...

View/Open

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Description

Transcript

View/Open
ABSTRAK
Televisi menjadi salah satu media massa yang cukup berpengaruh. Tak
heran televisi sering dijadikan media untuk menyebarkan informasi, promosi,
kampanye, dan lain sebagainya. Periklanan pun sering menggunakan media
televisi meskipun biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit. Seperti iklan layanan
masyarakat yang dibuat oleh Energen yang bekerjasama dengan Pergizi Pangan
Indonesia. Pesan dalam iklan ini berupa ajakan untuk melakukan sarapan sehat
sebelum jam 9. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan
penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara tayangan
iklan Energen versi “Sarapan Sehat Sebelum Jam 9” dengan kesadaran khalayak
untuk sarapan sehat di pagi hari.
Metodologi penelitian yang digunakan adalah korelasional, dengan
responden siswa SMAN 6 Bandung. Teori yang digunakan adalah Teori Difusi
Inovasi. Indikator variabel X (tayangan iklan Energen), yaitu pemenuhan harapan,
model, slogan, dan emosi yang terlibat. Sedangkan indikator variabel Y
(kesadaran sarapan sehat di pagi hari), yaitu pengetahuan, persuasi, keputusan,
dan konfirmasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif
yang cukup berarti antara tayangan iklan Energen versi “Sarapan Sehat Sebelum
Jam 9” dengan kesadaran khalayak untuk sarapan sehat di pagi hari.
Kata Kunci: Iklan, Kesadaran, Energen, Sarapan Sehat
repository.unisba.ac.id
ABSTRACT
Television became one of the influential mass media. No wonder
television is often used as a medium to disseminate information, promotions,
campaigns, etc. Advertising also often use the medium of television though the
cost is not small. Such as public service announcements made by Energen in
cooperation with the Pergizi Pangan Indonesia. Messages in this advertisement
contains an invitation to do a healthy breakfast before 9 a.m. Based on this,
researchers interested in conducting research that aims to determine how the
relationship between advertising impressions Energen version of "Sarapan Sehat
Sebelum Jam 9" with the awareness of the public to do a healthy breakfast in the
morning.
The research methodology used is correlational, with respondents students
of SMAN 6 Bandung. The theory used is Diffusion of Innovation Theory.
Indicator variable X (Energen ad impressions), that is fulfillment of expectations,
models, slogans, and the emotions involved. While the indicator variable Y
(public awareness do a healthy breakfast in the morning), that is knowledge,
persuasion, decision, and confirmation.
Results from this research indicate that there is a significant positive
relationship between advertising impressions Energen version of "Sarapan Sehat
Sebelum Jam 9" with the awareness of the public to do a healthy breakfast in the
morning.
Keywords: Advertisement, Awareness, Energen, Healty Breakfast
repository.unisba.ac.id
Fly UP