...

Jaringan Komputer - Gunadarma University

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

Jaringan Komputer - Gunadarma University
Jaringan Komputer
Hana Pertiwi S.T
Pertemuan 1 & 2 (10 maret 2014)
-
-
Ruang Lingkup Mata Kuliah
Apa itu jaringan computer
Pengguna jaringan computer
- Business application
- Home application
- Mobile users
Struktur Jaringan
Tipe Jaringan
Protokol
Model referensi OSI
Model referensi TCP/IP
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
1
Kelas 3KA21 & 3KA02
SEJARAH JARINGAN KOMPUTER
 Pada tahun 1940-an konsep jaringan komputer lahir di Amerika dari sebuah
proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset
Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken.
 Tahun 1950-an ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang
dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali
bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan.
Gambar 1 Jaringan komputer model TSS
 Tahun 1970-an, mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed
Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer
mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal
yang
tersambung secara seri
disetiap
host komputer.
Gambar 2 Jaringan komputer model distributed processing
 Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep
proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah
mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar
komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
2
mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN.
Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang
berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.
JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang
terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa
kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan
data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-samamenggunakan hardware/software yang
terhubung dengan jaringan.
Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node.
Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.
Server merupakan pelayanan atau induk dari kumpulan-kumpulan computer atau stasiun
kerja (workstation). Server bertugas mengoordinasi kerja dari stasiun kerja. Mengatur kegiatan
pengguna computer atau pemakai (user), dan memonitor kerja dari beberapa stasiun kerja
tersebut. Server juga berfungsi mengatur pemakai computer dalam menggunakan perangkat
lunak (software) ataupun perangkat keras (hardware).
Berdasarkan fungsinya server terbagi menjadi empat macam yaitu :
a) File server berfungsi untuk menangani (file) yang dapat diakses oleh client.
b) Print server berfungsi sebagai pengontrol printer yang dapat digunakan oleh client.
c) Web server berfungsi menangani halaman-halaman web yang dapat diakses oleh
browser.
d) Mail server berfungsi menangani surat elektronik.
Client adalah perangkat yang akan terhubung ke jaringan. Kebanyakan client tentu saja berupa
computer, tetapi dapat juga berupa perangkat keras lainnya. Seperti printer dan scanner. Kadangkadang pemakai computer disebut juga client. Ketika client meminta informasi, server akan
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
3
memberikan tanggapan dengan cara memberikan salinan informasi yang diminta oleh client.
Agar proses pertukaran itu sesuai dengan yang diharapkan oleh pengguna, di anatara server dan
client terdapat jembatan penghubung yang dinamakan protocol komunikasi. Protokol tersebut
berisi sejumlah tata cara atau langkah-langkah agar kedua computer tersebut saling
berkomunikasi dengan baik.
Ruang lingkup Jaringan Komputer
Manfaat Jaringan Komputer
• Berbagi Sumber Daya Pengguna jaringan computer memungkinkan pemakai computer
dapat mengakses suatu computer,printer,hard disk, dan perangkat keras lainnya secara
bersama-sama. Artinya , satu perangkat keras dapat dipakai bersama-sama oleh semua
pengguna dalam satu jaringan.
• Sarana Komunikasi
Dengan adanya dukungan jaringan computer, komunikasi dapat dilakukan lebih cepat.
Para pemakai computer dapat mengirimkan surat elektronik (e-mail) dengan mudah.
• Integrasi Data
Proses Pertukaran data dengan menggunakan jaringan computer memungkinkan
pengolahan data dapat dilakukan dan didistribusikan ke beberapa computer. Adanya
proses ini mengakibatkan terjadinya integrasi data yang dapat diakses secara cepat,tepat,
dan akurat.
• Keamanan Data
Jaringan computer dapat menyebabkan penyebaran virus secara merata kesemua
computer. Hal ini dapat di cegah dengan menanamkan antivirus di computer ente.
• Efisiensi Sumber Daya
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
4
Adanya sharing resources atau berbagi perangkat keras dapat menghemat biaya
pengadaan perangkat keras.
Penggunaan Jaringan Komputer
Aplikasi Bisnis (Business Application)
Banyak Perusahaan memiliki sejumlah besar computer. Biasanya perusahaan memiliki
computer yang terpisah untuk:
1. Memonitori produksi
2. Melacak persediaan dan
3. Melakukan daftar gaji
Home Application
Penggunaan popular dari internet untuk pengguna rumahan adalah sebagai berikut:
1. Browsing
2. Email, chatting, social networking
3. Game online
4. Electronic Commerce
Mobile Users: GPS dsb
JENIS JARINGAN KOMPUTER
Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu;
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah
gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali
digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi danworkstation dalam
kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya
(misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang
berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.
MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga
sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum.
MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan
televisi kabel.
3. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas,
seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan
mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi)
pemakai.
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
5
4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat
keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan
sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke
jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang
seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini
diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan
melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat
lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan
internet.
5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa
dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin
mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas
mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena
koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan
tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu
memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang
menggunakan kabel.
MODEL REFERENSI OSI DAN STANDARISASI
Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan
sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang
berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu
bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi
interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah
standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang
dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian
diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model
referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.
Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan
aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam
membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi
OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.
Tabel 1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet
MODEL OSI
NO. LAPISAN
TCP/IP
PROTOKOL TCP/IP
NAMA PROTOKOL
KEGUNAAN
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
6
7
Aplikasi
6
Presentasi
5
Sessi
4
Transport
3
Network
Protokol untuk distribusi IP pada
DHCP
(Dynamic
Host
jaringan dengan jumlah IP yang
Configuration Protocol)
terbatas
Data base nama domain mesin dan
DNS (Domain Name Server)
nomer IP
FTP (File Transfer Protocol) Protokol untuk transfer file
HTTP (HyperText Transfer Protokol untuk transfer file HTML
Protocol)
dan Web
MIME (Multipurpose Internet Protokol untuk mengirim file binary
Mail Extention)
dalam bentuk teks
NNTP
(Networ
News Protokol untuk menerima dan
Transfer Protocol)
mengirim newsgroup
Protokol untuk mengambil mail dari
POP (Post Office Protocol)
server
Aplikasi
Protokol untuk transfer berbagai
SMB (Server Message Block)
server file DOS dan Windows
SMTP (Simple Mail Transfer
Protokol untuk pertukaran mail
Protocol)
SNMP (Simple Network
Protokol untuk manejemen jaringan
Management Protocol)
Telnet
Protokol untuk akses dari jarak jauh
TFTP (Trivial FTP)
Protokol untuk transfer file
NETBIOS (Network Basic
BIOS jaringan standar
Input Output System)
RPC (Remote Procedure Call) Prosedur pemanggilan jarak jauh
Input Output untuk network jenis
SOCKET
BSD-UNIX
TCP (Transmission Control Protokol pertukaran data berorientasi
Protocol)
(connection oriented)
Transport
UDP
(User
Datagram Protokol pertukaran data nonProtocol)
orientasi (connectionless)
IP (Internet Protocol)
Protokol untuk menetapkan routing
RIP (Routing Information
Protokol untuk memilih routing
Protocol)
Internet ARP (Address Resolution Protokol
untuk
mendapatkan
Protocol)
informasi hardware dari nomer IP
Protokol
untuk
mendapatkan
RARP (Reverse ARP)
informasi nomer IP dari hardware
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
7
2
1
PPP (Point to Point Protocol) Protokol untuk point ke point
LLC
SLIP (Serial Line Internet Protokol
dengan
menggunakan
Datalink
Network
Protocol)
sambungan serial
Interface
MAC
Ethernet, FDDI, ISDN, ATM
Fisik
Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga
diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union),
ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information
Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of
Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan
vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar yang dihasilkan IEEE. Kita bisa lihat
misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan
telekomunikasi seperti yang tertera pada Tabel 2.
Tabel 2. Badan pekerja di IEEE
WORKING
BENTUK KEGIATAN
GROUP
Standarisasi interface lapisan atas HILI (High Level Interface) dan Data
IEEE802.1 Link termasuk
MAC (Medium Access Control) dan LLC (Logical Link Control)
IEEE802.2 Standarisasi lapisan LLC
Standarisasi lapisan MAC untuk CSMA/CD (10Base5, 10Base2, 10BaseT,
IEEE802.3
dll.)
IEEE802.4 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Bus
IEEE802.5 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Ring
Standarisasi lapisan MAC untuk MAN-DQDB (Metropolitan Area
IEEE802.6 Network-Distributed
Queue Dual Bus.)
IEEE802.7 Grup pendukung BTAG (Broadband Technical Advisory Group) pada LAN
IEEE802.8 Grup pendukung FOTAG (Fiber Optic Technical Advisory Group.)
Standarisasi ISDN (Integrated Services Digital Network) dan IS (Integrated
IEEE802.9
Services ) LAN
IEEE802.10 Standarisasi masalah pengamanan jaringan (LAN Security.)
IEEE802.11 Standarisasi masalah wireless LAN dan CSMA/CD bersama IEEE802.3
IEEE802.12 Standarisasi masalah 100VG-AnyLAN
IEEE802.14 Standarisasi masalah protocol CATV
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
8
TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer
lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, tokenring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan
kelebihan dan kekurangannya sendiri.
1. Topologi BUS
Topologi bus terlihat pada skema di atas.
Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe
ini yaitu:
Keuntungan:
- Hemat kabel
- Layout kabel sederhana
- Mudah dikembangkan
Kerugian:
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Kepadatan lalu lintas
- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh
2. Topologi TokenRING
Topologi TokenRING terlihat pada skema di
atas. Metode token-ring (sering disebut ring
saja) adalah cara menghubungkan komputer
sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap
simpul mempunyai tingkatan yang sama.
Jaringan akan disebut sebagai loop, data
dikirimkan kesetiap simpul dan setiap
informasi yang diterima simpul diperiksa
alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini
yaitu:
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
9
Keuntungan:
- Hemat kabel
Kerugian:
- Peka kesalahan
- Pengembangan jaringan lebih kaku
3. Topologi STAR
Merupakan kontrol terpusat, semua link harus
melewati pusat yang menyalurkan data tersebut
kesemua simpul atau client yang dipilihnya.
Simpul pusat dinamakan stasium primer atau
server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder
atau client server. Setelah hubungan jaringan
dimulai oleh server maka setiap client server
sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan
jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari
server. Terdapat keuntungan dan kerugian dari
tipe ini yaitu:
Keuntungan:
- Paling fleksibel
- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
- Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian:
- Boros kabel
- Perlu penanganan khusus
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
4. Topologi Peer-to-peer Network
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang
terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2
printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data
dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai
program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer
yang sama pada saat yang bersamaan.
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
10
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki
komputer „kuno‟, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium
II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua
komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem
jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana
sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.
Elemen Jaringan
1. Device
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
11

End Devices (Merupakan interface antara jaringan manusia dan jaringan
komunikasi) contohnya: computer, ip phone, dll
 Intermediate Device (memberikan konektivitas dan menjamin data
melewati padda jaringan ) contohnya: switch dan router
2. Medium
Kabel, Fiber Optics, wireless
3. Message
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
12
PROTOKOL
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya
hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.
TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol)Adalah standar
komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari
satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri
sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga
merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan
dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada
perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah
protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk
sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang
bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat
digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang
disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer
untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable
yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft
Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
UDP ( User Datagram Protokol)
UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP
yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless)
antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Protokol ini didefinisikan dalam
RFC 768.
Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian
nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet
seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah
komputer ke IP address.
Point-to-Point Protocol
Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah protokol enkapsulasi paket
jaringan yang banyak digunakan pada wide area network (WAN). Protokol ini merupakan
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
13
standar industri yang berjalan pada lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an
sebagai respons terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet
Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para kliennya.
Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik, mengingat kerja protokol ini
lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya
intervensi dari pengguna. Selain itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol
jaringan secara simultan. PPP didefinisikan pada RFC 1661 dan RFC 1662.
Serial Line Internet Protocol
Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui
saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan
konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara
perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
Internet Control Message Protocol (ICMP)
adalah salah satu protokol inti dari keluarga. ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam
hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu
pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima
Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket
yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya digunakan
oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan,
sebagai
contoh,
bahwa
komputer
tujuan
tidak
bisa
dijangkau.
POP3 (Post Office Protocol)
POP3 adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3, yakni protokol yang digunakan
untuk mengambil email dari email server. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email
yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email
tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan
hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke
jaringan
internet.
IMAP (Internet Message Access Protocol)
IMAP (Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil
e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia ambil,
membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang
ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya
memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.
SMTP
(Simple
Mail
Transfer
Protocol)
adalah suatu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
14
Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik
ke server surat elektronik penerima.
HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol yang digunakan oleh WWW (World Wide
Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke
client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga
web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
Contohnya bila kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser maka web
browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima
perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser.
Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.
HTTPS
HTTPS adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan
oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi
tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.
Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan
protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua
protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan
man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
SSH (Sucure Shell)
SSH adalah protocol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara dua
komputer. SSH dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak jauh mengirim file,
membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain-lain. Protocol ini mempunyai kelebihan disbanding
protocol yang sejenis seperti Telnet, FTP, Danrsh, karena SSH memiliki system
Otentikasi,Otorisasi, dan ekripsinya sendiri. Dengan begitu keamanan sebuah sesi komunikasi
melalui bantuan SSH ini menjadi lebih terjamin. SSH memang lebih aman dibandingkan dengan
protocol sejenis, tetapi protocol SSH tatap rentan terhadap beberapa jenis serangan tertentu. Pada
umumnya serangan ini ditunjukan Pada SSH versi pertama (SSH-1) yang memang memiliki
tingkat keamanan yang lebih lemah daripada SSH versi kedua (SSH-2). Salah satu serangan pada
SSH versi pertama adalah serangan MAN IN THE MIDDLE pada saat pertukaran kunci.
Protocol SSH serta algoritma yang digunakan pada kedua versi SSH, lalu serangan-serangan
yang terjadi pada SSH dan bagaimana SSH mengatasinya. Untuk meningkatkan keamanan pada
protocol SSH dapat dilakukan dengan cara menggunakan kartu Kriptografi untuk autentifkasi.
Telnet (Telecommunication network)
Adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network.
TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
15
Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko
keamanan.
FTP ( File Transfer Protocol )
FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol internet yang berjalan di dalam lapisan
aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin
dalam sebuah internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk
komunikasi data antara klien dan server, sehingga diantara kedua komponen tersebut akan
dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. FTP hanya menggunakan
metode autentikasi standar, yakni menggunakan User name dan paswordnya yang dikirim dalam
bentuk tidak terenkripsi. Pengguana terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya
untuk mengakses ,men-dawnload ,dan meng- updlot berkas- berkas yang ia kehenaki. Umumnya,
para pengguna daftar memiliki akses penuh terdapat berapa direkotri , sehingga mereka dapat
berkas , memuat dikotri dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat
juga menggunakan metode anonymous login,yakni dengan menggunakan nama pengguna
anonymous & password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail. Sebuah server FTP
diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format
ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
LDAP
LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) adalah protokol perangkat lunak untuk
memungkinkan semua orang mencari resource organisasi, perorangan dan lainnya, seperti file
atau printer di dalam jaringan baik di internet atau intranet. Protokol LDAP membentuk sebuah
direktori yang berisi hirarki pohon yang memiliki cabang, mulai dari negara (countries),
organisasi, departemen sampai dengan perorangan. Dengan menggunakan LDAP, seseorang
dapat mencari informasi mengenai orang lain tanpa mengetahui lokasi orang yang akan dicari
itu.
SSL (Secure Socket Layer)
SSL (Secure Socket Layer) adalah arguably internet yang paling banyak digunakan untuk
enkripsi. Ditambah lagi, SSL sigunakan tidak hanya keamanan koneksi web, tetapi untuk
berbagai
aplikasi
yang
memerlukan
enkripsi
jaringan
end-to-end.
Secure Sockets Layer (SSL) merupakan sistem yang digunakan untuk mengenkripsi
pengiriman informasi pada internet, sehingga data dapat dikirim dengan aman. Protokol SSL
mengatur keamanan dan integritas menggunakan enkripsi, autentikasi, dan kode autentikasi
pesan. SSL protocol menyedian privasi komunikasi di internet. SSL tidak mendukung
fileencryption, access-control, atau proteksi virus, jadi SSL tidak dapat membantu mengatur data
sensitif
setelah
dan
sebelum
pengiriman
yang
aman.
Protokol SSL terdiri dari dua sub-protokol: SSL record protocol dan SSL handshake
protocol. SSL record protocol mendefinisikan format yang digunakan untuk mentransmisikan
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
16
data. Sedangkan SSL handshake protocol melibatkan SSL record protocol untuk menukarkan
serangkaian pesan antara SSL enabled server dan SSL enable client ketika keduanya pertama
kali melakukan koneksi SSL.
MODEL REFERENSI TCP/IP
Model Referensi Jaringan TCP / IP adalah standar komunikasi data yang dipergunakan
oleh komunitas dalam proses tukar data dari komputer ke komputer yang lain dalam jaringan
komputer.
Protocol ini merupakan :
1. Kumpulan protocol ( Protocol suite )
2. Protocol yang paling banyak digunakan
3. Standar jaringan terbuka bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan
fisik yang digunakan.
Arsitektur protokol yang digunakan oleh Internet dan jaringan lainnya. TCP/IP
dikembangkan sebelum model OSI . Namun lapisan pada TCP/IP tidak cocok seluruhnya dengan
lapisan OSI. Protokol TCP/IP hanya dibuat 5 lapisan saja, yaitu: physical, data link, network,
transport dan application. lapisan aplikasi pada TCP/IP mencakup 3 lapisan OSI teratas. Khusus
layer ke 4, Protokol TCP/IP mendefinisikan 2 buah protokol yakni Transmission Control
Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). Pada lapisan ke 3, TCP/IP mendefiniskan
sebagai Internetworking Protocol (IP).
1. Physical Layer
TCP/IP mendukung semua standar dan proprietary protokol lain. lapisan ini
menentukan karakteristik media transmisi, rata-rata pensinyalan, serta skema
pengkodean sinyal dan sarana sistem pengiriman data ke device yang terhubung ke
network.
2. Data Link Layer.
Berkaitan dengan logical-interface diantara satu ujung sistem dan jaringan dan
melakukan
fragmentasi
atau
defragmentasi
datagram.
Proses pengiriman dan penerimaan packet dapat dilakukan oleh software device
driver dari network card/adapter yang digunakan. termasuk physical layer, yang
terdiri dari komponen fisik seperti hub, repeater, kabel jaringan (UTP, fibre, coaxial),
network cards, network connectors (RJ-45, BNC, dll) dan spesifikasi untuk sinyal
(level voltase, frekuensi, dll).
3. Network Layer Internet Protocol (IP).
Awalnya ditujukan untuk mengirimkan packet antar host di sebuah jaringan.
Pengembangan ke Internetworking, dimana jalur pengiriman packet dari sumber ke
tujuan melalui routing. Beberapa protokol bagian dari IP yaitu ICMP (menyediakan
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
17
informasi dianostik untuk pengiriman packet IP), IGMP (mengelola data multicast),
protokol routing seperti BGP, OSPF dan RIP.
Berkaitan dengan routing data dari sumber ke tujuan. Pelayanan pengiriman paket
elementer. Definisikan datagram (jika alamat tujuan tidak dalam jaringan lokal, diberi
gateway = device yang menswitch paket antara jaringan fisik yang beda; memutuskan
gateway yang digunakan). Pada lapisan ini TCP/IP mendukung IP dan didukung oleh
protokol lain yaitu RARP, ICMP, ARP dan IGMP.
A. Internetworking Protocol (IP)
mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP/IP. IP disebut juga unreliable dan
connectionless datagram protocol a best effort delivery service. IP
mentransportasikan data dalam paket yang disebut datagram.
B. Address Resolution Protocol (ARP)
digunakan untuk menyesuaikan alamat IP dengan alamat fisik (Physical address).
C. Reverse Address Resolution Protocol (RARP)
RARP membolehkan host menemukan alamat IP nya jika dia sudah tahu alamat
fisiknya. berlaku saat host baru terkoneksi ke jaringan.
D. Internet Control Message Protocol (ICMP)
suatu mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host dan gateway untuk
mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah kepada host pengirim.
E. Group Message Protocol (IGMP)
digunakan untuk memfasilitasi transmisi message yang simultan kepada
kelompok penerima.
4. Transport Layer.
Pada lapisan ini terbagi menjadi dua, UDP dan TCP :
A. User Datagram Protocol (UDP)
protokol process-to-process yang menambahkan hanya alamat port, check-sum
error control, dan panjang informasi data dari lapisan di atasnya.
B. Transmission Control Protocol (TCP)
menyediakan layanan penuh lapisan transpor untuk aplikasi. dikatakan protokol
transport untuk stream yang reliabel. koneksi end-to-end dibangun di kedua ujung
terminal
sebelum
mengirimkan
data.
(Connection
Oriented).
Menyediakan layanan pengiriman pesan dari ujung ke ujung yang dapat
dikategorikan sebagai:
a. Connection-oriented: TCP (byte-oriented) dan SCTP(stream-oriented)
b. Connectionless: UDP dan RTP (datagram)
5. Application Layer.
Mencakup presentation dan session layer dari model OSI, dimana layanan dari layer
tsb disediakan melalui libraries. Data user dikirimkan melalui jaringan diterima
melalui application layer, lalu diteruskan ke transport layer. Setiap aplikasi yang
menggunakan TCP atau UDP, membutuhkan port sebagai identitas aplikasi. Port
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
18
numbers (16 bit) digunakan oleh TCP atau UDP untuk membedakan setiap proses
yang menggunakan layanan mereka.
Sumber:
1. Anonim. “Jaringan”. [Online]. Tersedia: http://fadel05.tripod.com/network/jaringan.html.
[Maret 2014].
2. Anonim.
“Ruang
Lingkup
Jaringan
Komputer”.
[Online].
Tersedia:
http://kitashare.wordpress.com/2013/01/21/ruang-lingkup-jaringan-komputer/.
[Maret
2014].
3. http://dinda-rompas.blogspot.com/2012/11/pengertian-dan-jenis-jenis-protokol.html
4. http://luchktie.blogspot.com/2012/12/model-referensi-tcpip.html
5. Mujahidin. Jaringan Komputer.[Online]. Tersedia: “Mujahidin.staff.gunadarma.ac.id”.
[Maret 2014]
6. Prihanto, Harry. “Membangun Jaringan Komputer”. IlmuKomputer.com
7. Yuhefizar. “Sejarah Komputer”. IlmuKomputer.com
Universitas Gunadarma
Hana Pertiwi S.T
19
Fly UP