...

pemanfatan kerangka dpsir dalam pengelolaan lingkungan

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

pemanfatan kerangka dpsir dalam pengelolaan lingkungan
PEMANFATAN KERANGKA DPSIR
DALAM PENGELOLAAN
LINGKUNGAN
Oleh : Indra Syahputra Lubis*
*Widyaiwara Muda Balai DIKLAT Tambang Bawah Tanah
APA ITU DPSIR ?
DPSIR
umumnya
dibaca”
DIPSIR”
merupakan sebuah akronim dari Driving Force
(banyak juga yang menyatakan driving saja) –
Pressure – State – Impact - Respon adalah
sebuah kerangka untuk mengorganisir informasi
dan data tentang kondisi lingkungan (gambar 1).
Gambar 1. Konsep Umum DPSIR
DPSIR ditemukan dan dikembangkan oleh
Badan
Lingkungan
Eropa
(European
Environmental Agency/EEA) pada tahun 1999.
Saaat
ini
DPSIR
sangat
diterima
dikalangan
pemangku kepentingan di bidang lingkungan, hal
tersebut dikarenakan DPSIR memiliki tingkat
fleksibilitas
yang
tinggi
ditinjau
dari
sisi
metodologi ilmiah, sebagai contoh, DPSIR dapat
diterapkan guna menganalisis hubungan sebabakibat dan/atau interaksi komponen lingkungan
fisik-kimia, biologi, sosial, ekonomi, budaya dan
kesehatan yang kompleks.
2. KOMPONEN DPSIR
1. Driving
Driving
dalam
Bahasa
Indonesia
dapat
diartikan sebagai faktor pemicu dari sebuah
kondisi
guna
memenuhi
kebutuhan
dan
keinginan manusia, sebagai contoh : air,
pangan, energi, transportasi, , tempat tinggal,
kesehatan, keamanan, status sosial dan lain
sebagainya.
Driving (factor pemicu) dapat ditinjau dari
kondisi global, regional dan lokal.
2. Pressure
Guna
memenuhi
kebutuhan
manusia
menyebabkan “tekana (pressure)” terhadap
komponen lingkungan sebagai akibat dari
produksi barang/jasa dan konsumsi manusia
yang dapat menyebabkan turunnya kualitas
hidup
manusia
itu
sendiri.
Komponen
lingkungan yang mendapat tekanan tersebut
adalah komponen fisik/kimia, biologi sosial,
ekonomi,
budaya
dan
kesehatan,
adapun
contoh komponen lingkungan yang mengalami
tekanan : emisi, polusi, radiasi, vibrasi, gaya
hidup dan lain sebagainya.
3. States
Dikarenakan tekanan terhadap komponen
lingkungan
umumnya
akan
menimbulkan
akses negatif terhadap berkerjanya sebuah
keadaan/kondisi/sistem (states)
sebagai
contoh
lingkungan,
tergangggunya
keadaan/kondisi/sistem lingkunagn air, habitat
hutan, komunitas baik global,regional dan lokal
masyarakat dan lain sebagainya.
Dalam
artian
sederhana
states
sangat
berhubungan dengan keadaan/kondisi/sistem
tertentu yang bersifat spasial.
4. Impact
Akses
negatif
dari
perubahan
kondisi/keadaan/sistem lingkungan terutama
turunnya
daya
dukung
lingkungan
dapat
menimbulkan dampak terhadap kualitas hidup
manusia
itu
sendiri
seperti
timbulnya
kesenjangan sosial, ekonomi dan budaya yang
dapat menimbulkan konflik dan sebagainya
serta turunnya indeks kesehatan masyarakat.
5. Responses
Dikarenakan adanya dampak negatif akibat
dari pemenuhan kebutuhan dan keinginan
manusia maka manusia akan menanggapi
dampak tersebut dan biasanya dalam suatu
tatanan
normatif
seperti
pengambilan
keputusan dan kebijakan dalam skala yang
berbeda guna mengendalikan dan mengurangi
dampak
negatif
terhadap
komponen
lingkungan itu sendiri seperti baku mutu, nilai
ambang batas, norma dan etika, kearifan lokal
dan lain sebagainya.
3. Konsep Rinci Dan Contoh
Implementasi Kerangka DPSIR
Gambaran tentang konsep DPSIR lebih rinci
dan
salah
satu
contoh
sederhana
implementasi pemanfatan Konsep DPSIR di
bidang lingkungan dapat dilihat pada gambar 2
dan gambar 3 dibawah ini.
DRIVE
Pressure
Kebutuhan
Dan
Keinginan
Manusia
Produksi
Barang dan
Jasa
Impact
States
Ekosistem
Turunnya
Daya
Dukung
Lingkungan
Responses
Pemnagmbilan
Keputusan
Gambar 2. Konsep Rinci DPSIR
DRIVE
PENINGKATAN
EKONOMI
Sector yang relevan ;
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Sandang
Papan
Pangan
Energi
Jasa
dll
Kebijakan Ekonomi Makdro
PRESSURE




Produksi
Barang Dan
Jasa
Aploikasi
Teknologi
Konsumsi
Energi
dll




Emisi
Penggunaan
Sumber
Daya
Polusi
dll
STATES
Komponen Lingkungan
1.
2.
3.
4.
Fisik/Kimia
:
Air,Udara,Tanah,
landscape
Biologi : Habitat
Flora Dan Fauna
IMPACT
Turunnya Daya Dukung
Lingkungan
1.
SOSEKBUDKESMAS
dll
2.
Kebijakan Sektoral
Kebijakan Lingkungan
Pengambilan Keputusan/Kebijakan
PENETAPAN TARGET
Kualitas Hidup :
Maslah
Kesehatan,
Kesenjangan
Sosial
dan
Budaya dan
dll
PEMERINGKATAN/SKALA
PRIORITAS
Gambar 3. Contoh Sederhana Implementasi DPSIR
Fly UP