...

- Unissula Repository

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

- Unissula Repository
INTISARI
Anak tunarungu merupakan anak dengan keterbatasan fisik dalam mendengar dan
biasanya diikuti oleh gangguan bicara, sehingga tunarungu sering disebut sebagai tunawicara.
Keterbatasan ini menjadi salah satu hambatan bagi penyandang tunarungu untuk memperoleh
pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut yang nantinya akan menentukan sikap dan
tindakan anak dalam menjaga kebersihan rongga mulutnya. Hal tersebut terjadi akibat adanya
gangguan pemrosesan informasi kognitif sehingga membuat mereka hanya dapat
memaksimalkan fungsi indera penglihatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dengan kondisi Oral Hygiene anak tunarungu
usia sekolah di SLB Kota Semarang.
Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan
penelitian cross sectional. Subyek penelitian dipilih dengan metode consecutive sampling
yaitu anak tunarungu usia sekolah sebanyak 50 anak sesuai dengan kriteria inklusi dan
eksklusi. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan dalam bentuk
kuesioner secara langsung, selanjutnya melakukan pemeriksaan kondisi oral hygiene dengan
menggunakan pengukuran Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S) sebagai indikator
penilaian kebersihan gigi dan mulut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan anak tunarungu rata-rata
cukup baik dengan kondisi oral hygiene menunjukkan kriteria moderat. Nilai signifikansi
yang diperoleh berdasarkan uji Spearman`s Rank mengenai hubungan antara pengetahuan
kesehatan gigi dengan kondisi oral hygiene anak tunarungu usia sekolah adalah 0,001
(p<0,05) dengan hasil hubungan sebesar 0,465. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa
hubungan pengetahuan kesehatan gigi dengan kondisi oral hygiene anak tunarungu usia
sekolah menunjukkan arah hubungan positif, yaitu semakin baik pengetahuan yang dimiliki
semakin baik pula kondisi oral hygiene anak. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
terdapat hubungan antara pengetahuan kesehatan gigi dengan kondisi oral hygiene anak
tunarungu usia sekolah.
Kata Kunci : Pengetahuan kesehatan gigi, oral hygiene, anak tunarungu.
ABSTRACT
Deaf child is a child with physical limitations in the hearing and is usually followed
by a disruption of talk, so that deaf people often referred to as mute. This limitation became
one of the barriers for deaf persons to gain knowledge about oral health that would later
define the attitude and actions of the children in maintaining the cleanliness of the cavity and
the mouth. This occurs due to the disruption of cognitive information processing so they can
only maximize the function of the sense of vision. The purpose of the research was to find out
the relationship between dental health knowledge with Oral Hygiene condition of school-age
deaf children in SLB Semarang.
Methods used in the research is analytic observational with cross sectional design
research. The research subjects were selected with consecutive sampling methods which are
deaf children of school age as many as 50 children in accordance with the criteria of
inclusion and exclusion. The research was done by providing questions in the form of the
direct questionnaire, then performed oral hygiene conditions examination by using Oral
Hygiene Index Simplified (OHI-S) measurements as the assessment indicator of oral hygiene.
The results showed that the average level of knowledge of deaf children is passably
with oral hygiene conditions showed moderate criterion. Significance value obtained based
on Spearman Rank's test for the relationship between dental health knowledge with oral
hygiene condition of school-age deaf children is 0.001 (p<0.05) with the results of the
relationship is 0.465. So it can be interpreted that the relationship between dental health
knowledge with oral hygiene condition of school-age deaf children indicates the association
of the positive relationship, that is, the better the knowledge possessed the better oral hygiene
condition of the child. The conclusion of the study was there was a relationship between
dental health knowledge with oral hygiene condition of school-age deaf children.
Keywords: dental health knowledge, oral hygiene, deaf children.
Fly UP