...

PERBEDAAN KONSUMSI AIR SUMUR DAN AIR SUNGAI

by user

on
Category: Documents
2

views

Report

Comments

Transcript

PERBEDAAN KONSUMSI AIR SUMUR DAN AIR SUNGAI
Risqi;Putranto;Firdausy
PERBEDAAN KONSUMSI AIR SUMUR DAN AIR SUNGAI TERHADAP KARIES
PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN
!"#$%&'()&*&$+),-)./$+0+&1&$2!34&*35../$6!7&11&8$9)&*$%)48&!,:..
ABSTRAK
Air minum merupakan salah satu komponen yang berperan dalam penentuan derajat kesehatan masyarakat.
6!"%,"0!"$9,8)$%!&!'$!()$'(",'$%!*! $'+";+0!#$ +)<!%("7!$-!)(+/$0(0(4$5+"+&( (!"$("($%(&!-,-!"$," ,-$
mengetahui perbedaan konsumsi air sumur dan air sungai terhadap karies pada anak usia 6-8 tahun di
Desa Kacangan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora..
Metode penelitian ini berjenis observasional analitik dengan rancangan cross sectional yang dilakukan
*!%!$=>$!"!-$7!"0$'+"08"/,'/($!()$/,"0!($%!"$?@$!"!-$7!"0$'+"08"/,'/($!()$/,',)4$6!"%,"0!"$9,8)$
dalam air di ukur dengan menggunakan spektrofotometri. Sedangkan tingkat status karies gigi di ukur
dengan menggunakan indeks DMF-T. Teknik analisa data uji beda karies gigi menggunakan uji ;7)<,-!&4=.
Berdasarkan uji ;7)<,-!&4=$7!"0$ +&!#$%(&!-,-!"$'!-!$%(%!*! -!"$"(&!($/(0"(A-!"/($>1>>>$.*B>1>C3$%!*! $
disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna sehingga hipotesis dapat diterima yaitu terdapat
perbedaan konsumsi air sumur dan air sungai terhadap karies gigi.
Disimpulkan bahwa konsumsi air sumur dan air sungai mempunyai perbedaan terhadap terjadinya karies
gigi. Anak-anak yang mengonsumsi air sungai status kariesnya lebih tinggi dibandingkan air sumur
%(-!)+"!-!"$-!"%,"0!"$9,8)$%!&!'$!()$/,"0!($7!"0$&+2(#$)+"%!#4
!"!#$%&'(#)#!(*#+%,%*-#!(*#+%&.!(-#/%0*-#$!*(1+#.(.(
ABSTRACT
Drinking water is one of the components that play a role in determining the health degree of society.
%"!54)8=$;5*3=*3$)*$84)*>)*?$'&3=4$;&[email protected]=A=*3$37=$5;;!44=*;=$5B$8=*3&"$;&4)=,0$C7),$,3!8:$'&,$;5*8!;3=8$
to determine the differences in the consumption of well water and river water toward caries in the children
&?=8$D<E$:=&4,$)*$37=$F&;&*?&*$A)""&?=/$C58&*&*$$9),34);3/$G"54&$4=?=*;:0
C7),$4=,=&4;7$!,=8$5H,=4A&3)5*&"$&*&":3);$1=3758$')37$;45,,$,=;3)5*&"$8=,)?*$3=,3=8$5*$IJ$;7)"84=*$'75$
;5*,!1=8$4)A=4$'&3=4$&*8$KL$;7)"84=*$'75$;5*,!1=8$'=""$'&3=40$C7=$M!54)*=$&15!*3$)*$37=$'&3=4$'&,$
1=&,!4=8$ !,)*?$ ,@=;[email protected]=34:0$ N7)"=$ 37=$ 4&3=$ 5B$ 8=*3&"$ ;&4)=,$ ,3&3!,$ '&,$ 1=&,!4=8$ !,)*?$ 96%<C$
)*8=O0$C7=$8&3&$&*&":,),$3=;7*)-!=,$5B$8)BB=4=*3$8=*3&"$;&4)=,$3=,3$'&,$!,)*?$;7)<,-!&4=$3=,30
G&,=8$5*$37=$;7)<,-!&4=$3=,3$)3$'&,$5H3&)*=8$&$,)?*)#;&*;=$A&"!=$5B$J0JJJ$P@$QJ0JRS/$)3$;&*$H=$;5*;"!8=8$
37&3$ 37=4=$ '=4=$ ,)?*)#;&*3$ 8)BB=4=*;=,$ ,5$ 37&3$ 37=$ $ 7:@537=,),$ ;5!"8$ H=$ &;;[email protected]=80$ C7=$ 8)BB=4=*;=,$ '&,$
between the consumption of well water and river water to dental caries.
C7=$4=,!"3$5B$37=$8&3&$&*&":,),$4=A=&",$that the consumption of well water and river water has the difference
35'&48$8=*3&"$;&4)=,$5;;!4&*;=0$C7=$;7)"84=*$'75$;5*,!1=8$37=$4)A=4$'&3=4$)3,$;&4)=,$,3&3!,$'&,$7)?7=4$
37&*$37=$5*=$'75$;5*,!1=8$37=$'=""$'&3=4$H=;&!,=$37=$M!54)*=$;5*3=*3$)*$4)A=4$'&3=4$'&,$"5'=40
#16!"'$*)6#--)627#"8)"(9#")627#"8):,!"('#8)'#&72-)52"(#$
PENDAHULUAN
Indikator pencapaian dalam menuju
peningkatan kualitas hidup manusia adalah
dengan meningkatkan taraf hidup masyarakat,
pendidikan keadaan lingkungan hidup dan
kehidupan sosial budaya. Dari berbagai faktor
tersebut yang mempunyai peran besar dalam
penentuan derajat kesehatan masyarakat
adalah keadaan lingkungan. Salah satu
komponen lingkungan yang mempunyai
peranan cukup besar dalam kehidupan adalah
air.1
Dari 16 kecamatan di Blora saat ini baru 8
kecamatan yang terpenuhi kebutuhan air
bersihnya, yaitu : Blora, Cepu, Ngawen,
Kunduran,
Todanan,
Kedungtuban,
Randublatung dan Kradenan.2Sumber air
bersih yang sering digunakan di Kabupaten
Blora biasanya bersumber dari mata air, air
!"!#$ %!&!'$ %!"$ !()$ *+)',-!!"$ ./,"0!(1$
%!"!,1$%/234$5!%!$',/('$-+'!)!,$6!2,*! +"$
Blora sangat kekurangan air bersih terutama
pada bulan Juni hingga Oktober.2
5!%!$ ,','"7!$ -8"/+" )!/($ 9,8)(%!$ %!&!'$
air tanah biasanya lebih tinggi daripada air
permukaan.3$ :+%!"0-!"$ -!%!)$ 9,8)(%!$ 7!"0$
*Program Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung, ** Staff Pengajar
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung
!"#$%!&'#&$()*)+,-."($/(0123!!45!4('
MEDALI JURNAL VOLUME 2 EDISI 1
MEDIA DENTAL INTELEKTUAL
85
PERBEDAAN KONSUMSI AIR SUMUR DAN AIR SUNGAI TERHADAP KARIES PADA
ANAK USIA 6-8 TAHUN
dianjurkan adalah sebesar 0,7-1,2 mg/liter.4
Lebih dari seratus laporan dari berbagai negara
'+"0+"!($ 9,8)(%!/($ !()$ '(",'$ '+","<,--!"$
hasil yang konsisten dengan prevalensi karies
*!%!$'!/!$*+)(8%+$ +) +" ,$?>[email protected]$," ,-$0(0($
sulung dan untuk gigi permanen sebesar [email protected]
F+-!"(/'+$ -+)<!$ 9,8)$ 2+)#,2,"0!"$ %+"0!"$
masa pertumbuhan gigi sebelum dan sesudah
gigi erupsi.6 Fluor bekerja dengan cara
menghambat metabolisme bakteri plak yang
dapat memfermentasi karbohidrat melalui
#(%)8-/(&$ !*! ( $ *!%!$ +"!'+&$ '+"<!%($ 9,8)$
apatit dengan menghasilkan enamel yang lebih
tahan terhadap asam.7
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
perbedaan konsumsi air sungai dan air sumur
/+) !$ -!"%,"0!"$ 9,8)$ %!&!'$ !()$ +)#!%!*$
kejadian karies pada anak usia 6-8 tahun
di Desa Kacangan, Kecamatan Todanan,
Kabupaten Blora. Manfaat penelitian ini
diharapkan mampu menambah pengetahuan
2!0($ '!/7!)!-! $ +" !"0$ *+)&,"7!$ 9,8)(%!$
dalam air minum untuk mencegah terjadinya
karies gigi.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian yang digunakan adalah
observasional analitik dengan rancangan cross
sectional, temapt penelitian di Desa Kacangan,
Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora
dan di “Balai Besar Teknologi Pencegahan
dipilih secara consecutive sampling dengan
mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi
sehingga diperoleh sebanyak 69 sampel.
Dalam penelitian ini pemeriksaan indeks
karies gigi menggunakan diagnostic set, kapas
/ +)(&1$ !&-8#8&$ G>E1$ 2+"0-8-1$ &+'2!)$ ("H8)'$
consent dan lembar pemeriksaan karies gigi.
I" ,-$*+'+)(-/!!"$-!%!)$9,8)$*!%!$!()$/,"0!($
dan air sumur menggunakan spektofotometri,
labu 50 ml, pipet, erlenmeyer, larutan SPADNS
dan larutan &,&1$()4>5*)".
Pengambilan data diperoleh dari hasil
pemeriksaan karies gigi pada sampel
yang sebelumnya telah diberi penjelasan
mengenai pemeriksaan yang akan dilakukan
menggunakan indeks DMF-T dengan kriteria
/!"0! $)+"%!#$$.>1>$J$K1K31$)+"%!#$.K1=$J$=1L31$
/+%!"0$ .=1G$ J$ ?1?31$ ("00($ .?1C$ J$ L1C31$ /!"0! $
("00($.M$L1L34$6+',%(!"$/!'*+&$!()$/,',)$%!"$
!()$ /,"0!($ %(&!-,-!"$ *+'+)(-/!!"$ -!%!)$ 9,8)$
dengan menggunakan spektrofotometri.
Data dalam penelitian ini dianalisa
menggunakan uji normalitas, uji homogenitas
serta uji ;7)<,-!&4=$ yang digunakan untuk
mengetahui perbedaan antara konsumsii air
sumur dan air sungai terhadap karies gigi.
HASIL PENELITIAN
Hasil pemeriksaan status karies gigi anak
yang mengonsumsi air sungai dan air sumur
dapat dilihat pada tabel 1. sebagai berikut :
Tabel 1. Hasil pemeriksaan status karies
No.
Konsumsi air
Status
karies
S a n g a t rendah
rendah
1
2
tinggi
Sangat
tinggi
Air sumur
Air sumur
di dusun ngebring
6
0
0
0
0
6
Air sumur
di dusun ngetrep
11
2
4
0
0
17
Air sumur
di dusun pancur
10
2
0
0
0
12
Air sumur
di dusun kacangan
6
2
5
1
0
14
Air sungai
0
3
7
10
0
20
69
Pencemaran Industri” Jalan Ki Mangunsarkoro
No. 6 Semarang. Subjek dalam penelitian ini
86
sedang
T o t a l
sampel
Rata-rata status karies gigi pada anak-anak
yang mengonsumsi air sungai dan air sumur
MEDALI JURNAL VOLUME 2 EDISI 1
MEDIA DENTAL INTELEKTUAL
Risqi;Putranto;Firdausy
dapat dilihat pada tabel 2. sebagai berikut :
Pencemaran Industri” dengan menggunakan
Tabel 2. Rata-rata status karies gigi pada anak-anak yang mengonsumsi air sungai dan air sumur
No.
Nama daerah sampel
1
Air sumur
Rata-rata status
karies gigi
kriteria
-
Dusun ngebring
0,33
Sangat rendah
-
Dusun pancur
0,66
Sangat rendah
-
Dusun ngetrep
1,17
Sangat rendah
2,14
Rendah
4,4
Sedang
Dusun kacangan
Air sungai
2.
N!/(&$*+'+)(-/!!"$-!%!)$9,8)$*!%!$/!'*+&$!()$ spektrofotometer yaitu dimana didapatkan
sumur dan air sungai dapat dilihat pada tabel 3. )! !D)! !$ -!%!)$ 9,8)$ %($ !()$ /,',)$ >1GP$ '0Q&$
sebagai berikut :
/+%!"0-!"$ -!%!)$ 9,8)$ %($ !()$ /,"0!($ /+2+/!)$
2!314#56#7!+(4#81,1*($+!!&#$!9!*#/%0*
Air Sumur
No
Dusun
Air Sungai
Kadar Fluor
No
Dusun
Kadar Fluor
1
Ngebring
0.072 mg/l
Rata-rata
0.072 mg/l
1
Kacangan
0.61 mg/l
2
Ngebring
0.82 mg/l
3
Pancur
0.93 mg/l
4
Ngetrep
0.76 mg/l
Rata-rata
0.78 mg/l
Sebelum dilakukan analisis statistik, dilakukan
uji homogenitas dan uji normalitas terlebih
dahulu, pada penelitian ini uji normalitas
menggunakan uji ,7&@)45<')">. Dari uji
"8)'!&( !/$ %(%!*! -!"$ "(&!($ .*B>1>C3$ 7!"0$
berarti bahwa data dalam penelitian ini
berdistribusi tidak normal. Setelah itu dilakukan
uji homogenitas dengan menggunakan uji
lavene’s test %(%!*! -!"$ 2!#O!$ "(&!($ .*M>1>C3$
yang berarti bahwa data dalam penelitian ini
memiliki varian data yang homogen.
Guna untuk membuktikan hipotesis dalam
penelitian ini dilakukan uji ;7)<,-!&4= jika
p<0,05 maka terdapat perbedaan konsumsi air
sumur dan air sungai terhadap karies gigi yang
hasilnya disajikan pada tabel 4. berikut :
>1>G=$ '0Q&1$ %('!"!$ -8"/+" )!/($ 9,8)(%!$ %($
air tanah biasanya lebih tinggi dibanding air
permukaan dikarenakan adanya interaksi
antara air dan batuan.3
Berdasarkan tabel 2. menunjukkan rata-rata
status karies gigi pada anak-anak di Dusun
Kacangan yaitu sebesar 2,14 berada pada
-)( +)(!$ )+"%!#$ %(/+2!2-!"$ 9,8)$ '+),*!-!"$
unsur kimia yang paling mudah berikatan
dengan unsur lain yang menyebabkan email
lebih tahan terhadap karies gigi.3
Rata-rata status karies gigi pada anak-anak
di Dusun Ngetrep sebesar 1,17 berada pada
kriteria sangat rendah karena frekuensi karies
0(0($)+"%!#$%($%!+)!#$%+"0!"$-!%!)$9,8)$;,-,*$
yaitu 0,75 mg/l atau lebih dan frekuensi karies
("00($ %($ %!+)!#$ %+"0!"$ -!%!)$ 9,8)$ )+"%!#$
Tabel 4. Hasil uji chi-square
yaitu 0,02 mg/l.8
R/7'*4:(04$.=D/(%+%3
Rata-rata status karies gigi pada anak-anak
Pearson ;7)<,-!&4=
0.000
di Dusun Ngebring sebesar 0,33 berada pada
kriteria sangat rendah hal ini disebabkan
karena dari 6 sampel yang diteliti sebagian
PEMBAHASAN
Dari
hasil
penelitian
yang
dilakukan besar jarang mengonsumsi makan makanan
'+","<,--!"$-!%!)$9,8)$%($!()$/,',)$&+2(#$ ("00($ yang manis dan setelah itu menggosok gigi
%(2!"%("0-!"$ -!%!)$ 9,8)$ %($ !()$ /,"0!(7!"0$ serta ditambah tingkat pengetahuan mengenai
diukur di “Balai Besar Teknologi Pencegahan kesehatan gigi dan mulut yang tinggi.
MEDALI JURNAL VOLUME 2 EDISI 1
MEDIA DENTAL INTELEKTUAL
87
PERBEDAAN KONSUMSI AIR SUMUR DAN AIR SUNGAI TERHADAP KARIES PADA
ANAK USIA 6-8 TAHUN
Rata-rata status karies gigi pada anak-anak
di Dusun Pancur sebesar 0,66 berada pada
kriteria sangat rendah hal ini disebabkan
karena anak-anak mempunyai kebiasaan
sering mengonsumsi makanan manis tetapi
setelah itu tidak menggosok gigi serta tingkat
pengetahuan yang kurang mengenai kesehatan
gigi dan mulut.
Rata-rata status karies gigi anak-anak yang
mengonsumsi air sungai sebesar 4,4 berada
pada kriteria sedang hal ini mungkin disebabkan
kesadaran anak-anak mengenai kesehatan
gigi dan mulut dengan cara menyikat gigi
atau berkumur setelah makan secara teratur
merupakan faktor yang sangat penting untuk
mempertahankan kebersihan mulut dan gigi
agar terhindar dari karies.9
Dari hasil uji ;7)<,-!&4=$@&8&$tabel 4. diperoleh
adanya perbedaan yang bermakna, maka
menunjukkan bahwa hipotesis dapat diterima
artinya status karies gigi pada anak-anak
yang mengkonsumsi air sungai lebih tinggi
dibandingkan anak-anak yang mengkonumsi
air sumur di Desa Kacangan, Kecamatan
Todanan, Kabupaten Blora. Hal ini dikarenakan
/+'!-("$ ("00($ -!%!)$ 9,8)$ %!&!'$ !()$ '(",'$
semakin rendah tingkat keparahan karies
0(0($ ."(&!($ SFTDU$ )+"%!#31$ %+'(-(!"$ *,&!$
sebaliknya.10
sebesar 4,4.
DAFTAR PUSTAKA
1. Yusuf, Y, Fatimah N dan Numlil K. Rusdi.
T*&"),&$F&*8!*?&*$T)4$U!1!4$N&4?&$+C$VI/$VW$
dan 18 RW 09 Kelurahan Kelapa Dua Wetan
F=;&1&3&*$ X)4&;&,$ Y&>&43&$ C)1!40Proseding
5+"+&( (!"$V(%!"0$W&',$X-/!- !YLKDPG$.=>KK3
2. Prananto, L.T.Analisa Kelayakan Air Waduk
Bentolo sebagai Sumber Air Baku di Kabupaten
Blora.Program Pasca Sarjana Universitas
S(*8"+08)8$.=>K=3
3. Musadad, A & Irianto, J.Pengaruh Penyediaan
Air Minum terhadap Kejadian Karies Gigi
Z,)&$ VI<DR$ C&7!*$ 8)$ 245A)*,)$ [email protected]&*?>&$
G=")3!*?$ 8&*$ [!,&$ C=*??&4&$ G&4&3$ PT*&"),),$
\&*]!3$ +),>=,8&,$ IJJWS.Jurnal
Ekologi
6+/+#! !"4Z.Z3YK>Z=DK>?L$.=>>G3
4. Rochmawati,
T.Gambaran
Karies
Gigi
Bedasarkan Kadar Fluor Air Sumur pada
Masyarakat di Kecamatan Asembagus,
Kabupaten Situbondo.Fakultas Kedokteran Gigi
I"([+)/( !/$\+'2+)$.=>K=3$
5. Agtini, M.D., Sintawati dan Indirawati Tjahja.
Fluor dan Kesehatan Gigi.Media Litbang
6+/+#! !"4]^$.=3Y=CDZK$.=>>C3$
6. Silitonga, H.E.Pengukuran Risio Kariess
sebagai Suatu Strategi Pencegahan Karies.
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatra
I !)!$.=>>G3
7. Angela, Ami.Pencegahan Primer pada Anak
:&*?$G=4),)>5$F&4)=,$C)*??).Majalah Kedokteran
_(0($.S+" 4$\34ZP.Z3YKZ>DKZ?$.=>>C3
8. Istanto, Eko A.Perbedaan Status Karies
^)?)$ @&8&$ +=1&]&$ Z,)&$ VD<VE$ C&7!*$
yang Mengkonsumsi Air Minum di Daerah
Pegunungan Kecamatan Boja dan Pesisir
Kecamatan Kendal Kota.Fakultas Kedokteran
KESIMPULAN
_(0($I"([+)/( !/$:,& !"$R0,"0$.=>KZ3
Kesimpulan berdasarkan hasil analisis dan 9. Radiah, Christy M dan Ni W. Mariati.Gambaran
Status Karies dan Pola Pemeliharaan Kesehatan
pembahasan adalah sebagai berikut :
^)?)$8&*$6!"!3$@&8&$6&7&,),'&$T,&"$C=4*&3=$8)$
1. Ada perbedaan status karies gigi pada anakManado4\,)"!&$+D_(0($.+_3.K.K3Y?CDCK$.=>KZ3
anak usia 6-8 tahun yang mengkonsumsi 10. Sunubi, Erni.Hubungan Kadar Fluor Air Minum
terhadap Karies Gigi pada Anak Sekolah Dasar
air sumur dan air sungai di Desa Kacangan,
di Kecamatan Landono Kabupaten Konawe
Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.
U="&3&*$ 245A)*,)$ U!"&'=,)$ C=*??&4&.Jurnal
2. 6!"%,"0!"$9,8)$%!&!'$!()$/,',)$%($S,/,"$
F!/7!)!-! $ X*(%(8'8&80($ W"%8"+/([email protected]$
Kacangan sebesar 0,61 mg/l dengan rata.=>>P3
3.
4.
5.
6.
rata status karies sebesar 2,14.
6!"%,"0!"$9,8)$%!&!'$!()$/,',)$%($S,/,"$
Pancur sebesar 0,93 mg/l dengan rata-rata
status karies sebesar 0,66.
6!"%,"0!"$9,8)$%!&!'$!()$/,',)$%($S,/,"$
Ngetrep sebesar 0,76 mg/l dengan ratarata status karies sebesar 1,17.
6!"%,"0!"$9,8)$%!&!'$!()$/,',)$%($S,/,"$
Ngebring sebesar 0,82 mg/l dengan ratarata status karies sebesar 0,33.
6!"%,"0!"$9,8)$%!&!'$!()$/,"0!($/+2+/!)$
0,072 mg/l dengan rata-rata status karies
88
MEDALI JURNAL VOLUME 2 EDISI 1
MEDIA DENTAL INTELEKTUAL
Fly UP