...

BM - Bible for Children

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

BM - Bible for Children
Alkitab untuk Anak-anak
memperkenalkan
Perempuan di
sebuah Sumur
Allah menunjuk kepada Tuhan dalam Alkitab.
Penulis: Edward Hughes
Bergambar oleh: Lazarus
Disadur oleh: Ruth Klassen
Diterjemahkan oleh: Widi Astuti
Diproduksi oleh: Bible for Children
www.M1914.org
BFC
PO Box 3
Winnipeg, MB R3C 2G1
Canada
©2007 Bible for Children, Inc.
Ijin: Saudara mempunyai hak untuk mengkopi atau mencetak cerita ini,
sepanjang tidak untuk dijual.
Yesus dan murid-muridNya mengadakan perjalanan
melewati tanah Samaria. Mereka sampai di sebuah
kota yang bernama Sikhar.
Disana ada sebuah sumur, dimana orang-orang
Sikhar mengambil air minum. Yakub, bapa orang
Israel, menggali sumur itu bertahun-tahun yang
lalu.
Di tengah hari biasanya cuaca sangat panas.
Kelelahan, Yesus duduk di dekat sumur sementara
murid-muridNya pergi ke Sikhar untuk membeli
makanan.
Yesus sendirian – tetapi tidak terlalu
lama. Seorang perempuan yang
tinggal di Sikhar datang
untuk menimba air.
“Berikan Aku minum,”
Yesus berkata
kepada perempuan
itu.
Perempuan itu sangat
heran. “Bagaimana
mungkin Engkau,
seorang Yahudi,
meminta minum
kepadaku, seorang
perempuan Samaria?”
dia bertanya. Pada
saat itu, orang-orang
Yahudi tidak
berhubungan dengan
orang-orang Samaria.
Mungkin dia merasa
lebih heran lagi saat
Yesus berkata, “Jika
kamu tahu siapa Aku,
kamu akan meminta
daripadaKu air
kehidupan.”
Perempuan itu
berkata kepada
Yesus, “Tuan, Engkau
tidak punya apa-apa
untuk menimba, dan
sumur ini dalam.
Dimana Engkau akan
mendapatkan air
kehidupan? Apakah
Engkau lebih besar
dari bapa kami,
Yakub, yang
memberikan sumur
ini kepada kami . . . ?”
“Barang siapa yang minum air ini, ia akan haus lagi,”
Yesus berkata kepada perempuan itu. “Tetapi
barangsiapa yang minum air yang
akan Kuberikan kepadanya, ia
tidak akan haus untuk selamalamanya. Air yang akan
Kuberikan kepadanya . . . akan
menjadi mata air di dalam
dirinya yang akan terus
menerus memancar
sampai kepada hidup
yang kekal.” “Tuhan
berikan air itu
kepadaku . . .”
perempuan itu
berkata.
Yesus meminta kepada perempuan itu untuk pergi
dan memanggil suaminya. “Aku tidak punya suami,”
perempuan itu menjawab. “Kamu sudah mempunyai
lima suami,” jawab Yesus. “Dan yang sekarang ada
padamu bukan suamimu.”
Perempuan itu mengenali bahwa Yesus adalah
seorang nabi. Dia mencoba bertanya kepadaNya
untuk berdebat tentang dimana mereka memuji
Tuhan: Yerusalem atau gunung kudus Samaria.
Tetapi Yesus menjawab bahwa penyembahpenyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh
dan kebenaran.
Aku tahu bahwa Mesias akan datang,” perempuan
itu berkata kepada Yesus. “Saat Dia datang, Dia
akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.”
“Akulah Dia yang sedang berkata-kata dengan
engkau,” Yesus berkata kepadanya. Pada waktu itu
datanglah murid-muridNya. Perempuan itu
meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke
kota.
“Mari, lihat! Di sana ada
seorang yang
mengatakan kepadaku
segala sesuatu yang
telah kuperbuat.
Perempuan untuk
berkata kepada
orang-orang di
Sikhar.
“Mungkinkah Dia
Kristus itu?”
Orang-orang
meninggalkan
kota dan
melihat Yesus.
Sementara itu, murid-muridNya mengajak Dia
untuk makan. Tetapi Yesus berkata, “MakananKu
adalah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku
dan menyelesaikan pekerjaanNya.” PekerjaanNya
adalah untuk membawa orang-orang kepada Tuhan.
Banyak orang Samaria percaya dalam Dia sebab
perkataan perempuan itu. Mereka meminta Yesus
untuk tinggal
bersama
mereka; dan
Dia tinggal
bersama
mereka selama
dua hari.
Lebih banyak lagi orang yang percaya karena
perkataan Yesus sendiri. Mereka berkata, “ . . .
kami sendiri
telah
mendengar Dia
dan kami tahu,
bahwa Dialah
benar-benar
Juruselamat
dunia.”
Perempuan di sebuah Sumur
satu cerita dari Firman Tuhan, Alkitab,
terdapat dalam
Yohanes 4
“Jika tersingkap, firman-firmanMu
memberi pengertian.” Mazmur 119:130
TAMAT
47
60
Cerita Alkitab ini mengatakan pada kita tentang Allah kita yang
hebat yang telah menciptakan kita dan ingin kita mengenal Dia.
Allah tahu kita telah berbuat hal yang buruk, yang Ia sebut
dosa. Hukum dosa ialah maut, tapi Allah sangat mengasihi kita.
Ia mengutus putraNya, Yesus, untuk mati di kayu salib dan
dihukum karena dosa-dosa kita. Kemudian Yesus hidup kembali
dan pergi ke Surga! Jika kamu percaya pada Yesus dan minta
Dia mengampuni dosa-dosamu, Ia akan melakukannya! Ia akan
datang dan tinggal di dalammu sekarang, dan kamu akan hidup
bersama Dia selamanya.
Jika kamu ingin berbalik dari dosa-dosamu, katakan ini pada
Allah:
Allah yang baik, aku percaya bahwa Yesus telah mati untukku
dan sekarang hidup kembali. Datanglah dalam hidupku dan
ampunilah dosa-dosaku, agar aku dapat memiliki hidup yang baru
sekarang, dan suatu saat nanti pergi bersamaMu selamanya.
Tolonglah aku untuk hidup bagiMu sebagai anakMu. Amin.
Bacalah Alkitab dan berbicaralah pada Allah setiap hari!
Yohanes 3:16
Fly UP