...

Laba Bersih PTPP Naik 26,47% - pt

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Laba Bersih PTPP Naik 26,47% - pt
PRESS RELEASE Laba Bersih PTPP Naik 26,47%
Jakarta, 03 Maret 2015 – PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi
terkemuka di Indonesia (“Perseroan”) berhasil mencatatkan laba bersih tahun 2014 sebesar Rp. 532 miliar
atau 26,47% dibandingkan perolehan laba bersih tahun 2013 sebesar Rp. 420 miliar. Kenaikan laba
bersih merupakan kontribusi seluruh pilar bisnis Perseroan, yaitu konstruksi, investasi, EPC, properti,
pracetak dan peralatan.
Selama tahun 2014, Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha (revenue) sebesar Rp. 12,42
triliun, atau 6,62% dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp. 11,65 triliun. Sementara itu, laba usaha
Perseroan tahun 2014 mencapai Rp. 1,256 triliun atau 17% dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp. 1,073
miliar.
Beberapa proyek besar yang berhasil diraih Perseroan pada tahun 2014, antara lain Tol Depok Antasari
Rp 654 miliar, Lexington Apartemen di Jakarta Rp. 646 miliar, proyek Mall dan Apartemen Sawangan di
Depok sebesar Rp. 605 miliar, Landmark di Bandung Rp. 599 miliar, Anabatic Technologies Group
Rp. 409 miliar, Bendungan Pidekso di Jawa Tengah Rp. 361 miliar dan sebagainya.
Target Tahun 2015
Perseroan menargetkan kontrak baru sebesar Rp. 27 triliun di tahun 2015 atau 30% dari realisasi
perolehan tahun 2014 sebesar Rp 20,24 triliun. Angka tersebut belum termasuk carry over tahun 2014
sebesar Rp. 29 triliun. Tahun ini Perseroan menargetkan pendapatan usaha (revenue) sebesar
Rp. 19 triliun atau tumbuh 52% dibandingkan pendapatan usaha tahun 2014 dengan menargetkan laba
bersih tahun 2015 tumbuh 35% menjadi Rp. 730 miliar.
Guna mendukung peningkatan laba perusahaan di tahun 2015, Perseroan telah melakukan berbagai aksi
korporasi, antara lain penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II sebesar Rp. 300 miliar yang telah
dilaksanakan pada awal Februari 2015. Disamping itu, Perseroan akan penawaran umum perdana
saham (IPO) PT PP Properti pada bulan Mei 2015 dan pendirian pabrik pracetak di Lampung. Selain itu,
Perseroan melalui anak usahanya yaitu PT PP Properti akan meneruskan pembangunan proyek Grand
Kamala Lagoon di Kalimalang dan proyek Grand Sungkono Lagoon di Surabaya, serta meluncurkan produk
baru, yaitu apartemen Ayoma di Serpong, apartemen Payon Amartha di Semarang, dan The North East
Square di Surabaya. PP Properti juga bersinergi dengan perusahaan lain untuk mengembangkan lahan, salah
satunya dengan BPJS di lahan seluas 0,5 hektare di Jakarta
-­‐-­‐END-­‐-­‐ IKHTISAR LAPORAN KEUANGAN TAHUN BUKU 2014
Sekilas Mengenai PT PP (Persero) Tbk
PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan investasi BUMN terbesar di
Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Beberapa proyek besar telah berhasil di kerjakan oleh PTPP seperti Hotel Indonesia,
Gedung MPR/DPR, Balerang Cable Stayed Bridge Tonton, Pelabuhan Tanjung Perak dan beberapa gedung pencakar langit di
daerah distrik utama bisnis di Jakarta.
Per 5 Agustus 2010, saham PTPP bahkan telah masuk indeks “Kompas 100” setelah sebelumya masuk Morgan Stanley
Composite Indeks (“MSCI”) yang dibuat oleh Morgan Stanley – fund manager internasional untuk daerah Asia Pacifik kecuali
Jepang untuk saham-saham pilihan. Januari 2014, saham PTPP telah masuk ke dalam indeks saham LQ45, dimana indeks
tersebut terdiri dari 45 saham perusahaan yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar dengan
kriteria yang sudah ditentukan dan direview setiap 6 (enam) bulan sekali. Selain hal tersebut, kinerja perusahaan konstruksi
diproyeksi masih baik untuk jangka panjang.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
PT PP (Persero) Tbk
Taufik Hidayat
Corporate Secretary
Tel : 021-877 84137
Fly UP