...

MODULE FIVE

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

MODULE FIVE
Sesi Ketiga
Menetapkan Tujuan
H andout
.
Apakah tujuan itu?
Tujuan menggambarkan apa yang harus dapat
dilakukan peserta pada akhir pelajaran. Tujuan memberi
alasan yang jelas bagi pengajaran. Ketika menuliskan
tujuan, Anda harus yakin untuk menggambarkan hasil
yang diinginkan dari pelajaran tersebut daripada proses
pelajaran itu sendiri.
Perbedaan antara Sasaran dan Tujuan
Sasaran luas; tujuan sempit.
Sasaran adalah tujuan umum; tujuan spesifik.
Sasaran tak berwujud; tujuan berwujud.
Sasaran abstrak; tujuan konkrit.
Sasaran tidak dapat divalidasi; tujuan dapat divalidasi.
Contoh
:
Sasaran : Mengetahui tubuh manusia.
Tujuan: Menyebutkan 200 dari 206 tulang tubuh manusia tanpa membuka buku
pegangan.
Membangun Tujuan
1. Batasan tujuan. Tujuan menetapkan apa yang
harus mampu dilakukan peserta agar dianggap
kompeten. Oleh karena itu, tujuan memberikan
alasan yang jelas bagi pelatihan. Cara lain untuk
melihat tujuan adalah bahwa tujuan adalah sasaran
yang dinyatakan ulang dengan istilah yang jelas
berwujud bagi pembaca. Ketika menuliskan tujuan,
Anda harus yakin untuk menggambarkan hasil
yang diinginkan dari pelajaran dibanding proses
pelajaran itu sendiri.
MARINE AQUARIUM MARKET TRANSFORMATION INITIATIVE
BUSINESS TRAINING
Training of Trainers (TOT)
23
2. Alasan-alasan untuk Tujuan:
Tujuan berguna bagi pelajar, pelatih dan perancang pelatihan. Berikut beberapa
kegunaan tujuan:
Untuk memilih dan merancang isi, materi atau metode pelatihan, penting
menetapkan dasar yang masuk akan untuk mengukur keberhasilan. Tujuan yang
jelas memberi perancang dan pelatih sebuah metode untuk mengukur seberapa
sukses materi mereka.
Tujuan pelatihan adalah meningkatkan kinerja. Dengan menyatakan secara jelas
hasil yang kita ingin peserta raih, kita dapat mengukur apakah mereka telah
memperoleh ketrampilan dan pengetahuan yang tepat.
Karena tujuan harus dinyatakan sebelum peserta memulai materi pelatihan mereka,
tujuan memberi peserta alat untuk mengatur usaha mereka guna meraih perilaku
yang diinginkan.
3. Komponen tujuan yang bermanfaat:
Banyak kata rentan disalahartikan. "Fuzzies" adalah istilah yang terlalu luas untuk
dimengerti oleh pembaca. Penting untuk menyampaikan tujuan dengan cara yang
paling efektif untuk mencegah kesalahpahaman. Tujuan yang bermanfaat secara efektif
menyampaikan hasil yang diinginkan kepada pembaca lewat komunikasi maksud
yang sukses. Pernyataan TERBAIK adalah pernyataan yang menghilangkan maknamakna lain yang mungkin selain yang Anda inginkan. Dengan kata lain, pernyataan
tersebut berhasil menyampaikan maksud Anda sekaligus menghilangkan salahpaham.
Format yang diketahui efektif untuk menyatakan tujuan dengan jelas mencakup empat
ciri yang membantu tujuan menyampaikan maksud. Ciri ini disebut ABCD dalam
Tujuan Belajar:
Audiens – Siapa yang akan memraktekkan perilaku atau bekerja untuk meraih
tujuan? Tentukan siapa yang melakukan pekerjaan tersebut (bukan pelatih).
Behavior – Apa yang harus mampu dilakukan oleh peserta? Pastikan itu sesuatu
yang dapat dilihat atau didengar.
Condition – Di bawah kondisi apa Anda ingin peserta dapat melakukannya? Apa
saja yang boleh digunakan oleh peserta? Apa saja yang tidak boleh digunakan
peserta?
Degree – Seberapa baik hal tersebut harus dilakukan? Tingkatan yang umum
mencakup: Kecepatan, Akurasi, Kualitas.
Aktifitas: Membangun tujuan Anda (sekedar bersenang-senang)
Buatlah 6 kalimat dari tabel di bawah ini masing-masing mencakup 1) the audience, 2) the
behavior, 3) the condition dan 4) degree.
MARINE AQUARIUM MARKET TRANSFORMATION INITIATIVE
BUSINESS TRAINING
Training of Trainers (TOT)
24
Audience
Katak
Anak dua tahun
Pengawas
lalulintas udara
Penjahat
Mahasiswa EdTec
Perdana Menteri
Behavior
Akan merangkak di
atas mayat
Akan memanjat
tangga
Akan meluncur di
jalur pipa
Akan mengecat
rumah
Akan makan kutu
Akan minum enam
botol
Condition
Tanpa bantuan pena
Degree
Tanpa kesalahan
Kalau disediakan baju
mandi biasa
Diberi manual: “Cara
memanggang Kue
dalam 20 langkah
mudah”
Di bawah kondisi
“Susah bernafas”
Jika disediakan
microwave
Tanpa sarung tangan
Kurang dari tiga
kesalahan
Sesuai aturan Dinas
Kebakaran San Fransisco
Dalam enam tahun
Dalam 30 detik sejak
matahari terbenam
Dengan akurasi 10%
Aktifitas:
Cek apakah tujuan tersebut efektif atau tidak? Ingatlah batasan kita tujuan yang efektif
harus mengandung ABCD dalam belajar
Pernyataan. Di akhir pelajaran peserta harus mampu
Ya
Tidak
1. Menyebutkan definisi mikrokomputer tanpa melihat catatan.
2. Mengetahui program peranti lunak secara umum .
3. Melingkari katakerja dalam sebuah kalimat dengan bantuan
panduan tatabahasa.
4. Mengetahui elemen pengajaran yang baik.
5. Menghargai teman.
6. Membedakan peralatan komputer yang terangkai dengan baik dari
yang tidak terangkai baik.
7. Mengisi permohonan perjalanan.
8. Menyanyikan lagu perusahaan.
9. Membuat batas waktu tentang adanya GMO
10. Memilih di antara dua gambar yang paling baik menggambarkan
polusi.
MARINE AQUARIUM MARKET TRANSFORMATION INITIATIVE
BUSINESS TRAINING
Training of Trainers (TOT)
25
Diskusikan jawaban-jawaban tersebut dengan peserta (mengapa ya, mengapa tidak) dan
perjelas alasan yang diberikan setiap orang.
Permasalahan ketika menuliskan tujuan
Berikut ini beberapa masalah yang umum ketika menuliskan tujuan. Perhatikan
permasalahan tersebut dan tulis kembali tujuan Anda.
Permasalahan
Jenis Format
Solusi
Terlalu luas, terlalu Tujuan terlalu luas dalam lingkup atau Kurangi dan sederhanakan tujuan
rumit atau terlalu mencakup lebih dari satu tujuan
sederhana
Kriteria keliru
Kriteria tidak membantu pemakai
Buat kriteria yang masuk akal,
memahami seberapa besar mereka
spesifik dan bermanfaat
perlu memraktekkan perilaku tersebut
Perintah keliru
Menggambarkan perintah, bukan
kondisi
Pelaksanaan Keliru Sekedar menyatakan kembali sasaran,
bukan pelaksanaan yang sebenarnya
Jelaskan apa yang dapat digunakan
untuk menyelesaikan tes
Spesifikkan apa yang Anda ingin
peserta lakukan.
Tingkatan/Klasifikasi Tujuan Behavioral
Ada dua tingkatan tujuan behavioral, Tinggi dan Rendah. Memenuhi tujuan rendah
melibatkan pengetahuan dan pemahaman dasar. Memenuhi tujuan tinggi memerlukan
proses berpikir yang lebih rumit seperti penerapan ketrampilan baru, analisis
permasalahan, sintesa pengetahuan dan evaluasi material.
Pada tabel berikut adalah deskripsi tiap tingkatan tujuan behavioral:
Tingkatan Klasifikasi
Rendah
1. Pengetahuan
2. Pemahaman
Tinggi
3. Penerapan
Deskripsi
Pengetahuan sekedar melibatkan pengingatan kembali
item spesifik informasi.
Pemahaman melibatkan lebih dari sekedar pengetahuan.
Misalnya, seseorang yang memahami sesuatu tidak hanya
dapat mengingatnya, namun juga dapat menceritakan
ulang, menilai, mendefinisikan atau bahkan membahasnya
sampai tingkat tertentu.
Orang yang dapat menerapkan sesuatu dapat melakukan
segala hal dalam kategori 1 dan 2 di atas. Ia dapat
menunjukkan kemampuan untuk menyerap informasi
yang bersifat abstrak dan menggunakannya dalam situasi
nyata. Kemampuan untuk menerapkan informasi kepada
MARINE AQUARIUM MARKET TRANSFORMATION INITIATIVE
BUSINESS TRAINING
Training of Trainers (TOT)
26
4. Analisis
5. Sintesis
6. Evaluasi
situasi yang baru membuat proses ini unik.
Unsur utama analisis mencakup mengurai informasi
menjadi kepingan-kepingan dan mengungkap hubungan
antar kepingan tersebut.
Sintesis adalah kata yang digunakan untuk
menggambarkan proses menyatukan beragam elemen atau
bagian menjadi satu kesatuan. Penyatuan kembali,
penggabungan dan pengaitan bagian-bagian tersebut
membuat proses ini unik.
Penilaian tentang nilai material atau metode adalah
penilaian evaluatif. Proses ini membutuhkan kemampuan
kategori 1 s/d 5, juga kemampuan lain dalam kategori ini.
KELOMPOKKAN KATA TINDAKAN TIPIKAL UNTUK TUJUAN PENGETAHUAN
Contoh:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
TUJUAN
Mengubah
Menganalisis
Menjawab
Menerapkan
Mengatur
Mengukur
Mengaitkan
Mengganti
Membuat Diagram
Memilih
Melingkari
Mengutip
Mengelompokkan
Membandingkan
Mengumpulkan
Mengarang
Menyimpulkan
Menyusun
Mengonversi
Menyalin
Memperbaiki
Mengritik
Membatasi
Menunjukkan
Menggambarkan
Merancang
Menetapkan
Mengembangkan
Menciptakan
Membedakan
1
mengingat
2
memahami
3
menerapkan
4
menganalisis
5
mensintesis
6
mengevaluasi
MARINE AQUARIUM MARKET TRANSFORMATION INITIATIVE
BUSINESS TRAINING
Training of Trainers (TOT)
27
31 Membahas
32 Membagi
33 Menggambar
34 Menomori
35 Memprakirakan
36 Mengevaluasi
37 Menguji
38 Mencari
39 Menemukan
40 Mengikuti
41 Membentuk
42 Memberi
43 Mengdentifikasi
44 Mengilustrasikan
45 Menunjukkan
46 Menafsirkan
47 Mengisolasi
48 Melabeli
49 Menemukan
50 Memetakan
51 Menandai
52 Mencocokkan
53 Mengukur
54 Menyebutkan
55 Menamai
56 Memesan
57 Mengorganisir
58 Menceritakan
Kembali
59 Memilih
60 Menempatkan
61 Mempersiapkan
62 Menanyakan
63 Mengutip
64 Memeringkat
65 Menetapkan nilai
66 Memahami
67 Mengingat
68 Mengenali
69 Mencatat
70 Mengaitkan
71 Mengulang
72 Melaporkan
73 Mereproduksi
74 Memecahkan
75 Menanggapi
76 Menyatakan
kembali
77 Menceritakan
kembali
MARINE AQUARIUM MARKET TRANSFORMATION INITIATIVE
BUSINESS TRAINING
Training of Trainers (TOT)
28
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
Merevisi
Menulis kembali
Mengatakan
Mencari
Menyeleksi
Menetapkan
Membuat sketsa
Memecahkan
Memilah
Mengganti
Menyintesis
Menyistematiskan
Menabulasikan
Mentes
Melacak
Menulis catatan
Menerjemahkan
Menggarisbawahi
Memakai
Memanfaatkan
Mencocokkan
MARINE AQUARIUM MARKET TRANSFORMATION INITIATIVE
BUSINESS TRAINING
Training of Trainers (TOT)
29
Fly UP