...

1 | Jawaban UAS PPI Soal Pilihan: Kerjakan 3 soal saja! 1. Jelaskan

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

1 | Jawaban UAS PPI Soal Pilihan: Kerjakan 3 soal saja! 1. Jelaskan
Soal Pilihan:
Kerjakan 3 soal saja!
1. Jelaskan 5 prinsip dalam pemikiran politik Islam! Dan bagaimana implementasinya di
dunia modern?
2. Jelaskan sejarah munculnya syiah dan bagaimana ikhtilaf yang terjadi di kalangan
syiah sendiri?Mana menurut anda yang paling dekat dengan sunni?
3. Jelaskan sejarah hidup dan peran M.Natsir dalam politik domistik Indonesia dan dunia
Internasional, khususnya dunia Islam!
4. Bagaimana melakukan konsep Islamisasasi ilmu menurut Naquib Al-latas! Berikan
contoh dengan melakukan sintesa salah satu bidang keilmuan!
Soal wajib:
5. Bagaimana komentar anda tentang proses dan hasil pertemuan Munas PKS beberapa
waktu lalu. Apakah hal tersebut akan menguatkan eksistensi politik Islam di Indonesia
atau sebaliknya. Berikan alasan anda!
Jawaban:
Soal Pilihan:
1. Beberapa prinsip Politik Islam antara lain:
a. Konsep Bai’ah (oath), berarti adanya proses penerimaan antara pihak untuk
memimpin dan dipimpin – dalam realitanya disamakan dengan adanya pemilu.
b. Musawah (equality), adanya pengakuan terhadap persamaan – tidak lagi seperti
penafsiran Islam yang menganggap persamaan itu secara proporsional dan dalam
pengertian agama (peluang masuk sorga) seperti ada beda antara orang berilmu
dengan tidak berilmu, begitu juga hal-hal dalam syariat dimana wanita punya
perbedaan dengan laki-laki, di era modern kesemuanya dipukul rata sama.
c. Syura (consultation), adanya musyawarah – musyawarah melibatkan semua orang,
padahal dalam Islam hanya melibatkan orang yang berilmu saja.
d. Adalah (justice), ditegakkannya keadilan – keadilan dalam realitanya dimaknai
dengan penyamaan secara merata, padahal dalam Islam berdasarkan hak dan
kewajiban.
1|Jawaban UAS PPI
e. Maslahah (common goals), upaya untuk mendahulukan kepentingan bersama – tidak
ada perbedaan yang cukup substansial kecuali Islam lebih mengutamakan
kepentingan agama dari urusan lainnya.
2. Syiah muncul pada masa Ustman – dan mendukung Ali sebagai orang yang paling tepat
menggantikan Rasul sebagai Khalifah. Kelompok ini merupakan hasil dari pergolakan yang
terjadi pada masa Ustman. Pada masa Ustman perpecahan begitu kentara karena beberapa
hal:
a. Ijin para sahabat bertebaran keluar dari kota Madinah.
b. Ustman begitu mencintai keluarganya dan mengangkat mereka sebagai pejabat negara.
c. Kelemah lembutan Ustman yang tidak langsung menindak pejabat-pejabat yang tidak
merakyat.
d. Kelompok yang tidak menyukai Islam.
Pada waktu itu penduduk Mesir menolak kepemimpinan gubernur yang ditunjuk
Ustman karena berlaku dhalim. Apalagi pada waktu Rasul masih hidup yang bersangkutan
merupakan penentang rasul. Ustman tidak bersikap tegas.
Kondisi ini dimanfaatkan oleh Abdullah bin saba’ untuk memecah belah umat Islam.
Apalagi setelah akhirnya Ustman dan Ali bin Abi Tholib terbunuh. Disisi lain waktu itu
Mua’wiyah dan para pejabatnya dalam setiap akhir khutbah selalu menjelek-jelekkan Ali bin
Abi Tholib. Puncaknya adalah ketika Yazid bin Mua’wiyah membunuh Husein bin Abi
Tholib beserta sekitar 70 anggota keluarga lainnya. Simpati terhadap keluarga Ali ini yang
dijadikan Abdullah bin saba’ yang merupakan seorang Yahudi untuk semakin memecah
belah umat Islam.
Adapun beberapa kelompok syiah antaralain:
a. Saba’iyah.
Diajarkan oleh Abdullah bin Saba’. Menurutnya, setiap nabi punya wasiat dan Ali adalah
wasiat nabi Muhammad. Ia juga menyebarkan ajaran bahwa nabi Muhammad akan
kembali. Sementara Ali dia katakan sesungguhnya belum mati, melainkan naik ke atas
langit. Adapun yang terbunuh adalah setan yang diserupakan dengan Ali. Bahka ia
mengatakan bahwa petir adalah suara ali dan kilat adalah senyumnya.
2|Jawaban UAS PPI
b. Ghurabiyah
Kelompok ini tidak sampai mempertuhankan Ali sebagaimana Saba’iyah, tetapi
memuliakan Ali bahkan lebih baik daripada Nabi Muhammad. Menurut mereka, malaikat
Jibril salah dalam memberikan wahyu karena seharusnya diserahkan kepada Ali. Tetapi
karena mirip dengan nabi Muhammad, sebagaimana miripnya burung gagak (ghurab)
yang satu dengan lainnya.
c. Kaisaniyah
Kelompok ini menginginkan pembalasan dendam atas kematian Ali. Mereka suka
memprediksi masa depan, dan melakukan pembunuhan terhadap siapapun yang
membunuh Husein sehingga menarik simpatik orang-orang Syiah. Mereka juga percaya
bahwa para imam akan kembali dalam bentuk reinkarnasi (pengaruh Hindu).
d. Zaidiyah
Dipelopori oleh Zaid bin Ali bin Zainal Arifin. Aliran Zaidiyah paling dekat dengan
Sunni karena tidak menuhankan atas mengangkat Ali pada derajat kenabian. Mereka juga
tidak mengkafirkan para sahabat, hanya menilai bahwa para imam adalah yang terbaik
setelah derajat kenabian. Tetapi pada akhirnya, kelompok ini berupah menjadi lebih
ekstrim.
e. Itsna `Asyari.
Mereka percaya bahwa Ali lah yang pantas menggantikan nabi, buktinya dalam setiap
perang yang tidak ada Rasul Ali menjadi komandan perang. Pada waktu haji juga ketika
turun surat Al Bara’ah, Ali lah yang diminta untuk membacakannya. Syiah Itsna `Asyari
percaya bahwa Imam Mahdi yang menghilang pada tahun 874 akan kembali sebagai
Imam Kedua belas untuk menegakkan keadilan dan persamaan di muka bumi. Sebagai
pengganti imam mahdi untuk sementara waktu mereka mengangkat Ayatollah. Contoh
gerakan yang dilakukan oleh orang-orang syiah ini dan sangat besar adalah Revolusi Iran
pada tahun 1979.
f. Ismailiyah
Cenderung menyembunyikan diri dan identitas. Mereka juga percaya dengan illuminisme.
g. Hakimiyah dan Druz
Allah bersembunyi di dalam tubuh manusia.
h. Nashiriah
3|Jawaban UAS PPI
3. Sejarah hidup Natsir
a. Mohammad Natsir yang bergelar Datuk Sinaro Panjang dilahirkan di Sumatera Barat, 17
Juli 1908, dan wafat di Jakarta, 6 Februari 1993 dalam usia 84 tahun. Natsir dikenal
sebagai seorang cendikiawan-budayawan muslim, tokoh politik, da’i dan negarawan
yang sangat berkontribusi di Indonesia, bahkan dunia Internasional.
b. Natsir berasal dari keluarga muslim yang taat, dan dimasa remaja mulai berkenalan
dengan pendidikan barat. Pada awalnya ia bersekolah di HIS (Hollands Inlandsche
School) di solok pada tahun 1916-1923, kemudian Mulo (Meer Uitgebreid Lager
Onderwijs) di Padang pada tahun 1923-1927. Baru kemudian pada tahun 1927-1930
melanjutkan pendidikan di AMS (Algemene Middelbare School) Bandung. Setelah itu
Natsir belajar di Persatuan Islam (Persis) dibawah asuhan ustadz A.Hasan. Selanjutnya
Natsir mengambil kursus guru diploma LO (Lager Onderwijs) dan pada tahun 19321942 dipercaya sebagai direktur Pendidikan Islam (Pendis) Bandung.
c. Tahun 1946 Natsir mendirikan partai MASYUMI (Majelis Syura Muslimin Indonesia)
yang dipimpinnya sampai tahun 1957.
d. Natsir juga pernah menjabat sebagai menteri penerangan (1946-1949). Pada waktu itu
Natsir berhasil membujuk Sjafruddin Prawiranegara dan Jenderal Sudirman untuk
kembali ke Jogja dan menyerahkan kekuasaan kepada Soekarno Hatta karena
tersinggung atas kesepakatan Roem Royen. Natsir juga melunakkan hati Daud Beureuh
untuk bergabung dengan Sumatera Utara. Pada waktu Natsir menjadi perdana Menteri
(1950-1951), Indonesia bergabung dalam PBB.
e. Ketika orde baru berkuasa Natsir tetap kritis melalui organisasi Dewan Da’wah Islam
Indonesia yang didirikannya. Tahun 1967 Natsir dipilih menjadi Wakil ketua Muktamar
Islam Internasional di Pakistan. Selain itu Natsir juga aktif sebagai Wakil Presiden
Muktamar `Alam Al Islami (World Muslim Congress) dan anggota inti Rabithah Alam
Al Islami.
4. Beberapa langkah melakukan Islamisasi ilmu adalah dengan cara:
a. Menguasai disiplin-disiplin modern,
b. Menguasai khazanah Islam,
c. Menentukan relevansi Islam yang spesifik pada setiap bidang ilmu pengetahuan
modern,
d. Mencari cara-cara untuk melakukan sintesa kreatif antara khazanah Islam dengan
Khazanah ilmu pengetahuan modern,
4|Jawaban UAS PPI
e. Mengarahkan pemikiran Islam ke lintasan-lintasan yang mengarah pada pemenuhan
pola rancangan Allah.
Untuk contohnya tinggal mengaplikasikan tahapan-tahapan tadi.
Soal Wajib:
a. Biaya penyewaan hotel calton sebagai tempat munas PKS sangat mahal, menghabiskan
dana 10 milliar lebih – hal ini kemungkinan besar akan merubah citra PKS yang selama
ini dikenal sebagai partai sederhana.
b. Sementara isu yang diangkat (setelah selesai acara nanti kemungkinan besar) adalah
tentang pembukaan diri PKS yang selama ini dikenal sebagai partai ekslusif karena
menyebut diri sebagai partai dakwah menjadi partai terbuka. Jadi PKS akan menerima
non muslim juga sebagai pengurus partai dan wakil di legislatif, sebagaimana
disampaikan sekjen partai, Anis Matta bahwa selama ini sebenarnya sudah ada 20 orang
non muslim yang menjadi wakil PKS di legislatif.
Pengaruhnya terhadap Politik Islam di Indonesia:
a. Bisa jadi menjadi Islam politik, dalam arti menggunakan Islam untuk kepentingan
politik. Jadi politik pada posisi lebih tinggi dari Islam.
b. Bisa jadi juga menjadikan pemahaman tentang Politik Islam dalam pengertian yang
lebih substansif, maksudnya Politik Islam tidak lagi dimaknai dalam arti simbol-simbol,
tapi lebih kepada persoalan praktis untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa
sebagaimana disampaikan oleh Anis Matta.
c. Hanya saja, yang aneh adalah ketika Anis Matta ditanya tentang tempat yang mahal,
Anis menyampaikan bahwa hal itu sebagai sarana untuk memecah kebuntuan hubungan
antara Barat dan Islam. Hotel tadi merupakan persimbol kekuasaan Barat di Indonesia.
Bukankah ternyata lagi-lagi terjebak dengan simbol?
=o0o=
5|Jawaban UAS PPI
Fly UP