...

vi genetika perkmbangan bunga

by user

on
Category: Documents
0

views

Report

Comments

Transcript

vi genetika perkmbangan bunga
GENETIKA PERKEMBANGAN BUNGA
I. TRANSISI PERBUNGAAN
• Transisi perbungaan:
– Pada beberapa spesies ,ditandai dengan akhir
pertumbuhan vegetatif dan dan dimulainya
perkembangan bunga
– Pada spesies lainnya (beberapa perennial),
perkembangan reproduksi terjadi pada bagian tertentu
tetapi pertumbuhan vegetatif tetap berlanjut
• Transisi terjadi pada pada meristem pucuk, yang
diprogram membuat perbungaan atau organ bunga
atas penerimaan sinyal lingkungan yang cocok.
1. Transisi Perbungaan pada Kacang Kapri (Pisum
sativa)
• Transisi perbungaan pada tanaman lebih mudah dipelajari karena
karena dapat terinduksi oleh suhu dan fotoperiod
• Panjang hari yang diterima daun dan diteruskan ke apeks pucuk
merupakan sinyal perbungaan pada kacang kapri.
Gen-gen yang mengatur Perbungaan pada Kacang
Kapri (Pisum sativa)
VEG1 (vegetative) = gen vegetatif yang menghalangi perbungaan secara tatl
dan diekspresikan di apeks pucuk tetapi tidak terlibat dalam penerimaan sinyal
perbungaan tetapi dibutuhkan utk perbungaan
LF (late flowering) = gen yang menunda fase reproduksi dan bekerja pada
apeks pucuk, sensitif terhadap rasio inducer/inhibitor
SN (sterile nodes), DNE (day neutral), dan PPD (photoperiode respones) = gen
yang bekerja di daun dan kotiledon dalam jalur induksi foto periode
HR (high response) = gen yang memacu produksi inhibitor oleh SN, DNE dan
PPD)
G1 (gigas) = gen yang memacu perbungaan dan terdapat di daun
Gb. 1. Model pengendalian perbungaan pada kacang kapri
Gen yang mempengaruhi waktu perbungaan pada kacang kapri.
Gen VEG1 dan LF bekerja pada apeks pucuk, sedangkan gen G1, SN, DNE, PPD dan
HR bekerja pada daun
Gen G1 memacu awal perbungaan dan menghasilkan stimulus bunga, sedangkan SN,
DNE dan PPD menghambat perbungaan dibawah kondisi hari pendek, selanjutnya HR
meningkatkan efek fotoperiod
2. Transisi Vegetatif ke Perkembangan Bunga pada
Arabidopsis
• Bunga Arabidopsis muncul pada suatu inflorescence, sehingga
perbungaan melibatkan dua transisi:
– Perkembangan inflorescence
– Perkembangan bunga
• Transisi pertama dipengaruhi oleh sinyal lingkungan, yaitu panjang
hari dan/atau sushu dingin
• Transisi kedua dari inflorescence ke perkembangan bunga sinyal
lingkungan yang belum diketahui
• Peranan faktor lingkungan dan genetik merupakan peranan
sentral pada transisi vegettatif ke perkembangan inflorescence
(Gambar 2)
Gb. 2. Model pengendalian perbungaan pada Arabidopsisi
Gen-gen yang mengatur Perbungaan pada Arabidopsis
EMF (embryonic flowering) = gen yang berperan sebagai kunci perbungaan
pada Arabidopsis, bersifat menekan perbungaan jika gen aktif, respon terhadap
fotoperiode dan tidak aktif pada long day
ELF (early flowering) dan TFL (terminal flowering) = gen-gen yang memacu
perbungaan dan bekerja jika EMF tidak aktif, tidak respon terhadap perubahan
lingkungan
GA dapa sebagai sinyal autonom untuk memacu perbungaan melalui
pengaktifkan gen ELF pada tahap awal (vernalisasi)
Fly UP