...

Perihal : Kenaikan Pangkat Reguler

by user

on
Category: Documents
1

views

Report

Comments

Transcript

Perihal : Kenaikan Pangkat Reguler
BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA
KANTOR REGIONAL XII
Nomor :
Lampiran :
Perihal :
Pekanbaru, 14 April 2015
Kepada
0232311/KR.XIIiC4-2015
-
Yth- 1. KepalaBadanKepegawaianDa€rah
Kenaikan Pangkat Reguler
Provinsi/IkblKota Se-hovirsi Riau
bagi PNS yang melamar
2.
dengan formasi Jtibatan
Fungsional Terterrtu (JFT)
tetapi belum diangkat dalam
3.
jabatan JFT yang
bersangkutan
4.
1.
Kepala Badan Kepeganaian Daerah
Provinsi/Kab/Kota Se-hovinsi
SumateraBarat
Keliala Badan Kepegaxaiaa Daerah
Provinsi/KablKota Se-Provinsi
KepulauanRiau
Kepala Instansi Yertikal Se-Provinsi
Riarl Srmatera Bard dan Kepulauan
Riau
di
Tempat
Berkenaan dengan masib adanya usulan Kenaikan Pangkat Reguler bagi PNS yang
melamar dengan formasi Jabatan Fungsional Tffientu
(JfQ rtapi
belum diangkat dalam
JFT tersebuL dengan ini disampaikan hat-bal sebagai berikut :
a
Dalan Pasal
I
Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahrm 2000 sebagaimaua telah
diubah dengan Peratran PemerintahNpmor 54 Tahun 2003 tentang Formasi Pegawai
Negeri Sipil d[ielaskan bahwa Fornrasi PNS adalah juu{ah dan susunan pangkat PNS
yang dipcrtukm dalam suatu satuan organimsi negara untuk. mampu melaksanakan
tugas pokok dalam jalrgka $raktu
tertfffir. Selanjutnya
pada Pasal 4 dinyatakan
bahra
formasi masiug-masilg safiran organisasi fiegara disusun berdasmkan analisis
kebuhfran dan penyediaan pegawai smuai dengan jabatan yang dlsedi4 dengan
merrperhetiku norma" standar, dan prosedur yang ditetapkan oleh Pem€rintab-
b.
Dalam Pasal
7 Peraturan
Pemedflhh Nomor 16 Tahuu 1994 sebagaimana telah
diubatr dengan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2010 tentang Jabatan
Fungsional Pegaunai Negeri Sipil dinyatakan bahwa Pengangkatan Pegawai Negeri
Sipil ke dalam jabatan fimgsiooal pada instaasi pmerintah ditetapkan oleh pejabat
yang berwenang seuai dengan formasi yang telah ditetapkan.
c.
Dalam Bab Pengangkatan Dalam Jabatan Psaturan Menteri Pendayagmaan
Aparatr
Negara dan RB masing-masing Jabafan Fungsioral Tertentu dengan jelas dinyatakan
bahwa pe,rgangkata* pertam-a
kali adalah pengangkatan untuk mengisi lowongan
formasi dari Calon Pegawai Negeri Sipil.
Selain itu perlu kami tegaskan kembali ketentuan sebagaimana
2.
M*9
Badan Kepegawaian Negara Nomor : 01/\dDlKa/IV12013 tanggal 24
menjelaskan hat-hal berila*
a- Batrwa mtuk
:
April 2013 yang
.
dapat diangkat portama lmli dalam JFT, terdapat beberapa JFT yung
mensyarad<an wajib mengikuti dan lulus
b.
pinas Kepala
diklatfrngsional
Bahwa dalam kenyataannya, banyak calon pejabat frmgsional dimaksud bEhrm
mengikuti diklat fungsional yang dipersyaratkan sehingga belum dapat diangkat
dalam JFT dimaksud.
c.
3.
Bahwa pelaksanaan diklat fuagsionat dimaksud meqiadi kewe,nangaa Instansi
pembina JFT yang waktu pslaksanaa& jumlah pese*a dan anggarannya t€rbatas-
Sehubungan dengan hal tsrsebut, dapat disampaikau bahwa PNS yang melamar dengan
formasi Jabatan Fungsional Tertentu (IFT) tetapi belum diangkat dalam JFT yang
bersangftutan, dapat dipertimbangkan kenaikan pangkd treguler) apabila :
a.
Tetap melaksanakan tugas pada unit kerja yang tugas daa fungsinya swuai dengan
formasi JFT yang bersangkutan; dan
b. Belgm mengikuti
diHat firngsional yang dipersyaratkan karcna bukan kssalahan PNS
yang bersangkutan, yang dibuktikan deirgan surat keterangan/pemyataan dsri pgiabat
yang berwenang Pada instansinYa4. Kenaikan pangkat
satu
5.
sebagaimana
pada mgka
3,
hanya dapat diberikan rmtuk
kali Kenaikan Pangkat Regrler bagi PNS yang bersanglutaa.
Demikiaa rmtuk meqiadi perhatian dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya
KANTOR REGONAL XII
NEGARA
SH,
MM
198411 2001
TembusanYth:
1.
2.
Ke,palaBIO{ sebagai laporan;
Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian-
Fly UP