiruan dengan barisan titik biru
kecil di sisi tubuh, bintik hitam kehijauan pada tutup
insang atas; Pasifik Tengah Barat; sampai 11 cm.
91.19 Pomacentrus tripunctatus
91.20 Pomacentrus xanthosternus
Threespot Damselfish
Yellowbreast Damsel
Rocky and coral reefs, to 3 m depth; 17 or 18 tubed
lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines and 14 or
15 rays, caudal fin forked with broadly rounded tips,
uniformly dark brownish, black blotch often present on
upper caudal peduncle; E. Indian & W. Pacific; to 9 cm.
Rocky and coral reefs, to 8 m depth; 16–18 tubed lateralline scales, dorsal fin with 13 spines and 14 rays, caudal
fin slightly forked with rounded tips, greenish brown
with yellowish breast, caudal fin yellowish, may have
ocellus on soft dorsal fin; W. Central Pacific; to 9 cm.
Tibok, Padi-padi
Tibok, Padi-padi
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–3 m; 17–18
sisik tabung gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri
dan 14–15 jari, sirip ekor bercagak dengan ujung bulat
lebar, kecoklatan tua merata, biasanya ada bercak hitam
pada bagian atas pangkal ekor; Hindia Timur & Pasifik
Barat; sampai 9 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–8 m; 16–18
sisik tabung gurat sisi, sirip punggung dengan 13 duri
dan 14 jari lunak, sirip ekor sedikit bercagak dengan
ujung bulat, coklat kehijauan dengan dada kekuningan,
sirip ekor kekuningan, bisa memiliki oselus pada sirip
punggung lunak; Pasifik Tengah Barat; sampai 9 cm.
293
POMACENTRIDAE (91)
91.15
91.16
91.17
91.18
91.19
91.20
294
91.21 Pristotis obtusirostris
91.22 Stegastes punctatus
Gulf Damselfish
Bluntsnout Gregory
Sand and rubble bottoms, 5–80 m depth; 19 or 20
tubed lateral-line scales, dorsal fin with 13 spines and
12 or 13 rays, margin of subopercle serrate, caudal fin
forked with pointed tips, bluish grey, small black spot at
upper base of pectoral fin; Indo–W. Pacific; to 13 cm.
Coral reefs, to 5 m depth; 17–19 tubed lateral-line
scales, dorsal fin with 12 spines and 14–16 rays, margin
of subopercle smooth, caudal fin with broadly rounded
tips, greyish brown with scale centres pale, faint dusky
blotch at rear of dorsal fin; Indo–W. Pacific; to 15 cm.
Tibok, Padi-padi
Tibok, Padi-padi
Dasar berpasir dan pecahan karang, kedalaman 5–80 m;
19–20 sisik tabung gurat sisi, sirip punggung dengan
13 duri dan 12–13 jari lunak, tepi bawah tutup insang
bergerigi, sirip ekor bercagak dengan ujung lancip, abuabu kebiruan, bintik hitam kecil di atas dasar sirip dada;
Indo–Pasifik Barat; sampai 13 cm.
Terumbu karang, kedalaman 0–5 m; 17–19 sisik tabung
gurat sisi, sirip punggung dengan 12 duri dan 14–16
jari lunak, tepi bawah tutup insang halus, sirip ekor
berujung bulat lebar, coklat kelabu dengan bagian
tengah sisik pucat, bercak kehitaman samar di sirip
punggung belakang; Indo–Pasifik Barat; sampai 15 cm.
92.1 Parapercis alboguttata
92.2 Parapercis bimacula
Bluenose Grubfish
Redbar Grubfish
Sand and mud bottoms, 50–120 m depth; outer row of
6 canine teeth in lower jaw, 19 anal-fin rays, dorsal fin
with 5 spines and 22 rays, pale red with 2 rows of red
spots on sides, 2 red spots at caudal-fin base, snout pale
blue with orange lines; W. Central Pacific; to 27 cm.
Sand areas of reefs, 2–20 m depth; 57 lateral-line scales,
4 dorsal-fin spines, very similar to 92.2 but differs in
having 2 small black spots below eye within a reddish bar,
bars on lower sides more distinct, and pelvic fins barely
reaching the anus; known only from Indonesia; to 13 cm.
Toto
Toto
Dasar berlumpur dan berpasir, kedalaman 50–120 m; 6
gigi taring di baris terluar rahang bawah, 19 jari sirip
dubur, sirip punggung dengan 5 duri dan 22 jari lunak,
merah pucat dengan 2 baris bintik merah di sisi tubuh,
2 bintik merah di dasar sirip ekor, moncong biru pucat
bergaris oranye; Pasifik Tengah Barat; sampai 27 cm.
Daerah terumbu berpasir, 2–20 m; 57 sisik gurat sisi, 4
duri sirip punggung, sangat mirip dengan 92.2 tetapi
berbeda karena di bawah mata ada 2 titik hitam kecil di
dalam garis kemerahan, garis-garis di sisi bawah tubuh
lebih jelas, dan sirip perut hampir tidak mencapai dubur;
dikenal hanya dari Indonesia; sampai 13 cm.
92.3 Parapercis clathrata
92.4 Parapercis cylindrica
Latticed Grubfish
Sharpnose Grubfish
Sand areas of reefs, 3–50 m depth; 57–60 lateral-line
scales, dorsal fin with 4 spines and 20 or 21 rays, 9 or
10 reddish brown bars on lower sides each with a black
centre spot, caudal fin white centrally, black ocellus above
gill opening in males; E. Indian & W. Pacific; to 18 cm.
Close to shallow reefs, to 20 m depth; 48–52 lateral-line
scales, teeth on sides of roof of mouth, dorsal fin with 5
spines and 21 rays, snout pointed, 9 dark-brown bars on
sides with dark spots between each bar, faint dark spot
on spinous dorsal fin; W. Pacific; to 12 cm.
Toto
Toto
Daerah terumbu berpasir, kedalaman 3–50 m; 57–60
sisik gurat sisi, sirip punggung dengan 4 duri dan 20–21
jari lunak, 9–10 pita coklat kemerahan berbintik hitam
di tengahnya pada sisi bawah tubuh, bagian tengah sirip
ekor putih, oselus hitam di atas bukaan insang pada ikan
jantan; Hindia Timur & Pasifik Barat; sampai 18 cm.
Dekat dengan terumbu dangkal, 0–20 m; 48–52 sisik
gurat sisi, gigi di bagian sisi langit-langit mulut, sirip
punggung dengan 5 duri dan 21 jari lunak, moncong
lancip, 9 garis coklat tua dengan bintik-bintik gelap di
antara tiap garis pada sisi tubuh, bintik gelap samar di
duri sirip punggung; Pasifik Barat; sampai 12 cm.
295
POMACENTRIDAE (91) & PINGUIPEDIDAE (92)
91.21
91.22
92.1
92.2
92.3
male
92.4
296
92.5 Parapercis kentingensis
92.6 Parapercis lutevittata
Kenting Grubfish
Yellowstripe Grubfish
Deeper shelf waters, known from 160 m depth; 52
or 53 lateral-line scales, no teeth on sides of roof of
mouth, dorsal fin with 5 spines and 21 rays, 17 anal-fin
rays, reddish with 9 dark bars on upper sides, pale with
reddish bars on lower sides;W. Central Pacific; to 18 cm.
Sand and rocky bottoms, 50–100 m depth; 64–70
lateral-line scales, teeth on sides of roof of mouth, dorsal
fin with 5 spines and 23 or 24 rays, 19–21 anal-fin rays,
yellow stripe overlain with 4 or 5 dark peppery blotches
on sides, pelvic fins black; W. Pacific; to 18 cm.
Toto
Toto
Perairan lebih dalam, diketahui dari kedalaman 160 m;
52–53 sisik gurat sisi, tidak ada gigi di bagian sisi langitlangit mulut, sirip punggung dengan 5 duri dan 21 jari
lunak, 17 jari sirip dubur, kemerahan dengan 9 garis
gelap di sisi atas, pucat dengan garis-garis kemerahan di
sisi bawah; Pasifik Tengah Barat; sampai 18 cm.
Dasar berpasir dan berbatu, kedalaman 50–100 m; 64–
70 sisik gurat sisi, gigi di bagian sisi langit-langit mulut,
sirip punggung dengan 5 duri dan 23–24 jari, 19–21
jari sirip dubur, garis kuning ditumpangi 4–5 bercak
seperti merica di sisi tubuh, sirip perut hitam; Pasifik
Barat; sampai 18 cm.
92.7 Parapercis pacifica
92.8 Parapercis tetracantha
Pacific Grubfish
Reticulate Grubfish
Close to shallow reefs, to 6 m depth; 58–60 lateral-line
scales, dorsal fin with 5 spines and 21 or 22 rays, midlateral series of pale rectangles each with rows of 2 or 3
pairs of dark spots, brownish spots on head and upper
side, caudal fin black centrally; W. Pacific; to 22 cm.
Sand and rocky bottoms, 12–25 m depth; outer row of 6
canine teeth in lower jaw, 16 or 17 anal-fin rays, 59–65
lateral-line scales, dorsal fin with 5 spines and 20–21 rays,
dark brown with 3 rows of large pale blotches on sides,
black ring above gill opening;W. Central Pacific; to 26 cm.
Toto
Toto
Dekat dengan terumbu dangkal, 0–6 m; 58–60 sisik
gurat sisi, sirip punggung dengan 5 duri dan 21–22
jari lunak, susunan midlateral persegi panjang pucat
masing-masing dengan 2–3 pasang bintik gelap, bintikbintik kecoklatan di kepala dan sisi atas tubuh, bagian
tengah sirip ekor hitam; Pasifik Barat; sampai 22 cm.
Dasar berbatu dan berpasir, kedalaman 12–25 m; 6 gigi
taring di baris terluar rahang bawah, 16–17 jari sirip
dubur, 59–65 sisik gurat sisi, sirip punggung dengan 5
duri dan 20–21 jari lunak, coklat tua dengan 3 deretan
bercak pucat besar di sisi tubuh, cincin hitam di atas
bukaan insang; Pasifik Tengah Barat; sampai 26 cm.
92.9 Parapercis xanthozona
92.10 Ryukyupercis gushikeni
Whitestripe Grubfish
Rosy Grubfish
Rocky and coral reefs, 10–25 m depth; 56–60 lateralline scales, dorsal fin with 5 spines and 21 rays, no teeth
on sides of roof of mouth, mid-lateral white stripe on
side extends to end of caudal fin, speckled above, 9 or 10
dark bars below white stripe; Indo–W. Pacific; to 23 cm.
Deep rocky reefs, more than 100 m depth; 58–60 lateralline scales, dorsal fin with 6 spines and 20 filamentous
rays, pinkish with series of narrow yellow stripes on
sides, soft dorsal fin with yellow stripes and blotches,
upper caudal fin with red blotches; W. Pacific; to 36 cm.
Toto
Toto
Terumbu berbatu dan karang, 10–25 m; 56–60 sisik
gurat sisi, sirip punggung dengan 5 duri dan 21 jari,
tidak ada gigi di bagian sisi langit-langit mulut, garis
midlateral putih di sisi tubuh meluas sampai ke akhir
sirip ekor, berbintik-bintik di sisi atas, 9–10 garis gelap
di bawah garis putih, Indo–Pasifik Barat; sampai 23 cm.
Terumbu berbatu dalam, kedalaman lebih dari 100 m;
58–60 sisik gurat sisi, sirip punggung dengan 6 duri dan
20 jari berfilamen, kemerahmudaan dengan susunan
garis kuning sempit di sisi tubuh, sirip lunak punggung
bergaris dan bebercak kuning, bagian atas sirip ekor
bebercak merah; Pasifik Barat; sampai 36 cm.
297
PINGUIPEDIDAE (92)
92.5
92.6
92.7
92.8
92.9
92.10
298
93.1 Uranoscopus cognatus
93.2 Uranoscopus kaianus
Yellowtail Stargazer
Kai Stargazer
Demersal, 50–250 m depth; eyes small and on top of
head, mouth large and almost vertical, cleithral spine
present, lateral line running close to dorsal-fin base, 2
dorsal fins, 1st dorsal fin mostly black with 4 spines, body
uniformly pale brownish; Indo–W. Pacific; to 22 cm.
Demersal, 200–300 m depth; eyes small and on top of
head, predorsal area completely scaled, similar to 93.1
but body reddish brown with fine reticulations or pale
spotting, and no smaller spine above cleithral spine;
Indonesia and Philippines; to 24 cm.
Lepo Merah
Lepo Merah
Demersal, kedalaman 50–250 m; mata kecil dan
terletak di sisi atas kepala, mulut besar dan hampir
vertikal, ada duri “cleithral”, gurat sisi dekat dengan
dasar sirip punggung, punya dua sirip punggung, sirip
ke-1 sebagian besar hitam dengan 4 duri, tubuh pucat
kecoklatan merata; Indo–Pasifik Barat; sampai 22 cm.
Demersal, kedalaman 200–300 m; mata kecil dan
terletak di sisi atas kepala, daerah punggung depan
bersisik sepenuhnya, mirip dengan 93.1 tapi tubuh
coklat kemerahan berpola jaring tipis atau berbintik
pucat dan tidak ada duri yang lebih kecil di atas duri
cleithral; Indonesia dan Filipina; sampai 24 cm.
94.1 Petroscirtes breviceps
94.2 Petroscirtes variabilis
Shorthead Fangblenny
Variable Fangblenny
Weed and sand areas of reefs, to 15 m depth; dorsal
fin with 10 or 11 spines and 17–21 rays, lower end of
gill opening above level of pectoral-fin base, broad dark
stripe through eye to caudal fin and often with broad
dark stripe above and below; Indo–W. Pacific; to 13 cm.
Shallow seagrass beds in lagoons; dorsal fin with 10 or
11 spines and 16–19 rays, lower end of gill opening
above level of pectoral-fin base, males brownish orange,
females greenish with many small pale spots and
blotches on sides; E. Indian & W. Pacific; to 8 cm.
Remang
Remang
Daerah terumbu berpasir dan berumput, kedalaman
0–15 m; sirip punggung dengan 10–11 duri dan 17–21
jari, ujung bawah bukaan insang di atas dasar sirip dada,
garis gelap lebar melintasi mata sampai sirip ekor dan
biasanya bergaris gelap lebar di atas dan bawah; Indo–
Pasifik Barat; sampai 13 cm.
Padang lamun dangkal di laguna; sirip punggung
dengan 10–11 duri dan 16–19 jari lunak, ujung bawah
bukaan insang di atas dasar sirip dada, ikan jantan
oranye kecoklatan, betina kehijauan berbintik dan
bebercak pucat di sisi tubuh; Hindia Timur & Pasifik
Barat; sampai 8 cm.
94.3 Salarias ceramensis
94.4 Xiphasia setifer
Seram Blenny
Hairtail Snakeblenny
Weedy reef flats, to 10 m depth; 12 dorsal-fin spines,
15 pectoral-fin rays, teeth in lower jaw very small and
numerous (>70), grey to black with many closely spaced
dark-brown blotches and spots on sides giving an overall
dark colour;W. Central Pacific; to 15 cm.
Mud and sand bottoms, 2–20 m depth; body extremely
long and ribbon-like, dorsal fin very long with its origin
above eye, dorsal and anal fins joined with caudal fin,
pale brown with 24–28 brown bars on sides, black spot
on dorsal fin near head; Indo–W. Pacific; to 55 cm.
Remang
Remang
Terumbu datar berumput, 0–10 m; 12 duri sirip
punggung, 15 jari sirip dada, gigi di rahang bawah sangat
kecil dan banyak (>70), abu-abu sampai hitam dengan
banyak bercak dan bintik coklat tua yang jaraknya
berdekatan di sisi tubuh sehingga memberikan warna
gelap secara keseluruhan; Pasifik Tengah Barat; 15 cm.
Dasar lumpur dan berpasir, 2–20 m; tubuh sangat
panjang seperti pita, sirip punggung sangat panjang
berawal dari atas mata, sirip punggung dan dubur
menyatu dengan sirip ekor, coklat pucat dengan 24–28
garis coklat di sisi tubuh, bintik hitam di sirip punggung
dekat kepala; Indo–Pasifik Barat; sampai 55 cm.
299
URANOSCOPIDAE (93) & BLENNIIDAE (94)
93.1
93.2
94.1
94.2
94.3
94.4
300
95.1 Dactylopus dactylopus
96.1 Acentrogobius nebulosus
Fingered Dragonet
Shadow Goby
Demersal on soft bottoms, 3–55 m depth; preopercular
spine strong and serrated, pelvic fin with 4 joined soft
rays and a more elongate detached ray, dorsal fin with
black spot between 3rd and 4th spines, males with
filamentous dorsal spines; W. Central Pacific; to 15 cm.
Mud and sand bottoms near reefs, to 10 m depth; dorsal
fin with 7 spines and 9 rays, pale brownish with large
dark-brown blotches on sides and on caudal peduncle,
smaller brown spots on sides and on dorsal and caudal
fins; Indo–W. Pacific; to 18 cm.
Ikan Terbang
Bluncat
Demersal di dasar lunak, kedalaman 3–55 m; depan tutup
insang berduri kuat dan bergerigi, sirip perut dengan 4
jari lunak yang menyatu dan 1 jari lebih panjang yang
terpisah, sirip punggung dengan bintik hitam di antara
duri ke-3 dan ke-4, duri punggung berfilamen pada
jantan; Pasifik Tengah Barat; sampai 15 cm.
Dasar lumpur dan pasir dekat terumbu, kedalaman
0–10 m; sirip punggung dengan 7 duri dan 9 jari lunak,
kecoklatan pucat dengan bercak-bercak besar coklat tua
di sisi tubuh dan di pangkal ekor, bintik-bintik coklat di
sisi tubuh, sirip punggung dan ekor; Indo–Pasifik Barat;
sampai 18 cm.
96.2 Amblygobius sphynx
96.3 Arcygobius baliurus
Sphynx Goby
Isthmus Goby
Seagrass beds, to 20 m depth; pelvic fins joined to
form a disc, cheek naked, 2 large canine teeth on lower
jaw, dorsal fins separated, caudal fin rounded, greenish
brown with 4 or 5 broad dark bars on sides, and small
blue spots in each dark bar; Indo–W. Pacific; to 15 cm.
Sand and mud bottoms, 3–15 m depth; eyes large and
dorsolateral, end of jaw below front of eye, caudal fin short
and rounded, cheek scaled, dorsal fins separate, yellowish
brown with 4 dark-brown blotches on sides, dark brown
spot at caudal-fin base; Indo–W. Pacific; to 8 cm.
Bluncat
Bluncat
Padang lamun, kedalaman 0–20 m; sirip perut menyatu
membentuk sebuah lempengan, pipi polos, 2 gigi taring
besar di rahang bawah, sirip punggung terpisah, sirip
ekor bulat, coklat kehijauan dengan 4–5 garis gelap
di sisi tubuh, dan bintik-bintik biru kecil di tiap garis
gelap; Indo–Pasifik Barat; sampai 15 cm.
Dasar lumpur dan berpasir, kedalaman 3–15 m; mata
besar dan dorsolateral, ujung rahang di bawah depan
mata, sirip ekor pendek dan bulat, pipi bersisik, sirip
punggung terpisah, coklat kekuningan dengan 4 bercak
coklat tua di sisi tubuh, bintik coklat gelap di dasar sirip
ekor; Indo–Pasifik Barat; sampai 8 cm.
96.4 Exyrias belissimus
96.5 Exyrias puntang
Beautiful Goby
Puntang Goby
Sand areas of reefs, to 30 m depth; cheek and operculum
scaled, caudal fin very large and rounded, pelvic fins
joined together to form a disc, body brownish with many
small whitish and blackish spots, dorsal and anal fins with
oblique brownish red spots; Indo–W. Pacific; to 17 cm.
Mud bottoms, to 3 m depth; cheek and operculum scaled,
caudal fin very large and rounded, pelvic fins joined to
form a disc, brownish orange with rows of small whitish
and dark-brown spots, dark brown bar below eye, anal
fin with red dashes; E. Indian & W. Pacific; to 13 cm.
Bluncat
Bluncat
Daerah terumbu berpasir, kedalaman 0–30 m; pipi dan
tutup insang bersisik, sirip ekor sangat besar dan bulat,
sirip perut menyatu membentuk sebuah lempeng, tubuh
kecoklatan berbintik kecil keputihan dan kehitaman,
sirip punggung dan dubur berbintik miring merah
kecoklatan; Indo–Pasifik Barat; sampai 17 cm.
Dasar berlumpur, 0–3 m; pipi dan tutup insang bersisik,
sirip ekor sangat besar dan bulat, sirip perut menyatu
membentuk sebuah lempeng, oranye kecoklatan dengan
barisan bintik-bintik kecil coklat tua dan keputihan, garis
coklat tua di bawah mata, sirip dubur bergaris putusputus merah; Hindia Timur & Pasifik Barat; 13 cm.
301
CALLIONYMIDAE (95) & GOBIIDAE (96)
95.1
96.1
96.2
96.3
96.4
96.5
302
96.6 Oplopomus caninoides
96.7 Oxyurichthys auchenolepis
Triplespot Goby
Scalynape Tentacle Goby
Sand areas of reefs, 4–20 m depth; 1st spine in both dorsal
fins robust and rigid, 1–3 flat spines on preopercle, caudal
fin short and rounded, pale brown with mid-lateral row
of 5 or 6 black spots and many smaller brown and orange
spots on sides; E. Indian & W. Pacific; to 9 cm.
Sand and mud bottoms; 2nd dorsal fin with 13 elements,
most scales on adults ctenoid, cheek without scales,
prepelvic scales, upper lip constricted at its sym­physis, no
dark spots on scales of trunk, brownish with faint darker
brown blotches on sides; W. Pacific; to 14 cm.
Bluncat
Bluncat
Daerah terumbu berpasir, kedalaman 4–20 m; duri ke-1
pada kedua sirip punggung kuat dan kaku, 1–3 duri
pipih di depan tutup insang, sirip ekor pendek dan bulat,
coklat pucat dengan 5–6 baris bintik hitam midlateral
dan banyak bintik lebih kecil coklat dan oranye di sisi
tubuh; Hindia Timur & Pasifik Barat; sampai 9 cm.
Dasar berlumpur dan berpasir; sirip punggung ke-2
dengan 13 elemen, kebanyakan sisik pada ikan dewasa
bergerigi, pipi tanpa sisik, depan perut bersisik, bibir
atas mengerut di simfisis, tidak ada bintik gelap pada
sisik tubuh, kecoklatan bebercak coklat gelap samar di
sisi tubuh; Pasifik Barat; sampai 14 cm.
96.8 Oxyurichthys microlepis
96.9 Parachaeturichthys polynema
Maned Goby
Taileye Goby
Sand and mud bottoms, to 75 m depth; 2nd dorsal fin
with 13 elements, all scales cycloid in adults, cheek
without scales, upper lip not deeply constricted at its
symphysis, dark spots on scales of upper sides, pale with
5 faint blotches on sides; Indo–W. Pacific; to 14 cm.
Mud bottoms; small barbels on ventral surface of head,
cheek and operculum scaled, dorsal fin with 7 spines
and 9–11 rays, pale brownish, caudal fin long and with
pale-edged black spot near upper base, 1st dorsal fin
with broad black tip; Indo–W. Pacific; to 15 cm.
Bluncat, Puntang
Bluncat
Dasar berlumpur dan berpasir, kedalaman 0–75 m;
sirip punggung kedua berjari 13, semua sisik pada ikan
dewasa bulat, pipi tanpa sisik, bibir atas tidak terlalu
mengerut di simfisis, sisik di sisi atas tubuh berbintik
gelap, pucat dengan 5 bercak samar di sisi tubuh; Indo–
Pasifik Barat; sampai 14 cm.
Dasar berlumpur; sungut-sungut kecil di permukaan
bawah kepala, pipi dan operculum bersisik, sirip
punggung dengan 7 duri dan 9–11 jari lunak, kecoklatan
pucat, sirip ekor panjang dengan bintik hitam bertepi
pucat di dekat pangkal ekor bagian atas, sirip punggung
ke-1 bertepi hitam; Indo–Pasifik Barat; sampai 15 cm.
96.10 Paratrypauchen microcephalus
96.11 Psammogobius biocellatus
Comb Goby
Sleepy Goby
Mud bottoms, to 38 m depth; body elongate, eyes
reduced and covered by skin, 50–60 dorsal-fin elements,
dorsal and anal fins joined to caudal fin, belly without
scales, pelvic fins joined together, head and body reddish
pinkish; Indo–W. Pacific; to 18 cm.
Soft bottoms from freshwater to marine; dorsal fin
with 7 spines and 9 rays, head flattened, body brownish
with rows of small black and white spots, anal fin black
posteriorly with white spots, caudal fin mottled pale
brown; Indo–W. Pacific; to 12 cm.
Bluncat
Bluncat, Mollon
Dasar berlumpur, kedalaman 0–38 m; tubuh memanjang,
mata kecil dan tertutup kulit, 50–60 elemen sirip
punggung, sirip punggung dan dubur menyatu dengan
sirip ekor, perut tak bersisik, sirip-sirip perut menyatu,
kepala dan tubuh merah muda kemerahan; Indo–Pasifik
Barat; sampai 18 cm.
Dasar lunak dari air tawar sampai laut; sirip punggung
dengan 7 duri dan 9 jari lunak, kepala datar, tubuh
kecoklatan dengan barisan bintik-bintik hitam dan
putih kecil, bagian belakang sirip dubur hitam berbintik
putih, sirip ekor bebercak coklat pucat; Indo–Pasifik
Barat; sampai 12 cm.
303
GOBIIDAE (96)`
96.6
96.7
96.8
96.9
96.10
96.11
304
97.1 Ephippus orbis
97.2 Platax batavianus
Spadefish
Batavia Batfish
Rocky reefs, 10–30 m depth; dorsal fin with 9 spines
and 19 or 20 soft rays, fin notched between spinous
and soft parts, 3rd–5th dorsal spines longest, mouth
terminal, silvery bluish green often with 4 or 5 faint
dark-blue bars on body; Indo–W. Pacific; to 21 cm.
Rocky and coral reefs, 5–40 m depth; dorsal fin with
6 or 7 short spines and 28–31 soft rays, 19–23 anal-fin
rays, obvious hump over eye, adults silvery with dark
bar through head, subadults with faint dark bar behind
opercle; W. Central Pacific; to 50 cm.
Gandu
Jaleman
Terumbu berbatu, kedalaman 10–30 m; sirip punggung
dengan 9 duri dan 19–20 jari lunak, sirip berlekuk
antara bagian yang berduri dan lunak, duri punggung
ke-3–ke-5 terpanjang, mulut di ujung, hijau perak
kebiruan biasanya dengan 4 atau 5 deret biru gelap
samar pada tubuh; Indo–Pasifik Barat; sampai 21 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 5–40 m; sirip
punggung dengan 6 atau 7 duri pendek dan 28–31 jari
lunak, 19–23 jari sirip dubur, punuk di atas mata, ikan
dewasa keperakan dengan pita gelap melewati kepala,
agak dewasa dengan garis gelap samar di belakang tutup
insang; Pasifik Tengah Barat; sampai 50 cm.
97.3 Platax boersii
97.4 Platax orbicularis
Golden Batfish
Round Batfish
Rocky and coral reefs, 3–30 m depth; dorsal fin with
5 short spines and 31–34 soft rays, 24–28 anal-fin rays,
no hump over eye, adults silvery with 2 dark bars, often
with scattered black spots on body, pelvic fins and
caudal-fin base black; W. Pacific; to 47 cm.
Rocky and coral reefs, 1–35 m depth; dorsal fin with
5 spines and 34–39 soft rays, 25–29 anal-fin rays, adults
silvery yellow with dark bar through eye and broad dark
bar behind opercle, juveniles reddish brown with irregular
black spots and blotches; Indo–W. Pacific; to 50 cm.
Silper, Ikan Gebel
Platax Daun, Ikan Gebel
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 3–30 m; sirip
punggung dengan 5 duri pendek dan 31–34 jari lunak,
24–28 jari sirip dubur, tidak ada punuk di atas mata, ikan
dewasa keperakan dengan 2 garis gelap, biasanya dengan
bintik-bintik hitam tersebar pada tubuh, pangkal sirip
perut dan ekor hitam; Pasifik Barat; sampai 47 cm.
Terumbu berbatu dan karang, 1–35 m; sirip punggung
dengan 5 duri dan 34–39 jari lunak, 25–29 jari sirip dubur,
ikan dewasa kuning keperakan dengan pita gelap melalui
mata dan pita gelap lebar di belakang tutup insang, juvenil
coklat kemerahan dengan bercak dan bintik-bintik hitam
tak teratur; Indo–Pasifik Barat; 50 cm.
97.5 Platax pinnatus
97.6 Platax teira
Longfin Batfish
Blunthead Batfish
Reefs and mangroves, to 25 m depth; dorsal fin with
5 or 6 spines and 34–37 soft rays, 24–28 anal-fin rays,
snout slightly produced, profile of forehead concave,
silvery yellow with 2 black bars anteriorly, juveniles
with red fin margins; W. Pacific; to 37 cm.
Reefs and mangroves, to 25 m depth; dorsal fin with
5 or 6 spines and 29–34 soft rays, 21–26 anal-fin rays,
silvery or dusky with 1–3 dark bars on body, pelvic
fins yellowish, no black bar at base of caudal fin, large
blackish blotch often on belly; Indo–W. Pacific; to 70 cm.
Platax Asli, Ikan Gebel
Platax Jenggot
Terumbu karang dan mangrove, kedalaman 0–25 m; sirip
punggung dengan 5 atau 6 duri dan 34–37 jari lunak,
24–28 jari sirip dubur, moncong sedikit berkembang,
bentuk dahi cekung, kuning keperakan dengan 2 garis
hitam di bagian depan, juvenil dengan tepi sirip merah;
Pasifik Barat; sampai 37 cm.
Terumbu karang dan mangrove, 0–25 m; sirip punggung
dengan 5 atau 6 duri dan 29–34 jari lunak, 21–26 jari
sirip dubur, keperakan atau kehitaman dengan 1–3
garis gelap pada tubuh, sirip perut kekuningan, tidak
ada garis hitam di pangkal sirip ekor, bercak kehitaman
besar seringkali di perut; Indo–Pasifik Barat; 70 cm.
305
EPHIPPIDAE (97)
97.1
97.2
juvenile
97.3
97.5
97.4
97.6
306
98.1 Scatophagus argus
98.2 Scatophagus sp. A
Spotted Scat
Speckled Scat
Freshwater, estuaries and coastal marine waters; very
deep-bodied, adults with deep notch on head above
eye, 11 dorsal-fin spines, upper half densely spotted,
black spots similar in size to pupil of eye, fins of adults
yellowish, juveniles reddish; Indo–W. Pacific; to 35 cm.
Freshwater, estuaries and coastal marine waters; very
deep-bodied, adults with shallow notch on head above
eye, usually 12 dorsal-fin spines, sides with dark speckles,
lacking circular markings, fins of adults usually greenish
brown; known only from Indonesia; to at least 24 cm.
Bidang
Bidang
Air tawar, muara dan pesisir laut; tubuh sangat lebar, ikan
dewasa dengan lekukan dalam di kepala di atas mata, 11
duri sirip punggung, setengah tubuh bagian atas penuh
bintik, berbintik hitam seukuran pupil, sirip pada ikan
dewasa kekuningan, juvenil kemerahan; Indo–Pasifik
Barat; sampai 35 cm.
Air tawar, muara dan pesisir laut; tubuh sangat lebar,
ikan dewasa dengan lekukan dangkal di kepala di atas
mata, 12 duri sirip punggung, titik-titik gelap pada
sisi tubuh, tidak ada tanda lingkaran, sirip ikan dewasa
coklat kehijauan; diketahui hanya dari Indonesia;
minimal 24 cm.
99.1 Siganus canaliculatus
99.2 Siganus corallinus
Whitespotted Rabbitfish
Coral Rabbitfish
Seagrass and sandy bottoms, to 50 m depth; breast in
front of pelvic fins without scales, dorsal- and anal-fin
spines slender, caudal fin emarginate to slightly forked,
usually silvery grey to greenish grey with numerous
pale bluish to whitish spots; Indo–W. Pacific; to 29 cm.
Coral reefs, to 18 m depth; dark line between both
nostrils passing up through lower eye, yellowish to
orange with numerous small pale-blue ocelli with darkblue edges (sometimes absent from body), caudal fin
yellow and unspotted; Indo–W. Pacific; to 25 cm.
Baronang, Serpik, Beronang Lada
Baronang, Benaeng
Padang lamun dan dasar berpasir, kedalaman 0–50 m;
dada di depan sirip perut tanpa sisik, duri sirip punggung
dan dubur ramping, tepi sirip ekor emarginate sampai
agak bercagak, biasanya abu-abu keperakan sampai abuabu kehijauan dengan banyak bintik pucat kebiruan
sampai keputihan; Indo–Pasifik Barat; sampai 29 cm.
Terumbu karang, kedalaman 0–18 m; garis gelap di
antara kedua lubang hidung melewati bawah mata,
kekuningan sampai oranye dengan banyak oselus kecil
biru pucat dengan tepi biru tua (terkadang di tubuh
tidak ada), sirip ekor kuning dan tidak berbintik; Indo–
Pasifik Barat; sampai 25 cm.
99.3 Siganus guttatus
99.4 Siganus javus
Golden Rabbitfish
Javan Rabbitfish
Soft and rocky bottoms, to 25 m depth; breast in front
of pelvic fins scaled, body deep, silvery blue with large
brownish orange spots, large yellow spot below last
few dorsal-fin rays, head golden with bluish lines from
mouth to eye and on cheek;W. Central Pacific; to 35 cm.
Soft and rocky bottoms, to 15 m depth; ventral area
in front of pelvic fins scaled, body deep, caudal fin
emarginate, brownish grey above with many pale bluish
spots joined to form wavy lines on lower sides, caudal fin
dusky, cheek often yellowish; Indo–W. Pacific; to 40 cm.
Baronang, Barange, Mulia Asu
Baronang, Benaeng
Dasar bersubstrat lunak dan berbatu, 0–25 m; dada di
depan sirip perut bersisik, tubuh lebar, biru keperakan
dengan bintik-bintik besar oranye kecoklatan, bintik besar
kuning di bawah beberapa jari sirip punggung terakhir,
kepala keemasan dengan garis-garis kebiruan dari mulut
sampai mata dan pada pipi; Pasifik Tengah Barat; 35 cm.
Dasar bersubstrat lunak dan berbatu, 0–15 m; area perut
di depan sirip perut bersisik, tubuh lebar, sirip ekor
emarginate, abu-abu kecoklatan di atas dengan banyak
bintik kebiruan pucat yang bergabung membentuk
garis-garis bergelombang di sisi bawah, sirip ekor gelap,
pipi umumnya kekuningan; Indo–Pasifik Barat; 40 cm.
307
SCATOPHAGIDAE (98) & SIGANIDAE (99)
98.1
98.2
99.1
99.2
99.3
99.4
308
99.5 Siganus puellus
99.6 Siganus punctatus
Masked Rabbitfish
Goldspotted Rabbitfish
Coral reefs, to 12 m depth; ventral area in front of pelvic
fins scaled, body relatively slender, caudal fin forked, body
yellowish orange with many silvery blue wavy lines, head
yellowish orange with broad dark oblique bar through
eyes from chin to nape; Indo–W. Pacific; to 38 cm.
Coral and rocky reefs, to 40 m depth; breast in front
of pelvic fins scaled, body deep, greenish brown with
many close-set golden orange spots forming a network
pattern, often with a large white-edged dark-brown or
black ocellus at start of lateral line; W. Pacific; to 40 cm.
Baronang
Baronang, Ikan Baronang
Terumbu karang, kedalaman 0–12 m; area perut di depan
sirip perut bersisik, tubuh relatif ramping, sirip ekor
bercagak, tubuh oranye kekuningan dengan banyak garis
biru keperakan bergelombang, kepala oranye kekuningan
dengan pita miring gelap melewati mata dari dagu ke
tengkuk; Indo–Pasifik Barat; sampai 38 cm.
Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–40 m;
dada di depan sirip perut bersisik, tubuh lebar, coklat
kehijauan dengan banyak bintik oranye keemasan
yang berdekatan membentuk pola jaringan, umumnya
dengan oselus besar coklat tua atau hitam bertepi putih
di awal gurat sisi; Pasifik Barat; sampai 40 cm.
99.7 Siganus spinus
99.8 Siganus vermiculatus
Scribbled Rabbitfish
Vermiculate Rabbitfish
Coral reef flats, to 6 m depth; breast in front of pelvic
fins without scales, dorsal- and anal-fin spines stout,
caudal fin truncate, body pale greyish brown with a
complex maze-like pattern of thin white lines, caudal
fin with straight pale lines; Indo–W. Pacific; to 24 cm.
Estuarine dependent, to 15 m depth; breast in front
of pelvic fins scaled, body deep, caudal fin emarginate,
body dark brown with a complex maze-like pattern of
thin white lines, caudal fin brownish with many small
darker brown spots; Indo–W. Pacific; to 37 cm.
Baronang
Baronang, Burong, Beronang Tulis
Dataran terumbu karang, kedalaman 0–6 m; dada di
depan sirip perut tak bersisik, duri sirip punggung dan
dubur gemuk, sirip ekor lurus, tubuh coklat keabuabuan pucat dengan garis-garis putih tipis berpola
labirin kompleks, sirip ekor dengan garis-garis lurus
pucat; Indo–Pasifik Barat; sampai 24 cm.
Hanya di muara sungai, kedalaman 0–15 m; dada
di depan sirip perut bersisik, tubuh lebar, sirip ekor
emarginate, badan coklat tua dengan garis-garis putih
tipis berpola labirin kompleks, sirip ekor kecoklatan
dengan banyak bintik kecil coklat tua; Indo–Pasifik
Barat; sampai 37 cm.
99.9 Siganus virgatus
99.10 Siganus vulpinus
Doublebar Rabbitfish
Foxface Rabbitfish
Coral reefs and adjacent sandy areas, to 12 m depth;
breast in front of pelvic fins scaled, body deep, 2 darkbrown oblique bands on head and anterior body, yellow
between and behind bands, bands and adjacent areas
with bluish spots and lines; W. Central Pacific; to 30 cm.
Coral reefs, to 30 m depth; snout very elongate and
tubular, body and fins behind dorsal-fin origin mostly
bright yellow, breast and dorsal head including lips dark
brown to black, rest of head and anterior body silvery
white or dusky; W. Pacific; to 25 cm.
Baronang, Benaeng, Samadar Palsu
Baronang, Samadar Cecet
Daerah berpasir sekitar terumbu karang, kedalaman
0–12 m; dada di depan sirip perut bersisik, tubuh lebar,
2 alur miring coklat tua di kepala dan tubuh bagian
depan, kuning di antara dan di belakang alur, bintik dan
garis-garis kebiruan pada kedua alur dan area perbatasan;
Pasifik Tengah Barat; sampai 30 cm.
Terumbu karang, 0–30 m; moncong sangat panjang, tubuh
dan sirip-sirip di belakang permulaan sirip punggung
kebanyakan kuning terang, dada dan punggung kepala
termasuk bibir berwarna coklat tua sampai hitam, bagian
kepala lainnya dan tubuh bagian depan putih keperakan
atau kehitaman; Pasifik Barat; 25 cm.
309
SIGANIDAE (99)
99.5
99.6
99.7
99.8
99.9
99.10
310
100.1 Zanclus cornutus
101.1 Acanthurus auranticavus
Moorish Idol
Orangesocket Surgeonfish
Rocky and coral reefs, to 180 m depth; body very deep
and very compressed, snout greatly protruding, sharp
bony projection in front of eye, 3rd dorsal spine very
long, 2 broad black bars on body and head, orange
saddle on snout; Indo–Pacific; to 22 cm.
Coral and rocky reefs, to 20 m depth; single spine
on caudal peduncle, 23 or 24 dorsal-fin rays, caudal
fin lunate, dark brownish with short blackish bar on
shoulder, whitish ring around caudal-fin base, tail spine
socket orange; Indo–W. Pacific; to 30 cm.
Ikan Hias
Lodem
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–180 m;
tubuh sangat lebar dan sangat pipih, moncong amat
menonjol, tonjolan tulang tajam di depan mata, duri
ke-3 sirip punggung sangat panjang, 2 garis lebar hitam
pada tubuh dan kepala, pelana oranye pada moncong;
Indo–Pasifik; sampai 22 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–20 m; satu
duri pada pangkal ekor, 23–24 jari sirip punggung, sirip
ekor bulan sabit, gelap kecoklatan dengan garis pendek
kehitaman di bahu, cincin putih di pangkal sirip ekor,
soket duri ekor oranye; Indo–Pasifik Barat; sampai
30 cm.
101.2 Acanthurus bariene
101.3 Acanthurus dussumieri
Roundspot Surgeonfish
Eyestripe Surgeonfish
Coral and rocky reefs, 10–50 m depth; single spine on
caudal peduncle, snout steep or slightly humped, 26–28
dorsal-fin rays, caudal fin lunate, dark brown with black
spot at upper gill opening, thin blue line below bases of
dorsal and anal fins; Indo–W. Pacific; to 42 cm.
Coral and rocky reefs, 4–100 m depth; single spine on
caudal peduncle, caudal fin emarginate to lunate, 25–27
dorsal-fin rays, pale brown with thin bluish lines, broad
yellow band extending from eye, caudal fin blue with
small black spots; Indo–W. & Central Pacific; to 54 cm.
Lodem
Lodem
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 10–50 m; satu
duri pada pangkal ekor, moncong curam atau sedikit
berpunuk, 26–28 jari sirip punggung, sirip ekor bulan
sabit, coklat tua dengan bercak hitam pada bagian atas
bukaan insang, garis biru tipis di bawah dasar sirip
punggung dan dubur; Indo–Pasifik Barat; sampai 42 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 4–100 m; satu
duri pada pangkal ekor, sirip ekor emarginate sampai
berbentuk bulan sabit, 25–27 jari sirip punggung, coklat
pucat dengan garis-garis tipis kebiruan, alur lebar kuning
memanjang dari mata, sirip ekor biru dengan bintik-bintik
hitam kecil; Indo–Pasifik Barat & Tengah; sampai 54 cm.
101.4 Acanthurus leucocheilus
101.5 Acanthurus lineatus
Palelip Surgeonfish
Lined Surgeonfish
Coral and rocky reefs, 5–40 m depth; single white spine
on caudal peduncle, 24 or 25 dorsal-fin rays, caudal
fin lunate, blackish brown with pale marking around
mouth, white ring around caudal-fin base; Indo–W. &
Central Pacific; to 60 cm.
Coral and rocky reefs, to 6 m depth; single spine on
caudal peduncle, 27–30 dorsal-fin rays, caudal fin deeply
lunate, upper three-quarters of head and body with
alternating yellow and black-edged blue stripes, lower
part pale bluish; Indo–W. & Central Pacific; to 40 cm.
Lodem
Lodem, Botana Kasur
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 5–40 m;
satu duri putih pada pangkal ekor, 24 atau 25 jari sirip
punggung, sirip ekor bulan sabit, coklat kehitaman dan
tanda pucat di sekitar mulut, cincin putih di pangkal
sirip ekor; Indo–Pasifik Barat & Tengah; sampai 60 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–6 m; satu
duri pada pangkal ekor, 27–30 jari sirip punggung, sirip
ekor sangat berbentuk bulan sabit, tiga perempat bagian
atas kepala dan tubuh bergaris selang-seling antara kuning
dengan biru bertepi hitam, bagian bawah kebiruan pucat;
Indo–Pasifik Barat & Tengah; sampai 40 cm.
311
ZANCLIDAE (100) & ACANTHURIDAE (101)
100.1
101.1
101.2
101.3
101.4
101.5
312
101.6 Acanthurus mata
101.7 Acanthurus nigricans
Yellowmask Surgeonfish
Whitecheek Surgeonfish
Coral and rocky reefs, 5–25 m depth; single spine on
caudal peduncle, caudal fin emarginate to lunate, 24–26
dorsal-fin rays, brown with narrow blue lines on head
and body, broad yellow marking behind eye, 2 yellow
bands in front of eye; Indo–W. Pacific; to 40 cm.
Coral and rocky reefs, to 65 m depth; single yellow spine
on caudal peduncle, 28–31 dorsal-fin rays, caudal fin
truncate, blackish with white blotch below eye, dorsal
and anal fins with yellow stripe at base, caudal fin whitish
with yellow bar; W. & Central Pacific; to 21 cm.
Lodem, Buntana
Lodem
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 5–25 m; satu
duri pada pangkal ekor, sirip ekor emarginate sampai
berbentuk bulan sabit, 24–26 jari sirip punggung, coklat
dengan garis-garis tipis biru di kepala dan tubuh, tanda
besar kuning di belakang mata, 2 alur kuning di depan
mata; Indo–Pasifik Barat; sampai 40 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–65 m;
satu duri kuning pada pangkal ekor, 28–31 jari sirip
punggung, sirip ekor lurus, kehitaman dengan bercak
putih di bawah mata, dasar sirip punggung dan dubur
bergaris kuning, sirip ekor keputihan dengan alur
kuning; Pasifik Barat & Tengah; sampai 21 cm.
101.8 Acanthurus nigricauda
101.9 Acanthurus nigrofuscus
Blackstreak Surgeonfish
Brown Surgeonfish
Coral and rocky reefs, to 30 m depth; single spine on
caudal peduncle, caudal fin deeply lunate, dark brown,
black bar behind eye, narrow black streak forward of
caudal peduncle, white ring around caudal-fin base,
outer pectoral fin yellow; Indo–W. Pacific; to 40 cm.
Coral and rocky reefs, to 20 m depth; single spine on
caudal peduncle, caudal fin lunate, dark brown with
small indistinct orange spots on head and chest, black
spot at rear end of dorsal and anal fins, tail spine with
black-edged socket; Indo–W. & Central Pacific; to 21 cm.
Lodem, Botana Biru Palsu
Lodem
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–30 m; satu
duri pada pangkal ekor, sirip ekor sangat berbentuk
bulat sabit, coklat tua, pita hitam di belakang mata,
garis hitam tipis di depan pangkal ekor, cincin putih di
pangkal sirip ekor, bagian luar sirip dada kuning; Indo–
Pasifik Barat; sampai 40 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–20 m, satu
duri pada pangkal ekor, sirip ekor bulan sabit, coklat
gelap dengan bintik-bintik kecil oranye samar di kepala
dan dada, bintik hitam di ujung belakang sirip punggung
dan dubur, duri ekor dengan soket bertepi hitam; Indo–
Pasifik Barat & Tengah; sampai 21 cm.
101.10 Acanthurus olivaceus
101.11 Acanthurus pyroferus
Orangeband Surgeonfish
Mimic Surgeonfish
Coral and rocky reefs, to 45 m depth; a single dark spine
on caudal peduncle, dorsal fin with 9 spines and 23–25
rays, caudal fin deeply lunate, dark brown with long darkedged orange blotch, caudal fin dark brown with broad
white area posteriorly; W. & Central Pacific; to 35 cm.
Coral and rocky reefs, to 60 m depth; single spine on
caudal peduncle, dorsal fin with 8 spines and 27–29 rays,
caudal fin lunate, body brownish fading to orange with
orange spot above pectoral-fin base, caudal fin with
orange outer margin; W. & Central Pacific; to 29 cm.
Lodem, Botana Coklat
Lodem, Botana Model
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–45 m; satu
duri gelap pada pangkal ekor, sirip punggung dengan 9
duri dan 23–25 jari, sirip ekor sangat berbentuk bulan
sabit, coklat tua dengan bercak panjang oranye bertepi
gelap, sirip ekor coklat tua dengan area putih lebar di
bagian belakang; Pasifik Barat & Tengah; sampai 35 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–60 m; satu
duri pada pangkal ekor, sirip punggung dengan 8 duri
dan 27–29 jari, sirip ekor bulan sabit, tubuh kecoklatan
memudar ke oranye dengan bintik oranye di atas dasar
sirip dada, sirip ekor dengan tepi luar oranye; Pasifik
Barat & Tengah; sampai 29 cm.
313
ACANTHURIDAE (101)
101.6
101.7
101.8
101.9
101.10
101.11
314
101.12 Acanthurus tennentii
101.13 Acanthurus triostegus
Doubleband Surgeonfish
Convict Surgeonfish
Coral and rocky reefs, to 40 m depth; single spine on
caudal peduncle, 23 or 24 dorsal-fin rays, caudal fin
lunate, brown with 2 parallel black streaks on shoulder,
bluish-edged black spot around tail spine, caudal fin
with white posterior margin; Indian Ocean; to 31 cm.
Coral and rocky reefs, to 90 m depth; single very small
pale spine on caudal peduncle, 22–24 dorsal-fin rays,
19–22 anal-fin rays, caudal fin truncate, pale greenish
grey with 6 narrow vertical black bars on sides (4 below
dorsal fin); Indo–W. Pacific; to 22 cm.
Lodem
Lodem
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–40 m; satu
duri pada pangkal ekor, 23–24 jari sirip punggung, sirip
ekor bulan sabit, coklat dengan 2 kilat hitam paralel
di bahu, bintik hitam bertepi kebiruan di sekitar duri
ekor, sirip ekor dengan tepi belakang putih; Samudera
Hindia; sampai 31 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–90 m; satu
duri pucat sangat kecil pada pangkal ekor, 22–24 jari
sirip punggung, 19–22 jari sirip dubur, sirip ekor lurus,
abu-abu kehijauan pucat dengan 6 pita hitam vertikal
di sisi tubuh (4 di bawah sirip punggung); Indo–Pasifik
Barat; sampai 22 cm.
101.14 Acanthurus xanthopterus
101.15 Ctenochaetus binotatus
Yellowfin Surgeonfish
Twospot Bristletooth
Coral and rocky reefs, 15–90 m depth; single dark spine
on caudal peduncle, 25–27 dorsal-fin rays, caudal fin
lunate, brownish grey with faint bluish grey lines, white
ring around caudal-fin base, dorsal and anal fins brownish
yellow with 4 blue stripes; Indo–Pacific; to 62 cm.
Coral and rocky reefs, to 55 m depth; single dark spine
on caudal peduncle, teeth movable and bristle-like,
caudal fin lunate, 24–27 dorsal-fin rays, orange–brown
with narrow blue lines on sides, iris of eye blue, black
spot at rear of dorsal-fin base; Indo–Pacific; to 20 cm.
Lodem, Botana Lorek
Madah
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 15–90 m; satu
duri gelap pada pangkal ekor, 25–27 jari sirip punggung,
sirip ekor bulan sabit, abu-abu kecoklatan dengan garisgaris samar abu kebiruan, cincin putih di pangkal sirip
ekor, sirip punggung dan dubur kuning kecoklatan
dengan 4 setrip biru; Indo–Pasifik; sampai 62 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–55 m; satu
duri gelap pada pangkal ekor, gigi dapat bergerak dan
menyerupai bulu, sirip ekor bulan sabit, 24–27 jari sirip
punggung, oranye-coklat dengan garis-garis biru sempit
di sisi tubuh, iris mata biru, bintik hitam di dasar sirip
punggung bagian belakang; Indo–Pasifik; sampai 20 cm.
101.16 Ctenochaetus striatus
101.17 Naso annulatus
Striped Bristletooth
Whitemargin Unicornfish
Coral and rocky reefs, to 35 m depth; single dark spine
on caudal peduncle, teeth movable and bristle-like,
caudal fin lunate, 27–31 dorsal-fin rays, greyish brown
with faint bluish lines on sides, nape and upper head
with small orange spots; Indo–W. Pacific; to 26 cm.
Coral and rocky reefs, 20–60 m depth; 2 bony plates on
each side of caudal peduncle, dorsal fin with 5 spines and
28–29 rays, no hump on back, snout not strongly sloping,
caudal fin with white posterior margin, adults with hornlike projection on head; Indo–Pacific; to 100 cm.
Madah
Kumai, Kapasan
Terumbu berbatu dan karang, 0–35 m; satu duri gelap
pada pangkal ekor, gigi dapat bergerak dan menyerupai
bulu, sirip ekor bulan sabit, 27–31 jari sirip punggung,
coklat keabu-abuan dengan garis-garis samar kebiruan di
sisi tubuh, tengkuk dan kepala bagian atas dengan bintikbintik kecil oranye; Indo–Pasifik Barat; sampai 26 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 20–60 m; 2
pelat tulang pada setiap sisi pangkal ekor, sirip punggung
dengan 5 duri dan 28–29 jari lunak, tidak ada punuk
di punggung, moncong tidak terlalu landai, sirip ekor
dengan tepi belakang putih, ikan dewasa dengan tonjolan
seperti tanduk di kepala; Indo–Pasifik; sampai 100 cm.
315
ACANTHURIDAE (101)
101.12
101.13
101.14
101.15
101.16
101.17
316
101.18 Naso brachycentron
101.19 Naso brevirostris
Humpback Unicornfish
Palefin Unicornfish
Coral and rocky reefs, 8–30 m depth; 2 bony plates on
each side of caudal peduncle, dorsal fin with 4 or 5 spines
and 28–30 rays, distinct hump on back, snout strongly
sloping, caudal fin greyish with pale margin, horn-like
projection on head of adult; Indo–W. Pacific; to 100 cm.
Coral and rocky reefs, 4–45 m depth; 2 bony plates on
each side of caudal peduncle, dorsal fin with 6 spines and
27–29 rays, greyish with thin vertical dark lines and spots,
caudal fin with broad pale outer margin, long horn-like
projection on head of adult; Indo–Pacific; to 60 cm.
Kumai, Kapasan
Kumai, Kapasan
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 8–30 m; 2
pelat tulang pada setiap sisi pangkal ekor, sirip punggung
dengan 4 atau 5 duri dan 28–30 jari lunak, punuk di
punggung, moncong sangat landai, sirip ekor keabuabuan dengan tepi pucat, tonjolan seperti tanduk di
kepala ikan dewasa; Indo–Pasifik Barat; sampai 100 cm.
Terumbu berbatu dan karang, 4–45 m; 2 pelat tulang
pada setiap sisi pangkal ekor, sirip punggung dengan 6
duri dan 27–29 jari lunak, keabu-abuan dengan garisgaris vertikal tipis dan bintik gelap, sirip ekor dengan
tepi luar pucat, tonjolan panjang seperti tanduk di
kepala ikan dewasa; Indo–Pasifik; sampai 60 cm.
101.20 Naso caeruleacauda
101.21 Naso hexacanthus
Bluetail Unicornfish
Sleek Unicornfish
Coral and rocky reefs, 15–45 m depth; single bony
plate on each side of caudal peduncle, head profile from
snout to eye straight or weakly convex, dorsal fin with
4 spines and 28–30 rays, caudal fin bluish, body greyish
and lacking dark bars; W. Central Pacific; to 30 cm.
Coral and rocky reefs, 15–135 m depth; 2 bony plates
on each side of caudal peduncle, dorsal fin with 5–7
spines and 26–29 rays, brownish grey, dorsal and anal fins
yellowish with faint diagonal brown bands, adults lacking
horn-like projection on head; Indo–Pacific; to 75 cm.
Kumai, Kapasan
Kumai, Kapasan
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 15–45 m; satu
pelat tulang pada setiap sisi pangkal ekor, bentuk kepala
dari moncong hingga mata lurus atau sedikit cembung,
sirip punggung dengan 4 duri dan 28–30 jari lunak,
sirip ekor kebiruan, tubuh keabu-abuan dan tak ada
garis-garis gelap; Pasifik Tengah Barat; sampai 30 cm.
Terumbu berbatu dan karang, 15–235 m; 2 pelat tulang
pada setiap sisi pangkal ekor, sirip punggung dengan
5–7 duri dan 26–29 jari lunak, abu-abu kecoklatan,
sirip punggung dan dubur kekuningan dengan alur-alur
diagonal coklat yang samar, ikan dewasa tanpa tonjolan
seperti tanduk di kepala; Indo–Pasifik; sampai 75 cm.
101.22 Naso lituratus
101.23 Naso lopezi
Orangespine Unicornfish
Slender Unicornfish
Coral and rocky reefs, to 70 m depth; 2 bony plates on
each side of caudal peduncle, dorsal fin with 6 spines
and 28–31 rays, dark greyish brown with orange spots
around tail spines, anal fin mostly orange, dorsal fin with
broad white outer margin; Pacific Ocean; to 46 cm.
Coral and rocky reefs, 20–50 m depth; 2 bony plates on
each side of caudal peduncle, dorsal fin with 5 spines
and 27–30 rays, body elongate, adults lacking horn-like
projection on head, greyish with black spots on upper
sides and caudal fin; E. Indian & W. Pacific; to 50 cm.
Kumai, Kapasan
Kumai, Kapasan
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–70 m; 2
pelat tulang pada setiap sisi pangkal ekor, sirip punggung
dengan 6 duri dan 28–31 jari, coklat keabu-abuan gelap
dengan bintik-bintik oranye di sekitar duri ekor, sirip
dubur kebanyakan oranye, sirip punggung dengan tepi
luar putih; Samudera Pasifik; sampai 46 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 20–50 m; 2
pelat tulang pada setiap sisi pangkal ekor, sirip punggung
dengan 5 duri dan 27–30 jari, tubuh memanjang, ikan
dewasa tanpa tonjolan seperti tanduk di kepala, keabuabuan dengan bintik-bintik hitam di sisi bagian atas dan
sirip ekor; Hindia Timur & Pasifik Barat; sampai 50 cm.
317
ACANTHURIDAE (101)
101.18
101.19
101.20
101.21
101.22
101.23
318
101.24 Naso reticulatus
101.25 Naso thynnoides
Reticulate Unicornfish
Barred Unicornfish
Coral and rocky reefs, to 15 m depth; 2 bony plates on
each side of caudal peduncle, dorsal fin with 5 spines
and 29 rays, body elongate, snout humped but adults
lacking horn-like projection on head, greyish with
brownish reticulations on sides; W. Pacific; to 57 cm.
Coral and rocky reefs, to 30 m depth; single bony plate
on each side of caudal peduncle, head profile from snout
to eye convex, dorsal fin with 4 spines and 28–30 rays,
caudal fin grey, diffuse yellow stripe on sides, often with
~30 thin vertical bars; Indo–W. Pacific; to 29 cm.
Kumai, Kapasan
Kumai, Kapasan
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–15 m;
2 pelat tulang pada setiap sisi pangkal ekor, sirip
punggung dengan 5 duri dan 29 jari, tubuh memanjang,
moncong berpunuk tetapi ikan dewasa tanpa tonjolan
seperti tanduk di kepala, keabu-abuan dengan jala-jala
kecoklatan pada sisi tubuh; Pasifik Barat; sampai 57 cm.
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–30 m; satu
pelat tulang pada setiap sisi pangkal ekor, bentuk kepala
dari moncong hingga mata cembung, sirip punggung
dengan 4 duri dan 28–30 jari, sirip ekor abu-abu, garisgaris kuning tersebar pada sisi tubuh, umumnya dengan
~30 garis vertikal tipis; Indo–Pasifik Barat; sampai 29 cm.
101.26 Naso tuberosus
101.27 Naso unicornis
Humpnose Unicornfish
Bluespine Unicornfish
Coral and rocky reefs; 2 bony plates on each side of
caudal peduncle, dorsal fin with 5 spines and 27–30 rays,
adults with large bulbous hump on front of snout, greyish
and often with small black spots, dorsal and anal fins with
white outer margins; Indo–W. Pacific; to 80 cm.
Coral and rocky reefs, to 80 m depth; 2 bony plates on
each side of caudal peduncle, dorsal fin with 6 spines
and 27–30 rays, yellowish green with blue spot around
tail plates, dorsal and anal fins striped, adults with a short
horn-like projection on head; Indo–Pacific; to 70 cm.
Kumai, Kapasan
Kumai, Kapasan
Terumbu berbatu dan karang; 2 pelat tulang pada setiap
sisi pangkal ekor, sirip punggung dengan 5 duri dan 27–
30 jari, ikan dewasa dengan punuk bulat besar di depan
moncong, keabu-abuan dan umumnya berbintik hitam
kecil, sirip punggung dan dubur dengan tepi luar putih;
Indo–Pasifik Barat; sampai 80 cm.
Terumbu berbatu dan karang, 0–80 m; 2 pelat tulang
pada setiap sisi pangkal ekor, sirip punggung dengan 6
duri dan 27–30 jari lunak, hijau kekuningan dengan
binik biru di sekitar pelat ekor, sirip punggung dan
dubur bergaris, ikan dewasa dengan tonjolan pendek
seperti tanduk di kepala; Indo–Pasifik; sampai 70 cm.
101.28 Naso vlamingii
101.29 Prionurus chrysurus
Bignose Unicornfish
Yellowfin Sawtail
Coral and rocky reefs, to 50 m depth; 2 bony plates on
each side of caudal peduncle, dorsal fin with 6 spines,
caudal fin with long filaments, brown with many blue
lines and spots on body, adults with prominent hump
on head; Indo–W. Pacific; to 55 cm.
Coral and rocky reefs, 5–40 m; 8–10 keeled bony plates
on caudal peduncle, dorsal fin with 9 spines and 23 rays,
greyish to brownish with faint orange bars on sides,
caudal fin bright yellow, no projections on front of head
at any stages; known only from Indonesia; to 48 cm.
Kumai, Kapasan
Kapasan Ekor Kuning
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–50 m; 2
pelat tulang pada setiap sisi pangkal ekor, sirip punggung
dengan 6 duri, sirip ekor berfilamen panjang, coklat
dengan banyak garis dan bintik biru pada tubuh, ikan
dewasa dengan punuk di kepala; Indo–Pasifik Barat;
sampai 55 cm.
Terumbu berbatu dan karang, 5–40 m; 8–10 pelat tulang
berlunas pada pangkal ekor, sirip punggung dengan 9
duri dan 23 jari lunak, keabu-abuan sampai kecoklatan
dengan garis-garis oranye samar di sisi tubuh, sirip ekor
kuning terang, tanpa tonjolan depan kepala di setiap
umur; dikenal hanya dari Indonesia; sampai 48 cm.
319
ACANTHURIDAE (101)
101.24
101.25
101.26
101.27
101.28
101.29
colour var
320
101.30 Zebrasoma velifer
102.1 Scombrolabrax heterolepis
Sailfin Tang
Longfin Escolar
Coral and rocky reefs, to 45 m depth; single spine
on each side of caudal peduncle, dorsal and anal fins
extremely elevated, dorsal fin with 4 spines and 29–
33 rays, dark brown with vertical yellow lines and
6 broader and paler bars;W. & Central Pacific; to 40 cm.
Mesopelagic, 100–900 m depth; eyes very large, fang-like
teeth, pectoral fins very long and almost reaching analfin origin, single lateral line running close to dorsal-fin
base and ending beneath 2nd dorsal fin, uniformly dark
brown; Atlantic & Indo–W. Pacific; to 30 cm.
Kranjang Bali
Ikan Setan, Gindara
Terumbu berbatu dan karang, kedalaman 0–45 m; satu
duri tunggal di setiap sisi pangkal ekor, sirip punggung
dan dubur sangat panjang, sirip punggung dengan 4
duri dan 29–33 jari lunak, coklat tua dengan garis-garis
vertikal kuning dan 6 garis lebih pucat dan lebih lebar;
Pasifik Barat & Tengah; sampai 40 cm.
Mesopelagis, kedalaman 100–900 m; mata sangat besar,
gigi mirip taring, sirip dada sangat panjang dan hampir
mencapai dasar sirip dubur, gurat sisi tunggal dekat dasar
sirip punggung yang berujung di bawah sirip punggung
kedua, coklat tua merata; Atlantik & Indo–Pasifik Barat;
sampai 30 cm.
103.1 Sphyraena barracuda
103.2 Sphyraena forsteri
Great Barracuda
Bigeye Barracuda
Offshore pelagic and near reefs, to 100 m depth; no gill
rakers on 1st gill arch but with rough platelets, many
dark bars on upper sides not crossing lateral line, caudal
fin with pair of large lobes on outer margin and black
with white tips; Indo–W. Pacific & Atlantic; to 170 cm.
Inshore pelagic near reefs; no gill rakers on 1st gill arch
but with rough platelets bearing small spines, eye large,
dark blotch behind axil of pectoral fin, no obvious bars
or stripes on sides, 112–123 lateral-line scales; Indo–W.
& Central Pacific; to 65 cm.
Pengaluan, Lengko, Baracuda, Langsar, Alu-alu
Pengaluan, Lengko, Baracuda, Langsar, Alu-alu
Pelagis lepas pantai dan dekat terumbu, 0–100 m; tidak
ada tapis insang pada lengkung insang pertama namun
berplatelet kasar, banyak garis gelap yang tidak melintasi
gurat sisi di sisi atas tubuh, sirip ekor dengan sepasang
cuping besar pada tepi luar dan berwarna hitam dengan
ujung putih; Indo–Pasifik Barat & Atlantik; 170 cm.
Pelagis pantai dekat terumbu; tidak ada tulang tapis
insang pada lengkung insang pertama namun berplatelet
kasar dengan duri-duri kecil, mata besar, bercak gelap
di belakang aksila sirip dada, tidak ada baris atau garisgaris jelas pada sisi tubuh, 112–123 sisik gurat sisi; Indo–
Pasifik Barat & Tengah; 65 cm.
103.3 Sphyraena jello
103.4 Sphyraena obtusata
Pickhandle Barracuda
Obtuse Barracuda
Inshore pelagic near reefs, to 60 m depth; no gill rakers
on 1st gill arch but with rough platelets, many dark bars
on sides oblique above lateral line but nearly vertical
below, caudal fin yellowish with dark margin in young;
Indo–W. Pacific, probably a species complex; to 140 cm.
Inshore pelagic near reefs, to 15 m depth; 2 gill rakers
on 1st gill arch, posterior tip of opercle not pointed,
2 faint yellowish stripes on side, 5–7½ scales above
lateral line, 78–85 lateral-line scales, caudal fin yellow;
Indo–W. Pacific, probably a species complex; to 30 cm.
Pengaluan, Lengko, Baracuda, Langsar, Alu-alu
Dolok, Baracuda, Langsar, Kucul
Perairan pantai pelagis dekat terumbu, 0–60 m; tidak
ada tapis insang pada lengkung insang pertama tetapi
dengan trombosit kasar, banyak baris gelap pada sisi
miring diatas garis sisi tapi hampir vertikal di bawah, sirip
ekor kekuning-kuningan dengan pinggiran gelap muda;
Indo–Pasifik Barat, mungkin jenis kompleks; 140 cm.
Pelagis pantai dekat terumbu, kedalaman 0–15 m; 2 tapis
insang pada lengkung insang pertama, ujung belakang
tutup insang tidak meruncing, 2 garis kekuningan
samar pada sisi tubuh, 5–7½ sisik di atas gurat sisi, 78–
85 sisik gurat sisi, sirip ekor kuning; Indo–Pasifik Barat,
kemungkinan jenis yang kompleks; sampai 30 cm.
321
ACANTHURIDAE (101), SCOMBROLABRACIDAE (102)
& SPHYRAENIDAE (103)
101.30
102.1
103.1
103.2
103.3
103.4
322
103.5 Sphyraena pinguis
103.6 Sphyraena putnamae
Red Barracuda
Sawtooth Barracuda
Inshore pelagic, to at least 6 m depth; 2 gill rakers on 1st
gill arch, posterior tip of opercle sharply pointed, single
yellowish stripe on sides just below lateral line, 80–94
lateral-line scales, caudal fin mostly yellowish;W. Pacific,
probably a species complex; to 50 cm.
Inshore pelagic and on outer reef edges; no gill rakers on
1st gill arch but with rough platelets, caudal fin forked,
last ray of 2nd dorsal fin elongate, many dark chevron
markings on sides crossing over lateral line, caudal fin
mostly blackish; Indo–W. Pacific; to 87 cm.
Pengaluan, Lengko, Baracuda, Langsar, Alu-alu
Pengaluan, Lengko, Baracuda, Langsar, Alu-alu
Pelagis pantai, kedalaman 0–6 m; 2 tapis insang pada
lengkung insang pertama, ujung belakang tutup insang
meruncing tajam, satu garis kekuningan pada sisi tubuh
tepat di bawah gurat sisi, 80–94 sisik gurat sisi, sirip ekor
kebanyakan kekuningan; Pasifik Barat, kemungkinan
jenis yang kompleks; sampai 50 cm.
Pelagis pantai dan tepi karang luar; tidak ada tapis insang
pada lengkung insang pertama namun berplatelet
kasar, sirip ekor bercagak, jari terakhir sirip punggung
kedua emanjang, banyak tanda V gelap di sisi tubuh
menyeberangi gurat sisi, sirip ekor kebanyakan
kehitaman; Indo–Pasifik Barat; sampai 87 cm.
103.7 Sphyraena qenie
104.1 Gempylus serpens
Blackfin Barracuda
Snake Mackerel
Pelagic near coral reefs, to 50 m depth; no gill rakers on
1st gill arch but with rough platelets each bearing small
spines, 120–130 lateral-line scales, many dark bars on
sides are very faint in small fish, posterior fins mostly
blackish; Indo–W. & Central Pacific; to 140 cm.
Epipelagic and mesopelagic, to at least 200 m depth;
body extremely elongate and slender, 2 lateral lines
both originating above opercle, no pelvic fins or keels
on caudal peduncle, 26–32 dorsal-fin spines, silvery
black; circumglobal; to 112 cm.
Pengaluan, Lengko, Baracuda, Langsar, Alu-alu
Gelang Ruyung
Pelagis dekat terumbu karang, kedalaman 0–50 m; tidak
ada tapis insang pada lengkung insang pertama namun
berplatelet kasar dengan duri-duri kecil, 120–130 sisik
gurat sisi, banyak garis gelap pada sisi tubuh yang sangat
samar pada ikan kecil, sirip-sirip belakang kebanyakan
kehitaman; Indo–Pasifik Barat & Tengah; sampai 140 cm.
Epipelagis dan mesopelagis, kedalaman 0–200 m; tubuh
sangat memanjang dan ramping, dua gurat sisi yang
berawal dari atas tutp insang, tidak ada sirip perut atau
lunas di pangkal ekor, 26–32 duri sirip punggung, hitam
keperakan; circumglobal; sampai 112 cm.
104.2 Lepidocybium flavobrunneum
104.3 Promethichthys prometheus
Escolar
Singleline Gemfish
Epipelagic and mesopelagic, to at least 200 m depth;
body moderately elongate and robust, single wavy lateral
line, pelvic fins well developed, caudal peduncle with
large median keel and two smaller keels, dorsal fin low
with 8 or 9 spines, dark brown; circumglobal; to 180 cm.
Mesopelagic and benthopelagic, 100–750 m depth;
body elongate, single lateral line curving abruptly
downwards anteriorly, pelvic fins present but reduced,
no keels on caudal peduncle, 17 or 18 dorsal-fin spines,
silvery black to black; circumglobal; to 120 cm.
Gindara
Ikan Tenggiri Laut Dalam
Epipelagis dan mesopelagis, kedalaman 0–200 m;
tubuh agak memanjang dan kuat, gurat sisi tunggal
bergelombang, sirip perut berkembang dengan baik,
pangkal ekor dengan lunas besar di tengah dan dua
lunas lebih kecil, sirip punggung rendah dengan 8 atau
9 duri, coklat tua; circumglobal; sampai 180 cm.
Mesopelagis dan bentopelagis, kedalaman 100–750 m;
tubuh memanjang, bagian depan gurat sisi tunggal
melengkung ke bawah, ada sirip perut tapi mengecil,
tidak ada lunas di pangkal ekor, 17 atau 18 duri sirip
punggung, hitam keperakan sampai hitam; circumglobal;
sampai 120 cm.
323
SPHYRAENIDAE (103) & GEMPYLIDAE (104)
103.5
103.6
103.7
104.1
104.2
104.3
324
104.4 Ruvettus pretiosus
104.5 Thyrsitoides marleyi
Oilfish
Black Snoek
Mesopelagic and benthopelagic, 200–700 m depth;
body moderately elongate, single but obscure lateral line,
keel on mid-belly, pelvic fins well developed, no keels on
caudal peduncle, skin very rough and covered with bony
tubercles, dark brown; circumglobal; to 200 cm.
Meso- and benthopelagic, to at least 400 m depth; body
very elongate, 2 lateral lines with lower running along
mid-body, pelvic fins well developed, 17–19 dorsal-fin
spines, no keels on caudal peduncle, silvery black, spinous
dorsal fin mostly black; Indo–W. Pacific; to 175 cm.
Jambangan
Gelang Ruyung Putih
Mesopelagis dan bentopelagis, kedalaman 200–700 m;
tubuh agak memanjang, gurat sisi tunggal tapi tak jelas,
lunas pada pertengahan perut, sirip perut berkembang
dengan baik, tidak ada lunas di pangkal ekor, kulit sangat
kasar dan ditutupi tuberkula, coklat tua; circumglobal;
sampai 200 cm.
Mesopelagis dan bentopelagis, 0–400 m; tubuh sangat
memanjang, 2 gurat sisi dengan gurat yang lebih rendah
di sepanjang pertengahan tubuh, sirip perut berkembang
dengan baik, 17–19 duri sirip punggung, tidak ada lunas
di pangkal ekor, hitam keperakan, sirip punggung yang
berduri kebanyakan hitam; Indo–Pasifik Barat; 175 cm.
105.1 Trichiurus sp. A
105.2 Trichiurus sp. B
Smalleye Hairtail
Bigeye Hairtail
Benthopelagic, to more than 200 m depth; body elongate
and ribbon-like, very long single dorsal fin, caudal fin
and pelvic fins absent, no slit on bottom of lower jaw,
eyes moderately large, interspace between eyes almost
flat or slightly concave; W. Central Pacific; to 100 cm.
Benthopelagic, to more than 200 m depth; body
elongate and ribbon-like, caudal fin and pelvic fins
absent, similar to 105.1 but differs in having very large
eyes, and interspace between eyes strongly concave; W.
Central Pacific; to 120 cm.
Layur
Layur
Bentopelagis, kedalaman >200 m; tubuh memanjang
seperti pita, sirip punggung tunggal yang sangat panjang,
tidak ada sirip ekor dan perut, tidak ada celah di dasar
rahang bawah, mata agak besar, spasi antar mata hampir
datar atau agak cekung; Pasifik Tengah Barat; sampai
100 cm.
Bentopelagis, kedalaman >200 m; tubuh memanjang
seperti pita, tidak ada sirip ekor dan perut, mirip dengan
105.1 tetapi berbeda karena memiliki mata yang sangat
besar dan spasi antara mata sangat cekung; Pasifik
Tengah Barat; sampai 120 cm.
106.1 Acanthocybium solandri
106.2 Auxis rochei
Wahoo
Bullet Tuna
Offshore pelagic; large median keel with 2 smaller keels
either side on caudal peduncle, single lateral line, teeth
in jaws very large, snout as long as rest of head, no gill
rakers, 23–27 dorsal-fin spines, bluish with many dark
vertical bars on sides; circumglobal; to 250 cm.
Inshore pelagic; large median keel with 2 smaller keels
either side, tongue with 2 longitudinal ridges, dorsal fins
widely separated, 10–12 dorsal-fin spines, bluish black
above, naked corselet area containing 15 or so vertical
dark bars behind 1st dorsal fin; circumglobal; to 50 cm.
Tenggiri Banci
Tongkol, Curubok
Pelagis lepas pantai; lunas besar diapit 2 lunas lebih kecil
di pangkal ekor, gurat sisi tunggal, gigi di rahang sangat
besar, moncong sama panjang dengan kepala, tidak
ada tapis insang, 23–27 duri sirip punggung, kebiruan
dengan banyak baris hitam vertikal di sisi tubuh;
circumglobal; sampai 250 cm.
Pelagis pantai; lunas besar diapit 2 lunas lebih kecil, lidah
dengan 2 guratan memanjang, kedua sirip punggung
berjauhan, 10–12 duri sirip punggung, hitam kebiruan
di atas, area corselet polos dengan 15 atau lebih
baris vertikal gelap di belakang sirip punggung ke-1;
circumglobal; sampai 50 cm.
325
GEMPYLIDAE (104), TRICHIURIDAE (105)
& SCOMBRIDAE (106)
104.4
104.5
105.1
105.2
106.1
106.2
326
106.3 Auxis thazard
106.4 Euthynnus affinis
Frigate Mackerel
Mackerel Tuna
Inshore pelagic; large median keel with 2 smaller keels
either side, similar to 106.2 but differs in having the
patterned corselet area beginning further forward and
being narrower posteriorly, bars in corselet area more
oblique, and body more robust; circumglobal; to 58 cm.
Inshore pelagic; large median keel with 2 smaller keels
either side, tongue with 2 longitudinal ridges, dorsal fins
close together, bluish black above with series of oblique
stripes behind mid-1st dorsal fin, 2 or 3 small dark spots
between paired fins; Indo–W. Pacific; to 100 cm.
Tongkol, Balaki
Tongkol, Timphik
Pelagis pantai; lunas besar diapit 2 lunas lebih kecil,
mirip dengan 106.2 tetapi berbeda karena memiliki
area corselet bermotif yang berawal jauh di depan dan
menyempit di belakang, deret-deret di area corselet
lebih miring, dan tubuh lebih kokoh; circumglobal;
sampai 58 cm.
Pelagis pantai; lunas besar diapit 2 lunas lebih kecil, lidah
dengan 2 guratan memanjang, kedua sirip punggung
berdekatan, hitam kebiruan di sisi atas dengan susunan
garis miring di belakang pertengahan sirip punggung
ke-1, dua atau tiga bintik hitam kecil di antara pasangan
sirip; Indo–Pasifik Barat; sampai 100 cm.
106.5 Grammatorcynus bilineatus
106.6 Gymnosarda unicolor
Doubleline Mackerel
Dogtooth Tuna
Pelagic over coral reefs; large median keel with 2 smaller
keels either side on caudal peduncle, 2 lateral lines joining
above pectoral fins, eyes large, 12–15 gill rakers on 1st
gill arch, 11–13 dorsal-fin spines, blue–green above and
silvery white below; Indo–W. Pacific; to 65 cm.
Pelagic, near reef drop-offs; a large median keel with 2
smaller keels either side, teeth small and conical, tongue
without ridges but with 2 patches of teeth, bluish black
and silvery below, no stripes or spots on sides, 2nd dorsal
fin with black tip; Indo–W. Pacific; to 220 cm.
Slengseng
Opu
Pelagis di atas terumbu karang; lunas besar diapit 2 lunas
lebih kecil di pangkal ekor, 2 gurat sisi bergabung di atas
sirip dada, mata besar, 12–15 tapis insang pada lengkung
insang pertama, 11–13 duri sirip punggung, biru-hijau
di sisi atas dan putih keperakan di bawah; Indo–Pasifik
Barat; sampai 65 cm.
Pelagis, dekat terumbu terbuka; lunas besar diapit 2
lunas lebih kecil, gigi kecil dan berbentuk kerucut,
lidah tanpa guratan tapi dengan 2 tambalan gigi, hitam
kebiruan dan keperakan di bawah, tidak ada garis atau
bintik di sisi tubuh, ujung sirip punggung ke-2 hitam;
Indo–Pasifik Barat; sampai 220 cm.
106.7 Katsuwonus pelamis
106.8 Rastrelliger brachysoma
Skipjack Tuna
Short Mackerel
Inshore pelagic to oceanic; large median keel with
2 smaller keels either side, teeth small and conical,
tongue with 2 longitudinal ridges, dorsal fins close
together, purplish black above, silvery with 4–6 distinct
dark stripes on lower sides; circumglobal; to 110 cm.
Inshore pelagic; 2 small keels on caudal peduncle, gill
rakers visible from side of head when mouth open, 30–
48 gill rakers on lower limb of 1st gill arch, body very
deep, caudal fin yellowish, silvery greenish above with
fine dark spots; E. Indian & W. Central Pacific; to 40 cm.
Cakalang, Swat, Ame-ame
Kembung, Kembung Perempuan
Pelagis pantai sampai samudera; lunas besar diapit 2
lunas lebih kecil, gigi kecil dan berbentuk kerucut, lidah
dengan 2 guratan memanjang, kedua sirip punggung
berdekatan, hitam keunguan di atas, keperakan dengan
4–6 garis gelap di bawah; circumglobal; sampai 110 cm.
Pelagis pantai; dua lunas kecil di pangkal ekor, tapis insang
terlihat dari sisi kepala ketika mulut terbuka, 30–48 tapis
insang di bagian bawah lengkung insang ke-1, tubuh
sangat lebar, sirip ekor kekuningan, perak kehijauan
dengan bintik-bintik hitam halus di sisi atas tubuh;
Hindia Timur & Pasifik Tengah Barat; sampai 40 cm.
327
SCOMBRIDAE (106)
106.3
106.4
106.5
106.6
106.7
106.8
328
106.9 Rastrelliger faughni
106.10 Rastrelliger kanagurta
Island Mackerel
Indian Mackerel
Inshore pelagic; 2 small keels on caudal peduncle, gill
rakers not visible from side of head when mouth open,
21-26 gill rakers on lower limb of 1st gill arch, body
slender, yellowish silver above with darkish blotches; W.
Central Pacific; to 24 cm.
Inshore pelagic; 2 small keels on caudal peduncle,
similar to 106.8 but differs in having a more slender
body, caudal fin often dusky, narrow longitudinal stripes
on upper sides, and a black spot near lower margin of
pectoral fins; Indo–W. Pacific; to 38 cm.
Kembung
Kembung, Banjar
Pelagis pantai; dua lunas kecil di pangkal ekor, tulang
tapis insang tidak terlihat dari sisi kepala ketika mulut
terbuka, 21–26 tapis insang di bagian bawah lengkung
insang ke-1, tubuh ramping, perak kekuningan dengan
bercak kehitaman di sisi atas tubuh; Pasifik Tengah
Barat; sampai 24 cm.
Pelagis pantai; dua lunas kecil di pangkal ekor, mirip
dengan 106.8 tetapi berbeda karena memiliki tubuh
lebih ramping, sirip ekor biasanya gelap, garis-garis
sempit memanjang di sisi atas, dan bintik hitam dekat
tepi bawah sirip dada; Indo–Pasifik Barat; sampai 38 cm.
106.11 Sarda orientalis
106.11 Sarda orientalis
Striped Bonito
Striped Bonito
Inshore pelagic; large median keel with 2 smaller keels
either side, teeth small and conical, tongue without
ridges or teeth, steel-blue above with 5–11 narrow dark
stripes on upper sides, silvery below, 1st dorsal fin dark;
Indo–Pacific; to 102 cm.
Inshore pelagic; large median keel with 2 smaller keels
either side, teeth small and conical, tongue without
ridges or teeth, steel-blue above with 5–11 narrow dark
stripes on upper sides, silvery below, 1st dorsal fin dark;
Indo–Pacific; to 102 cm.
Kenyar
Kenyar
Pelagis pantai; lunas besar diapit 2 lunas lebih kecil, gigi
kecil dan berbentuk kerucut, lidah tanpa guratan atau
gigi, biru baja dengan 5–11 garis gelap sempit di sisi
atas, keperakan di bawah, sirip punggung ke-1 gelap;
Indo–Pasifik; sampai 102 cm.
Pelagis pantai; lunas besar diapit 2 lunas lebih kecil, gigi
kecil dan berbentuk kerucut, lidah tanpa guratan atau
gigi, biru baja dengan 5–11 garis gelap sempit di sisi
atas, keperakan di bawah, sirip punggung ke-1 gelap;
Indo–Pasifik; sampai 102 cm.
106.13 Scomberomorus commerson
106.14 Scomberomorus guttatus
Narrowbar Spanish Mackerel
Indo–Pacific King Mackerel
Inshore pelagic; large median keel with 2 smaller keels
either side on caudal peduncle, single lateral line that
drops rapidly below 2nd dorsal fin, large teeth in jaws,
15–18 dorsal-fin spines, silvery blue–grey with narrow
wavy vertical bars; Indo–W. Pacific; to 245 cm.
Inshore pelagic; large median keel with 2 smaller keels
either side on caudal peduncle, 1 lateral line with small
auxillary branches anteriorly, 15–18 dorsal-fin spines,
bluish black to silvery with 3 or 4 rows of dark spots on
sides, spinous dorsal fin black; Indo–W. Pacific; to 80 cm.
Tenggiri
Tenggiri Kawang, Tenggiri Papan
Pelagis pantai; lunas besar diapit 2 lunas lebih kecil di
pangkal ekor, gurat sisi tunggal yang menurun tajam di
bawah sirip punggung ke-2, gigi besar di rahang, 15–
18 duri sirip punggung, abu-biru keperakan dengan
baris vertikal bergelombang; Indo–Pasifik Barat; sampai
245 cm.
Pelagis pantai; lunas besar diapit 2 lunas lebih kecil di
pangkal ekor, gurat sisi tunggal dengan cabang penunjang
kecil di depan, 15–18 duri sirip punggung, hitam kebiruan
sampai keperakan dengan 3–4 deret bintik-bintik gelap
di sisi tubuh, duri sirip punggung hitam; Indo–Pasifik
Barat; 80 cm.
329
SCOMBRIDAE (106)
106.9
106.10
106.11
106.12
106.13
106.14
330
106.15 Thunnus alalunga
106.16 Thunnus albacares
Albacore
Yellowfin Tuna
Pelagic and oceanic; large median keel with 2 small keels
either side, tongue with 2 longitudinal ridges, pectoral
fins very long and reaching to 2nd dorsal finlet, anal
finlets dark, caudal fin with white posterior margin;
circumglobal; to 120 cm.
Pelagic and oceanic; large median keel with 2 smaller
keels either side, pectoral fins moderately long and
with rounded tip, 2nd dorsal and anal fins yellow with
elongated lobes in adults, finlets bright yellow without
black edges; circumglobal; to 240 cm.
Albakora
Tuna Sirip Kuning, Gelang Kawung
Pelagis dan perairan laut; lunas besar diapit 2 lunas kecil,
lidah dengan 2 guratan memanjang, sirip dada sangat
panjang mencapai sirip kecil tambahan punggung ke-2,
sirip kecil tambahan dubur gelap, sirip ekor dengan tepi
belakang putih; circumglobal; sampai 120 cm.
Pelagis dan perairan laut; lunas besar diapit 2 lunas
lebih kecil, sirip dada agak panjang dengan ujung bulat,
sirip punggung dan dubur ke-2 kuning dengan cuping
memanjang pada ikan dewasa, sirip kecil tambahan
kuning cerah tanpa tepi hitam; circumglobal; sampai
240 cm.
106.17 Thunnus obesus
106.18 Thunnus tonggol
Bigeye Tuna
Longtail Tuna
Pelagic and oceanic; similar to 106.16 but differs in
having a deeper body, body profile behind 2nd dorsal fin
rounded, eyes larger, pectoral fins longer with pointed tip,
caudal-fin posterior margin flat at middle (vs notched),
and finlets with black edges; circumglobal; to 250 cm.
Inshore pelagic; large median keel with 2 smaller
keels either side, caudal peduncle long, fin lobes never
elongate, bluish black above, silvery white below
with rows of faint pale elongate spots on belly, finlets
yellowish with grey edges; Indo–W. Pacific; to 150 cm.
Tuna Mata Besar
Tuna Ekor Panjang
Pelagis; mirip dengan 106.16 tetapi berbeda karena
memiliki tubuh lebih lebar, bentuk tubuh di belakang
sirip punggung ke-2 bulat, mata lebih besar, sirip dada
lebih panjang dengan ujung meruncing, tepi belakang
sirip ekor datar di tengah (vs. berlekuk), sirip kecil
tambahan bertepi hitam; circumglobal; 250 cm.
Pelagis pantai, lunas besar diapit 2 lunas kecil, pangkal
ekor panjang, cuping sirip tidak pernah memanjang,
hitam kebiruan di atas, putih keperakan di bawah dengan
deretan bintik memanjang pucat samar di perut, finlet
kekuningan dengan tepi abu-abu; Indo–Pasifik Barat;
sampai 150 cm.
107.1 Istiompax indica
107.2 Istiophorus platypterus
Black Marlin
Sailfish
Pelagic in oceanic waters; 2 caudal keels, 1st dorsal fin
not sail-like and anterior part lower than depth of body,
pelvic fins narrow and long but not reaching near anus,
pectoral fins rigid and not able to be folded against
body, single lateral line; Indo–Pacific; to 450 cm.
Pelagic in oceanic waters; 2 caudal keels, 1st dorsal fin
very high and sail-like, pelvic fins narrow and very long
almost reaching anus, bluish black above with about
20 bluish vertical bars on sides, dorsal fin bluish black
with many dark spots; circumglobal; to 350 cm.
Setuhuk Hitam, Tumbuk
Layaran, Geulang Pajang
Pelagis di perairan laut; 2 lunas pada ekor, sirip
punggung pertama tidak seperti layar dan tubuh bagian
depan lebih gepeng, sirip perut ramping dan panjang
tetapi tidak mencapai dekat dubur, sirip dada kaku
dan tidak dapat dilipat, gurat sisi tunggal; Indo–Pasifik;
sampai 450 cm.
Pelagis di perairan laut; 2 lunas ekor, sirip punggung
pertama sangat tinggi dan seperti layar, sirip perut
ramping dan sangat panjang hampir mencapai dubur,
hitam kebiruan dengan sekitar 20 deret vertikal kebiruan
di sisi atas tubuh, sirip punggung hitam kebiruan dengan
banyak bintik gelap; circumglobal; 350 cm.
331
SCOMBRIDAE (106) & ISTIOPHORIDAE (107)
106.15
106.16
106.17
106.18
107.1
107.2
332
107.3 Makaira nigricans
108.1 Xiphias gladius
Blue Marlin
Swordfish
Pelagic in oceanic waters; 2 caudal keels, 1st dorsal fin
not sail-like and anterior part lower than depth of body,
pelvic fins narrow and long but not reaching near anus,
pectoral fins not rigid and able to be folded against
body, lateral line looped; circumglobal; to 500 cm.
Epi- and mesopelagic, oceanic, to 550 m depth; upper
jaw prolonged into a long flattened bill, two separate
dorsal and anal fins (adults), large median keel on each
side of caudal peduncle, no pelvic fins, blackish brown
above and lighter brown below; circumglobal; to 450 cm.
Ikan Setuhuk Biru, Tumbuk
Ikan Pedang, Tumbuk, Thoek Kojek
Pelagis di perairan laut; 2 lunas ekor, sirip punggung
pertama tidak seperti layar dan tubuh bagian depan lebih
gepeng, sirip perut ramping dan panjang tetapi tidak
mencapai dekat anus, sirip dada pada tubuh tidak kaku
dan dapat dilipat; gurat sisi melingkar; circumglobal;
sampai 500 cm.
Epi- dan mesopelagis, perairan laut, kedalaman 0–550 m;
rahang atas memanjang menjadi paruh panjang rata, dua
sirip punggung dan dubur terpisah (ikan dewasa), lunas
tengah besar di setiap sisi pangkal ekor, tidak ada sirip
perut, coklat kehitaman di atas dan coklat terang di
bawah; circumglobal; sampai 450 cm.
109.1 Psenopsis sp. A
110.1 Cubiceps cf. capensis
Eastern Indian Driftfish
Cape Cubehead
Benthopelagic, 160–260 m depth; body deep, jaws
inferior, eye very large, single dorsal fin with 7 or 8
short spines and 26–28 soft rays, 27 or 28 anal-fin
elements, caudal peduncle relatively deep; tropical
E. Indian Ocean; to 30 cm.
Oceanic, near surface to 140 m depth; body robust, snout
blunt, teeth in 1 row on roof of mouth and tongue, dorsal
fins separate, 1st dorsal fin with 11 spines, 2nd dorsal fin
with 21–24 elements, 23 or 24 anal-fin elements, tip of
snout naked; circumglobal in warm seas; to 115 cm.
Galuh Hitam
Ikan Setan, Gindara
Bentopelagis, kedalaman 160–260 m; tubuh lebar,
rahang di bawah, mata sangat besar, sirip pungung
tunggal dengan 7–8 duri pendek dan 26–28 jari lunak,
27 atau 28 elemen sirip dubur, pangkal ekor relatif
lebar; daerah tropis, Samudera Hindia Timur; sampai
30 cm.
Perairan laut, dekat permukaan sampai 140 m; tubuh
kokoh, moncong tumpul, sebaris gigi di langit-langit
mulut dan lidah, sirip punggung terpisah, sirip punggung
ke-1 dengan 11 duri, sirip punggung ke-2 dengan 21–
24 elemen, 23–24 elemen sirip dubur, ujung moncong
polos; circumglobal di perairan hangat; 115 cm.
110.2 Cubiceps paradoxus
110.3 Cubiceps pauciradiatus
Strange Cubehead
Longfin Cubehead
Oceanic, near surface; body slender, snout bluntly pointed,
no teeth at front of roof of mouth or tongue, dorsal fins
separate, 1st dorsal fin with 11 spines, 2nd dorsal fin with
22 or 23 elements, 23 or 24 anal-fin elements, caudal
peduncle length about twice its depth; Pacific; to 110 cm.
Oceanic, to 1000 m depth; teeth at front of roof of mouth
and tongue in broad knobby patches, dorsal fins separate,
1st dorsal fin with 10 or 11 spines, 2nd dorsal fin with
16–18 elements, 16–18 anal-fin elements, breast keeled;
circumglobal, tropical and subtropical seas; to 20 cm.
Ikan Setan
Ikan Setan
Perairan laut, dekat permukaan; tubuh ramping, moncong
tumpul, tidak ada gigi di depan langit-langit mulut atau
lidah, sirip punggung terpisah, sirip punggung ke-1
dengan 11 duri, sirip punggung ke-2 dengan 22 atau 23
elemen, 23atau 24 elemen sirip dubur, panjang pangkal
ekor sekitar dua kali tingginya; Pasifik; 110 cm.
Perairan laut, kedalaman 0–1000 m; gigi di langit-langit
mulut bagian depan dan di lidah dalam bentuk tambalan
berbintul-bintul besar, sirip punggung terpisah, sirip
punggung ke-1 dengan 10–11 duri, sirip punggung ke-2
dengan 16–18 elemen, 16-18 elemen sirip dubur, dada
berlunas; circumglobal, di laut tropis dan subtropis; 20 cm.
333
ISTIOPHORIDAE (107), XIPHIIDAE (108),
CENTROLOPHIDAE (109) & NOMEIDAE (110)
107.3
108.1
109.1
110.1
110.2
110.3
334
110.4 Cubiceps whiteleggii
110.5 Nomeus gronovii
Coastal Cubehead
Bluebottle Fish
Benthopelagic, 180–550 m depth; body rather deep and
compressed, teeth in single row on tongue, dorsal fins
separate, 1st dorsal fin with 9–11 spines, 2nd dorsal and
anal fins with 20–23 elements, scales smaller above eye
than those just behind; Indo–W. Pacific; to 25 cm.
Pelagic to benthopelagic, 200-1000 m depth; body slender
(deeper in young), no teeth on tongue, large scales, dorsal
fins separate, 1st dorsal fin with 11–13 spines, 2nd dorsal
fin with 26 or 27 elements, 27 or 28 anal-fin elements,
young with dark blotches; circumglobal; to 39 cm.
Ikan Setan
Ikan Gindara
Bentopelagis, kedalaman 180–550 m; tubuh agak lebar
dan pipih, satu deret gigi di lidah, sirip punggung
terpisah, sirip punggung ke-1 dengan 9–11 duri, sirip
punggung ke-2 dan dubur dengan 20–23 elemen,
sisik di atas mata lebih kecil daripada yang di bagian
belakang; Indo–Pasifik Barat; sampai 25 cm.
Pelagis sampai bentopelagis, 200–1000 m; tubuh
ramping (ikan muda lebih lebar), tidak ada gigi di lidah,
sisik besar, sirip punggung terpisah, sirip punggung ke-1
dengan 11–13 duri, sirip punggung ke-2 dengan 26
atau 27 elemen, 27–28 elemen sirip dubur, ikan muda
bebercak gelap; circumglobal; sampai 39 cm.
110.6 Psenes arafurensis
110.7 Psenes cyanophrys
Dusky Driftfish
Freckled Driftfish
Pelagic to benthopelagic, to 650 m depth; body deep,
head broadly rounded, scales reaching forward to mideye, teeth varied in shape, dorsal fins separate, 1st dorsal fin
with 10 or 11 spines, 2nd dorsal fin with 19–22 elements,
23–25 anal-fin elements; circumtropical; to 26 cm.
Pelagic to benthopelagic, 20–550 m depth; body deep,
head rounded, scales smaller above eye than on nape, teeth
in both jaws similar in shape, dorsal fins separate, 1st dorsal
fin with 9–11 spines, 2nd dorsal fin with 24–28 elements,
27–31 anal-fin elements; circumglobal; to 30 cm.
Ikan Galuh
Ikan Galuh
Pelagis sampai bentopelagis, 0–650 m; tubuh lebar,
kepala bulat besar, sisik mencapai pertengahan mata,
bentuk gigi bervariasi, sirip punggung terpisah, sirip
punggung ke-1 dengan 10–11 duri, sirip punggung
ke-2 dengan 19–22 elemen, 23–25 elemen sirip dubur;
circumtropical; sampai 26 cm.
Pelagis sampai bentopelagis, 20–550 m; tubuh lebar,
kepala bulat, sisik di atas mata lebih kecil daripada yang
di tengkuk, bentuk gigi di kedua rahang sama, sirip
punggung terpisah, sirip punggung ke-1 dengan 9–11
duri, sirip punggung ke-2 dengan 24–28 elemen, 27–31
elemen sirip dubur; circumglobal; sampai 30 cm.
110.8 Psenes maculatus
110.9 Psenes pellucidus
Silver Driftfish
Blackrag
Oceanic, to more than 1200 m depth; body rather
elongate and firm, scales large, head narrowly pointed, no
scales between eyes, dorsal fins separate, 1st dorsal fin with
10–12 spines, 2nd dorsal fin with 22–24 elements, 24–26
anal-fin elements; Indo–Pacific & W. Atlantic; to 36 cm.
Oceanic, to 1000 m depth; body rather elongate in adults
and flabby, scales small, head bluntly pointed, mostly
scaleless dorsally, dorsal fins separate, 1st dorsal fin with
10 or 11 spiny rays, 2nd dorsal fin with 30–32 elements,
29–34 anal-fin elements; circumglobal; to 100 cm.
Ikan Galuh
Ikan Galuh
Perairan laut, kedalaman >1200 m; tubuh agak
memanjang dan keras, sisik besar, kepala melancip, tidak
ada sisik di antara mata, sirip punggung terpisah, sirip
punggung ke-1 dengan 10–12 duri, sirip punggung
ke-2 dengan 22–24 elemen, 24–26 elemen sirip dubur;
Indo–Pasifik & Atlantik Barat; sampai 36 cm.
Perairan laut, kedalaman 0–1000 m; pada ikan dewasa
tubuh agak memanjang dan lembek, sisik kecil, kepala
tumpul, kebanyakan tidak bersisik di punggung, sirip
punggung terpisah, sirip punggung ke-1 dengan 10–11
duri, sirip punggung ke-2 dengan 30–32 elemen, 29–34
elemen sirip dubur; circumglobal; sampai 100 cm.
335
NOMEIDAE (110)
110.4
110.5
110.6
110.7
110.8
110.9
Fly UP