...

Peraturan Dirjen Pendis No 2 Tahun 2013 ttg Disiplin Kehadiran

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Peraturan Dirjen Pendis No 2 Tahun 2013 ttg Disiplin Kehadiran
PERATURAN DlREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM
NOMOR
2 TAtlUN2013
TENTANG
DISIPLIN KEHADIRAN DOSEN
DI LlNGKUNGAN PERGURUAN TlNGGl AGAMA ISLAM
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
DlREKTUR JENDERAL PENDIDI KAN ISLAM,
Menim bang:
,
a.
b.
Mengingat:
1.
2.
bahwa dalam ranglta meningkatlcan profesionalisme, kinerja,
efektivitas, dan efisiensi pelaksanaan tugas dosen di lingkungan
Perguruan Tinggi Agama Islam, perlu adanya pengaturan
~nengenaidisiplin kehadiran dosen;
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a, perlu menetapltan Peraturan Direktur Jenderal
Pendidikan Islam tentang Disiplin Kehadiran Dosen di
Lingkungan P & ~ ~ L ITinggi
I - L IAgama
~~
Islam.
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok
Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1974 No~nor 55, Tamballan Lembaran Negara Republili
lndonesia Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan
Undang-Undang Nomor 43 Tahi~n1999 tentang Perubahan Atas
Undang-Undang Nolnor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok
Kepegawaian (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun
1999 Nomor. 169. Tamballan Lenibaran Negara Republik
Indonesia Nomor 3890);
Undang-Undang Nonior 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik lndonesia
Tahun 2003 Nonlor 78, Tamballan Lernbaran Negara Republik
lndonesia No~nor4301);
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan
Dosen (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2005
Nomor 157, Ta~nbahanLembaran Negara Republik lndonesia
Nolnor 4586);
Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang
Pengangkatan, Pelnindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri
Sipil (Lembaran Negara Repi~bliklndonesia Tahun 2003 Nolnor
15, Tam bahan Lem baran Negara Republilc lndonesia Nomor
4263) sebagaimana telah diubah dengan Perati~ranPemerintah
lVo~nor 63 Tahun 2009 tentang Perilbahan Atas Perati~ran
Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang
Pengangkatan, Pelnindahan dan Pelnberhentian Pegawai Negeri
Sipil (Lembaran 1Vegara Repi~bliklndonesia Tahun 2009 No~nor
164, Tambahan Lelnbaran Negara Repi~bliklndonesia Nomor
4844);
Peraturan Pemerintah Nolnor 37 Tahun 2009 tentang Dosen
(Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2009 Nomor 76,
Talnbahan Lembaran Negara Repi~bliklndonesia Nomor 5007);
Perati~ranPemerintah No~nor4 1 Tahun 2009 tentang Tunjangan
Profesi Guru dan Dosen, Tunjangan Khilsi~sGuru dan Dosen,
dan Tunjangan Kehorlnatan Profesor (Lembaran Negara
Repilblik Indonesia Taliun 2009 No~nor 85, Talnbahan
Lembaran Negara Repi~bliklndonesia Nomor 5016);
Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin
Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Repilblik lndonesia
Talii~n20 10 Nonior 74, Tanibahan Lelnbaran Negara Kepilblik
lndonesia No~nor5 135);
Kepilti~sanPreside11 Nomor 68 Tahun 1995 tentang Hari Kerja
di Lingkungan Lelnbaga Pemerintah;
Peratilran Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Icementerian Agama sebagaimana
telah diubah dengan I'eratilran Menteri Agama Nolnor 33 Tahun
20 13 tentang Perubalian Atas Peraturan Menteri Agalna Nomor
10 Tahun 201 0 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Agarna;
Peraturan Menteri Aga~na Nomor 28 Tahun 2013 tentang
Disiplin Kehadiran Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan
Kelnenterian Aga~na;
Peratilran Menteri I'endayagunaan Apal-atur Negara dan
Refor~nasiBirolcl.asi No~nor 17 Taliun 201 3 tentang Jabatan
Fungsio~ialDosen dan Anylca Kreditniya.
MEMUTUSKAN:
Menetapkan
:
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN
ISLAM TENTANG DlSlPLlN KEHADlRAN DOSEN Dl
LINGKUNGAN PERGURUAN TlNGGl AGAMA ISLAM.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal I
Dalam Peraturan Direktirr Jenderal ini yang dimaksud dengan:
a. Disiplin kehadiran adalah kesanggupan dosen yang berstati~sPegawai Negeri Sipil
untuk ~nenaatikewajiban datang, melaksanakan tugas, dan pirlang sesuai ketentuan
jam kerja.
b. Dosen adalah dosen yang berstatus Pegawai Negeri Sipil yang bertirgas pada
Perguri~anTinggi Aga~nalsla~nNegeri atau Pergirrilan Tinggi Agarna Islam Swasta.
c. Tridharrna Perguruan Tinggi adalah beban kerja irtama dosen yang meliputi
pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan ilmu, serta pengabdian
pada masyarakat.
d. Beban Kerja Dosen adalah sejumlah tugas beban kerja individual dosen mencakup
kegiatan pokok yaiti~ merencanakan pembelajaran, rnelaksanakan proses
pembelajaran, melakukan evaluasi pe~nbelajaran, mernbimbing dan melatih,
melakukan penelitian, rnelakukan tugas tarnbahan, serta ~nelakukan pengabdian
kepada masyaral<at yang sekurang-kurangnya selladan dengan 12 (dua belas) SKS
yang setara dengan 36 (tiga puluh enani) jam kerja per minggu dan sebanyakbanyaknya 16 (enam belas) SKS yang setara dengan 48 (empat puluh delapan) jam
kerja per minggu.
e. Satuan Kredit Semester adalah beban belajar mahasiswa dan beban pembelajaran
dosen dala~nsistern kredit semester di niana dalarn setiap semester, I (satu) SICS
dalam beban kerja bidang pendidikan dan pengajaran setara dengan 50 (lima puluh)
menit tatap muka di kelas, 60 (enam puluh) ~nenitkegiatan mandiri dan 60 (enam
puluh) menit kegiatan terstruktilr i ~ n t i ~kurun
k
w a k t ~16
~ (enam belas) minggu efektif.
f. Kegiatan Tatap Muka di Kelas adalah proses pembelajaran dosen di dalam rirang kelas
sesuai wakti~bobot sl<sdari setiap mata kuliali yang dibina.
g. Kegiatan Terstrirktilr adalah tugas yang diberikan kepada mahasiswa oleh dosen d a ~ i
berkaitan erat dengan rnateri lnata kuliah serta dilakukan monitoring, evaluasi dan
penilaian oleh dosen pengalnpil pada setiap minggunya.
h. Kegiatan Mandiri adalali tugas mandiri ynng diberikar~dosen kepada mahasiswa di
luar jarn kegiata~itatap mul<a di kelas sebagai pendukung dan pengayaan akademik
mahasiswa.
BAB II
HARI DAN JAM KERJA
Pasal 2
Hari kerja bagi dosen dala~nmelaksanakan Tridharma Pergi~ri~an
Tinggi ditetapkan 5 (lima)
hari kerja per minggu, mi~laihari Senin sampai dengan hari Jumat sesuai dengan ketenti~an
otonomi perguruan tinggi danlatau berdasarkan pada ketentuan hari kerja pemerintali daerah
setem pat.
Pasal 3
(I) Setiap dosen dalam melaksanakan Tridharma Pergi~ri~an
Tinggi wajib memenuhi jam
kerja 7,5 (tujuh koma lima)jam per hari.
(2) Rincian jam kerja dosen sebagairnana dimaksi~d pada ayat ( I ) disesuaikan dengan
jabatan fungsional masing-masing dengan ketentuan:
a. Asisten Ahli:
Bidang (A). Unsur Pendidikan dan Pengajaran 255% setara 4,125 jam per hari
Bidang.(B). Unsur Penelitian 225% setara 1,875 jam per hari
Bidang (C). Unsi~rPengabdian pada Masyarakat 510% setara 0,75 jam per hari
Bidang (D). Unsur Penunjang 1 0 % setara 0,75 jam per hari
b. Lektor:
Bidang (A). Unsur Pendidikan dan Pengajaran 145% setara 3,375 jam per hari
Bidang (B). Unsur Penelitian 235% setara 2,625 jam per hari
Bidang (C). Unsur Pengabdian pada Masyarakat (1 0% setara 0,75 jam per hari
Bidang (D). Unsi~rPenunjang <lo% setara 0.75 jam per hari
c. Lektor Kepala :
Bidang (A).Unsur Pendidikan dan Penga-iaran 340% setara 3 jam per hari
Bidang (B).Unsur Penelitian 240% setara 3 jam per hari
Bidang (C). Unsur Pengabdian pada Masyarakat ( I 0% setara 0,75 jam per hari
Bidang (D). Unsi~rPeni~~ijang
<I 0% setara 0.75 jam per Ilari
d. ProfesorIGuru Besar :
Bidang (A). Unsur Pendidikan dan Pengstjaran 335% setara 2,625 jam per hari
Bidang (B). Unsur Penelitian 245% setara 3,375 jam per hari
Bidang (C). Unsur Pengabdian pada Masyarakat (10% setara 0,75 jam per hari
Bidang (D). Unsur Penunjang <I 0% setara 0,75 jam per Ilari
(2) Jam kerja sebagaimana dimaksud pada ayat ( I ) dilaksanakan dengan ketentuan:
a. Hari Senin sampai dengan hari Kamis hadir dari pukul 07.30 sampai dengan pukul
16.00 dengan wakti~istirahat dari P L I ~ L I I 12.00 salnpai dengan P L I ~ L I I 13.00; dan
b. Hari Ju~nathadir dari pi~kul 07.30 sn~npaidengan pi~kill 16.30 dengan waktu
istiraliat dari P L I ~ L I I 1 1.30 sampai dengan P L I ~ L I I 13.00
(3) Dalam ha1 dosen yang tidak dapat memenilhi ketenti~anhadir sebagaimana dimaksud
pada ayat (3). diberikan toleransi sampai pukul 09.00 dengan kewajiban memenuhi
'ketentuan jamketja sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
(4) Dosen yang hadir setelah pirkirl 09.00 tanpa alasan yang sah dinyatakan tidak hadir.
(5) Jam kerja pada bulan Ramadhan diatur tersendiri sesuai dengan ltetentuan peraturan
perirndang-undangan.
BAB Ill
TUGAS UTAMA DOSEN
Pasal 4
(1) Jenis-jenis beban kerja dosen pada bidang pendidikan dan pengajaran adalah salah satu
sebagai berikut :
a. Melaksanakan perkuliahanlt~rtorialdan mengilji perkuliahan;
b. Menyelenggarakan kegiatan Pendidikan di Laboratorium, praktik keguriran,
praktik bengkel/studio/teknologi penga-jaran;
c. Membirnbing seminar mahasiswa;
d. Mernbirnbing Kuliah Kerja Nyata (KI<N), Praktik Kerja Nyata (PKN). Praktik
Kerja Lapangan (PKL), Program Lapangan Profesi (PLP), atau Kerja Praktik
e. Mernbimbing tugas akhir penelitian mahasis\+)aterrnasirk rnembimbing pembuatan
laporan hasi l penelitian akhir;
f. Penguj i pada u.j ian akhirln~unaqa.sj~aI~;
g. Mengembangkan program perkuliahan:
h. Mengernbangkan ba han pengajaran;
i. Mernbina kegiatan mahasiswa di bidang akademik dan kemahasiswaan;
j. Mernbirnbing dosen yang lebih rendah jabatannya:
k. Melaksanakan kegiatarl pendidikan dan pengajaran rnelalui detmering; dan
I. Melaksanakan perkuliahanltutorial.
(2) Jenis-jenis beban kerja dosen pada bidang penelitian dan pengembangan illnu adalah
sebagai berikirt :
a. Menghasilkan karya ilrniah;
b. Menerjemahkanlmenyadur b~rkirilmiah;
c. Mengeditlmenyi~tingkarya ilmiah;
d. Mrnbuat rancangan, karya teknologi, dtin karya seni; dan
e. Menyarnpaikan orasi ilmiah, pembicara seminar.
(3) Jenis-jenis beban kerja dose11 pada bidang pengabdian pada masyarakat adalah sebagai
berikut:
a. Melaksanakan pengembangan liasil pendidikan dan penelitian yang dapat
dimanfaatkan oleh masyarakat;
kepada masyarakat;
b. Memberi Iatihan/penataran/peny~rI~rlian/ceramali
c. Mernberi pelayanan secara langsung kepada ~nasyarakatatail kegiatan lain yang
rneni~njangpelaksanaan tilgas irmurii pcnierintali dan pembangunan;
d. Memb~ratlmenuliskarya pengabdian kepada masyarakat; dan
(4) Melaksanakan kegiatan pengabdian kepacla rnasyaraliat rnelalui detaseving, cuti
penelitian (sabbatical leave), dan pencangkokan dosen.
BAB [V
PENGISIAN DAFTAR HADlR
Pasal 5
(1) Dosen wajib rnengisi daftar hadir pada setiap hari kerja dengan rnenggunalian sistern
daftar hadir di satilan kerja masing-masing.
(2) Pengisian daftar hadir dosen yang sedang rnelaksanakan tugas penelitian danlatau
pengabdian kepada rnasyarakat di luar ka~npi~s
dapat ~nenggunakandaftar hadir
mobile elektronik danlatau sistern manual dengan I<etentuanjam kerja setiap liari yang
salna seperti di kampus.
(3) Pengisian daftar hadir sebagairnana dirnalisud pada ayat (I)dan dilakukan satu kali
pada saat lnasuk kerja dan satu kali pada saat pi~langkerja.
Pasal 6
Pengisian daftar hadir secara manual dapat dilakukan apabila terdapat hal-ha1 sebagai
berikut:
a.
b.
c.
d.
e.
Sisteln daftar hadir elektronik mengaln~~~ui
kerusakan atail tidak berfungsi;
Dosen belurn terdaftar dalarn siste~ndaftur hadir elektronik;
Sidik jari atau identitas lain tidak tereka~ndalam sisteln daftar hadir elektronik;
Siste~ndaftar hadir secara elelitronik belum tersedia; danlatau
Terjadi keadaan kahar (/br*ce ninjeur*e).
Pasal 7
Daftar hadir secara manual sebagairnana diniaksud dala~nPasal 6, dilakukan dengan cara
dosen rnengisi forrni~lirdaftar hadir.
Pasal 8
(I) Dosen yang tidak masuk kerja diberikan Iieterangan sebagai berikut:
a. S (sakit) yang dibuktikan dengan silrnt keterangan Dokter;
b. I(izin) yang dibuktikan dengan izin tertulis;
c. D (dinas) yang dibuktikan dengan surat perintah tugas:
d, C (ci~ti)yang dibuktikan dengan surat izin cuti;
e. TB (tugas belajar) yang dibuktikan dengan silrat tilgas belajar; dan
f. T K (tanpa keterangan) tan pa di kelahui alasannya.
(2) Dalam ha1 pengisian daftar hadir dilak~rkansecam elelctronik, pengisian keterangan
tidak rnasi~kkerja dilalcukan oleh operator berdasarlcan bukti sebagaimana dimaksud
pada ayat (I).
(1) lzin yang dapat diberikan kepada dosen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (I)
huruf b meliputi:
a. lzin terla~nbatmasuk kantor;
b. lzin pulang sebelum waktunya; dan
c. lzin tidak masilk kerja.
(2) izin sebagaimana dimaksud pada ayat ( I ) diberikan oleh atasan langsung atas dasar
permohona~iyang disertai alasan.
(3) Atasan langsi~ngsebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat memberikan atau
menolak permohonan izin.
(4) Dalaln ha1 ada kepentingan yang sangat rnendesak surat permohonan izin
sebagai~nanadi~nalcsudpada ayat ( I ) dapat diajukan kemudian.
Pasal 10
Dalam ha1 dosen mendapat titgas untuk melaksanakan pekerjaan atail menghadiri kegiatan di
luar tempat kerja yang mengalcibatkan tidak dapat nielakukan pengisian daftar hadir dianggap
hadir sepanjang lnendapat persetujuan atasan langsung.
Pasal I I
Format daftar hadir, rekapiti~lasidaftar liadir. s~lratperrnohonan izinlpe~nberitahuan.dan
surat keterangan, tercantilln dala~nLampiran yang merupalcan bagian tidak terpisahkan dari
peraturan Direktilr Jenderal ini.
BAD V
PENGAWASAN DAN SANKSl
Pasal 12
Atasan langsung wajib mengawasi Icehadiran dosen sela~iiajam kerja.
Pasal 13
( I ) Dosen yang tidak me~nenuhiIcehadiran seba~ni~nana
dilnaksi~ddalam Pasal 3 ayat (I)
dikenakan sanksi sesilai dengan ketentilan peraturan per-undang-undangan.
(2) Kehadiran sebagaimana dimaksud pada ayat ( I ) diperhitungkan dalam pemberian
tunjangan uang makan untuk 1 (satu) bulan.
BAB V1
KETENTUAN PENUI'UP
Pasal 14
Peraturan Direktiir Jenderal Pendidikan Islam ini niulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
padatanggal 12 Desember 2013
DIREKTUR JENDERAL
LAMPIRAN I
PERATLIRAN DIREKTUR .IENDERAL PENIIIDIKAN ISLAM
NOMOR 2 TAHUN 2013
TENTANG DlSlPLlN KEHADl RAN DOSEN Dl LlNGKUNGAlV PERGURU AN TlNGGl
AGAMA ISLAM
DAFTAR IIADIR MANUAL
NAMA*
lVlP
UNIT KERJA
BULAN
..............................
..............................
..............................
..............................
KEDATANGAN
NO
TANGGAL
JAM
KEPULANGAN
TANDA
JAM
TANDA
TANG AN
KETERANGAN
5
6
8
TANG AN
1
2
3
4
-
DIREKTUR JENDERAL
LAMPIRAN I 1
PERATURAN DIREKTUR JENIIERAL PEN1)IDIKAN ISLAM
NOMOR 2 TAHUN 201 3
TENTANG DlSlPLlN KEtlADlRAN DOSEN 111 1,INGKUNGAN PERGURUAN TJNGGI
AGAMA ISLAM
FORMAT REKAPITULASI KEI-IADIRAN
REKAPI'I'U1,ASI KEHAI) I RAN
UNIT KERJA
BULAN
..............................
..............................
NO
NAMAINIP
DATANG
TERLAM BAT
(HARI)
PULANG
LEBIH
CEPAT
(HARI)
1
2
3
4
i
CUT1
lZlN
(HARI) , (I-IARI)
6
5
TANPA
KETERANGAN
(HARI)
KETERANGAN
7
8
I
I
1
1
I
.................................20 ...
Icepala Unit Jcerja.
.............................
DIREICTUR JENDERAL
LAMPIRAN 111
PERATURAN DLREKTUR JENDERAL PENULDIKAN ISLAM
NOMOR 2 TAHUN 2013
TENTANG DlSlPLlN KEHADIRAN DOSEN Dl LINGKUNGAN PERGURUAN TlNGGl
AGAMA ISLAM
...........................................................
(tidak hadirlterlarnbat masuk kerjalpulang srbel~llnwaktunyaltidak
berada ditempat tugasltidak mengisi daftar hadir)
D l LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nalna
NIP
PangkatIGolongan
:
Jabatan
Dengan ini rnenerangkan bahwa pada hari .......... tanggal .......... saya tidak hadirlterlambat
masilk kerjdpulang sebelu~n\~\laktunya/tidak beruda clitelnpat tugasltidak mengisi daftar
hadir*karena .................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
.............................
*Coret yang tidak perlu
NIP
LAMPIRAN 1V
PERATURAN DIREKTUR JENLIERAL PE1VDIC)lKAN ISLAM
NOMOR 2 TAHUN 2013
TENTANG DlSlPLlN KEEIADIRAN DOSEN Dl 1,INGKUNGAN PERGLIRUAN TINGGI
AGAMA ISLAM
FORMAT SURA'I' KETERANGAN
SURAT KET'ERANGAN
NOMOR :
Yang bertanda tangan di bawah ini
Nama
NIP
Jabatan
Dengan ini menerangkan bahwa :
Nama
NIP
Pangkat/ Golongan
Jabatan
Pada hari .......... tanggal .......... diberikan ijin terlambat masilk kerjdpulang sebelum
waktunydtidak berada dite~npattugas/tidak mengisi daftale hadir* karena ada keperluan
penting atail mendesak yaiti~....................................................................................
..................................................................................................................................
Swrat keterangan ini dibilat ulituk dipel-gunakan sebagai~nana~nestinya.
*Coret yang tidak per111
DIREKTUR J E N D F A L
Fly UP