...

- perpustakaan hukum bphn

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

- perpustakaan hukum bphn
KElViENTERIAl~
HUKUM DAN HALVi RI
BADAl~ PElVIBi NAAN HUKUIVI NASiONAL
~
.1.
___ .T'IIt. _ ll
__ _
- • -- •
.11 .
u ;,cn. VUAU U U ::Ut.<l;,t
_
T
.
-•
---
.
T
. P .
_ _ ___ • T T
11
..
llo.T • . _• _
__ 'I
U<lll <J<I I I IIt;<IU .I.IHUIIUCI;, I .I.J. UAUIIJ l 'I<I;,IUII<II
n.May.Jen. Sutoyo -Cililitan- Jakarta _T imur
1
1
Sumber: N/{fi)II}I/Vt:01JE!'I# 1j HariJTgi: O(JM 'AT/;O.API<It ..uJ/f'
l_§ubjek:
Ut/JN,G PALSU ·- S'IND!Ic/} T
I.1 HimlKoi
I Bidang :
: Jl /
.::2 -s-
13
\.
I
Polisi Unaka Sindikat
Uang Palsu Rp16,2 Trili-un
-
-
.
Victor mengungkapkan dalam
operasinya, Tohir diketahui sebagai
pemodal dan Ebeh yang mencetak uang
palsu. Sementara itu, Musa dan Mahdi
bertindak sebagai penged_!lr atau pen-
Peredaran mata uang
asing palsu semakin
marak dengan dimulainya
perdagangan bebas di
Indonesia.
jual. Kasus ini diusut sejak 25 Februari
2015, tapi keempatnya diringkus akhir
Maret 2015 di dua lokasi, yakni Ciampea, Bogor, dan Tangerang Selatan.
Adapun alasan para tersangka mengedarkan uang palsu itu ialah karena
akhir tahun ini era perdagangan bebas
di Indonesia akan dimulai, sehingga
akan banyak orang asing di Tanah Air
yang akan membutuhkan uang sesuai
dengan asal negara masing-masing.
8UD! ERNANTO
M
ENGUATNYA nilai tukar
mata uang asing terhadap
rupiah ternyata memberi
peluang bi'ni' valuta a·
sing (valas) bagi pemalsu uang. Mereka
meraup untung dengan menjual uang
asing palsu di bawah nilai pasar valas
yang berlaku ..
Aksi penipuan itu diungkap B~d~
Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dengan meringkus empat tersangka. "Mereka ialah Asep Abdul Fathi alias Ebeh,
Tohir, M Musa Suhi, dan Mad Mahdi,"
ujar Direktur Direktorat Tindak Pidana
Ekonomi dan Khusus Bareskrim Brigjen
Victor E Simanjuntak di Mabes Polri,
Jakarta, kemarin.
Dari para tersangka, polisi berhasil
menyita berbagai mata uang asing
senilai Rp16,2 triliun. Mata uang yang
dipalsukan, y.aitu dolar AS, dolar Singapura; euro, ringgit (Malaysia), dolar Kanada, dolar Brunei Darussalam, gulden
---
~
(Belanda), dan dolar Hong Kong.
Dari operasi yang dilancarkan Februafi dan Maret itu, Bareskrim Mabes Polri berhasil menyita sekitar 2.300 lembar
uang kertas palsu dari para tersangka.
Selain itu, disita juga komputer, tiga alat
cetak, alat potong kertas, satu alat ukur,
dan alas kaca untuk mem~?tong kertas,
serta senter UV.
jual murah
~
Sementara itu, modus yang diguna- :
kan ialah menjual uang palsu tersebut
dengan harga murah. "Segepok seharga
sekitar Rp7 juta hingga Rp10 juta," kata
Victor seraya menjelaskan tiap mata
uang dikemas dalam satu bundel dengan jumlah bervarias!.
Menurutnya, uang-uang tersebut diedatkan melalui agen yang saat ini belum
diketahui siapa dan lokasinya. "Para
tersangka tidak mau beri ket~rangan
soal agen," sambung Victor.
Dari segi kualitas, uang palsu itu sukar dibedakan dengan yang asli. Bisa
diketahui bedanya jika uang disinari
dengan sfuar UV. Padahal, material yang
digunakan, menurut Victor, bisa didapat
dengan mudah.
Pada awal Februari lalu, Polda Metro
Jaya juga berhasil menangkap dua
warga asal Kamerun dan satu warga
negara Guinea yang mengedarkan dolar
AS dan dolar Singapura palsu senilai
Rp17,4 miliar. Pelaku didugamemiliki
Sambungan
Hlm/Kol:
Hariff~l:
Sumber:
jaringan dalam skala nasional ataupun
internasional.
Direktur Departemen Komunikasi
Bank Indonesia (BI) ·Peter Jacobs mengapresiasi penangkapan pengedar uang
asing palsu. "Ini pemalsuan uang dalam
valuta asing, sehingga murni wewenang
Polri," katanya, kemarin. (lre/X-10)
[email protected]
~a- 17 Feb 2015
Polda Sumatra Utara
mengamankan tlga
pengedar dolar palsu
di !ilinjai, Sumatra
Utara. Pollsi
mengamankan 2.888
lembar pecahan
US$100, atau setara
Rp3,45 miliar.
Kasus Pemalsuan
UangAsing
3 Sap 2014
Polda Sulawesi Selatan
meringkus dua pemalsu
uang dolar AS yang
juga terlibat jaringan
terorisme senilai
US$35.100.
13 Feb 2015
r ·
~
·
Polda Metro Jaya meringkus tiga
tersangka jaringan pengedar uang
palsu yang berasal dari Singapura
berupa dolar Amerika dan euro
senilai Rp17,4 miliar.
29 Old 2014
Polsek Pulogadung, Jakarta Timur, meringkus empat
pengedar uang palsu di Indonesia. Uang palsu yang dapat
' lliamankan terdiri dari 1.600 lembar dolar AS pecahan
US$1 00 dan kertas hitam 9.200 lembar.
Sumber: 11m MIJL·1
'•
Fly UP