...

Soal dan Kunci Jawaban Seleksi Olimpiade Sains

by user

on
Category: Documents
11

views

Report

Comments

Transcript

Soal dan Kunci Jawaban Seleksi Olimpiade Sains
HAK CIPTA
OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2015
SELEKSI KABUPATEN / KOTA
Kimia
UjianTeori
Waktu: 120 menit
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS
2015
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
DILINDUNGI UNDANG UNDANG
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
Petunjuk
1. Isilah Biodata anda dengan lengkap di lembar yang tersedia
2. Soal Teori ini terdiri dari dua bagian :
A. 25 soal pilihan Ganda = 50 poin
B. 5 Nomor soal essay = 103 poin
TOTAL
= 153 poin
3. Waktu yang disediakan: 120 menit.
4. Semua jawaban harus ditulis di lembar jawaban yang tersedia
5. Diperkenankan menggunakan kalkulator.
6. Diberikan Tabel periodik Unsur.
7. Anda dapat mulai bekerja bila sudah ada tanda mulai dari pengawas.
8. Anda harus segera berhenti bekerja bila ada tanda berhenti dari Pengawas.
9. Letakkan jawaban anda di meja sebelah kanan dan segera meninggalkan ruangan.
10. Anda dapat membawa pulang soal ujian !!
OSK 2015
ii
LEMBAR JAWABAN
Bagian A
Beri Tanda Silang (X) pada Jawaban Yang Anda Pilih
Jawaban
No
Jawaban
1
A
B
C
D
E
16
A
B
C
D
E
2
A
B
C
D
E
17
A
B
C
D
E
3
A
B
C
D
E
18
A
B
C
D
E
4
A
B
C
D
E
19
A
B
C
D
E
5
A
B
C
D
E
20
A
B
C
D
E
6
A
B
C
D
E
21
A
B
C
D
E
7
A
B
C
D
E
22
A
B
C
D
E
8
A
B
C
D
E
23
A
B
C
D
E
9
A
B
C
D
E
24
A
B
C
D
E
10
A
B
C
D
E
25
A
B
C
D
E
11
A
B
C
D
E
12
A
B
C
D
E
13
A
B
C
D
E
14
A
B
C
D
E
15
A
B
C
D
E
OSK 2015
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
No
iii
OSK 2015
iv
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
Tetapan dan Rumus
Tetapan gas universal, R
Tekanan gas
Volume gas ideal (S,T,P)
NA = 6.022∙1023 partikel.mol–1
R = 0,08205 L·atm/mol·K
= 8,3145 L·kPa/mol·K
= 8,3145 x107 erg/mol·K
= 8,3145 J/mol·K
= 1,987 kal/mol·K
= 62,364 L·torr/mol·K
1 atm = 101,32 kPa
1 atm=760 mmHg =760 torr
= 101325 Pa = 1,01325 bar
1 torr = 133,322 Pa
1 bar = 105 Pa
1 Pa = 1 N/m2= 1 kg/(m.s2)
22,4 liter/mol = 22,4 dm3/mol
Energi
1 kal = 4,182 J
1 J = 1 L·kPa
Persamaan gas Ideal
PV= nRT
Tekanan Osmosis pada larutan
 = M RT
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
Bilangan Avogadro
Tetapan Kesetimbangan air (Kw) pada 25oC
Kw= 1,0x10-14
Tetapan kesetimbangan dan tekanan parsial
Kp = Kc(RT)∆n
gas
−∆ 1
Temperatur dan Tetapan kesetimbangan
ln  =
( ) + 


Tetapan Faraday
F = 96500 C/mol elektron
Muatan elektron
1,6022 x 10-19 C
Ampere (A) dan Coulomb (C)
A =C/det
Reaksi orde pertama: AB
Reaksi orde kedua: AB
OSK 2015
v
A. Pilih jawaban yang paling tepat ( 25 soal @ 2 poin)
A. SiF4
B. SiF3
C. Si2F8
D. Si2F6
E. Si3F9
2.
Dari persamaan reaksi berikut ini, yang merupakan reaksi oksidasi-reduksi adalah :
A.
B.
C.
D.
E.
2HCl(aq) + Mg(s)  MgCl2(aq) + H2(g)
Na2O(s) + H2O(l)  2NaOH(aq)
CO2(g) + H2O(l)  H2CO3(aq)
CaO(s) + SO3(g) CaSO4(s)
NH3(g) + HCl(g)  NH4Cl(s)
3. Konsentrasi (dalam satuan molalitas) senyawa para-diklorobenzena (C6H4Cl2) dalam
suatu larutan yang dibuat dengan cara melarutkan 2,65 g C6H4Cl2 dalam 50 mL
benzena (densitas = 0,879 g/mL) adalah :
A.
B.
C.
D.
E.
0,018 m
0,041 m
0,180 m
0,410 m
1,810 m
4. Titanium(IV)oksida secara luas digunakan dalam industri cat sebagai pigmen putih.
Senyawa ini larut dalam asam sulfat pekat panas sesuai persamaan reaksi berikut,
TiO2 (s) + H2SO4 (aq)  (TiO)2+ (aq) + SO42- (aq) + H2O (l).
Pernyataan yang tepat untuk menyatakan jenis reaksi tersebut adalah :
A. Asam-basa
B. pembentukan ion kompleks
C. dehidrasi
D. pertukaran
E. redoks.
5. Di antara pernyataan berikut yang benar adalah :
A. 18O dan 19F mempunyai jumlah neutron sama.
B. 14C dan 14N adalah isotop karena nomor massanya sama .
C. 18O-2 mempunyai jumlah elektron yang sama dengan 20Ne.
D. A dan B benar.
E. A dan C benar
OSK 2015
1
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
1. Hasil analisis senyawa berupa gas menunjukkan kandungan (% massa) 33,0% Si dan
67,0% F. Pada temperatur 35oC, sebanyak 0,210 L senyawa tersebut memberikan
tekanan 1,70 atm. Jika massa 0,210 L senyawa tersebut adalah 2,40 g, maka rumus
molekulnya adalah :
6. Dari serangkaian diagram berikut ini, diagram yang terbaik untuk menjelaskan jari-jari
relatif dari atom dan ion natrium serta atom klor dan ion klorida adalah :
7. Energi ionisasi kedua kalsium adalah 1150 kJ.mol-1. Di antara persamaan reaksi
termokimia berikut yang menggambarkan energi ionisasi kedua kalsium adalah :
A. Ca(g)  Ca2+(g) + 2eB. Ca+(g)  Ca2+(g) + eC. Ca+(g)  Ca2+(g) + eD. Ca(s)  Ca2+(g) + 2eE. Ca+(s)  Ca2+(g) + e-
H° = + 1150 kJ/mol.
H° = + 1150 kJ/mol.
H° = - 1150 kJ/mol.
H° = + 1150 kJ/mol.
H° = - 1150 kJ/mol
8. Diagram berikut ini menggambarkan suatu percobaan untuk pembuatan dan
pengumpulan gas SO2. Ternyata setelah dilakukan percobaan, percobaan dengan
sistem tersebut gagal (tidak dapat mengumpulkan gas SO2).
Di antara modifikasi berikut yang akan membuat eksperimen ini berhasil untuk
memperoleh gas SO2 adalah :
A. Menghilangkan labu P seluruhnya.
B. Menghilangkan labu Q seluruhnya
C. Memakai asam sulfat encer pengganti asam hidroklorida.
D. Memakai air dalam labu P pengganti akua kalium hidroksida.
E. Pengumpulan dengan cara pemindahan ke atas.
OSK 2015
2
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
Jwab: B
9. Anda mempunyai zat berikut ini:
i.
ii.
iii.
Kristal garam NaCl
Lelehan garam NaCl
Larutan garam NaCl
Yang dapat menghantarkan listrik adalah :
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
A. i dan ii
B. i dan iii
C. ii dan iii
D. i, ii, dan iii
E. hanya iii
10. Yang merupakan diagram orbital hibrida dari boron dalam BF3 adalah :
Jawab:E
11. Dalam molekul 1-butena, atom karbon yang diberi label 1 mempunyai hibridisasi
A. sp2
B. sp3
C. sp4
D. sp
E. sp3d
OSK 2015
3
12. Di antara pasangan molekul berikut yang mempunyai geometri sama adalah :
A. AlCl3 dan BCl3
B. AlCl3 dan PCl3
C. BF3 dan NH3
D. BeCl2 dan H2O
E. CO2 dan SO2.
A. SO2, NO2+, dan ClO2–
B. SO2 dan CO2
C. SO2 dan NO2+
D. CO2 dan ClO2–
E. CO2 dan NO2+
14. Satu dari struktur resonansi ion OCN– yang digambarkan di bawah ini
Muatan formal untuk setiap atom dalam struktur resonansi di atas adalah :
A. atom O = –1, atom C atom = –1, dan atom N = +1
B. atom O = 0, atom C = 0, dan atom N = –1
C. atom O = –1, C atom = 0, dan atom N = 0
D. atom O = 0, C atom = 0, dan atom N = 0
E. atom O = +1, atom C = 0, dan atom N = –2
15. Persamaan reaksi kimia yang menunjukkan hubungan Kp = Kc adalah :
A. MgCO3 (s) + 2 HCl (g) ⇌MgCl2 (s) + CO2 (g) + H2O (l)
B. C (s) + O2 (g) ⇌ CO2 (g)
C. CH4 (g) + 2O2 (g) ⇌ CO2 (g) + 2H2O (l)
D. Zn (s) + 2 HCl (aq) ⇌ H2 (g) + ZnCl2 (aq)
E. 2N2 (g) + 5O2 (g) ⇌ 2N2O5 (g)
16. Dalam suatu wadah tertutup yang suhunya 25 oC, sejumlah ammonium karbamat
(N2H6CO2) menyublim dan terdisosiasi menjadi ammoniak (NH3) serta karbondioksida
(CO2) sesuai persamaan reaksi berikut:
N2H6CO2 (s)  2 NH3 (g) + CO2 (g).
Setelah didiamkan beberapa lama, terjadi kesetimbangan dengan tekanan total gas
sebesar 0,116 atm. Nilai Kp untuk reaksi tersebut adalah :
A. 4,20 x 10-3
B. 2,99 x 10-3
C. 4, 64 x 10-4
D. 3,40 x 10-4
E. 2,31 x 10-4
OSK 2015
4
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
13. Di antara molekul atau ion berikut : SO2, CO2, NO2+, ClO2–, molekul atau ion yang
isoelektronik adalah :
A. Larutan NH4Cl
(Kb NH4OH = 2,0 x 10-5)
B. Larutan (NH4)2SO4
(Kb NH4OH = 2,0 x 10-5)
C. Larutan NaClO
(Ka HClO
= 3,4 x 10-8)
D. Larutan NaCN
(Ka HCN
= 4,0 x 10-10)
E. Larutan Na2S
(Ka H2S
= 1,3 x 10-20)
18. Dalam fotografi, padatan AgBr yang tersisa dilarutkan dalam larutan Na2S2O3. Ion Ag+
bereaksi dengan ion S2O32 membentuk senyawa kompleks [Ag(S2O3)2]3, dengan
persamaan reaksi sebagai berikut :
AgBr (s) ⇌ Ag+ (aq) + Br (aq)
Ksp = 5,4 x 1013
Ag+ (aq) + 2 S2O32(aq) ⇌ [Ag(S2O3)2]3 (aq) Kf = 2,0 x 1013
Jumlah padatan AgBr yang dapat larut dalam 125 mL larutan Na2S2O3 1,20 M adalah :
A. 7,14 g
B. 12,22 g
C. 14,08 g
D. 16,72 g
E. 40,65 g
19. Percobaan yang melibatkan reaksi oksidasi NO menjadi NO2 berlangsung sesuai
persamaan reaksi berikut :
2NO(g) + O2(g)  2NO2(g)
Data yang diperoleh dari percobaan tersebut adalah sebagai berikut :
Percobaan
1
2
3
4
[O2], M
0,001
0,004
0,004
0,002
[NO], M
0,001
0,001
0,003
0,002
Laju NO2 (M/det)
7,10
28,40
255,6
X
Nilai X dalam tabel adalah :
A. 3,65
B. 14,20
C. 28,40
D. 56,80
E. 85,20
OSK 2015
5
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
17. Larutan garam-garam di bawah ini masing-masing konsentrasinya adalah 0,1 M.
Larutan yang memiliki nilai pH paling tinggi adalah :
20. Di dalam reaksi yang digambarkan oleh persamaan reaksi berikut ini :
C6H6 + Cl2 C6H5Cl + HCl.
Jenis reaksi yang terjadi pada benzena adalah :
21. Aldehida dan keton dihasilkan secara industri oleh katalitik oksidasi alkena, seperti
etanal dibuat di industri petrokimia dari etena seperti persamaan reaksi berikut :
H2C=CH2 + ½ O2 ---katalis CH3CHO
Proses ini juga dipakai di industri untuk membuat 2-butena. Yang menggambarkan
struktur senyawa yang dapat dihasilkan 2-butena adalah :
A. CH3CH2CHO
B. CH3CH2CH2CHO
C. CH3COCH2CH3
D. CH3COCH3
E. (CH3)2CHCHO
22. Di antara senyawa berikut yang dapat dibuat dari reaksi antara bromoetana dengan
kalium sianida dan kemudian produk yang terbentuk direduksi lebih lanjut, adalah :
A. CH3CH3
B. CH3CH2NH2
C. CH3CH2CH3
D. CH3CH2CH2NH2
E. CH3CH2CH2CH2NH2
23. Produk yang akan terbentuk jika propenaldehida dioksidasi dengan KMnO4 pada suhu
ruang adalah :
A.
B.
C.
D.
E.
OSK 2015
CH2 (OH)CH (OH)COOH
CH2 (OH)CH (OH)COH
CH2 =C(OH)COOH
CH2 =CHCOOH .
CH3CO + CO2
6
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
A. Addisi elektrofilik
B. Substitusi elektrofilik
C. Substitusi radikal bebas
D. Addisi nukleofilik
E. Substitusi nukleofilik
24. Produk yang akan dihasilkan jika 3-metil-1-pentena direaksikan dengan Cl2 dengan
adanya sinar UV adalah :
A. 5-kloro-3-metil-1-pentena
B. 4-kloro-3-metil-1-pentena
C. 3-kloro-3-metil-1-pentena
D. 1,2-dikloro-3-metilpentana
E. 1-kloro-3-metilpentana
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
25. Senyawa ester P yang berbau buah-buahan mempunyai struktur seperti berikut:
Senyawa yang dihasilkan jika P dihidrolisis dengan asam hidroklorida adalah
A. CH3COCl dan (CH3)2CHCH2CH2OH
B. CH3CHO dan (CH3)2CHCH2CH2OH
C. CH3CO2H dan (CH3)2CHCH2CHO
D. CH3CO2H dan (CH3)2CHCH2CH2OH
E. CH3CH2CO2H dan (CH3)2CHCH2CHO
OSK 2015
7
B. Soal Esai
Soal 1. (23 poin)
Selanjutnya, sebanyak 50 mL larutan SnCl2 0,0300 M ditambahkan ke dalam 50 mL larutan
sebelumnya yang masih mengandung KMnO4 yang belum tereduksi. SnCl2 yang
digunakan berlebih sehingga dapat mereduksi semua KMnO4 yang masih tersisa menjadi
Mn2+. Kelebihan Sn2+ yang masih tersisa dalam larutan kemudian dioksidasi menjadi Sn4+
dengan cara dititrasi oleh 27,28 mL larutan KMnO4 0,0100 M untuk mencapai titik akhir
titrasi.
Kandungan gas CO2 dan H2O yang dihasilkan dari proses pembakaran sampel senyawa
organik tersebut setelah dianalisis adalah 1,660 g CO2 dan 0,4590 g H2O.
a. Tuliskan persamaan reaksi yang setara untuk reaksi oksidasi gas SO2 oleh KMnO4.
(2 poin)
b. Tuliskan persamaan reaksi yang setara untuk reaksi dalam titrasi Sn2+ oleh KMnO4.
(2poin)
c. Hitung mol Sn2+ yang bereaksi dalam tahap mereduksi semua sisa KMnO4 menjadi
Mn2+.
(3poin)
d. Hitung mol KMnO4 yang bereaksi dalam tahap oksidasi gas SO2 menjadi SO3.
(4poin)
e. Hitung massa SO2 yang dihasilkan dari reaksi pembakaran sampel senyawa organik
tersebut.
(3poin)
f. Hitung persentase sulfur (%S) dalam sampel senyawa organik tersebut.
g. Tentukan rumus empiris senyawa organik tersebut.
(3poin)
(3poin)
Dalam analisis spektometri massa diketahui sampel senyawa organik tersebut memiliki
massa molekul 247,98. Tentukan rumus molekul senyawa tersebut.
Jawab:
a. SO2 + 2H2O → SO42– + 4H+ + 2e–
MnO4– + 8H+ + 5e– → Mn2+ + 4H2O
(x 5)
(x 2)
5SO2 + 2MnO4– + 2H2O → 2Mn2+ + 5SO42– + 4H+
b. Sn2+ → Sn4+ + 2e–
MnO4 – + 8H+ + 5e– → Mn2+ + 4H2O
(x 5)
(x 2)
5Sn2+ + 2MnO4– + 16H+ → 5Sn4+ + 2Mn2+ + 8H2O
OSK 2015
(2 poin)
(2 poin)
8
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
Suatu senyawa organik hanya mengandung karbon, hidrogen dan sulfur. Sampel senyawa
organik tersebut dengan massa 1,045 g dibakar dalam oksigen menghasilkan gas CO2,
H2O dan SO2. Gas-gas tersebut dialirkan ke dalam 500 mL larutan KMnO4 0,0200 M yang
diasamkan, sehingga menyebabkan gas SO2 teroksidasi menjadi spesi SO42-. Hanya
sebagian dari KMnO4 tersebut yang tereduksi menjadi Mn2+.
c. mol Sn2+ yang yang bereaksi dalam tahap mereduksi semua sisa KMnO4 menjadi Mn2+:
(3 poin)
 0, 0100mol MnO    5mol Sn 2+ 
mol Sn 2+  0, 02728L MnO  
 6,82 x10 4 mol Sn 2+

 
1L

  2mol MnO  
mol Sn2+ awal yang ditambahkan ke dalam larutan KMnO4 = 50 mL x 0,0300 M = 1,5 x
10 mol.
Mol Sn2+ yang bereaksi dengan KMnO4 sisa = mol Sn2+ awal – mol Sn2+ jawaban (c) =
1,5 x 103 mol – 6,82 x 10 mol = 8,18 x 104 mol
Sehingga mol KMnO4 sisa = 2/5 x 8,18 x 104 mol = 3,27 x 104 mol KMnO4
Mol KMnO4 sisa dalam larutan awal = 10 x 3,27 x 104 mol = 3,27 x 103 mol KMnO4
Mol KMnO4 total dalam larutan awal = 500 mL x 0,0200 M = 1 x 102 mol KMnO4
Mol KMnO4 yang bereaksi dengan SO2 = 1 x 102 mol - 3,27 x 103 = 6,73 x 103 mol
KMnO4
(4 poin)
e. Berdasarkan persamaan reaksi: mol SO2 yang bereaksi dengan KMnO4 = 5/2 x 6,73 x
10-3 mol = 1,68 x 102 mol SO2
Massa SO2 = 1,68 x 102 mol x 64 g/mol = 1,0752 g SO2
(3 poin)
f. Massa Sulfur = ArS/MrSO2 x massa SO2 = 32/64 x 1,68 x 102 mol x 64 g/mol = 0,5376 g
Persentase sulfur dalam sampel = 0,5376 g/1,045 g x100% = 51,44% S.
(3 poin)
g. Dari data kandungan CO2 dan H2O bisa ditentukan massa C dan massa H.
massa C = ArC/MrCO2 x massa CO2 = 12/44 x 1,660 g = 0,4527 g C
massa H = 2xArH/MrH2O x massa H2O = 2/18 x 0,4590 g = 0,0510 g H
massa S (dari jawaban f) = 0,5377 g
mol C = 0,4527g : 12g/mol =0,0376 mol
mol H = 0,0510g : 1g/mol = 0,0510 mol
mol S = 0,5376g : 32g/mol = 0,0168 mol
Dibagi dengan mol terkecil, maka rasio C:H:S = 2,23:3,03:1
Jika semua dikalikan 4 = 8,92 : 12,12 : 4 ~ 9 : 12 : 4
Maka rumus empirisnya menjadi C9H12S4
(3 poin)
h. (C9H12S4)n = 247,98 → 248n = 247,98 → n = 1
OSK 2015
9
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
d. mol KMnO4 yang bereaksi dalam tahap oksidasi gas SO2 menjadi SO3:
maka rumus molekul senyawa organik tersebut adalah (C9H12S4)1 = C9H12S4 (3 poin)
Soal 2. ( 26 poin)
a. Tuliskan rumus oksigen yang ada pada titanium dioksida, gambarkan struktur Lewisnya
dan tentukan bilangan oksidasi titan pada senyawa tersebut. (4 poin)
Jawab:
oksida, O2,(1 poin)
Lewis, O2- ada 8 elektron mengelilingi satu atom O,
bilangan oksidasi Ti = 4
(2 poin)
(1 poin)
b. Tuliskan rumus oksigen yang ada pada barium peroksida, gambarkan struktur Lewisnya
dan jelaskan ikatan yang terbentuk di antara kedua atom oksigen.
(5 poin)
Jawab :
(1 poin)
Peroksida, O22;
oksigen,
ada 14 elektron disekitar 2 atom
ikatan tunggal kovalen O-O
(3 poin)
(1 poin)
c. Tuliskan rumus oksigen yang terdapat pada kalium superoksida, hitung jumlah elektron
terluar yang terdapat pada oksigen dalam kalium superoksida dan gambarkan struktur
Lewis serta resonansinya.
(6 poin)
Jawab:
super oksida, O2;
(1 poin)
ada 13 elektron disekitar 2 atom oksigen,
ada 2 struktur resonansi
(4 poin)
(1 poin)
d. Dari ketiga senyawa tersebut, oksida mana yang dapat larut dalam air? Tuliskan
persamaan reaksinya dan jelaskan pH larutan yang dihasilkan.
(6 poin)
Jawab:
Larut: Kalium superoksida dan barium peroksida,
(1 poin)
2KO2(s) + 2H2O(l) →2K+ + H2O2 + O2+ 2OH 
(2 poin)

BaO2(s) + 2H2O(l) →Ba2+ + H2O2+ 2OH
(2 poin)
Keduanya menghasilkan larutan basa pH> 7
(1 poin)
OSK 2015
10
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
Kalium superoksida, barium peroksida dan titanium dioksida adalah oksida yang memiliki
rumus empiris yang sama, yaitu setiap atom logam bergabung dengan 2 atom oksigen.
e. Jika 7,39 kg Titanium dioksida bereaksi dengan karbon berlebih dan gas klorin
membentuk 14,24 kg titanium tetraklorida. Tuliskan persamaan reaksinya dan hitung
persen rendemen hasil sintesis tersebut. (5 poin)
Jawab:
TiO2(s) + C(s) + 2Cl2(g) →TiCl4(l) + CO(g).
(2 poin)
7,39
/ 79,88
⌉  100% = 81,09 %
(3 poin)
Soal 3 (12 poin)
Suatu padatan A dipanaskan dalam wadah tertutup. Pada suhu T, padatan A tersebut
terurai membentuk gas B dan gas C. Penguraian A tersebut mencapai keadaan
kesetimbangan pada saat perbandingan molar B : molar C = 1 : 2 , menurut persamaan :
A(s)  B(g) + 2C(g).
a. (i) Tuliskan persamaan tetapan kesetimbangan, Kp dalam tekanan gas parsial.
(2 poin)
(ii) Jelaskan dengan singkat mengapa persamaan ini tidak melibatkan A. (3 poin)
b. Tekanan kesetimbangan untuk sistem di atas pada suhu T adalah 3x103 kPa.
(i) Hitung tekanan parsial masing-masing komponen.
(4 poin)
(ii) Tentukan nilai Kp lengkap dengan satuannya.
(3 poin)
Jawab:
(a) (i) Kp = pB x pC2.
(ii) A adalah dalam bentuk padatan. Padatan tidak ikut dalam pernyataan
kesetimbangan, tekanan uapnya jenuh adalah konstan pada suhu tersebut.
(b) (i) tekanan kesetimbangan = pB + pC.
Tetapi, pC = 2pB.
Maka: (3x103)x103 = pB + 2 pB = 3 pB
pB = 106 Pa
(2 poin)
pC = 2x106 Pa
(2 poin)
(ii) Kp = pB x pC2 = 106 x (2x106)2 = 4x1016 Pa3.
(3 poin)
Soal 4 (20 poin)
Tersedia 5 buah botol berlabel A, B, C, D dan E masing-masing berisi garam tunggal
berupa padatan berwarna putih. Semua padatan tersebut mengandung unsur-unsur
golongan utama (non-transisi). Semua zat tersebut dapat larut dalam air menghasilkan
larutan jernih tidak berwarna.
Dari percobaan yang dilakukan, diperoleh data berikut ini:
OSK 2015
11
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
14,24
Rendemen = ⌈189,88
Larutan E dapat mengubah warna lakmus biru menjadi merah, larutan D dapat
mengubah warna lakmus merah menjadi biru.
Larutan A bereaksi dengan larutan E membentuk endapan putih yang sangat halus.
Larutan A bereaksi dengan larutan B membentuk endapan berwarna putih yang
larut dalam air panas.
Larutan B bereaksi dengan larutan D membentuk endapan berwarna hitam.
Larutan C dicampur dengan larutan D dan larutan E tidak menghasilkan endapan
Padatan E bereaksi dengan basa kuat membentuk gas yang berbau khas dan
mengubah lakmus merah basah menjadi biru.
Test nyala untuk larutan C dan D menunjukkan warna kuning
Dari data tersebut, perkirakan senyawa kimia yang mungkin dari senyawa A, B, C,
D dan E. Buktikan dengan persamaan reaksi selengkapnya.
(20 poin)
JAWAB:
a. Larutan E: lakmus biru menjadi merah (bersifat asam), hidrolisis kation
lemahAnion kuat (tidak terhidrolisis) kation E = (NH4+)
b. Larutan A + larutan E  endapan putih halus BaSO4, bukan AgCl  Ag+ =
logam transisi.Kation A = Ba2+, anion E = SO42c. Larutan A + larutan B  endapan putih larut dalam air panas PbCl2.
Anion A = Cl- dan Kation B = Pb2+.
d. Larutan B + Larutan C  endapan kuning, kemungkinan PbI2, dan bukan AgI
(Ag = logam transisi). kation B = Pb2+, Anion C= Ie. Larutan B + larutan D  endapan hitam  kemungkinan garam sulfida, tetapi
bukan kation logam transisi. Kation B = Pb2+, anion D = S2f. Larutan C + Larutan D + larutan E  tidak ada endapan, tetap berupa larutan
 kation Gol IA , Na+ (nyala kuning) atau dan NH4+ bukan K+
g. Padat E + OH-  gas bersifat basa (kemungkinan NH3)  kation E = NH4+
h. Test nyala C dan D  nyala kuning (Na)  Kation C dan D = Na+
A = BaCl2  Ba2+(aq) + SO42-(aq) BaSO4(s) putih halus
B = Pb(NO3)2  Cl-(aq) + Pb2+(aq)  PbCl2 (s) larut dalam air panas
C = NaI 
I- (aq) + Pb2+(aq) PbI2 (s), kuning
D = Na2S 
S2-(aq) + Pb2+(aq)  PbS(s), hitam
E = (NH4)2SO4  larutan bersifat asam,
NH4+(aq) + OH-(aq)  H2O + NH3(g) lakmus merah menjadi biru
OSK 2015
12
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
Larutan B bereaksi dengan larutan C membentuk endapan kuning.
Soal 5. (22 poin)
Cyanidin (Cy) adalah pigmen organik alamiah yang terdapat dalam buah blackberry,
redberry, anggur, ceri, dan lain lain. Cyanidin mempunyai warna ungu kemerah-merahan,
dan dapat berubah warna seiring dengan perubahan pH. Dalam larutan, pada pH rendah,
cyanidin (Cy) berada sebagai CyH+, yang berwarna merah, sedangkan pada pH tinggi
berada sebagai Cy yang berwarna ungu.
a. Tuliskan persamaan untuk tetapan dissosiasi asam, Ka dari CyH+.
(2 poin)
b. Dalam suatu buffer pH = 5,00, rasio dari bentuk merah ke bentuk ungu adalah 1 :
5. Hitunglah nilai Ka.
(4 poin)
c. Hitunglah rasio bentuk merah terhadap bentuk ungu dalam buffer jus buah pada
pH = 3,00, dan perkirakanlah warnanya.
(5 poin)
Jus buah sering diawetkan dengan penambahan sedikit sulfur dioksida yang mengkibatkan
terjadinya reaksi, dan menghasilkan senyawa tambahan yang tidak berwarna. Untuk
perubahan warna merah menjadi tidak berwarna digambarkan dengan reaksi berikut:
CyH+ + SO2 + H2O  CySO2H2+ H+
Merah
tak-berwarna
(1)
Bila sulfur dioksida secukupnya ditambahkan ke buffer jus buah pada pH = 3,00
menghasilkan konsentrasi kesetimbangan, [SO2], 1,0 x 10-2 M, dan intensitas warna merah
berkurang sepersepuluh dari nilai intensitas awalnya.
d. Tuliskan persamaan tetapan kesetimbangan reaksi (1) dan pakailah data yang
tersedia untuk menghitung nilainya.
(11 poin)
JAWAB :
a.
K =
[Cy][H+ ]
[CyH+ ]
(2 poin)
b. H = − log H + = 5,00 → [H + ] = 10−5
[Cy][H+ ]
[CyH+ ]

=
5
1


(2 poin)
=5
= 5 x [+ ] = 5 10−5
(2 poin)
c. pH = 3,00  [H+] = 10-3 mol/L
OSK 2015
13
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
CyH+  Cy + H+
Merah
ungu
[Cy][H+ ]
karena: K  =
[CyH+ ]
maka: 5 10−5 =
[CyH+ ]
= 5 10−2
[ + ]

(2 poin)
[CyH+ ]
Diunduh dari http://urip.wordpress.com
[Cy]

[Cy][10−3 ]
= 20
[]
ℎ
Atau

= 20
(3 poin)
Rasio dari bentuk merah terhadap bentuk ungu adalah 20 : 1. Maka, juice
buah dibuffer pada pH = 3,00 berwarna merah.
d.
=
[2 2 ][ + ]
[ + ]{2 ]
Misal a = konsentrasi awal CyH+
 =
[CySO2 H2 ][H+ ]
[CyH+ ][SO2 ]
Maka: Pada kesetimbangan [CyH+] = 1/10 a [CySO2H2] = 9/10 a

=
9
][10−3 ]
10
1
[ ][10x10−2 ]
10
[
K = 0,9
= 0,9
(4 poin)
SEMOGA BERHASIL
OSK 2015
14
Fly UP