...

Gerakan Menanam 1 Milyar Pohon

by user

on
Category: Documents
1

views

Report

Comments

Transcript

Gerakan Menanam 1 Milyar Pohon
Gerakan Menanam 1 Milyar Pohon
Lingkungan hidup adalah tempat manusia hidup saat ini dan masa datang.
Gangguan terhadap kelangsungan hidup dapat mengancam kelangsungan hidup
manusia. Penghijauan adalah satu kunci utama keberhasilan meningkatkan
kualitas lingkungan hidup. Gerakan Menanam 1 Milyar Pohon adalah program
dunia untuk mengatasi krisis lingkungan hidup di bumi.
Gerakan penanaman 1 milyar pohon adalah partisipasi yang didorong oleh
kesadaran, kemauan dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Program gerakan penanaman 1 milyar pohon harus terus digalakkan untuk
memberikan kontribusi nyata dan bentuk kepedulian bangsa Indonesia terhadap
perbaikan lingkungan global.
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki hutan yang cukup luas di
dunia. Tentu saja hutan yang ada di Indonesia sangat berarti bagi kehidupan
masyarakat. Akhir-akhir ini kita menyaksikan adanya perjanjian-perjanjian antar
negara dalam upaya penyelamatan hutan. di Indonesia sendiri, luas hutan terus
berkurang sepanjang tahun dan terjadi kerusakan hutan oleh orang-orang yang
tidak bertanggung jawab. Hutan terdiri dari banyak pohon yang tidak sejenis
namun memiliki manfaat yang sama.
Pada situasi saat ini, diharapkan setiap orang menyadari betapa pentingnya
keberadaan hutan bagi kehidupan umat manusia. Walaupun satu pohon
merupakan bagian kecil dari hutan yang luas, tetapi fungsinya tidak sekecil
pandangan
kita
terhadap
jumlahnya.
Keadaan hutan di Indonesia saat ini sungguh memprihatinkan. Penebangan
liar(Illegal Logging) tak henti-hentinya beroperasi dan pembakaran hutan yang
meluas masih terjadi saat ini. Manusia jugalah yang merasakan dampaknya
seperti kebanjiran, penipisan ozon, dan lain sebagainya. Kondisi hutan Indonesia
semakin parah. Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mencatat, kini hanya 32 juta
hektare (ha) hutan berada dalam kondisi baik dari total 109 juta ha kawasan
hutan Indonesia. Sisanya, 77 juta ha tengah dalam kondisi kritis. jelas akan
mengancam
lingkungan
dan
ketersediaan
air.
Salah satu permasalahan di perkotaan yaitu jumlah polusi yang dihasilkan dari
pembakaran, gas buang kendaraan, gas industri dan lain sebagainya.
Dengan menanam pohon, diharapkan mampu mereduksi dampak perubahan
iklim, termasuk emisi gas karbon. Satu pohon dapat menghasilkan 20 juta
kandungan oksigen yang dihirup umat manusia. Itulah sebabnya maka gerakan
penanaman dan pemeliharaan pohon, harus terus digelorakan dan dilakukan
secara kontinyu. Keberhasilan program itu membutuhkan partisipasi seluruh
komponen bangsa, mulai dari pemerintah, masyarakat, organisasi-organisasi
kemasyarakatan, swasta, dan kalangan BUMN untuk mendukung suksesnya
“Gerakan Penanaman 1 Milyar Pohon” Indonesia untuk Dunia.
Gerakan penanaman dan pemeliharaan pohon, harus terus digelorakan dan
dilakukan secara kontinyu pada setiap tahun masa tanam. Dalam waktu 5 sampai
10 tahun mendatang, bangsa Indonesia akan menikmati indahnya bumi
Indonesia hijau berseri dengan masyarakatnya yang sejahtera, jauh dari bencana
Program Penanaman Pohon
Upaya menumbuhkan budaya menanam di masyarakat dilakukan Kementerian
Kehutanan melalui berbagai program penanaman. Tercatat program yang telah
dilaksanakan antara lain Aksi Penanaman Serentak Indonesia (tahun 2007 dan
2008), Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (tahun 2007),
Pencanangan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional
(tahun 2008), serta Satu Orang Satu Pohon (One Man One Tree – tahun 2009).
Keberhasilan seluruh program tersebut memacu pemerintah untuk meluncurkan
program Penanaman 1 Milyar Pohon tahun 2010 dengan motto “Satu Miliar Pohon
Indonesia untuk Dunia” atau “One Billion Indonesian Trees for the World”.
Penyediaan bibit direncanakan melalui anggaran DIPA BA tahun 2010 sebanyak
36 juta batang, partisipasi para pihak (swasta, BUMN, LSM, Pemda, lembaga
donor) 300 juta batang, Hutan Kemasyarakatan dan Hutan Desa 320 juta batang,
Rehabilitasi Hutan dan Lahan Daerah Aliran Sungai 300 juta batang, serta Hutan
Rakyat Kemitraan sebanyak 50 juta batang.
Melalui program Penanaman 1 Milyar Pohon Tahun 2010 Kementerian Kehutanan
juga berupaya untuk sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
terutama yang tinggal di sekitar hutan. Beberapa skema yang ditempuh
Kementerian Kehutanan adalah melalui Hutan Kemasyarakatan, dimana tahun
2010 ini direncanakan seluas 210.749,64 ha, Hutan Rakyat Kemitraan seluas
203.833 ha, Hutan Desa seluas 10.310 ha, dan pencadangan Hutan Tanaman
Rakyat mencapai 480.303 ha. Total luas seluruh skema tersebut mencapai
905.195,64 ha. Apabila setiap Kepala Keluarga (KK) diberikan ijin kelola rata-rata
seluas 15 ha, dan melibatkan 4 orang sebagai tenaga kerja, maka sedikitnya
60.346 KK atau 241.384 tenaga kerja terserap dalam pengelolaan hutan ini.
Apabila setiap hektare yang dikelola masyarakat dapat menghasilkan 200 m3
kayu dengan harga Rp. 500.000,00/m3, maka setiap hektare lahan dapat
menghasilkan 100 juta rupiah, atau Rp 1,5 milyar setiap KK.
Selain program Penanaman 1 Miliar Pohon tahun 2010, suksesnya program One
Man One Tree tahun 2009 juga masih dapat ditingkatkan. Apabila pada tahun
2009, 1 orang menanam 1 pohon selama kurun waktu 1 tahun ditingkatkan
menjadi 1 orang menanam 1 pohon setiap bulan selama kurun waktu 1 tahun,
maka dalam waktu 1 tahun akan tertanam 2,76 milyar pohon!
Tahun 2009, telah sukses dilakukan penanaman 230 juta pohon melalui Gerakan
One Man One Tree. Pada tahun 2010 ini kita bangsa Indonesia akan melakukan
penanaman dan pemeliharaan 1 milyar pohon. Penanaman dan pemeliharaan
pohon, bertujuan untuk perbaikan lingkungan, rehabilitasi hutan, lahan, tanah
dan air, serta mengendalikan bencana banjir, longsor dan kekeringan.
Untuk memenuhi penyediaan bibit sebanyak 1 milyar pohon, direncanakan
sumber bibit berasal dari sumber anggaran DIPA BA tahun 2010 sebanyak 36 juta
batang, partisipasi para pihak, seperti swasta, BUMN, LSM, Pemda dan lembaga
donor, sebanyak 300 juta batang, hutan Kemasyarakatan dan Hutan Desa, seluas
500.000 ha (200.000 ha di Hutan Lindung dan 300 ha di Hutan Produksi), dengan
jumlah bibit keseluruhan 320 juta batang.
Juga RHL DAS seluas 300.000 ha dengan jumlah bibit 300 juta batang dan hutan
Rakyat Kemitraan seluas 50.000 ha dengan jumlah bibit 50 juta batang.
Manfaat Menanam Pohon
Manfaat satu pohon dalam hutan yang ada di perkotaan ataupun di lingkungan
masyarakat. Potensi hutan yang luasnya 1 ha memiliki 350 pohon dengan ratarata diameter 36 cm. Potensi penyimpanan karbon pohon dengan umur tegakan
30 tahun sebesar 147,84 ton/ha.
Potensi penyimpanan oksigen terbesar pada bagian pohon :
1.Batang ( 73,46% )
2.Cabang ( 16,14 % )
3.Kulit ( 6,99 % )
4.Daun ( 3,17 % ) dan
5.Bunga-buah ( 0,24 % )
Dari data tersebut dapat diketahui kemampuan satu pohon yaitu menyerap 14
kg/tahun.
Dari hasil penelitian diperoleh nilai debit andalan yang dapat dipergunakan pada
musim kemarau sebesar 1,82 liter/detik yang terjadi pada bulan Agustus dan
September, sedangkan pada musim penghujan debit yang dapat dimanfaatkan
sebesar 29,82 – 67,55 liter/detik. Dengan demikaian 1 ha hutan dapat memenuhi
air bersih hingga 19 orang dimana 1 pohon dalam hutan tersebut memberi
kontribusi sebesar 0,3 persen.
Melihat manfaat pohon ternyata peran satu pohon di hutan sangat besar apalagi
secara keseluruhan hutan. Dengan demikian manusia tidak boleh menganggap
kecil peran pohon dan merusaknya begitu saja. Masyarakat bumi tidak dapat
pungkiri bahwa akan tergantung pada hutan. Begitu banyak manfaat hutan dalam
menyokong kehidupan manusia dan banyak pula cara kita untuk
mempertahankan
kelestarian
hutan.
Keberadaan hutan adalah anugerah bagi manusia. Marilah berasama-sama
melestarikan hutan yang tersisa saat ini.
Melakukan penghijauan tak hanya bermanfaat untuk peningkatan kualitas
kesehatan dan keindahan. Penghijauan ternyata juga dapat mengurangi risiko
terjadinya kebakaran. Api yang menyala sendiri tersebut disebabkan tidak ada
media yang dapat menahan panas bumi. Kalau banyak pepohonan, maka ada
media yang menyerap panas yang dikeluarkan bumi.
Melalui program Penanaman 1 Milyar Pohon Tahun 2010
berupaya untuk
sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang tinggal di
sekitar hutan. Beberapa skema yang ditempuh Kementerian Kehutanan adalah
melalui Hutan Kemasyarakatan, di mana tahun 2010 ini direncanakan seluas
210.749,64 ha, Hutan Rakyat Kemitraan seluas 203.833 ha, Hutan Desa seluas
10.310 ha, dan pencadangan Hutan Tanaman Rakyat mencapai 480.303 ha. Total
luas seluruh skema tersebut mencapai 905.195,64 ha. Apabila setiap Kepala
Keluarga (KK) diberikan ijin kelola rata-rata seluas 15 ha, dan melibatkan 4 orang
sebagai tenaga kerja, maka sedikitnya 60.346 KK atau 241.384 tenaga kerja
terserap dalam pengelolaan hutan ini. Apabila setiap hektare yang dikelola
masyarakat dapat menghasilkan 200 m3 kayu dengan harga Rp. 500.000,00/m3,
maka setiap hektare lahan dapat menghasilkan 100 juta rupiah, atau Rp 1,5
miliar setiap KK.
Selain program Penanaman 1 Milyar Pohon tahun 2010, suksesnya program One
Man One Tree tahun 2009 juga masih dapat ditingkatkan. Apabila pada tahun
2009, 1 orang menanam 1 pohon selama kurun waktu 1 tahun ditingkatkan
menjadi 1 orang menanam 1 pohon setiap bulan selama kurun waktu 1 tahun,
maka dalam waktu 1 tahun akan tertanam 2,76 miliar pohon!
Secara individu, secara keluarga, kelompok, RT, RW, Desa, Kelurahan,
Kecamatan, Wilayah, hingga Pemerintah Daerah harus diupayakan berpartisipasi
melakukan penanaman pohon.
Kepedulian ini harus dimulai dari diri sendiri, mulai dari lingkungan, mulai saat
ini. Mari bersama kita sukseskan Penanaman 1 Milliar Pohon Tahun 2010,
Program yang telah dilaksanakan antara lain Aksi Penanaman Serentak Indonesia
(tahun 2007 dan 2008), Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (tahun
2007), Pencanangan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam
Nasional (tahun 2008), serta Satu Orang Satu Pohon (One Man One Tree – tahun
2009).
Hal penting yang harus diperhatikan dalam upaya pelestarian hutan adalah
kepedulian terhadap hutan mulai dari bagian terkecil khususnya pohon.
Disamping upaya penanaman 1 milyar pohon itu, pemerintah harus lebih tegas
lagi mengeluarkan kebijakan dalam menangani masalah hutan. Komunikasi dan
informasi dalam masyarakat tentang kelestarian hutan harus berjalan dengan
baik.
Sumber http://www.dephut.go.id/ dan berbagai sumber lainnya
Fly UP