...

1. DEFINISI • Kartu Kredit Danamon American Express (selanjutnya

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

1. DEFINISI • Kartu Kredit Danamon American Express (selanjutnya
SYARAT - SYARAT DAN KETENTUAN - KETENTUAN UMUM
KEANGGOTAAN KARTU KREDIT DANAMON AMERICAN EXPRESS®
1. DEFINISI
• Kartu Kredit Danamon American Express (selanjutnya disebut
Kartu) adalah Kartu Kredit yang diterbitkan oleh PT. Bank Danamon
Indonesia Tbk berkedudukan di Jakarta (selanjutnya disebut dengan
Bank) berdasarkan lisensi dari American Express International.
• Pemegang Kartu adalah seseorang yang namanya tercantum pada
Kartu yang disetujui dan diberi hak oleh Bank untuk menggunakan
Kartu tersebut baik sebagai Pemegang Kartu Utama atau
Pemegang Kartu Tambahan.
•Pemegang Kartu Utama adalah orang yang disetujui dan diberikan
hak oleh Bank untuk menerima Kartu Utama dan bertanggung
jawab atas seluruh pembayaran transaksi-transaksi yang dilakukan
dengan Kartu Utama maupun Kartu Tambahan.
• Lembar Tagihan adalah lembar pemberitahuan tagihan atas
transaksi-transaksi yang dilakukan dengan Kartu, yang dikirim oleh
Bank setiap bulan kepada Pemegang Kartu Utama.
2. PENGGUNAAN KARTU
• Kartu hanya dapat digunakan oleh Pemegang Kartu dan tidak
dapat dipindahtangankan dan/atau dijaminkan dengan alasan/cara
apapun dan kepada siapapun.
• Pemegang Kartu wajib membubuhkan tanda tangan pada saat
menerima Kartu dari Bank.
• Bank tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang timbul dari
penyalahgunaan Kartu yang tidak ditandatangani.
• Kelalaian Pemegang Kartu untuk menandatangani Slip Penjualan,
atau Kupon Mail Order tidak akan melepaskan Pemegang Kartu
dari kewajibannya berdasarkan Syarat-syarat dan Ketentuanketentuan Umum Keanggotaan ini.
• PIN dipergunakan hanya jika Pemegang Kartu melakukan transaksi
di ATM dan Pemegang Kartu wajib menjaga kerahasiaan PIN
agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak. Segala
penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak, sepenuhnya
menjadi tanggung jawab Pemegang Kartu.
• Jika Pemegang Kartu hendak menggunakan Kartu pada ATM milik
Bank atau ATM Bank lain yang berkerjasama dengan jaringan
MasterCard atau Visa berlaku ketentuan-ketentuan dan syarat –
syarat berikut ini:
a.Pemegang Kartu menerima tanggung jawab sepenuhnya atas
segala transaksi yang terjadi karena penggunaan Kartu pada
ATM yang menerimanya dan memberi kuasa kepada Bank
untuk mendebet rekening Kartu dengan jumlah penarikan atau
transfer yang dilakukan dengan menggunakan Kartu beserta
seluruh biaya yang timbul dengan atau tanpa sepengetahuan
atau kuasa dari Pemegang Kartu.
b.Catatan Bank atas transaksi yang diproses dari penggunaan
Kartu pada ATM adalah konklusif serta mengikat untuk segala
maksud kecuali dapat dibuktikan sebaliknya oleh Pemegang
Kartu sesuai hukum yang berlaku.
c.Bank tidak bertanggung jawab atas kehilangan atau kerugian
yang timbul baik langsung atau tidak langsung dari terjadinya
suatu malfungsi/kerusakan Kartu dan/atau mesin ATM yang
timbul dari kesalahan Pemegang Kartu, ketidakcukupan
sementara dana dalam mesin ATM tersebut dan lain sebagainya.
3. BATAS KREDIT
Bank berhak sepenuhnya menentukan batas kredit maksimum
kepada Pemegang Kartu Utama.
• Pemegang Kartu tidak diperkenankan menggunakan Kartu
melampaui batas kredit Kartu yang telah ditetapkan oleh Bank.
Apabila Pemegang Kartu, baik secara sengaja atau tidak,
menggunakan Kartu melampaui batas kredit yang ditetapkan
tanpa persetujuan dari Bank, maka Bank berhak membatalkan
keanggotaan Pemegang Kartu atau mengakhiri masa berlakunya
Kartu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Pemegang
Kartu, dan karenanya Pemegang Kartu harus membayar seluruh
hutangnya kepada Bank dengan segera dan sekaligus lunas.
• Bank berhak untuk mengubah atau meninjau kembali besarnya
batas kredit. Pemegang Kartu dapat mengajukan permintaaan
peningkatan batas kreditnya (sementara atau tetap) dan Bank
berhak untuk menyetujui atau menolak permintaan peningkatan
batas Kredit tersebut.
4. MASA BERLAKU
• Masa berlaku Kartu adalah tanggal terakhir dari bulan serta tahun
yang tercantum pada Kartu dan merujuk pada jangka waktu Kartu
dapat digunakan untuk transaksi, kecuali Bank atau Pemegang
Kartu membatalkannya secara sepihak sebelum jangka waktu
tersebut berakhir. Apabila masa berlaku Kartu berakhir, Kartu
perpanjangan akan dikirimkan oleh Bank sebelum masa berlaku
Kartu berakhir.
• Perpanjangan masa berlaku Kartu dilakukan secara otomatis, akan
tetapi Bank berhak untuk tidak memperpanjang keanggotaan
Pemegang Kartu dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu
tanpa perlu memberitahukan alasan-alasannya.
5. TRANSAKSI KARTU
•Pemegang Kartu bertanggung jawab penuh atas semua transaksi
Kartu berikut bunga dan seluruh biaya yang dibebankan pada
Kartu , dengan tidak mengurangi hak Bank apabila dianggap perlu
menagih kepada Pemegang Kartu Tambahan atas faktur transaksi
yang telah ditanda tangani oleh Pemegang Kartu Tambahan.
•Apabila Kartu yang diberikan Bank hilang, semua transaksi yang
terjadi sebelum pelaporan Kartu hilang kepada Bank akan tetap
menjadi tanggung jawab Pemegang Kartu.
•Pemegang Kartu harus menandatangani slip penjualan pada
saat transaksi dan menyimpan salinannya sebagai bukti untuk
dicocokkan dengan tagihan yang terdapat dalam Lembar Tagihan.
•Bank tidak bertanggung jawab atas penolakan pembayaran dengan
Kartu oleh pedagang manapun, siapapun, dimanapun dan dengan
alasan apapun.
•Bank berhak menyetujui atau menolak transaksi sesuai dengan
pertimbangan Bank sendiri tanpa harus memberikan alasan kepada
Pemegang Kartu.
•Bank tidak bertanggung jawab atas setiap perselisihan (termasuk
namun tidak terbatas pada perselisihan yang timbul atas setiap
cacat, kekurangan-kekurangan lainnya baik atas jumlah, mutu,
kesesuaian dan segala sesuatu pada barang atau jasa) yang timbul
yang menyangkut pembelian barang atau jasa oleh Pemegang
Kartu dengan pedagang yang dibayar dengan menggunakan
Kartu. Perselisihan tersebut tidak menyebabkan Pemegang Kartu
menunda pembayaran tagihan Kartu kepada Bank.
•Seluruh transaksi Kartu akan ditagihkan dalam mata uang Rupiah.
Transaksi Kartu dalam mata uang selain Rupiah akan dikonversikan
ke dalam mata uang Rupiah sesuai ketentuan kurs yang berlaku
pada Bank saat transaksi tersebut dibukukan.
6. TRANSAKSI DALAM MATA UANG ASING
Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia, jika Pemegang Kartu
melakukan transaksi pembelian barang atau jasa dengan
menggunakan Kartu di luar negeri yang telah mengakibatkan adanya
transaksi pembelian valuta asing terhadap Rupiah, maka Pemegang
Kartu dengan ini menyetujui bahwa :
•Transaksi yang dilakukan tersebut berjumlah tidak lebih dari USD
100.000 (seratus ribu US Dollar) per bulan atau ekuivalen dari
seluruh sistem perbankan di Indonesia kecuali Bank menerima
konfirmasi dari Pemegang Kartu yang menyatakan sebaliknya.
•Namun jika Pemegang Kartu melakukan transaksi pembelian
valuta asing sebagaimana kami sebutkan di atas melebihi USD
100,000 per bulan, maka Pemegang Kartu wajib menghubungi
Bank dan wajib segera mengisi serta menandatangani Surat
Pernyataan (ditanda tangani di atas meterai sesuai ketentuan)
dengan disertai persyaratan lainnya sebagai berikut:
•Fotokopi kartu identitas
•Fotokopi NPWP
• Dokumen pendukung yang melatar belakangi pembelian valas
tersebut.
Segala resiko yang timbul, termasuk namun tidak terbatas pada
segala tuntutan, kerugian dan kewajiban apapun sehubungan
dengan adanya kelalaian ataupun keterlambatan Pemegang Kartu di
dalam menyampaikan konfirmasi kepada Bank, sepenuhnya menjadi
resiko/tanggung jawab Pemegang Kartu, dan Bank dibebaskan dari
segala resiko dan tanggung jawab apapun.
7. PEMBAYARAN TAGIHAN
• Pemegang Kartu Utama wajib memastikan pembayaran telah
diterima oleh Bank paling lambat pada tanggal jatuh tempo
pembayaran dan besarnya sesuai yang tertera pada Lembar
Tagihan yang dikirimkan Bank kepada Pemegang Kartu Utama.
• Apabila terdapat kesalahan/keberatan dari Pemegang Kartu atas
perhitungan dalam Lembar Tagihan, maka Pemegang Kartu harus
memberitahukan secara tertulis mengenai hal tersebut kepada
Bank dalam jangka waktu paling lambat 14 hari kalendar sejak
tanggal jatuh tempo pembayaran, dengan ketentuan Pemegang
Kartu tetap wajib membayar kepada Bank sesuai dengan tagihan
yang tertera dalam Lembar Tagihan.
• Tagihan atas penggunaan Kartu Tambahan adalah tanggung
jawab sepenuhnya dari Pemegang Kartu Utama dan akan ditagih
bersama-sama dalam satu Lembar Tagihan. Dalam hal pembatalan
Kartu Tambahan oleh Pemegang Kartu Utama, tagihan akan tetap
menjadi beban Kartu Utama.
• Bank berhak melakukan koreksi pada Lembar Tagihan baik koreksi
debet dan atau kredit sesuai data-data yang ada pada Bank.
Koreksi tersebut mengikat Pemegang Kartu untuk membayar
setiap Transaksi yang dilakukan oleh Pemegang Kartu yang belum
diterima pembayarannya oleh Bank.
12/06/12
8. PENGGOLONGAN KOLEKTIBILITAS PEMBAYARAN
Sesuai Peraturan Bank Indonesia, data Pemegang Kartu termasuk
status kelancaran bayar akan dilaporkan secara bulanan oleh Bank
kepada Bank Indonesia melalui Sistem Informasi Debitur (SID).
Kelancaran pembayaran akan dilaporkan berdasarkan kolektibilitas
tersebut dibawah ini :
a.Kolektibilitas “Lancar”
Yaitu kondisi dimana Pemegang Kartu melakukan pembayaran
tagihan Kartu sebesar pembayaran minimum yang tercantum
pada Lembar Tagihan dan pembayaran diterima oleh Bank tidak
melebihi tanggal jatuh tempo pembayaran setiap bulannya.
b.Kolektibilitas “Dalam Perhatian Khusus”
Yaitu kondisi dimana transaksi Kartu telah melebihi batas kredit
atau overlimit, atau jika jumlah terutang belum dibayar antara 1-90
hari kalender setelah lewat tanggal jatuh tempo pembayaran.
c.Kolektibilitas “Kurang Lancar”
Yaitu kondisi dimana pembayaran terhadap jumlah terutang tetap
belum dilakukan antara 91 sampai 120 hari kalendar setelah lewat
tanggal jatuh tempo pembayaran.
d.Kolektibilitas “Diragukan”
Yaitu kondisi dimana Bank sewaktu-waktu menemukan indikasi
bahwa Pemegang Kartu belum dapat melakukan pembayaran
jumlah terutang atau apabila pembayaran jumlah terutang tetap
belum dilakukan antara 121 sampai 180 hari kalendar setelah
tanggal jatuh tempo pembayaran.
e.Kolektibilitas “Macet”
Yaitu kondisi dimana Pemegang Kartu tidak memiliki kemampuan
ataupun itikad baik untuk melakukan pembayaran jumlah terutang,
atau apabila pembayaran jumlah terutang belum dilakukan
lebih dari 180 hari kalendar setelah lewat tanggal jatuh tempo
pembayaran.
Bank berhak setiap saat atas kebijakan atau pertimbangannya sendiri
melakukan penurunan kolektibilitas (downgrade kolektibilitas)
sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia.
9. PENAGIHAN DAN JASA PIHAK KETIGA
•Jika Pemegang Kartu tidak melakukan kewajiban pembayarannya,
maka Pemegang Kartu dengan ini memberi kuasa dengan hak
substitusi kepada Bank dan karenanya Bank berhak sepenuhnya
untuk:
a. Mendebet rekening giro/tabungan/deposito atau jenis
simpanan lainnya yang dimiliki Pemegang Kartu di Bank.
b. Mencairkan jaminan yang ada pada Bank.
c. Meminta/melakukan penagihan pembayaran melalui jasa pihak
ketiga dan atau melalui sarana hukum yang tersedia sesuai
peraturan perundangan yang berlaku.
d. Memanggil Pemegang Kartu melalui media massa.
• Pemegang Kartu memberikan hak dan kuasa kepada Bank untuk
memindah-tangankan seluruh ataupun sebagian dari tagihan
Pemegang Kartu kepada pihak lain yang ditentukan oleh Bank.
10. BIAYA-BIAYA DAN BUNGA
• Bank berhak menentukan segala biaya dan/atau bunga
sehubungan dengan kepemilikan dan pemakaian Kartu yang
diberitahukan kepada Pemegang Kartu dari waktu ke waktu.
• Pemegang Kartu setuju untuk membayar segala biaya keuangan
(termasuk namun tidak terbatas pada meterai, jasa pihak ketiga
(bila ada) ) dan/atau bunga yang timbul dengan jumlah yang akan
ditentukan oleh Bank.
• Bank berhak untuk sewaktu-waktu mengubah tingkat suku bunga,
denda dan besarnya biaya–biaya lainnya dikemudian hari sesuai
dengan sesuai ketentuan yang berlaku pada Bank atau peraturan
yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.
11. PERUBAHAN ALAMAT
Pemegang Kartu Utama wajib memberitahukan secara tertulis/lisan
kepada Bank bila ada perubahan alamat penagihan atau perusahaan
dimana Pemegang Kartu Utama bekerja. Keterlambatan atau tidak
diterimanya penyampaian pemberitahuan tagihan beserta seluruh
denda, bunga dan akibat lain dari keterlambatan pembayaran yang
diakibatkan oleh terlambatnya/tidak diterimanya pemberitahuan
perubahan alamat dari Pemegang Kartu kepada Bank, sepenuhnya
menjadi tanggung jawab Pemegang Kartu Utama.
12. PEMBATALAN, PEMBLOKIRAN DAN PENGAKHIRAN KARTU
• Kartu adalah milik Bank dan karenanya Bank setiap saat
dan tanpa syarat dapat membatalkan/mengakhiri (atau tidak
memperpanjang) Kartu atau membatalkan secara otomatis
apabila status kolektibilitas menurun menjadi kurang lancar,
diragukan atau macet.
• Apabila Bank memutuskan untuk membatalkan/mengakhiri atau
tidak memperpanjang keanggotaan Pemegang Kartu, maka
Pemegang Kartu wajib menggunting Kartu menjadi dua bagian.
• Pemegang Kartu dengan ini membebaskan Bank dari segala
tanggung jawab, tuntutan/gugatan/klaim apapun
dan dari
siapapun, termasuk dari Pemegang Kartu sehubungan dengan
dilakukannya pembatalan tersebut oleh Bank.
• Bank berhak mendaftarkan data
Pemegang Kartu yang
dibatalkan dan/atau diblokir sesuai dengan peraturan yang
berlaku ke dalam daftar hitam yang dikeluarkan Bank/ instansi/
perusahaan lain.
• Pada saat berakhirnya perjanjian ini, maka seluruh tagihan
yang timbul karena penggunaan Kartu yang belum dibayarkan
termasuk yang belum dibebankan akan menjadi jatuh tempo dan
wajib dibayar oleh Pemegang Kartu Utama kepada Bank.
• Apabila masih terdapat saldo sisa kredit pada Kartu setelah
berakhirnya perjanjian ini, maka Bank berhak membebankan
biaya administrasi untuk saldo sisa tersebut dengan besaran
biaya yang ditentukan oleh Bank.
• Biaya administrasi akan tetap dibebankan hingga tidak
terdapat saldo sisa lagi pada Kartu. Untuk Pemegang Kartu
yang hendak mengambil saldo sisa yang terdapat pada Kartu,
dapat menghubungi Danamon Access Center dan melengkapi
persyaratan yang diperlukan oleh Bank.
• Apabila Pemegang Kartu Utama dinyatakan pailit oleh pengadilan
atau meninggal dunia, maka semua kewajiban Pemegang Kartu
Utama menjadi jatuh tempo dan kewajiban tersebut harus
dibayar seketika dan sekaligus lunas oleh Pemegang Kartu
Utama (apabila Pemegang Kartu Utama dinyatakan pailit) atau
para ahli waris dari Pemegang Kartu Utama (apabila Pemegang
Kartu Utama meninggal dunia).
13. KERAHASIAAN DAN PENGUNGKAPAN INFORMASI
• Bank akan menjaga kerahasiaan data yang diberikan oleh
Pemegang Kartu dan Bank hanya akan menggunakan data
tersebut untuk kepentingan Bank.
• Bank juga dapat menggunakan informasi yang telah diberikan
oleh Pemegang Kartu maupun informasi yang didapat dari
penelitian dan/atau sumber-sumber luar, untuk kegiatan
pemasaran ataupun kegiatan lainnya oleh Bank atau para afiliasi
Bank sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Bank
Indonesia.
14. PEREKAMAN INSTRUKSI MELALUI TELEPON
Pemegang Kartu Utama setuju untuk memberikan kuasa kepada
Bank dengan kebijakannya sendiri dapat merekam seluruh instruksi
melalui telepon dan Bank dapat menggunakannya untuk tujuan
apapun. Pemegang Kartu Utama lebih lanjut setuju bahwa setiap
dan seluruh rekaman instruksi melalui telepon yang dibuat oleh
Bank sesuai dengan ketentuan ini merupakan bukti yang sah dan
bersifat prima facie, kecuali dapat dibuktikan sebaliknya.
15. HUKUM YANG BERLAKU
• Keabsahan, penafsiran dan pelaksanaan dari Syarat-syarat dan
Ketentuan-ketentuan Umum Keanggotaan ini diatur dan tunduk
pada hukum yang berlaku di Negara Repulik Indonesia.
• Hal-hal yang berkaitan dengan Syarat-syarat dan Ketentuanketentuan Umum Keanggotaan ini dan segala akibatnya, Bank
dan Pemegang Kartu Utama memilih domisili hukum yang
tetap dan seumumnya di Kantor Kepaniteraan Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan di Jakarta, yang demikian dengan tidak
mengurangi hak Bank untuk memohon pelaksanaan/eksekusi dan
atau mengajukan tuntutan/gugatan hukum terhadap Pemegang
Kartu Utama melalui pengadilan lainnya dalam wilayah Republik
Indonesia.
16. PERUBAHAN KETENTUAN & PERSYARATAN
• Bank berhak untuk menambah/mengubah/mencabut syarat/
ketentuan dalam Syarat-syarat dan Ketentuan-ketentuan Umum
Keanggotaan ini yang akan dituangkan secara tertulis atau
dengan media lainnya dan perubahan dinyatakan mengikat
sejak tanggal berlakunya penambahan/perubahan/pencabutan
tersebut.
• Penambahan/perubahan/pencabutan syarat/ketentuan tersebut
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Syarat-syarat
dan Ketentuan-ketentuan Umum Keanggotaan ini.
• Jika Pemegang Kartu tidak bersedia menerima perubahan
tersebut, Pemegang Kartu dapat mengakhiri hak Pemegang
Kartu untuk menggunakan Kartu sesuai dengan Syarat-syarat
dan Ketentuan-ketentuan Umum Keanggotaan ini.
17. LAIN-LAIN
• Dalam hal Pemegang Kartu Utama memiliki lebih dari 1 (satu)
Kartu di Bank dan apabila salah satu Kartu bermasalah maka
Bank berhak untuk mengambil tindakan terhadap Kartu lainnya.
• Bank tidak membebani biaya tambahan (surcharge) atas setiap
transaksi pembelian barang dan /atau jasa. Pemegang Kartu
dapat menolaknya jika merchant mengenakan biaya tambahan
tersebut.
• Kuasa yang diberikan dalam Syarat –syarat dan Ketentuan
–ketentuan Umum Keanggotaan ini tidak dapat dicabut dan
tidak akan berakhir karena sebab apapun juga termasuk karena
sebab sebab yang diatur dalam pasal 1813, 1814 dan 1816 Kitab
Undang Undang Hukum Perdata.
• Catatan/administrasi Bank merupakan bukti yang sah dan
mengikat Pemegang Kartu Utama mengenai jumlah kewajiban
Pemegang Kartu Utama yang wajib dibayarkan kepada Bank.
• Pemegang Kartu setuju untuk memperlakukan dan menyetujui
fotocopy/film film mikro yang dibuat oleh Bank merupakan buktibukti sah yang mempunyai kekuatan hukum yang sama seperti
aslinya.
• Bank berhak mengirimkan informasi terkait promosi Kartu dan
pemberitahuan mengenai Billing Statement dan pemberitahuan
lainnya melalui media Komunikasi yang tersedia pada Bank
termasuk namun tidak terbatas melalui SMS, email.
• Pemegang Kartu dengan ini menyatakan telah menerima dan
memahami semua isi dalam Syarat-syarat dan Ketentuanketentuan Umum Keanggotaan ini sejak diterimanya Kartu oleh
Pemegang Kartu.
• Persyaratan dan ketentuan ini merupakan satu kesatuan dengan
bagian yang tidak terpisah dari permohonan Kartu Kredit
Danamon.
12/06/12
Fly UP